Loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kkn undip. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kkn undip. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

PROMO MERCHANDISE KKN 2020





Campusnesia.co.id -- Sobat Campusnesia, tiba masanya untuk KKN (Kuliah Kerja Nyata) untuk mendukung kegiatan pengabdian ke masyarakat sobat semua, Campusnesia dan Loetju.com berkolaborasi untuk menawarkan kebutuhan merhandise dan publikasi kegaiatan kalian.



Produk yang kami tawarkan:

1. PLAKAT
Diperlukan sebagai souvenir kenang-kenagan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses KKN, kepala desa, keluaahan, pemateri dll.

Di Loetju ada bermacam produk Plakat: Plakat Kayu, Plakat Marmer, Plakat Akrilik dan Plakat Kaca.

2. SPANDUK
menggunakan bahan MMT 240 gr, untuk spanduk Posko, Backdrop Acara dan mungkin pembuatan Plang bila diperlukan.


3. JAM Dinding
Diperlukan sebagai souvenir kenang-kenagan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses KKN, kepala desa, keluaahan, pemateri dll.

Atau bisa juga sebagai hadiah untuk lomba-lomba yang kalian adakan di tempat KKN.
Kami menyediakan bermacam Ukuran dan Harga.

4. MUG 
Diperlukan sebagai souvenir kenang-kenagan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses KKN, kepala desa, keluaahan, pemateri dll.

5. PIN dan Gatungan Kunci
Souvenir dengan ukuran lebih kecil cocok dibagi-bagi sebagai hadiah atau promosi program tertentu. Fungsional dan harga yang terjangkau. Kami punya banyak varian ukuran, harga dan jenis.


6. STIKER dan POSTER
Berbahan Kertas poster bisa jadi ajang sosialisasi dan publikasi program serta event yang kalian buat.
Stiker bisa jadi sarana edukasi program dan penyulusan tertentu. Praktis dan bisa ditempel.


nah, untuk info produk dan harga bisa hubungi Loetju di WA 085292613001 


Bonus:
untuk yang ingin Program KKN nya dimuat di web Campusnesia.co.id dengan mengirimkan Press Release ke:


email: Campusnesia@gmail.com 
dan konfirmasi ke hotline kami di WA 0812 2611 7538


Semoga Bermanfaat, :)

upcoming search: syarat kkn undip, materi kkn undip, kkn undip 2020, jadwal kkn undip 2020, kkn undip tim 1 2020, reportase kkn undip, kkn undip tim 2 2020, nilai kkn undip, materi kkn undip, kkn undip 2019,  jadwal kkn undip 2019, kkn undip tim 1 2019, reportase kkn undip, kkn undip tim 2 2019


Kunjungi Website Kami, Klik:
DESKRIPSI GAMBAR

Chat dengan Admin Kami, Klik:
DESKRIPSI GAMBAR

Peduli Warga Terdampak Semeru, Undip Adakan Pemeriksaan Kesehatan di Kabupaten Lumajang



Campusnesia.co.idUniversitas Diponegoro mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru, Sabtu (19/2). Pemeriksaan Kesehatan berlangsung di Balai Desa Sumber Wuluh mulai Sabtu pagi hingga sore hari. Tercatat 111 warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang antusias memeriksakan kesehatannya.


“Kami memeriksakan bapak yang sakit, dengan harapan dokter Undip dapat memberi advis pada Kesehatan bapak,” tutur putra Bapak Giran, pasien usia 95 tahun yang ikut  memeriksakan kesehatannya pada Bakti Kesehatan Undip Sabtu pagi. “Alhamdulillah sudah dapat obat dan diberi advis untuk kesembuhan bapak,” katanya.


Pemeriksaan kesehataan dimulai sejak pukul 9 pagi hingga 3 sore dan diikuti oleh warga setempat sebanyak 111 orang. Dokter Sri Winarni, salah satu dokter yang memeriksa pasien mengatakan bahwa keluhan warga sangat bervariasi, mulai dari penyakit yang bersifat degeneratif, penyakit infeksi  saluran  pernapasan atas (ISPA)  hingga sakit tumor.


Selain kerja sama antara tim dokter Undip dan perawat dari Semarang, pemeriksaan kesehatan tersebut juga berkolaborasi dengan kegiatan KKN Undip peduli warga terdampak erupsi Semeru yang sudah mengabdi di Desa Sumber Wuluh sejak akhir Januari 2022 lalu. KKN Undip sendiri akan berlangsung hingga 14 Maret 2022.


Pada pengabdian ini juga dilakukan pemeriksaan cek kolesterol, asam urat dan gula darah. Menarik adalah sewaktu dr Hariadi Eko dari Universitas Lumajang yang ikut sukarela diperiksa dalam kegiatan ini. “Selain memeriahkan kegiatan Undip, saya juga ingin meyakinkan diri seperti apa kolesterol saya. Alhamdulilah ternyata normal, “ tutur dr. Hariadi Eko dengan bahagia.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu, hadir untuk meninjau pengabdian masyarakat Undip tersebut dan mengapresiasi pemeriksaan kesehatan bagi warga Lumajang, khususnya warga di Kecamatan Candipuro.


“Kami sangat senang, berharap jika bukan KKN  di masa mendatang Undip akan dapat melakukan bentuk pengabdian lainnya di desa ini,” tutur Sekdes Sumber Wuluh, Syamsul Arifin. “Warga kami sedang bangkit kembali terutama pemulihan dari perekonomian yang terpukul karena musibah erupsi Gunung Semeru ini,” lanjutnya.


“Syukur alhamdulilah Undip sudah berperan serta di warga kami,” pungkas Pak Carik Sumber Wuluh yang kediamannya menjadi posko KKN Undip peduli Semeru 2022. Ucapan terima kasih tak luput dari Syamsul Arifin kepada Universitas Diponegoro yang sudah bersedia hadir di Desa Sumber Wuluh dan mengobati warganya.



Tim 1 KKN Undip Kecamatan Subah Gelar Expo untuk Perkenalkan Program Unggulan dan Potensi Desa



Campusnesia.co.id -- Batang, 11 Februari 2020. Acara Expo Tim 1 KKN Undip Kecamatan Subah telah terlaksana pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020. Acara yang berlokasi di halaman kantor Kecamatan Subah, Kabupaten Batang tersebut berperan sebagai ajang untuk menampilkan program – program unggulan dan bermanfaat yang telah diterapkan tiap Tim 1 KKN Undip ke desa masing – masing. Selain pameran mengenai program dari tiap desa, mahasiswa juga bekerja sama dengan Puskesmas Subah dalam memfasilitasi cek kesehatan dasar dan bazar murah. Untuk cek kesehatan sendiri terdiri dari penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pengecekan gula darah, dan konsultasi kesehatan dengan tenaga kesehatan yang ahli. Sedangkan untuk bazar murah, mahasiswa bekerja sama dengan salah satu minimarket di Kecamatan Subah yaitu Korean Mart.

Expo diawali dengan senam bersama oleh perangkat kecamatan dan mahasiswa yang dipandu oleh instruktur senam, Pak Trisman. Dilanjutkan dengan acara formal yang dihadiri oleh perangkat kecamatan, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Universitas Diponegoro, perwakilan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Batang, serta Kepala Desa lokasi KKN Undip Kecamatan Subah. Acara inti dimulai dengan sambutan dari mahasiswa selaku Koordinator Kecamatan Subah, Dosen Koordinator Kabupaten Subah, Camat Kecamatan Subah, dan Dosen Pembimbing Lapangan KKN Undip. Acara selanjutnya yaitu penyerahan plakat dari mahasiswa koordinator kecamatan ke camat kecamatan subah yang kemudian berlanjut pada peresmian acara oleh Camat Kecamatan Subah dengan acara simbolis yaitu pemotongan pita yang didampingi oleh para tamu undangan serta koordinator kecamatan dan wakil koordinator kecamatan. 

Acara dilanjutkan dengan pemaparan luaran program dari perwakilan desa di Kecamatan Subah oleh koordinator desa dan sekretaris desa. Perwakilan desa yang dipilih ialah Desa Mangunharjo, Desa Sengon, Desa Kalimanggis, dan Desa Keborangan. Program dari Desa Mangunharjo yaitu pelatihan perancangan lampu rechargeable untuk penerangan jalan. Sedangkan, Desa Kalimanggis adalah pelatihan pembuatan kopi dari kulit pisang. Untuk program Desa Sengon yaitu pembuatan paving block dengan memanfaatkan limbah plastik yang ada di masyarakat. Sedangkan. Lalu, untuk program dari Desa Keborangan yaitu peningkatan kompetensi desain perangkat desa dalam pembangunan open space balai desa.

Expo dimulai dengan para tamu undangan menghadiri tiap stand desa. Stand yang sudah terhias sesuai dengan kreatifitas masing – masing desa, menampilkan hasil dari program tiap desa serta pemutaran video profil desa. “Acara Expo Kecamatan Subah sudah berjalan dengan baik. Harapan untuk kedepannya dapat lebih ditonjolkan antara kreativitas mahasiswa dengan potensi di desa sehingga dapat menjadi program yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi desa” Saran Muchidin, Kepala Desa Kemiri Timur.

Selama expo berlangsung, para tamu undangan dan masyarakat pun dapat bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan mahasiswa kkn terkait program yang telah diterapkan di desa masing – masing. Selain itu tamu undangan expo juga dapat membeli produk hasil program yang dijual oleh Mahasiswa KKN Undip. Hal tersebut berguna bagi keberlanjutan program desa agar lebih dikenal oleh masyarakat Kecamatan Subah. 

Membangun Karakter Warga Desa Nyemoh dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental Bersama Tim KKN II UNDIP 2019



Campusnesia.co.id -- Krisis karakter bangsa masih menjadi polemik yang mengakar di Indonesia. Sadar bahwa pembangunan manusia begitu penting, partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat dan upaya membangun kesadaran bersama dinilai menjadi syarat mutlak sukses dan berlanjutnya gerakan perubahan sikap mental bangsa Indonesia ke arah lebih baik. 



Berkaca dari itu, pemerintah melalui Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK) melahirkan terobosan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Gerakan Nasional Revolusi Mental juga melibatkan perguruan tinggi sebagai pencetak agen perubahan melalui salah satu butir Tridharma perguruan tinggi yaitu "pengabdian" yang dimanifestasikan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Tim KKN II UNDIP 2019 yang ditempatkan di Desa Nyemoh, Kec. Bringin, Kab. Semarang berlangsung selama 44 hari bulan Juli - Agustus 2019 dan melaksanakan 7 program Gerakan Nasional Revolusi Mental. 

Pertama, yakni Bersih Desa. Berawal dari tempat pembuangan sampah yang minim hingga persepsi akan pengolahan sampah menggunakan cara dibakar, masyarakat Desa Nyemoh menganggap hal tersebut merupakan sesuatu yang lazim. Maka dari itu, Tim II KKN mengadakan kegiatan Bersih Desa. Kegiatan ini merupakan serangkaian kerja bakti secara bertahap selama 2 minggu sejak 27 Juli 2019 yang dilaksanakan di 5 dusun yakni Wonorejo, Tunggul, Nyemoh Timur, Nyemoh Barat, Kuncir. Bersih desa juga dijadikan momen khusus untuk menghias Desa Nyemoh mulai dari mengecat jalan hingga memasang umbul-umbul sebagai wujud kontribusi masyarakat untuk menyambut kemeriahan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2019 mendatang. Tak berhenti sampai disitu, TIM KKN II UNDIP 2019 juga memberikan 6 pasang tong sampah guna meminimalisir pembuangan sampah yang kurang terkoordinir dan mengubah kebiasaan warga Desa Nyemoh untuk menjaga lingkungan.


"Kami sadar bahwa di Desa Nyemoh ini kekurangan tong sampah dan tidak adanya TPA. Selama ini sampah hanya dengan dibakar, jadi kami sangat berterimakasih atas kenang-kenangan tong sampahnya. Semoga kami bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya." Ujar Bapak Joko, Ketua Dusun Tunggul.

Kedua, Optimalisasi Potensi Desa. Pencanangan potensi Desa Nyemoh menjadi 'Desa Toleran' tengah menjadi salah satu perhatian Tim KKN II UNDIP 2019 dalam aktifitas pengabdian masyarakat. Desa dengan luas wilayah 191. 210 m² ini dihuni oleh 1744 jiwa warga beragama muslim, 220 jiwa warga beragama kristen, dan 4 jiwa warga katolik. Ketiganya hidup berdampingan secara damai dan tentram. Berbeda dengan desa lain, Desa Nyemoh memfasilitasi tempat ibadah secara lengkap berupa 2 gereja dan 5 masjid agar warganya dapat beribadah dengan nyaman. Deklarasi potensi desa toleran ini dilaksanakan saat pengajian rutin dan kumpul RT di tiap dusun. 


"Saat ini yang sering terjadi adalah merosotnya rasa toleransi antar ras dan agama. Maka dari itu, ini merupakan sebuah potensi luar biasa yang perlu dikembangkan. Semoga seterusnya tidak pernah ada konflik antar umat di Desa Nyemoh." Ujar Naufal Yudistira selaku Koordinator Desa Nyemoh Tim KKN II UNDIP 2019.

Ketiga, Perancangan Sistem Informasi Desa. TIM KKN II UNDIP 2019 membantu publikasi ke duniar luar dengan terbentuknya website desa melalui domain www.Nyemoh-bringin.com. Sebelumnya, Desa Nyemoh tidak memiliki portal publikasi apapun. Website ini dilengkapi dengan menu beragam seperti beranda, profil desa, kelembagaan desa, statistik, potensi desa, dan berita desa. 


"Kami sangat menginginkan meningkatnya kesadaran warga bahwa UMKM juga harus dibareng oleh pendaftaran izin usaha pangan. Pasalnya, izin PIRT sangat diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Apalagi, produk yang dijual merupakan produk kemasan, sehingga harus mencantumkan label legalitas produk." Ujar Zidny Ilma Wahusna, mahasisa Akuntansi Universitas Diponegoro 2016.
Terakhir yakni Pembuatan Video dan Publikasi. Seluruh rangkaian kegiatan program Gerakan Nasional Revolusi Mental nantinya akan di publikasikan melalui video, media cetak dan online. Informasi ini nantinya akan disebarluaskan ke masyarakat umum agar ke depannya dapat bermanfaat bagi warga Desa Nyemoh, Universitas Diponegoro, dan semua kalangan

"Saya sangat mendukung segala program mas-mbak KKN selama itu positif dan memberikan dampak berkelanjutan bagi warga nyemoh. Apalagi, Gerakan Revolusi Mental ini melahirkan manusia unggulan yang berkarakter, jadi tentunya sangat membangun desa nyemoh ke arah yang lebih baik. Saya berharap program-program panjenengan dapat membuat Desa Nyemoh ini semakin maju." Ujar Ibu Siti Mariyah Ulfa, Kepala Desa Nyemoh.

sumber: Tim KKN Undip Desa Nyemoh

15 Pertanyaan Seputar Pelaksanaan KKN versi Undip

 

 

Campusnesia.co.id - Sobat berdasar pantauan tim media sosial kami ternyata banyak Pertanyaan Seputar KKN Versi UNDIP, jadi melalui postingan kali ini, campusnesia akan coba merangkum daftar pertanyaan dan menjawabnya, apa saja pertanyaan yang membuat penasaran seputar KKN? ini daftarnya.

1. Q: Apa itu KKN?
A: KKN atau Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 UNDIP. KKN menjadi sarana mahasiswa untuk mempraktikan ilmu yang telah didapat selama perkuliahan ke kehidupan sehari-hari, atau pengaplikasian ilmu ke masyarakat.

2. Q: Apakah KKN wajib?
A: Ya, karena merupakan salah satu mata kuliah wajib.

3. Q: Kapan mahasiswa melaksanakan KKN?
A: KKN dapat diambil setelah menempuh minimal 100 SKS. Jadi biasanya mahasiswa dapat melaksanakan KKN paling cepat di semester 6.

4. Q: Dimana tempat KKN?
A: Tempat KKN beragam, tidak selalu sama setiap tahunnya. Namun biasanya UNDIP menentukan tempat KKN hanya di beberapa kota terdekat dengan Kota Semarang. Seperti, Kabupaten Semarang, Grobogan, Demak, Pati, Jepara, Kendal, Batang, Pemalang.

5. Q: Apa perbedaan KKN PPM dan Tematik?
A: KKN PPM merupakan program KKN terpadu yang diadakan oleh Universitas, sedangan KKN tematik merupakan program KKN mandiri yang diadakan oleh dosen sebagai bentuk program pengabdian mengenai proyek tertentu. Sehingga tim yang dibentuk juga terbatas pada mahasiswa di bidang ilmu terkait.
 
Perbedaan lain yaitu pada program kerja yang dilaksanakan, KKN tematik biasanya telah memiliki program tertentuyang harus dijalankan, sedangkan di KKN PPM mahasiswa harus aktif mencari dan menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

6. Q: Apakah kelompok KKN satu jurusan/fakultas?
A:  Kelompok KKN dibagi secara acak oleh pihak universitas, jadi teman sekelompok mungkin dari jurusan dan fakultas berbeda.

7. Q: KKN berapa lama?
A: Biasanya lama waktu KKN dari jadwal keberangkatan sampai kepulangan selama 40 hari.

8. Q: Apa syarat ikut KKN?
A: Syarat mengikuti KKN bagi mahasiswa aktif hanya perlu melakukan pendaftaran dan pengumpulan berkas pada jadwal yang ditentukan. Dan yang paling penting jumlah SKS telah memenuhi syarat minimum.

9. Q: Apa itu Kordes, Korcam, DPL?
A: Kordes (Koordinator Desa) merupakan pemimpin kelompok dalam tingkat desa. Korcam (Koordinator Kecamatan) merupakan pemimpin di tingkat kecamatan, yang membawai beberapa desa binaan. DPL (Dosen Pendamping Lapangan) merupakan dosen yang telah ditunjuk untuk mendampingi keberjalanan program KKN, DPL terdiri dari beberapa dosen yang bertugas di suatu kecamatan.

10. Q: Biasanya program KKN apa saja?
A: Program KKN beragam dan tidak terbatas. Program dapat dilaksanakan sekreatif mungkin, mengedukasi, mampu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat, maupun memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada. Karena membutuhkan ilmu dalam pelaksanaannya, program yang diajukan biasanya harus selini dengan prodi masing-masing.

11. Q: Apakah kamu membuat laporan setelah KKN?
A: Ya. Laporan KKN sebenarnya terdiri dari laporan kegiatan harian individu yang biasanya dicek seminggu sekali oleh DPL, laporan rencana kegiatan yang dibuat pada minggu pertama setelah survei lapangan, dan Laporan pelaksanaan kegiatan. 
 
Laporan akhir yang perlu dikumpulkan setelah masa KKN berakhir ini berisi laporan pelaksanaan program individu dan kelompok yang digabung menjadi satu.

12. Q: Apakah ada ujian setelah KKN?
A: Ujian setelah masa KKN ini biasanya waktu dan bentuk pelaksaannya berbeda tergantung dari DPL.  Ujian bisa jadi dilaksanakan di tempat KKN pada pertemuan terakhir sebelum kepulangan atau setelah kepulangan.

13. Q: Apa itu KKN Expo?
A: Expo merupaka salah satu acara yang digelar untuk menunjukkan dan memperkenalkan hingga menjual produk dari program yang telah dilaksanakan. Biasanya dipilih satu sampai dua program unggulan setiap desa untuk ditampilkan.
 
14. Q: Apakah bisa menemukan Jodoh saat KKN?
A: Ha ha walau agak absurd tetapi pertanyaan ini sering muncul, secara saintifik belum ada jurnal tentang fenomena ini, hal pertama yang perlu sobat pahami adalah bahwa Jodoh itu ada di tangan Tuhan, jadi walau secara statistik jumlahnya kecil, ada beberapa kejadian psangan yang menemukan jodohnya saat kegiatan KKN dan berujung ke pelaminan, serius ini kisah nyata rekan saya sendiri. 
 
Tapi ya jangan diniatkan nyari jodoh juga ya, tujuan utama KKN adalah terjun langsung ke masyarakat mencoba memberi solusi, pengabdian serta belajar hidup dan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat.
 
15. Q: Apakah KKN bisa membuat Pacar Berpaling?
A:Pertanyaan ini tidak kalah populer dengan poin nomer 14 dan sering sekali jadi bahan perbincangan, penulis tidak berani menjawab, tapi buat kamu yang sedang menjalani hubungan serius dan berkomitmen sampai ke jenjang pernikahan, harusnya bisa menjaga komitmen masing-masing walau sedang saling berjarak. 
 
Jadi bisa bikin pasangan berpaling gak? ha ha entahlah, mungkin sobat pembaca bisa menjawab pertanyaan ini di kolom komentar, mohon dibantu ya.
 
Itu tadi sobat Campusnesia, 15 pertanyaan seputar pelaksanaan KKN dengan segala seluk beluknya versi kampus Undip (kerana penulis mahasiwa undip) jika sobat punya pertanyaan dan jawaban lain seputar pelaksanaan KKN di kampus kalian masing-masing jangan lupa share di kolom komentar ya, sampai jumpa.
 
Penulis: Ika Shintya
Editor: Nandar 
 
Iklan

 

Nugget Bandeng, Sabun dan Masker Melati asal Limbangan tampil dalam Ajang KKN Expo Pemalang 2019



Campusnesia.co.id -- Rabu, 15/08/19 TIM II KKN Undip Kabupaten Pemalang melaksanakan Expo di Kecamatan Taman, Desa Penggarit, Benowo Park. Kegiatan Expo di hadiri oleh Bapak H.Junaedi, SH, MH selaku Bupati Kabupaten Pemalang dan rekan-rekannya, dan juga Rektor Undip Prof. Dr.Yos.Johan Utama,SH.,M.Hum serta  TIM II KKN yang melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Pemalang, salah satunya TIM II KKN Undip Desa Limbangan Kecamatan Ulujami.



“Ikan Bandeng dan Melati itu salah satu potensi di desa Limbangan sehingga TIM II KKN UNDIP 2019 memberikan inovasi untuk mengolahnya menjadi beberapa produk” ujar Ayyi, salah satu mahasiswa TIM II KKN Undip Desa Limbangan Kecamatan Ulujami. Beberapa produk unggulan yang dipamerkan pada Expo Pemalang tersebut adalah NIBAN (Nugget Ikan Bandeng), JASMINE (Sabun Melati), dan Jas Beauty (Face Mask).


Menurut Ayu dan Mercy, melati di Limbangan sangat banyak, melati yang digunakan UMKM di sana yang masih kuncup sedangkan melati yang sudah mekar dibuang begitu saja. Sehingga melati yang di buang atau tidak terpakai itu bisa digunakan untuk membuat sabun dan masker. Selain itu produk NIBBAN dibuat untuk menambahkan nilai gizi dan nilai jual ikan bandeng. 

Pembuatan sabun melati cukup mudah, hanya menambahkan minyak jelantah dan soda api pada melati yang sudah di rebus dan di blender. demikian juga dengan pembuatan masker, limbah melati dikeringkan, dihaluskan dan kemudian diberikan campuran oatmeal dan beras yang sudah dihaluskan. Sedangkan pembuatan NIBBAN dilakukan dengan menghaluskan ikan bandeng yang kemudian diberikan tepung panir. 

Pemanfaatan potensi desa tersebut diharapkan berguna untuk masyarakat desa, meningkatkan kreativitas dan jiwa wirausaha serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

sumber: Tim KKN Undip Kab. Pemalang
editor: Nandar


Canggih, Kini Warga Desa Karanganyar Demak Cukup Gunakan WhatsApp untuk Pengajuan berbagai Surat Keterangan



Campusnesia.co.id -- Demak(6/2/2020). Teknologi kini kian berkembang. Salah satu perkembangannya misal adanya website dan pesan instan (instant messenging) yaitu WhatsApp. Desa Karanganyar bisa dibilang desa yang sudah maju salah satu indikatornya sudah mengenal dan menggunakan teknologi, seperti website desa Karanganyar-demak.desa.id dan layanan permintaan surat menggunakan WhatsApp. 



Namun penggunaan teknologi website Desa Karanganyar dan WhatsApp sebagai media untuk membantu hubungan dari masyarakat ke perangkat desa masih kurang optimal. Mengetahui hal tersebut, TIM I KKN UNDIP, yang dibimbing oleh Bapak Thomas Triadi Putranto, mengadakan sosialisasi mengenai pengelolaan website desa untuk memperkenalkan dan mempromosikan UMKM dan sosialisasi WhatsApp responder sebagai Sistem Pelayanan Terpadu atau SIPANDU, mengenai pengembangan dan penggunaan WhatsApp sebagai media permintaan berbagi surat masyarakat Desa Karanganyar

ads



Untuk sosialisasi mengenai pengelolaan website desa bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan UMKM desa, yang merupakan salah satu potensi Desa Karanganyar. Berbagai UMKM ini sudah dikenal luas oleh masyarakat Desa Karanganyar dengan produknya yang beraneka ragam, seperti lontong, lepet, bawang goreng, kaligrafi, telur asin, tempe, dan tahu. Sayangnya, produk-produk ini masih dijual lokal saja, sebatas dijual di Desa Karanganyar atas dasar tersebut TIM I KKN UNDIP berusaha memperkenalkan dan mempromosikan produk UMKM Desa Karanganyar ke masyarakat yang lebih luas lagi melalui pengelolaan dan penggunaan website.


Sedangkan sesi sosialisasi WhatsApp responder, membahas seputar pengembangan dan penggunaan WhatsApp sebagai media permintaan surat masyarakat Desa Karanganyar didasari oleh kesulitan masyarakat dalam mengurus permintaan surat yang kadang mereka harus bolak-balik ke Kantor Kelurahan hanya untuk mengurus satu surat saja. Selain itu, perangkat Desa Karanganyar juga mengalami kesulitan dalam menangani permintaan surat dari masyarakat setiap harinya.

Sosialisasi ini diadakan pada tanggal 1 Februari 2020 di Pendopo Taman Baca SDN 2 Karanganyar. Dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, Bu Tanti selaku PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dari BPP (Balai Penyuluhan Pertanian), kelompok tani, dan Karang Taruna. Dimulai dari jam 20.00 WIB dengan sambutan dari TIM I KKN UNDIP, kepala desa, Bu Tanti dan berakhir jam 22.00 WIB dengan penutup dari kepala desa. 

Terlihat sekali Antusias peserta dengan banyaknya pertanyaan saat sesi tanya jawab. Peserta yang berasal dari 2 dusun di Desa Karanganyar, yaitu Dusun Karanganyar dan Dusun Magersari sangat menerima dan ingin mencoba program sosialisasi sehingga TIM I KKN UNDIP berencana akan mengadakan pendampingan ke beberapa peserta.

Diharapkan melalui sosialisasi dan pendampingan, teknologi di Desa Karanganyar semakin berkembang, masyarakat dan perangkat Desa semakin ahli dalam menggunakan dan mengelola teknologi yang ada. Selain itu, masyarakat dan perangkat Desa Karanganyar semakin dimudahkan dalam menangani permintaan surat yang ada dan dan penghasilan masyarakat desa dapat semakin meningkat.

sumber: Tim KKN Undip Desa Karanganyar
foto: Tim KKN Undip Desa Karanganyar
editor: Nandar


Atasi Limbah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN Undip Gulirkan Program Gajihan Sadar Limbah




Campusnesia.co.id -- Dilatarbelakangi dengan kurang optimalnya pemanfaatan limbah rumah tangga di Desa Gajihan, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap limbah rumah tangga, mahasiswa KKN Undip mencetuskan program Gajihan Sadar Limbah sebagai solusi permasalahan tersebut.



Gajihan Sadar Limbah terdiri dari 10 program monodisiplin mahasiswa KKN Undip sesuai dengan bidang keilmuannya. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang berjumlah 4 mahasiswa masing-masing memberikan edukasi terkait pentingnya membuang sampah berdasarkan klasifikasi limbah, edukasi literasi bijak dalam mengolah limbah yang dihasilkan masyarakat, budaya 3R (reduce, reuse, recycle) untuk meminimalisir limbah rumah tangga, serta menganalisis implementasi budaya pemanfaatan limbah di Desa Gajihan.



Sedangkan mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika memanfaatkan limbah rumah tangga untuk dijadikan produk baru yang bermanfaat. Diantaranya memanfaatkan limbah kulit durian menjadi briket sebagai energy alternative untuk mencegah krisis energy, limbah air cucian beras menjadi pupuk organic cair (POC), limbah kardus dan kalender bekas menjadi batang perkalian sebagai alat bantu matematika, serta membantu publikasi program dengan pembuatan website desa.

Terakhir, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat memberikan kontribusi dengan memberikan edukasi terkait klasifikasi limbah serta mendiseminasikan program ini kepada masyarakat melalui media booklet dan power point presentasi.



Program Gajihan Sadar Limbah disebarluaskan pada masyarakat Desa Gajihan pertama kali pada tanggal 7 Februari 2019. Bertempat di Balai Desa Gajihan dan dihadiri oleh perangkat Desa serta ibu-ibu PKK, program Gajihan Sadar Limbah ini disambut dengan antusias tinggi. Bahkan, produk buatan mahasiswa dijadikan rebutan ibu-ibu PKK karena menarik dan tepat guna.

Penyebarluasan program Gajihan Sadar Limbah yang kedua dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2019 dengan sasaran Komunitas Ibu Tani Desa Gajihan. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah warga. Ibu-ibu tani menyambut dengan antusias pemaparan mahasiswa terkait program Gajihan Sadar Limbah ini, karena sangat dibutuhkan bagi kegiatan komunitas. 

Pemanfaatan limbah yang ramah lingkungan tanpa bahan maupun alat yang rumit adalah alasan mengapa program ini diterima baik oleh masyarakat. Antuasiasme masyarakat Desa Gajihan terhadap program yang diusung mahasiswa KKN Undip membuktikan bahwa program Gajihan Sadar Limbah ini tepat guna dan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Dengan komitmen bersama, masyarakat Desa Gajihan siap untuk melanjutkan pemanfaatan limbah rumah tangga kedepannya.

sumber: Tim KKN Undip Desa Gajihan
editor: Nandar
foto: Tim KKN Undip Desa Gajihan

Mencicipi Nikmatnya Kacang JoGet, Inovasi Olahan Kacang Hijau dari Desa Ngaluran Demak



Campusnesia.co.idDemak (01/02/2020) Mahasiswa KKN TIM I UNDIP yang dibimbing oleh Ibu Dr. Rr. Karlina Aprilia K pada minggu ke V melaksanakan kegiatan Program Monodisiplin bertemakan “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Nugget Kacang Hijau”. Tidak hanya berwujud dalam bubur kacang hijau dan bakpia, ternyata kacang hijau dapat diolah menjadi nugget. 

Hal tersebut menjadi sebuah inovasi kuliner yang dikembangkan oleh mahasiswa TIM I KKN UNDIP 2020 di Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Kacang Joget (Nugget Kacang Hijau) merupakan produk dari program monodisiplin Rika Fitriyani Wardiman mahasiswa akuntansi Undip. Produk tersebut mendapat sambutan baik dari warga dan ibu-ibu PKK Desa Ngaluran.

ads



Antusias ibu-ibu PKK terlihat sekali dengan berbagai pertanyaan yang diajukan. “Kacangnya direbus berapa lama mba?, Buat jadi resep butuh berapa kg kacang ijo?” Tanya Ibu Rodiyah salah satu peserta pelatihan. Tidak hanya itu, mereka juga penasaran dengan cara membuatnya dan berusaha sendiri mencoba membuat nugget tersebut hingga siap dihidangkan. 

iklan


Peserta  diajarkan cara membuat, manfaat dan kandungan kacang hijau. Diantaranya lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Kadar lemak yang rendah menjadikan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah berbau. Dari sisi manfaat kacang hijau adalah sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi, memperkuat tulang, mengandung multi protein yang berfungsi mengganti sel mati dan membantu pertumbuhan sel tubuh, serta bermanfaat untuk menjaga serta merawat kecantikan wanita. 



Lebih lanjut tentang Kacang Joget, inovasi ini muncul setelah dilakukan survei dan analisis oleh Mahasiswa KKN TIM I UNDIP bahwa kacang hijau adalah salah satu komoditas yang berpotensi  di Desa Ngaluran. Kacang Hijau merupakan hasil panen yang cukup menjanjikan bagi warga Desa Ngaluran selain padi dan bawang merah. 

Diharapkan setelah pelatihan pembuatan nugget kacang ijo tersebut, produk ini bisa menjadi alternatif kuliner masa kini dan dapat menjadi pemacu kreatifitas warga Desa Ngaluran dalam mengoptimalkan hasil panen dan potensi desa.

sumber: Tim KKN Undip Desa Ngaluran
foto: Tim KKN Undip Desa Ngaluran
editor: Nandar

Desa Kemligi Hadirkan Keripik Kulit Pisang pada Expo KKN Batang




Campusnesia.co.id -- Batang, Pada Minggu (17/02) Tim KKN Undip Kabupaten Batang mengadakan EXPO Kabupaten yang beretempat di Pendopo Bupati Bapang. Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr.Yos Johan Utama, S.H., M.Hum.,  dan para jajarannya. 



Dimulai pada pukul 09.00-14.00 WIB. Acara EXPO tersebut berlangsung dengan sangat meriah, mulai dari penampilan Tari Jawa, Drumband, Hingga Akustik dari masing-masing kecamatan lokasi KKN. Selain rektor dan para jajarannya, banyak masyarakat Batang yang datang mengunjunngi stand-stand yang dibuat oleh mahasiswa TIM KKN Undip. 

Pada EXPO Kabupaten Batang ini, TIM KKN UNDIP Desa Kemligi, Kecamatan Wonotunggal membuat Keripik yang berbahan dasar kulit pisang. Awalnya kulit pisang hanya dianggap sebagai limbah, nyatanya bisa diubah menjadi makanan yang bergizi dan digemari oleh masyarakat. 


Proses pengolahan yang cukup mudah, yaitu dengan merendam kulit pisang kedalam air kapur sirih selama satu jam yang berfungsi sebagai penghilang getah pada kulit, sehingga rasa kulit pisang tidak menjadi pahit. Dengan pemanfaatan limbah kulit pisang ini diharapkan dapat menjadi inovasi produk unggulan Desa Kemligi, serta dapat menjadikan pembelajaran dalam pengolahan limbah agar menjadi produk yang bermanfaat.

sumber: Tim KKN Undip Kemligi Batang
editor: Nandar
foto: Dokumentasi Tim KKN Undip Kemligi Batang

Tim I KKN Undip Edukasikan Pembuatan Nugget Singkong sebagai Oleh-oleh Khas Desa Samirono




Campusnesia.co.id -- Kab. Semarang, 17 Januari 2020. Tim I KKN Undip telah melaksanakan salah satu program monodisiplin berupa optimalisasi produk olahan singkong dengan pembuatan nugget singkong. Kegiatan ini dilakukan di Balai Desa Samirono dan diukuti oleh segenap anggota PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Peserta kegiatan diberikan pelatihan pembuatan nugget singkong yang berupa demonstrasi oleh mahasiswa KKN Undip. Peserta kegiatan pun diberikan sampel dari hasil olahan nugget singkong setelah demonstrasi selesai.


Letak Desa Samirono yang berada di kaki Gunung Merbabu menjadikan daerah ini memiliki tanah yang subur sehingga cocok digunakan untuk sector perkebunan. Salah satu komoditas perkebunan yang dimiliki oleh Desa Samirono ini adalah singkong. Produksi singkong yang cukup besar di desa ini, terutama di Dusun Watulawang, merupakan potensi yang harus dikembangkan. Sadar akan hal ini, tim KKN Undip Desa Samirono Tahun 2020 Periode 1 berinisiasi untuk menciptakan produk makanan yang terbuat dari singkong. Singkong yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dapat diolah dengan mudah untuk menambah nilai jual  dari tanaman khas Indonesia ini. Hal itulah yang dilakukan oleh Tim KKN Undip dengan cara mengolah singkong menjadi nugget.

iklan

Harapan dari dilakukannya kegiatan ini adalah masyarakat dapat mengembangkan olahan singkong tersebut menjadi salah satu produk oleh-oleh khas daerah setempat. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mengembangkan kreativitasnya dalam mengolah hasil produksi perkebunan agar memiliki nilai jual yang lebih untuk membantu pertumbuhan perekonomian warga setempat.

Tim I KKN Undip Inovasikan Olahan Susu Sapi Ternak Desa Samirono Menjadi Sabun Herbal



Campusnesia.co.id -- Kab. Semarang, 18 Januari 2020. Tim I KKN Undip telah melaksanakan program monodisiplin berupa “Pemanfaatan Susu Sapi sebagai Sabun Herbal”. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Samirono dan diukuti oleh segenap anggota ibu-ibu PKK. Peserta kegiatan mendapatkan demonstrasi pelatihan secara langsung pembuatan sabun herbal susu sapi oleh mahasiswa KKN Undip.



Desa Samirono yang terletak di lereng Gunung Merbabu dimana tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup padat dengan mata pencaharian sebagai peternak sapi, khususnya jenis sapi perah. Produksi susu sapi perah yang cukup melimpah terutama di Dusun Pongangan Desa Samirono ini memiliki potensi lokal yang harus dikembangkan dan bernilai ekonomis, di mana selama ini susu yang telah dihasilkan hanya dijual kepada tengkulak tanpa diolah menjadi sebuah kreativitas yang kemudian kebermanfaatannya dirasakan oleh masyarakat. Maka dari itu, tim I KKN Undip Desa Samirono Tahun 2020 berinovasi untuk menciptakan produk sabun yang berasal dari susu sapi setempat. Susu sapi yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kulit dapat diolah dengan mudah untuk menambah nilai mutu dari susu sapi. Dengan demikian, Tim KKN Undip menginisiasi pengolahan susu sapi menjadi sabun herbal.

iklan

Dengan adanya program monodisiplin ini diharapkan masyarakat dapat mengembangkan susu sapi perah yang melimpah ini menjadi salah satu produk sabun sehingga di masa mendatang susu sapi memiliki nilai manfaat lainnya sekaligus menjadikan sabun susu sapi sebagai produk lokal yang dapat diperjual-belikan untuk membantu pertumbuhan perekonomian warga setempat. 

Tim KKN Undip Gelar Pelatihan Ekonomi di Desa Kemiri Timur dalam Program Mencerdaskan Desa




Campusnesia.co.id -- Kemiri Timur, 27 Januari 2020. Mahasiswa Tim I KKN Universitas Diponegoro Periode 2020 Desa Kemiri Timur, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, berinisiatif untuk mengadakan pelatihan mencerdaskan desa terutama di bidang ekonomi. Disampaikan langsung oleh mahasiswa, alasan dipilihnya pelatihan ini sebagai program multidisiplin mereka karena banyaknya potensi alam yang dapat dimanfaatkan dan dikelola masyarakat sebagai bahan untuk berwirausaha.

“Banyak sekali potensi-potensi sumber daya alam yang bisa dikelola dan dimanfaatkan untuk buka usaha. Contoh, batang dan ranting, bisa dengan kreativitas masyarakat diolah menjadi tempat tissue, tempat pensil, dll. Bisa menambah nilai produk, bisa juga mengurangi jumlah pengangguran di Desa Kemiri Timur ini,” ungkap Safira salah satu mahasiswa Tim I KKN UNDIP Periode 2020, Desa Kemiri Timur. Pelatihan Desa Cerdas ini dihadiri oleh 20 orang yang terdiri dari peserta UMKM dan Para pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemiri Timur. Dihadiri pula oleh Kepala Desa Kemiri Timur yaitu Bapak Muchidin beserta perangkat desa lainnya.

ads



Kepala Desa merespon baik bahkan sangat mendukung dengan ide dari mahasiswa Tim I KKN UNDIP Periode 2020 Desa Kemiri Timur ini. Salah satu wujud dukungan dari Kepala Desa sendiri dengan mendatangkan narasumber wirausahawan sukses dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batang. “ Kami sangat antusias dan merespon baik ide adik-adik mahasiswa, karena memang benar potensi alam di Desa Kemiri Timur ini sangat banyak dan bisa dimanfaatkan oleh warga. Kami memberi support pada adik-adik ini dengan mendatangkan salah satu wirausahawan sukses di Batang sebagai contoh nyata supaya masyarakat bisa termotivasi dan juga kami bantu mengundang dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batang supaya mempermudah masyarakat dalam mengurus segala bentuk perizinan administrasi berwirausaha,” ungkap Bapak Muchidin ketika diwawancarai di Balai Desa Kemiri Timur.



Dalam kegiatan tersebut para mahasiswa memberi sedikit informasi dan pelatihan dalam melakukan pendaftaran P-IRT, pelatihan pemasaran secara online oleh narasumber, dan pelatihan melakukan foto produk agar konsumen tertarik untuk membeli produk yang didagangkan. “Harapannya sih, semoga ilmu yang didapatkan hari ini bermanfaat dan dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha masyarakat Desa Kemiri Timur. Kita berharap juga supaya makin banyak warga-warga Desa Kemiri Timur yang mau untuk berwirausaha dengan inovasi-inovasi lainnya,” ungkap Safira.

sumber: Tim KKN Undip Desa Kemiri Timur 2020
foto: Tim KKN Undip Desa Kemiri Timur 2020
editor: Nandar

UNDIP TERJUNKAN 3668 MAHASISWA KKN


Rektor Universitas Dipongoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, M.Hum, melepas 3668 Mahasiswa KKN Undip Tim I Tahun 2016/2017 yang akan di terjunkan pada 8 wilayah Kabupaten, yang terdiri dari Kab. Jepara, Pati, temanggung, Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan dan Pemalang, Senin, 9/1 di lapangan Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang.

Kegiatan ini melibatkan 102 orang dosen pembimbing dab 8 orang Dosen Koordinator. Pelaksanaan KKN di Undip merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat diluar kampus secara langsung dan mengidentifikasi masalah-masalah serta membantu menangani permasalahn yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan wilayah di lokasi KKN.

Menurut Kepala P2KKN, Ir. Edy Prasetyo MS menyampaikan bahwa KKN ini akan dilaksanakan selama 42 hari, terhitung sejak 9 januari 2017 s/d 21 Februari 2017 yang mana pada minggu pertama akan dimanfaatkan oleh Mahasiswa untuk survey/ Observasi lapangan.

“KKN Tim I ini esesnsinya tetap yaitu pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan imbangan program multidisiplin : monodisiplin adalah 2:2” katanya. “ yang artinya setiap Tim mahasiswa KKN dalam satu desa wajib mengerjakan 2 program multidisipliner dan masing masing mahasiswa juga wajib membuat 2 program nonodisipliner sesuai dengan kompetensi keilmuannya” jelasnya.

“Program multidisipliner yang diwajibkan bati tiap kelompok mahasiswa KKN pada setiap desa adalah pendataan dan analisi UMKM, sedangkan program multidisipliner alternative lainya antara lain adalah, Pendampingan Pengembangan Kawasan Pemukiman (Bangkim), dan Sistem Penyedia Air Minum (Spam) dalam rangka mendukung infrastruktur pemukiman (kerjasama dengan Dit Jend Cipta Karya Kementrian PU dan Perumahan Rakyat. Selain itu Pembentukan dan Penguatan Posdaya (Kerjasama dengan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri) serta program program pilihan lain yang relevan” tutur Edy dalam laporannya saat upacara pelepasan.

Selain Program mulitidisipliner dan monodisipliner, mahasiswa sebagai peserta KKN juga sangat dimungkinkan melaksanakan program-program bersifat social kemasyarakatan yang ragamnya tergantung dari situasi dan kondisi desa/kecamatan masing masing.

Pelaksanaan Pemberangkatan maupun Penarikan KKN kali ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Mahasiswa kali ini di fasilitasi oleh Universitas Bus untuk mengantar para Mahasiswa sampai ke tempat KKN serta Truk untuk mengangkut motor para mahasiswa. “Hal tersebut diberikan karena untuk meminimalisir terjadinya kecelakan, sepertinya pernah dialami pada kegiatan KKN sebelumnya” ujar Edy.

Rektor pun, menghimbau kepada segenap mahasiswa untuk bisa selalu membawa diri, selalu berhati-hati, menjaga nama baik institusi dalam menjalankan program KKN ini. “Semoga sekembalinya dari kegiatan KKN akan memberikan wawasan yang lebih serta kepedulian yang tinggi dalam membangun negeri dan menjadikan mahasiswa yang bijaksana “ pesannya.Ir

sumber: http://www.undip.ac.id/?p=4862&lang=id