Mahasiswa KKN-T 106 UNDIP bersama peserta kegiatan Sosialisasi Pembuatan Eco Enzyme di Balai Kelurahan Pedurungan Tengah, Sabtu (8/8/2026).
Campusnesia.co.id - Semarang – Tumpukan kulit dan sisa buah yang selama ini berakhir sebagai limbah ternyata masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai guna. Melalui semangat “Dari Limbah Buah Jadi Manfaat”, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 106 Universitas Diponegoro berkolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat Kelurahan Pedurungan Tengah untuk mengenal dan mempraktikkan pembuatan eco enzyme. Kegiatan sosialisasi dan praktik tersebut dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026) di Balai Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dengan sasaran masyarakat RW 06, RW 08, serta Kelompok Tani Mulyo.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan limbah organik rumah tangga. Melalui pembuatan eco enzyme, limbah buah yang umumnya langsung dibuang diperkenalkan sebagai bahan yang masih dapat dimanfaatkan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan limbah secara lebih bijak dari lingkungan rumah masing-masing.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai eco enzyme. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian eco enzyme, bahan dasar yang digunakan, serta proses pembuatannya. Penyampaian materi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai potensi limbah buah dan cara mengolahnya menjadi eco enzyme.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme. Peserta mengikuti secara langsung tahapan pengolahan menggunakan limbah buah sebagai bahan dasar. Keterlibatan peserta dalam praktik diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan kembali secara mandiri di rumah maupun lingkungan sekitar.
Peserta mengikuti praktik pembuatan eco enzyme dengan memanfaatkan limbah buah sebagai bahan dasar.
Antusiasme masyarakat turut terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta dari RW 06, RW 08, dan Kelompok Tani Mulyo mengikuti rangkaian sosialisasi dan praktik secara aktif. Interaksi antara mahasiswa, Pertamina Patra Niaga, dan masyarakat juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengetahuan mengenai pengelolaan serta pemanfaatan limbah organik di lingkungan Kelurahan Pedurungan Tengah.
Koordinator Sosialisasi Pembuatan Eco Enzyme, Hasna Auliannisa Wahono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mengenalkan pemanfaatan limbah buah kepada masyarakat secara sederhana dan aplikatif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan limbah sebenarnya bisa dimulai dari hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mengetahui apa itu eco enzyme, tetapi juga melihat dan mencoba secara langsung bagaimana limbah buah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Harapannya, kebiasaan sederhana ini dapat terus dilakukan setelah kegiatan selesai dan menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap limbah yang dihasilkan sehari-hari,” ujarnya.
Kolaborasi Mahasiswa KKN-T 106 UNDIP dan Pertamina Patra Niaga dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh masyarakat diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga pemanfaatan limbah buah tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Produk eco enzyme yang dihasilkan oleh Mahasiswa KKN-T 106 UNDIP bersama Pertamina Patra Niaga.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui kegiatan edukasi dan praktik kepada masyarakat, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan kembali limbah buah, serta SDG 13 (Climate Action) melalui upaya mendorong pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.
Melalui semangat “Dari Limbah Buah Jadi Manfaat”, Mahasiswa KKN-T 106 UNDIP bersama Pertamina Patra Niaga berharap kegiatan ini dapat mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap limbah. Limbah buah yang sebelumnya dianggap sebagai sesuatu yang harus dibuang kini diperkenalkan sebagai bahan yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari langkah bersama menuju lingkungan masyarakat yang lebih berkelanjutan.
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar





















