Membedah Teori Teleportasi Quantum dalam Drama Sisyphus The Myth

 


Campusnesia.co.id – Setelah tahun lalu kita dibuat bingung oleh teori Time Travel dalam drama korea The King Eternal Monarch yang ternyata juga merembet ke teori Multiple Universe, tahun ini penulis kembali dibuat gatel untuk ngulik teori science fiction dalam korea yang dibintangi oleh Cho Seung Woo dan Park Shin Hye berjudul Sisyphus The Myth yang menghadirkan tema Quantum Teleportation.

Jika dalam The King Eternal Monarch konsep time travel dilakukan dengan melewati gerbang antar dimensi dan menggunakan pendekatan supranatural magic dengan sebuah seruling ajaib bernama Manpasikjeok, Sisyphus The Myth memilih menggunakan pendekan ilmiah yaitu teori Fisika Quantum.

Sebelum kita lanjut bahas teori ini, disclaimer penulis bukanlah orang yang berlatar pendidikan fisika, jadi pembahasan ini murni dengan riset orang awam penikmat drama korea dan science fiction jadi pembaca yang lebih paham boleh memberi koreksi atau melengkapi pembahasan nanti.

Adegan Teleportasi Quantum dalam drama Sisyphus the Myth



Males Baca? 
Dengarkan versi Audio dengan lik tombol play di bawah ini.
atau kunjungi spotify Campusnesia Podcast


Apa itu Teleportasi ?
Mari kita  dengan pengertian kata Teleportasi, pada tahun 1931 penulis Amerika bernama Charles Fort menciptakan kata Teleportasi untuk menggambarkan penghilangan aneh dan penampilan dari anomali, Ia menggabungkan dengan Yunani pada awalan tele - (berarti jauh) dan bahasa latin verba portare (yang berarti membawa). Wikipedia

Secara umum Teleportasi memiliki arti sebagai suatu proses pemindahan sesuatu (materi) dari satu titik ke titik lain melalui sebuah proses penguraian dan pengembalian kembali susunan dari sesuatu tersebut.

Jika dalam peristiwa kapilarisasi, sebuah zat cair dipindahkan oleh pipa kapiler, entah benda lain seperti kain atau pipa dan dalam tranportasi benda atau manusia dipindahkan melalui alat pengangkut lain halnya dengan Teleportasi.

Kuncinya pada media alat pemindahannya atau mungkin bisa dibilang tanpa perantara berupa benda atau barang yang kasar mata dan proses penguraian dan pengembalian kembali susunan dari sesuatu tersebut. Lebih dekat dengan teori mistis dan magic dong, yup itu adalah gambaran paling gampang untuk menjelaskan Teleportasi, namun mari coba kita pahami dengan bahasa ilmiah  ala ilmu pengetahuan.

Teleportasi dalam berbagai Series dan Film
Sebenarnya teleportasi bukan barang baru digunakan dalam dunia hiburan layar kaca. Pembaca yang masa kecilnya ditemani tayangan Power Ranger setiap minggu pagi pasti ingat, Jason Tommy dll ketika dipanggil oleh Alpha ketika datang serangan dari monster dipindahkan dari suatu tempat ke markas atau medan pertempuran dalam bentuk Cahaya sesuai warna suit ranger masing-masing secara seketika. Bayangin jika mereka harus naik bus atau motor beat, belum nyampe keburu hancur tuh kota diserang monsternya si Rita.

Star Trek Teleportation Scene

Power Ranger Teleportation Scene

Atau yang lebih serius bisa kita saksikan dalam series dan Film layar lebar Star trek, mungkin serial inilah yang pertama memperkenalkan teleportasi untuk berpindah dari pesawat USS Enterprise ke sebuah planet atau sebaliknya, sekali lagi kuncinya ada di kecepatan yaitu seketika itu juga.

Lalu Apa itu Teleportasi Quantum
Dalam drama korea Sisyphus episode 3, Han Tae Sul untuk pertama kalinya memperkenalkan temuannya dalam konferensi yang di gelar di Busan. Ia mendemontrasikan kepada para tamu undangan yang hadir bagaimana sebuah Gula Balok diubah menjadi bagian-bagian kecil tungkat atomic kemudian dipindahkan dari mesin quantum ke secangkir kopi, sesaat sebelum mencemplungkan gula yang berbentuk partikel kecil tadi disatukan lagi dalam bentuk aslinya yaitu balok solid.

Inilah teori dasar Teleportasi Quantum, teori bahwa sebuah benda dapat dipindahkan dari satu awal titik ke titik tujuan lainya tanpa menggunakan perantara fisik. Bayangin suatu hari nanti ada ekspedisi yang bisa mengirim Mie Goreng dari Semarang ke Korea pada saat itu juga tidak melalui JnT atau kantor Pos. Layaknya kita mengirim PAP foto melalui Whatsapp (jangan ngeres, gak semua PAP=Post A Picture bermakna negatif)

Kabar gembiranya teori teleportasi quantum ini sudah diteliti oleh para ilmuan sejak lama dan beberapa tahun terkahir sudah banyak yang klaim berhasil mewujudkannya seperti yang terekam dalam beberapa berita online di bawah ini.


Cara Kerja Telepotasi Kuantum
Dari riset kecil-kecilan penulis di internet, teleportasi pada level kuantum bisa terjdi setidaknya dalam 3 cara;

Pertama, benda dari titik awal dipindahkan ke titik tujuan dengan begitu saja, “cling!” dan kamu yang saat ini sedang membaca artikel ini di atas kasur tiba-tiba saya pindahkan di tengah desa penari. Caranya? Gak tahu cling aja, adakadraba..prok..prok..tolong dibantu ya.

Kedua, benda dari titik awal discan dan di-identifikasi struktur partikel strukturnya hingga level atom lalu kemudian informasi yang terkumpul dikirim ke titik penerima. Alat di titik penerima akan menciptakan benda dengan informasi yang didapat dari titik pengirim.

Tapi tunggu dulu, dalam teori kedua ini, artinya benda yang dititik awal masih ada dan ada benda baru dengan spesifikasi yang sama di titik penerima. Berbarti ada 2 benda yang sama di 2 tempat yang berbeda dong? Betul sekali. Apa ini bisa disebut Kloning? Bisa. Kalau yang dikirim adalah apel whic is hanya sebuah “benda” its okey, bayangin jika itu manusia apa jadinya?

Kebingungan pada teori kloning ini pernah dengan sangat bagus digambarkan oleh Christopher Nolan dalam fimnya yang berjudul The Pretige, dengan teknologi kloning buatan Tesla berbalut drama persaingan pesulap.

Ketiga, teorema tanpa kloningkuantum. Benda dititik awal diurai hingga level atom kemudian dihancurkan (dihilangkan) kemudian dari info partikel atom tadi disatukan lagi di titik penerima dengan spesifikasi yang sama. Kembali lagi jika yang dikirim adalah roti bakar masih masuk akal, pertanyaannya jika itu makhluk hidup yang mana punya nyawa, artinya apakah manusia di titik awal pengiriman harus mati dulu dan kemudian dihidupkan lagi di titip penerima? Kalaupun bisa, apakah ini adalah orang yang sama? Nah lho..makin pusing gak?

Teleportasi dalam Sejarah
Sebagai penutup dan teori pembanding, penulis yang bukan berlatar mahasiswa atau peneliti  di bidang fisika akan memberikan sebuah referensi yang menarik yaitu kisah Nabi Sulaiman AS diperkirakan hidup pada abad ke-9 Sebelum Masehi (989-931 SM), atau sekitar 3.000 tahun yang lalu.

Dalam kisah yang diabadikan Allah SWT dalam Al Quran Surat an Naml (27) ayat 38 – 40, dikisahkan untuk membuat kagum dan takhluk Ratu Balqis sang Nabi meminta para pejabatnya yang terdiri dari hewan, manusia hingga bangsa jin untuk memindahan Singgasana Ratu Bilqis dari negeri Saba.

“Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”, Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”, Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab : “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia“. QS: An Naml (27) ayat 38 – 40.

Jin Ifrit menawarkan bantuan kepada Nabi Sulaiman AS bahwa ia bisa memindahlan singgahsana Rtau Balqis dari negeri Saba sebelum sang Nabi berdiri dari tempat duduknya, namun akhirnya Nabi Sulaiman AS lebih memilih ahli kitab (kita maknai sebagai manusia yang berilmu pengetahun tinggi) yang mampu memindahkan sebelum sang Nabi berkedip. This isTeleportation Quantum!

Poin yang ingin penulis sampaikan, teknologi yang hingga saat ini karena keterbatsan ilmu poengetahuan manusia disebut Teleportasi Quantum sesungguhnya pernah terjadi beribu tahun yang lalu, artinya bukan tidak mustahim di masa depan pemindahan benda atau manusia seketika seperti yang kita kihat dalam Power Ranger, Star Trek dan Drama Korea Sisyphus The Myth bukan hal yang tidak mungkin diwujudkan.

Okelah, jangan terlalu serius sobat Campusnesia, saat artikel ini ditulis dramanya masih on going hingga episode 4 masih ada 12 episode lagi jadi mari kira nikmati saja. Semoga bermanfaat, jika da teori tambahan atau korekasi jangan lupa tinggalkan komen di bawah, sampai jumpa.

Penulis:
Nandar
Penikmat Drama Korea

Jadi sebenarnya bagaiman penjelasan ending drama korea Sisyphus The Myth ini?

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »