Menguraikan Analisis Jabatan: Membangun Kepastian di Tempat Kerja

0


Campusnesia.co.id - Karyawan merupakan bagian esensi setiap perusahaan karena menjalankan semua aktivitas organisasi. Selain itu, karyawan merupakan sumber daya yang paling berharga dan secara signifikan mempengaruhi kesuksesan perusahaan. Sehingga, karyawan harus memiliki jabatan yang jelas, guna untuk memudahkan setiap pelaksanaan pekerjaannya. Jabatan adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang karyawan dalam suatu satuan organisasi.

Untuk dapat menjalankan jabatan secara profesional dan menghasilkan kinerja yang optimal, salah satu cara yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan jabatan adalah melalui Analisis Jabatan.Analisis Jabatan adalah proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan dan penyusunan data jabatan menjadi informasi jabatan. Melalui Analisis Jabatan inilah akan diperoleh informasi jabatan yang nantinya akan menjadi panduan dalam melaksanakan uraian tugas jabatan dan sejauh mana syarat jabatan sudah dipenuhi oleh pemangku jabatan. Secara umum, tugas dan kebutuhan jabatan tertentu dapat dijabarkan melalui analisis jabatan (Yunanik, 2013).

Hasil analisis jabatan meliputi deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Nama jabatan, indikator hasil kerja, uraian tugas, bahan kerja, tanggung jawab, dan wewenang, semua hal tersebut tercantum dalam deskripsi jabatan yang merupakan ringkasan mengenai jabatan yang membantu mengidentifikasi perbedaan dari suatu jabatan.  Selain itu, analisis jabatan berguna untuk proses rekrutmen dan seleksi, tinjauan kinerja, kompensasi karyawan, serta kegiatan pelatihan (training) dan pengembangan karir karyawan (Nurrahman dkk, 2021). 

Jika kita melihat hasil analisis jabatan tersebut, kita dapat melihat bahwa ada banyak manfaat yang dapat diperoleh, antara lain sebagai dasar untuk pelatihan pegawai, rekrutmen dan seleksi, pelatihan karier, promosi dalam jabatan, pelatihan kinerja, kompensasi, dan pengusulan sebagai salah satu opsi untuk mengembangkan kemampuan pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa persyaratan yang ditetapkan dalam hasil analisis jabatan tersebut telah dipenuhi oleh para pemegang jabatan struktural dan fungsional. Pemegang jabatan juga harus menjadi lebih kompeten dalam menciptakan program-program yang membantu organisasi sesuai dengan visi dan misi perusahaan diluar menjalankan tugas, tanggung jawab, dan fungsinya.

Pencapaian visi dan misi organisasi dapat diwujudkan dalam perusahaan jika semua anggota organisasi melakukan analisis pekerjaan secara tepat dan akurat serta menggunakan hasilnya semaksimal mungkin dalam perencanaan karyawan, perencanaan karir (yang memperhitungkan pelaksanaan perubahan dan promosi sesuai dengan deskripsi dan persyaratan jabatan), dan bidang-bidang lainnya. Secara keseluruhan, analisis jabatan adalah fondasi penting bagi berbagai fungsi manajemen sumber daya manusia. Tanpa proses ini, perusahaan berisiko menghadapi ketidakjelasan peran, konflik internal, dan kesulitan dalam mencapai tujuan bisnis secara efektif.



Penulis:
Belia Arum

Editor:
Achmad Munandar

Komunitas Weron People Kembali Pasang 2 Titik Lampu Penerangan Menuju Masjid

0


Campusnesia.co.id - Pati 3 Januari 2025, Komunitas Pemuda Weron People lanjutkan program pemasangan lampu penerangan jalan menuju Masjid di RT 03 Dukuh Weron Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati.

Ada dua titik yang dipasang lampu yaitu jalan utama menuju Masjid Al Mujahidin di sebelah utara jembatan tepat di depan rumah Ibu Salamah dan di tikungan RT 03 tepat di pojokan mas Nur Imam.

Kali ini lampu yang digunakan berjenis Floodlight LED atau lampu sorot 50 watt dan 100 watt dengan pertimbangan hemat energi, nyala terang dan keawetan. Saklar menggunakan jenis otomatis Photo Cell yang bisa menyala saat matahari terbenam sehingga warga tidak perlu repot menghidupkan dan mematikan secara manual.

