Memuat konten...

Kenalan Dengan Food Truck Undip, Program Makan Siang Gratis untuk Mahasiswa

Kenalan Dengan Food Truck Undip, Program Makan Siang Gratis untuk Mahasiswa

0



Campusnesia.co.id - Semarang - Universitas Diponegoro (Undip) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kesejahteraan bagi civitas akademika, tidak hanya melalui fasilitas akademik tetapi juga dari sisi kesehatan fisik dan pemenuhan gizi mahasiswanya. Salah satu langkah inovatif yang dihadirkan adalah operasional Food Truck Undip yang menyediakan fasilitas makan siang gratis.

Program yang diluncurkan sejak Oktober 2022 ini dirancang untuk membantu mahasiswa - khususnya para pejuang skripsi, kuliah pagi-sore, maupun anak kos - agar tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan cara yang mudah, praktis, dan tanpa biaya tambahan.


Menu Bergizi Seimbang untuk Dukung Aktivitas Kuliah
Sebagai mahasiswa, konsentrasi belajar kerap kali terganggu akibat jam makan yang tidak teratur atau keterbatasan budget di tengah bulan. Melalui inisiatif Food Truck ini, menu makanan yang disajikan dimasak langsung menggunakan bahan-bahan segar serta berkualitas oleh koki berpengalaman.

Dalam setiap porsinya, mahasiswa bisa menikmati sajian lengkap yang memenuhi standar gizi seimbang, mulai dari sumber karbohidrat (nasi), lauk-pauk kaya protein, sayuran segar, hingga buah-buahan dan susu. Saat ini menggunakan susu kedelai hasil kolaborasi dengan Soysu. Kehadiran asupan gizi yang optimal ini diharapkan dapat memberikan energi penuh dan meningkatkan fokus belajar.


Jadwal, Lokasi, dan Cara Mendapatkannya
Bagi Sobat Campusnesia yang ingin memanfaatkan program ini, berikut beberapa hal penting yang wajib diperhatikan:

1. Jadwal Operasional: Layanan Food Truck ini hadir secara rutin Senin-Kamis setiap pukul 10.00 WIB melalui form makanan sehat di SSO Undip.

2. Syarat Akses: Cukup tukarkan barcode yang didapat setelah war pada pukul 10.00 WIB. Layanan ini diberikan sepenuhnya secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun.


Beberapa contoh menu Food Truck Undip yang kami kutip dari akun X (Twitter) official @foodtruckundip.

Nasi Ayam rica-rica dan mix vegetable


Nasi Uduk, telur dadar, orek tempe, dan abon


Nasi sosis blackpepper dan sayur pokcoy wortel


Nasi Ebi Furai dan Salad


Nasi beef blackpepper dan mix vegetables

 

Tips Tertib War Makan Siang Gratis di Undip
Mengingat antusiasme mahasiswa yang cukup tinggi, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar pengalaman mengantre jadi lebih nyaman:

1. Datang sebelum pukul 12.20 WIB

2. Tunjukkan barcode secara full agar mudah dikenali petugas 

3. Jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya

4. Gunakan program ini dengan bijak dan bertanggung jawab.


Perlu diingat bahwa program ini merupakan fasilitas penunjang yang sifatnya dinamis, di mana ketersediaan, menu, serta titik lokasi sewaktu-waktu dapat mengalami penyesuaian. Pastikan kamu selalu memantau perkembangan informasi terbarunya melalui kanal media sosial resmi Universitas Diponegoro akun X (Twitter) official @foodtruckundip.

Yuk, manfaatkan fasilitas kampus ini dengan bijak dan tetap semangat menjalani aktivitas kuliahmu hari ini!


===
Baca juga:


Kabar Gembira, Kini Undip Punya E-Bike Pembayaran Bisa Lewat QRIS

Kabar Gembira, Kini Undip Punya E-Bike Pembayaran Bisa Lewat QRIS

0
 


Campusnesia.co.id - Semarang, 4 September 2026 – Universitas Diponegoro (UNDIP) meluncurkan Smart Transportation: E-Bike UNDIP sebagai moda transportasi ramah lingkungan untuk mendukung mobilitas mahasiswa dan civitas academica di kawasan kampus. Sebanyak 220 unit e-bike akan ditempatkan di sekitar 25 titik di lingkungan kampus UNDIP.

Peluncuran E-Bike UNDIP dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, di Pelataran Gedung Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik UNDIP.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengatakan penyediaan e-bike merupakan bagian dari upaya UNDIP mengembangkan transportasi kampus yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung komitmen universitas terhadap keberlanjutan.

“E-Bike ini mendukung komitmen UNDIP terhadap GreenMetric dan menjadi bagian dari upaya transfer teknologi. Proses assembling-nya dilakukan 100% di Sekolah Vokasi,” ujar Prof. Suharnomo.

Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU, menjelaskan bahwa pengembangan E-Bike UNDIP bermula dari kunjungan Rektor UNDIP ke China pada tahun sebelumnya dan kerja sama dengan WanWay Technology.

Menurutnya, penyediaan e-bike menjadi bagian dari komitmen UNDIP dalam menyediakan sarana transportasi yang mendukung mobilitas civitas academica sekaligus mendorong pengurangan emisi karbon di lingkungan kampus.

“E-bike ini untuk menunjang UNDIP sebagai kampus yang berkelanjutan, terutama pada indikator transportasi dan program pengurangan karbon di lingkungan Universitas Diponegoro,” jelas Prof. Hadiyanto.

E-Bike UNDIP menggunakan sistem transportasi pintar dengan pembayaran melalui QRIS. Setelah digunakan, e-bike dikembalikan pada titik parkir yang telah ditentukan. Penggunaannya dibatasi hanya di dalam perimeter kampus UNDIP.


Kehadiran 220 unit e-bike tersebut diharapkan memberikan alternatif mobilitas yang praktis sekaligus memperkuat penerapan konsep smart transportation dan transportasi rendah karbon di lingkungan universitas.

Prof. Suharnomo juga mengingatkan bahwa pengembangan fasilitas harus diikuti dengan komitmen untuk menjaga dan merawatnya agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. “Kemampuan membangun harus berjalan beriringan dengan kemampuan merawat. Sustainability harus kita jaga agar berbagai pengembangan ini terus memberikan manfaat,” tegasnya.


Melalui E-Bike UNDIP, universitas terus memperkuat ekosistem kampus berkelanjutan dengan menyediakan pilihan transportasi yang mendukung mobilitas mahasiswa dan civitas academica sekaligus lebih ramah terhadap lingkungan. (Komunikasi Publik/UNDIP/Hng)


Sumber: undip.ac.id

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Panjang Laut Bercerita, Adaptasi Novel Fenomenal Leila S. Chudori

0


Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Panjang Laut Bercerita, Adaptasi Novel Fenomenal Leila S. Chudori



Campusnesia.co.id - Kabar gembira buat sobat pembaca buku Laut Bercerita, Novel fiksi sejarah populer Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang diterbitkan pertama kali pada 2017 oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) akhirnya diangkat ke layar lebar dalam format film panjang. Setelah bertahun-tahun dikenang lewat pembaca setianya dan film pendek berdurasi 30 menit, kisah perih pelanggaran HAM masa lalu ini siap menyapa penonton di bioskop Indonesia.

Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori tersebut telah terjual lebih dari 500.000 eksemplar dan sukses menembus cetakan ke-100.

Pencapaian ini menjadikannya salah satu fenomena terbesar dalam industri buku dan kesusastraan modern di Indonesia, mengingat novel fiksi sejarah ini secara konsisten naik cetak hingga ribuan eksemplar setiap bulannya sejak pertama kali diterbitkan pada 2017. Novel ini juga sempat dianugerahi penghargaan Book of the Year di ajang IKAPI Awards.


Jadwal Tayang dan Detail Produksi
Film panjang Laut Bercerita dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026. Proyek sinema ini digarap oleh rumah produksi Pal8 Pictures bekerja sama dengan Visual Media Studio, Jagartha Group, dan Lynx Films, serta diarahkan oleh sutradara kenamaan Yosep Anggi Noen (24 Jam Bersama Gaspar, Tebusan Dosa) bersama Leila S. Chudori sebagai penulis skenario. Berdurasi sekitar 135 menit, film ini juga menorehkan prestasi membanggakan karena lolos seleksi dan berkompetisi di ajang internasional Busan International Film Festival (BIFF) 2026.


Sinopsis dan Alur Cerita
Mengambil latar belakang kelam sejarah Indonesia masa Orde Baru jelang kejatuhan rezim pada 1998, cerita ini terbagi menjadi dua sudut pandang emosional utama:

- Sudut Pandang Biru Laut: Paruh pertama berfokus pada Biru Laut, seorang mahasiswa aktivis di Yogyakarta yang bergabung dengan kelompok studi bersama rekan-rekannya. Mereka berjuang menyuarakan kebebasan berekspresi hingga akhirnya ditangkap, disiksa, dan dihilangkan secara paksa tanpa pernah kembali.

Sudut Pandang Asmara Jati: Paruh kedua menyoroti penderitaan Asmara Jati (adik Biru Laut) bersama kedua orang tua mereka serta aliansi keluarga korban hilang. Mereka melalui tahun-tahun panjang penuh ketidakpastian untuk mencari keadilan dan kejelasan nasib anggota keluarga yang raib.


Poster film Laut Bercerita

Video Trailer film Laut Bercerita




Jajaran Pemeran Utama (Cast)
Film ini bertabur bintang perfilman Indonesia lintas generasi dengan karakter yang kuat:

- Reza Rahadian sebagai Biru Laut Wibisono  

- Yunita Siregar sebagai Asmara Jati  

- Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti  

- Eva Celia sebagai Ratih Anjani  

- Christine Hakim dan Arswendy Bening Swara sebagai Ibu dan Ayah Biru Laut  

- Kevin Julio, Dewa Dayana, Ben Nugraha, serta Yoga Pratama

Berbeda dari film pendeknya di tahun 2017 yang berdurasi sekitar 30 menit sebagai media pendamping peluncuran buku, format film panjang ini akan mengeksplorasi narasi novel secara lebih utuh - memadukan kisah perjuangan aktivis, drama politik akhir Orde Barunya, serta duka mendalam keluarga yang ditinggalkan.

Sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap para aktivis korban sejarah. Siapkan tisu dan mental Sobat untuk menyaksikan kisah perjuangan yang tak pernah padam ini di bioskop mulai 29 Oktober 2026.


===

Trivia Komik Doraemon, Pengarangnya dan Tokoh Populer Lainnya

0
 


Campusnesia.co.id - Sobat pasti sudah tidak asing tentang karakter Doraemon dan Nobita, kali ini kita punya trivianya dari penulis, jumlah alat ajaib hingga IP lain yang ditulis oleh pengarangnya.





Doraemon adalah judul sebuah manga dan anime populer Jepang yang dikarang Fujiko F. Fujio sejak Desember 1969 yang berkisah mengenai kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 sekolah dasar yang bernama Nobita Nobi  yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. 

Doraemon dikirim untuk menolong Nobita agar keturunannya dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial yang akan terjadi pada masa depan yang disebabkan karena kebodohan Nobita.




Salah satu aspek penting lain dari Doraemon adalah "alat-alat ajaib"-nya dari masa depan, yang dalam bahasa aslinya disebut "himitsu dōgu". 

Menurut penulis komiknya, ada sekitar 1.293 alat ajaib milik Doraemon, sedangkan catatan lain menyebut 1.963 alat.

Beberapa alat ajaib yang penting, seperti "Baling-Baling Bambu", "Mesin Waktu", "Selimut Waktu", "Konyaku Penerjemah", dan "Pintu Ke Mana Saja".




Fujiko Fujio adalah nama samaran dari duo mangaka dari Jepang, dengan nama asli Fujimoto Hiroshi (1 Desember 1933 – 23 September 1966) dan Abiko Motoo (10 Maret 1934 – 7 April 2022). 

Mereka membentuk kerja sama pada 1951, dan mulai menggunakan nama Fujiko Fujio mulai dari 1954 hingga berpisah pada 1987.





Suka konten Trivia? 
yuk follow akun IG Campusnesia, klik di sini.




Rekomendasi 4 Warung Sate Ayam Terdekat Di Kecamatan Trangkil Pati

0
Rekomendasi 4 Warung Sate Ayam Terdekat Di Kecamatan Trangkil Pati



Campusnesia.co.id - Ngomongin makanan yang dibakar, sate ayam yang merupakan makanan khas dari madura ini bisa jadi alternatif buat sobat yang enggak terlalu suka dengan sate kambing.

Dari sisi harga sate ayam juga lebih terjangkau dan bisa jadi pilihan lauk yang tidak membosankan.

Mengutip Wikipedia, Sate ayam adalah makanan khas Indonesia. Sate ayam dibuat dari daging ayam. Pada umumnya sate ayam dimasak dengan cara dipanggang menggunakan arang dan disajikan dengan pilihan bumbu kacang atau bumbu kecap. Sate ini biasanya disajikan bersama dengan lontong atau nasi. Sate ayam adalah makanan khas Madura, Jawa Timur.

Lewat postingan kali ini, berikut kami hadirkan Rekomendasi Warung Sate Ayam Di Kecamatan Trangkil Pati berdasarkan pengalaman penulis.


1. Sate Ayam Mojoagung
Letaknya di sebelah utama Alfamart Mojoagung di sisi jalan sebelah Timur, sebagai patoan dekat dengan kampus Universitas Safin. Warung ini biasanya buka pada sore hingga malam hari.


Dari sisi harga luamayan terjangkau, satu porsi Rp17.000 berisi 10 tusuk tanpa nasi. Kalau beli Rp20.000 dapat 13 pcs.


2. Sate Ayam Majasem
Lokasinya sebelah mie ayam Majasem atau di utara pertigaan Majasem. Dahulu saya biasa beli Rp25.000, kalau tidak salah sekarang Rp17.000 dapat 10 tusuk sate ayam tanpa nasi.



3. Sate Ayam PG Trangkil
Warungnya sebelah Selatan dari Pabrik PG Trangkil, dari Klinik dr. Joko masih ke selatan letaknya di sebelah timur jalan raya.


Satu porsi berisi 10 tusuk sate ayam tanpa nasi seharga Rp17.000, kalau sobat beli Rp20.000 dapat 12 tusuk dan kalau makan di tempat seporsi Rp22.000 dapat nasi, sate ayam 10 tusuk dan es teh.


4. Sate Ayam Perempatan Gereja Dukuh Kethekputih
Lokasinya gampang ditemukan karena di perempatan, cari saja Geraja Dukuh Kethekputih Desa Tegalharjo nanti bakal ketemu. Satu porsi sate ayam tanpa nasi Rp20.000. 



Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Rekomendasi Warung Sate Ayam Di Kecamatan Trangkil Pati, akan kami update secara berkala. Semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar


====
Baca juga:

9 Poster Iklan Produk dari Tahun 1987, Rinso, Polytron, Djarum Super, Paramex, Blue Band Dll

0

Campusnesia.co.id - Lewat postingan kali ini kami akan berbagi gambar poster iklan yang terbit tahun 1987 dari produk makanan, obat, elektronik hingga rokok.

Iklan ini kami temukan dalam majalah Intisari terbutan Bulan Agustus tahun 1987, bahkan saya sendiri belum lahir kala itu.

Sebagai informasi Majalah Intisari adalah majalah bulanan umum tertua dan salah satu media cetak paling legendaris di Indonesia yang diterbitkan oleh Kelompok Kompas Gramedia (KG Media).

Didirikan pertama kali pada 12 Januari 1963 oleh P.K. Ojong dan Jakob Oetama (yang juga merupakan pendiri harian Kompas), majalah ini terinspirasi dari format majalah internasional terkenal Reader's Digest.

Iklan-iklan jaman dulu sangat menarik karena punya ciri khas visual dan gaya desain yang unik, selain itu kita juga tahu prevensi tren busana yang lagi hits pada tahun tersebut. Nuansa nostalgia mengingatkan masa kecil kita.

Agar tidak kaget, dahulu iklan rokok masih memperbolehkan menampilkan produk rokok dalam bentuk asli.

Oke langsung saja, ini dia 9 poster iklan dari tahun 1987.

 













Resensi Novel Wiro Sableng: Topeng Buat Wiro Sableng dan Pangeran Matahari dari Puncak Merapi Karya Bastian Tito

0



Campusnesia.co.id - Sebagai generasi 90an yang setiap hari Minggu siang tumbuh bersama sinetron Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, saya senang sekali ketika bulan lalu saat book thrifting menemukan novel legendaris yang diangkat menjadi sinetron tersebut.

Novel Wiro Sableng merupakan karya dari Bastian Tito, pertama kali diterbitkan pada tahun 1967.  Buku pertamanya berjudul "Empat Berewok dari Goa Sanggreng", yang menjadi awal dari perjalanan panjang petualangan Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sebelum akhirnya keseluruhan serial ini mencakup hingga 185 judul buku lebih.

Nah diantara 185 judul tersebut saya punya dua, satu berjudul "Pangeran Matahari dari Puncak Merapi" dan "Topeng Buat Wiro Sableng". Lewat postingan kali ini saya akan coba ceritakan kembali dengan singkat tentang kedua judul tersebut, namun tentu saja bakal spoiler, buat sobat yang gak kena bocoran ceritanya bisa langsung skip saja.


Resensi Novel Wiro Sableng Pengeran Matahari dari Puncak Merapi
Cerita berlatar saat terjadi erupsi gunung Merapi yang ditandai dengan suara gemuruh dan disusul dengan lahar serta abu vulkanik yang menelan banyak korban jiwa di lereng Gunung Merapi.

Rupanya disaat yang sama sedang ada rombongan keraton dan meninggalkan seorang putra mahkota yang selamat dari erupsi. Pangeran muda ini ditolong oleh kakek sakti yang kemudian menjadi gurunya.

Selama puluhan tahun sang guru mengajari anak tersebut ilmu bela diri hingga dianggap siap untuk turun gunung saat peristiwa gerhana matahari total, dari sini nama julukan pendekar muda itu berasal yaitu Pangeran Matahari dengan pakaian berciri khas terdapat gambar siluet gunung dan matahari di dadanya.

Sayangnya, guru dan murid ini punya sifat congkak dan bengis, sang murid disuruh membalas dendam dan menghabisi orang-orang yang menentang dan menelantarkannya waktu kecil.

Perjalanan menuntut balas ini nanti yang akan menyajikan adegan-adegan pertarungan yang berhasil dituturkan dengan apik serta epik oleh Bastian Tito.

Wiro muncul di pertengahan cerita, sebagaimana sifatnya yang walau agak nyeleneh namun suka menolong ia bakal terlibat baku hantam dengan Pangeran Matahari, ceritanya mengandung cliffhanger yang akan jadi jembatan ke cerita lain yang melanjutkan kisah Pangeran Matahari dan ulahnya.

Sebagai info tambahan, dalam film live action Wiro Sableng tahun 2018 yang diperankan oleh Vino G Gastian which is anak dari penulis novelnya Bastian Tito, sosok Pangeran Matahari muncul di post credit scene yang diperankan oleh Abimana, sayangnya sampai artikel ini ditulis belum ada kabar kelanjutan film tersebut.


Resensi Novel Topeng Buat Wiro Sableng
Buku kedua yang berhasil saya dapatkan dan baca berjudul Novel Buat Wiro Sableng, Wikipedia mencatat judul ini masuk dalam 10 judul serial Pendekar 212 yang terlaris dengan rata-rata terjual di atas 800.000 eksemplar bersama judul lain yautu Badai Di Parang Tritis, Wasiat Iblis, Geger Di Pangandaran, Kiamat Di Pangandaran, Gerhana Di Gajah Mungkur, Kembali Ke Tanah Jawa, Senandung Kematian, Kematian Kedua dan episode terakhir Jabang Bayi Dalam Guci.

Daya tarik judul satu ini adalah jalan ceritanya penuh plot twist, sejak awal sudah menyajikan adegan pertarungan antara pendekar yang datang dari penjuru dunia persilatan yang hendak mengikuti sayembara yang diadakan oleh seorang pendekar wanita muda. 

Barang siapa yang bisa mengalahkannya dalam 10 jurus, maka ia bersedia dipersunting oleh pendekar tersebut. Dari pendekar golongan putih dan hitam berdatangan namun tak satupun yang berhasil, hingga datanglah sosok dengan rambut gondrong, mengenakan pakaian serba putih dan rada konyol, ia memperkenalkan diri sebagai Wiro Sableng.

Kebahagiaan pengantin baru ini tak berlangsung lama, terdengar rumor bahwa sang suami melakukan tindakan kejahatan dari perampokan hingga pembunuhan yang membuatnya diburu oleh para pendekar dari berbagai golongan.

Tentu sebagai pembaca yang tahu bahwa Wiro Sableng adalah sosok protagonis bakal menaruh curiga dengan jalan ceritanya. Benar saja lewat gaya bahasa yang menarik Bastian Tiro berhasil menggiring keyakinan pembaca bahwa Wiro Sableng bisa saja berbuat jahat.

Plot twistnya, ternayata pada satu kesempatan sosok Wiro yang lain yang sedang dihajar oleh para pendekar yang menuntut balas menyatakan sebaliknya, ia mengelak, menyatakan tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkan semua orang.

Iya betul, ternyata ada orang dengan wajah dan tingkah yang mirip dengan Wiro Sableng, sialnya sosok Wiro palsu ini punya kemampuan meniru jurus siapapun yang ia lihat yang membuat keadaan makin rumit.

Jika sobat baru-baru ini nonton drakor berjudul Mousetrap, ceritanya mirip tujuannya mencoreng nama baik Wiro Sableng.

Menariknya, kelebihan Wiro palsu yang bisa meniru jurus lawannya bakal jadi plot twist kelemahannya, bagaimana ceritanya? sobat bisa baca sendiri kelanjutannya.


Oke sobat Campusnesia, demikian tadi resensi dan review Novel Wiro Sableng berjudul Topeng Buat Wiro Sableng dan Pangeran Matahari dari Puncak Merapi karya Bastian Tito, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Achmad Munandar


====

Mahasiswa UGM Kembangkan Levocros untuk Eksplorasi Penghantaran Obat Tuberkulosis

0


Campusnesia.co.id - Yogyakarta - Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian. Selain pengembangan terapi, cara obat dihantarkan ke dalam tubuh juga menjadi salah satu aspek yang terus dieksplorasi dalam penelitian.

Berangkat dari persoalan tersebut, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Levocros, penelitian yang mengeksplorasi sistem penghantaran levofloksasin melalui rute inhalasi. Penelitian ini dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan serta Fakultas Farmasi UGM melalui Program Kreativitas Mahasiswa–Riset Eksakta (PKM-RE).

Levocros menggunakan Nanostructured Lipid Carrier (NLC) sebagai sistem pembawa berbasis lipid. Sistem tersebut kemudian dikombinasikan dengan hyaluronic acid (HA) untuk membentuk HA-NLC-LFX, yang dikembangkan sebagai sistem penghantaran levofloksasin melalui inhalasi.

Pemilihan rute inhalasi menjadi salah satu bagian yang menarik dari penelitian ini. Melalui pendekatan tersebut, penelitian tidak hanya melihat obat dari sisi zat aktif, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana obat dapat dibawa melalui sistem yang dirancang untuk pemberian melalui saluran pernapasan.


Mengembangkan Formulasi di Laboratorium
Untuk menghasilkan sistem yang diharapkan, Levocros dikembangkan melalui metode hot emulsification-ultrasonication. Proses ini melibatkan pemanasan, pencampuran, homogenisasi, dan ultrasonikasi dalam pembuatan formulasi.

Setelah formulasi terbentuk, dilakukan berbagai pengujian untuk mengetahui karakteristiknya. Beberapa parameter yang diamati meliputi kemampuan membawa obat, ukuran dan keseragaman partikel, kestabilan, serta karakteristik formulasi lainnya.


Pengujian kemudian dilanjutkan untuk melihat pelepasan obat, performa nebulisasi atau aerosol, serta interaksi dan pengambilan sistem oleh sel secara in vitro.
Serangkaian pengujian tersebut menjadi bagian penting karena formulasi yang berhasil dibuat masih perlu dipahami karakteristik dan perilakunya sebelum dapat dikembangkan lebih lanjut.


Kolaborasi Mahasiswa Kedokteran dan Farmasi
Pengembangan Levocros menjadi salah satu contoh kolaborasi lintas bidang di lingkungan UGM. Mahasiswa dari bidang kedokteran dan farmasi bekerja dengan perspektif yang berbeda dalam mengembangkan penelitian yang sama.

Aspek permasalahan kesehatan dipertemukan dengan ilmu formulasi dan teknologi penghantaran obat. Kolaborasi tersebut memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk melihat bahwa pengembangan inovasi kesehatan dapat membutuhkan kontribusi dari berbagai disiplin ilmu.

Alphatar Magnus Jonathan Tambunan, anggota Tim Levocros, menjelaskan bahwa proses penelitian menjadi bagian penting dalam memahami karakteristik sistem yang dikembangkan.

“Melalui Levocros, setiap tahapan penelitian memberikan kesempatan untuk memahami karakteristik sistem penghantaran yang dikembangkan. Hasil dari setiap pengujian kemudian menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penelitian berikutnya.”


Masih dalam Tahap Penelitian
Saat ini, Levocros masih berada dalam tahap penelitian dan pengujian. Oleh karena itu, penelitian ini belum dapat digunakan untuk menyatakan bahwa Levocros telah terbukti efektif sebagai terapi tuberkulosis ataupun siap digunakan secara klinis.

Berbagai hasil pengujian masih perlu dianalisis untuk memahami karakteristik formulasi yang dikembangkan. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan pengembangan penelitian selanjutnya.


Melalui Levocros, mahasiswa UGM mencoba mengeksplorasi bahwa inovasi dalam bidang kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan menemukan obat baru. Pengembangan juga dapat dilakukan dengan mencari pendekatan berbeda dalam sistem penghantaran obat yang telah tersedia.

Penelitian ini masih berjalan, tetapi proses formulasi dan pengujian yang dilakukan menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengembangkan kemungkinan baru dalam teknologi penghantaran obat tuberkulosis.


Kenal lebih dekat dengan tim Levocros
Levocros merupakan penelitian PKM-RE 2026 yang dikembangkan oleh Alphatar Magnus Jonathan Tambunan, Emeliana Putri Ayu Ningsih, Desrika Dwi Handayani, Fatharani Hasya Tsabita, dan Ernestus Revan Yogantara Arjuna, dengan supervisi Dr.rer.nat. Ronny Martien, M.Si. dari Fakultas Farmasi UGM.


Editor:
Achmad Munandar

Daftar 5 Sosial Media yang Bisa Menghasilkan Uang

0



Campusnesia.co.id - Sosial media bagi masyarakat kita sudah seperti rumah kedua. Setiap hari aktifitas scroll dan posting apapun di sosial media seakan jadi kebutuhan utama. Data menunjukkan jumlah pengguna smartphonedi seluruh dunia diperkirakan telah mencapai sekitar 7,2 miliar unit dan 187,7 juta pengguna berada di Indonesia yang kemudian menempatkan Indonesia di posisi ke-4 terbesar di dunia.

Data juga menunjukkan jumlah pengguna media sosial di seluruh dunia saat ini telah mencapai sekitar 5,4 hingga 5,66 miliar orang. Angka ini mencakup sekitar 66% hingga 69% dari total populasi global. Pengguna aktif menghabiskan waktu sekitar 2 jam 23 menit hingga 2 jam 24 menit per hari di media sosial.

Sosial media Facebook diurutan pertama dengan 3,07 – 3,22 miliar pengguna, berikutnya ada YouTube dengan 2,70 – 2,85 miliar pengguna, disusul Instagram dengan 2,2 – 2,35 miliar pengguna,  TikTok 1,6 – 1,9 miliar pengguna dan terakhir WhatsApp dengan 2,8 miliar pengguna. Twitter atau sekarang bernama X masih memiliki 450–561 juta pengguna, angka yang masih cukup besar.

Setiap orang punya tujuannya masing-masing dalam menggunakan sosial media, kebanyakan hanya mencari informasi atau hiburan semata. Namun ada juga yang serius menggunakannya sebagai sarana personal branding, media, jualan hingga akun resmi instansi.

Mungkin belum banyak yang tahu, di samping semua manfaat di atas sosial media juga menghasilkan uang. Baik sebagai sambilan atau mata pencarian utama, orang-orang menyebutnya sebagai Konten Kreataor. Mari kita bahas satu-satu.


1. Facebook
Kini sobat bisa menjadi konten kreator di Facebook dan menghasilkan uang dalam program Facebook Pro. Setiap story, postingan foto, video reel dan siaran langsung yang memenuhi syarat bisa menghasilkan dolar dari Meta, induk perusahaan Facebbok. Ketika memenuhi minimum pembayaran, uang tersebut akan ditransfer lewat rekening atau PayPal. 

Hal menarik dari Facebook Pro ini justru pelakunya adalah ibu dan bapak rumah tangga, banyak sekali keragaman konten yang bisa disaksikan namun sisi buruknya juga banyak sekali miss informasi, oleh karena itu harus bijak dalam menerima informasinya.


2. Youtube
Sobat bisa menghasilkan uang dari membuat video di platform youtube sebagai youtuber. Akun dengan syarat jumlah subcriber tertentu bisa memonetise akun youtubenya dengan Google Adsense dan akan menerima pembayaran. 

Lewat youtube pengguna bisa mengupload video berdurasi panjang dan pendek yang sekartang disebut sebagai short. Kuncinya adalah konsistensi.


3. TikTok
Pelopor platform sosial media dengan video pendek, awalnya didominasi dengan video joget-joget namun kini kontenya makin beragam.

Sobat bisa menghasilkan uang dari TikTok dengan skema affiliate atau mempromosikan produk dan mendapat komisi saat produk tersebut terjual atau menjadi influencer dan menerima endorsment.


4. Instagram
Di sosial media Instagram hal sama bisa kita lakukan dengan menerima endorsment atau bisa juga dengan skema baru yaitu subscribetion membuka langganan untuk para followers yang ingin mendapatkan konten ekslusif dari pemilik akun.

Instagram merupakan pelopor platform sosial media dengan konten utama berupa foto.


5. X (Twitter)
Satu lagi platform yang kini membuka peluang penghasilan yaitu X, dahulu sosial media ini bernama Twitter oleh Elon Musk nama tersebut kemudian diganti setelah ia membelinya.

Skema penghasilan dari X mirip dengan facebook dan yuoutube yaitu dari jumlah tayangan dan interaksi, namun untuk eligible mendapatkan peluang penghasilan sobat harus langganan centang biru dahulu.


Baik demikian sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Daftar Sosial Media yang Bisa Menghasilkan Uang, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar

Review dan Penjelasan Ending Drakor Mousetrap, Je Moon-Jae Asli Yang Mana?

0
Review dan Penjelasan Ending Drakor Mousetrap



Campusnesia.co.id - Akhir Agustus 2026 tak dinyana Neflix merilis sebuah drama korea dengan jalan cerita yang unik berjudul Mousetrap. Kalau sobat suka dengan tipikal drakor seperti Mouse dan Art of Sarah saya yakin bakal suka juga dengan drakor yang dibintangi oleh Ryu Jun-Yeol ini.

Ceritanya memang membingungkan, dengan jumlah 10 episode bisa dibilang cukup lamban alurnya membuat paruh pertama episode membawa asumsi penonton ke arah yang salah. Baru di beberapa episode terakhir semua terungkap kebenaran yang semestinya.

Drakor Mousetrap ini ditulis oleh Lee Jae-Gon orang yang sama menulis naskah drakor A Model Family sebagai informasi Mousetrap diangkat dari webcomic berjudul "Deuljwee" karya Ludovico yang dipublikasikan melalui Kakao.

Duduk di bangku sutradara ada Kim Hong-Sun, orang yang sama yang mengarahkan drakor Money Heist: Korea - Joint Economic Area dan Voice.




Sinopsis drama korea Mousetrap
Je Moon-Jae (Ryu Jun-Yeol) adalah seorang penulis novel yang menjalani kehidupan menyendiri. Suatu hari, ia tidak dapat membuka kunci ponselnya menggunakan sidik jari, dan satu-satunya teman yang selama ini mengurus segala kebutuhannya tiba-tiba menghilang. Je Moon-Jae tidak dapat membuktikan identitasnya sendiri dan menyadari bahwa seseorang yang dikenal sebagai "Rat" telah merenggut segalanya darinya, termasuk nama, identitas, dan harta bendanya. 

