Tampilkan postingan dengan label KKN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KKN. Tampilkan semua postingan

KKN UNISRI Desa Tawangsari Adakan Sosialisasi Tentang KDRT Kepada Ibu-Ibu PKK Dusun Panti

 

Campusnesia.co.id - Kerjo, Kab.Karanganyar (08/08/2022) -  Setiap tahunnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) semakin meningkat dan kebanyakan para korban adalah perempuan/istri. Tingginya kasus KDRT disebabkan karena kurangnya pemahaman hukum mengenai KDRT itu sendiri oleh masyarakat. 

Mengenai definisi KDRT sendiri telah diatur pada Pasal 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang berbunyi: Kekerasan  dalam  rumah  tangga  adalah,  “Setiap  perbuatan  terhadap  seseorang terutama  perempuan  yang  berakibat  timbulnya  kesengsaraan  atau  penderitaan secara  fisik,  seksual,  psikologis,  dan/atau  penelantaran  rumah  tangga  termasuk ancaman  untuk  melakukan  perbuatan  pemaksaan,  atau  perampasan  kemerdekaan secara melawan hokum dalam lingkup rumah tangga”

Semenjak telah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 oleh pemerintah, hal tersebut telah merubah cara  pandang,  semula  kekerasan  dalam  rumah  tangga  sebagai  urusan  pribadi  kini telah  menjadi  urusan  dan  kepentingan  publik yang di dalamnya ada ancaman pidana penjara atau denda bagi yang melanggarnya. 

Dengan adanya masalah ini membuat Maha Dewi Pertiwi salah satu Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta menjalankan program kerja mengenai pentingnya pehaman KDRT pada Senin, 08 Agustus 2022. 

Sosialisasi ini bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya para ibu-ibu mengenai pentingnya Peran masyarakat dalam menyikapi KDRT yang ada disekitar kita. Tidak hanya itu, pada sosialisasi tersebut juga dijelaskan mengenai sanksi untuk para pelaku dan dampak untuk para korban. 

Dalam sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 35 orang ibu-ibu PKK di Dusun Panti, Desa Tawangsari. Dalam pelaksanaannya para peserta diberikan bahan bacaan berupa Hardfile materi yang telah diberikan dalam sosialisasi oleh penyuluh ( Maha Dewi). Terdapat beberapa sub materi yang diberikan  dimulai dari definisi, jenis-jenis kekerasan , dampak KDRT, hingga cara pengaduan jika melihat atau mengalami KDRT.

Peninjauan Masalah Kesehatan dan Sanitasi Warga Melalui Survey Masyarakat Desa (SMD)

  

Campusnesia.co.idKKN-MMK Gizi UIN Walisongo Semarang Kelompok 2 melakukan kegiatan Survey Masyarakat Desa atau SMD di Desa Kedungboto, tepatnya di Dusun Kedungboto, Biting-Gedeg dan Watulawang. 

Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 1-4 Juli 2022 dengan cara menghampiri masing-masing rumah warga dalam bentuk pengukuran antropometri seperti tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas dan wawancara menggunakan kuisioner yang sudah disiapkan. 

Survey ini dilakukan untuk meninjau masalah kesehatan yang terjadi pada warga desa khususnya untuk kelompok remaja, balita dan ibu balita serta ibu hamil. 
 
Selain peninjauan masalah kesehatan, dilakukan pula pengecekan sanitasi di tiap rumah sebagai indikator penilaian “Rumah Sehat” yang dimiliki oleh setiap warga. Peninjauan ini dilakukan dengan cara melihat keadaan rumah mulai dari depan rumah hingga ke bagian dalam seperti kamar tidur, langit-langit, lantai, kamar mandi dan penggunaan jamban. 

Tak hanya itu, disini juga dilakukan penijauan berupa pembuangan limbah air serta pengolahan sampah organik dan anorganik di tiap rumah warga. 
 
Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar atas bantuan ibu-ibu kader di tiap dusun yang berkenan mengantarkan ke masing-masing rumah warga untuk dilakukan survey. Selain itu, antusias masyarakat desa saat dilakukan survey tidak mengecewakan, sebagian besar dari mereka memberikan respon baik dan menerima saat dilakukan pengukuran dan sesi wawancara. 

Bahkan ada yang berani mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar masalah kesehatan yang dihadapi untuk diberikan jalan keluarnya.
 
Hasil survey ini, diolah menjadi sebuah informasi yang dihubungkan dengan kejadian Stunting, kemudian dicari cara pencegahan atau penyelesaiannya dalam kegiatan KKN-MMK Gizi dengan mengadakan kerja sama Bersama pemangku kebijakan desa.

Mahasiswa KKN Undip Berikan Edukasi Bahan Kimia Di Kehidupan Sehari-hari yang Berbahaya Bagi Kesehatan

 


Campusnesia.co.id - Tambakaji, Semarang (03/08) - Mahasiswa KKN TIM II UNDIP TAHUN 2021/2022 mengadakan kegiatan edukasi tentang bahan kimia di kehidupan sehari-hari yang berbahaya bagi kesehatan pada hari Sabtu, 23 Juli 2022. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Solihatul Nada Firdaus Mahasiswa Undip Jurusan Kimia di RW 6 Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang bersama dengan Ibu-Ibu pengurus Posyandu RW 6. 

Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang beberapa bahan kimia yang sering ditemui di kehidupan sehari-hari yang ternyata berbahaya bagi kesehatan. 



Bahan-bahan kimia sudah sangat umum dijumpai di kehidupan sehari-hari seperti karbon monoksida pada kemacetan di jalan raya, amonia dalam produk pembersih rumah tangga, klorin pada produk pembersih, asam klorida pada pembersih porselen hingga asam sulfat pada produk deterjen. 

Bahan-bahan kimia ini dapat membahayakan jika terhirup berlebihan karena dapat mengganggu pernapasan atau terkadang terkena kulit dalam jangka waktu yang lama karena dapat menyebabkan iritasi. 

Kegiatan ini dilakukan dengan cara pembagian brosur mengenai beberapa bahan kimia yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari yang ternyata dapat membahayakan kesehatan dan dibarengi dengan penjelasannya oleh mahasiswa KKN Tim II Undip Tahun 2021/2022. Ibu-Ibu pengurus Posyandu RW 6 mengikuti kegiatan ini dengan aktif dan antusias.

KKN Tunahan Ikut Serta dalam Germas

 

Campusnesia.co.id - Jepara-Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) desa Tunahan ikut memeriahkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di balaidesa Tunahan pada Kamis (11/08).

Germas di desa Tunahan dilaksanakan setiap 1 tahun sekali di bulan Agustus. serta melibatkan kader posyandu, kader Juru Pemantau Jentik (jumantik), ibu-ibu PKK, dan juga tim puskesmas.

Rangkaian acara dimulai pukul 08.00 WIB pagi, dan diawali dengan senam bersama yang dipimpin oleh ibu Zuni instruktur senam dari Bangsri, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi germas okeh puskesmas II Keling. 

Materi yang disampaikan antara lain tujuh pilar GERMAS yaitu melakukan olahraga, mengonsumsi sayur dan buah, tidak mengonsumsi rokok dan alkohol, menggunakan jamban untuk buang air besar, peduli kebersihan lingkungan, serta periksa kesehatan minimal setiap satu bulan sekali. 

Di akhir acara dilanjutkan dengan proses pembagian doorprize dan hiburan.

"Kami sangat senang bisa berpartisipasi dalam acara Germas kali ini. Dengan adanya acara semacam ini, masyarakat menjadi teredukasi mengenai hidup sehat. Semoga acara senam pagi juga bisa menjadi rutinitas, setidaknya 1 minggu sekali" ucap salah satu mahasiswa KKN Unisnu.

Hastatik, selaku sekretaris desa mengungkapkan harapannya, "Semoga acara ini dapat meningkatkan kekompakan dari berbagai unsur serta memberi wawasan supaya taraf kesehatan masyarakat meningkat." pungkasnya.



Penulis
Ika Laila & H5M 

KKN Desa Tunahan Kolaborasi dengan FKJ Gelar Sosialisasi Road to School

 

Campusnesia.co.id - Tunahan- Mahasiswa Unisnu Jepara yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Tunahan berkolaborasi dengan Forum Kajian Jender (FKJ)  melaksanakan sosialisasi dan pembinaan untuk menanggulangi kenakalan remaja Road To School. 

Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu (13/08) bertempat di Gedung SMP Negeri 02 Keling Jepara. Dihadiri oleh 40 siswa kelas sembilan, sosialisasi dibuka langsung oleh kepala Sekolah Nur Priyanto pada pukul 09.00 WIB. 

Beliau menyambut baik acara sosialisasi dan pendampingan tersebut dan berharap siswa-siswi dapat memanfaatkan kesempatan baik ini dengan sebaik mungkin dan dapat memetik ilmu yang disampaikan. 

Sosialisasi dibuka dengan materi pendewasaan usia pernikahan yang disampaikan oleh Runner Up Duta Genre, Monika Leni Silvi. Materi pendewasaan Usia perkawinan dimaksudkan agar siswa-siswi memahami konsep usia pernikahan yang ideal dan mengetahui dampak negatif pernikahan dini sehingga dapat terhindar dari hal tersebut. 

Selain diberikan materi pendewasaan usia perkawinan, siswa-siswi juga dibekali pengetahuan tentang kenakalan remaja dan juga bahaya penggunaan narkoba yang disampaikan oleh Bapak Rohmad Ashar selaku bidang Narkoba dari Polres Jepara. 
Shafa Dilla, selaku Ketua FKJ menuturkan bawa kegiatan sosialisasi ini merupakan program dari Forum Kajian Jender untuk memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi se-Jepara mengenai bahaya kenakalan remaja dan pencegahan pernikahan dini. 

“Harapan kami, agar anak-anak khususnya siswa-siswi di seluruh Jepara dapat teredukasi mengenai kenakalan remaja dan pernikahan dini secara menyeluruh, tidak hanya dibagian perkotaan saja” pungkasnya.

acara ditutup dengan sesi penyerahan sertifikat kepada kedua pemateri dan foto bersama dengan siswa-siswi SMP Negeri 02 Keling. (ill/KKN Tunahan)

Mahasiswa KKN Undip Inisiasi Pemberdayaan Perempuan untuk Lahirkan Entrepreneur Hebat

 

Campusnesia.co.id - Sekaran, Semarang (13/08) – Kontribusi perempuan dalam mendongkrak ekosistem ekonomi Indonesia terlihat dari jumlah kaum perempuan yang mengelola UMKM di Indonesia menembus angka 64,5 % pada akhir tahun 2021. 

