Daftar Aplikasi dan Website Terbaik untuk Cek Kualitas Udara AQI (Air Quality Index) di Sekitar Kita

0
 


Campusnesia.co.id - Semarang 19/08/2023. Beberapa hari ini isu kesehatan udara di DKI Jakarta menjadi sorotan karena kualitasnya yang buruk. Buka hanya dari pendangan mata namun juga efeknya mulai dirsakan oleh warga dengan gejala batuk dan gangguan pernapsan.

Perdebatan masih sengit tentang penyebab buruknya kualitas udara Jakarta, ada yang berpendatan karena asap kendaraan bermotor dan adapula yang berpendapat karena asap dari PLTU yang ada di sekitar ibu kota.

Terlepas dari perdebatan di atas, fenomena ramainya perbincangan tentang kualitas udara menandakan masyarakat mulai sadar dan peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan yang kalau diurai bakal menarik hingga pembahasan tentang ide penggunaan kendaraan ramah lingkungan, transportasi publik, menjaga hutan dan tanaman, serta menghentikan eksploitasi bahan bakar fosil ekstraktif.

Tapi bukan itu yang akan kita bahas, dalam postingan kali ini kami akan berbagi tentang Daftar Aplikasi dan Website Terbaik untuk Cek Kualitas Udara AQI (Air Quality Index) di Sekitar Kita, apa saja? ini dia rinciannya.


1. AirVisual
iqair.com
link website: https://www.iqair.com



2. Plume Labs: Air Quality App
Plume Labs App: Live and forecast air quality data
plumelabs.com
link website: https://plumelabs.com



3. Air Matters
Air Matters - A Global Air Quality Service Provider.
air-matters.com



4. AirLief



5. Haze: Air Quality & Weather



6. BreezoMeter
BreezoMeter: Accurate Air Quality, Pollen & Active Fires 
breezometer.com



7. Air Quality Tracker: Pollution
World's Air Pollution: Real-time Air Quality Index
waqi.info
link website: https://waqi.info



8. My AQI Air
iqair.com
link website: https://www.iqair.com



nafas.co.id We created Greater Jakarta's largest network of air quality sensors, so you can have the most accurate air quality data for your everyday life.
link website: https://nafas.co.id 



10. AirNow.gov
AirNow is your one-stop source for air quality data. Our recently redesigned site highlights air quality in your local area first, while still providing air.
link website: https://www.airnow.gov  



11. aqi.in
AQI Air Quality Index: Real-time Air Pollution Level
link website: https://www.aqi.in





Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Daftar Aplikasi dan Website Terbaik untuk Cek Kualitas Udara AQI (Air Quality Index) di Sekitar Kita, semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar


===

Daftar Penyakit Yang Sering Diderita Mahasiswa, Kenali Gejalanya dan Pahami Penanganannya

0
 


Campusnesia.co.id - Dunia perkuliahan sudah memasuki semester baru, mahasiswa baru sudah mulai berdatangan mengikuti upacara penyambutan, pengenalan kampus hingga kuliah untuk pertama kalinya.

Jadi mahasiswa banyak keseruannya, sistem belajar yang berbeda dengan ketika duduk di bangku SMA, pergaulan, aktualisasi hingga tugas kuliah dan praktikum.

Hal yang tidak boleh dilupakan oleh sobat mahasiswa baru adalah menjaga kesehatan, mengatur pola makan dan jam istirahat. Jangan sampai kemudahan dan kebebasan dalam hal perkuliahan salah digunakan yang akhirnya membuat hidup jadi tak simbang. Apalagi buat mahasiswa rantau yang harus hidup jauh dari keluarga, menjaga diri adalah keterampilan penting yang wajib dimililki.

Lewat postingan kali ini, kami akan hadirkan Daftar Penyakit Yang Sering Diderita Mahasiswa, Kenali Gejalanya dan Pahami Penanganannya agar sobat bisa menjaga kesehatan dan tahu cara mengatasinya, apa saja? ini daftarnya:



1. Maag
Maag ini mungkin salah satu jenis penyakit yang sering diderita mahasiswa, salah satunya karena faktor pola makan yang tidak teratur dan tingkat stres yang tinggi.

Sakit maag adalah rasa tidak nyaman di perut, seperti perut terasa penuh, rasa panas di perut bagian atas, serta perut kembung.

Perhatikan Pola Makan, hindari makanan yang tinggi lemak dan olahan bisa memicu dispepsia. Makan dalam porsi secukupnya dan rutin dalam rentang waktu yang tepat. Cara lain untuk mencegah dispepsia adalah makan dalam porsi kecil sepanjang hari daripada makan tiga kali dalam porsi besar.



2. Gerd
Gerd adalah sebuah penyakit pencernaan yang mana asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam saluran makanan.

Ini adalah penyakit kronis yang terjadi saat asam lambung atau empedu mengalir ke saluran makanan dan mengiritasi dinding dalamnya. Refluks asam dan heartburn (asam lambung naik) lebih dari dua kali seminggu dapat mengindikasikan GERD.

Gejalanya meliputi nyeri panas di dada yang biasanya terjadi setelah makan dan memburuk ketika berbaring.

Bantuan dari perubahan gaya hidup dan obat yang tersedia bebas biasanya bersifat sementara. Obat yang lebih kuat mungkin diperlukan.

Menghindari makanan pemicu seperti cokelat, kafein, dan alkohol. Makan maksimal 3 jam sebelum tidur. Tidak langsung berbaring setelah makan. Meninggikan posisi kepala saat berbaring.



3. Anemia
Anemia adalah Kondisi ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup.
Anemia yang disebabkan oleh kurangnya sel darah merah atau sel darah merah yang tidak berfungsi di dalam tubuh. Ini menyebabkan aliran oksigen berkurang ke organ tubuh.
Gejala dapat berupa kelelahan, kulit pucat, sesak napas, pusing, limbung, atau detak jantung cepat.

Pengobatan tergantung pada diagnosis utama. Suplemen zat besi dapat digunakan untuk kekurangan zat besi. Suplemen vitamin B dapat digunakan untuk kadar vitamin rendah. Transfusi darah dapat digunakan untuk kehilangan darah. Obat untuk mendorong pembentukan darah dapat digunakan jika produksi darah tubuh berkurang. 

Anemia disebabkan oleh rendahnya jumlah sel darah merah akibat kekurangan zat besi, asam folat, atau vitamin B12. Sebagai upaya pencegahan, sobat dapat mengoptimalkan konsumsi makanan-makanan yang mengandung nutrisi tersebut.


4. Tipes
Penyakit tipes atau demam tifoid adalah infeksi yang menyerang tubuh disebabkan bakteri Salmonella typhi melalui makanan, minuman dan lingkungan kurang bersih. Bakteri ini jika tak ditangani segera dan tepat bisa berkembang biak kemudian menyerang hati, kantung empedu, saluran empedu hingga usus.



5. Migrain
Migrain adalah Sakit kepala dalam berbagai intensitas, sering disertai mual dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.

Migrain terkadang didahului oleh gejala-gejala peringatan. Pemicunya termasuk perubahan hormonal, makanan dan minuman tertentu, stres, dan olahraga.

Sakit kepala migrain dapat menyebabkan sakit yang berdenyut di satu wilayah tertentu yang intensitasnya dapat bervariasi. Mual dan kepekaan terhadap cahaya serta suara juga merupakan gejala umum. Obat pencegah dan pereda nyeri dapat membantu mengatasi sakit kepala migrain.

Kambuhnya migrain dapat dicegah dengan langkah-langkah berikut: Menjalani gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan teratur, olahraga teratur, pola makan sehat, batasi kafein dan tidak mengonsumsi minuman keras.



6. Radang Tenggorokan
Radang tenggorokan atau faringitis adalah kondisi ketika tenggorokan mengalami peradangan atau iritasi.

Nyeri atau iritasi tenggorokan yang dapat muncul ketika menelan atau tidak, sering disertai dengan infeksi, seperti pilek atau flu.

Sakit tenggorokan dapat disebabkan oleh hal-hal di luar penyakit. Contohnya meliputi berbicara berlebihan, luka bakar dari makanan panas, mulut yang sangat kering, atau tidur dengan mulut terbuka.

Untuk menghindari kondisi tersebut, terdapat sejumlah cara mencegah radang tenggorokan yang bisa dilakukan dengan mudah, di antaranya adalah mencukupi waktu istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan makanan.



Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kalo ini tentang Daftar Penyakit Yang Sering Diderita Mahasiswa, Kenali Gejalanya dan Pahami Penanganannya, semoga bermanfaat sampai jumpa.

Arang Kayu Bergeliat: KKN Undip 2023 Mengungkap Inovasi Pemberdayaan UMKM dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Desa Kamal

0
 
Proses Demonstrasi Produk Olahan Limbah Arang Kepada Pelaku UMKM Arang



Campusnesia.co.id - SUKOHARJO – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multidisiplin tentang pemanfaatan limbah arang menjadi produk lebih bernilai dilaksanakan pada hari Kamis (3/8/2023) bersama para produsen arang kayu Desa Kamal, selanjutnya pada hari Kamis (10/8/2023) dengan sasaran Pengurus PKK Desa Kamal. 

Tim KKN TIM II UNDIP telah berhasil mengubah limbah arang menjadi berbagai produk yang bermanfaat seperti briket, pupuk organik, filter air, filter minyak, dan sabun. Pemanfaatan limbah arang ini tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menghasilkan produk yang berkontribusi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. 

Kegiatan tersebut diuraikan dalam beberapa program kerja Monodisiplin/Keilmuan diantaranya: Data Historis Profil dan  Potensi Pengembangan UMKM Arang Kayu di Desa Kamal, Produk Arang, Produk Briket, Alat Cetak Briket, Pupuk Organik, Filter Penjernihan Air, Filter Minyak, K3 di Produksi Arang, Hak Kekayaan Intelektual pada Produk UMKM, Pentingnya SKU (Surat Keterangan Usaha), Pendaftaran Hak Paten Tungku Produksi Arang Kayu, Pemasaran Produk Secara Digital, Potensi Produk Arang. 

Pemanfaatan limbah arang untuk membuat briket adalah langkah penting dalam mengurangi penggunaan kayu bakar dan mengatasi deforestasi. Limbah arang yang berserakan di Desa Kamal belum memberikan dampak positif atau value added bagi Masyarakat sehingga diperlukan inovasi untuk mengubah limbah arang menjadi lebih bernilai lagi dengan cara memanfaatkannya menjadi produk briket. 

Proses ini melibatkan pencampuran limbah arang dengan bahan pengikat alami seperti tepung jagung atau tepung singkong, kemudian membentuknya menjadi briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Briket ini memiliki efisiensi bakar yang tinggi dan mengurangi emisi polutan udara, sehingga berdampak positif pada kualitas udara di sekitarnya.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa limbah arang memiliki potensi besar sebagai bahan baku untuk pupuk organik. Dengan memanfaatkannya secara bijak, kita dapat mengurangi dampak negatif limbah arang terhadap lingkungan sambil juga menyediakan nutrisi yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman secara alami. Limbah arang juga memiliki kemampuan untuk difungsikan sebagai bahan filter dalam penyaringan air. Proses ini tidak hanya membantu mengatasi pencemaran air, tetapi juga mengedepankan pendekatan ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah.

Tidak hanya berguna dalam berbagai aspek, tetapi arang juga memiliki peran penting sebagai filter efektif dalam menyaring minyak jelantah. Kemampuannya untuk menyerap dan menghilangkan kotoran dalam minyak menjadikannya solusi berkelanjutan dalam mengelola limbah makanan dan menjaga kebersihan lingkungan. Lalu minyak jelantah yang sudah disaring dapat menjadi bahan baku pembuatan sabun yang selanjutnya dicampur dengan larutan soda api.
 
Proses Demonstrasi Produk Olahan Limbah Arang 
Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Kamal


Selama program Kuliah Kerja Nyata (KKN), KKN Tim II dari Universitas Diponegoro (UNDIP) juga telah melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan penggalian data historis industri arang. Setelah itu, mereka memberikan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada masyarakat setempat, dilanjutkan dengan memberikan wawasan tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang relevan dengan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selanjutnya, tim ini juga membantu dalam proses pendaftaran SKU (Surat Keterangan Usaha) untuk produk-produk tersebut, serta melakukan langkah-langkah pendaftaran hak paten untuk meningkatkan produksi tungku arang.

Program-program tersebut disampaikan oleh tiga belas orang mahasiswa KKN yang terdiri dari: Rika Vrindia Perdana, Imron Maulana, Wika Maydita, Beta Ali Syahbana, Shulcha Asmahan Askho, Nisrina Fauqossalsabila, Nabila Faizatussalma, Muhammad Kurniawan, Endah Nisrina, Resty Okta Diani, Afrilla Amrina, dan Anggita Mahardika S. Kemudian luaran dari program multidisplin tersebut adalah Booklet berjudul “Inovasi Pemberdayaan UMKM Produksi Arang Kayu terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Kamal".

Sebagai tahap penutup program KKN, tim ini memberikan materi edukatif tentang strategi pemasaran produk secara digital. Semua upaya ini tidak hanya membantu masyarakat sekitar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang pada perkembangan industri lokal.



Penulis: KKN TIM II UNDIP Desa Kamal Kec Bulu Kab Sukoharjo
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo

Tanggulangi Stunting, Mahasiswa KKN Undip 2023 Kenalkan Sistem Budidaya Akuaponik di Lahan Terbatas di Desa Kamal

0
 
Pelatihan dan Pemeragaan Sistem Akuaponik 
Bersama Kelompok Tani Desa Kamal


Campusnesia.co.idSUKOHARJO - Mahasiswa yang tergabung dalam Tim II KKN Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023 yang ditempatkan di Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan kegiatan program kerja Multidisiplin tentang “Pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi keluarga menggunakan sistem budidaya akuaponik pada lahan terbatas”. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dengan peserta kegiatan dari kelompok Tani dan Pengurus PKK di desa tersebut. Program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN tersebut dilaksanakan di dua tempat berbeda yaitu di rumah Ketua Kelompok Tani 1 yang berada di Dukuh Gebang, Desa Kamal, Kecamatan Bulu pada hari Kamis (27/7/2023) serta di Pendopo Balai Desa Kamal pada hari Kamis (10/8/2023). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kamal, Widodo.

Program pengenalan sistem akuaponik di lahan terbatas guna melakukan pencegahan terhadap stunting dilakukan melalui pelatihan, pemeragaan dan diskusi interaktif oleh mahasiswa KKN bersama dengan peserta kegiatan. 

Pentingnya pengetahuan masyarakat akan pencegahan stunting melalui budidaya rumahan dengan sistem akuaponik dilatarbelakangi oleh kurang terjangkaunya masyarakat terhadap sumber nutrisi hewani serta minimnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya sumber pangan dengan kandungan gizi yang seimbang. 

Kegiatan tersebut diuraikan dalam beberapa program kerja Monodisiplin/Keilmuan dibawahnya yang terdiri dari program: pengenalan sistem akuaponik, pelatihan dan pemeragaan cara pemeliharaan ikan yang baik dalam sistem akuaponik, perancangan rangka dan penyusunan sistem akuaponik, pemaparan rancangan sistem akuaponik dalam model 3D, pemaparan desain produk akuaponik, edukasi pengembangan sumberdaya genetik pangan dalam sistem akuaponik, pelatihan dan pemeragaan inovasi diversifikasi produk hasil budidaya akuaponik, serta edukasi mengenai pencegahan stunting melalui pengolahan hasil budidaya akuaponik. 

Program-program tersebut disampaikan oleh delapan orang mahasiswa KKN yang terdiri dari: Anggita Mahardika Syarifa, Beta Ali Syahbana, Imron Maulana, Muhamad Kurniawan, Nabila Faizatussalma, Nisrina Fauqossalsabila, Shulcha Asmahan Askho, dan Wika Maydita.
 
Pelatihan dan Edukasi Pencegahan Stunting 
Melalui Pengolahan Hasil Budidaya Akuaponik Bersama Ibu-Ibu PKK


Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 40 orang yang terdiri dari perwakilan setiap Kelompok Tani di Desa Kamal serta Pengurua PKK. Peserta memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN tersebut ditandai dengan adanya ketertarikan peserta terhadap materi yang diberikan. 

Program terkait pembuatan sistem akuaponik yang dilaksanakan juga menarik perhatian pemerintah desa setempat. Apresiasi diberikan oleh Kepala Desa Kamal beserta jajarannya terhadap kontribusi yang telah mahasiswa KKN berikan ke masyarakat Desa Kamal melalui program pencegahan stunting melalui kegiatan budidaya dengan sistem akuaponik tersebut. Harapannya dengan diadakannya program tersebut dapat memantu masyarakat agar lebih peduli terhadap bahaya stunting serta pentingnya pemenuhan gizi mulai dari skala rumah tangga.
 
Kunjungan Pemerintah Desa Kamal 
di Sistem Akuaponik Karya Mahasiswa KKN Undip




KKN Undip 2023 Desa Kamal
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo

Mengembangkan Kualitas Karang Taruna di Desa Kamal, Mahasiswa KKN Undip 2023 Mengadakan Pelatihan Soft Skill dan Hard Skill

0
 
Pelatihan Soft Skill dan Hard Skill Bersama Kelompok Karang Taruna


Campusnesia.co.id - SUKOHARJO - Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim II Tahun 2022/2023 dengan lokasi penempatan di Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo telah sukses melaksanakan kegiatan program kerja Multidisiplin tentang “Peningkatan Kualitas Karang Taruna Desa Kamal Melalui Pengembangan Soft Skill dan Hard Skill”. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama satu hari dengan peserta kegiatan dari kelompok Karang Taruna Desa Kamal. Program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN tersebut dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Kamal pada Rabu (26/7/2023). Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Kamal selaku Kepala Desa Kamal, Widodo.

Program “Peningkatan Kualitas Karang Taruna Desa Kamal Melalui Pengembangan Soft Skill dan Hard Skill” guna melakukan pengembangan diri seperti public speaking, critical thinking, legal knowledge skill, digital archive, leadership dan lain sebagainya. Program ini dilakukan melalui pelatihan interaktif oleh mahasiswa KKN serta Karang Taruna Desa Kamal. 

Kegiatan tersebut diuraikan dalam beberapa program kerja monodisiplin/keilmuan yang terdiri dari program: Edukasi hukum mengenai bahaya pinjaman online, Meningkatkan Kemampuan Soft Skill Melalui Pelatihan Public Speaking, Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Arsip Anggota Karang Taruna Desa Kamal Melalui Pelatihan Digitalisasi Kearsipan Dinamis, Kepemimpinan Berbasis Masyarakat: Pelatihan Remaja dan Karang Taruna Desa dalam Mengembangkan Potensi Desa, serta Peningkatan kesadaran masyarakat remaja terhadap waspada hoax menjelang pemilu melalui pelatihan softskill. Program-program tersebut disampaikan oleh lima orang mahasiswa KKN yang terdiri dari: Naufal Ardhani Yudhatama, Afrilla Amrina, Rika Vrindia Perdana, Resty Okta Diani, dan Endah Nisrina.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 20 orang yang terdiri dari anggota kelompok Karang Taruna Desa kamal serta Perangkat Desa. Peserta mengikuti keberlangsungan acara program Multidisiplin dengan antusias untuk mendengarkan materi yang diberikan. 

Program tersebut diapresiasi oleh para anggota Karang Taruna serta Perangkat Desa setempat atas kontribusi yang telah mahasiswa KKN Undip 2023 berikan ke masyarakat Desa Kamal dengan harapan dengan adanya program ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas diri anggota karang taruna.



KKN Undip 2023 Desa Kamal
DPL : Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi : Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo


Transformasi UMKM Melalui QRIS: KKN Undip Berperan Aktif dalam Mendorong Digitalisasi UMKM

0
 


Campusnesia.co.id - Pekalongan (27/07/2023) Indonesia merupakan negara terluas peringkat ke-2 di Asia dan merupakan negara terluas di Asia Tenggara. Luas lautan Indonesia lebih besar dibandingkan dengan luas daratannya, yaitu satu pertiga luas Indonesia adalah daratan dan dua pertiga luas Indonesia adalah lautan. 

Kekayaan alam yang berada dilaut tersebut meliputi daerah perairan dan daerah dasar laut serta tanah dibawahnya. Kekayaan alam yang berada di daerah dasar laut dan tanah dibawahnya meliputi kekayaan non hayati, yaitu: bahan tambang seperti minyak bumi, gas, dan bahan polimetalik lain. Sedangkan kekayaan alam yang berada didaerah perairan meliputi kekayaan hayati , yaitu: berbagai macam jenis ikan, dari ikan yang berukuran kecil sampai ikan yang berukuran besar.

Namun, banyak pantai yang dipenuhi oleh buangan bahan dan zat berbahaya serta berbagai macam jenis sampah, seperti sisa jaring ikan plastik, puntung rokok, dan sedotan plastik. Hal ini tentunya akan memengaruhi ekosistem yang ada di laut. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada tahun 2020 wilayah lautan Indonesia sudah tercemar oleh sekitar 1.772,7 gram sampah per meter persegi (g/m2). Sehingga edukasi mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai semakin dipelukan, edukasi ini diharapkan mampu menanamkan kesdaran tersebut sejak usia dini.

Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Desa Rowolaku dilintasi jalan provinsi, tetapi sebagian besar masyarakatnya masih termasuk dalam golongan prasejahtera. Terdapat beberapa permasalahan di berbagai sektor, salah satunya mengenai isu lingkungan. Di Desa Rowolaku, tingkat kesadaran masyarakat mengenai lingkungan sekitar masih rendah. Oleh sebab itu, TIM II KKN UNDIP 2022/2023 berupaya mengusung tema Edukasi terhadap anak anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari sampah, yang dapat berbahaya untuk ekosistem laut. 

Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini diselenggarakan diikuti oleh anak-anak dari Desa Mandiraja. Dalam sesi edukasi, mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) memaparkan pengetahuan dan informasi tentang bahaya Penggunaan Plastik sekali pakai secara berlebih dengan konsep yang mudah dipahami oleh para peserta. 

Mereka juga menunjukkan demonstrasi pengambilan sampah secara Bersama untuk memperkuat pesan yang disampaikan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari siswa dan beberapa perangkat sekolah, terutama dari dewan guru yang mengapresiasi upaya mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) dalam memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dari sampah terutama sampah plastik sekali pakai. Mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) juga bekerja sama dengan pihak sekolah dan pemerintah desa untuk memastikan keamanan dan kesuksesan acara.

Demikian acara penanaman edukasi ini disampaikan terhadap anak anak usia dini dengan harapan mampu memberikan pemahaman yang bisa menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan terhadap sampah yang sulit terurai, diharapkan dengan adanya edukasi sejak dini anak anak bisa belajar untuk memahami betapa pentingnya menjaga lingkungan.

Stop Bakar Sampah! Mahasiswa KKN Undip Olah Sampah Anorganik jadi Meja dari Ecobrick

0
 


Campusnesia.co.id - Pekalongan (13/08/2023) Membakar sampah rumah tangga menjadi suatu hal yang cukup lumrah di masyarakat dalam pengelolaan sampah. Namun alih-alih menyelesaikan persoalan sampah tindakan membakar sampah justru menimbulkan banyak kerugian. Tak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, membakar sampah juga berdampak buruk terhadap lingkungan. 

Salah satu aplikasi pemantau kualitas udara, Nafas Indonesia, baru-baru ini merilis 10 wilayah dengan konsentrasi polusi PM 2.5 tertinggi selama Juli 2023 dan disebut berkali-kali lipat melampaui pedoman WHO 15 μg/m3. Asap pembakaran sampah yang hanya berasal dari satu rumah ini menghasilkan racun udara yang jauh lebih banyak dari yang dikeluarkan oleh alat pembakar sampah (incenerator) yang melayani puluhan ribu rumah tangga. 

Laporan dari U.S. Environmental Protection Agency (US-EPA) dan Departemen Kesehatan Negara Bagian New York mengatakan bahwa pembakaran sampah rumah tangga di dalam pekarangan adalah salah satu sumber polusi yang paling parah di Amerika. Dibanyak daerah di Amerika Serikat, pembakaran sampah di udara terbuka sudah dilarang.

Pengelolaan sampah yang berkelanjutan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab atas konsumsi dan produksi yang telah dilakukan. Konsumsi yang berlebih tentunya akan menghasilkan sampah yang berlebih pula sehingga memengaruhi luasan tempat pembuangan sampah yang ada. Pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah (UU Nomor 18 Tahun 2008). 

Pengelolaan sampah merupakan aktivitas untuk mengelola sampah dari awal hingga pembuangan, meliputi pengumpulan, pengangkutan, perawatan, dan pembuangan, diiringi oleh monitoring dan regulasi manajemen sampah. Limbah atau sampah yang tidak dikelola dengan baik akan menghasilkan metana dan CO2 yang berlebih. Hal ini tentunya akan berdampak pada perubahan iklim yang ada sehingga pengelolaan sampah dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi perubahan iklim. Sampah yang dikelola dan dimanfaatkan dengan baik tentunya akan memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah peningkatan ekonomi masyarakat. 

Desa Rowolaku terdapat beberapa permasalahan di berbagai sektor, salah satunya mengenai isu lingkungan. Di Desa Rowolaku, tingkat kesadaran masyarakat mengenai lingkungan sekitar masih rendah. Oleh sebab itu, TIM II KKN UNDIP 2022/2023 berupaya mengusung tema edukasi pengolahan sampah anorganik untuk menghasilkan produk kerajinan tangan bernilai guna.

Kegiatan pendampingan dan pembuatan ini diselenggarakan oleh Tim II KKN Undip dan diikuti oleh kader PKK. Dalam sesi edukasi, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) memaparkan pengetahuan dan informasi pengolahan sampah plastik yang sulit terurai menjadi barang bernilai guna dengan konsep yang mudah dipahami oleh para peserta. Mereka juga menunjukkan demonstrasi pembuatan ecobrick secara bersama untuk memperjelas kegiatan dan hasil yang dicapai. 

Dalam hal ini TIM II KKN Undip melakukan pengolahan sampah plastik sekali pakai menjadi barang bernilai guna berupa meja. Kegiatan ini mendapat respon positif dari Peserta dan perangkat desa, terutama dari kader PKK yang mengapresiasi upaya mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) dalam memberikan pendampingan tentang pentingnya menjaga lingkungan dari sampah terutama sampah plastik sekali pakai. Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) juga bekerja sama dengan warga dan beberapa warung yang ada dilingkungan sekitar untuk mengumpulkan sampah serta memastikan kelangsungan dan kesuksesan acara.

Demikian acara pendampingan pengolahan sampah ini disampaikan terhadap warga desa Rowolaku dengan adanya kegiatan ini diharapan mampu memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dari penggunaan sampah plastik yang sulit terurai, Diharapkan dengan adanya edukasi ini warga bisa belajar untuk memahami betapa pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi pembakaran sampah dalam rangka mengurangi polusi dan menjaga lingkungan dari krisis iklim.

Revolusi UMKM Desa Jolotigo, Mahasiswa KKN Undip Modifikasi Pisang Sang Chips

0
 


Campusnesia.co.idDesa Jolotigo merupakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Pekalongan yang kaya akan sumber daya alam terutama pada hasil perkebunan. Salah satu komoditas unggulan dari desa ini adalah pisang. Pisang adalah salah satu jenis buah yang cukup melimpah di daerah ini. Namun, hingga saat ini, komoditas pisang belum banyak diolah menjadi produk yang dapat bernilai tambah karena hanya dijual langsung setelah dipanen. 

Guna meningkatkan nilai tambah dari hasil komoditas pisang yang terdapat di Desa Jolotigo, Mahasiswa KKN Tim II Undip berkreativitas membuat produk olahan pisang berupa “Sang Chips”. Sang Chips adalah keripik pisang yang memiliki berbagai rasa di mana cocok dinikmati sebagai camilan baik bersama seduhan teh maupun kopi. 

Program kerja ini memiliki tujuan untuk mengajak masyarakat Desa Jolotigo khususnya para petani pisang untuk dapat mengoptimalkan penjualan hasil komoditas mereka. Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door bagi masyarakat Desa Jolotigo Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan pada hari Minggu, 6 Agustus 2023 pukul 19.00 WIB – 20.30 WIB.

Kegiatan ini diawali dengan proses pembuatan prototype alat spinner peniris minyak yang nantinya akan digunakan untuk memisahkan antara keripik pisang dengan minyaknya. Kemudian, dilanjutkan pada proses pembuatan keripik pisang mulai dari pemetikan hingga pengemasan produk. 

Tahap selanjutnya adalah melakukan edukasi kepada masyarakat agar mereka tertarik terhadap pengolahan keripik pisang berbagai rasa. Masyarakat juga diajarkan mengenai pemasaran produk pisang ini agar jangkauannya dapat menjadi lebih luas, yaitu menggunakan platform Shopee. Mereka sangat antusias dan senang dikenalkan dengan Sang Chips.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jolotigo akan pentingnya pengolahan komoditas perkebunan mereka, khususnya pisang dalam membantu meningkatkan nilai jual. Oleh karena itu, pengolahan keripik pisang di Desa Jolotigo dapat menjadi potensi untuk menjadi motor penggerak ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan promosi budaya lokal.

Menakjubkan! Mahasiswa KKN Bantu Pemberdaayan UMKM BUMDes: Kopi Sutet

0
 


Campusnesia.co.idBatang (04/08/2023) – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata menjadi sebuah kesempatan untuk setiap mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa mengabdi dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat desa. Salah satu target dalam pengabdian KKN tahun ini adalah turut serta dalam pemberdayaan UMKM yang dimiliki desa.

Salah satu kelompok Mahasiswa KKN Tim II UNDIP di Desa Kebumen, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang berinisiatif untuk mengoptimalkan UMKM yang menjual keindahan alam di Desa Kebumen. UMKM tersebut dikelola oleh BUMDes dengan memanfaatkan keindahan hamparan sawah yang disempurnakan oleh keindahan suasana senja di Desa Kebumen. 
 
Setiap sore hari menuju petang, digelar sebuah UMKM yang dikemas menggunakan gerobak dan motor untuk menyajikan kopi dan minuman lainnya dengan menikmati vibes senja di tepi sawah dengan nama UMKM Kopi Sutet. Nama tersebut diambil dari letak UMKM yang berada di bawah sutet sekitar sawah.

“Target kami dengan adanya kopi sutet agar bisa menarik minat penikmat kopi dengan suasana alami, tidak hanya masyarakat Kebumen saja. Jadi, mohon saran kalau ada masukan mengenai kopi sutet ini.” 


Heru Budiman selaku salah satu anggota BUMDes dan pengelola kopi sutet bercerita mengenai mulanya ada kopi sutet dan harapannya terhadap keberlanjutan UMKM Kopi Sutet. Hal tersebut dimanfaatkan oleh Mahasiswa KKN Tim II UNDIP untuk membantu memberdayakan UMKM tersebut dengan melakukan branding UMKM melalui pembuatan video, akun sosial media, desain daftar menu, logo kopi sutet dan pemberian ide terkait strategi pemasaran di kopi sutet. Pelaksanaan program tersebut disambut antusias oleh pengelola-BUMDes-karena dapat membantu meningkatkan pemasukan untuk UMKM Kopi Sutet. 

“Kami membantu pembuatan video branding dengan tema cinematic video, gitu. Versi Panjang dan versi pendek nanti diposting di akun media sosialnya kopi sutet,” ungkap Nisa menjelaskan proses yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Tim II UNDIP dalam rangka memberdayakan UMKM Kopi Sutet.



Dengan adanya program pemberdayaan UMKM desa melalui proses branding video diharapkan dapat membantu menambah insight pengunjung melalui video yang tenar di media sosial. Nantinya, video branding tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat kopi dan senja sebagai tujuan dari penggelaran UMKM Kopi Sutet.



Penulis: Tim II KKN UNIVERSITAS DIPONEGORO 2022/2023 

DPL: Dr. Hari Susanta Nugraha, S.Sos., M.Si.

Lokasi : Desa Kebumen, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang

Dukung Transparansi Dan Efektivitas Pelayanan Publik, Mahasiswa KKN UNDIP Buatkan Banner SOTK Desa Blimbing

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (2/8/2023). Pemerintah desa merupakan salah satu garda terdepan untuk menyukseskan agenda pembangunan. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, nilai-nilai seperti transaparansi dan efisiensi perlu diperhatikan. Sebab, UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa telah mengamanatkan bahwa desa memiliki prakarsa untuk melaksanakan pemerintahan.

Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Desa adalah salah satu elemen yang harus dimiliki. Guna mengefektifkan keberadaannya, SOTK Desa juga perlu divisualisasikan dan dipasang di kantor desa agar memudahkan masyarakat untuk mengakses pelayanan publik. SOTK Desa dapat berperan sebagai petunjuk mengenai tugas dan kewajiban perangkat desa, karena di dalamnya memuat dengan jelas mengenai siapa saja yang memegang jabatan.

Kendati demikian, di Balai Desa Blimbing belum ada SOTK terbaru. Melihat kondisi empiris ini, Jauharotul Munawaroh, mahasiswi Ilmu Pemerintahan FISIP Undip sebagai bagian dari KKN Tim II Undip Desa Blimbing berinisiasi melaksanakan program cetak banner SOTK Desa Blimbing. Adanya SOTK juga selaras dengan proses terwujudnya Desa Anti Korupsi karena mendukung prinsip transparansi.


Pembuatan banner SOTK Desa Blimbing menghabiskan waktu sekitar satu minggu. Satu hari digunakan untuk survei data perangkat desa terbaru, empat hari untuk membuat desain, dan dua hari untuk proses cetak banner. SOTK ini dibuat berdasarkan Peraturan Desa Blimbing Nomor 5 Tahun 2016. Adapun penyerahan banner SOTK tersebut dilakukan pada tanggal 2 Agustus 2023.

Dwi Kurniawan, selaku Sekretaris Desa Blimbing, menyambut positif atas program yang dibuat. Ia mengemukakan bahwa hal ini bisa menjadi salah satu suntikan semangat untuk membangun desa lebih baik lagi ke depannya. Di samping itu, program ini sekaligus menjadi sarana penyadaran dan komitmen bersama untuk mengedepankan transparansi dan efisiensi pelayanan publik.