Pelaksanaan program kerja bakti sosial pemasangan lampu penerangan jalan menuju masjid ini mendapat respon positif dari warga, seperti disampaikan oleh Mas Sronto, "Kami berterima kasih kepada teman-teman dari Komunitas Pemuda Weron People karena telah bersedia bekerjasama dengan warga membantu mewujudkan pemasangan lampu di pertigaan RT 03 dan pinggir jalan menuju masjid sehingga saat malam hari tidak gelap gulita lagi" tuturnya.

Hal senada disampaikan warga lain, "Mewakili warga RT 03, terima kasih untuk semua yang terlibat khususnya tim Weron People. Semoga hal-hal yang baik ini terus berkelanjutan. Weron People bersama kita bisa" ungkap mas Nur Imam warga RT 03 Weron.


Sementara itu Paminto ketua Komunitas Weron People menyampaikan bahwa sejauh ini sudah terlaksana 4 titik lampu penerangan jalan menuju Masjid Al Mujahidin, 1 menuju Mushola Al Hikmah, 2 titik hasil kolaborasi dengan RT 02 dan 1 titik kerjasama dengan RT 03.

"Untuk lampu penerangan jalan menuju masjid rencananya akan ada 1 titik lagi di sebelah selatan menuju masjid dan kami terbuka untuk semua kalangan masyarakat yang ingin mendukung program-program kami demi Dukuh Weron yang lebih baik lagi" jelasnya saat ditanya media.

Sejak didirikan bulan Oktober 2024 lalu, Komunitas Weron People memang aktif sekali dalam berbagai kegiatan sosial untuk Dukuh Weron, bagi pembaca yang ingin kenal lebih dekat bisa mengunjungi website resmi mereka di alamat: https://www.weronpeople.my.id.




Penulis
Achmad Munandar

Packlagi: Transformasi Brand Anda dengan Kemasan Unik yang Bikin Kesan Pertama Mengesankan!

0
Source: Packlagi


Campusnesia.co.id - Pasca pandemi Covid-19, dunia bisnis mengalami perubahan yang signifikan. Seiring dengan membaiknya perekonomian dan meningkatnya daya beli masyarakat, banyak brand baru bermunculan dengan produk-produk andalan yang siap bersaing di pasar. Di Indonesia, tercatat lebih dari seratus brand yang memperkenalkan produk terbaru mereka. Namun, peluncuran produk baru ini bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan di pasar. Sebagai respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang kini lebih terhubung dengan dunia digital, perusahaan harus beradaptasi dengan tren pemasaran yang lebih modern.

Di era digital seperti sekarang, strategi pemasaran tradisional tidak lagi cukup. Hampir segala hal kini dilakukan secara online, dari pemasaran hingga transaksi jual beli. Dalam konteks ini, brand-brand mulai beralih menggunakan media sosial sebagai kanal utama untuk memperkenalkan produk mereka. Salah satu metode pemasaran yang populer adalah kolaborasi dengan para KOL (Key Opinion Leader) atau selebgram (selebritas Instagram), yang berperan penting dalam meningkatkan visibilitas produk di mata konsumen.

Namun, meskipun media sosial memberikan ruang yang luas untuk promosi, ada satu aspek penting yang seringkali terlupakan: bagaimana cara produk tersebut tampil di mata konsumen? Video, gambar, dan iklan digital memang penting, tetapi ada satu elemen yang menjadi penghubung langsung antara brand dan konsumen, yaitu kemasan produk. Kemasan bukan hanya sekedar pelindung produk, tetapi juga merupakan alat promosi visual yang sangat berpengaruh dalam kesan pertama konsumen.


Kenapa Packaging Custom Menjadi Kunci dalam Membangun Brand?

Kemasan produk memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan produk di pasar. Bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus, kemasan yang menarik dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Dalam dunia pemasaran modern, packaging custom yang kreatif dan unik menjadi salah satu alat promosi yang tak kalah pentingnya. Dengan desain kemasan yang tepat, sebuah brand bisa menciptakan pengalaman yang lebih mendalam bagi konsumen.

Setiap brand ingin agar produknya dikenali dengan mudah, bahkan dari jauh. Kemasan yang menonjol dan berbeda dari yang lain akan membuat produk lebih mudah diingat dan dicari kembali. Di pasar yang semakin kompetitif ini, hanya dengan desain kemasan yang inovatif, sebuah brand bisa menarik perhatian konsumen dalam sekejap.

Selain itu, packaging custom memungkinkan brand untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai mereka dengan lebih jelas. Misalnya, bagi brand yang berfokus pada keberlanjutan, kemasan yang ramah lingkungan dapat menjadi nilai jual yang kuat. Di sisi lain, brand premium dapat menggunakan material dan desain yang menciptakan kesan mewah untuk memperkuat citra eksklusif produk mereka.

Dengan adanya kemajuan teknologi percetakan dan desain grafis, kini hampir semua brand dapat membuat kemasan yang sesuai dengan visi mereka. Kemasan bukan lagi hanya soal perlindungan produk, tetapi juga tentang menyampaikan cerita yang menarik. Setiap elemen desain, mulai dari warna, logo, tipografi, hingga material kemasan, dapat memberikan kesan yang mendalam dan menciptakan koneksi emosional dengan konsumen.

Source: Packlagi


Tren Inovasi Packaging yang Mempengaruhi Industri

Beberapa tren inovasi di dunia packaging custom yang patut diperhatikan, antara lain:

1. Kemasan Ramah Lingkungan
Isu keberlanjutan kini semakin menjadi perhatian utama, baik bagi brand maupun konsumen. Kemasan berbahan dasar plastik yang sulit terurai telah banyak digantikan dengan bahan-bahan ramah lingkungan, seperti kertas daur ulang, bahan biodegradable, atau material berbasis tanaman. Mengadopsi kemasan ramah lingkungan tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap planet, tetapi juga menciptakan citra positif di mata konsumen yang semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.


2. Desain Interaktif dan Fungsional
Packaging kini semakin berfokus pada pengalaman pengguna. Beberapa brand berinovasi dengan kemasan yang dapat diubah menjadi sesuatu yang lebih berguna, seperti kemasan yang bisa diubah menjadi tempat penyimpanan, mainan, atau bahkan barang-barang fungsional lainnya. Ini memberikan nilai lebih kepada konsumen dan meningkatkan rasa cinta terhadap brand.


3. Kemasan Personal dan Kustomisasi
Salah satu tren terbaru adalah memberikan konsumen pilihan untuk mempersonalisasi kemasan produk. Ini bisa berupa nama, desain khusus, atau bahkan pesan tertentu pada kemasan. Kemasan seperti ini memberikan kesan eksklusif dan unik, serta memperkuat hubungan emosional dengan konsumen.


4. Kemasan dengan Teknologi Pintar
Dengan perkembangan teknologi, beberapa brand mulai mengintegrasikan teknologi pintar ke dalam kemasan produk. Sebagai contoh, kemasan dengan QR code atau NFC (Near Field Communication) yang dapat mengarahkan konsumen ke konten digital tambahan, seperti video promosi, informasi produk, atau pengalaman augmented reality (AR). Teknologi semacam ini dapat menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan menyenangkan bagi konsumen.


5. Kemasan Minimalis dan Elegan
Di sisi lain, tren minimalisme juga semakin populer, terutama di kalangan brand-brand mewah. Kemasan yang sederhana namun elegan, dengan menggunakan warna netral, tipografi modern, dan sedikit elemen desain, mampu menciptakan kesan eksklusif dan premium pada produk.


Mengapa Memilih Packlagi untuk Packaging Custom?

Dengan pengalaman bertahun-tahun dan rekam jejak yang solid dalam menangani berbagai macam brand, Packlagi telah menjadi pilihan terpercaya bagi banyak perusahaan untuk membuat packaging mereka. Dari yang kecil hingga yang besar, di berbagai sektor industri. Kami memahami bahwa setiap brand memiliki kebutuhan dan karakteristik yang berbeda, oleh karena itu kami menawarkan solusi kemasan yang customizable, sesuai dengan visi dan misi brand Anda.

Dengan tim yang berpengalaman, Packlagi akan menjadi teman konsultasi yang memberikan saran terbaik agar packaging yang Anda inginkan bisa terwujud dengan hasil yang paling terbaik. Tak hanya itu, dengan bahan baku yang premium dan teknologi mesin yang canggih, kami dapat memastikan bahwa setiap produk packaging yang kami buat memiliki kualitas tinggi dan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi produk Anda.

TIM Pengabdian Masyarakat Unisnu Jepara Lakukan Penguatan Literasi Numerasi Siswa SD Melalui Pendampingan Ibu-Ibu Belajar Matematika

0


Campusnesia.co.idTim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara hadir di tengah-tengah masyarakat dengan membawa berbagai program kerja. Salah satunya adalah pendampingan kepada kelompok ibu-ibu untuk mendapatkan pelatihan pelajaran matematika dalam rangka penguatan kemampuan literasi numerasi siswa SD.

Program pengabdian yang diselenggarakan oleh Unisnu Jepara ini merupakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Menurut Ahmat Wakit, S.Pd., M.Pd. Dosen Unisnu, sekaligus Ketua tim pelaksana mengatakan tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan matematika dasar anggota Komunitas Ibu Belajar Matematika atau yang disingkat KIBM. Sehingga akan berdampak pada meningkatnya kemampuan literasi dan numerasi siswa siswi SD sederajat di desa Kerso. KIBM sendiri merupakan kelompok ibu-ibu yang memiliki putra putri di tingkat sekolah dasar sederajat.

“Dengan meningkatnya kemampuan matematika dasar orang tua (ibu) dapat meningkatkan intensitas dan kepercayaan diri orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah serta akan berdampak pada meningkatnya kemampuan literasi dan numerasi anak”, ungkap Wakit.
Program kolaborasi dosen dan mahasiswa ini dicanangkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNISNU Jepara. Program PKM ini terealisasi dengan adanya dana hibah dari kampus untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


Sementara itu, salah satu peserta sekaligus Ketua KIBM, Endang Suryati mengungkapkan bahwa peserta pelatihan nampak antusias karena penyampaikan materi dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.

“Kami berharap kegiatan pengabdian ini dapat berkelanjutan nantinya agar orang tua mendapat pencerahan cara mendampingi anak belajar di rumah”, ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada tanggal 14 Oktober 2024 dan akan berlanjut dan dilaksanakan minimal setiap bulan sekali sesuai kesepakan jadwal antara pemateri dengan peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh 13 peserta dari KIBM Desa Kerso dan dilaksanakan di kediaman ketua KIBM Endang Suryati.

Selain Ahmat Wakit yang bertindak sebagai ketua, anggota Tim PKM terdiri dari Nor Hidayati, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Sipil Unisnu Jepara, bapak Buang Budi Wahono, S.Si., M.Kom. dari program studi Teknik Informatika dan Tim mahasiswa terdiri dari dua mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu Mohammad Nur Arif dari program studi PGSD Unisnu Jepara dan Atha Fauziah dari Program Studi Teknik Sipil Unisnu Jepara.



Editor:
Achmad Munandar

Review Drama Korea Squid Game Season 2 Makin Seru Makin Menegangkan

0


Campusnesia.co.id - Mengawali tahun 2025 ini saya marathon nonton drama korea paling diantisipasi akhir tahun lalu yang season pertamanya jadi fenomena dunia yaitu Squid Game 2. Beberapa pemain kembali hadir seperti Lee Jung-Jae, Lee Byung-Hun, Gong Yoo dan Wi Ha-Joon.

Total ada 6 episode dan selesai sekali nonton, kesan pertama secara perkembangan cerita sangat menarik kembali dengan permainan-permainan baru yang unik.

Dari sisi cast banyak wajah-wajah baru yang menambah seru jalan cerita season 2 kali ini, diantaranya yaitu Yim Si-Wan, Kang Ha-Neul, Lee Jin-Uk, Park Sung-Hoon, Yang Dong-Geun, Kang Ae-Shim, Jo Yuri, dan T.O.P.

Seong Gi-Hun yang sudah menang di season sebenarnya akan ke luar negeri, namun mengingat kekhawatiran dia terhadap calon-calon korban yang akan datang.

Selama 2 tahun dengan uang yang ia menangkan digunakan untuk mencari sosok the recruiter yang diperankan oleh Gong Yoo.

Gong Yoo juga mendapatkan screen time yang signifikan daripada season 1 tapi bagi sobat penggemar harap siap-siap.

Gi-Hun sangat bekerja keras mencoba menyelamatkan para peserta, hal ini membuat front man geram, khawatir sehingga harus turun tangan.

Para pink guards juga masih menarik masih bergelut mencoba mendapatkan keuntungan dengan menjual organ dari peserta yang tereliminasi, ada sosok pink guard Kang No-Eul yang membelot dan terlibat perseteruan dengan officer yang punya misi terselubung.



Sinopsis Squid Game
Setelah memenangkan Squid Game dan menerima hadiah uang tunai yang sangat besar, Seong Gi-Hun (Lee Jung-Jae) berencana menjalani hidup baru di Amerika Serikat. Namun, Seong Gi-Hun, yang masih dihantui oleh kematian semua pemain yang berkompetisi dengannya, memutuskan untuk melewatkan penerbangannya dan kembali ke Seoul. Dia menghabiskan 3 tahun berikutnya untuk mencari orang-orang yang bertanggung jawab atas Squid Game. Dia telah meminta bantuan perusahaan rentenir Sunshine Capital untuk menemukan orang-orang yang bekerja untuk Squid Game.

Sementara itu, Detektif Hwang Jun-Ho (Wi Ha-Joon) telah memilih untuk pindah dari Divisi Kejahatan Besar dan bekerja di kantor polisi lingkungan kecil. Di waktu luangnya, dia bekerja dengan Kapten Park (Oh Dal-Su) dan melakukan perjalanan dengan perahunya untuk mencoba menemukan pulau tempat dia melihat permainan berlangsung yang melibatkan kematian para pemainnya. Saudaranya Hwang In-Ho (Lee Byung-Hun) berada di pulau itu.

Seong Gi-Hun akan segera bergabung dengan babak baru Squid Game, tetapi tujuannya kali ini adalah menghentikan permainan untuk selamanya.

Kabar Gembira dari PLN, Khusus Bulan Januari dan Februari 2025 Diskon 50%

0
 



Campusnesia.co.id - Kabar gembira dari PLN, khusus bulan Januari dan Februari 2025 ada diskon sebesar 50%.

Bagi pelanggan dengan sistem pra-bayar atau pulsa token PLN, misal beli harga Rp20.000 dapat 43,9 KWh selama bulan Januari dan Februari bakal dapst 87,7 KWh harga sama tapi dapat KWh lebih banyak.

Untuk sobat yang listriknya sistem pasca-bayar maka diskon 50% bulan januari diberikan pada bulan Fabruari dan potongan bulan Februari pada saat pembayaran di bulan Maret 2025.



Demikian informasinya sobat, semoga bermanfaat, sampai jumpa.


Penulis:
Achmad Munandar

Mahasiswa Sejarah Undip Melakukan Edukasi Historis Mengenai Bangunan Cagar Budaya Tanjung Priok

0

Campusnesia.co.idKelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang (19/12/2024) - Muhammad Rizky Fadillah, Mahasiswa S1-Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro membuat leafleat bertema cagar budaya yang ada di Jakarta. Target sasaran pembaca pada leafleat yang dibuat ialah seluruh pengunjung yang datang pada penutupan kegiatan Wates Lengkah yang terdiri dari perwakilan kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, perwakilan organisasi perangkat daerah, mahasiswa, para seniman serta pengunjung  yang hadir.

Edukasi dilakukan dengan membagikan leafleat yang dibuat berjudul “Pendirian Stasiun Tanjung Priok dan Dampaknya Bagi Perkeretaapian Batavia”. Isu yang diangkat dalam leafleat ini mengenai sejarah panjang dari Stasiun Tanjung Priok sebagai Living Monument dimana dengan kehadirannya di Batavia atau Jakarta pada hari ini turut berdampak pada perkembangan kereta api di Jakarta. Pada leafleat tersebut tersusun ke dalam beberapa bahasan seperti:

1. Pendirian Stasiun Tanjung Priok 

2. Pembangunan Stasiun Tanjung Priok 

3. Perluasan Perkeretaapian Batavia 

4. Elektrifikasi Pertama di Batavia 

5. Dampaknya Bagi Perkeretaapian Batavia 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para pengunjung yang datang mengenai salah satu cagar budaya yang ada di Jakarta yakni Stasiun Tanjung Priok dalam bentuk yang lebih ringkas, padat, dan mudah dipahami. Dalam pembuatannya diadakan diskusi secara intensif dengan arkeolog di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII bernama Adita Nofiandi S. Ark. Setelahnya dilakukan studi kepustakaan yang dilakukan di perpustakaan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII serta penelusuran dokumentasi foto Stasiun Tanjung Priok melalui arsip KITLV yang berasal dari Belanda. Diharapkan pula pembuatan leafleat ini dapat mengedukasi pengunjung kegiatan Wates Lengkah yang berlokasi di gedung aula Halwany Mihrob pada kompleks kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII tanggal 19 Desember 2024. 

Penyebaran leafleat dilaksanakan pada malam penutupan kegiatan Wates Lengkah yang dihadiri oleh banyak pihak yang bergerak pada bidang kebudayaan. Tak hanya dibagikan turut dilakukan penjelasan atas isi dari leafleat serta penjelasan foto-foto yang dihadirkan guna memberikan informasi baru kepada para pengunjung. Pembuatan leafleat yang dibagikan serta menjelaskan kepada para pembaca dapat menjadi salah satu metode pengajaran sejarah yang bersifat mudah, efektif, dan efisien. Turut diharapkan pula dengan tersampaikannya sejarah dari Stasiun Tanjung Priok membuat masyarakat agar dapat terlibat dalam pelestarian cagar budaya.




Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Sejarah Undip Lakukan Edukasi Mengenai Sejarah Kebanksentralan

0


Campusnesia.co.id - Lontar Baru, Kota Serang (19/12/2024) - Annisa Khairani Zahra, Mahasiswa S1-Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro menjadi bagian dari Program Magang Bersertifikat Kebudayaan melakukan edukasi mengenai sejarah kebanksentralan. Edukasi ini dilaksanakan di gedung Halwany Michrob yang bertepatan dengan kegiatan Wates lengkah yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII.

Kegiatan edukasi dilakukan dengan membagikan leaflet sejarah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman mengenai perubahan peran bank sentral. Bank Indonesia masih dipandang sama dengan bank-bank komersial yang menerima simpanan masyarakat dan memberikan kredit serta pembiayaan lain kepada dunia usaha. Tak hanya itu, masyarakat hanya mengetahui bahwa Bank Indonesia mencetak dan mengedarkan uang karena dicantumkannya nama Bank Indonesia dalam rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia. Sasaran pembaca leaflet ini ialah dewasa, remaja, dan anak-anak. Untuk menarik minat pembaca, isi dan desain leaflet dirancang semenarik mungkin agar tetap menyenangkan untuk dibaca, meskipun topik tentang kebanksentralan yang tergolong cukup berat. Dalam pelaksanaa pembuatan leaflet menggunakan hasil wawancara dan arsip milik Bank Indonesia. 

Perubahan de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia merupakan tonggak penting dalam sejarah perbankan dan kemerdekaan ekonomi Indonesia yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum. Setelah Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia menyadari pentingnya memiliki bank sentral yang sepenuhnya dikelola oleh bangsa sendiri untuk mendukung kedaulatan ekonomi. Setelah dinasionalisasi pada 1 Juli 1953, de Javasche Bank berganti nama menjadi Bank Indonesia. Bank Indonesia yang awalnya menempati bekas gedung de Javasche Bank kemudian karena tuntutan perubahan dalam struktur organisasi yang memerlukan ruang tambahan, maka BI pindah ke gedung Thamrin. Gedung BI kota yang sudah tidak digunakan lagi sebagai kantor operasional BI kemudian dialihkanfungsikan sebagai museum bank Indonesia sebagai wadah edukasi kebanksentralan. 

Dengan informasi yang disajikan, diharapkan pembaca semakin tertarik dan menyadari pentingnya memahami sejarah kebanksentralan serta turut berperan dalam pelestarian bangunan cagar budaya. Leaflet ini juga mencantumkan waktu operasional Museum Bank Indonesia untuk berkunjung. Di sana, pengunjung dapat melihat langsung gedung cagar budaya yang bersejarah serta koleksi-koleksi berharga yang menceritakan perjalanan panjang Bank Indonesia.



Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Jurusan Sejarah Undip Melakukan Klasifikasi Terhadap Temuan Ekskavasi di Banten Lama

0


Campusnesia.co.id -  Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang (5/12/2024) - Muhammad Rizky Fadillah, Mahasiswa S1-Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro melakukan  klasifikasi hasil temuan ekskavasi di laboratorium Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII. Klasifikasi hasil temuan dilakukan pada 121 hasil temuan yang terdiri dari pecahan gerabah, keramik yang diduga berasal Tiongkok, engsel besi, serta selongsong peluru. Klasifikasi hasil temuan dilakukan dari tanggal 22 November-5 Desember 2024 bertempat di laboratorium Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII. 

 
Klasifikasi hasil temuan merupakan tindak lanjut dari kegiatan ekskavasi yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII di sekitar kawasan Banten Lama. Kegiatan ekskavasi ini turut melibatkan seluruh peserta Magang Bersertifikat Kebudayaan dengan penempatan di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII. Para peserta magang berasal dari berbagai jurusan serta perguruan tinggi. Kegiatan ekskavasi dimulai dari tanggal 5-21 November 2024 dengan total mendapatkan 121 artefak peninggalan sejarah di masa kesultanan Banten yang terdiri dari pecahan gerabah, keramik bercorak Tiongkok, struktur bata peninggalan jalur Kesultanan Banten, dan sebuah selongsong peluru. 

Klasifikasi hasil temuan dilakukan guna mengetahui data spesifik mengenai ukuran yang terdiri dari panjang, lebar, tebal, dan diameter dari hasil temuan menggunakan jangka Sorong Caliper. Selanjutnya menentukan kondisi temuan apakah masuk kedalam utuh atau fragmen (Pecahan), ditentukan pula asal bahan pembuat dari hasil temuan, serta yang terakhir menentukan anatomi temuan yakni menentukan hasil temuan berasal dari bagian badan, bibir, tepian, atau dasar dari benda aslinya. Dengan hasilnya seluruh hasil temuan ekskavasi sebanyak 121 buah telah berhasil diidentifikasi serta di klasifikasi sehingga siap untuk di dokumentasi serta dilakukan penulisan deskripsi atas setiap temuan.




Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Sejarah Undip Lakukan Pendokumentasian Serta Penulisan Deskripsi Terhadap Temuan Ekskavasi di Kawasan Banten Lama

0


Campusnesia.co.idLontar Baru, Kota Serang (5/12/2024) - Annisa Khairani Zahra, Mahasiswa S1-Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro terlibat dalam kegiatan ekskavasi di sekitar Banten Lama serta berhasil menyelesaikan pendokumentasian dan penulisan deskripsi terhadap 121 temuan bersejarah hasil ekskavasi tersebut pada 25 november - 5 desember. 

Kegiatan ini merupakan bagian pelaksanaan kegiatan Magang Bersertifikat Kebudayaan di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia  Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII. Proses pendokumentasian melibatkan pengambilan foto dan pembuatan deskripsi terhadap objek yang ditemukan. Penulisan deskripsi juga menjadi bagian penting dalam upaya menyusun informasi mengenai temuan-temuan tersebut, agar dapat disosialisasikan dan dipahami oleh masyarakat serta dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam kajian sejarah dan budaya lebih lanjut.
 

Salah satu yang menarik ialah temuan 25 porselen yang ditemukan di kotak 6 saat ekskavasi pada kedalaman 25-40 cm. Porselen terbagi menjadi dua yaitu porselen China dan porcelaneous stoneware dari Thailand dan Vietnam. Porselen China memiliki jenis blue and white porcelain yang berasal dari Dinasti Qing abad ke 19 M dan Dinasti Ming dari abad ke 18-19 M. Porselen yang ditemukan umumnya terdiri atas bagian bibir, dasar dan badan dengan wujud berupa piring dan mangkuk.

Pendokumentasian dan penulisan deskripsi ini sangat penting untuk memastikan bahwa temuan-temuan yang ada dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan bisa memberikan kontribusi pada pengembangan pengetahuan sejarah. Beberapa temuan yang berhasil diangkat dari kawasan ini antara lain artefak-artefak berupa pecahan gerabah, alat-alat logam, serta reruntuhan bata  yang diduga memiliki hubungan erat dengan kemajuan sistem penjernihan air pada masa itu. Semua temuan ini akan dianalisis lebih lanjut untuk menggali informasi tentang kehidupan masyarakat pada masa tersebut, serta bagaimana situs-situs ini berperan dalam pembentukan identitas budaya Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa. Harapannya, temuan-temuan tersebut dapat memperkaya koleksi benda cagar budaya yang ada di Indonesia, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pelestarian situs sejarah. Kegiatan ini menjadi contoh penting mengenai kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah dalam upaya pelestarian budaya dan sejarah Indonesia.



Editor:
Achmad Munandar