Aksi Nyata Pencegahan Stunting dan Penanggulangan GTM Balita di Dusun Biting dan Gedeg Desa Kedungboto Limbangan

 


Campusnesia.co.idStraching atau Strategi Pencegahan Stunting merupakan acara penyuluhan dan edukasi mengenai stunting dan GTM yang diadakan oleh kelompok KKN MMK UIN Walisongo kelompok 2. 

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2022 yang berlokasi di Balai Desa Kedungboto pada pukul 09.30 hingga pukul 12.00.  Straching dihadiri oleh 20 ibu balita dari Dusun Biting dan Dusun Gedeg serta Bapak Turkamun selaku Kepala Desa Kedungboto. 

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran para ibu balita mengenai anak stunting dan mengatasi GTM pada balita. GTM sendiri merupakan gerakan tutup mulut yang dapat menyebabkan gizi kurang bahkan gizi buruk pada anak. Selain memberikan pemahaman mengenai stunting dan GTM, Straching juga mengadakan kegiatan demo masak pemanfaatan pangan lokal diakhir acara. 


Straching diisi oleh pemateri Nurul Hasanah yang membahas mengenai pencegahan stunting pada anak. Pemateri kedua diisi oleh Shinta Wahyu dengan bahasan pencegahan GTM sebelum terjadinya stunting. 

Sepanjang acara, para ibu balita sangat antusias menyimak dan mendengarkan materi yang diberikan. Setelah materi diberikan, MC acara memberikan games Benar atau Salah mengenai materi-materi yang terkait dan mayoritas para ibu dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan benar.

Demo masak diadakan untuk membantu para ibu untuk kreatif dalam memanfaatkan pangan lokal disekitar lingkungan rumahnya. Jagung dan gula aren merupakan pangan lokal yang banyak dihasilkan di Desa Kedungboto sehingga Tim Demo Masak ingin menunjukkan pemanfaatan kedua bahan tersebut menjadi jajanan ringan yang dapat dikonsumsi segala usia. 

Oleh karena itu, Dodol Jagung menjadi pilihan utama yang ditampilkan dalam kegiatan Demo Masak Straching. Dodol Jagung merupakan jajanan manis berbahan dasar gula aren, jagung, dan tepung hunkwe. 

Selain cara pembuatan yang mudah, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat Dodol Jagung juga terjangkau dan mudah ditemukan. Setelah ditunjukkan cara membuat Dodol Jagung, kami bagikan hasil Dodol Jagung yang siap dikonsumsi kepada ibu balita dan balita. 

Kegiatan Straching ditutup dengan pembagian hadiah kepada ibu balita yang antusias selama kegiatan kemudian foto bersama.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys