Loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tips menulis. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tips menulis. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
8 Tips Menulis Artikel Ilmiah Populer untuk Media Online

8 Tips Menulis Artikel Ilmiah Populer untuk Media Online

 



Campusnesia.co.id - Beberapa hari ini kami mendapat banyak kiriman pesan whatsapp dan email dari mahasiswa yang mendapat tugas mempublikasikan tugas menulis mereka di media online.

Pertama kami apresiasi inisiatif sang dosen, mendorong mahasiswanya berani mempublikasikan tulisan dari tugas kuliah di media online, hal ini sangat bermanfaat di masa depan sebagai portofolio, bisa dimasukan dalam CV tatkala mengikuti seleksi organisasi bahkan melamar kerja.

Kelak jika sudah jadi kebiasaan mengirim tulisan di media online juga bisa jadi alternatif sumber penghasilan bagi mahasiswa, belakangan semakin banyak media online yang membuka program UGC (User Generated Contents) menerima dan membayar tulisan dari pembaca.

Akan tetapi sangat disayangkan, untuk kebutuhan publikasi di media online nyaris semua tulisan yang dikirim belum memenuhi syarat kelayakan, kebanyakan kekurangan terdapat pada sistematika dan gaya penulisan, adik-adik mahasiswa ini dengan polosnya mengrim tulisan dengan format makalah bahkan ada yang disertai logo layaknya tugas kuliah yang hendak diprint dan dijilid.
.

Dengan berat hati tentu saja harus kami katakan belum bisa bantu publish, beberapa yang potensial kami sarankan menyesuaikan format dan gaya penulisan agar bisa dimuat.

Dari latar belakang di atas, lewat tulisan kali ini kami akan coba berbagi Tips Menulis Artikel Ilmiah Populer untuk Media Online, setidaknya sebagai standar tulisan yang layak dipublish di Campusnesia, apa saja? ini daftarnya:


1. Cari tema yang menarik, bermanfaat, dan unik
Kalau isinya cuma keluh kesah mungkin lebih tepat ditulis sebagai status facebook atau caption instagram, hal pertama yang perlu diperhatikan ketika hendak menulis artikel ilmiah populer adalah memastikan temanya menarik, unik dan bermanfaat.

Kenapa harus unik dan menarik? agar bisa membedakan dengan tulisan lain dan menonjol bagi redaksi sehingga potensi mendapat perhatian lebih besar yang artinya peluang dimuat semakin tinggi.

Poin kebermanfaatan juga penting, agar waktu sobat tidak terbuang percuma menulis sesuatu tanpa makna dan pembaca juga dapat manfaat ketika membacanya.

Boleh saja menulis keresahan tapi pastikan didasari argumen yang masuk akal dan data pendukung yang memadai. Contohnya tulisan keresahan tentang Menelisik Fenomena Manusia Silver Lampu Merah dan Bisnis Eksploitasi di Belakangnya. 


2. Unsur Kebaruan
Walau tidak mustahil, menulis suatu topik yang benar-benar baru bakal sangat sulit, artinya sebenarnya tidak masalah menulis tema yang sudah dibahas orang lain yang penting ada unsur kebaruan, ada informasi tambahan dari tulisan sebelumnya sehingga bisa jadi pelengkap artikel yang sudah ada bukan sekedar repetitif atau pengulangan saja.


.
3. Sudut Pandang Berbeda
Selain unsur kebaruan, sudut pandang yang berbeda dalam melihat suatu peristiwa yang sama juga bisa jadi nilai lebih karena mengajak para pembaca memiliki ragam cara pandang dan bersikap pada suatu hal atau peristiwa yang terjadi.


4. Faktual dan Kontekstual
Tantangan muncul tatkala kita ingin mengangkat tema yang menurut kita menarik tapi sudah tidak faktual, atau sedang hype sebuah isu namun kita tak punya unsur kebaruan dan sudut pandang baru.

Tips dari kami bisa menggabungkan keduanya, membahas sesuatu yang sedang hype dengan mengubungkan pada teori atau sejarah di masa lampau.

Misalnya, kami saat sedang rame pembahasan tentang drama korea Mouse yang berkisah tentang psikopat, kami membuat artikel tentang kasus pembunuhan psikopat di Indonesia.

Atau misal sekarang lagi hype obrolan seputar film Spider-Man No Way Home yang mengangkat tema Multiverse, sobat bisa menulis artikel ilmiah populer membahas film tersebut dari sudut pandang disiplin ilmu fisika.
.


5. Tentukan Media Publikasi
Menentukan media publikasi akan berpengaruh pada poin berikutnya yaitu gaya penulisan dan sistematika.

Misal sobat ingin tulisanya dimuat di koran cetak sekelas Kompas, Jawa Pos atau Suara Merdeka artinya bahasa yang digunakan juga harus baku, ketat dalam mengutip kata dan sumber serta jumlah minimal karakter tulisan.

Akan sangat berbeda ketika tulisan ditujukan untuk publikasi di media online seperti Mojok, Idntime atau campusnesia, tulisan cukup minimal 500 kata, bahasa yang digunakan lebih santai, beberapa tema bisa ditulisa dengan gaya naratif atau poin-poin singkat.


6. Bahasa dan Sistematika Penulisan
Poin ini krusial, apalagi buat sobat mahasiswa yang dapat tugas dari dosennya untuk menerbitkan tulisan di media baik online atau cetak.

Sebagaimana sudah kami jelaskan di atas, bahasa disesuaikan dengan media tujuan, untuk tahu seperti apa gaya bahasa suatu media online sebelum menulis dan mengirim tulisan untuk media tersebut lakukan riset sederhana dengan membaca beberapa artikel, setelah merasa tahu gaya bahasa cirikhas media yang ingin dituju sesuaikan tulisan kita, dengan demikian kans lolos akan semakin besar.

Begitu halnya dengan sistematika, ini untuk dipublish di media online ya bambang bukan perpustakaan nasional, jangan mengirim makalah beserta cover dan logo kampus dan minta dipublish di media online.

