sponsor

Seminar Sociopreneurship dan Startup RnB Undip 2017

3:07:00 PM


[Event Ter-Dahsyat UNDIP]
[OPCIOS 2017- Seminar Sociopreneurship dan Startup]


Generasi muda penerus bangsa yang mandiri dapat memajukan perekonomian bangsa, salah satunya melalui jalur wirausaha. Dengan peningkatan penggunaan internet dan bayaknya bermunculan startup yang menawarkan beragam aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan maupun hiburan, akhirnya peran edukasi ini banyak dilakukan oleh startup tersebut.

Potensi generasi muda sangat besar untuk berkiprah di jalur wirausaha karena bertumpu pada kekuatan kreativitas dan inovasi sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Di tengah perkembangan zaman yang serba digital, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan berbagai peluang sebagai jembatan untuk meraih kesuksesan di masa depan.

OPCIOS merupakan event seminar kolaborasi UKM R'nB (Research and Business) Undip bersama ISNET (Indonesian Scholars Network) dengan tema Sociopreneurship dan Startup yang terbagi dalam 2 kategori, pemula dan perintis yang disertai dengan teleconference pembinaan startup yang terdapat di Silicon Valley, USA. Silicon valley adalah sebutan untuk sebuah wilayah di selatan California yang menjadi tempat bermukim para perusahaan teknologi kelas dunia. Seringkali tempat ini menjadi kiblat bagi para pelaku startup untuk belajar.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

UKM R'nB UNDIP & ISNET dengan bangga mempersembahkan 
🎉 Seminar Sociopreneurship dan Start Up Business 🎉

📆 JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 
       Cluster SOCIOPRENEURSHIP 
       menghadirkan pembicara :

1.  [ BARON NOORWENDA ]
     Founder Komunitas WPL
     Materi   : Start Up Business di Bidang Sosial (Sociopreneurship)

2. [ TATIEK KANCANIATI ]
    Pembina Yayasan Sinergitas Indonesia
    Materi   : Sociopreneurship di Bidang Pariwisata

3. [ HERMAN BUDIANTO ]
    Pembina Sinergitas Sosial Entrepreneurs
    Materi   : Social Mapping


📆 SABTU, 12 AGUSTUS 2017 
       Cluster STARTUP
      menghadirkan pembicara :

1. [ ANDREAS SENJAYA ]
    Co-Founder & CEO iGrow
    Materi : Memulai Start Up Business Menembus Pasar Dunia 

2. [ MUHAMMAD YUSUF ]
    Praktisi & Coach StartUp di Silicon Valley, USA
    Materi  : Pembinaan Start Up Business di Silicon Valley USA 

3. [ CATUR SUGIYANTO ]
    Professor Faculty of Economics & Business UGM
    Materi  : Strategi Pemasaran Produk Start Up Business Menembus Pasar Eropa 

Seminar ini bertujuan untuk mendorong dan merangsang kreativitas generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dalam menciptakan bisnis start-up yang inovatif sehingga generasi muda dapat memberikan nilai tambah melalui usaha yang mereka rintis dan menciptakan model usaha dengan melihat masalah sosial sebagai peluang memberdayakan masyarakat.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

📍Lokasi : Laboratorium Kewirausahaan
                    Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) 
                    Kampus UNDIP Tembalang, Semarang
⏰Pukul :
                    07.30 -12.00 WIB


How to join?
1. Registrasi pendaftaran melalui google form
2. Melakukan pembayaran via transfer 
3. Kirim Bukti pembayaran dan format pendaftaran pada CP.