Hal tersebut menggambarkan bahwa perempuan turut memegang peran penting dalam  pertumbuhan UMKM dan perluasan lapangan pekerjaan di Indonesia. Melihat adanya potensi kekuatan ekonomi ini, pemerintah turut menargetkan adanya peningkatan angka wirausaha perempuan pada tahun selanjutnya. 

Selaras dengan hal tersebut, melalui survei yang dilakukan di Kelurahan Sekaran khususnya RW 07 ditemukan adanya potensi pemberdayaan perempuan dalam upaya melahirkan entrepreneur atau wirausaha di wilayah tersebut. Sebagian besar masyarakat di RW 07 didominasi oleh perempuan yang mana terdiri dari remaja putri dan ibu rumah tangga. 

Namun sayang, pada kenyataannya beberapa ibu rumah tangga dan remaja putri cenderung tidak memiliki kegiatan produktif lain diluar urusan rumah ataupun urusan pendidikan. Oleh karena itu, untuk merespon permasalahan yang ada sekaligus mendukung target pemerintah dalam melahirkan wirausaha perempuan baru maka Program Pemberdayaan Perempuan melalui kreativitas produk kriya dan pemasarannya dengan menerapkan social media marketing terbentuk.

Program pemberdayaan  perempuan ini dikemas dalam dua tahap, yaitu pelatihan pembuatan produk kriya berupa buket bunga dan pelatihan social media marketing. Kedua tahap kegiatan pada program pemberdayaan perempuan ini dilaksanakan pada hari yang sama yaitu 4 Agustus 2022 di kediaman RT 03. 

Pelatihan pembuatan buket bunga juga dilengkapi dengan media peraga fisik yang terdiri dari alat dan bahan dalam membuat buket bunga, sehingga penyaluran informasi dari pemateri dan peserta dapat dilakukan secara maksimal. 

Selain itu, guna mendukung penyerapan pengetahuan dalam pelatihan secara optimal dan sebagai pegangan bagi peserta kedepannya, maka dirancang dan didistribusikannya media atau bahan ajar berupa booklet yang berisi informasi cara membuat buket bunga serta cara menerapkan social media marketing pada TikTok dan IG Reels atas produk yang telah dibuat sebelumnya. 

Melalui program ini, wawasan baru berupa keterampilan baik hardskill maupun softskill berkenaan dengan pembuatan produk dan pemasaran produk yang dapat menjadi salah satu mata pencaharian ataupun kegiatan positif untuk mengisi waktu senggang perempuan di wilayah tersebut. 

Bahkan lebih jauh lagi, melalui program pemberdayaan perempuan ini dapat menjadi bekal dan berpotensi besar melahirkan wirausaha perempuan dan UMKM yang akan memberikan kontribusi pada ekosistem ekonomi dan lapangan pekerjaan di Indonesia.

Tingkatkan Aktivitas Sains, Mahasiswa KKN UNDIP melakukan Kegiatan Edukasi Sains melalui Metode Trick Science yang Menarik dan Menyenangkan

 

Campusnesia.co.id - Pedurungan Tengah, Pedurungan, Kota Semarang (20/7/2022). Pembelajaran sains termasuk pengenalan konsep keilmuan sains yang merupakan suatu upaya membantu untuk menemukan konsep dan proses tertentu dalam kehidupan. 

Dengan kata lain, pembelajaran sains pada hakikatnya dijadikan sebagai media yang digunakan untuk menstimulasi aspek perkembangan dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri.  

Melalui kegiatan pembelajaran di sekolah selama pandemi Covid-19 yang  dilakukan secara full daring (dalam jaringan) yang lebih terfokus pada pemahaman teoritis dan membuat kurangnya pemahaman praktik. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan adanya kegiatan pembelajaran sains dengan praktik langsung agar anak-anak mampu memahami ilmu sains lebih jelas serta mampu meningkatkan kegiatan sains dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran sains dilakukan agar anak tidak hanya mengetahui hasilnya saja tetapi juga dapat mengerti proses dari kegiatan sains yang dilakukannya. Sains memungkinkan anak agar dapat mengeksplorasi terhadap berbagai benda, baik benda hidup maupun mati. Selain itu juga dapat melatih anak menggunakan panca inderanya untuk mengenal berbagai gejala benda dan peristiwa disekitar. 

Menanggapi hal tersebut mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro mengajak para remaja di Madrasah Daroinis Sa’adah RT 2, RW 9, Pedurungan Tengah, Pedurungan, Kota Semarang untuk melakukan kegiatan berupa eksperimen fisika sederhana dengan trik-trik yang menarik untuk meningkatkan antusiasme remaja terhadap kegiatan sains serta mampu meningkatkan kreativitas remaja. 

Kegiatan edukasi sains melalui metode trick science mendemostrasikan secara langsung eksperimen fisika sederhana lalu dilanjutkan praktek-praktek eksperimen. Terdapat 2 kegiatan eksperimen secara langsung dan eksperimen lainya terdapat di modul sebagai panduan acuan kegiatan eksperimen. 

Eksperimen pertama berupa pembuktian tekanan udara dalam ruang tertutup dan eksperimen kedua peregangan karet karena tegangan udara. Setelah kegiatan eksperimen, diadakan mini kuis dan review dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar eksperimen yang sudah dipraktekkan sebelumnya. Setelah eksperimen dan review selesai, dilanjut membagikan kenang-kenangan.

Tujuan dari program kegiatan edukasi sains ini diharapkan mampu mengembangkan aspek perkembangan dan potensi yang dimiliki anak. Pembelajaran sains juga ditujukan untuk mengembangkan individu agar mengenal ruang lingkup sains itu sendiri serta mampu menggunakan aspek-aspek fundamental dalam memecahkan masalah yang dihadapinya.

Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Masyarakat Ikut Serta Cegah Stunting


Campusnesia.co.id
- Jakarta (15/07/2022), Masa pertumbuhan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan, terutama dalam masa anak-anak. Minimnya pengetahuan menyebabkan orang tua kurang menaruh perhatian pada tumbuh kembang anak, padahal tingkat tumbuh kembang anak yang tidak sesuai umurnya dapat menjadi salah satu tanda penyakit. 

Salah satunya stunting, menurut Menteri Kesehatam RI Stunting adalah gangguan tumbuh kembang pada anak yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, terserangnya infeksi, dan juga stimulasi yang kurang memadai.

Menurut BKKBN pada 2022, angka stunting di Indonesia sebesar 24,4%, melebihi standar dari WHO, yaitu 20%. Namun, angka stunting di Indonesia mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya dimana pada tahun 2018 angka stunting di Indonesia berada pada angka 30,8% dan pada tahun 2019 turun menjadi 27,7%. 

Pemerintah menargetkan pada tahun 2024 angka stunting bisa berada pada angka 4% dan mendorong keterlibatan dari semua pihak untuk berperan serta dalam upaya penurunan angka stunting, termasuk masyarakat.

Dalam rangka mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam penurunan angka dan mencegah stunting, Nirma Oktaviani salah satu peserta KKN Undip melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi stunting di Indonesia. 

Selain itu, dijelaskan juga perkembangan kondisi stunting di Indonesia beberapa tahun belakangan, penyebab, dampak, dan pencegahan stunting yang dapat dilakukan masyarakat. Dengan melampirkan data stunting Nirma berharap bahwa masyarakat dapat sedikit mengenal data sebagai salah satu fakta lapangan. Selain itu, dengan adanya edukasi mengenai stunting ini diharapkan masyarakat dapat ikut serta mencegah stunting sejak dini.

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Gizi Ikan dan Cara Bedakan Ikan Segar Melalui Uji Organoleptik


Campusnesia.co.id - Tambakaji, Semarang (23/07) - Penerjunan KKN Tim II Universitas Diponegoro periode 2021/2022 secara resmi telah dilaksanakan pada hari Senin, 4 Juli 2022 oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M. Hum. Kegiatan KKN pada tahun ini mengusung tema “Peduli, Partisipasi, Pahami, Stunting dan Narkoba berbasis SDG’s” yang berlangsung mulai dari tanggal 5 Juli 2022 hingga 18 Agustus 2022.

Mahasiswi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro melakukan Edukasi kepada ibu-ibu PKK RT 05 RW X1 Kelurahan Tambakaji mengenai kandungan gizi pada ikan serta bagaimana cara membedakan ikan segar dan tidak segar dengan uji organoleptik. Hal ini dilakukan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDG’s) NO 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Ikan memiliki kandungan gizi yang beragam dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Gizi yang terkandung dalam ikan seharusnya dapat dimanfaatkan secara maksimal agar tubuh dapat menyerap gizinya secara maksimal. Kebutuhan Omega-3 khususnya EPA dan DHA harus dipenuhi. Selain itu kandungan gizi yang terdapat pada ikan yaitu seperti Protein, Karotenoid, Mineral, dan Vitamin.
 
Kegiatan edukasi dilaksanakan pada hari Sabtu (23/07/2022) mengenai kandungan gizi pada ikan serta uji organoleptik cara membedakan ikan segar dan ikan tidak segar. Kegiatan tersebut dilakukan agar masyarakat Tambakaji memperoleh gizi yang maksimal dari mengonsumsi ikan yang masih segar sehingga manfaatnya dapat dirasakan dan dapat menghasilkan anak-anak yang cerdas dan sehat di Tambakaji. 

Kegiatan diawali dengan arisan rutin oleh Ibu-ibu PKK selama kurang lebih satu setengah jam. Kemudia setelah arisan selesai dimulai penjelasan mengenai kandungan gizi pada ikan serta manfaatnya, kemudian penjelasan mengenai ikan apa saja yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak, seperti ikan salmon dan tuna merupakan ikan yang kandungan proteinnya paling banyak, ikan patin, ikan kembung, ikan cakalang, dan masih banyak lainnya
 
Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan terkait uji organoleptik cara membedakan ikan segar dan ikan tidak segar, dan kegiatan ditutup dengan pembagian produk olahan ikan kepada Ibu-ibu PKK berupa bakso dan otak otak ikan. 

Mengonsumsi Ikan dapat mencegah penyakit jantung, menjaga fungsi dan kesehatan otak, mendukung kesehatan tulang, mencegah kerusakan tiroid, dan menjaga kesehatan mata.  Namun, apabila Ikan yang dikonsumsi sudah tidak segar, maka kandungan gizi tersebut tidak dapat diserap oleh tubuh dan bahkan dapat menimbulkan racun dan malah berbahaya bagi tubuh. Oleh karenanya diperlukan kemampuan untuk membedakan ikan yang segar dan tidak segar. 

Uji Organoleptik atau biasa disebut uji indera atau uji sensori merupakan cara pengujian dengan menggunakan indera manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk. Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu. Pengujian organoleptik dapat memberikan indikasi kebusukan, kemunduran mutu dan kerusakan lainnya dari produk.
 
Setelah kegiatan ini berlangsung, harapnnya agar ibu-ibu yang telah mendapatkan edukasi menganai kandungan gizi dan cara memilih ikan segar dan ikan tidak segar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga konsumsi ikan oleh masyarakat Tambakaji dapat diserap gizinya secara maksimal.


Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Warga Cipinang Perbedaan HIV dan AIDS

 

Campusnesia.co.id - Jakarta, Cipinang Besar Selatan (23/07/2022) — Kematian bayi dan anak di bawah lima tahun (balita) di Indonesia mencapai 28.158 jiwa pada tahun 2020. Salah satu penyebabnya adalah penyakit menular HIV/AIDS.

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV.

Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa kasus HIV/AIDS di Indonesia didominasi oleh kelompok usia di bawah 4 tahun. Penularan HIV bisa dicegah sehingga bisa mengurangi angka kejadian dan kematian pada balita di Indonesia.

Banyak bayi maupun balita yang terkena HIV, bisa dari orang tua ataupun dari lingkungan sekitarnya. Dampak dari penularan HIV menyebabkan tingginya angka kematian pada bayi dan balita. Orang tua masih banyak yang tidak sadar akan pentingnya deteksi dan pencegahan HIV dini.

Sesuai latar belakang tingginya angka kematian bayi dan balita akibat HIV di Indonesia termasuk di wilayah KKN serta sejalan dengan SDGs, khususnya poin 3 mengenai kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia, Mutiara Devia mahasiswa Tim II KKN UNDIP Tahun 2022, menjalankan program untuk berantas HIV.

Pada program ini dilakukan sosialisasi door to door di wilayah RW 05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, mengenai HIV menggunakan poster. Di mana nanti akan dijelaskan perihal perbedaan HIV dan AIDS, gejala awal, cara penularan, dan cara pencegahan. 

Poster tersebut kemudian ditempelkan di dinding Balai Warga RW 05 supaya semua orang yang datang ke sana bisa membacanya. Kemudian dilakukan tanya jawab bagi masyarakat yang ingin bertanya seputar topik yang diangkat.

Dengan adanya program ini diharapkan bertambahnya pengetahuan dan kesadaran mengenai HIV, khususnya pada ibu dan balita serta mengurangi angka kejadian dan kematian bayi dan balita karena HIV.

Keberlanjutan program penyuluhan dan peningkatan kesadaran masyarakat diharapkan dapat dilakukan oleh masyarakat yang secara aktif dapat saling mengedukasi satu sama lain mengenai pencegahan HIV.

Edukasi Mengenai Pemanfaatan Kotoran Kambing Jadi Pupuk Kandang Bernilai Ekonomis

 

Campusnesia.co.id - Semarang (12/08/2022), Desa Tambakaji, Kota Semarang, Jawa Tengah merupakan wilayah industri pabrik sehingga sebagian besar warga desanya berprofesi sebagai buruh pabrik, namun masih terdapat sedikit warga yang bermata pencaharian sebagai peternak, hal ini karena warga masih memiliki lahan yang cukup luas dan ketersediaan pakan yang melimpah untuk kebutuhan ternak. Ternak yang dipelihara yaitu ayam, kambing, dan sapi. Kambing menjadi ternak yang digemari peternak karena pemeliharaannya yang mudah dan harga pasar yang stabil.

Kambing menghasilkan kotoran sebanyak 0,5 hingga 1 kg/ekor/hari. Dalam sebulan satu ekor kambing dapat menghasilkan kotoran 15 hingga 30 kg. Populasi kambing yang dimiliki warga bekisar 2-15 ekor kambing. Banyaknya limbah kotoran kambing yang ada belum diimbangi dengan pengolahan limbah yang tepat, sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.

Upaya menyelesaikan kondisi tersebut, mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2021/2022 yang bernama Usama Ash Shidiqy Ikhsan dari Program Studi S1-Peternakan melakukan edukasi pemanfaatan limbah peternakan (kotoran kambing) menjadi pupuk kandang yang memilik nilai ekonomis. 

Sasaran dari kegiatan ini yaitu peternak kambing di Desa Tambakaji. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan secara langsung (door to door) ke peternak menggunakan media leaflet pada 10 Agustus 2022 di RW 7 Kelurahan Tambakaji. 

Leaflet memiliki peranan sebagai alat bantu memudahkan peternak menerima informasi pada saat kegiatan berlangsung. Selain menggunakan leaflet, peternak juga diberikan video tata cara pembuatan pupuk kandang dari kotoran kambing. Video dibagikan melalui grup whatsapp peternak Desa Tambakaji, sehingga informasi dan proses pembuatan pupuk kandang dari kotoran kambing dapat tersampaikan secara detail dan jelas. 

Pupuk kandang kotoran kambing merupakan pupuk organik yang bahan baku utamanya berupa kotoran kambing. Pupuk kotoran kambing sangat bermanfaat bagi tumbuhan karena memiliki kandungan unsur hara yang lengkap yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup tanaman, selain itu pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk dapat menjaga kesehatan lingkungan dan dapat menambah pendapatan peternak. 

Kotoran kambing tidak dapat diberikan langsung kepada tanaman karena mengandung ammonia yang bersifat panas yang mengakibatkan tanaman layu dan mati. Oleh karena itu dilakukan pengolahan pupuk dengan cara fermentasi menggunakan alat dan bahan yaitu karung, kotoran kambing, EM 4, air, dan molasses.

Tata cara pembuatan pupuk kotoran kambing cukup mudah dengan cara menyiapkan kotoran kambing (50 kg), kemudian mencampurkan 1 tutup botol EM 4, 50 gram molasses dan 2,5 liter air, lalu larutan yang sudah tercampur disemprotkan ke kotoran kambing secara merata, kemudian kotoran kambing dimasukkan kedalam karung dan disimpan ditempat teduh hingga 14 hari dan angin anginkan terlebih dahulu pupuk kandang sebelum digunakan. 

Pupuk yang baik memiliki ciri-ciri aroma tidak menyengat, warna coklat kehitaman, dan tidak menggumpal saat dikepal. Pupuk kotoran kambing memiliki kelebihan mempercepat pertumbuhan tanaman dan menyuburkan tanah, memiliki kandungan unsur hara makro dan mikro yang baik bagi tanaman, tidak memiliki efek samping bagi tanah dan tamanan, dan memiliki daya ikat ion yang tinggi.

Kegiatan edukasi berjalan dengan lancar dan memperoleh respon positif dari peternak. Harapan dari adanya edukasi ini peternak dapat mengolah limbah peternakan menjadi pupuk yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat menambah pendapatan peternak dan terciptanya lingkungan peternakan yang sehat.  

Mahasiswa KKN Undip Sulap Sampah Jadi Pupuk Cair MOL Probiotik Stimulan Pertumbuhan Ikan

 

Campusnesia.co.id - Semarang, (31/07/2022) – Kegiatan edukasi pembuatan MOL Probiotik merupakan program penerapan pengolahan limbah organik hasil kegiatan rumah tangga menjadi pupuk cair MOL Probiotik yang dapat berfungsi mempercepat pertumbuhan ikan di kolam warga. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi warga dalam pemanfaatan lingkungan berkelanjutan atau sDG’s (Sustainable Goals Development). Kegiatan edukasi pembuatan MOL Probiotik diadakan bersama Ibu Ketua RT 6 RW 6 di Gondoriyo, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.

Program ini diangkat dari permasalahan sampah organik yang belum termanfaatkan dengan baik dan lambatnya pertumbuhan ikan di kolam yang sempit. Kolam yang dimiliki warga dibangun di wilayah sempit seukuran kolam hias di teras rumah. Melalui program ini, limbah organik hasil rumah tangga dapat dimanfaatkan untuk stimulus pertumbuhan ikan di wadah sempit. 

Syarat pembuatan MOL Probiotik cukup mudah. Terdapat 3 syarat komponen bahan yang digunakan yaitu Karbohidrat, Glukosa, dan Bakteri baik. Sumber karbohidrat berasal dari sisa limbah organik rumah tangga seperti sisa nasi, jagung, singkong/tapai singkong. Glukosa didapat dari limbah buah seperti nanas, pepaya, pisang. Bakteri baik yang digunakan dapat berupa EM4, atau bisa diganti dengan ragi tape dan yakult.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan MOL Probiotik yaitu sisa nasi, limbah buah seperti nanas, pisang dan tomat, gula cair/tetes tebu/molase, temulawak sebagai herba alami untuk ikan, EM4, dan air secukupnya.

Cara pembuatannya pertama-tama remas nasi, haluskan. Potong buah matang/busuk, haluskan. Masukkan dalam wadah, tambahkan gula cair/tetes tebu/molase, aduk merata. Tambahkan EM4 ke dalam wadah, bisa juga menggunakan ragi tape, atau yakult. 

Tambahkan temulawak sebagai herba alami untuk ikan. Tambahkan air (lebih baik diendapkan terlebih dahulu untuk menyaring kotoran supaya tidak langsung masuk ke dalam wadah). 

Air dimasukkan hingga ¾ bagian wadah untuk tujuan fermentasi. Tutup wadah, biarkan selama 1-2 minggu hingga berbau seperti tape dengan permukaan berwarna putih. Pupuk cair MOL Probiotik siap pakai sebagai starter.

Kegiatan Edukasi Pembuatan MOL Probiotik Sebagai Stimulan Pertumbuhan Ikan di Kolam dilakukan melalui rangkaian kegiatan berupa Demonstrasi Pembuatan MOL Probiotik bersama Ibu Ketua RT 6 RW 6 Gondoriyo sebagai perwakilan perangkat warga, untuk kemudian dapat di share kepada yang lainnya. 

Pelaksanaan dilanjutkan melalui sosialisasi keliling secara door to door serta pemberian prototype produk, disertai penjelasan singkat tentang MOL Probiotik, manfaat dan fungsi, cara pembuatan serta penggunaannya agar mudah diterapkan masyarakat. 

Melalui edukasi pembuatan MOL Probiotik kepada masyarakat, terjadi percepatan pertumbuhan ikan sehingga produksi lebih cepat panen, ukuran lebih gemuk, peningkatan efektivitas produksi, serta pemeliharaan kesehatan lingkungan.

Mahasiswa KKN Undip Berikan Sosialisasi Cara Aman Transaksi Jual Beli Online



Campusnesia.co.id - Tambakaji, Semarang (11/08) – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2021/2022 berlokasi di daerah tempat tinggal masing-masing mahasiswa mengingat masih berlangsungnya kondisi pandemi Covid-19. 

Berbeda dengan pelaksanaan KKN sebelumnya, KKN kali ini berlangsung secara luar jaringan (luring) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada sesuai anjuran pemerintah. 

Pandemi Covid-19 yang meluas secara cepat dan masih berlangsung hingga sekarang ini membuat masyarakat lebih memilih untuk melakukan pembelian barang maupun jasa secara dalam jaringan (daring) ketimbang membeli secara langsung. 

Pembelian barang maupun jasa secara daring tersebut dianggap lebih efektif dan efisien dalam memutus rantai penularan Covid-19. Namun dalam hal ini, masyarakat masih kurang memahami cara aman dalam melakukan transaksi jual beli online.

Dari keresahan yang ada pada masyarakat, Fadia Fitri F (20), Mahasiswa S-1 Ilmu Hukum, Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN Tim II UNDIP 2021/2022, melaksanakan program kerja “Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tambakaji dalam Transaksi Jual Beli Online” dengan mengedukasi masyarakat di RT 7 RW 10 Kelurahan Tambakaji, Kota Semarang pada Selasa, 9 Agustus 2022 pukul 19.30 WIB sampai 21.00 WIB.

Edukasi yang diberikan adalah dengan pemberian edukasi secara langsung maupun melalui Whatsapp mengenai hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan transaksi, cara menghindari penipuan, langkah pengajuan komplain, dan hak-hak yang didapatkan oleh masyarakat selaku konsumen berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa audiens yang bertanya seputar transaksi jual beli online. Seperti sistem Cash on Delivery (COD) yang benar dan cara membedakan penjual yang terpercaya dengan penipu. 

Dengan berlangsungnya pelaksanaan program kerja ini, mahasiswa telah berkontribusi dalam melaksanakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat dan diharapkan masyarakat lebih bijak dalam melakukan transaksi jual beli online agar terhindar dari penipuan.

Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan Fisika Melalui Eksperimen Sederhana Pembiasan dan Difraksi Cahaya


Campusnesia.co.id - Ngembak (21/07/2022) – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2021/2022 mengajak siswa-siswi SD Negeri 1 Ngembak untuk melaksanakan eksperimen fisika bersama, yang dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Juli 2022.

Kegiatan ekseperimen fisika sederhana ini dilaksanakan agar dapat meningkatkan kreativitas dan memudahkan pemahaman siswa-siswi Kelas 6 di SDN 1 Ngembak mengenai materi fisika (IPA). 

Dikarenakan pembelajaran fisika yang sering dianggap membosankan dan sulit untuk dipahami, dengan adanya kegiatan eksperimen ini diharapkan mampu membuat pembelajaran menjadi lebih seru dan menyenangkan, sehingga materi yang disampaikan juga dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa-siswi.

Program tersebut dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan Program KKN Tim II UNDIP 2021/2022. Berdasarkan hasil diskusi bersama Kepala Sekolah SDN 1 Ngembak disepakati bahwa kegiatan eksperimen dilaksanakan pada Siswa-Siswi Kelas 6 dengan tema mengenai Pembiasan dan Difraksi Cahaya. 

Mahasiswa membuat poster mengenai materi yang akan disampaikan sebagai media untuk menunjang proses penjelasan. Selain itu, Mahasiswa juga membuat leaflet yang berisi prosedur atau langkah-langkah serta alat dan bahan yang akan digunakan sehingga siswa-siswi juga lebih mudah dalam memahami step by step yang harus dilakukan dalam proses pelaksanaan praktikum. 

Mahasiswa menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum, meliputi air, gelas bening, sedotan, kertas kosong, spidol, compact disk (CD), dan senter.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan ke seluruh siswa-siswi kelas 6 SDN 1 Ngembak. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Mahasiswa, terlihat siswa-siswi sangat antusias dalam mendengarkan dan memperhatikan materi yang disampaikan. 

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan eksperimen bersama yang terdiri dari 3 percobaan mengenai pembiasan dan difraksi cahaya, dimana sebelumnya dalam satu kelas telah dibagi menjadi 5 kelompok. Mahasiswa mempraktekkan di depan kelas kemudian diikuti oleh para siswa. 

Setelah kegiatan eksperimen selesai, Mahasiswa memberikan kuis berupa pertanyaan serta memberikan reward bagi siswa-siswi yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Hal tersebut untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman siswa-siswi terhadap materi dan eksperimen yang telah dilaksanakan.

Pentingnya Kepastian Hukum Bagi UMKM Dalam Mengembangkan Usahanya, Mahasiswa KKN Tim II Undip Memberikan Pendampingan Pembuatan Izin Usaha Mikro Kecil Melalui Sistem Online Single Submission


Campusnesia.co.id - Semarang (11/08/2022). Izin Usaha Mikro Kecil adalah tanda legalitas kepada seseorang atau pelaku usaha/kegiatan tertentu dalam bentuk izin usaha mikro dan kecil dalam bentuk satu lembar, maka setiap usaha harus memiliki izin secara legal. 

Mengetahui masih banyaknya para pelaku usaha kecil di Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang yang belum memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dan belum memahami peruntukannya, Amara Audy Salsabila (20) mahasiswa KKN Tim II Undip 2021/2022 yang berasal dari Fakultas Hukum tergerak untuk melaksanakan kegiatan program kerja monodisiplin dengan tema “Pendampingan Pembuatan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) untuk UMKM Melalui Online Single Submission (OSS)” yang dilaksanakan dalam dua hari.

Pelaksanaan program hari pertama dilaksanakan pada hari Senin (08/08/2022), Mahasiswa berkunjung ke salah satu pelaku UMKM pengrajin tangan di RW 04 Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. 

Program dilaksanakan dengan memberikan penjelasan dan pendampingan pembuatan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) untuk UMKM yang diatur dalam Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia No. 02 Tahun 2019 tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik bagi Usaha Mikro dan Kecil melalui sistem Online Single Submission. 

Bapak Tarsidi sebagai pelaku UMKM merasa dengan diperkenalkannya sistem Online Single Submission memudahkan dirinya untuk mengurus izin usaha maupun operasional dan memudahkan pelaporan serta solusi pemecahan masalah yang berkaitan dengan perizinan yang dihadapi.

Pada hari kedua, Selasa (09/08/2022), Mahasiswa berkunjung ke salah satu pelaku UMKM pengrajin gelang di RW 06 Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.  

Program ini bertujuan mendorong pelaku UMKM mematuhi aturan-aturan hukum yang berlaku dengan memiliki unsur legalitas dalam usahanya sebagai bukti pengesahan bahwa suatu usaha yang sedang dijalankan adalah sah dan legal serta sudah diakui oleh pemerintah. 

Dengan memiliki IUMK, pelaku UMKM dapat memiliki kepastian hukum dan sarana pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya. 

Mahasiswi KKN Undip Edukasi Pemanfaatan Serai Sebagai Spray Anti Nyamuk



Campusnesia.co.id - Pelaksanaan KKN Tim II Universitas Diponegoro periode 2021/2022 secara resmi telah dilaksanakan pada hari Senin, 4 Juli 2022 oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. 

Kegiatan KKN pada tahun ini mengusung tema “Peduli, Partisipasi, Pahami, Stunting dan Narkoba berbasis SDG’s” yang berlangsung mulai dari tanggal 5 Juli 2022 hingga 18 Agustus 2022.

Salah satu Mahasiswi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro melakukan edukasi kepada ibu-ibu PKK RW VI Kelurahan Tambakaji pada Senin, 23 Juli 2022. Pada pertemuan tersebut, selaku mahasiswi Fakultas Sains dan Matematika yang sedang melakukan program kerja monodisplin melakukan pemaparan yang bertujuan mengedukasi kepada ibu-ibu PKK mengenai pemanfaatan bahan alam, seperti serai sebagai bahan pembuatan obat anti nyamuk dalam bentuk spray guna mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebelum pemaparan materi, masyarakat dibagikan brosur dan produk spray anti nyamuk.

Alasan mahasiswi  mengedukasi hal tersebut adalah supaya masyarakat RW VI Kelurahan Tambakaji meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan penyakit DBD dan mengurangi angka kasus penyakit DBD di Kota Semarang.  Pencegahan tersebut melalui penggunaan produk anti nyamuk dengan menggunakan bahan alami yang mudah diperoleh dan ramah lingkungan, yaitu serai.

Tanaman serai mengandung minyak atsiri dengan 3 komponen utama, di antaranya sitronelal, sitronelol dan geraniol. Sitronelol dan geraniol merupakan bahan aktif yang tidak disukai dan sangat dihindari serangga, termasuk nyamuk sehingga penggunaan bahan-bahan ini sangat bermanfaat sebagai bahan pengusir nyamuk.

Kegiatan ini diapresiasi dengan baik oleh ibu-ibu PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurut mereka, Kegiatan pelatihan ini sangat berguna, dimana dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikaskan cara tersebut untuk membuat spray anti nyamuk di rumah masing – masing dan dapat menjadi solusi dalam permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat dengan memanfaatkan tanaman sekitar.

Kegiatan yang diselenggarakan ini berjalan lancar dan komunikatif antara mahasiswa dengan peserta yakni ibu – ibu  di RW VI Kelurahan Tambakaji. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan nyamuk di Kelurahan Tambakaji, khususnya RW VI dan masyarakat dapat mengetahui manfaat tanaman sekitar.