Memuat konten...

Pengembangan Agribisnis Pangan Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

0



Indonesia Kaya Potensi Pangan Lokal, Mengapa Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal?

Campusnesia.co.id - Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah. Kondisi geografis, iklim tropis, serta keberagaman jenis tanah menjadikan berbagai wilayah di Indonesia mampu menghasilkan beragam komoditas pertanian. Mulai dari padi, jagung, singkong, ubi jalar, pisang, kelapa, sagu, hingga berbagai jenis sayuran dan buah-buahan merupakan bagian dari kekayaan pangan yang dimiliki bangsa Indonesia.

Kekayaan tersebut sebenarnya merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, potensi yang melimpah tidak selalu diikuti dengan pengelolaan yang maksimal. Masih banyak hasil pertanian yang dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut. Akibatnya, petani sering kali hanya memperoleh keuntungan dari hasil panen, sementara nilai ekonomi yang lebih besar justru dapat diperoleh pada tahap pengolahan dan pemasaran.

Di sinilah agribisnis pangan memiliki peranan penting. Agribisnis pangan bukan sekadar kegiatan menanam, memanen, atau menjual hasil pertanian. Lebih dari itu, agribisnis merupakan suatu sistem usaha yang menghubungkan kegiatan penyediaan sarana produksi, budidaya, pengolahan hasil, distribusi, hingga pemasaran produk kepada konsumen.

Pengembangan agribisnis pangan berbasis potensi lokal menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kekayaan sumber daya setiap daerah. Dengan memanfaatkan komoditas yang tersedia di lingkungan sekitar, masyarakat tidak hanya bergantung pada penjualan bahan mentah, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menciptakan produk olahan yang bernilai tambah.


Mengenal Agribisnis Pangan Berbasis Potensi Lokal

Agribisnis pangan berbasis potensi lokal merupakan kegiatan usaha yang memanfaatkan sumber daya dan komoditas unggulan suatu daerah sebagai bahan utama dalam menghasilkan produk pangan. Potensi tersebut dapat berupa tanaman pangan, hasil perkebunan, hortikultura, peternakan, maupun perikanan.

Setiap daerah memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing. Ada wilayah yang dikenal sebagai penghasil singkong, daerah yang memiliki produksi pisang melimpah, serta wilayah yang mempunyai potensi besar dalam pengembangan jagung, kelapa, dan komoditas lainnya.

Keberagaman tersebut seharusnya menjadi kekuatan dalam membangun perekonomian masyarakat. Pengembangan usaha tidak harus selalu dimulai dengan bahan baku yang mahal atau teknologi yang rumit. Masyarakat dapat memulai dari komoditas yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian mengembangkannya menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Sebagai contoh, masyarakat yang memiliki hasil panen singkong melimpah dapat mengembangkan usaha keripik singkong, tepung tapioka, tepung mocaf, maupun berbagai makanan tradisional. Dengan demikian, potensi pertanian yang sebelumnya hanya menghasilkan bahan mentah dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang memberikan manfaat ekonomi lebih luas.


Berbagai Komoditas Lokal yang Memiliki Peluang Usaha

Indonesia memiliki banyak komoditas pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi bahan baku berbagai industri makanan.

1. Singkong sebagai bahan baku produk olahan

Singkong merupakan salah satu komoditas yang mudah ditemukan di berbagai daerah. Tanaman ini dapat tumbuh pada beragam kondisi lingkungan dan memiliki banyak kegunaan.

Singkong dapat diolah menjadi keripik, tape, getuk, tepung tapioka, dan tepung mocaf. Salah satu peluang yang cukup menarik adalah usaha keripik singkong dengan berbagai varian rasa, seperti original, balado, pedas manis, dan keju.

Produk tersebut dapat dikemas dalam berbagai ukuran sehingga mampu menjangkau konsumen dari berbagai kalangan. Apabila dikelola dengan baik, usaha pengolahan singkong dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

 

2. Pisang sebagai produk pangan bernilai tambah

Pisang merupakan buah yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Selain dikonsumsi secara langsung, pisang juga dapat diolah menjadi berbagai produk seperti keripik pisang, sale pisang, pisang nugget, dan tepung pisang.

Pengolahan pisang dapat membantu memperpanjang masa simpan produk tertentu sekaligus meningkatkan nilai jualnya. Hal ini menjadi peluang bagi masyarakat yang tinggal di wilayah penghasil pisang untuk mengembangkan usaha pengolahan pangan.


3. Jagung sebagai sumber pangan dan bahan industri

Jagung merupakan komoditas penting yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan maupun bahan baku industri. Jagung dapat diolah menjadi tepung jagung, marning, emping jagung, dan berbagai makanan ringan.

Selain itu, jagung juga memiliki peranan dalam industri pakan ternak. Oleh karena itu, komoditas ini mempunyai peluang pengembangan usaha yang cukup luas.


4. Ubi jalar sebagai alternatif pangan lokal

Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pangan. Komoditas ini dapat diolah menjadi keripik, tepung, kue, dan berbagai jenis makanan ringan.

Pengembangan ubi jalar juga dapat membantu memperkenalkan kembali pangan lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin akrab dengan berbagai produk makanan modern.


5. Kelapa sebagai komoditas dengan banyak manfaat

Kelapa merupakan tanaman perkebunan yang hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Daging buahnya dapat diolah menjadi santan, minyak kelapa, dan berbagai produk makanan. Air kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan minuman, sedangkan bagian lainnya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan industri.

Pemanfaatan kelapa secara menyeluruh memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang lebih beragam.

 

Mengubah Hasil Pertanian Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

Salah satu persoalan yang sering dihadapi petani adalah rendahnya harga jual hasil pertanian ketika dijual dalam bentuk bahan mentah. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika hasil panen melimpah, permintaan pasar menurun, atau petani memiliki keterbatasan akses terhadap konsumen.

Pengolahan hasil pertanian menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas. Bahan baku yang sebelumnya dijual secara langsung dapat diubah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi.

Misalnya, singkong yang dijual dalam bentuk bahan mentah dapat diolah menjadi keripik dengan berbagai varian rasa. Produk tersebut kemudian dikemas menggunakan kemasan yang menarik, diberi merek, dan dipasarkan melalui toko maupun media sosial.

Namun, peningkatan nilai tambah tidak hanya bergantung pada perubahan bentuk produk. Kualitas bahan baku, kebersihan proses produksi, cita rasa, kemasan, dan kemampuan pemasaran juga memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan usaha.

Produk pangan yang memiliki kualitas baik dan kemasan menarik akan lebih mudah mendapatkan perhatian konsumen. Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu memahami bahwa kegiatan pengolahan merupakan bagian penting dari sistem agribisnis, bukan sekadar aktivitas tambahan setelah panen.


UMKM sebagai Penggerak Agribisnis Pangan Lokal

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam mengembangkan potensi pangan lokal. UMKM dapat menjadi penghubung antara petani sebagai penyedia bahan baku dengan konsumen sebagai pengguna produk pangan.

Sebagai contoh, sebuah desa yang memiliki produksi pisang cukup melimpah dapat mengembangkan kelompok usaha keripik pisang. Petani menyediakan bahan baku, kelompok usaha melakukan pengolahan, sedangkan produk akhir dipasarkan kepada konsumen.

Kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada berbagai pihak. Petani memperoleh peluang pasar yang lebih luas, pelaku usaha mendapatkan kesempatan memperoleh keuntungan, dan masyarakat sekitar dapat memperoleh pekerjaan.

Selain itu, UMKM juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk khas suatu daerah. Produk pangan lokal yang dikembangkan dengan kualitas baik, kemasan menarik, dan identitas merek yang kuat berpotensi menjadi produk unggulan daerah.

Dukungan terhadap UMKM tidak hanya berupa bantuan modal, tetapi juga perlu mencakup pelatihan pengolahan, pengelolaan keuangan, perizinan, keamanan pangan, dan pemasaran.


Peran Teknologi dalam Memajukan Agribisnis Pangan

Perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi sektor agribisnis pangan. Teknologi dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas hasil pertanian, serta memperluas jangkauan pemasaran.

Dalam kegiatan budidaya, petani dapat memanfaatkan alat pertanian modern, sistem irigasi yang lebih efisien, serta teknologi informasi untuk memperoleh informasi mengenai cuaca dan teknik pemeliharaan tanaman.

Pada tahap pengolahan, penggunaan mesin pengering, alat penggiling, dan mesin pengemas dapat membantu mempercepat proses produksi. Peralatan tersebut juga dapat membantu menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih konsisten.

Tidak kalah penting adalah pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan pemasaran. Saat ini, pelaku usaha dapat memperkenalkan produk melalui WhatsApp, Instagram, Facebook, dan berbagai platform perdagangan elektronik.

Dengan pemasaran digital, produk yang sebelumnya hanya dikenal masyarakat sekitar dapat diperkenalkan kepada konsumen di wilayah yang lebih luas.

Meskipun demikian, penggunaan teknologi harus disesuaikan dengan kemampuan pelaku usaha. Masyarakat tidak harus langsung menggunakan peralatan yang mahal. Teknologi sederhana dan tepat guna juga dapat memberikan manfaat apabila digunakan secara efektif.


Tantangan Pengembangan Pangan Lokal

Meskipun memiliki peluang yang besar, pengembangan agribisnis pangan berbasis potensi lokal masih menghadapi berbagai tantangan.

Pertama, keterbatasan modal usaha. Sebagian pelaku UMKM masih kesulitan memperoleh modal untuk membeli bahan baku, peralatan produksi, dan kebutuhan pengemasan.

Kedua, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. Tidak semua petani dan pelaku usaha memiliki kemampuan dalam mengembangkan teknologi pengolahan, menjaga kualitas produk, serta memanfaatkan pemasaran digital.

Ketiga, persaingan pasar. Produk pangan lokal harus bersaing dengan produk industri yang telah memiliki merek kuat, kemasan menarik, dan jaringan distribusi luas.

Keempat, masalah penyimpanan dan distribusi. Beberapa komoditas pertanian mudah mengalami kerusakan apabila tidak ditangani dengan baik. Keterbatasan fasilitas penyimpanan dapat menyebabkan penurunan kualitas hasil panen sebelum sampai kepada konsumen.

Kelima, perubahan kebiasaan konsumen. Masyarakat semakin membutuhkan produk pangan yang praktis, berkualitas, dan mudah diperoleh. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk terus melakukan inovasi.

Berbagai tantangan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan pengembangan pangan lokal. Sebaliknya, tantangan tersebut perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem produksi dan pengelolaan usaha.


Diversifikasi Pangan untuk Memperkuat Ketahanan Pangan

Pengembangan agribisnis pangan berbasis potensi lokal juga memiliki hubungan erat dengan ketahanan pangan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah diversifikasi pangan, yaitu pengembangan dan pemanfaatan berbagai jenis sumber pangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis bahan pangan pokok.

Badan Pangan Nasional dalam publikasi tanggal 18 April 2025 menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan hayati berupa 77 jenis pangan sumber karbohidrat yang tersebar di berbagai wilayah. Namun, sebagian besar potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

Singkong, ubi jalar, jagung, sagu, dan sorgum merupakan beberapa contoh sumber pangan yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing.

Diversifikasi pangan tidak berarti harus meninggalkan nasi sebagai makanan pokok. Tujuannya adalah memperluas pilihan pangan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dengan semakin beragamnya produk pangan lokal, masyarakat mempunyai lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Pada saat yang sama, petani dan pelaku usaha juga memperoleh peluang untuk mengembangkan komoditas yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.


Strategi Mengembangkan Agribisnis Pangan Berbasis Potensi Lokal

Agar pengembangan agribisnis pangan dapat berjalan secara optimal, diperlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan.

Pertama, melakukan identifikasi potensi unggulan daerah. Masyarakat perlu mengetahui komoditas apa yang paling banyak tersedia, bagaimana kondisi produksinya, dan apakah komoditas tersebut memiliki peluang pasar.

Kedua, meningkatkan kualitas hasil pertanian. Petani perlu menerapkan teknik budidaya yang baik dan melakukan penanganan pascapanen secara tepat agar bahan baku yang dihasilkan memenuhi kebutuhan pengolahan.

Ketiga, mengembangkan inovasi produk. Pelaku usaha perlu menciptakan variasi rasa, bentuk, ukuran, dan kemasan yang menarik tanpa mengabaikan kualitas dan keamanan pangan.

Keempat, memperluas jaringan pemasaran. Kerja sama dengan toko, warung, koperasi, pusat oleh-oleh, dan platform digital dapat membantu meningkatkan jangkauan penjualan.

Kelima, memperkuat kerja sama antara petani dan pelaku UMKM. Hubungan kerja sama yang baik dapat membantu menjaga ketersediaan bahan baku serta memberikan kepastian pasar bagi petani.

Keenam, meningkatkan dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan. Pelatihan, penyuluhan, pendampingan usaha, serta penelitian dapat membantu masyarakat meningkatkan kemampuan dalam mengelola potensi pangan lokal.


Generasi Muda Memiliki Peran Penting

Pengembangan agribisnis pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani dan pemerintah. Generasi muda juga mempunyai kesempatan besar untuk berkontribusi dalam memajukan sektor pangan Indonesia.

Mahasiswa, khususnya yang mempelajari bidang agribisnis pangan, dapat mengambil peran melalui penelitian, pengembangan produk, analisis kelayakan usaha, dan pendampingan UMKM.

Generasi muda juga dapat memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan produk pangan lokal dengan cara yang kreatif. Promosi melalui video pendek, foto produk, dan konten edukasi dapat membantu meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk hasil pertanian daerah.

Selain itu, generasi muda perlu memiliki pandangan bahwa pertanian bukan hanya pekerjaan tradisional. Sektor pertanian dan pangan merupakan bidang yang memiliki peluang usaha luas apabila dikelola dengan pengetahuan, kreativitas, dan teknologi yang tepat.

Dengan keterlibatan generasi muda, pengembangan agribisnis pangan diharapkan menjadi lebih inovatif dan mampu mengikuti perubahan kebutuhan pasar.

Penutup: Potensi Lokal Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi

Pengembangan agribisnis pangan berbasis potensi lokal merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki setiap daerah memberikan peluang besar untuk menghasilkan berbagai produk pangan yang memiliki nilai tambah.

Komoditas seperti singkong, jagung, pisang, ubi jalar, dan kelapa dapat dikembangkan melalui kegiatan pengolahan, inovasi produk, serta pemasaran yang tepat. Dengan demikian, hasil pertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dapat menjadi sumber usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Keberhasilan pengembangan agribisnis pangan membutuhkan kerja sama antara petani, pelaku UMKM, pemerintah, lembaga pendidikan, dan generasi muda. Peningkatan kualitas produksi, pemanfaatan teknologi, penguatan modal, serta perluasan jaringan pemasaran juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha.

Pada akhirnya, kekayaan pangan lokal tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila hanya dibiarkan tanpa pengelolaan yang baik. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, dan kerja sama agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Indonesia tidak kekurangan sumber daya pangan. Tantangan yang perlu dijawab adalah bagaimana mengelola kekayaan tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun kemandirian pangan nasional.

 


Tentang Penulis

Muhammad Bahrul 'Ulum
merupakan mahasiswa Program Studi D4 Agribisnis Pangan, Politeknik Darussalam Blokagung Banyuwangi. Penulis memiliki ketertarikan pada bidang agribisnis, pengembangan pangan lokal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan hasil pertanian.


Daftar Referensi:
Badan Pangan Nasional. (2025, 18 April). Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal, Strategi Penting dalam Pemenuhan Pangan Nasional. https://pustaka.badanpangan.go.id/publikasi/6f3ef77ac0e3619e98159e9b6febf557

Hardono, G. S. (2014). Strategi pengembangan diversifikasi pangan lokal. Analisis Kebijakan Pertanian, 12(1), 1–17. https://doi.org/10.21082/akp.v12i1.1-17

Rekomendasi 5 Film Tema Penyadapan Politik Mirip yang Dialami Presiden Prabowo

0



Campusnesia.co.id - Kasus penyadapan ilegal (illegal tapping) yang menghebohkan publik nasional baru-baru ini memperlihatkan betapa rentannya kerahasiaan komunikasi di tingkat tertinggi kekuasaan. Bareskrim Polri mengungkap praktik penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto, pejabat negara, hingga tokoh media yang berlangsung sepanjang 2025–2026 melalui penyalahgunaan akses Lawful Interception Management System (LIMS).

Dunia sinema internasional sebenarnya telah berulang kali memotret bagaimana teknologi pengawasan (surveillance) dan akses alat sadap negara sering kali berbalik menjadi senjata politik yang berbahaya.

Berikut adalah 5 rekomendasi film bertema penyadapan politik terbaik beserta benang merah hubungannya dengan isu kekinian di Indonesia.


1. All the President's Men (1976)

Tema Utama: 
Skandal Penyadapan Watergate dan Investigasi Jurnalistik.

Sinopsis: 
Mengangkat kisah nyata dua jurnalis The Washington Post, Bob Woodward dan Carl Bernstein, yang membongkar skandal pembobolan dan penyadapan di kompleks Watergate milik Komite Nasional Partai Demokrat.

Korelasi Kasus Presiden Prabowo: 
Skandal Watergate adalah cetak biru sejarah penyadapan politik dunia. Seperti halnya kasus Watergate yang berawal dari aksi penyusupan ilegal dan upaya penghapusan bukti, kasus penyadapan Presiden Prabowo juga terungkap setelah adanya instruksi penghapusan jejak digital (log files) di sistem LIMS yang kemudian dilaporkan oleh petugas internal.

Baca juga: Alur Cerita dan Review Film All the President's Men, Tentang Watergate Skandal Presiden yang Menyalahgunakan Data Intelijen



2. Enemy of the State (1998)
Tema Utama: 
Penyalahgunaan Teknologi Pengawasan Intelijen Negara.

Sinopsis: 
Seorang pengacara (Will Smith) mendadak jadi buronan setelah memegang bukti pembunuhan politisi senior oleh pejabat badan pengawas negara. Seluruh akses komunikasi, telepon, dan lokasinya disadap secara ilegal menggunakan teknologi pengawasan canggih.

Korelasi Kasus Presiden Prabowo: 
Film ini menggambarkan bahaya ketika alat pemantau yang sejatinya dirancang untuk penegakan hukum dan keamanan nasional justru disalahgunakan tanpa izin (unauthorized access) oleh oknum pejabat internal untuk kepentingan di luar prosedur legal.


3. Snowden (2016)

Tema Utama: 
Penyadapan Massal (Mass Surveillance) dan Pembocoran Rahasia Internal.

Sinopsis: 
Diangkat dari kisah nyata Edward Snowden, mantan kontraktor CIA/NSA yang membocorkan rahasia program penyadapan massal global. Film ini memperlihatkan bagaimana sistem interseptor lembaga negara dapat menyadap kepala negara dan warga sipil secara diam-diam tanpa persetujuan pengadilan.

Korelasi Kasus Presiden Prabowo: 
Layaknya pengungkapan program pengawasan Snowden, kasus penyadapan di Indonesia menegaskan pentingnya mekanisme whistleblowing serta pengawasan audit digital yang independen terhadap perangkat interseptor milik lembaga penegak hukum dan siber negara.


4. Official Secrets (2019)

Tema Utama: 
Pelanggaran Integritas Sistem Intersepsi dan Konflik Moral Internal.

Sinopsis: 
Mengisahkan spesialis intelijen Inggris, Katharine Gun, yang menemukan memo rahasia berisi perintah operasi penyadapan ilegal terhadap diplomat PBB untuk kepentingan politik diplomasi.

Korelasi Kasus Presiden Prabowo: 
Penyadapan ilegal yang menyasar jajaran pejabat, pimpinan ormas, hingga pengusaha menunjukkan bagaimana alat penyadapan strategis bisa dimanfaatkan di luar fungsi utamanya jika verifikasi legalitas dan otorisasi permohonan penyidikan diabaikan.


5. The Conversation (1974)

Tema Utama: 
Aspek Teknis Penyadapan Audio dan Manipulasi Rekaman.

Sinopsis: 
Mahakarya Francis Ford Coppola yang mengisahkan seorang ahli penyadapan profesional yang terjebak dalam paranoia politik setelah merekam percakapan rahasia yang mengarah pada kejahatan tingkat tinggi.

Korelasi Kasus Presiden Prabowo: 
Film ini menyoroti bagaimana data hasil intersepsi komunikasi merupakan informasi yang sangat sensitif. Ketika data tersebut dikelola tanpa prosedur hukum baku (illegal wiretapping), ancaman bahaya keamanan nasional dan pelanggaran HAM menjadi sangat nyata.


Pengungkapan kasus penyadapan Presiden Prabowo oleh Bareskrim Polri di dunia nyata membuktikan bahwa skandal pengawasan yang selama ini kerap kita tonton di layar lebar bukanlah sekadar fiksi. Evaluasi ketat tata kelola alat sadap negara bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa teknologi keamanan negara tidak kembali disalahgunakan di masa depan.

Breaking News! Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Terbongkar, Bareskrim Tangkap 3 Tersangka

0
Bareskrim Polri ungkap kasus penyadapan ilegal telepon Presiden Prabowo Subianto



Campusnesia.co.id - JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil membongkar kasus penyadapan ilegal (illegal tapping) yang menyasar nomor telepon Presiden Prabowo Subianto. Selain Presiden, aksi ilegal ini juga menyasar sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh politik, awak media, pengurus ormas, hingga kalangan pengusaha nasional.

Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik Bareskrim menetapkan tiga orang sebagai tersangka utama, yaitu LSP, ASN, dan EH. Ketiganya saat ini telah resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Modus Operandi dan Kronologi Pengungkapan
Aksi penyadapan ilegal ini diketahui berlangsung secara berlanjut sepanjang rentang tahun 2025 hingga 2026. Para tersangka memanfaatkan kewenangan dan akses ke sistem Lawful Interception Management System (LIMS) milik Polri untuk menyusupkan nomor-nomor target sasaran.

Praktik tersebut dilakukan secara tidak sah tanpa memenuhi ketentuan prosedur baku, seperti:

1. Tidak memiliki permohonan resmi terkait proses penyidikan.

2. Tidak dilengkapi Laporan Polisi (LP) yang sah.

3. Tanpa melalui mekanisme verifikasi dan otorisasi legalitas hukum.

Kasus ini mulai terkuak pada Oktober 2026 ketika para tersangka memerintahkan penghapusan jejak digital (log files) dari sistem LIMS secara masif guna menghilangkan rekam jejak aktivitas ilegal tersebut. Tindakan mencurigakan ini terdeteksi oleh petugas internal yang kemudian melaporkannya ke Bareskrim Polri pada 30 Oktober 2026.

Dalam proses penyidikan, Bareskrim telah memeriksa 10 orang saksi serta 3 saksi ahli. Sejumlah barang bukti disita, antara lain 11 unit telepon seluler (HP), 1 unit iPad, dan 4 flashdisk yang berisi dokumen serta log aktivitas terkait penyadapan.

Ancam Hukuman 10 Tahun Penjara dan Klarifikasi Istana
Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal-pasal penyadapan dan intersepsi ilegal yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Para tersangka terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Menanggapi peristiwa ini, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa Kapolri telah melaporkan secara langsung perkembangan kasus ini kepada Presiden Prabowo Subianto.

Yusril menegaskan bahwa perkara ini murni tindak pidana penyadapan/intersepsi ilegal secara individu dan tidak ditemukan indikasi atau pasal yang mengarah pada tindakan makar. Sebagai langkah preventif, pemerintah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kini memperketat pengawasan serta audit berkala terhadap seluruh perangkat dan tata kelola sistem interseptor di instansi negara.

Film Biopik Musik yang Layak Ditonton pada 2026

0
Film Biopik Musik yang Layak Ditonton pada 2026


Campusnesia.co.id - Film biopik musik menawarkan lebih dari sekadar lagu populer dan pertunjukan yang memukau. Film-film ini mengajak penonton mengenal perjuangan pribadi, perjalanan karier, dan momen penting di balik kesuksesan musisi terkenal. Mulai dari legenda rock hingga ikon reggae, film biopik menjadi pilihan menarik bagi pencinta musik yang ingin mengenal sejarah musik lebih dekat pada tahun 2026.

Jika Anda sedang mencari tontonan untuk akhir pekan, enam film berikut layak masuk dalam daftar tontonan.


1. Bohemian Rhapsody (2018)


Bohemian Rhapsody mengangkat perjalanan Freddie Mercury, vokalis Queen yang dikenal dengan suara khas dan penampilan panggungnya yang energik. Rami Malek memerankan Mercury dalam kisah perjalanan Queen menuju ketenaran internasional.

Film ini menampilkan perjalanan mereka mencapai puncak kesuksesan melalui rekonstruksi penampilan Queen di konser Live Aid. Adegan konsernya menjadi salah satu daya tarik utama bagi para penggemar musik rock.

Tempat menonton: Periksa Vidio dan Netflix atau layanan penyewaan film digital untuk mengetahui ketersediaannya di wilayah Anda.


2. Elvis (2022)
Film Elvis garapan Baz Luhrmann menceritakan perjalanan Elvis Presley, musisi yang mengubah perkembangan musik populer melalui suara dan gaya panggungnya. Austin Butler memerankan Elvis, sedangkan Tom Hanks berperan sebagai manajernya, Colonel Tom Parker.

Film ini tidak hanya menampilkan perjalanan Elvis menuju ketenaran, tetapi juga menggambarkan hubungan rumit antara seorang musisi dan manajernya. Penonton dapat melihat bagaimana ambisi, popularitas, dan tekanan industri hiburan memengaruhi kehidupan seorang bintang.

Tempat menonton: Periksa Prime Video atau Google TV untuk mengetahui pilihan streaming dan penyewaan di wilayah Anda.


3. Walk the Line (2005)
Pencinta musik country dapat menonton Walk the Line, film biopik tentang Johnny Cash. Joaquin Phoenix memerankan Cash, sedangkan Reese Witherspoon berperan sebagai June Carter.

Film ini mengikuti perkembangan karier Cash, perjuangannya menghadapi masalah pribadi, dan hubungannya dengan Carter. Ceritanya juga memperlihatkan pengaruh musik country, gospel, dan rockabilly terhadap karakter musik Cash.

Tempat menonton: Cari film ini melalui Prime Video, Apple TV, atau layanan penyewaan digital lokal.


4. Rocketman (2019)
Rocketman menghadirkan kisah Elton John melalui pendekatan musikal yang penuh imajinasi. Taron Egerton memerankan penyanyi asal Inggris tersebut dalam film yang memadukan pengalaman hidup nyata dengan interpretasi teatrikal atas lagu-lagunya.

Film ini membahas identitas diri, kecanduan, hubungan pribadi, dan tekanan yang menyertai ketenaran. Pendekatan visualnya yang unik membuat Rocketman menarik bagi penggemar musik pop.

Tempat menonton: Periksa Google TV untuk pilihan yang tersedia di wilayah Anda.


5. Bob Marley: One Love (2024)
Kingsley Ben-Adir memerankan Bob Marley dalam Bob Marley: One Love. Film ini menggambarkan kehidupan sang ikon reggae, perjalanan musiknya, serta upayanya menyebarkan pesan persatuan di tengah ketegangan politik Jamaika.

Selain menampilkan perjalanan karier Marley, film ini memperkenalkan pengaruh musik reggae terhadap budaya populer. Film ini cocok bagi penonton yang ingin mengenal warisan musik Marley lebih jauh.

Tempat menonton: Periksa Prime Video dan Netflix atau layanan pembelian dan penyewaan film digital yang tersedia di wilayah Anda.



6. A Complete Unknown (2024)

A Complete Unknown mengikuti perjalanan awal karier Bob Dylan, termasuk keputusannya beralih dari musik folk akustik ke musik elektrik. Timothée Chalamet memerankan Dylan dalam kisah tentang perubahan artistik yang memicu perdebatan di kalangan penggemar musik.

Film ini memperlihatkan bagaimana seorang musisi dapat mengubah arah kariernya sekaligus menantang harapan pendengar. Kisahnya menarik bagi penggemar musik folk, rock, dan sejarah musik modern.

Tempat menonton: Periksa Prime Video atau Apple TV untuk mengetahui ketersediaan film di wilayah Anda.




Menjelajahi Film Musik dari Berbagai Negara

Katalog layanan streaming berbeda di setiap negara karena perjanjian lisensi. Film yang tersedia di Amerika Serikat, misalnya, belum tentu tersedia di Indonesia. Penonton dapat memeriksa katalog resmi layanan streaming dan panduan ketersediaan regional untuk menemukan lebih banyak film biopik, dokumenter musik, dan film konser.

Library of Congress menyediakan panduan riset musik dalam film bagi pembaca yang ingin mempelajari sejarah musik dalam sinema. Sementara itu, situs resmi Bob Marley dapat menjadi rujukan tambahan untuk mencari informasi seputar film yang berkaitan dengan sang musisi.


Selain itu, Anda dapat memanfaatkan layanan VPN untuk menjaga privasi saat mengakses internet. Jika Anda mencari aplikasi VPN gratis, periksa kebijakan privasi, fitur keamanan, dan batasan penggunaan sebelum memilih layanan. Perlu diingat bahwa layanan gratis umumnya memiliki keterbatasan, seperti kecepatan yang lebih rendah atau pilihan server yang terbatas, dibandingkan layanan berbayar. Namun, apa pun layanannya, VPN tidak menjamin akses ke semua katalog streaming karena setiap platform memiliki ketentuan tersendiri.

Keenam film tersebut menawarkan sudut pandang yang berbeda tentang perjalanan para musisi legendaris. Dengan memeriksa ketersediaan streaming terlebih dahulu, Anda dapat menemukan tontonan yang sesuai dengan selera sekaligus mengenal lebih jauh sejarah musik dunia.

Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Mandiri untuk Anak dan Jumlah Biayanya

0
Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Mandiri untuk Anak dan Jumlah Biayanya



Campusnesia.co.id - Halo sobat pembaca semua, dalam postingan kali ini saya mau sharing kembali tentang per BPJS Kesehatan, kali ini tentang tema cara mendaftarkan BPJS Kesehatan Mandiri untuk anak-anak dan jumlah nominal biaya yang harus dibayarkan.

Semua berawal dari tetangga yang meminta didampingi mengurus BPJS Kesehatan untuk anaknya yang sedang dirawat di rumah sakit. Karena BPJS tidak aktif pihak rumah sakit menyarankan agar mengurus dahulu.

Latar belakangnya adalah, sang anak yang berusia tiga tahun belum terdaftar BPJS dan tidak mendapat BPJS PBI padahal kedua orang tua dan anak pertamanya mendapatkan BPJS Kesehatan PBI.

Sebenarnya banyak cara untuk mendaftarkan bisa lewat call centre 165, whatsapp Pandawa 08118165165 atau datang langsung ke kantor BPJS yang ada di setiap kota atau kabupaten, namun karena sang anak sedang di rawat, proses pendaftaran BPJS bisa dilakukan di stand BPJS.

Setelah dicek datanya, untuk mengaktifkan BPJS anak tersebut pada hari yang sama, ada biaya yang harus dibayarkan yaitu sejumlah 24 bulan ditambah 1 bulan berjalan. Untuk total nominalnya tergantung jenis kelas yang pilih. Dalam hal ini karena orang tua sang anak memilih Kelas 3 yang iuran per bulannya Rp35.000 maka total yang harus dibayarkan sebesar Rp875.000.

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi Kartu Keluarga, KTP, Buku Tabungan dan foto salah satu orang tua sambil memegang KTP. Setelah proses pendaftaran berhasil akan ada pemberitahuan dan tagihan pembayaran serta nomor virtual account untuk pembayaran.

Pembayaran tagihan bisa dilakukan lewat mobile banking, e-wallet, alfamart, indomaret, atau ke konter pulsa dan BRI Link terdekat.

Setelah pembayaran berhasil dilakukan sobat bisa menunggu beberapa waktu biasanya proses pengaktifan akun BPJS butuh waktu 30 menit hingga satu jam, jika memiliki aplikasi Mobile JKN bisa sesekali mengecek akunnya, nanti akan muncul keterangan bahwa akun yang aktif berubah dari berwarna merah menjadi hijau dan ada keterangan "Peserta (pekerja bukan penerima upah), dengan demikian maka status BPJS sudah aktif dan bisa digunakan.

Jangan lupa setiap tanggal 1-10 di awal bulan untuk melakukan pembayaran tagihan bulanan agar akun tetap aktif dan bisa digunakan untuk berobat.

Memang terkesan mahal, untuk mengaktifkan akun harus membayar sebesar Rp875.000 namun jika sobat di posisi sedang dirawat di rumah sakit dan tidak punya BPJS maka estimasi biaya selama perawatan akan jauh lebih mahal. Memang terkesan agak curang, namun juga bisa jadi waktu yang tepat untuk mengaktifkan BPJS karena beberapa kasus biasanya sebelumnya ada saja alasannya untuk tidak segera mengaktifkan BPJS Kesehatan.

Oke, saya rasa sampai di sini dulu sharing kita kali ini tentang Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Mandiri untuk Anak dan Jumlah Biayanya. Kuncinya jangan panik dan mari jaga kesehatan. Semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Achmad Munandar


====
Baca juga:

Pengalaman Pribadi: Ikan Sapu-Sapu Albino dan Keong Turbo Pembersih Lumut Akuarium

0

Campusnesia.co.id - Salah satu hal yang paling sering jadi keluhan oleh pecinta aquarium dan ikan hias adalah lumut tipis yang tumbuh dan menempel di dinding kaca aquarium. Awalnya hanya seperti kabut putih yang membuat pandangan nampak kabur dan berkabut padahal kalau dilihat dari atas air aquarium masih jernih. Lama-lama kabut tersebut akan menjadi lumut hijau tipis dan makin lama dibiarkan akan menebal hingga sepenuhnya menutupi pandangan mata.

Solusi paling umum adalah dengan rajin membersihkan dinding aquarium, bisa dengan alat khusus atau sesedarhana menggunakan sikat gigi bekas. Kekurangan cara ini repot dan harus dilakukan secara berkala secara rutin agar dinding kaca tetap bersih dan ikan di dalamnya bisa dilihat dengan enak.

Hal serupa juga saya alami, dalam kurun waktu setahun terakhir saya memiliki tiga aquarium masing-masing berukuran 40x30 cm sebanyak dua buah dan 30x20 cm sebanyak 1 buah. Isinya ikan guppy, wader pari, manfish dan udang.

Pada suatu waktu saking malasnya membersihkan dinding aquariumnya tertutup lumut hijau tebal hingga harus menggunakan alat kerok untuk menghilangkannya.

Setelah baca-baca dan tanya sana-sini saya mencoba dua metode untuk membersihkan dinding kaca secara alami dari tumbuhnya lumut. Untuk sobat pembaca berikut kisah saya.


1. Memelihara ikan sapu-sapu hias
Cara pertama saya memasukan ikan sapu-sapu albino (atau dikenal juga dengan nama pleco albino). Saya pilih yang berukuran kecil menyesuaikan dengan aquarium sehingga masih enak dipandang.

Benar saja ikan yang dalam beberapa bulan lalu di tahun 2026 viral dan diburu untuk dimusnahkan karena merupakan ikan invasif, berfungsi dengan baik sebagai penyapu lumut halus di dinding aquarium. 


Dinding aquarium yang biasanya sudah berkabut dalam tiga hari sejak dibersihkan, kini jadi tetap terjaga kebersihannya. Tidak hanya pada dinding aquarium kaca, ikan sapu-sapu juga memakan lumut halus di batu dan kayu yang saya letakkan sebagai hiasan dalam aquarium.

Catatan penting dari cara pertama ini, ikan sapu-sapu ternyata hanya memakan lumut yang halus hal ini saya simpulkan karena lumut di batu dan kayu yang sudah menjuntai hijau tua tidak dilahap sama sekali.



2. Memelihara keong turbo dan tanduk
Karena aquarium saya yang dua buah berisi ikan kecil yaitu guppy dan udang aquascape yang imut-imut, saya khawatir kalau memasukan ikan sapu-sapu bakal dimakan, maka saya coba cari alternatif lain pembersih lumut.


Pilihan jatuh pada keong turbo dan tanduk yang saya beli dari toko online. Secara fisik keong turbo berwarna hitam bergairs kekuningan sering disebut zebra, untuk keong tanduk pada cangkangnya terdapat semacam duri. 

Benar saja, dalam dua malam lumut halus di dinding kaca tampak bersih. Setelah beberapa hari saya amati keong ini juga memakan lumut yang tumbuh menjuntai di batu dan kayu hias namun tidak dilahap habis.


Sebenarnya pada awalnya saya agak khawatir keong akan memakan tanaman hias seperti yang biasa dilakukan oleh keong emas dari sawah, kabar baiknya ternyata tidak. Tanaman hias seperti ganggang dan apon-apon mini tetap aman tidak dimakan. Wajar saya khawatir karena pernah memasukan keong emas dari sawah dan dalam semalam tanaman hias saya habis disantap.


Demikian sobat pembaca sharing kita kali ini tentang dua cara membersihkan lumut halus di dinding aquarium dengan ikan sapu-sapu dan keong turbo. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Achmad Munandar

Aku Menemukan Cara Berteleportasi, Tapi Aku Jadi Gila Karenanya

0
Aku Menemukan Cara Berteleportasi, Tapi Aku Jadi Gila Karenanya



Campusnesia.co.id - Sesosok monster muncul di tengah kota Angel Group, Alpha menghubungi para ranger yang sedang asyik di kantin kampus. “Tit..tut..titi..titut” suara jam milik Tomy dan empat temannya berbunyi tanda bahaya. Mereka mencari tempat sepi dan berkata, “Zordon kami siap!” seketika lima cahaya menyala dan membawa mereka melayang ke lokasi kemunculan musuh dan bertarung melawannya.

Itulah muscle memory di otak saya ketika ditanya tentang konsep teleportasi, konsep perpindahan manusia dan barang dari satu lokasi ke lokasi lain dalam sekejap tanpa kendaraan.

Kalau teknologi ini ada, siapa yang tidak menginginkannya. Becandaan orang-orang yang ketahuan tidak sholat Jumat ketika ditanya apakah tadi jumatan atau tidak bakal jadi kenyataan, “Tadi habis jumatan di Mekah” karena dengan teleportasi jarak dan waktu yang jadi kendala utama dalam perjalanan bakal sirna dan tak jadi persoalan lagi.

Namun hingga sekarang nyatanya teknologi yang tumbuh subur dalam dunia science fiction tersebut belum juga ada tanda-tanda bakal jadi nyata.

Tapi, apakah mungkin konsep teleportasi jadi kenyataan?
Dengan kapasitas otak saya yang pas-pasan ini, saya coba memikirkan kemungkinannya jadi peluang jadi nyata itu ada, yang setidaknya secerah harapan lah ya.

Dari sekian teori populer teleportasi bisa kita temui dalam referensi pop culture di series dan film Star Trek yang pertama dikenalkan pada tahun 1966 jauh sebelum serial Power Ranger di awal paragraf tadi yang baru muncul tahun 1993.

Di series dan film Star Trek para crew USS Enterprise bisa dengan mudah berpindah dari sebuah planet ke pesawat atau sebaliknya dengan teleportasi yang digambarkan dengan cahaya dan partikel.

Masih agak sulit dipahami hingga saya menonton sebuah drama korea berjudul Sisyphus: The Myth yang tayang pada tahun 2021. Drakor satu ini dibintangi oleh dua aktor favorit saya yaitu mbak Park Shin Hye dan mas Cho Seung-Woo. Berkisah tentang time travel yang dilakukan karakter Gang Seo-Hae (diperankan Park Shin Hye) dari masa lalu ke masa sekarang. Tujuannya menemui Han Tae-Sul (diperankan oleh Cho Seung-Woo) untuk mencegah kehancuran dunia.

Nah alat time travel yang digunakan oleh Gang Seo-Hae dari masa depan adalah alat teleportasi yang ditemukan oleh Han Tae-Sul di masa sekarang.

Konsep yang digunakan adalah dengan mengurai sebuah benda hingga tingkat partikel atom di suatu lokasi, karena menjadi bagian kecil hingga tingkat atom pecahan benda tersebut bisa ditransfer dalam bentuk data ke tempat tujuan kemudian disusun kembali dengan informasi yang diperoleh menjadi benda awal tadi. Dalam drama tersebut peragaan dilakukan dengan gula berbentuk kotak.

Wah kalau teknologi ini bisa diwujudkan jasa pengiriman ekspedisi paket bakal gulung tikar kali ya.

Saya bisa menerima ide tersebut dengan konsep penyusunan kembali ala printer 3D yang saat ini tidak hanya digunakan untuk mencetak benda berbahan plastik, tapi juga berbahan resin, logam hingga protein jadi daging buatan.

Anggap saja di lokasi A kita menscan sebuah botol berbahan plastik dengan spesifikasi tertentu, mengurai informasinya hingga level atom dan di lokasi B kembali mencetaknya dengan bahan dan informasi yang sama sehingga terwujudlah benda yang sama di lokasi A.

Tapi tunggu dulu, kalau pemahaman teori saya di atas berarti benda di lokasi A masih ada dan di lokasi B ada benda yang bahannya sama alias duplikat?

Kebingungan saya ini terkonfirmasi di film Christopher Nolan yang berjudul The Prestige yang tayang tahun 2006. Karena perlombaan membuat trik sulap bertema teleportasi justru terjadi kecelakaan terciptanya alat duplikasi benda dan manusia. Film ini berlatar abad 19 era dimana Tesla baru menemukan listrik, namun saat memikirkan ide teleportasi sudah memunculkan kemungkinan justru yang terjadi adalah duplikasi.

Kembali teori dalam drama korea Sisyphus: The Myth tadi, mereka di masa depan juga sudah menunjukkan beberapa kemungkinan dampak dari mesin teleportasi tadi yaitu pengiriman informasi yang komplek yang diurai dari manusia dan sifatnya yang berbeda-beda bisa mengalami gangguan berupa hilangnya informasi di perjalanan. Anggap saja kita mengalirkan listrik dari jarak tertentu pasti ada energi yang hilang di perjalanan atau saat mengirimkan file, ada potensi corrupt saat di unduh dan dicetak.

Nah, di drakor ini hal seperti itu juga ditampilkan. Manusia yang dikirim dari masa depan ke masa lalu dengan mesin waktu berkonsep teleportasi mengurai tadi beberapa orang tercetak kembali dengan keadaan yang tidak seratus persen utuh alias terjadi kecacatan produk.

Jadi, walau dengan teori mengurai informasi manusia hingga level subatomik terkecil dan mencetaknya di lokasi tujuan adalah hal yang mungkin dilakukan, akan tetapi ada kemungkinan kegagalan seperti hilangnya sebagian informasi di perjalanan tadi.

Tapi gongnya yang membuat saya agak gila memikirkannya bukan hal di atas tapi....

Oke tubuh manusia bisa kita lihat sebagai sebuah benda layaknya gula kotak di awal paragraf tadi, bahkan organ dan darah serta cairan lainnya juga bisa kita sebagai sebuah benda tapi perlu diingat ada kesadaran dalam diri manusia yang membedakannya dengan benda.

Kesadaran tersebut kita sebut nyawa yang bahkan sampai saat ini, sependek sepengetahuan saya masih belum bisa dijelaskan bentuknya seperti apa, letaknya di mana dan bagaimana memindahkannya.

Semakin saya pikir rasanya semakin jadi gila, tapi gak apa-apa kadang otak memang perlu diajak mikir halu hal-hal absurd seperti itu siapa tahu kelak bakal jadi kenyataan.

Dengan semua pembahasan di atas saya lebih memilih teknologi teleportasi ala Doraemon saja yang lebih sederhana yaitu dengan membuat Pintu Kemana saja, sekali buka kita bisa menuju tempat yang kita minta.

Eh tapi, bagaimana penjelasan ruang dan waktu bisa dilipat dan ditembus oleh pintu kemana saja Doraemon? Ah mboh lah...


Penulis
Achmad Munandar

NUTRILOKA, Inisiatif Mahasiswa P2MB Gizi UPI untuk Tingkatkan Nilai Jual Produk UMKM Desa Cigendel melalui Label Estimasi Informasi Nilai Gizi

0


Campusnesia.co.id - KAB. SUMEDANG, 14 Oktober 2026 - Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Program Studi Gizi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan program NUTRILOKA (Optimalisasi Pangan Lokal sebagai Produk UMKM Bernilai Gizi) di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan kualitas dan nilai tambah produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan melalui edukasi higiene dan sanitasi serta pendampingan penyusunan label estimasi Informasi Nilai Gizi.

Program NUTRILOKA merupakan bagian dari program kerja mahasiswa P2MB yang berfokus pada pengembangan UMKM pangan skala rumahan. Pelaksanaannya dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan keamanan pangan serta penyediaan informasi produk yang lebih informatif bagi konsumen. Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan pendampingan terhadap dua UMKM lokal yang memproduksi keripik tempe dan ubi Cilembu.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi awal untuk mengetahui kondisi usaha, proses produksi, serta kebutuhan pendampingan dari masing-masing UMKM. Hasil observasi tersebut menjadi dasar dalam menyesuaikan materi edukasi dengan karakteristik usaha. Kedua UMKM kemudian mendapatkan edukasi mengenai penerapan higiene dan sanitasi pangan, termasuk pentingnya menjaga kebersihan selama proses penanganan produk.
  
Selain edukasi keamanan pangan, mahasiswa juga memperkenalkan pentingnya informasi nilai gizi pada kemasan produk. Melalui pendampingan ini, mahasiswa menyusun label estimasi Informasi Nilai Gizi berdasarkan komposisi bahan yang digunakan dalam proses produksi serta data komposisi pangan yang tersedia. Informasi yang dicantumkan meliputi energi total, protein, lemak total, dan karbohidrat total sebagai gambaran kandungan gizi produk bagi konsumen.

Inisiatif ini juga berangkat dari pengalaman pelaku UMKM yang masih menghadapi berbagai pertimbangan dalam mengembangkan kelengkapan informasi produknya. Salah satu pelaku UMKM mengungkapkan bahwa selama ini perhatiannya masih berfokus pada pengurusan sertifikasi halal.

“Saya sih baru ngurus yang (sertifikasi) halal aja dan waktu itu prosesnya panjang, jadi saya belum kepikiran buat bikin yang kayak gitu,” ucap salah satu pelaku UMKM ketika diwawancarai saat observasi awal.
 

Sebagai hasil pendampingan, mahasiswa memberikan desain label estimasi Informasi Nilai Gizi dalam bentuk siap cetak yang dapat langsung ditempelkan pada kemasan produk. Selain itu, pelaku UMKM juga memperoleh file digital label sehingga dapat disimpan dan digunakan kembali sesuai kebutuhan produksi. Dengan adanya label tersebut, pelaku usaha memiliki alternatif untuk menyampaikan informasi kandungan gizi produknya secara lebih praktis kepada konsumen.


Pelaksanaan program turut mempertimbangkan karakteristik setiap UMKM yang memiliki tahapan produksi berbeda. Oleh karena itu, materi pendampingan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing usaha agar informasi yang diberikan lebih relevan dan memungkinkan untuk diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.


Melalui NUTRILOKA, mahasiswa P2MB Gizi UPI berupaya memperkenalkan bahwa pengembangan produk UMKM tidak hanya berkaitan dengan proses produksi dan pemasaran, tetapi juga mencakup perhatian terhadap keamanan pangan serta kelengkapan informasi produk. Kedepannya, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Cigendel untuk mengembangkan produk pangan yang lebih berkualitas, aman, dan informatif bagi konsumen.


Penulis: Tim P2MB Gizi UPI 2026 Desa Cigendel
Fotografer: Tim PDD P2MB Gizi UPI 2026 Desa Cigendel

Cara Atasi Tidak Bisa Login Mobile JKN Karena Lebih dari 3 NIK di HP yang Sama

0
Mobile JKN Karena Lebih dari 3 NIK di HP yang Sama



Campusnesia.co.id - Pada suatu tengah malam, saya panik saat hendak login ke aplikasi Mobile JKN muncul pemberitahuan "Perangkat Anda sudah digunakan untuk login oleh lebihd ari 3 Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berbeda". Terang saja saya panik karena rencana esok hari hendak digunakan untuk berobat.

Masih di pesan pop up yang sama dicantumkan tiga nomor NIK yang dimaksud dengan instruksi lanjutan berbutuliskan, "Mohon hubungi Call Centre BPJS Kesehatan di 165 untuk info lebih lanjut". 

Karena sudah latur malam san pasti operatornya sudah tidak aktif sebab diluar jam kerja saya mencoba bersabar menunggu esok harinya sambil mengingat-ingat nomor NIK siapa saja yang pernah login dengan HP saya.

Benar saja, dalam beberapa bulan terakhir setidaknya HP saya sudah saya gunakan untuk login untuk empat orang berbeda. Hal ini karena saya dimintai tolong oleh tetangga untuk mendaftarkan akun Mobile JKN dengan penyebab HP yang tetangga ada yang lemot dan bahkan dua diantaranya sudah tidak kompatible dengan spefisikasi os android minimal agar aplikasi Mobile JKN bisa diinstall dan berjalan.

Esok harinya menjelang tengah hari saya mengubungi nomor call centre JKN Kesehatan 165 dan menanyakan bagaimana solusinya agar saya bisa login ke aplikasi Mobile JKN milik saya sendiri yang sebelumnya gagal login karena sudah digunakan untuk login oleh lebih dari 3 NIK.

Jawaban customer servicenya, solusinya adalah log out dari akun yang sekarang digunakan, login dengan salah satu akun yang bukan milik kita tadi di hp yang lain, idealnya di masing-masing hp sesuai nama pemilik BPJS, tapi karena tetangga saya HP nya kentang maka tadi saya loginkan ke HP saudaranya.

Setelah itu saya kembali mencoba login di HP saya sendiri dengan akun saya sendiri yang awal dan alhamdulillah berhasil. 

Jujur awalnya sempat panik, selain karena Mobile JKN nya hendak digunakan juga karena beberapa tetangga yang meminta tolong sebelumnya tidak memiliki HP yang kompatible dengan aplikasi mobile JKN, memang dilematis.

Satu hal yang saya simpulkan, berarti setiap kali kita login ke aplikasi Mobile JKN, sistem akan mencatat kita login dengan gadget apa lengkap dengan serinya sehingga bisa mendata bahwa gadget yang sama telah digunakan berulang kali. Saya bisa memaklumi pembatasan yang dilakukan dengan maksimal hanya 3 NIK untuk menghindari penyalahgunaan.

Tapi tetap saja bagi yang belum tahu bisa menimbulkan kepanikan. Kuncinya adalah tetap tenang, cari solusi dengan bertanya di Google atau telpon call centre 165.

Baik sobat pembaca, demikian tadi sharing kita kali ini tentang Cara Atasi Tidak Bisa Login Mobile JKN Karena Lebih dari 3 NIK di HP yang Sama, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar



====
Baca juga: