Apakah Hiu Menyerang Kabel Internet Bawah Laut?

0
Ilustrasi seekor hiu di dekat jaringan kabel serat optik bawah laut yang menghubungkan internet global.



Campusnesia.co.id - Infrastruktur internet bergantung pada ribuan mil kabel serat optik bawah laut. Kabel-kabel ini membentang di dasar laut dan menghubungkan berbagai daratan untuk menciptakan internet global.

Kabel bawah laut ini membawa lalu lintas data internasional, memungkinkan layanan dan situs web dapat diakses di seluruh dunia. Setiap kali kabel bawah laut ini rusak, hal itu mengakibatkan kualitas layanan yang buruk, konektivitas internet untuk wilayah yang luas (seringkali seluruh negara).

Dan anehnya, salah satu alasan yang diasumsikan orang untuk kerusakan itu adalah serangan hiu. Banyak orang mengajukan pertanyaan ini secara online, dan ada meme yang cukup populer tentang hal itu juga. Jadi, pertanyaannya adalah, apakah hiu benar-benar menyerang kabel internet bawah laut?

Seaneh apa pun kedengarannya, jawabannya adalah ya. Hiu pernah menggigit kabel bawah laut sebelumnya. Namun, kisah sebenarnya lebih rumit daripada yang terlihat dari berita-berita viral di media sosial.


Apa Itu Kabel Internet Bawah Laut?

Kabel internet bawah laut adalah jalur serat optik raksasa yang dipasang di lautan atau dasar laut yang mentransmisikan data antar negara dan benua.

Mereka dapat mentransfer data jauh lebih banyak dengan kecepatan jauh lebih tinggi dan hampir tanpa kehilangan data dibandingkan dengan satelit dan metode transmisi data nirkabel. Itulah mengapa mereka menjadi media paling populer untuk konektivitas internet global dan transfer data.

Kabel bawah laut dirancang untuk bertahan dalam kondisi bawah laut yang sangat keras. Kabel ini dilindungi dengan beberapa lapisan isolasi, pelindung baja, dan lapisan kedap air. Beberapa bahkan dikubur di bawah dasar laut untuk memberikan perlindungan lebih lanjut. Hal ini membantu mengurangi risiko kerusakan akibat kapal, peralatan penangkapan ikan, dan bencana alam.

Tanpa kabel-kabel ini, sistem komunikasi modern akan kesulitan berfungsi secara efisien.


Mengapa Hiu Menggigit Kabel Internet?

Gagasan tentang hiu yang menyerang kabel bawah laut terdengar seperti pertanyaan yang akan diajukan oleh seorang balita. Tetapi ada beberapa kebenaran di baliknya. Sebenarnya, itu dulunya benar. Kabel bawah laut yang lebih tua tidak memiliki perlindungan sebanyak kabel modern. Jadi, hiu memang kadang-kadang menyerangnya, dan itu mengakibatkan masalah koneksi untuk seluruh wilayah.

Para peneliti meyakini bahwa beberapa spesies hiu mungkin tertarik pada medan elektromagnetik yang dihasilkan oleh sistem listrik di dalam kabel. Hal ini karena hiu memiliki reseptor elektro yang sangat sensitif yang membantu mereka mendeteksi mangsanya di laut. Terkadang reseptor ini dapat salah mengartikan sinyal dalam kabel bawah laut sebagai sinyal yang mirip dengan mangsa hiu, sehingga mereka menyerangnya.

Namun, kabel bawah laut modern jauh lebih tahan lama daripada sistem yang lebih lama. Perusahaan teknologi dan operator kabel sekarang menggunakan material pelindung canggih dan lapisan pelindung yang lebih kuat untuk mencegah kehidupan laut menyebabkan kerusakan.

Saat ini, hiu tidak lagi dianggap sebagai salah satu ancaman terbesar bagi kabel internet.


Apa Sebenarnya yang Merusak Kabel Bawah Laut?

Jadi, jika hiu bukan lagi ancaman, lalu apa penyebab utama kerusakan kabel bawah laut? Percaya atau tidak, salah satu penyebabnya adalah kita, manusia, dan aktivitas kita di laut. Alasan lainnya hanyalah 'penyebab alami'.

Berikut daftar penyebab spesifik yang termasuk dalam kategori tersebut:

- Jangkar kapal terseret di dasar laut

- Peralatan penangkapan ikan komersial

- Longsor bawah laut

- Gempa bumi

- Arus laut yang kuat

- Kerusakan konstruksi yang tidak disengaja


Semua hal ini dapat merusak kabel bawah laut. Ketika kabel bawah laut rusak, lalu lintas internet biasanya dialihkan melalui sistem cadangan. Namun, hal itu menyebabkan kemacetan yang signifikan dan dapat mengakibatkan internet lambat dan terganggu di suatu wilayah.


Apakah Kerusakan Kabel Dapat Mempengaruhi Kecepatan Internet?

Tentu saja, itu adalah pertanyaan selanjutnya yang muncul setelah mengetahui bagaimana kabel dapat rusak. Dan tentu saja jawabannya adalah ya. Kabel bawah laut yang rusak pasti mengganggu internet di suatu wilayah.

Seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, sementara kabel diperbaiki, lalu lintas internet dialihkan melalui saluran cadangan. Namun, saluran cadangan lebih kecil. Saluran tersebut tidak dapat mentransfer data sebanyak kabel bawah laut.
 
Hal ini menyebabkan kemacetan. Karena itu, pengguna mungkin mengalami:

- Kecepatan unduhan lebih lambat

- Panggilan video tertunda

- Ping meningkat dalam game online

- Gangguan streaming

- Waktu pemuatan situs web yang lebih lama

Dalam pemadaman skala besar, seluruh wilayah dapat mengalami penurunan konektivitas sementara hingga kapal perbaikan menemukan dan memperbaiki kabel yang rusak.

Karena masalah-masalah ini tidak selalu terlihat jelas, banyak pengguna mengandalkan tes kecepatan internet untuk memeriksa apakah koneksi mereka berfungsi normal.


Bagaimana Tes Kecepatan Internet Membantu Mengidentifikasi Masalah Konektivitas

Uji Kecepatan Internet merupakan salah satu cara termudah untuk mengevaluasi kualitas koneksi selama terjadi gangguan jaringan. Tes kecepatan dapat mengukur metrik performa penting, seperti:

-Kecepatan unduh

- Kecepatan unggah

- Ping atau latensi

- Naik opelet

- Kehilangan paket

Ketika kabel bawah laut rusak, hal itu memengaruhi internet di seluruh wilayah. Jadi, melakukan uji kecepatan internet akan mengungkapkan seberapa parah koneksi Anda terganggu. Pengguna akan melihat bahwa ping, jitter, dan kehilangan paket jauh lebih tinggi dari biasanya.

Tes kecepatan juga berguna untuk membandingkan kinerja sebelum dan sesudah gangguan diatasi. Jadi, pengguna dapat menggunakannya untuk memeriksa apakah kinerja jaringan mereka telah kembali normal setelah perbaikan.


Apakah Hiu Masih Menjadi Ancaman Serius bagi Kabel Internet?

Kabel bawah laut modern jauh lebih tahan banting dibandingkan beberapa dekade lalu. Operator kabel kini berinvestasi besar-besaran dalam sistem perlindungan, teknologi pemantauan dan operasi perbaikan yang cepat.

Kabel-kabel tersebut dilapisi isolasi baja yang tebal, sehingga tidak dapat rusak akibat gigitan hiu atau trauma fisik lainnya. Oleh karena itu, serangan hiu bukan lagi ancaman serius bagi kabel bawah laut.

Faktanya, serangan hiu pada kabel relatif jarang terjadi dibandingkan dengan bentuk kerusakan lainnya. Sebagian besar masalah infrastruktur bawah laut saat ini disebabkan oleh aktivitas pelayaran atau bencana alam, bukan oleh predator laut.

Namun demikian, gambaran hiu yang menggigit internet global tetap menarik karena menyoroti betapa nyatanya internet itu bersifat fisik. Di bawah lautan di seluruh dunia terdapat jaringan tersembunyi yang menjaga komunikasi modern tetap berjalan setiap detiknya, dan itu sangat menarik untuk dipikirkan.


Kesimpulan Akhir

Jadi, apakah hiu menyerang kabel internet bawah laut?

Kadang-kadang, ya, tetapi tidak sesering yang dikhawatirkan oleh mitos-mitos di internet. Bisakah mereka merusak kabel tersebut? Tidak, kabel modern terlalu kuat untuk itu.

Kabel bawah laut modern dirancang untuk tahan terhadap lingkungan laut, dan hiu hanya menjadi masalah kecil dibandingkan dengan jangkar, operasi penangkapan ikan, dan bencana alam.

Meskipun demikian, gangguan apa pun pada infrastruktur internet bawah laut dapat mempengaruhi pengalaman orang-orang dalam menggunakan internet. Waktu pemuatan yang lebih lambat, buffering, dan peningkatan latensi terkadang merupakan tanda-tanda pertama masalah jaringan. Dalam situasi ini, menggunakan tes kecepatan internet dapat membantu pengguna lebih memahami apakah koneksi mereka terpengaruh oleh masalah infrastruktur internet yang lebih luas.

Biaya Ganti Kom Stir dan Ban Belakang Honda Beat (Rincian Nota)

0
Daftar rincian nota biaya ganti kom stir dan ban belakang Honda Beat



Campusnesia.co.id  - Setelah sekian lama akhirnya sepeda motor Beat merah putih masuk bengkel juga. Ada beberapa keluhan pertama ban belakang yang sudah tipis, setidaknya sudah 4 kali harus ditambal dan memang sudah saatnya dilakukan pergantian.

Keluhan kedua pada stang depan yang tidak nyaman saat dikendarai, selebihnya service rutin pergantian oli mesin.

Karena saya lagi di Pati, service kali ini saya percayakan kembali kepada bengkel sepeda motor Sumber Rejeki Motor yang beralamat di Jalan Raya Pati-Tayu Km. 14 Mojoagung Kecamatan Trangkil Pati. 

Setelah sampai lokasi dan dicek oleh teknisi, service mulai dilakukan dari penggantian ban belakang dengan tipe L 90/90. Selanjutnya fokus pada Komstir dan penggantian laher pda roda depan serta yang terakhir oli mesin.

Saya datang sekitar jam 2 siang dan secara keseluruhan dengan selesai habis Ashar. Untuk sobat yang penasaran dengan total biaya yang harus dibayarkan, berikut rinciannya berdasarkan notanya:

Jenis Komponen / Jasa ServisHarga         
Ban Luar Belakang (Tipe L 90/90)Rp265.000
Kom Stir (1 Set)Rp85.000
Laher Roda Depan (Tipe 6201 - 2 Pcs)Rp50.000
Oli MesinRp60.000
Jasa Servis Sepeda MotorRp65.000
Total Keseluruhan BiayaRp525.000
Total keseluruhan biaya servis kali ini sebesar Rp525.000 tapi dengan kualitas hasil serta pelayanan yang diberikan sangat memuaskan. 

Hal menarik dari servis di bengkel Sumber Rejeki Motor adalah mekaniknya berkenan memberi saran yang terbaik baik pelanggannya. Jika masih bisa diperbaiki maka diusahakan semaksimal mungkin untuk tidak diganti agar tidak memberratkan pelanggan dan tak segan memberi rekomendasi tempat perbaikan lain jika diperlukan. Pengalaman ini pernah saya alami saat hendak memperbaiki shockbreaker dan jok yang sobek.

Baik demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Biaya Ganti Kom Stir, Ban Belakang, Laher dan Oli Mesin Honda Beat 2026 semoga bermanfaat sampai jumpa.


====
Baca juga:

Membanggakan Mahasiswa UGM Raih 3 Gelar Juara di Indonesia Chemical Reaction Car Competition

0
Membanggakan Mahasiswa UGM Raih 3 Gelar Juara di Indonesia Chemical Reaction Car Competition


Campusnesia.co.id - Chemical Reaction Car Competition kembali digelar oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada tanggal 1-3 Mei lalu. Tim Reactics, komunitas mahasiswa Teknik Kimia UGM yang berfokus pada pengembangan purwarupa mobil berbasis reaksi kimia, mengirimkan tiga tim sebagai perwakilan UGM pada kompetisi tersebut. Kerja keras ketiga tim berbuah manis dengan berhasil membawa pulang tiga piala sekaligus. Adapun nama-nama tim tersebut meliputi Reactics Antrasena yang berada pada posisi ketiga, Reactics Jayantaka yang berada pada posisi keempat, dan Reactics Antaredja yang berada pada posisi kelima.

Asyiq Manarul Hidayah, salah satu anggota Tim Reactics Antrasena, menjelaskan bahwa mobil yang tim tersebut rangkai memanfaatkan sumber energi dari reaksi dekomposisi hidrogen peroksida yang menghasilkan gas oksigen dan air. “Secara alami, reaksi ini berlangsung lambat sehingga kami perlu katalis atau zat yang akan dicampur untuk mempercepat laju reaksi,” ujarnya, Selasa (12/5)

Tim Reactics telah melakukan riset terhadap beberapa katalis, seperti yeast (mikroorganisme), kalium iodida, dan FeCl₃ atau besi(III) klorida. Berdasarkan hasil pengujian, FeCl₃ memberikan performa terbaik jika ditinjau dari aspek ekonomis, laju reaksi, serta persen konversi yang dihasilkan. Lebih lanjut, Asyiq menyebutkan mekanisme penghentian mobil dirancang secara otomatis dapat berhenti ketika gas oksigen telah habis digunakan.

Mahasiswa UGM Raih 3 Gelar Juara di Indonesia Chemical Reaction Car Competition

Di masa persiapan, diperlukan fokus dan ketelitian tinggi sejak tahap perencanaan desain hingga mobil mampu beroperasi di arena kompetisi. Proses evaluasi, uji coba, serta pemantauan dan perawatan rutin, konsisten dilakukan oleh setiap tim guna memastikan model fisik dari desain 3D dapat terwujud, menciptakan kendaraan dengan kinerja yang optimal. Lalu di hari kompetisi, tantangan bergeser ke arah ketelitian dalam kalibrasi.

Ketua Tim Reactics Antrasena, Ikbar Habibi, menekankan bahwa kekuatan tim bukan terletak pada kemampuan individu, tetapi pada kontrol diri setiap anggota untuk tetap tenang, dan kemampuan beradaptasi yang memungkinkan tim terus bergerak meski berada dalam berbagai tekanan dan kemungkinan. “Dari kompetisi ini kami belajar, kepemimpinan berarti konsistensi tetap pada tujuan di tengah banyak ketidakpastian hingga tim mampu menyelesaikan apa yang telah dimulai,” ungkapnya.

Ikbar menyebutkan, anggota tim Antrasena yang berperan sebagai pemulai diharuskan untuk mengontrol bukaan katup gas secara akurat. Anggota tim selanjutnya memastikan seluruh sistem beroperasi secara terintegrasi sehingga kendaraan dapat berhenti secara presisi di titik target yang ditentukan.

Keren Mahasiswa UGM Raih 3 Gelar Juara di Indonesia Chemical Reaction Car Competition

Bagi Ikbar, kemenangan ini bukan sekadar peringkat, melainkan hasil dari proses selama perancangan yang membuktikan ketahanan tim dalam menghadapi kendala teknis dan tekanan menjelang kompetisi. Meskipun para tim belum berkesempatan mencapai target utama, mereka memaknai pengalaman ini sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus berkembang. Tim mahasiswa berkomitmen untuk memperkuat strategi, meningkatkan kualitas teknis, dan mempererat sinergi. “Dengan berfokus pada riset dan pengembangan berkelanjutan, Tim Reactics UGM berharap dapat meraih hasil terbaik pada kompetisi nasional maupun internasional berikutnya,” pungkasnya.


Penulis : Aldi firmansyah
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Tim Reactics
Sumber: ugm.ac.id

Keren Mahasiswa UNNES Kembangkan Edible Coating Alami Berbahan Daun Cincau dan Jahe Merah

0
 
Keren Mahasiswa UNNES Kembangkan Edible Coating Alami Berbahan Daun Cincau dan Jahe Merah


Campusnesia.co.id - Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Himpunan Mahasiswa IPA dan Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES), melaksanakan penelitian inovatif pada tahun 2026 terkait pengembangan edible coating berbahan dasar daun cincau dengan penambahan ekstrak jahe merah.

Penelitian yang dilaksanakan di lingkungan UNNES ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNNES serta didampingi oleh Amnan Haris, S.Si., M.Ling.

Tim peneliti yang terdiri atas mahasiswa Berlian Avicenna, Abi Manshurin, Candra Risqi Rahmandani, Nathaniela Anindya Aliyanti, dan Diani Dwi Banoantj berupaya menjawab permasalahan di sektor pertanian, khususnya kebutuhan pelapis alami untuk menjaga kualitas hasil panen buah seperti jambu biji.

Penelitian ini berangkat dari tingginya tingkat kerusakan pascapanen yang berdampak pada penurunan kualitas dan nilai jual produk pertanian.

Edible coating sebagai lapisan tipis yang dapat dimakan diaplikasikan pada permukaan buah untuk memperlambat proses respirasi dan pembusukan. Dalam riset ini, daun cincau dimanfaatkan sebagai bahan dasar karena kandungan polisakaridanya yang mampu membentuk lapisan pelindung.

Sementara itu, ekstrak jahe merah ditambahkan karena memiliki sifat antimikroba dan antioksidan. Pendekatan ini tidak hanya memanfaatkan sumber daya lokal, tetapi juga mengedepankan solusi alami yang aman bagi konsumen dan lingkungan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi daun cincau dan ekstrak jahe merah efektif dalam memperpanjang masa simpan jambu biji serta menjaga kualitas fisik dan kesegarannya. Temuan ini memberikan peluang untuk pengembangan produk edible coating berbasis bahan lokal yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.

Selain itu, inovasi ini berpotensi meningkatkan efisiensi rantai pasok pertanian dengan mengurangi kerugian akibat pembusukan sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan petani dan pelaku agribisnis.

Penelitian ini juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pada SDG 2 (Tanpa Kelaparan), inovasi ini berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan melalui pengurangan kehilangan hasil panen pascapanen. Pada SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), penggunaan bahan alami seperti daun cincau dan jahe merah mencerminkan praktik produksi yang ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.

Penelitian ini juga mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi tepat guna berbasis riset mahasiswa yang aplikatif.

Dukungan pendanaan dari LPPM UNNES menjadi bukti komitmen institusi dalam mendorong inovasi ilmiah yang berdampak akademik dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat, sehingga diharapkan inovasi ini dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara luas untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.


Sumber: unnes.ac.id

Kabar Gembira Tim UNDIP Juara 3 Tari Tradisional di National Folklore Festival 2026

0
 Kabar Gembira Tim UNDIP Juara 3 Tari Tradisional di National Folklore Festival 2026

Campusnesia.co.id - UNDIP, Semarang (6/5) – UKM Kesenian Jawa belum lama ini meraih Juara Terbaik Tari Tradisional dalam kompetisi Nasional Folklore Festival (NFF) 2026 yang telah berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa), Universitas Indonesia. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universitas Indonesia setiap dua tahun sekali.

Dengan menyajikan tari tradisional garapan yang berjudul “Tari Ratna Dipanegara” yang mengisahkan Raden Ayu Rara Retnaningsih, istri Pangeran Diponegoro yang setia mendampingi perjuangan hingga masa pengasingan. Sosoknya digambarkan lembut namun tangguh, tidak hanya menjadi pendamping di tengah Perang Jawa, tetapi juga ikut menanggung pahitnya perjuangan melawan kolonial Belanda bersama Sang Diponegoro.

Adapun mahasiswa yang menyajikan tari tersebut adalah mahasiswa  yang tergabung dalam UKM Kesenian Jawa UNDIP.  Berikut nama-nama yang menyajikan Tari Ratna Dipanegara:

1. Elvaretha Anggun Syafa Aila/Administrasi Bisnis (2024),

2. Trihanum Alghaniyyu/Bahasa Asing Terapan (2024),

3. Fridarycha Anggia Putranti/Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur (2025),

4. Rashida Lara Sukarno/Psikologi (2025),

5. Wahyu Indah Sari/Peternakan (2025).

Salah satu penari, Trihanum Alghaniyyu mengungkapkan bahwa mengikuti kompetisi NFF ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena tidak hanya memberi keseruan, tetapi juga banyak pelajaran berharga tentang kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.

“Lomba ini menjadi pengalaman seru dan berharga buat kami. Dari latihan sampai tampil di panggung, kami belajar kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan jadi lebih percaya diri,” ungkap Trihanum.

UNDIP Juara 3 Tari Tradisional di National Folklore Festival 2026

Ia juga berharap seni tari tradisional semakin dikenal luas di kalangan generasi muda. Ia juga menilai kegiatan seperti NFF menjadi wadah penting untuk menampilkan budaya, bakat, serta mempererat kekompakan tim.

“Semoga tari tradisional makin dikenal dan makin banyak anak muda yang mau melestarikannya. Semoga tim kami tetap kompak, terus berkembang, dan di kesempatan berikutnya bisa tampil lebih maksimal,” pungkasnya.

Perjuangan dalam meraih kemenangan tentunya tidak mudah. Butuh waktu berbulan-bulan untuk latihan dan kerja keras yang sungguh-sungguh dari penari dan tim pendukung. Untuk menyajikan tarian dengan baik, dibutuhkan pula kerja keras dari tim non pemain yang menyiapkan garapan iringan musik, tari, dan perlengkapan penunjang tarian. (Komunikasi Publik/UNDIP/AKS & As3)


Sumber: undip.ac.id

Rekomendasi Toko Ikan Hias Terdekat di Kota Bekasi dan Bogor Jawa Barat

0
 


Campusnesia.co.id - Maraknya hobi membuat Aquascape mendorong banyaknya permintaan akan ikan hias. Seiring dengan banyak permintaan kini makin banyak pilihan toko yang menjual ikan hias termasuk di wilayah Kota Bekasi dan Bogor Jawa Barat.

Tidak hanya aneka ikan hias, toko-toko ini juga menjual aneka perlengkapan untuk pehobi memelihara ikan mulai dari aquarium, head pump, filter, selang, aerator, pasir,  kerikil, baru, tanaman hias, bakteri starter dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, Aquascape adalah seni mengatur atau menata tanaman air, batu, kayu apung, karang, dan media tanam lainnya di dalam wadah kaca (seperti akuarium atau bak) secara estetis, sehingga membentuk pemandangan alam bawah air yang indah dan tampak alami.

Jika akuarium biasa umumnya berfokus pada keindahan dan kesehatan ikan, aquascape justru menitikberatkan pada keindahan ekosistem tanaman dan dekorasi alaminya. Ikan dalam aquascape biasanya hanya berfungsi sebagai pemanis atau pelengkap (simbiosis mutualisme) untuk menjaga keseimbangan ekosistem tersebut.

Lewat postingan kali ini berikut kami hadirkan informasi tentang Rekomendasi Toko Ikan Hias Terdekat di Kota Bekasi dan Bogor Jawa Barat.


A. Toko Ikan Hias Terdekat di Kota Bekasi

1. Toko Zahra Aquarium Ikan Hias
Alamat:
Jl. Raya Bantar Gebang - Setu No.12
RT.004/RW.003, Cimuning, Kec. Mustika Jaya
Kota Bekasi, Jawa Barat 17155

Telepon: 0852-8446-0612



2. Rawalumbu Aquatic Design
Alamat:
JL Pariwisata Raya, RT 002 RW 06, Perumnas
RT.001/RW.002, Pengasinan, Kec. Rawalumbu
Kota Bekasi, Jawa Barat 17116

Telepon: 0813-8424-4786



3. Raja Aquarium Bekasi
Alamat:
RT.002/RW.011, Mustikajaya, Kec. Mustika Jaya
Kota Bekasi, Jawa Barat 17158

Telepon: 0812-8998-2818



4. Cangkrong Fish dan Aquascape Bekasi
Alamat:
Jl. Bintara No.2, RT.001/RW.005, Jakasampurna
Kec. Bekasi Bar., Kota Bekasi, Jawa Barat 17134

Telepon: 085782281221



5. Pusat Promosi Ikan Hias Kota Bekasi
Alamat:
Jl. Pariwisata Raya, RT.001/RW.002, Pengasinan, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17115

Telepon: 0858-9229-9009



B. Toko Ikan Hias Terdekat di Kota Bogor

1. Toko Terang Aquarium
Alamat:
Jl. Mantarena No.3, RT.07/RW.03, Panaragan
Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16125



2. Pasar Ikan Hias Parung
Alamat:
Jl. Pasar Parung No.1-20 Blok B, Waru
Kec. Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16330

Telepon: 0813-1195-1137



3. Bursa Ikan Hias Laladon
Alamat:
Jl. Letjen Ibrahim Adjie No.67, Laladon
Kec. Ciomas, Kota Bogor, Jawa Barat 16610



4. Pasar Ikan Tawar dan Hias Empang
Alamat:
Jl. R. Saleh S. Bustaman No.17A, RT.01/RW.01
Empang, Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat 16132



5. RG Aquarium 2
Alamat:
Jl. Kapten Yusuf, RT.06/RW.05, Cikaret
Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat 16132

Telepon: 085718740100



6. Pasar Ikan Hias Jatinegara
Alamat:
RT.2/RW.6, Bali Mester, Kecamatan Jatinegara
Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13310

Telepon: 0858-9475-5415



Demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Rekomendasi Toko Ikan Hias Terdekat di Kota Bekasi dan Bogor Jawa Barat, semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar



====
Baca juga: