Say No To Corruption! KKN UNDIP Desa Blimbing Adakan Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa SD

0
 



Campusnesia.co.id - Pemalang (8/8/2023). Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengabdi. Wujud pengabdian terhadap bangsa dan negara memang beragam macamnya, salah satunya adalah mengedukasi terkait bahaya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme sejak dini. Sebab, korupsi menjadi patologi yang sangat merugikan bagi bangsa dan negara.

Berbekal kesadaran tersebut, KKN Tim II Undip Desa Blimbing, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menggelar penyuluhan bertajuk Pendidikan Anti Korupsi untuk Siswa SD, karena siswa adalah aset emas bagi Indonesia untuk mengisi kemerdekaan di masa kini dan mendatang. Selain itu, Jauharotul Munawaroh sebagai mahasiswa Ilmu Pemerintah FISIP Undip juga menuturkan bahwa Desa Blimbing akan dijadikan sebagai contoh Desa Anti Korupsi di Pemalang.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di SDN 02 Blimbing dengan sasaran utama siswa kelas 6. Acara berlangsung dari pukul 10.20 – 11.30 WIB dan berjalan dengan lancar. Dalam agenda tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai apa itu korupsi, penyebab korupsi, contoh perilaku koruptif, dan nilai-nilai anti korupsi. Tentu saja, model pembelajaran yang disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan menambahkan ilustrasi dari kehidupan sehari-hari untuk mempermudah pemahaman bagi siswa.


Penyuluhan tersebut juga membahas tentang strategi utama pemberantasan korupsi yang harus dimulai dari fase pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Ketiga proses ini merupakan model penanganan yang akan menyasar pada tujuan agar orang-orang tidak ingin korupsi, tidak bisa korupsi, dan takut untuk melakukan perbuatan korupsi.

Siswa yang diberikan penyuluhan nampak antusias menyimak materi yang diberikan. Dalam melakukan penyuluhan, KKN Tim II Undip Desa Blimbing memberikan poster yang dapat mendukung efektivitas penyampaian materi secara visual. Selain itu, di sesi akhir materi terdapat kuis untuk mengasah kemampuan siswa setelah mendapat materi tentang korupsi dengan media games teka-teki silang. Games ini sekaligus berperan sebagai salah satu ice breaking agar siswa tidak jenuh selama mendapatkan materi.

Para Guru SDN 02 Blimbing memberikan respon positif atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan anti korupsi untuk siswa-siswinya. Mereka berharap bahwa KKN Tim II Undip dapat terus bersinergi untuk membangun negeri dan mampu menanamkan nilai-nilai seperti jujur, disiplin, dan tanggung jawab kepada siswa sebagai pilar untuk memberantas korupsi.

Sukseskan Program Aplikasi Simpeldesa: Meningkatkan Aksesibilitas Layanan dan Efisiensi Administrasi Desa

0
 


Campusnesia.co.idDesa Kertasari, 15 Agustus 2023 - Sebagai bagian dari upaya nyata untuk meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi administrasi di tingkat desa, program "Sukseskan Program Aplikasi Simpeldesa" berhasil dilaksanakan dengan sukses dalam rentang waktu 5 Juli hingga 15 Agustus 2023. 

Program ini merupakan kolaborasi antara perangkat desa, pendamping Simpeldesa, mahasiswa, dan masyarakat, yang memiliki tujuan mulia untuk mengoptimalkan pengelolaan database warga dan memberikan layanan publik yang lebih baik kepada masyarakat Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Dengan fokus pada penyediaan data akurat dan layanan berbasis teknologi, program ini memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat desa dan pemerintah setempat. Tujuan utamanya adalah menjadikan Aplikasi Simpeldesa sebagai sumber informasi resmi desa, portal berita lokal, dan alat untuk meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi. Hal ini diharapkan dapat memungkinkan pemerintah desa dalam mengambil kebijakan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Program ini memfokuskan pada pendataan akun Simpeldesa dan sosialisasi mengenai penggunaan aplikasi tersebut. Kelompok sasaran yang menjadi fokus adalah masyarakat penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dengan dukungan aktif dari para pendamping Simpeldesa, mahasiswa KKN Undip, dan partisipasi masyarakat, proses input data pribadi warga berhasil dilaksanakan dengan cermat dan akurat.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan dalam program ini menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa masyarakat mampu memanfaatkan aplikasi Simpeldesa dengan maksimal. Melalui berbagai pertemuan, lokakarya, dan sesi tanya jawab, para warga didukung dalam memahami mekanisme penggunaan aplikasi ini. Dengan kemampuan mengakses layanan secara online, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengurus berbagai kepentingan administrasi, mengakses informasi desa secara real-time, dan berpartisipasi dalam perkembangan komunitas.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi dalam upaya pemerintah desa untuk mengoptimalkan kinerja administratif. Efisiensi dalam pengelolaan data dan pelayanan desa diharapkan dapat membantu perangkat desa dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan mengarah pada pelayanan publik yang lebih transparan dan berkualitas.

Melalui kolaborasi yang solid antara perangkat desa, pendamping Simpeldesa, mahasiswa KKN Undip, dan masyarakat, program "Sukseskan Program Aplikasi Simpeldesa" telah berhasil menjadi tonggak penting dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan efisiensi administrasi di Desa Kertasari. Harapan akan keberlanjutan program ini menerangi masa depan yang lebih cerah, di mana teknologi dan partisipasi masyarakat dapat bersinergi dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan memberi dampak positif bagi seluruh komunitas.



Penulis: 
KKN UNDIP Tim  II 2022/2023 Desa Kertasari 

Dosen Pendamping Lapangan: 
Slamet Suharto, S.Pi., M.Si.

Tekan Kenaikan Angka Stunting! Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Sosialisasikan Program GEMERINCING

0
 


Campusnesia.co.idDesa Kertasari, Suradadi, Tegal (27/07/2023) – Stunting merupakan salah satu permasalahan yang mengkhawatirkan bagi anak. Desa Kertasari merupakan desa dengan kasus stunting pada anak yang menduduki peringkat pertama se-Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dengan jumlah 73 anak. 

Mengatasi hal tersebut, mahasiswa KKN TIM II UNDIP Tahun 2022/2023 yang telah diterjunkan di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal memilih program kerja multidisiplin 2 dengan tema “GEMERINCING (Gemar Makan Ikan untuk Mencegah Stunting) Berbasis Produk Diversifikasi Hasil Perikanan”. 

Stunting diartikan sebagai kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang yang mengakibatkan masalah kronis, dilihat dari kondisi Ketika tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya. Kondisi stunting dapat disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, kurangnya asupan gizi selama 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yang dimulai sejak di dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Oleh karena itu, asupan gizi pada balita dan ibu hamil perlu diperhatikan untuk mencegah risiko stunting. 

Sebanyak 73 kasus stunting ditemukan di Desa Kertasari dan menduduki peringkat pertama se-Kecamatan Suradadi. Informasi tersebut disampaikan oleh Ibu Ade selaku ketua PKK Desa Kertasari. Permasalahan ini muncul karena kurangnya pengetahuan ibu hamil dan ibu balita mengenai stunting, seperti terdapat bantuan makanan untuk anak dari Provinsi, namun ibu balita tidak mendistribusikan kepada anaknya. Adanya fakta tersebut, mahasiswa KKN TIM II UNDIP mengangkat program kerja edukasi pentingnya pemenuhan gizi anak kepada ibu balita. 

Sasaran dari program kerja ini adalah ibu hamil dan ibu balita. Program Multidisiplin ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Juli 2023 yang bertempat di Rumah Ibu Warniti selaku Kader Posyandu dalam kelas ibu balita. Kegiatan ini dihadiri oleh 13 ibu balita dengan usia anak dibawah 2 tahun. 

Kegiatan ini diawali dengan kelas balita oleh Bidan Desa Kertasari yang kemudian dilanjut dengan pemaparan materi mengenai pencegahan Stunting melalui pemenuhan gizi salah satunya dengan cara diversifikasi olahan hasil perikanan, seperti nugget, sempol dan bakso ikan oleh mahasiswa KKN TIM II UNDIP. Setelah pemaparan materi, kegiatan diakhiri dengan pembagian olahan hasil perikanan berupa nugget yang telah diproduksi oleh mahasiswa KKN TIM II UNDIP. 

Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi angka stunting, khususnya di Desa Kertasari. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu balita serta dengan adanya produk olahan hasil perikanan berupa nugget dapat menjadi salah satu alternatif pemenuhan gizi melalui ikan. Selain itu, diversifikasi hasil perikanan tersebut dapat menjadi peluang usaha yang dapat membantu perekonomian masyarakat di Desa Kertasari.



Penulis: 
Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Desa Kertasari 1, Kec. Suradadi, Kab. Tegal

1. Adley Ahlan Hendrawan / Fakultas Ekonomika dan Bisnis
2. Arum Sekar Wijaya / Sekolah Vokasi
3. Aura Bunga Devismara / Fakultas Ekonomika dan Bisnis
4. Eva Aulia Risma / Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
5. Kevin Sun Elfrando Sinaga / Fakultas Peternakan dan Pertanian 
6. Muhammad Ilham Tajuddin / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
7. Muhammad Rafii Falih / Fakultas Teknik
8. Niken Khusuma Wardhani / Fakultas Ilmu Budaya
9. Rakhmat Laden Masy’ar / Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
10. Septa Junisa / Fakultas Hukum

DPL: 
Slamet Suharto, S.Pi, M.Si

Lokasi: 
Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal

Luar Biasa! Program Budidaya Maggot KKN TIM II UNDIP Kelurahan Sonorejo Kecamatan Sukoharjo Menjadi TOP 3 Program Pilihan Rektor UNDIP Pada Gelar Karya “EXPO SISI” Kabupaten Sukoharjo

0
 


Campusnesia.co.idKKN TIM II Universitas Diponegoro 2023 Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo menjadi peringkat 3 besar pada gelar karya “EXPO SISI” Kabupaten Sukoharjo. Program ini dipilih karena dianggap berpotensi besar dalam pengelolaan limbah organik dan dapat mengurangi permasalahan sanitasi terutama di Kabupaten Sukoharjo.

Melalui program KKN TIM II Universitas Diponegoro 2023, dilakukan kegiatan sosialisasi budidaya maggot BSF guna mengelola sampah organik kepada masyarakat Kampung Gabahan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. 

Program ini diinisiasi oleh kelompok KKN yang bekerja sama dengan Praktisi budidaya maggot BSF di Kecamatan Sukoharjo, yakni “Maggot Labs”. Harapan kegiatan program multidisiplin ini adalah mengedukasi masyarakat Kampung Gabahan untuk mengelola sampah organik melalui budidaya maggot BSF. Sebab, sampah organik di lingkungan Kampung Gabahan masih belum terkelola dengan baik. 

Sosialisasi program multidisiplin yang bertema “Pengelolaan dan Pemilahan Limbah Rumah Tangga” ini dihadiri oleh 20 tokoh masyarakat Kampung Gabahan. Materi sosialisasi disampaikan melalui presentasi dan menunjukkan secara langsung maggot yang telah dibudidayakan kepada masyarakat agar dapat dipahami dengan baik. Peserta diberikan edukasi mengenai budidaya maggot BSF skala rumah tangga, siklus hidupnya, tahapan budidaya maggot, dan produk-produk hasil budidaya maggot BSF yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Media baca berupa booklet juga dibagikan kepada para peserta agar dapat menjadi bahan bacaan. 

Selama berlangsungnya kegiatan sosialisasi pengenalan budidaya maggot, seluruh peserta aktif mendengarkan dan melihat secara langsung maggot yang telah dibudidayakan oleh kelompok KKN TIM II Universitas Diponegoro. Saat dilakukannya sosialisasi, Masyarakat beranggapan maggot BSF ini sama dengan belatung (larva lalat hijau) yang berbau busuk. Kemudian saat dilihatkan maggot yang telah dibudidayakan di posko KKN, peserta sangat antusias dalam memerhatikan maggot yang ada di 4 siklus hidup, yaitu baby maggot (anakan maggot), maggot dewasa, lalat hitam, dan lalat hitam yang sudah mengering. 

Peserta sosialisasi juga aktif bertanya mengenai maggot, dan memahami bahwa maggot tidaklah sama dengan belatung. Program ini cukup menginspirasi masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui kegiatan budidaya maggot.
Sosialisasi ini disampaikan dengan baik oleh mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai fakultas. 

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terutama di kelurahan Sonorejo dalam melakukan pemilahan dan pengelolaan limbah rumah tangga melalui kegiatan budidaya maggot. Hal tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah dan dapat mengembangkan kegiatan budidaya maggot sebagai bentuk usaha yang berkelanjutan.



DPL: Dr. Dra. Wilis Ari Setyati, M. Si. & Satria Aji Darmawan, S. I. P., MPA.
Lokasi KKN: Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo

Cegah Terjadinya Kekerasan Seksual, Mahasiswa KKN Tim II Undip 2022/2023 Lakukan Penyuluhan Mitigasi Sosial Anti Kekerasan Seksual Kepada Pemuda di Kelurahan Sonorejo

0
 


Campusnesia.co.idGabahan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo (22/07). Kasus kekerasan seksual menjadi salah satu peristiwa yang terus terjadi hingga saat ini yang menyebabkan kerugian secara materiel maupun nonmaterial. Kekerasan seksual tidak hanya menimpa perempuan, tetapi juga bisa dialami oleh laki-laki. 

Pemahaman mengenai dampak dan juga sanksi tindak kekerasan seksual masih kurang dipahami oleh masyarakat, khususnya pemuda yang belum mengenal dengan baik dampak kekerasan seksual yang dapat memengaruhi segala aspek dalam kehidupan korban.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023 melakukan kegiatan edukasi dan penyuluhan mitigasi sosial anti kekerasan seksual untuk pemuda di RW 09 Kelurahan Sonorejo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kediaman Kepala RW 09 Kelurahan Sonorejo bersamaan dengan diselenggarakannya Rapat Persiapan Lomba Semarak 17 Agustus Kampung Gabahan.

Tema dari edukasi ini berjudul “Stop Kekerasan Seksual: Ciptakan Ruang Aman, Untuk Lingkungan yang Nyaman!” yang diikuti oleh 60 orang anggota Persatuan Remaja Gabahan (PARAGA). Materi edukasi disampaikan melalui media presentasi kreatif dan juga video interaktif agar dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Adapun booklet materi yang dibagikan kepada peserta sebagai bahan bacaan.

Penyampaian materi disampaikan oleh mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai fakultas. Materi terdiri dari beberapa bagian yang membahas terkait Pengertian dan Jenis Kekerasan Seksual, Penyakit Menular Seksual, Kesehatan Mental dan Dampak Psikologis Kekerasan Seksual, UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Sanksi Pelaku dan Perlindungan Hukum Korban, Komunitas Kekerasan Seksual, serta Penanganan Kasus Kekerasan Seksual.

Dengan diselenggarakan edukasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pemuda mengenai kekerasan seksual dan dampak secara fisiologis maupun psikologis, sehingga dapat mencegah terjadinya kasus kekerasan seksual di masa mendatang dan menjadi warisan pengetahuan untuk generasi selanjutnya.



Penulis: Nabilla Amalia (Psikologi)
DPL: Dr. Dra. Wilis Ari Setyati, M. Si. & Satria Aji Darmawan, S. I. P., MPA.
Lokasi KKN: Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo

Sosialisasi Pentingnya Air Bersih dan Cara Pembuatan Filter Air Sederhana di Desa Penujah

0
 


Campusnesia.co.idDesa Penujah, 2 Agustus 2023 - Air bersih telah menjadi kebutuhan utama bagi manusia dan ekosistem. Namun, di tengah pertumbuhan populasi yang cepat dan aktivitas manusia yang semakin intensif, sumber air bersih semakin terancam oleh berbagai faktor seperti polusi, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim. Untuk mengatasi masalah ini, Desa Penujah mengambil inisiatif dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warganya mengenai pentingnya air bersih serta cara pembuatan filter air sederhana.

Melalui program ini, para warga Desa Penujah mendapatkan pemahaman mendalam tentang nilai penting air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan sosialisasi dan edukasi, mereka belajar tentang dampak polusi dan bahaya air yang tercemar terhadap kesehatan dan lingkungan. Warga juga diajak untuk lebih memahami ciri-ciri air yang terkontaminasi agar dapat menghindarinya.

Hasil dari upaya sosialisasi ini sangat menggembirakan. Para warga Desa Penujah menjadi lebih peka terhadap pentingnya air bersih dan kesadaran mereka untuk memelihara sumber air semakin meningkat. Selain itu, warga juga diberikan pengetahuan tentang cara pembuatan filter air sederhana yang dapat membantu mereka mendapatkan akses lebih baik terhadap air bersih.


Salah satu pencapaian utama dari program ini adalah bahwa para warga kini merasa bahwa air bersih memiliki nilai yang tak ternilai dalam kehidupan mereka. Mereka menjadi lebih waspada dan berhati-hati terhadap bahaya air yang tercemar, serta siap mengimplementasikan langkah-langkah sederhana seperti pembuatan filter air untuk memastikan air yang mereka gunakan aman dan layak.

Dalam rangka menjaga kelangsungan program ini, berbagai tindakan lanjut telah direncanakan. Materi dan simulasi terkait air bersih dan cara pembuatan filter air akan terus diberikan kepada warga. Poster-poster edukatif juga akan dipasang di bala desa agar pesan penting ini dapat diingat dan dipahami oleh seluruh warga, bahkan setelah program ini berakhir.

Inisiatif yang diambil oleh Desa Penujah ini membuktikan bahwa edukasi dan kesadaran adalah kunci dalam menjaga ketersediaan air bersih dan mengatasi masalah yang mengancam sumber air. Dengan langkah-langkah sederhana, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan ketersediaan air bersih, serta menginspirasi langkah serupa di berbagai komunitas lainnya.

Mewujudkan Good Governance, Mahasiswi KKN UNDIP Buat Infografis Menarik Terkait Alur Pelayanan Posyandu Remaja Sebagai Prosedur Pelayanan Publik

0
 




Campusnesia.co.id - Kendalsari, Pemalang (06/08/2023), Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, yang tergabung dalam Tim II KKN Undip melaksanakan program kerja guna mewujudkan efektivitas pelayanan yang ada di Posyandu Remaja di Desa Kendalsari. 

Program kerja tersebut berupa edukasi bagi masyarakat terkait optimalisasi pelayanan administratif dengan pembuatan banner yang memiliki gambar menarik, deskripsi yang singkat, padat, jelas, serta mudah dimengerti agar para remaja dapat lebih mudah untuk memahami alur pelayanan di Posyandu Remaja tersebut. Program tersebut dilakukan pada hari Minggu, 6 Agustus 2023 yang dihadiri oleh 22 anggota Posyandu Remaja.

Upaya tersebut cukup penting dilakukan sebagai bentuk alur pelayanan / prosedur yang ada dalam kegiatan di Posyandu Remaja agar pelayanan yang diberikan dapat lebih efektif dan teratur yang mana hal tersebut dilakukan untuk menciptakan suatu kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan masyarakat puas akan pelayanan tersebut.

Posyandu Remaja di Desa Kendalsari khususnya di Dusun II baru dibentuk pada tanggal 7 Juli 2023, sehingga banyak hal yang menjadi evaluasi untuk dilakukan perbaikan, yaitu salah satunya terkait alur pelayanan yang belum ada dan dipatuhi atau dipahami oleh para anggota posyandu remaja. Akibatnya pelayanan yang ada menjadi tidak teratur dan menyebabkan kekacauan yang membuat pelayanan menjadi terhambat dan membuat kualitas pelayanannya menjadi kurang efektif.

Oleh sebab itu, melalui program tersebut diharapkan dengan adanya pemahaman bagi para remaja mengenai alur pelayanan serta manfaat mengikuti posyandu remaja dapat membuat para remaja menjadi lebih mudah dalam memahami prosedur yang ada. Selain itu, pemberian visualisasi gambar yang menarik pada banner diharapkan dapat membuat para remaja menjadi lebih tertarik serta dapat meningkatkan fokus mereka dalam memahami alur pelayanan posyandu remaja secara baik, jelas, dan mudah dipahami.



Penulis : Anindita Widiyanti, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

DPL : Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum



Terobosan Hebat Mahasiswa KKN Undip: Lampu Otomatis Hemat Energi di Masjid Nurul Huda Desa Kendalsari Menyulut Inovasi!

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (21/07/2023) - Dalam beberapa dekade terakhir, kesadaran akan pentingnya penghematan energi telah meningkat secara signifikan. Konsumsi energi yang tinggi, terutama dalam penggunaan listrik, telah menyebabkan masalah lingkungan seperti peningkatan emisi gas rumah kaca dan pemanasan global. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang inovatif untuk mengurangi penggunaan energi listrik di rumah dan tempat umum. 
Salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan memperkenalkan sistem lampu otomatis hemat listrik yang efisien. 

Dalam lingkungan Desa Kendalsari, seperti lampu teras rumah dan fasilitas umum (lampu masjid/mushola atau lampu penerangan di jalan) di mana banyak orang sering lupa untuk mematikan lampu pada siang hari, sistem lampu otomatis dapat berperan dalam mengurangi konsumsi listrik yang tidak perlu. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UNDIP membuat fitting lampu otomatis hemat energi yang dipasang di Masjid Nurul Huda Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Konsep lampu otomatis hemat energi ini didesain dengan menggunakan sensor cahaya yang akan mengidentifikasi tingkat kecerahan di sekitar lampu. Saat cahaya matahari mulai berkurang, lampu otomatis akan menyala secara otomatis. Sebaliknya, ketika cahaya matahari kembali terang, lampu akan otomatis mati. Selain itu, lampu yang digunakan juga merupakan lampu LED berdaya rendah untuk mengoptimalkan penggunaan energi.

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa bekerja sama dengan warga Desa Kendalsari dalam menyusun skema pemasangan lampu yang efektif dan strategis, serta memberikan pelatihan sederhana kepada warga tentang cara merawat dan menjaga sistem lampu ini agar tetap berfungsi dengan baik. 

Bapak Minarto (46 tahun), Ketua RT 04 RW 02 menyatakan apresiasi atas upaya mahasiswa KKN Undip, “Lampu otomatis ini sangat membantu kami ketika beribadah di Masjid Nurul Huda, barangkali kami lupa mematikan lampu setelah beribadah. Selain hemat energi, penerangan yang baik juga meningkatkan rasa aman dan nyaman ketika beribadah.”

Melalui program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat Desa Kendalsari terhadap penghematan energi dan penggunaan listrik yang efisien, serta dapat mencapai penghematan energi yang signifikan dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan serta pengurangan biaya energi.



Penulis: Prayogi Wicaksana / Fakultas Teknik / S1 Teknik Mesin
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.

Raih Efisiensi Luar Biasa: Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Alat Penekuk Besi Beton Manual untuk Desa Kendalsari!

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (30/07/2023) - Konstruksi bangunan merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam pembangunan infrastruktur. Dalam proses konstruksi, penggunaan besi beton sangat umum untuk menguatkan struktur bangunan. Salah satu tahap penting dalam penggunaan besi beton adalah penekukan yang dilakukan untuk membentuk sudut-sudut yang diperlukan sesuai dengan desain bangunan.

Pada umumnya, penekukan besi beton masih dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia dan alat-alat sederhana. Metode ini seringkali memakan waktu yang lama dan memerlukan keahlian khusus dalam melakukan penekukan yang presisi. Selain itu, kekurangan dari metode manual ini adalah hasil penekukan yang tidak konsisten dan tidak akurat, sehingga dapat mengganggu kualitas struktur bangunan.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN UNDIP melakukan perancangan dan implementasi alat penekuk besi beton manual yang efisien dan mudah digunakan. Alat tersebut diharapkan dapat membantu pekerja konstruksi (tukang bangunan) di Desa Kendalsari, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang dalam melakukan penekukan besi beton dengan cepat, akurat, dan konsisten, sehingga meningkatkan efisiensi konstruksi bangunan.

Dalam program ini, dilakukan penelitian tentang kebutuhan alat penekuk besi beton yang sesuai dengan kondisi setempat, pengumpulan data tentang metode penekukan yang sudah ada, serta merancang prototipe alat penekuk besi beton yang inovatif dan mudah digunakan. Selain merancang alat, program ini juga memberikan pelatihan kepada pekerja konstruksi tentang cara menggunakan alat dengan benar dan efisien.

Pekerja konstruksi, Bapak Kirno Wiharso (37 tahun), menyatakan, "Saya mewakili tim, sangat mengapresiasi kerja keras mahasiswa dan sumbangan mereka untuk kami para pekerja konstruksi khususnya di Desa Kendalsari. Alat ini akan menjadi aset berharga bagi para pekerja konstruksi dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kami dalam bekerja."

Diharapkan dengan adanya program ini, pekerja konstruksi di daerah tersebut dapat memanfaatkan alat penekuk besi beton yang efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja, mengurangi risiko kesalahan penekukan, dan menghasilkan struktur bangunan yang lebih berkualitas. Selain itu, program ini juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengembangan teknologi dan peralatan konstruksi yang lebih baik.


Penulis: Prayogi Wicaksana / Fakultas Teknik / S1 Teknik Mesin
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.

Bantu Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Undip Gemparkan Gerakan KEBANTING (Kendalsari Bebas Stunting)

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (22/07/2023) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro melakukan penyuluhan gizi ibu hamil dan anak balita untuk mencegah stunting dengan perbaikan pola makan dan pola asuh di Desa Kendalsari. Stunting merupakan salah satu permasalahan yang ada di Desa Kendalsari yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga mengenai kesehatan gizi terutama pada saat masa kehamilan serta setelah melahirkan. 

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 13 anak yang mengalami stunting di desa ini. Untuk itu, adanya program penyuluhan gizi ibu hamil dan balita dilakukan dengan tujuan untuk mencegah stunting pada anak dengan memerhatikan asupan gizi pada masa kehamilan dan masa tumbuh kembang anak sehingga gizi ibu hamil dan balita dapat tercukupi sehingga angka stunting di Desa Kendalsari dapat menurun.

Program penyuluhan yang dilakukan membawa judul “KEBANTING: Kendalsari Bebas Stunting.” Program tersebut mendapat dukungan baik dari kepala Desa Kendalsari karena saat ini stunting sedang menjadi isu besar di Jawa Tengah yang perlu diatasi. Meskipun angka stunting di Desa Kendalsari tidak tinggi, namun penyuluhan tetap diperlukan untuk mencegah kenaikan angka stunting. 

“Sebetulnya berapapun angka stunting di Desa Kendalsari, saya rasa kegiatan penyuluhan seperti ini tetap penting dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting itu sendiri. Terlebih Desa Kendalsari sedang mencoba menjalankan posyandu untuk lima siklus kehidupan yaitu ibu hamil, balita, remaja, usia produktif, dan lansia. Kelas ibu hamil dan balita ini termasuk ke dalam dua siklus emas bagi tumbuh kembang anak, sehingga perlu benar-benar diperhatikan agar mampu mencetak generasi yang sehat dan unggul,” tambah Siswantoro selaku Kepala Desa Kendalsari. 

Tempat dilaksanakannya kegiatan penyuluhan dilakukan di kelas ibu hamil dan kelas balita yang berlokasi di Balai Desa Kendalsari. Kegiatan penyuluhan gizi ibu hamil dilakukan pada hari Kamis, 20 Juli 2023 dan penyuluhan gizi balita dilakukan pada hari Sabtu, 22 Juli 2023. Penyuluhan gizi ibu hamil diberikan kepada ibu hamil trimester I, II, dan III, sedangkan penyuluhan gizi anak balita diberikan kepada ibu beserta balita. Kegiatan penyuluhan gizi ibu hamil dihadiri oleh 54 ibu hamil, sedangkan penyuluhan gizi balita dihadiri oleh 23 balita beserta ibunya. Seluruh kegiatan tersebut melibatkan bidan desa, petugas puskesmas Karangasem, kader - kader posyandu dan ibu kepala desa. 

Pelaksanaan program kerja diawali dengan melakukan penyuluhan berupa edukasi bagi ibu dan balita mengenai ASI eksklusif, konseling kesehatan gizi pada ibu dan balita, penyediaan makanan sehat untuk peningkatan gizi balita, pemberian leaflet yang berisikan menu makanan bergizi dan manfaat dari makanan tersebut yang dapat dijadikan referensi bagi para ibu yang memiliki balita untuk memberikan asupan gizi pada anaknya, serta perawatan kesehatan untuk ibu hamil dan menyusui.

Melalui kolaborasi yang baik, kegiatan penyuluhan gizi ibu hamil dan balita berjalan dengan sukses dan mendapatkan sambutan yang baik dari bidan desa, ibu kepala desa, kader posyandu, petugas puskesmas Karangasem. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat positif, dengan mereka yang interaktif ketika sesi tanya jawab dan mendengarkan secara baik materi edukasi yang disampaikan. Harapannya, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan balita agar terhindar dari stunting.

 
Penulis: Mahasiswa KKN Tim II Desa Kendalsari
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.