Karena pembaca bisa dari kalangan mana saja, tidak semua dari background akademis sebisa mungkin gunakan istilah-istilah yang umum dan mudah dipahami alih-alih menggunakan istilah ilmiah dan bahasa asing biar sok edgy, kecerdasan seseorang dalam menulis tidak diukur dari banyak istilah ilmiah dan asing dalam tulisannya, justru sebaliknya mereka yang bisa menulis hal rumit dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami menunjukkan kecerdasan dalam menyampaikan gagasan.

Gunakan saja format menulis bebas, paragraf awal berisi pokok gagasan, kemudian jelaskan lebih rinci di paragraf berkutnya, agar lebih mudah dipahami buat sub judul jika diperlukan.


7. Data dan Infografis
Agar tulisan lebih mudah dipahami selain menggunakan bahasa awam jika perlu tambahkan info grafis, sebagian kalangan pembaca ada yang lebih mudah memahami informasi berupa visual sehingga bisa melengkap penjelasan lewat tulisan.

Data diperlukan untuk mendukung kredibitas arguman yang diungkapkan, tanpa data gagasan kita hanya akan dianggap dongeng belaka.

Pastikan mencantumkan sumber data sehingga pembaca bisa melakukan cek silang mandiri jika merasa diperlukan.

Gunakan data dengan bijak dan jujur, mengapa ini penting? karena bukan hal aneh lagi belakangan juga muncul para penulis yang "Cherry Picking" mengambil data dan sumber yang hanya menguntungkan pendapatnya tanpa melihat keseluruhan konteksnya.


.
8. Mulai Menulis dan Jangan Meyerah
Apapun akan sulit dikerjakan saat pertama kali melalukan, jam terbang dalam banyak hal memang krusial, demikian juga dalam hal menulis.

Kuncinya adalah mulai aja dulu, dari hal kecil dan lakukan sekarang juga, di tengah jalan ketika buntu kita akan tahu kemana harus melangkah dan cari jalan keluarnya.

Jika cuma angan dan cita-cita kita tidak akan pernah tahu hasilnya, tips terakhir ketika selesai membaca artikel ini mulailah coba menulis, semakins eering dilatih akan terbiasa dengan sendirinya.

Menulis bisa jadi healing, sarana mengeluarkan ide dan gagasan yang lalu lalang di pikiran, selain itu menulis juga menjadi cara untuk menata pola pikir, mengurutkan kilasan kata dan kalimat yang belum sempat terucap.

Dalam konteks mengirim tulisan ke media, jangan mudah menyerah, sekali ditolak cobalah menulis dan kirim lagi, perbaiki apa yang kurang, sempurnakan hingga tulisan sobat berhasil dimuat.

Sebagai penutup, pada dasarnya orang bisa berbicara karena banyak mendengar, kata, istilah dan kalimat yang kita ucapkan adalah pengulangan dan pengolahan apa yang pernah kita dengar, sama halnya dengan menulis, pada dasarnya adalah pengulangan apa yang pernahg kita baca, maka tak bisa dipisahkan ingin banyak menulis maka perbanyak membaca agar tulisan kita ada isi, makna dan manfaatnya.


Itu tadi sobat Campusnesia, tulisan kita tentang Tips Menulis Artikel Ilmiah Populer untuk Media Online, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis:
Achmad Munandar


===
Baca Juga:







SEO Terbaik Itu Bernama Ketulusan dalam Menulis




Campusnesia.co.id – Jika ditanya adakah artikel yang berhasil menempati page one Google? Jawabanya saya alhamdulillah pernah. Jika kemudian ditanya lagi apa tipsnya? Jawabanya saya enggak tahu he he, klise tapi memang demikian adanya. 

Sebagai blogger awam, pernah beberapa kali mencoba menerapkan tips dan trik dari para blogger yang lebih berpengalaman dalam menulis artikel agar bisa mencapai page one google misalnya mengawali riset kata kunci, mencari tren, optimasi dll. Namun lebih sering artikel-artikel yang saya tulis dari hasil “riset” seperti ini belum berhasil mencapai target page one.

Anehnya justru artikel-artikel yang ditulis tidak dengan tujuan nangkring di halaman pertama google malah berhasil, aneh tapi nyata.

Seorang blogger ibu Langit Amaravati pernah mentwit di twitter “Mungkin kunci paling penting dari SEO adalah ketulusan” menarik untuk dikaji, saya setuju SEO terbaik adalah ketulusan  dalam menulis selain faktor keberuntungan dan tidak disengaja, tulisan yang lahir dari ketulusan biasanya lebih mengena.

Apalagi kalau ditinjau dari sisi tips menulis yang baik ala Anis Matta, tulisan akan lebih bermakna dan bermanfaat jika merupakan hasil dari pengalaman, perpaduan antara ilmu atau teori dan kenyataan yang dihadapi atau dirasakan dalam mempraktekan sebuah ilmu atau teori itu.

Misal seperti yang saya singgung di atas, kita baru saja selesai belajar cara menulis agar sebuah artikel ada di halaman pertama Google, lalu kita mempraktekkan teori yang telah kita pelajari, hasil dari praktek teori tersebut apakah berhasil 100 persen, 50 persen atau hanya 10 persen akan menjadi tulisan yang menarik dan bermanfaat untuk pembaca, ketimbang kita hanya menulis menuturkan ulang apa yang telah kita pelajari yang bisa jadi orang lain juga sudah pelajari. Pembaca akan lebih suka hasil praktek dari sebuah teori tersebut.

Sebagai penutup, untuk pembaca Campusnesia yang sedang bingung mengaplikasikan berbagai teori SEO agar nangkring di halaman pertama Google, mengapa tidak mencoba menulis saja dengan tulus, sampaikan isi hati, pengalaman dan hasil praktek sebuah ilmu. Tidak melulu harus yang berhasil gagal juga tidak apa-apa, kita tidak tahu pelajaran atau inspirasi apa yang bisa orang lain ambil dari pengalaman kita.

Saya kutip dari mas Fardi Yandi “kita tidak perlu menunggu jadi paling kaya untuk berbagi ilmu, karena selalu akan selalu ada orang lain yang lebih tidak tahu daripada kita, jadi tetaplah berbagi” saya tambahin, yang penting jangan jumawa he he. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis: Nandar

Baca Juga: 

Tips Menulis ala Anis Matta, Menulis Membangun Peradaban



Campusnesia.co.id – Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti sebuah webinar live streaming youtube yang berjudul Bincang Menulis “Menulis Membangun Peradaban” dengan narasumber bapak Anis Matta. Dalam dunia kepenulisan beliau dikenal dengan buku-bukunya tentang politik, dakwah, kepemimpinan dan pengembangan diri. 


Beberapa judul buku populer yang ditulis oleh Ust. Anis Matta diantaranya Menikmati Demokrasi (2002), Model Manusia Muslim: Pesona Abad ke-21 (2002), Membentuk Karakter Cara Islam (2003), Mencari Pahlawan Indonesia (2004), Dari Gerakan Menuju Negara (2006), Integrasi Politik dan Dakwah (2007), Serial Cinta (2008), Delapan Mata Air Kecemerlangan (2009), Momentum Kebangkitan (Kumpulan Pidato) (2014) dan Gelombang Ketiga Indonesia (2014).

Acara berlangsung selama 1,5 jam dengan materi yang padat dan diskusi interaktif yang menarik, akan kami coba rangkum tips menulis ala Anis Matta semoga bisa bermanfaat untuk pembaca Campusnesia yang punya minat yang sama dan bisa segera praktik mengetikan kata demi kata hingga menjadi sebuah tulisan.

1.  Kejujuran
Dalam tulisan yang kita tulisan kita harus paham ada di level mana. Level pertama adalah pengetahuan, level kedua pengalaman dan level ketiga adalah kearifan. Jadi ilmu yang sudah kita amalkan adalah jadi pengalaman dari kombinasi ilmu dan pengalaman itu kita akan mendapatkan  kebijaksanaan. 

Tulisalah apa yang kamu yakini dari kebenaran atau ilmu yang kita jalani, agar apa yang kita tulis memiliki energi dan emosi. Orang tidak ingin membaca seluas apa yang kamu tahu, tetapi ingin mendapatkan kebijaksanaan dari ilmu yang kamu jalani.

2. Titik pertemuan ide dan relevansi
Untuk menentukan sebuah tulisan relevan atau tidak, kita harus tentukan terlebih dahulu tulisan ini untuk siapa. Pesannya untuk apa dan  Apa yang mereka butuhkan sehingga ide kita punya relevansi dalam kehidupan nyata.

3. Makna
Makna yang kita sampaikan harus memiliki dua unsur, kebaruan dan keunikan. Seni menemukan kata yang mewakili makna yang ingin disampaikan. 

Ada pertanyaan menarik dalam sesi interaktif, seorang partisipan bertanya tips agar kita percaya diri ketika mempublikasi tulisan kita.

Ust. Anis Matta memberikan tips, yang harus ditentukan adalah Apa yang baru dari tulisan kita, dan mengapa orang harus membaca tulisan kita. Tips sebelum menulis sebuah tema riset dulu apa saja yang sudah ditulis orang lain dalam tema itu dan apa kontribusi baru kita ketika menulis dalam tema yang sama.

Untuk sobat campusnesia yang ingin menonton video versi rekamannya, silahkan ke channel youtube Anis Matta, klik di sini.

Andi Tri Haryono Co-Founder of HeyLaw Berbagi Tips Menulis Opini di Media Massa dalam Acara Griya Riset Indonesia

 



Campusnesia.co.id - Griya Riset Indonesia (GRI) kembali menggelar pelatihan menulis, kali ini berupa kelas opini yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, (23/10/2021).

Kegiatan ini menghadirkan trainer yang kompeten dalam bidang penulisan opini, Andi Tri Haryono Co-Founder of HeyLaw. Turut hadir dalam diskusi, Pendiri dan Direktur Griya Riset Indonesia, Ma’as Shobirin dan Amrizarois Ismail.

Trainer Andi Tri Haryono mengawali diskusi dengan menjelaskan profil HeyLaw dan buku yang dikarangnya dan memaparkan pentingnya menulis. 

Ia mengutip kalimat dari Miguel de Cerventes the pen is the tongue of the mind (pena adalah lidah dari pikiran). Menurutnya menulis harus diawali dengan membaca; membaca tulisan dan membaca fenomena.

Andi mendefinisikan, opini merupakan jenis tulisan yang berisi gagasan, ulasan, atau kritik terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat dan ditulis dengan bahasa ilmiah populer. Opini bisa disampaikan dalam bentuk narasi, eksposisi, deskripsi dan argumentasi. 

“Menulis opini juga harus disertai data, cara mendapatkan data bisa dari kutipan pakar, dari referensi tulisan sebelumnya yang temanya sama, atau bisa dengan melakukan riset sendiri dengan melakukan wawancara atau obeservasi. Karena menulis opini tanpa data sama seperti pohon tanpa akar, akan mudah ditumbangkan.” jelas Pendiri Pendekarsiber itu.

Pria kelahiran Tegal itu memberikan tips menulis di media massa. Diantaranya harus memperhatikan topik aktual, arah media, jumlah kata, kejutan argumen atau terdapat kebaruan (kontroversial-solutif), referensi jelas, efisiensi dan efektifitas paragraf, dan judul yang menarik. 

“Menuliskan opini jangan hanya berisi kritik yang kontroversional, tapi juga harus memberikan problem solving.” jelasnya. 

Ia mengakhiri penjelasan dengan memberikan contoh-contoh tulisannya yang dimuat di media massa. Program gerakan sosial akademi riset dan penulisan Griya Riset Indonesia (GRI) berjalan dengan lancar dan kondusif. Peserta diharap tetap menjalin komunikasi yang baik dengan antar peserta.


Penulis: Afifatun Ni'mah
Editor: Nandar

Review Buku Menaklukan Media, Berbagi Pengalaman Menulis Opini dan Resensi Buku




Campusnesia.co.id -- Lama tidak membaca buku, redaksi hadirkan kembali review buku yang menarik dan semoga bermanfaat untuk sobat Campusnesia. Buku yang akan review masuk kategori lama tetapi dari sisi ilmu dan isi sangat menarik terutama bagi sobat yang suka dunia menulis dan ingin menjadi penulis. Buku apa itu? yuk simak reviewnya.



1. Judul Buku
Menaklukan Media, Berbagi Pengalaman Menulis Opini dan Resensi Buku.

2. Penulis
Ditulis oleh Andi Andrianto, alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Dengan segudang pengalaman menulis artikel, opini dan resensi buku yang telah dimuat diberbagai koran daerah dan nasional.

3. Penerbit
Diterbitkan PT Elex Media Komputindo tahun 2011 dengnn 184 halaman.

4. Isi Buku
Sebagaimana judulnya, dalam buku ini mas Andrianto berbagai pengalamanya dalam "menaklukan media" dalam konteks tulisanya yang berupa Artikel, Opini dan Resensi Buku berhasil sering dimuat di berbabagi media baik daerah maupun nasional.

Bagi yang belum tahu, sebuah tulisan lolos dimuat oleh media bukanlah hal yang mudah, apalagi yang memulainya dari nol dan bukan tokoh yang sudah dikenal masyarakat.

Ada empat bab yang disajikan, diawali dengan bab pertama yang membahas tentang cara melawan kemalsan menulis. Bab ini sangat menarik bagi saya, karena memang demikian adanya, tantangan terbesar dalam menulis adalah kemalasan. Terlalu banyak alasan negatif, mood yang tidak baik serta kurangnya kepercayaan diri, tips versi buku ini adalah ubahlah alasan menjadi positif, ciptakan mood yang menyenangkan dan percaya diri.

Bab kedua membahas tentang asyiknya menulis, kita jadi tahu tentang alasan kenapa perlu menulis, manfaat menulis bagi orang pribadi hingga mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi. 

Berikut saya kutip, 10 manfaat menulis untuk pribadi versi buku ini yang sangat menarik;
1. Sosialisasi Gagasan
2. Menjadi Ruang Diskusi Produktif
3. Aktualisasi dan Eksistensi Diri
4. Dikenal Banyak Orang
5. Tambah Teman, Tambah Rezeki
6. Memperkuat Daya Ingat
7. Muncul Kepuasan Batin
8. Dapat Honor
9. Dihargai dan Dihormati Orang Lain
10. Semakin Dekat dengan Sang Pencipta

Yang terakhir ini sangat menarik karena ada hubunganya dengan dimensi spiritual, mas Andrianto berpendapat bahwa siapa coba yang memberikan ilham dan ide-ide yang sering datang tiba-tiba jika bukan dari Tuhan?. 

Kita akan belajar lebih teknis tentang cara menulis artikel opini dan resensi buku di bab ketiga, tahapan apa saja dan bahan apa saja yang perlu disiapkan, termasuk juga tips-tips membuat judul, lead artikel serta sudut pandang. Ada juga info kolom dan rubrik dari berbagai media di indonesia yang bisa dicoba untuk dikirimi artikel dan resensi buku serta kisaran honor yang bisa didapatkan, menambah semangat banget sih ini.

Terkahir adalah epilog di bab empat, ada beberapa lampiran tulisan dan resensi buku dari penulis yang pernah dimuat di berbagai media.

5. Kesimpulan
Buku ini cocok banget untuk yang sedang belajar menulis dan ingin menjadi penulis, walau kecil tapi gedhe ilmunya dan praktis. Mungkin sudah agak sulit ditemukan di toko buku, tapi sobat bisa pinjam di eL Library. 

Review ini kami tutup dengan sebuah kutipan dari ungkapan sastrawan Pramoedya Ananta Toer "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan sejarah. menulis adalah bekerja untuk keabadian."

penulis: Nandar
editor: Mumun
foto: Nandar



Tips Menulis untuk Pemula, Tutup Mata dan Mulailah Mengetik



Campusnesia.co.id - Medio 2015 saya bertemu dengan mbak Keisya Avicenna, salah satu dari twin brother (penulis kembar) yang selama ini dikenal dengan buku-buku islaminya. Salah satu best sellernya adalah buku Beauty Jannati. Beliau juga mendirikan sekolah menulis DNA.

Saya mengutarakan niat saya yang ingin bisa menulis, syukur-syukur bisa jadi penulis dengan melahirkan sebuah buku. Tapi kalau tidak bisa ya setidaknya bisa menulis, menuangkan ide-ide dalam bentuk tulisan dan mengalir.

Kali ini saya akan coba berbagi tips dari beliau untuk orang-orang yang pengin menulis, tetapi mentok ketika sudah di depan layar komputer dan keyboard, seakan ide-ide yang terbayang sebelumnya lenyap begitu saja.

Tips pertama, catatlah setiap ide yang terlintas, saya anggap bahwa semua pembaca adalah orang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, membiasakan mencatat ide yang terlintas akan membuat kita punya banyak stok pokok pikiran yang sewaktu-waktu bisa kita kembangkan jika sudah mood dan punya waktu luang.

Tips kedua, buatlah outline. Jika sudah punya waktu luang cobalah memulai mengurai perbendaharaan ide tadi, buatlah outline atau pokok-pokok pikiran dalam setiap paragraf dan jabarkan dalam bentuk laimat yang lebih panjang agar idenya mudah dipahami orang lain.

Tips ketiga, Tutup mata dan mulailah mengetik, kadang karena terlalu terpaku pada penulisan yang benar dan berusaha tidak typo justru menghambat mengalirnya sebuah ide. Tips paling ekstrim adalah, tutup mata, ketik saja apa saja yang terlintas dipikiran, setelah merasa sudah tersalurkan buka mata dan kamu pasti tercengang dengan hasilnya ha ha.

Pada percobaan pertama, kedua dan ketiga mungkin kita sendiri bingung dengan apa yang kita tulis, saking tidak jelasnya karena mengetik dengan mata tertutup sehingga banyak typo. Its Okey, Tips keempat adalah mulai mengoreksi kata demi kata, kalimat demi kalimat dan paragraf dengan paragraf, dengan demikian kita bisa menghasilkan tulisan yang lebih baik.

Itu dulu, sharing kali ini, semoga bermanfaat, oh ya buat kamu yang pengin baca tulisan saya yang lain, silahkan kunjungi website saya Campusnesia.co.id sampai jumpa.

penulis: Nandar

**Artikel ini telah tayang di platform Diginote.id dengan judul "Tutup Mata dan Mulailah Mengetik"

13 Tips Mahir Public Speaking, Ngomong di Depan Umum Penuh Percaya Diri, Memukau dan Tanpa Grogi



Campusnesia.co.id - Halo sobat campusnesia apa kabar bertemu lagi dengan kita kali ini kita akan membahas sebuah tema yang banyak dicari di Google yaitu tentang tips agar bisa berbicara di depan umum tanpa rasa grogi.

Memang ngomong di depan umum bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Sebagaimana halnya untuk sebagian orang menulis juga bukan hal yang mudah.

Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Tetapi hal yang sulit tidak bisa dilakukan jika kita mau mempelajarinya dan melatihnya suatu saat pasti akan bisa.

Apa itu public speaking? 
Pada dasarnya, ini adalah presentasi yang diberikan langsung kepada audiensi. Pidato publik dapat mencakup berbagai macam topik yang berbeda. Tujuan dari pidato bisa untuk mendidik, menghibur atau mempengaruhi pendengar. 

Oke Langsung saja kita akan mulai membahas satu persatu tips agar percaya diri tidak nervous ketika berbicara di depan umum. Saja tipsnya berikut ini daftarnya.

1. Berdoa
Tips yang pertama adalah berdoa, sebelum mulai berbicara di depan umum entah itu persentasi, pembicara, atau sedang memberikan pendapat, sebelum mulai bicara jangan lupa berdoa.

Dari sisi religiusitas berdoa membuat kita lebih tenang, dari sisi psikologis berdoa membuat kita lebih percaya diri. Bagi yang muslim bisa berdoa dengan doa Nabi Musa ketika menghadapi Firaun, atau bagi teman-teman yang beragama lain bisa berdoa sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

2. Tenangkan diri, Tarik nafas
Tips yang kedua adalah menenangkan diri, Tarik nafas yang panjang lalu keluarkan dengan pelan-pelan. Dengan melakukan hal sederhana ini kita bisa mengontrol diri kita. Tidak terlalu berdebar Irama jantung jadi lebih rileks. Buang jauh-jauh perasaan negatif, setiap orang pasti pernah punya pengalaman pertama, jadi Hadapi aja dengan santai.

3. Sapu audien
Tips berikutnya, ketika sudah ada di depan atau di atas panggung, Jangan lupa untuk menatap audien, berikan senyum yang tulus, sapu audien atau peserta, dari ujung ke ujung. Hal ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang hangat, Jadi kesannya Kita Tidak Sedang bermonolog tanpa mendengar.

Tips berikutnya adalah tulis semua apa yang akan kamu sampaikan. Mulai dari pembukaan, isi atau topik utama, hingga bagian penutup. Dengan menulis secara detail apa yang ingin kita sampaikan akan lebih muda ketika menyampaikannya di depan umum nanti.

Bagi pemula berbicara di depan umum dengan membaca pun tidak masalah. Yang penting asyik membaca, perlu diselingi dengan menatap audien, atau bisa juga baca hanya setengah hingga sepertiga kalimat, sisanya dengan peserta peserta.

5. Menghafal
Tips nomor 5 dalam menghafal, ketika menulis semua yang ingin disampaikan bagi pemula bisa menggunakan teknik menghafal untuk bicara di depan umum. Hafalkan semua bagiannya dari pembukaan, topik inti, hingga penutup.

Hal yang perlu diperhatikan ketika berbicara di depan umum dengan teknik menghafal, kita harus fokus. Jangan sampai Di tengah perjalanan terganggu oleh hal-hal yang bisa membuyarkan konsentrasi sehingga lupa semua yang sudah dihafal. Sebagai antisipasi bisa membawa Catatan Kecil agar ketika lupa mengingat kembali Hal apa yang seharusnya disampaikan selanjutnya.

6. Referensi
Tips berikutnya adalah memperbanyak referensi. Ini bisa dimanfaatkan ketika harus berbicara di dalam forum, misalkan kita harus bertanya jawab. Dengan memperbanyak referensi baik dari berita buku majalah atau sumber lainnya kita akan semakin punya banyak bahan by data ketika menyampaikan sebuah pertanyaan atau argumen. Dan apa yang kita sampaikan menjadi kuat karena didukung oleh data bukan sekedar karangan bebas.

7. Setuju Tidak setuju
Untuk bisa menyampaikan sebuah pendapat yang mendukung atau tidak mendukung sesuatu juga perlu dilatih.

Menyampaikan gagasan yang setuju dan tidak setuju pada sesuatu memiliki perbedaan. Kita harus menyebutkan alasannya dan datanya dan ini bisa dipelajari dan akan bermanfaat ketika pendapat di depan umum. Bagi teman-teman yang pernah ikut tim debat pasti familiar dengan teknik ini.

8. Jeda
Kita masuk pada tips berikutnya jeda, hal penting yang perlu diperhatikan ketika berbicara di depan umum adalah jeda. Jangan sampai berbicara dengan tanpa jeda. Karena akan membuat bingung pendengarnya. Dengan memberi jeda pada setiap kata-kata atau kalimat, Kita akan punya kesempatan untuk menarik nafas dan berinteraksi dengan audien walau hanya dengan tatapan mata. Oleh karena itu tahu Kapan dan di mana harus jeda dalam berbicara.

Pernahkah kalian mendapati orang yang ketika berbicara di depan umum sering menggunakan kata eee...eee... Atau apa namanya? Apa namanya? Sebenarnya itulah orang sedang berpikir untuk menentukan kata atau kalimat berikutnya Yang Akan diucapkan. Agar tidak terkesan amatir kita bisa sambil berpikir dengan menggunakan Jeda tadi. Jadi teknik jeda juga bisa digunakan untuk menutupi kita yang sedang berpikir.

9. Intonasi
Berikutnya tips dari kami adalah intonasi. Menjadi sangat penting ketika berbicara di depan umum. Karena dengan intonasi kita bisa menyampaikan emosi Apa yang akan tersampaikan kepada peserta

Apakah emosinya bahagia, bersemangat, pedas, atau bahkan intimidatif. Penekanan-penekanan kata dan kalimat tertentu ini yang disebut dengan intonasi. Jadi tahu topik besar apa kita sampaikan sehingga bisa menentukan juga bagian mana perlu intonasi rendah sedang atau tinggi.

10. Efisiensi kata dan kalimat
Teman-teman mendengarkan seseorang berpidato atau ceramah dengan kata-kata yang diulang-ulang, kalimat yang bertele-tele dan tidak efisien.

Hal ini bisa kita hindari dengan belajar membuat kata dan kalimat efektif. Selain mempersingkat sebuah teks pidato, dengan belajar efisiensi kata dan kalimat Kita juga bisa belajar tentang pemilihan diksi atau kata agar tidak terkesan monoton.

11. Hindari Repetitif
Repetitif atau pengulangan kata dan kalimat yang sama perlu dihindari ketika berbicara didepan umum. Caranya adalah dengan memperbanyak referensi dan sebelum teks pidato kita bisa memeriksanya tiga hingga berkali-kali sebelum menjadikannya sebuah yang akan disampaikan di depan umum.

12. Membuat Poin-poin Penting
Bagi yang ingin berpidato atau berbicara di depan umum tanpa teks, Kita Bisa berlatih dengan poin-poin penting dalam setiap kalimat yang akan disampaikan. Misalkan artikel ini saya membuat 12 point tips berbicara di depan umum. Saya cukup membuat poin-poinnya saja karena paham apa disampaikan dalam setiap poinnya. Tapi sebelum memakai yang ini pastikan bahwa kita sudah menguasai materinya. Dan jangan untuk sebelumnya agar kita bisa memanage waktu dan durasinya.

13. Berlatih
Tips yang terakhir adalah terus berlatih, berbicara di depan umum ibarat seperti atau bahkan menerbangkan pesawat terbang. Jam terbang menjadi hal yang penting agar kita bisa terbiasa tampil di depan umum.

Semakin sering berlatih semakin sering tampil dan semakin banyak punya pengalaman dengan sendirinya kita akan terbiasa.

Setiap orang akan punya cara tersendiri menghadapi rasa grogi ketika harus berbicara didepan umum. Jadi dari 13 tips pada artikel ini belum tentu semuanya cocok untuk kalian, Tidak ada salahnya dicoba dan temukan sendiri apa tips yang terbaik agar tidak ketika berbicara umum versi kalian.

Oke sobat campusnesia, demikian tadi 13 tips agar mahir dan tidak grogi berbicara di depan umum. Selamat mencoba semoga berhasil, tidak perlu berkecil hati semua orang pasti punya pengalaman pertama. Just do it.

Penulis: Nandar
Foto: Pandji.com

Cara Mudah Menulis Tanggal dalam Bahasa Inggris yang Baik dan Benar

 



Campusnesia.co.id - Kadang nih, kalau au nulis tanggal dala bahasa inggris suka bingung dan akhirnya salah, iya gak sih? karena memang ada beberapa kaidah menulis tanggal dalam bahasa inggris yang perlu diperhatikan.

Untuk mengetahui hal di atas, kami coba kutip dari lama blog EF dan berikut tips menulis tanggal dalam bahasa inggris yang baik dan benar.

Pengucapan dan penulisan tanggal menjadi salah satu hal yang harus sobat ketahui saat belajar bahasa Inggris. 

Khususnya, jika sobat sering menulis jurnal atau berita yang mengharuskan sobat menuliskan tanggal. Dalam literature bahasa Inggris, pengucapan dan penulisan tanggal memiliki format yang jauh berbeda dengan bahasa Indonesia.

Setidaknya ada dua cara menulis tanggal dalam bahasa Inggris, yang pertama adalah menuliskan hari dahulu sebelum bulan, atau menuliskan bulan terlebih dahulu sebelum hari. 

Sobat juga bisa menggunakan tulisan, ataupun angka dengan akhiran bilangan bertingkat (st, nd, rd, atau th) dalam menuliskan format tanggal dalam bahasa Inggris. 

Belum lagi perbedaan format menulis tergantung referensi bahasa Inggris apa yang sobat gunakan, British atau Amerika.

Bisa dilihat contoh di bawah ini: 

7th of August, 2013

Mari kita lihat penjelasan contoh penulisan tanggal dalam bahasa Inggris diatas. Contoh di atas menggunakan format penulisan tanggal yang dimulai dengan angka yang memiliki akhiran bilangan bertingkat yaitu 7th. 

Dan kemudian ditulis nama bulan menggunakan preposisi of sebelum menulis nama bulannya. Lalu dilanjutkan dengan tanda koma, dan tahun.

Cara menulis tanggal dalam bahasa Inggris lainnya adalah dengan menggunakan angka, dengan bentuk yang paling umum adalah, 10/09/13 atau 10-9-13. 

Namun ada hal yang perlu diperhatikan pada cara menulis tanggal dalam bahasa Inggris dengan cara ini. Terutama, karena bahasa Inggris British dan bahasa Inggris Amerika memiliki aturan yang berbeda.

Kita lihat langsung penjelasannya di bawah ini. Misalnya kita menggunakan contoh diatas yakni 10/09/13 atau 10-9-13. Jika kita membacanya menurut bahasa Inggris British, akan memiliki arti berbeda dengan bahasa Inggris Amerika.

Jika kita menggunakan bahasa Inggris British, penulisan tanggal dalam bahasa Inggris tersebut memiliki arti 10 September 2013, karena di dalam aturan bahasa Inggris British, penulisan tanggal dimulai dengan tanggal, diikuti bulan lalu tahun.

Sementara, jika kita menggunakan bahasa Inggris Amerika, penulisan tanggal diatas akan dibaca sebagai 9 Oktober 2013.

 Mengapa bisa berbeda? Karena di dalam aturan bahasa Inggris Amerika, penulisan tanggal dimulai dengan bulan, tanggal lalu diikuti dengan tahun. Maka, penulisan 10/09/13, akan berarti 10 sebagai bulan 10 atau Oktober, 9 untuk tanggal 9, dan 13 sebagai tahun yaitu 2013.

Karena itu sobat harus berhati-hati dalam menuliskan tanggal, jika bertujuan untuk menggunakan bahasa Inggris British, jangan sampai salah menuliskkan format tanggal dalam kaidah bahasa Inggris Amerika.

Namun, sobat tidak perlu khawatir, untuk menghindari kerancuan pada cara menulis tanggal dalam bahasa Inggris tersebut, ada cara yang bisa sobat lakukan untuk mengatasinya. 

Cara tersebut adalah dengan menggunakan cara lain yaitu sobat harus mengeja bulan atau dengan cara menggunakan singkatan.

Sebagai contoh, sobat bisa menuliskannya seperti contoh di bawah ini:

10 Sept 2013

The tenth of September 2013.

Atau bisa juga dengan cara menulis tanggal dalam bahasa Inggris sebagai berikut.

Sept 10 2013

September the tenth 2013.

Agar tidak kebingungan menentukan singkatan apa yang tepat, dibawah ini adalah singkatan yang bisa sobat pakai untuk menuliskan nama bulan:

 January menjadi Jan

• February menjadi Feb

• March menjadi Mar

• April menjadi Apr

• May menjadi May

• June menjadi Jun

• July menjadi Jul

• August menjadi Aug

• September menjadi Sep

• October menjadi Oct

• November menjadi Nov

• Desember menjadi Dec

Selain singkatan nama bulan, masih banyak yang keliru mengenai penulisan angka bertingkat atau ordinal number. Beriku ini adalah contoh-contoh ordinal number yang bisa sobat lihat beserta cara membacanya.

• 1 = 1st dibaca The first

• 2 = 2nd dibaca The second

• 3 = 3rd dibaca The third

• 4 = 4th dibaca The fourth

• 5 = 5th dibaca The fifth

• 6 = 6th dibaca The sixth

• 7 = 7th dibaca The seventh

• 8 = 8th dibaca The eight

• 9 = 9th dibaca The ninth

• 10 = 10th dibaca The tenth

• 11 = 11th dibaca The eleventh

• 12 = 12th dibaca The twelfth

• 13 = 13th dibaca The thirteenth

• 14 = 14th dibaca The fourteenth

• 15 = 15th dibaca The fifteenth

• 16 = 16th dibaca The sixteenth

• 17 = 17th dibaca The seventeenth

• 18 = 18th dibaca The eighteenth

• 19 = 19th dibaca The nineteenth

• 20 = 20th dibaca The twentieth

• 21 = 21st dibaca The twenty first

• 22 = 22nd dibaca The twenty second

• 23 = 23rd dibaca The twenty third

• 24 = 24th dibaca The twenty fourth

• 25 = 25th dibaca The twenty fifth

• 26 = 26th dibaca The twenty sixth

• 27 = 27th dibaca The twenty seventh

• 28 = 28th dibaca The twenty eight

• 29 = 29th dibaca The twenty ninth

• 30 = 30th dibaca The thirtieth


Itu tadi sobat Campusnesia, Cara Mudah Menulis Tanggal dalam Bahasa Inggris yang Baik dan Benar. Sekarang sudah bisa menulis tanggal dalam bahasa Inggris? tidak sulit-sulit amat kan, selamat mencoba.



sumber: ef.co.id
Panduan Lengkap Ngirim Artikel ke Media Online Campusnesia Agar Dimuat

Panduan Lengkap Ngirim Artikel ke Media Online Campusnesia Agar Dimuat




Campusnesia.co.idSobat Campusnesia, sejak pertama terbit kami berusaha mengakomodasi setiap pembaca yang ingin turut serta meramaikan dengan cara mengirim email. 

Kini resmi lewat program UGC (User Generated Content) kami siap menerima kiriman artikel dari sobat Campusneia dan membantu mempublikasikannya. 

Artikel apa aja yang sesuai dengan standar Campusnesia? 

1. Artikel ilmiah populer
Untuk memfasilitasi sobat yang dapat tugas publikasi artikel ilmiah populer dari sekolah atau kampus. 

Perharikan gaya dan sistematika penulisan, jangan mengirim artikel dengan format makalah apalagi beserta cover dan selogo-logonya.
 
2. Tips and Trik sekolah dan kuliah
Sesuai tagline kami sebagai media online seputar dunia pendidikan dan hiburan, artikel bertema tips san trik dunia sekolah atau kuliah dibutuhkan pembaca dan potensial diterbotkan. 

3. Kewirausahaan
Dalam rangka mendorong generasi yang berdikari lewat Entrepreneurship, kami menerima tulisan seputar dunia kewirausahaan, tips memulai bisnis, strategi marketing, dan manajemen keuangan untuk UMKM.

Boleh promosi produk atau jasa asal ditulis secara rapi dan tidak hard selling, jika ingin tetap promosi hard selling bisa menggunakan jasa pasang iklan di Campusnesia, detail informasi bisa klik di sini.

4. Hiburan
Agar tidak monoton dengan konten yang serius, kami juga menerima artikel seputar dunia hiburan, review buku, film atau drama korea tapi disarankan ditulis dengan gaya review yang berbeda dan unik agar tidak sama dengan resensi lainnya. 

Meggabungkan tema saintifik dan hiburan bisa jadi cara agar tulisanmu lebih menonjol, inspirasi dari film atau drama dan sudut pandang lainnya. 

Contoh review film dan drama korea bisa dibaca di sini.

5. Reportase KKN
Khusus kegiatan KKN sobat bisa mengirjm reportase dengan format berita 5W+H diserrtai foto yang relevan, jika menarik akan kami muat. 

Contoh kiriman tulisan reportasi KKN bisa dibaca di sini.

6. Reportae Webinar, Seminar kegiatan Organisasi
Bisa tapi harus bekerjasama sebagai Media Partner jauh-jauh hari sebelum.pelaksanan dan mencantum logo Campusnsia sebgai media partner. 

Kerjasama Media Partner tidak dipungut biaya untuk acara Gratis dan berbayar untuk acara yang dikenakan HTM.

Ketentuan lengkap tentang kerjasama media partner bisa dibaca di sini.

Tata cara mengirkm artikel di Campusnesia:

Kami sangat serius dalam hal etika, oleh karena itu agar usaha sobat Campusnsia menulis artikel tidak sia-sia perhatikan etika dalam mengirim email formal.
 
1. Subjek: Permohonan Publikasi Artikel atau Reportase KKN

2. Body email:
- Salam pembuka
- Perrkenalan diri
- Sampaikan maksud dan rtujuan
- Salam penutup 

3. Penamaan file: Nama Pengirim_Judul Artikel atau Reportase 

4. Foto yang relevan dan tidak blur

5. Kirim ke email: Campusnesia@gmail.com 

Kapan artikel dimuat, butuh berapa hari dan bagaimana saya tahu? 

1. Artikel sudah dikirim sesuai prosedur akan kami cek dan review 

2. Proses review memakan waktu 5 hari kerja 

3. Apabila lolos akan diberitahu lewat balasan email

4. Jika setelah 5 hari kerja tidak mendapat balasan, berarti mohon maaf artiekl atau reportase yang sobat kirim belum bisa kami muat. 

5. Artikel yang sudah dimuat di Campusnesia boleh diirim ke media lain atau web pribadi dengan menambahkan keterangan telah dipublikasikan di media Campusnesia.co.id 

6. Dilarang spam lewat whatsapp pribadi redaksi dan tim campusnesia.


Demikian tadi sobat Campusnsia penjelasan tentang syarat dan tata cara megirim artikel dan  reportase di media online Campusnesia.co.id.
 
Untuk informasi seputar kerjasama dan pemasangan iklan bisa kontak melalui Email ke Campusnesia@gmail.com atau pesan Whatsapp di nomer 085292613001.


===
Baca Juga:


Griya Riset Indonesia Gelar Webinar tentang Peran Karya Ilmiah sebagai Solusi Menjawab Masalah

 



Campusnesia.co.id – Riset dan menulis masih sering menjadi hambatan bagi mahasiswa tingkat akhir yang harus bergelut di dunia riset dan penulisan untuk menyelesaikan skripsi sebagai syarat kelulusan.

Mahasiswa, dosen, guru, dan masyarakat membutuhkan riset dan penulisan untuk menjawab masalah yang sedang terjadi dan bahan pembaruan dalam bidang pendidikan. 

Griya Riset Indonesia (GRI) Melalui kelas akademi riset dan penulisan level 1, mencoba membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan memberikan salah satu pelayanan berupa materi Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Program perdana yang dilaksanakan via zoom meeting ini menghadirkan trainer yang berkompeten di bidangnya. 

Kelas dipandu oleh host dari salah satu aktivis Griya Riset Indonesi(GRI), Hilman Najib. Pelatihan tersebut menghadirkan Peneliti Bahasa dan Budaya, Badrus Siroj. 

Hadir pula Direktur Griya Riset Indonesia (GRI), Amrizarois Ismail, Founder of Griya Riset Indonesia, Ma’as Shobirin, dan para pegiat Griya Riset Indonesia (GRI) pada Sabtu, (9/10/2021).

“Bagi kami yang berada di kalangan akademisi dan kampus, riset ini sudah menjadi hal yang sering kita temui, namun tentunya bagi  teman-teman yang berada di instasi lain mungkin ini juga merupakan suatu hal yang perlu ditingkatkan lagi, dipelajari lagi. Maka dari itu, kami Griya Roset Indonesia(GRI) ini hadir ingin membantu bapak dan ibu untuk belajar bersama terkait riset dan penulisan,” ucap Direktur GRI.


Badrus Siroj, membuka kelas dengan menjelaskan pengertian Karya Tulis Ilmiah (KTI). Ia menjelaskan bahwa Karya Tulis Ilmiah (KTI) adalah hasil yang diperoleh dari proses menulis yang memenuhi prinsip-prinsip ilmiah berdasarkan data dan fakta dan dengan menggunakan metode ilmiah.

Ia juga memaparkan cara menemukan ide kreatif, melalui beberapa hal, di antaranya rajin mengembangkan rasa ingin tahu melalui pertanyaan (5W+1H), sikap mental yang kondusif dan mengamati situasi sekitar, serta mengetahui kondisi aktivitas sekitar. 

Membaca hasil penelitian, seminar dan diskusi, pengamatan, pengalaman, dan browsing juga bisa merupakan salah satu sumber ide. 

Jika ide sudah didapatkan dan ditulis, hal yang perlu diperhatikan adalah pertimbangan menetapkan ide tersebut. Apakah kemudian ide tersebut akan menghasilkan manfaat, menarik, spesifik, memiliki data pendukung, dan memberikan inovasi. Andai semua sudah dipertimbangkan, maka akan mudah bagi peneliti untuk menulis dan melakukan penelitian. 

“Ide belum dianggap ada, kecuali sudah menjadi rangkaian kata-kata. Oleh karena itu, apabila kita sudah menemukan sebuah ide atau gagasan, hal yang perlu dilakukan adalah tulis(menulis),” jelas Peneliti Balitbang itu.

Masih menurut Badrus Siroj, proses menulis itu ada dua, yaitu pre penulisan dan post penulisan

Pre penulisan yaitu mengenai ide, data pendukung dan hipotesis. Sedangkan post penulisan berarti adanya penyuntingan pada bagian bahasa, keefektifan kalimat, dan isi agar mudah dipahami. 

Pada sesi tanya jawab muncul pertanyaan dari Hanifa, delegasi dari TVRI Jawa Barat. Ia menanyakan indikator keberhasilan sebuah Karya Tulis Ilmiah (KTI), apakah jika hipotesisnya tidak sesuai dengan hasil, maka karya tersebut berarti gagal. 

Ahli Bahasa Polda Jateng ini menjawab, bahwa sebuah Karya Tulis Ilmiah bisa dikatakan berhasil apabila menemukan teori baru dan produk yang ada inovasinya. 

Kemudian, hipotesis yang tidak sesuai dengan hasil, bukan berarti gagal karena membutuhkan waktu yang panjang untuk sampai pada hasil yang sesuai.

“Jika kamu bertanya, bagaimana cara menulis karya ilmiah yang baik, maka jawabannya adalah menulis, menulis, dan menulis,” pungkas Peneliti Bahasa dan Budaya itu menekankan.

Kelas Karya Tulis Ilmiah (KTI) berjalan dengan kondusif. Peserta diharap tetap antusias mengikuti program kelas akademi riset dan penulisan level 1 ini hingga akhir sesi.


Penulis:  Afifatun Ni'mah

===
Baca Juga: