Tampilkan postingan dengan label Entertainment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entertainment. Tampilkan semua postingan

Url Link Nonton Highlights Fifa World Cup Piala Dunia 2026 Gratis

0
 
Url Link Nonton Highlights Fifa World Cup Piala Dunia 2026 Gratis


Campusnesia.co.id - Buat sobat yang ketinggalan nonton secara langsung pertandingan Piala Dunia 2026 jangan sedih, kita bisa menyaksikan rangkuman pertandingan atau Highlights dari tendangan, umpan hingga goal yang tercipta lewat video highlights.

Seperti yang kita tahu karena World Cup 2026 digelar di benua Amerika maka untuk penonton Indonesia harus bergadang hingga jam 02.00 WIB dini hari dan pagi hari mulai jam 08.00 WIB. Sayangnya saat hari kerja jam segitu adalah waktu pulas-pulasnya tidur atau justru baru mulai kerja.

Nonton video Highlights jadi pilihan yang pas, tetap mengikuti hypenya dan masih bisa berbincang dengan sesama teman sehinga tidak ketinggalan momen-momen penting saat pertandingan berlangsung.

Baik langsung saja, sobat bisa menikmati video Highlights pertandingan lewat channel youtube:


1. Channel Youtube Alt Cast Highlights - FIFA World Cup 2026: Klik di sini.


2. Channel Youtube TVRI Nasional Highlights - Fifa World Cup 2026: Klik di sini.



Demikian tadi postingan kita kali ini, selamat menikmati hajatan bola paling spektakuler di Planet Bumi Piala Dunia 2026.


====
Baca juga:


Review Film Wuxia Blades of the Guardians, Ketika Wu Jing Kembali Bertarung Melawan Nicholas Tse

0
Film Wuxia Blades of the Guardians



Campusnesia.co.id - Setelah menanti sekian lama akhirnya film wuxia Blades of the Guardians yang ditunggu-tunggu bisa disaksikan secara online dengan legal di platform streaming.

Bukan tanpa alasan, film Blades of the Guardians sangat dinanti pecinta film aksi mandarin karena bertabur bintang dengan track record sebagai aktor-aktor yang selama ini menjadi bintang dalam banyak film action. Sebut saja Jet Li, Wu Jing, Nicholas Tse dan Max Zhang. Sang sutradara yaitu Yuen Woo-ping juga dikenal sudah malang melintang dan menghasilan banyak karya film aksi yang memukau.


Sinopsis film Wuxia Blades of the Guardians
Dao Ma, seorang mantan prajurit yang kini hidup sebagai pemburu buronan di padang pasir, menjalani kehidupan sederhana demi melindungi Xiao Qi, anak yang berada di bawah tanggung jawabnya. Suatu hari, ia menerima misi rahasia dari pemimpin suku Lao Mo.

Ia ditugaskan mengawal seorang pria bertopeng bernama Zhi Shi Lang menuju ibu kota Chang'an. Misi ini menjadi sangat rumit dan penuh pertumpahan darah ketika Dao Ma menyadari bahwa Zhi Shi Lang adalah buronan paling dicari kekaisaran yang menyimpan rahasia besar. Mereka juga ditemani oleh Ayuya, seorang pemanah ulung yang merupakan putri dari Lao Mo.

Dalam perjalanan panjang tersebut, mereka harus menghadapi kejaran panglima perang, pemberontak, hingga pejabat Dinasti Sui yang kejam. Sepanjang perjalanan ini, Dao Ma harus mengerahkan seluruh kemampuan bela dirinya melawan musuh-musuh yang menginginkan nyawa mereka.


Daftar Pemeran film Wuxia Blades of the Guardians

- Wu Jing sebagai Dao Ma

- Nicholas Tse sebagai Diting

- Yu Shi sebagai Shu

- Chen Lijun sebagai Ayuya

- Sun Yizhou sebagai Zhi Shilang

- Ci Sha sebagai He Yixuan

- Li Yunxiao sebagai Yan Ziniang

- Tony Leung Ka-fai sebagai Lao Mo

- Zhang Jin sebagai ular kepala dua

- Kara Wai sebagai Madam Yuchi

- Zhang Yi sebagai Pei Shiju

- Jet Li sebagai Chang

- Wen Junhui sebagai Yuji Niuluo

- Liu Yaowen sebagai Pei Xingyan

- Dong Sicheng sebagai Da Lai

poster Film Wuxia Blades of the Guardians


Review film Wuxia Blades of the Guardians
Sebagai penikmat film wuxia apalagi dengan deretan bintang di atas tentu saja saya sangat menikmati film Blades of the Guardians. Pertama mengenal Wu Jing dalam film SPL I (2005) yang bertarung di gang dengan Donnie Yen sejak saat itu selalu mengikuti film-film yang dibintanginnya.

Film Blades of the Guardians juga jadi reuni pertarungan antara Wu Jin dan Nicholas Tse yang sebelumnya pernah bertarung dalam film Invisible Target (2007) dan juga reuni antara Wu Jing vs Zhang Jin (Max Zhang) yang pernah bertarung dalam film SPL II: Kill Zone (2015).

Penampilan Jet Li sebagai cameo juga sangat memukau, di usia beliau yang tak lagi muda gerakan-gerakannya yang khas berhasil ditampilkan sehingga sangat menyenangkan bagi penggemar beliau.

Dari sisi alur cerita sebenarnya mudah dipahami, seorang mantan pasukan khusus istana jadi pemburu bayaran dan harus mengawal seorang pimpinan revolusi yang digadang-gadang bakal merubah tatanan dunia dan politik saat itu.

Mereka harus berhadapan dengan pasukan dari kekaisaran dan para pembunuh bayaran karena nyawa keduanya dihargai mahal oleh kekaisaran.

Jika ada kekurangan, sosok Zhi Shilang yang katanya tokoh revolusi dengan ide besar membawa umat manusia pada kemakmuran tanpa penindasan tidak berhasil ditampilkan dengan baik.

Sebaliknya justru kesan yang ditangkap oleh penonton sosok Zhi Shilang adalah beban sejak awal hingga akhir film. Bahkan dengan karakterisasinya yang katanya sosok dengan pemikiran maju dan revolusioner tak sebait kata atau gagasan berhasil ditampilkan yang bisa menunjukkan kehebatannya tersebut.

Secara keseluruhan film Blades of the Guardians sangat menghibur terlebih buat sobat penikmat film-film wuxia. Rekomended, selamat menonton.


Penulis
Achmad Munandar


====
Baca juga:

The Ultimate FIFA World Cup 2026 Travel and Logistics Guide: Navigating Transnational Soccer's Biggest Era

0
 
NJ Transit commuter train transporting soccer fans directly to the Meadowlands sports complex



Campusnesia.co.id - The FIFA World Cup 2026™ marks a monumental shift in international soccer history. For the first time, 48 nations are competing on the world stage, with matches spread across three distinct host countries: the United States, Canada, and Mexico.

While mainstream sports media focuses heavily on match reporting and tactical breakdowns, international fans from Europe and across the Americas face a much steeper challenge: navigating the complex logistics of a multi-border tournament. This comprehensive travel guide details everything you need to know about crossing borders, stadium security rules, and public transit navigation to ensure a seamless matchday experience.


1. Navigating North American Borders: Visas, ESTA, and eTA
One of the most common mistakes European and South American fans make is treating North America as a unified travel zone. The United States, Canada, and Mexico maintain independent border regulations, visas, and entry authorizations. If your itinerary involves following your national team across different host cities, you must secure individual approvals for each nation you plan to enter.

United States Entry: Eligible international travelers utilizing the Visa Waiver Program (VWP) must secure an approved ESTA (Electronic System for Travel Authorization) before boarding their flight.

Canada Entry: Air travelers from visa-exempt countries require an eTA (Electronic Travel Authorization). If you are entering Canada via a land border crossing from the U.S., entry requirements may differ, so verify your passport documentation ahead of time.

- Mexico Entry: Many nationalities do not require a formal visa for tourist stays under 180 days, but travelers must present a valid passport and fill out a Multiple Immigration Form (FMM) upon arrival.


(!) Critical Pro-Tip: Ensure your passport has at least six months of validity remaining from your planned date of departure. Transnational flights will trigger routine customs inspections, so factor in significant layover windows if you are booking multi-city flights on matchdays.


2. Matchday Stadium Regulations & Bag Policies
North American sports venues enforce strict security protocols that differ substantially from traditional European football grounds. To avoid being turned away at the gates, keep your matchday gear exceptionally light.


The Clear Bag Policy
The vast majority of host venues in the United States and Canada enforce a strict Clear Bag Policy. Backpacks, large purses, and tinted bags are prohibited inside the security perimeter.

Permitted ItemsProhibited Items
Clear plastic, vinyl, or PVC bags (typically not exceeding 12" x 6" x 12")Traditional backpacks, duffel bags, and oversized totes
Small clutch bags or wallets (roughly the size of a hand)Professional cameras with detachable lenses, selfie sticks, and tripods
Fully charged portable power banks with one charging cableReusable metal water bottles and large umbrellas

Digital-Only Ticketing and Passport Verification
Physical tickets are completely phased out for this tournament. All entry passes must be accessed dynamically via the official FIFA World Cup 2026™ mobile application. Because open stadium Wi-Fi networks are prone to congestion and cybersecurity risks, it is highly recommended to secure an international eSIM before arriving to guarantee steady cellular data outside the turnstiles.

Furthermore, if you plan to purchase alcohol or enter age-restricted hospitality zones, be aware that venues in the United States enforce a strict legal drinking age of 21. Foreign digital IDs or driver's licenses are rarely accepted by local vendors; keeping your original physical passport secure in a money belt is the safest way to verify your identity.

3. Host City Transit Guides: Getting to the Stadium
Traffic congestion around major North American metropolitan stadiums can cause hours of gridlock. Utilizing dedicated public transportation networks or official matchday express shuttles is the most reliable way to arrive before kickoff.

New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium)
Located in East Rutherford, New Jersey, this venue will host high-profile fixtures, including the upcoming Group C clash between Brazil and Morocco on June 14, 2026, at 5:00 AM WIB.

- Best Transit Route: Take the NJ Transit Train directly from Penn Station in midtown Manhattan to Secaucus Junction, then transfer to the Meadowlands Rail Line which drops you steps from the stadium gates.

- Alternative: Utilize the official stadium shuttle bus lines running directly from the Port Authority Bus Terminal.  

Los Angeles Stadium (SoFi Stadium)
This architectural marvel recently hosted a dominant performance by the United States men's national soccer team, who defeated Paraguay 4–1. It is also scheduled to host the Group G match between Iran and New Zealand on June 16, 2026, at 8:00 AM WIB.

- Best Transit Route: Avoid the notoriously heavy LA freeway traffic by using the Metro K Line to Downtown Inglewood Station, where dedicated rideshare drop-off zones and localized shuttle connections service the stadium grounds.

Seattle Stadium (Lumen Field)
A premier Pacific Northwest destination, this venue is gearing up for the highly anticipated Group G match featuring Belgium and Egypt on June 16, 2026, at 2:00 AM WIB.

Best Transit Route: The city is highly accessible without a personal vehicle. Take the Link Light Rail directly from Seattle-Tacoma International Airport (SEA) straight into the downtown corridor or International District/Chinatown Station, which sits within easy walking distance of the stadium gates. Free public water refill stations have also been deployed throughout the pedestrian zones to help fans stay cool.


(!) Critical Pro-Tip: Ensure your passport has at least six months of validity remaining from your planned date of departure. Transnational flights will trigger routine customs inspections, so factor in significant layover windows if you are booking multi-city flights on matchdays.


4. Summer Weather Prep & Health Advisory
The tournament takes place during the peak of the Northern Hemisphere's summer. Regions across the southern United States (such as Houston, Dallas, and Miami) and Mexico face intense heatwaves and high humidity levels.

Hydration Limits: Most stadiums only allow factory-sealed, clear plastic water bottles inside the security lines. Take advantage of free water infrastructure stationed outside the main event squares.

Sun Protection: Wear broad-spectrum sunscreen, lightweight breathable fabrics, and packed layers to handle fluctuating temperatures between open-air fan zones and heavily air-conditioned indoor stadiums.

By securing your visas early, understanding localized transit options, and adhering strictly to the clear bag policies, you can focus entirely on enjoying the historic atmosphere of the largest tournament soccer has ever seen.


Url Link TVRI Sport HD untuk Nonton Piala Dunia 2026

0
Url Link TVRI Sport HD untuk Nonton Piala Dunia 2026



Campusnesia.co.id - Semarak ajang paling bergengsi Piala Dunia 2026 sudah dimulai, banyak pilihan cara untuk menonton bisa lewat streaming berbayar via aplikasi Maxstream TV dan Folaplay namun juga ada pilihan nonton gratis lewat saluran televisi nasional TVRI Sport HD.

Sobat bisa menikmati pertandingan piala dunia lewat TVRI Sport dengan antena dan Setbox adan juga website live streaming TVRI Sport.

Berikut Url Link TVRI Sport HD untuk Nonton Piala Dunia 2026: Klik di sini.


TVRI (Televisi Republik Indonesia) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia yang mengudara pada 24 Agustus 1962. Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, TVRI berkomitmen menyajikan informasi yang berimbang, mendidik, dan membangun karakter bangsa.


====
Baca juga:

Url Link Download Aplikasi MAXStream TV untuk Nonton Piala Dunia 2026 di Google Play Store

0
 
Link Download Aplikasi MAXStream TV untuk Nonton Piala Dunia 2026 di Google Play Store



Campusnesia.co.id - Sejak tanggal 11 Juni, gelaran Piala Dunia 2026 resmi dimulai. Selain lewat saluran televisi nasional TVRI Sport, sobat bisa menikmati berbagai pertandingan lewat aplikasi bernama Folaplay.

Selain dua cara di atas, khusus pengguna provider Telkomsel bisa menggunakan aplikasi MAXStream TV yang sudah tersedia di Android maupun iOS. 
Beberapa pertandingan awal yang sudah tampil di aplikasi antara lain:

Paket Bola Gembira untuk menonton Piala Dunia 2026 belum bisa dibeli langsung melalui aplikasi MAXStream TV. Di menu paket yang tersedia hanya muncul paket reguler MAXStream.

Bagi sobat yang ingin berlangganan akses Piala Dunia 2026, harus membeli paket Bola Gembira MAXStream TV melalui aplikasi MyTelkomsel terlebih dahulu, kemdudian login ke MAXStream TV menggunakan nomor handphone yang digunakan untuk paket tersebut.

Link Download Aplikasi MAXStream TV untuk Nonton Piala Dunia 2026 di Google Play Store: Klik di sini.




=====
Baca juga:

Url Link Download Aplikasi Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di Google Play Store

0
 
Download Aplikasi Folaplay PT FOLAGO DIGITAL MEDIA



Campusnesia.co.id - Mulai tanggal 11 Juni 2026 ini secara resmi gelaran sepak bola paling bergengsi akan dihelat yaitu Piala Dunia 2026. Turnamen ini akan diselenggarakan hingga 19 Juli 2026 dan akan diselenggarakan bersama oleh 16 kota di tiga negara Amerika Utara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Siaran langsung bisa disaksikan di saluran TVRI secara gratis lewat antena digital. Khusus untuk OTT bisa disaksikan lewat aplikasi bariu bernama Folaplay.

Fola Play (atau Folaplay) adalah aplikasi resmi dan platform streaming (Over The Top) yang menjadi mitra utama TVRI untuk menyiarkan seluruh 104 pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.


Berikut adalah rincian layanan dan cara aksesnya:

Harga dan Paket Berlangganan

- Paket Bola Gembira 7 Hari Harga Rp25.000
Berlaku selama 7 hari sejak tanggal pembelian/aktivasi. 
Berlaku akses ke pertandingan Piala Dunia, tayangan ulang pertandingan (match    re-runs), highlights dan seluruh konten Micro-drama selama masa aktif paket. 

- Paket Bola Gembira Full Harga Rp85.000
Berlaku hingga 21 Juli 2026. Nikmati akses ke seluruh 104 pertandingan Piala Dunia, tayangan ulang pertandingan (match re-runs), highlight dan seluruh konten micro-drama dalam satu paket.

- Promo Khusus: Tersedia bundling dari Internet Rakyat (Rp100.000/bulan) yang memberikan langganan internet, bonus, dan gratis voucher nonton di Folaplay.


Cara Mengakses dan Perangkat

- Aplikasi Seluler: Anda dapat mengunduh aplikasi Folaplay langsung melalui Google Play Store untuk pengguna Android.

Link download aplikasi Folaplay: Klik di sini.


- Situs Web: Layanan ini juga dapat diakses melalui situs web resmi Folaplay.

Untuk panduan visual lengkap mengenai harga dan cara berlangganan Folaplay untuk streaming Piala Dunia 2026.


Experience the excitement of World Cup 2026 with high-quality live streaming, match replays, highlights, and exclusive sports coverage.

Features:
• Live streaming of World Cup 2026 matches
• Full match replay and highlights


Ada Micro-drama
Selain menayangkan piala dunia secara langsung, highlights dan cuplikan pertandingan di aplikasi Folaplay juga ada konten micro-drama atau drama dengan durasi pendek yang terdiri dari drama china (drachin) dan drama indonesia (lokasl). Semua hanya bisa diakses dengan akun VIP yaitu harus berlangganan.


Tampilan Aplikasi Folaplay
Berikut adalah tampilan dari aplikasi Folaplay







====
Baca juga:

Alasan Orang-orang Kembali Mengenakan Earphone Kabel Dibanding TWS

0
Alasan Orang-orang Kembali Mengenakan Earphone Kabel Dibanding TWS



Campusnesia.co.id - Banyak cara orang mendengarkan audio dari handphone, ada yang lebih suka dengan load speaker atau menggunakan earphone. Banyak yang mengira bahwa earphone adalah istilah untuk kabel saja tapi yang benar menurut istilah baik kabel maupun tanpa kabel keduanya disebut sebagai earphone.

Secara istilah, Earphone adalah perangkat audio ringkas yang langsung masuk ke lubang telinga untuk mendengarkan suara secara privat. Tersedia dalam berbagai tipe mulai dari nirkabel (TWS) hingga kabel konvensional.

TWS adalah singkatan dari True Wireless Stereo. Istilah ini merujuk pada teknologi nirkabel (tanpa kabel) yang memungkinkan transmisi sinyal audio - seperti musik atau panggilan telepon - diterima secara terpisah pada saluran kiri dan kanan melalui koneksi Bluetooth.Saat ini, TWS umumnya merujuk pada perangkat earphone atau earbuds nirkabel yang berbentuk kecil dan dilengkapi dengan wadah pengisi daya (charging case).

Semenjak Apple mengeluarkan Airpods banyak brand lain yang juga membuat produk serupa yaitu earphone yang menggunakan teknologi nirkabel biasanya berupa koneksi Bluetooth.

Namun akhir-akhir ini masyarakat terutama Gen Z justru menunjukkan fenomena kembali menggunakan earphoe kabel atau biasa juga disebut headset.

Bukan tanpa alasan, kepraktisan TWS ternyata juga dibarengi dengan beberapa kekurangan yang membuat penggunanya kembali menggunakan earphone kabel, misalnya harga yang lebih mahal, repot harus charge bateray atau potensi hilang saat digunakan.

Kami merangkum beberapa alasan orang-orang justru kembali menggunakan earphone kabel di tengah canggihnya produk-produk TWS.


1. Pertimbangan kualitas  suaranya lebih bagus. 

2. Kepraktisan tidak perlu charging.

3. Baterai TWS sering rusak. 

4. Earphone kabel dinilai lebih timeless dan relevan dengan zaman.

5. Earphone lebih nyaman digunakan.

6. Earphone tidak was-was karena takut lepas atau ilang.

7. Harga earphone kabel lebih terjangkau.

8. Earphone kabel lebih nyaman dan tidak membuat kepala pusing, beberapa orang menyebut lebih sehat.

7. Earphone kabel idak perlu connect bluetooth.

8. Eearphone kabel memiliki suara lebih mantab.


 Artikel dari Teen Vogue yang berjudul "Wired Headphones Are the New ‘It’ Accessory — and We Should Have Seen It Coming" membahas tentang tren kembalinya penggunaan earphone/headphone kabel (wired headphones) di kalangan anak muda, menggeser popularitas AirPods atau earphone nirkabel.


Berikut adalah poin-poin penting dari artikel tersebut:


1. Tren Baru Para "It Girls"
Tren ini dipopulerkan oleh figur publik dan ikon fesyen seperti Bella Hadid, Lily-Rose Depp, Zoë Kravitz, hingga Hunter Schafer. Gaya mereka yang tertangkap kamera paparazzi saat mengenakan earphone kabel dinilai memberikan kesan estetik yang kasual dan keren.


2. Dampak Akun Media Sosial
Akun Instagram seperti @wireditgirls (oleh Shelby Hull) dan berbagai video viral di TikTok berkontribusi besar dalam memicu tren ini. Akun-akun tersebut mengurasi foto-foto perempuan yang tampil percaya diri dan modis dengan kabel earphone mereka.


3. Faktor Nostalgia Fesyen Y2K & Pandemi
Sejarawan fesyen, Rachel Weingarten, menjelaskan bahwa fenomena ini berkaitan dengan siklus fesyen (tren lama yang kembali populer) dan kebangkitan estetika Y2K (awal tahun 2000-an). Selain itu, masa pandemi COVID-19 memicu rasa nostalgia terhadap teknologi yang lebih simpel dan tidak terlalu futuristik.


4. Simbol "Jangan Diganggu" 
Menggunakan earphone kabel juga memiliki fungsi sosial secara visual. Kabel yang menjuntai menjadi indikator yang jelas bagi orang lain bahwa si pengguna sedang mendengarkan sesuatu dan tidak ingin diganggu, memberikan kesan misterius sekaligus low-key.


5. Variasi Produk
Tren ini tidak hanya terbatas pada earphone bawaan Apple yang murah, tetapi juga merambah ke headphone kabel klasik lainnya, seperti Koss Porta Pros yang sempat viral di TikTok, bahkan hingga penggunaan pemutar musik jadul seperti Discman.



Demikian tadi rangkuman pendapat dan Alasan Orang-orang Kembali Mengenakan Earphone Kabel Dibanding TWS, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Sumber: Twitter

Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Moto3 Asal Indonesia yang Cetak Sejarah Dunia

0
 
Veda Pratama Moto3 2026



Campusnesia.co.id - Dunia balap motor internasional kembali dikejutkan oleh talenta muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama. Pembalap masa depan Indonesia ini sukses mencuri perhatian publik global lewat performa impresifnya di ajang Moto3 World Championship 2026.

Bagi Kamu yang penasaran dengan sosoknya, berikut adalah profil, biodata lengkap, serta deretan prestasi luar biasa dari Veda Pratama yang wajib Kamu ketahui.


Biodata Singkat Veda Ega Pratama

- Nama Lengkap: Veda Ega Pratama

- Nama Populer: Veda Pratama

- Tempat, Tanggal Lahir: Gunungkidul, D.I. Yogyakarta, 23 November 2008

- Asal Daerah: Wonosari, Gunungkidul

- Agama: Islam

- Profesi: Pembalap Motor Profesional

- Tim Saat Ini: Honda Team Asia (Moto3 2026)

- Akun Instagram: @vedapratama54

Profil Veda Ega Pratama



Bakat Alami yang Mengalir dari Sang Ayah
Darah balap yang mengalir di tubuh Veda Pratama bukanlah kebetulan. Ia merupakan putra dari Sudarmono, mantan pembalap nasional Indonesia yang pernah berjaya di kancah Asia (ARRC).

Di bawah bimbingan sang ayah dan didikan Astra Honda Racing School (AHRS), Veda mengasah kemampuannya sejak usia sangat dini. Ketekunannya membuahkan hasil manis ketika ia mulai mendominasi kejuaraan-kejuaraan lokal sebelum akhirnya melenggang ke panggung internasional.


Deretan Prestasi Sejarah Veda Pratama di Kancah Dunia

Sejak memulai karier profesionalnya, remaja asal Gunungkidul ini tidak henti-hentinya memecahkan rekor baru untuk Indonesia. Berikut adalah beberapa pencapaian terbesarnya:

1. Juara Asia Talent Cup (ATC) 2023
Veda Pratama sukses mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjuarai ajang Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) 2023. Tidak sekadar menang, ia mendominasi musim tersebut dengan meraih 9 kemenangan dari 12 balapan—sebuah rekor poin tertinggi sepanjang sejarah ATC.

2. Runner-Up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025
Setelah sukses di Asia, Veda hijrah ke Eropa untuk berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Berhadapan dengan pembalap-pembalap muda terbaik dari Eropa dan Amerika, Veda tampil luar biasa hingga berhasil mengamankan posisi runner-up (juara 2) pada klasemen akhir musim 2025.

3. Pembalap Indonesia Pertama yang Dikontrak Red Bull
Memasuki awal tahun 2026, Veda Pratama kembali mengukir sejarah dengan resmi menjadi atlet Red Bull pertama dari Indonesia di kancah balap motor. Dukungan penuh dari brand raksasa dunia ini menjadi bukti bahwa potensi Veda sangat diakui di level internasional.


Kiprah Fenomenal di Moto3 2026: Target Rookie of the Year

Tahun 2026 menjadi lompatan besar bagi karier Veda. Mengaspal bersama Honda Team Asia di kelas Moto3, Veda langsung tampil menggebrak meski berstatus sebagai rookie (pendatang baru).

Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada GP Brasil 2026 di bulan Maret lalu. Veda berhasil finish di posisi ke-3, menjadikannya pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang sukses naik podium di kelas Grand Prix (MotoGP/Moto2/Moto3).

Saat ini, Veda Pratama berada di jajaran papan atas klasemen sementara Moto3 2026 dan menjadi kandidat terkuat untuk menyabet gelar bergengsi Rookie of the Year 2026.


Dukung Terus Perjalanan Veda Pratama Menuju MotoGP!
Dengan usia yang masih sangat muda dan perkembangan yang begitu pesat, peluang Veda Pratama untuk menembus kelas utama MotoGP di masa depan terbuka sangat lebar. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia tentu menjadi modal berharga bagi Veda untuk terus mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi dunia.

Bagaimana pendapatmu mengenai performa Veda Pratama musim ini? Tulis di kolom komentar, ya! Jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp komunitasmu agar semakin banyak yang mendukung talenta lokal kita.

Review Series Tom Clancy's Jack Ryan, Ketika John Krasinski Jadi Agen CIA Tayang di Amazon Prime Video

0
 
Poster serial Tom Clancy's Jack Ryan yang menampilkan aktor John Krasinski sebagai analis CIA dengan latar belakang penuh aksi



Campusnesia.co.id - Untuk mengisi waktu luang diantara pekerjaan, bulan Mei 2026 ini saya memilih maraton menonton series produksi Amazon Prime berjudul Tom Clancy's: Jack Ryan.

Awalnya saya menonton versi movienya yang berjudul Tom Clancy's Jack Ryan: Ghost War, karena penasaran saya coba cari versi seriesnya yang ternyata sudah ada sejak tahun 2018 dan total sebanyak 4 season.

Series ini berkisah tentang Tom Clancy's Jack Ryan (atau lebih dikenal dengan judul Jack Ryan) adalah serial televisi bergenre political action thriller asal Amerika Serikat. Cerita serial ini diadaptasi dari karakter dalam semesta fiksi Ryanverse ciptakan penulis legendaris, Tom Clancy.

Menampilkan interpretasi modern dari karakter aslinya, serial ini menggandeng John Krasinski sebagai sang analis CIA, Jack Ryan. Serial ini sendiri digarap oleh kreator Carlton Cuse dan Graham Roland. Selain menjadi pemeran utama, Krasinski juga duduk di kursi produser eksekutif bersama Carlton Cuse, Graham Roland, Michael Bay, Morten Tyldum, dan Brad Fuller.


Rangkuman Sinopsis Per Season

1. Season Pertama:
Musim perdana ini mengikuti kisah sang analis CIA, Jack Ryan, yang terpaksa keluar dari zona nyaman pekerjaan mejanya yang aman. Ia dilempar langsung ke lapangan setelah menemukan serangkaian transfer bank mencurigakan. Investigasi ini membawanya berhadapan dengan Suleiman, seorang ekstremis Islam yang pengaruhnya tengah naik daun.


2. Season Kedua:
Di musim kedua, Jack terjebak di tengah-tengah pergolakan dan perang politik di Venezuela yang korup.


3. Season Ketiga:
Memasuki musim ketiga, Jack menyelidiki sebuah konspirasi besar untuk membangkitkan kembali Uni Soviet. Rencana rahasia ini melibatkan peledakan bom nuklir taktis yang tidak dapat dilacak di Republik Ceko.


4. Season Keempat:
Di musim keempat, Jack yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Pelaksana CIA harus menghadapi misi paling berbahaya sepanjang kariernya. Kali ini, musuh yang ia hadapi beroperasi di dalam negeri AS sekaligus di luar negeri. Masalah dimulai saat Jack menyelidiki rumor korupsi internal di tubuh CIA, di mana ia dan rekan-rekan kepercayaannya justru menemukan bukti aliansi gelap antara kartel narkoba dan organisasi teroris.


Daftar pemeran series  Tom Clancy's Jack Ryan

- John Krasinski sebagai Jack Ryan

- Wendell Pierce sebagai James Greer

- Abbie Cornish sebagai Dr. Cathy Mueller 

- Ali Suliman sebagai Mousa bin Suleiman

- John Hoogenakker sebagai Matice

- Michael Kelly sebagai Mike November 

- Betty Gabriel sebagai Elizabeth Wright 

- Michael Peña sebagai Domingo Chavez


Review series  Tom Clancy's Jack Ryan

Jujur salah satu yang membuat penasaran dengan series Jack Ryan ini adalah sang pemeran utamanya yaitu John Krasinski sebagai Jack Ryan. Pertama tahu aktor ini dari film 13 Hours yang sangat seru, ditambah dengan kemunculannya di film Doctor Strange in the Multiverse of Madness sebagai Mister Fantastic.

Secara umum buat sobat yang suka series tema agen rahasia ala CIA pasti langsung konek dengan Jack Ryan, sejak season pertama sudah menghadirkan perburuan seru dengan melibatkan lokasi di berbagai negara.

Drama, misteri dan aksi yang dihadirkan terasa pas dengan sedikit bumbu romansa, menariknya di setiap season kita diberi plot twist dari kasus besar yang coba dipecahkan dan hal ini menambah menarik jalan ceritanya.

Secara umum series Jack Ryan sangat rekomended dinikmati saat libur terutama buat sobat yang suka dengan genre agen rahasia, selamat menonton.