        Daftarkan dirimu segera di link berikut ini :
 ( bit.ly/RegisterOpcios2017 )


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Cara pembayaran via transfer kerekening berikut :
BRI 1447-01-002900-502
A.n Risya Fahira Lubis

Konfirmasi telah melakukan pembayaran
- Kirim Bukti Transfer dengan Format : "Opcios_NamaLengkap_Sociopreneur/Start-up"
kirim ke WA :
Risya (0812-6471-2398)
atau
Farah (0858-4188-4840)

NB :
Htm cluster Sociopreneurship 50.000
Htm cluster StartUp 100.000
OTS + 15.000

Untuk peserta yang mendaftar 2 Cluster (Sosiopreneurship + Startup) mendapat potongan harga tiket sebesar 20%.

Pendaftaran dibuka hingga 2 Agustus 2017
what do you waiting for ? Let's join us~

Stay tuned :
Line             : http://line.me/ti/p/%40yoh3497v
Instagram : www.instagram.com/opcios
media partner : www.Campusnesia.co.id 



Salam inspirasi!

#ukmrnbundip
#isnet
#startup #sociopreneurship 
#workshop #opcios2017

10 Poster Keren Aksi Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina

5:34:00 PM

Campusnesia.co.id -- Semarang. Jumat 21 juli 2017 Masyarakat Semarang Peduli Al-Aqsha menggelar aksi solidaritas atas penutupan masjid al-aqsha di palestina oleh tentara israel yang terjadi pada tanggal 14 juli 2017 lalu.

Baca juga :

-  Aksi Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina diikuti Ratusan Peserta  
- (Foto) Aksi Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina 


Berikut ini Poster-poster yang dibawa oleh para peserta aksi, salah satu sarana menyampaikan pendapat dan ajakan kepada masyarakat untuk turut serta peduli terhadap saudara-saudara di Palestina.






















copywriting    : Imron Hamzah
desain grafis : Nandar

PENDAFTARAN FIM 19 RESMI DIBUKA

5:22:00 PM

Campusnesia.co.id -- Pendaftaran event keren Forum Indonesia Muda yang ke 19 telah dibuka, 19 Juli hingga 19 Agustus 2017. 

Apa itu FIM?
Forum Indonesia Muda (FIM) merupakan sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai aktivitas, universitas maupun lembaga kepemudaan, dari seluruh Indonesia; dengan cita-cita bersama membangun bangsa dengan semangat kontribusi bersama. Forum ini dibuat sebagai sarana peningkatan kompetensi pemuda dan mahasiswa dalam rangka menyiapkan pemimpin masa depan dan wadah silaturahmi untuk membangun kontribusi bersama.

Berikut pengumuman lengkapnya:

PENDAFTARAN FIM 19 RESMI DIBUKA

"Beri aku sepuluh pemuda yang mencintai bangsa, maka akan ku guncangkan dunia". (Ir. Soekarno)

Apa mimpimu untuk Indonesia ? 

FIM 19 menantang kamu untuk bersiap diri menyambut bonus demografi 2020. Bersama Forum Indonesia Muda, kita siap guncangkan semesta. 

Jangan tunda lagi, tentukan pilihanmu dan rasakan perubahannya. 

Pendaftaran FIM 19 telah dibuka. Silahkan kunjungi:  

#BersiapFIM19 #PemudaIndonesia #RagamAsaSatuIndonesia
#FIM19

=======================
=======================

Narahubung:
Juna  : +6283804166065
Niken : +6281283382524

Instagram : @fimnews
Line : @fimnews
Twitter : @fimnews
Telegram : http://t.me/fimnews
Fanpage FB : Forum Indonesia Muda

                 

(Foto) Aksi Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina

4:09:00 PM

Campusnesia.co.id -- Semarang. Jumat 21 juli 2017 Masyarakat Semarang Peduli Al-Aqsha menggelar aksi solidaritas atas penutupan masjid al-aqsha di palestina oleh tentara israel yang terjadi pada tanggal 14 juli 2017 lalu.

Baca juga : 
Aksi Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina diikuti Ratusan Peserta 

Berikut foto-foto di lapangan, aksi solidaritas masyarakat semarang terhadap penutupan masjid al aqsha palestina.


















































penulis: Nandar
foto  : Nandar

Aksi Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina diikuti Ratusan Peserta

3:51:00 PM

Campusnesia.co.id -- Semarang. Jumat 21 juli 2017 Masyarakat Semarang Peduli Al-Aqsha menggelar aksi solidaritas atas penutupan masjid al-aqsha di palestina oleh tentara israel yang terjadi pada tanggal 14 juli 2017 lalu. 

Ratusan peserta memadati jalan pahlawan tepatnya di tugu segitiga yang dulunya adalah tugu air mancur. Acara di isi dengan orasi-orasi yang disampaikan tokoh-tokoh yang hadir dari berbagai elemen masyarakat. Tentang seruan ajakan kepedulian kepada masyarakat pada saudara-saudara sesama muslim di palestina, kecaman terhadap tindakan semena-mena tentara israel yang tidak mencerminkan penghargaan terhadap hak beribadah di masjid al-aqsha.

Selain orasi ada juga kumandang nasyid dan aksi teatrikal yang mengkritik tindakan tentara israel, mengkritik pers, PBB dan desakan kepada pemerintah agar segera menyatakan sikapnya.

Dari pers release yang diterima redaksi, ada lima pernyataan sikap dari masyarakat Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina, yaitu:
1. Mengecam penutupan masjid al-aqsha untuk ibadah umat islam, karena masjid al-aqsha adalah salah satu masjid suci ketiga umat islam, maka sebagaimana agama lainya, pemeluk agama isla tidak seharusnya dilarang dalam menjalankan ibadah di masjidnya.

2. Mengutuk tindakan penyerangan sewenang-senang tentara israel terhadap warga palestina yang tidak berperi kemanuasiaan dan berperi keadilan.

3. Mengajak seluruh umat islam untuk bangkit mendukung perjuangan rakyat palestina dalam menjaga tanah air, sebagai warisan para nabi dan senantiasa terus mendoakan disetiap waktu atas perjuangan-perjuangan mereka. bahwa palestina adlah saudara kita, masalah mereka juga masalah kita bersama, luka mereka juga luka kita semua.

4. Menuntut pemerintah Indonesia untuk ikut aktif dalam menjaga perdamaian dunia (sesuai dengan pembukaan UUD 1945) khususnya terkait isu konflik Palestina dan Israel.

5. Mengajak lembaga dan ormas islam dunia dalam melindungi kota suci umat islam Palestina dan Masjid AL Aqsha.

Masyarakat Semarang Peduli Al-Aqsha Palestina kota Semarang terdiri dari FORMIS, IKADI, ACT Semarang, JPRMI, FSLDK Semarang, KAMMI Semarang, ODOJ Semarang, Pesantren Ikhwah Rasul, BAHTERA, BMH, BBI Semarang, Pemuda Muhammadiyah, PPI, Hidayatullah, FKAM, Relindo Semarang, Wisata Ruhani, AShabul Kahfi, MRI Jateng.

penulis: Nandar
foto    : Nandar


Mahasiswa Undip membuat Jaket untuk Tuna Netra

4:55:00 PM



Campusnesia.co.id -- Semarang. Event tahunan DIKTI yaiitu PKM atau Program Kreatifitas Mahasiswa selalu meghadirkan ide-ide segar, menarik dan unik dari mahasiswa seluruh indonesia. Berita kali ini datang dari Tim PKM Undip. Tim ini diketuai oleh Teguh Kurniawan dan beranggotakan  tiga orang dari jurusan Teknik Elektro yakni Krismon Budiono, Rose Mutiara Suin, dan Yuni Prihatin Ningtyas.

Idenya adalah Jetnet, jaket yang dirancang khusu untuk para penyandang tuna netra. cara kerja Jetnet tergolong sederhana, karena mengandalkan peran sensor yang terpasang di beberapa bagian jaket seperti yang dikatakan oleh Ketua Tim Perancang Jetnet.

Teguh mengatakan setidaknya ada delapan sensor yang dipasang dengan daya jangkau berbeda. Jarak depan dan bawah masing-masing tiga meter, jarak serong kanan dan kiri masing-masing dua meter, serta jarak kanan dan kiri masing-masing 1,5 meter.

Sensor tersebut, kata dia, berfungsi untuk mendeteksi keberadaan objek-objek tertentu di sekitar pengguna jaket. Sinyal suara tersebut diperdengarkan melalui headset, yang mengeluarkan bunyi "awas bawah" dan "awas depan".

"Begitu sensor mendeteksi ada objek, misalnya lubang atau tembok, segera mengirimkan data ke alat bernama Arduino dan mengirimkan sinyal berupa suara," jelas Teguh, dilansir Antara, Rabu (19/7).

Perancangan jaket tersebut memerlukan waktu sekitar empat bulan dan telah melalui beberapa kali revisi. Biaya yang dikeluarkan untuk riset jaket tersebut, kata Krismom, mencapai Rp 3,1 juta. Namun biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu buah jaket, kurang dari Rp 1 juta.

"Awalnya, kami pakai jaket berwarna merah. Namun, kurang rapi dan pendeteksian sensor kurang maksimal. Kami revisi hingga jadi seperti sekarang ini. Tenaganya pakainya satu baterai 12 volt. Bisa di-charging. Sensornya bisa dilepas kalau jaketnya mau dicuci. Jadi, sangat mudah dan aman," ujar Krismon menambahkan.

Sumber Asli: Kumparan.com
diolah oleh  : Nandar 

Ratusan Pengusaha mengikuti Seminar Hijrah dari Pedagang ke Pebisnis di Semarang

4:16:00 PM

Campusnesia.co.id -- Semarang. Ratusan pengusaha dari Semarang dan sekitarnya, Rabu 19 Juli 2017 kemarin memenuhi ruang auditorium Bank Indonesia Semarang mengikuti seminar yang bertema Hijrah dari Pedagang ke Pebisnis bersama Jaya Setyabudi owner Yukbisnis.com.

Acara dimulai dari jam sembilan hingga selepas ashar. Dalam sambutanya Bapak Dian Nugraha perwakilan Bank Indonesia menyampaikan bahwa di Indonesia ada 98% pelaku UMKM dan mayoritas adalah usaha mikro. Sisi positifnya UMKM ini lebih tahan terhadap gejolak ekonomi. Namun ke depan juga harus berkembang dan tumbuh dari pedagang ke pebisnis.

Ketika sesi seminar dimulai, pembicara yang akrab disapa mas Jay banyak memberikan ilmu yang bermanfaat pada para peserta yang berasal dari latar belakang berbeda, ada yang reseller, dropshiper, produsen atau brand owner. 

Beberapa point penting misalnya tentang perbedaan antara pedagang dan pebisnis. Pedagang cenderung berfikir jangka pendek dan tidak peduli dengan brand dan branding. Untuk hijrah menjadi pebisnis ini harus dibenahi, misalnya dimulai dengan mebuat nama usaha atau toko, memberi merk pada produk yang dihasilkan agar lebih kompetitif di pasaran.

Selepas istirahat siang, mas Jay berbagi hal-hal yang lebih detail tentang bagaimana caranya hijrah dari pedagang ke pebisnis, misalnya tips tentang model bisnis canvas untuk para pelaku UMKM, agar produk lebih bisa bersaing harus memiliki ciri khas di era persaingan. Serta tips meminimalisir pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu untuk mengurangi cost.

Hal yang sangat menarik menurut penulis secara pribadi dari acara seminar ini justru bagaimana mas Jay membagi tentang ide-ide beliau tantang kemandirian ekonomi. Ajakan kepada para pelaku usaha tanah air untuk kompak dan bersatu. Sharing tentang idealisme bisnis yang anti konsumerisme, keserakahan dan kapitalisme serta ajakan menjaga proses dalam berbisnis dengan vallue yang tidak merugikan orang lain atau dalam istilah beliau bisnis secara syar'i. Syar'i pada vallue.

penulis: Nandar
foto     : Nandar 

Kuliah sambil Bekerja, Why Not?

10:00:00 PM

Campusnesia.co.id -- Kuliah sambil bekerja, atau nyambi bekerja selagi kuliah? mengapa tidak. Walau bisa kuliah tidak semua mahasiswa datang dari keluarga yang berkecukupan. Banyak diantara mereka yang datang dari keluarga pas-pasan bahkan bisa dibilang kurang. Tetapi demi cita-cita yang tinggi dan semangat menuntut ilmu "prihatin" selama proses kuliahpun tak jadi masalah.

Kali ini penulis akan coba berbagi, dari pengalaman tentang pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilakukan selagi kuliah. Alasan mayoritas dari rekan-rekan yang bekerja sambil kuliah adalah untuk membantu orang tua dalam hal biaya pendidikan dan biaya hidup selama kuliah, baru sebagian lagi memang ingin latihan mandiri atau sekedar mendapat pengalaman kerja. 

Umumnya pekerjaan ini bersifat freelancer atau paruh waktu. Nah apa saja pekerjaaan yang bisa kamu lakukan selagi menyelesaikan perkuliahan? yuk simak daftarnya

1. Guru Les Privat
Menurut penulis ini pekerjaan paruh waktu paling enak, karena pada dasarnya mengulang pelajaran saat SMA, SMP atau SD tergantung dapat anak didiknya jenjang apa. Sobat bisa mendaftar menajadi tutor di lembaga bimbingan belajar atau secara mandiri emncari siswa. Yang pasti kalau lewat bimbel akan dipotong biaya admistrasi. Pengalaman penulis di semarang untuk durasi 1,5 jam bisa dapat fee 25.000 hingga 50.000. menarik kan? 

2. Waiter
Atau pramusaji di warung makan, sepulang kuliah bisa langsung bekerja hingga malam. Tentu saja akan lebih capek dari pada menjadi guru les privat. Tapi bukan berarti tidak bisa dijalani.

3. Paruh Waktu di Percetakan
Ini bagaimana? ini kasuistis sih, penulis memberikan contoh di UKM Loetju.com percetakan merchandise biasanya menyediakan lowongan untuk mahasiswa yang ingin bekerja paruh waktu.

4. Driver
Beberapa teman dan adik kelas di kampus menjadi driver di sebuah rental mobil, biasanya di akhir pekan. Lumayan lho sekali jalan minimal 150.000 hingga 200.000 tergantung jarak dan custoer rentalnya juga.

5. Warnet
Menjadi penjaga warnet, kalau dulu ini salah satu pekerjaan paruh waktu idaman. Disaat internat tidak semudah dan semurah sekarang. Menjadi penjaga warnet bisa sekaligus mengerjaan tugas dan browsing gratis. Jangan salah ceo tokopedia dulu juga pernah menajdi penjaga warnet lho

6. Event Organizer
Beberapa EO biasanya membutuhkan tambahan SDM dalam sebuah acara yang dikelola, ini salah satu alternatif pekerjaan paruh waktu yang bisa dilakukan.

7. Tour Guide
Dibayar, jalan-jalan gratis kurang asyik apa coba, beberapa tour dan travel apalagi untuk event pelajar dan mahasiswa biasanya membutuhkan tour guide dari  mahasiswa. kamu bisa coba yang satu ini.

Itu dulu, 7 contoh pekerjaan yang bisa kamu lakukan saat masih kuliah atau paruh waktu. Jangan lupa akademis dan kuliah tetap prioritas jangan sampai terlena dengan pekerjaan. Untuk bisnis-binis  yang bisa dilakukan saat masih kuliah akan kami bahas dikesempatan berikutnya. sampai jumpa salam prestatif

penulis : Nandar
foto     : dashef.com