Demi mendapatkan kembali identitasnya, Je Moon-Jae mulai melacak sosok misterius bernama Rat tersebut. Ia kemudian mendatangi kantor seorang rentenir bernama Noja (Sul Kyung-Gu), sosok pria yang tenang namun berbahaya. Noja menjalankan sebuah agensi detektif swasta dan bekerja melacak informasi sesuai permintaan kliennya. 

Noja sendiri telah mencari Je Moon-Jae selama tiga tahun setelah pria itu meminjam uang darinya lalu menghilang. Noja pun turut serta dalam perburuan Rat demi mendapatkan kembali uangnya dari Je Moon-Jae.


Daftar pemeran drama korea Mousetrap

Pemeran Utama
- Ryu Jun-Yeol sebagai Je Moon-Jae / The Rat (Peran Ganda)
- Sul Kyung-Gu sebagai Noja
- Lee Kyoo-Hyung sebagai Park Sun-Yong

1. Dongbu Police Station
- Jung Hee-Tae sebagai Kim Han-Su
- Lee Kwan-Hoon sebagai Dong-Cheol
- Shin Soo-Ho sebagai Han Chang-U
- Lee Chan-Yong sebagai Min-Ho

2. Grup Park Seung-Gyu
- Kim Sung-Oh sebagai Park Seung-Gyu
- Shin Chang-Joo sebagai Byeong-Jun
- Kang Bin sebagai Byeong-Ho
- Hyun Bong-Sik sebagai Kang Myeong-Su
- Park Jong-Hwan sebagai Hunter
- Kim Jung-Sub sebagai Hunter (ep. 5)

3. Grup Je Moon-Jae
- Mu Jin-Sung sebagai Je Geun-U
- Lee El sebagai Son Soo-Hyun
- Shin Mun-Sung sebagai Han Ji-Hye
- Kim Jung-Young sebagai Han Hui-Su
- Kim Yun-Tae sebagai Han Yeong-Hui
- Lim Young-Joon sebagai Petugas Keamanan Apartemen

4. Grup Seo Yu-Min 
- Park Yoon-Ho sebagai Seo Yu-Min
- Song Sui sebagai So Min-Yeong

5. Grup The Rat
- Ryu Jun-Yeol sebagai The Rat
- Lee Chae-Yoo sebagai Son Da-Eun
- Han Ki-Jang sebagai Jeon Kyeong-Tae (ep. 1, 3)
- Shin Hee-Chul sebagai Alumni / Min-Seok (ep. 1)
- Yoon Tak sebagai Guru Matematika (ep. 1)

6. Grup Noja
- Hong Ki-Joon sebagai Min-Gi
- Lee Sang-Un sebagai Jae-Cheol
- Oh Kyung-Min sebagai Tenaga Penjual Mobil (ep. 4)
- Kim In-Soo sebagai Biksu (ep. 6)
- Ko Dong-Eop sebagai Dokter (ep. 6-7)

7. Grup Park Sun-Yong
- Yoo In sebagai Istri Park Sun-Yong (ep. 2, 10)
- Kim Han-Gyeol sebagai Park Sun-Yong (kecil)
- Ko Yoon-Bin sebagai Manajer Valuta Asing (ep. 3-4)
- Kim Sung-Yong sebagai Hakim Mediasi (ep. 10)

8. Polisi
- Moon Do-Yoon sebagai Detektif
- Park Joon-Sung sebagai Detektif
- Park Si-Yun sebagai Detektif
- Lee Kun-Goo sebagai Detektif
- Jeong Yu-Hyun sebagai Petugas Kepolisian (ep. 1)
- Lee Jae-Nam sebagai Detektif (ep. 4)

9. Tokoh Lainnya
- Han Sang-Chul sebagai Sopir Taksi (ep. 1)
- Kim Hee-Su sebagai Guru TK (ep. 3)
- Jung Hye-Kyung sebagai Pemilik Restoran (ep. 5)
- Han Sa-Myung sebagai Jeong-Bae (ep. 5)
- Lee Ju-Hyoung sebagai Nelayan (ep. 5)
- Lee Hyun sebagai Pemilik Vila Liburan (ep. 6)
- Jeon Hee-Ryeon sebagai Saksi Tembakan (ep. 6)
- Park Jeong-Min sebagai Pemilik Truk (ep. 7)
- Kim So-Woon sebagai Istri Kim Han-Su (ep. 7)
- Kim Hong-Bu sebagai Petani (ep. 7-8)
- Kim Hye-Jung sebagai Nenek Desa (ep. 7)
- Jung Ma-Rin sebagai Nenek Desa (ep. 7)
- Kim Woo-Hyun sebagai Staf Sekolah (ep. 8)
- Lee Dong-Chan sebagai Apoteker (ep. 10)

10. Pemeran Tambahan
- Kim Sun-Ik sebagai Reporter (ep. 1)
- Kim Dan-Yul sebagai Pegawai Negeri (ep. 1)
- Song Hoon sebagai Pegawai Negeri (ep. 1)
- Kim Se-Yoon sebagai Detektif (ep. 3)
- Woo Ji-Hoon sebagai Detektif (ep. 3)
- Kim Do-Hee sebagai Polisi Wanita (ep. 4)
- Ryu Da Mu Hyeon sebagai Judi / Penjudi (ep. 4)
- Park Jae-Seong sebagai Detektif (ep. 7)


Review drama korea Mousetrap
Ide cerita yang ditawarkan menurut saya sangat menarik, tentang bagaimna sindikat pencurian identitas beroperasi dan jujur hal ini bisa saja terjadi di dunia nyata. Bayangkan betapa mengerikannya tiba-tiba suatu hari sobat tidak bisa login ke akun mobile banking, nama dan semua identitas kependudukan kita sudah tidak ada karena didaku oleh orang lain. Bukan hal yang mustahil hal seperti ini benar-benar terjadi, belum lagi tentang isu orang-orang yang ditemukan meninggal tanpa diketahui identitasnya.


Penjelasan ending drama korea Mousetrap
Buat sobat yang masih bingun dengan apa yang terjadi, sebenarnya wajar karena sedari awal kita disajikan alur dan cerita yang pelan serta menyakinkan. Intinya dalam drakor Mousetrap ini baik Je Moon-Jae asli maupun palsu tidak sepenuhnya orang baik dan seratus persen jahat, keduanya punya dosa masing-masing sehingga berakhir dengan semua kejadian yang ada di sepanjang drakor.

Agar tidak bingung, Je Moon-Jae asli adalah yang tinggal di apartment dan tidak pernah keluar serta mengidap kepanikan. Ia adalah orang yang sama dengan yang selalu ikut Noja. Benar bahwa identitasnya dicuri tapi jujur menurut saya ia pantas mendapatkannya.

Je Moon-Jae palsu adalah Seo Yu-Min, ada alasan mengapa Seo Yu-Min nekat hingga ingin menjadi Je Moon-Jae dan melakukan semua aksinya, seperti yang ia katakan ia ingin merebut kembali apa yang tekah direnggut oleh Je Moon-Jae asli.

Seo Yu-Min adalah mahasiswa yang tergabung lebih dulu di klub sastra lintas kampus bersama sang pacar So Min-Yeong. Seo Yu-Min juga sang pemilik tulisan asli novel Interview.

Ketiganya menjadi sahabat hingga liburan bersama, adegan dimana Je Moon-Jae asli cemburu karena So Min-Yeong telah pacaran dengan Seo Yu-Min dan terjadi perkelahian.

Kesalahan Je Moon-Jae asli adalah, pertama ia mengaku sebagai mahasiswa agar bisa brgabung dengan klub sastra.

Kedua, Je Moon-Jae asli cemburu dengan kesuksesan Seo -Yu-Min yang bisa menulis cerita novel bagus dan punya pacara So Min-Yeong, karena hal ini ia menyebarkan rumor tentang keduanya membuat So Min-Yeong depresi dan akhirnya bunuh diri.

Ketiga, ia menipu Noja yang awalnya mau berinvestasi pada penerbitan novelnya serta menghilang atau lebih tepatnya mengurung diri selama tiga tahun.

Sampai di sini kita bisa menyimpulkan bahwa yang terdzolimi adalah Seo Yu-Min (Je Moon-Jae palsu) namun langkahnya menuntut keadilan tidak bisa dibenarkan. Karena:

Pertama, ia mencuri uang Park Seung-Gyu dan memalsukan kematiannya sendiri kemudian oprasi plastik agar wajahnya jadi Je Moon-Jae.

Kedua, ia membunuh seorang wanita tanpa identitas, membuat tato agar dikira wanita trsbeut So Min-Yeong untuk mengungkap bahwa kematian pacarnya bukan murni bunuh diri tapi depresi akibat ciber bullying di internet yang dilakukan Je Moon-Jae asli.

Ketiga, ia mencuri identitas Jee Moon Jae dan melakukan berbagai kejahatan dengan tujuan melimpahkan kesalahannya pada Je Moon-Jae asli sehingga kelak bakal ditangkap oleh polisi.

Nah ngomong-ngomong tentang keterlibatan polisi Park Sun-Yong yang diperankan oleh Lee Kyoo-Hyung menambah rumit semua cerita ini. Ia bukan hanya sosok polisi random yang tugasnya menangkap The Rat tapi ada kaitannya dengan Je Moon-Jae.

Polisi Park Sun-Yong adalah anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan, saat kecil ia diadopsi oleh sebuah keluarga dan diberi nama Je Moon-Jae. Setelah keluarga ini punya anak sendiri, ia dikembalikan ke panti asuhan dan namanya dicabut diberikan ke anak kandung mereka sendiri yang tidak lain adalah Je Moon-Jae.

Secara tidak langsung Pak Sun-Yong adalah kakak tiri Je Moon-Jae dan pemilik nama Je Moon-Jae awal atau senior atau apalah bahasanya.

Untuk yang bertanya siapa yang mati di akhir cerita? jawabannya adalah Je Moon-Jae palsu alias Seo Yu-Min. Mungkin sebagian penonton mengira bahwa balas dendamnya gagal dan Je Moon-Jae asli menang, namun dalam paruh terakhir episode 10 kita diperlihatkan balas dendam yang elegan.

Seo Yu-Min mengatakan bahwa Je Moon-Jae tidak akan sanggup menghadapi apa yang selanjutnya bakal terjadi. Benar saja ia kembali mengalami depresi karena harus melanjutkan cerita novel lanjutannya, tentu saja ia kesulitas karena selama ini novel yang diterbitkannya adalah hasil mencuri ide dari Seo Yu-Min.

Je Moon-Jae juga harus kembali berhadapan dengan Park Seung-Gyu yang menuntut balas atas hilangnya uang miliknya.


Demikian tadi sobat campusnesia postingan kita kali ini tentang Review dan Penjelasan Ending Drakor Mousetrap, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar


=====
Baca juga: