Corps Alumni Beastudi Etos Wilayah Semarang Gelar Halalbihalal dan Reuni Pasca Pandemi

 



Campusnesia.co.id - Semarang 28/04/2024. Corps Alumni Beastudi Etos (CABE) Wilayah Semarang menggelar halalbihalal dan reuni pasca pandemi. Acara bertempat di rumah salah satu alumni yaitu Pak Rajulaini.

Dihadiri puluhan alumni dan keluarga, sejak pagi hari hingga menjelang siang acara berlangsung hikmat penuh suasana kekeluargaan. Nampak hadir etoser (sebutan untuk penerima manfaat beastudi etos) dari angkatan 2003 hingga 2016, beberapa pendamping atau pembina juga turut hadir.

"Kalau datang semua bisa 170an lebih, namun karena keterbatasan domisili dan kesibukan masing-masing hari ini hanya sebagian yang datang. Halalbihalal dan reuni hari merupakan gelombang kedua setelah sebelumnya tanggal 22 April 2024 lalu dilaksanakan acara serupa untuk alumni di wilayah Jakarta dan sekitarnya" jelas Izzur selaku ketua panitia yang juga alumni angkatan 2016.

Sebagai informasi, Beastudi Etos merupakan program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dari lembaga sosial Dompet Dhuafa yang sudah berjalan dari tahun 2003 sampai 2018. Saat ini program berganti nama menjadi Etos ID dengan fokus pada kampus-kampus di luar pulau Jawa.

Selain berupa bantuan dana pendidikan, pada masanya Beastudi Etos adalah beasiswa yang memberikan asrama gratis, uang saku dan pengembangan diri dari aspek akademis, agama, sosial dan kemandirian sehingga berhasil mencetak alumni yang sudah eksis dalam berbagai aspek bidang dan pekerjaan. dari pegawai negeri, dokter, dosen, pengacara, profesional hingga entrepreneur.

Dalam sambutannya, pak Faris Fanani yang merupakan Koordinator Beastudi Etos Wilayah Semarang menyampaikan tentang 3C prinsip alumni yaitu Connection, Collaboration dan Contribution. 

"Semoga silaturahim tetap terjaga, tidak sebatas sebagai etoser, pendamping dan korwil tapi menjadi layaknya keluaga dan sebagai alumni bisa saling berkoneksi, kolaborasi hingga kontribusi dalam bentuk ide, gagasan, waktu, pemikiran, materi untuk mencapai goals dalam merawat Indonesia", nasehat pak Faris dalam sambutannya.


Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan meniknati sajian yang sudah disidiakan tuan rumah. Adapula souvenir stiker dengan tulisan "Kami adalah dhuafa sebelum jadi apapun" sebagai kenang-kenangan dan pengingat agar para alumni tetap menapak bumi, tak melupakan perjuangan yang telah dilalui dan menjadi pribadi yang tetap baik sekalipun kini telah menjadi manusia sukses dalam berbagai bidang.




Penulis
Nandar

Foto: Raju

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon