Mahasiswa KKN UNDIP Mendesain Desa Wisata Tanahbaya Guna Meningkatkan UMKM dan Pariwisata Lokal

0
 


Campusnesia.co.idTanahbaya, Selasa, 30 Januari 2024 - Berbagai kegiatan telah dilaksanakan oleh mahasiswa Tim KKN I Undip dalam pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya program kerja yang dilaksanakan di sebuah desa kecamatan pemalang, desa tanah baya. 

Desain desa wisata merupakan proses perencanaan dan pengembangan suatu desa dengan tujuan untuk menarik wisatawan, mempromosikan kebudayaan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Pada 30 Januari 2024, seorang mahasiswi arsitektur menyerahkan hasil desain berupa poster desain Desa Wisata Tanahbaya kepada Sekretaris Desa Tanahbaya, Pak Nurrohman. Desain ini tidak hanya memperhatikan aspek fisik seperti infrastruktur dan tata ruang, tetapi juga melibatkan pengembangan berbagai program dan kegiatan yang mendukung tujuan pariwisata, seperti promosi, pelatihan SDM, pengelolaan lingkungan, dan pelestarian budaya.

Dalam mendesain desa wisata yang diperhatikan adalah aspek kebudayaan, aspek lingkungan, aspek kegiatan dan aspek partisipasi masyarakat lokal. Pendekatan arsitektur yang diterapkan pada desa wisata adalah arsitektur tradisional dan modern. material pada desa wisata dominan menggunakan bambu, kayu, batu dan material lokal lainnya. Dalam meningkatkan UMKM lokal, masyarakat desa akan menjual hasil dagangan dan produksi pada stan-stan berupa rumah. Turis dan masyarakat dapat menikmati pemandangan desa yang indah sambil berwisata dan bertamasya bersama keluarga.



Penulis: 
Syahda Vania Whardhany

Jurusan/ Fakultas: 
Teknik/Teknik Arsitektur

Dosen Pembimbing:
● Yuli Prasetyo Adhi, S.H., M.Kn.
● Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D.
● Ir. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D. IPU

Editor:
Achmad Munandar

Perjalanan Kreativitas: Eksplorasi Wisata Religi oleh KKN TIM I Universitas Diponegoro 2023/2024 di Desa Majalangu

0
 
Best view masterplan pengembangan wisata religi

Campusnesia.co.idDesa Majalangu, Pemalang - Sebuah upaya kolaboratif tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) mengarah pada sebuah masterplan yang bertujuan meningkatkan daya tarik wisata religi di Desa Majalangu. Masterplan ini, hasil dari kerja keras tim mahasiswa yang melibatkan berbagai disiplin ilmu, mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan manajemen wisata di kawasan tersebut.

Shanty Sri Rahayu, sebagai Penanggung Jawab Program Multidisiplin Pengembangan Kawasan Wisata Religi Makam Waliyullah Mbah Hadiyana Atasangin, menyoroti, "Fokus utama dari masterplan ini adalah memperbaiki manajemen wisata yang saat ini belum maksimal. Terutama, dengan melengkapi fasilitas-fasilitas penunjang seperti mushola, toilet, foodcourt, aula, tempat wudhu, dan area ticketing." Hal ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan praktis pengunjung dalam pengembangan destinasi wisata.

Bekerja secara kolaboratif, tim KKN yang terdiri dari mahasiswa arsitektur, teknik geodesi, dan teknik elektro, mengumpulkan data secara menyeluruh melalui wawancara dengan kepala desa dan kepala dusun, serta survei lokasi dan analisis mendalam. Dengan kerangka kerja yang solid, masterplan yang dihasilkan tidak hanya estetis tetapi juga fungsional dalam mengoptimalkan potensi wisata religi Desa Majalangu.

Wira Maulana Ashar, sebagai koordinator KKN Desa Majalangu, menekankan, "Kami tidak hanya merancang tempat wisata yang menarik secara visual, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pengunjung dalam berziarah." Hal ini menegaskan bahwa setiap detail dalam masterplan telah dipertimbangkan dengan cermat untuk memastikan pengalaman wisata yang memuaskan bagi pengunjung.

Kepala Desa Majalangu, Bapak Rotib Aris Royandi, menegaskan, "Pengembangan ini diharapkan dapat membantu pemerintah Desa Majalangu dalam mewujudkan area wisata religi yang lebih siap untuk menyambut peziarah dengan adanya fasilitas penunjang yang ada." Dengan demikian, Desa Majalangu semakin meneguhkan dirinya sebagai salah satu desa wisata yang potensial. Pernyataan ini mencerminkan komitmen penuh pemerintah desa dalam mendukung dan melaksanakan rencana pengembangan wisata yang telah dirancang oleh tim KKN. 

Periode KKN yang dilaksanakan dari tanggal 5 Januari hingga 10 Februari merupakan fase krusial dalam perumusan masterplan ini. Pada minggu kedua program KKN, tim mahasiswa secara intensif terlibat dalam pengumpulan data dan evaluasi kebutuhan wisata religi Desa Majalangu, penyusunan masterplan, hingga penyerahan masterplan kepada pihak desa pada tanggal 7 Februari 2024 yang menjadi tonggak pentingdalam menandai hasil dari kerja tim KKN yang kolaboratif dalam mengoptimalkan potensi wisata religi di daerah tersebut.
 
Penyerahan rancangan masterplan

Dengan demikian, masterplan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengalaman berziarah pengunjung, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar dan pemerintah desa dengan menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan citra serta daya tarik wisata religi Desa Majalangu.



Editor:
Achmad Munandar

Edukasi Pencatatan Keuangan Pribadi Kepada Siswa Kelas 8 dan 9 MTs Al Islam Banyusri oleh Mahasiswa KKN TIM 1 Universitas Diponegoro

0
 

Campusnesia.co.idDesa Banyusri, Boyolali - Mahasiswa KKN TIM 1 Universitas Diponegoro melakukan kegiatan edukasi pencatatan keuangan pribadi kepada para siswa kelas 8 dan 9 MTs Al Islam Banyusri. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis tanggal 25 Januari 2024 pukul 09.00. Kegiatan edukasi ini merupakan salah satu program kerja dari mahasiswa program studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, yakni Kanaya Sandra Harefa.

Program kerja ini dilatarbelakangi dengan siswa MTs yang sudah mulai memegang uang untuk melakukan transaksi sederhana, seperti membeli jajanan. Meskipun hanya melakukan transaksi sederhana, merupakan hal yang penting bagi para siswa MTs untuk melakukan pencatatan keuangan pribadi. Selain itu, adanya kemungkinan para siswa merantau ke tempat yang jauh dari orang tuanya ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sehingga mengharuskan mereka untuk melakukan pengelolaan keuangan sendiri. 

Pencatatan keuangan pribadi ini penting untuk dilakukan karena dengan melakukan pencatatan, dapat terhindar dari sikap konsumtif dan dapat membantu mengontrol kecocokan antara pengeluaran dan pemasukan yang terjadi dengan kondisi kas yang ada, serta dapat membantu memantau sisa uang untuk menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan dan kecukupan sisa uang untuk jangka waktu yang ditentukan


Dalam kegiatan edukasi ini, para siswa MTs diberikan sebuah brosur yang berisikan rangkuman materi mengenai cara melakukan pencatatan keuangan pribadi. Brosur tersebut juga berisikan latihan soal yang nantinya dapat dikerjakan oleh para siswa untuk mengasah kemampuan mereka. Para siswa juga nantinya diminta untuk menjelaskan dan memaparkan jawaban dari latihan soal yang sudah mereka kerjakan untuk melatih keberanian mereka dalam berkomunikasi di depan banyak orang. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal dan menambah pengetahuan para siswa kelas 8 dan 9 MTs Al Islam Banyusri dalam melakukan pencatatan keuangan pribadi mereka. 




Editor:
Achmad Munandar

Edukasi Pengenalan Nilai Uang Kepada Siswa Kelas 2 SDN 02 Banyusri oleh Mahasiswa KKN TIM 1 Universitas Diponegoro

0


Campusnesia.co.idDesa Banyusri, Boyolali - Mahasiswa KKN TIM 1 Universitas Diponegoro melakukan kegiatan edukasi pengenalan nilai uang kepada para siswa kelas 2 di SDN 02 Banyusri. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu tanggal 24 Januari 2024 pukul 10.00. Kegiatan edukasi ini merupakan salah satu program kerja dari mahasiswa program studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, yakni Kanaya Sandra Harefa.

Program kerja ini dilatarbelakangi dengan siswa SD yang sudah mulai memegang uang untuk melakukan transaksi sederhana, seperti membeli jajanan. Meskipun hanya melakukan transaksi sederhana, merupakan hal yang penting bagi para siswa SD untuk terlebih dahulu mengenali jenis-jenis uang, nominal uang yang ada, serta cara menjumlahkan uang dan menghitung kembalian. Dengan demikian, para siswa tersebut dapat lebih bijak ketika melakukan transaksi dan terhindar dari penipuan. 


Dalam kegiatan edukasi ini, para siswa SD diberikan sebuah booklet yang berisikan rangkuman materi mengenai jenis-jenis uang, nominal uang, cara membandingkan nominal uang, cara menjumlahkan uang, dan menghitung kembalian. Booklet tersebut juga berisikan latihan soal yang nantinya dapat dikerjakan oleh para siswa untuk mengasah kemampuan mereka. Para siswa juga nantinya diminta untuk menjelaskan dan memaparkan jawaban dari latihan soal yang sudah mereka kerjakan untuk melatih keberanian mereka dalam berkomunikasi di depan banyak orang. Program ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para siswa kelas 2 SDN 02 Banyusri dalam penggunaan uang ketika melakukan transaksi. 



Editor:
Achmad Munandar

Optimasi Daya Tarik Produk UMKM Keripik Gadung di Desa Gendoang

0
 



Campusnesia.co.id - Gendoang, Moga, Pemalang (28/01) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2024 menjalankan program yang berfokus pada peningkatan daya tarik produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Gendowang, Kecamatan Moga. Dalam program kerja berjudul "Edukasi: Pemahaman Pentingnya Branding Kemasan dan Pendampingan Pembuatan Label," mahasiswa berhasil memberikan dorongan signifikan untuk pengembangan pemasaran salah satu UMKM keripik gadung di desa tersebut.

Tim I KKN UNDIP merancang kegiatan edukasi yang mendalam, fokus pada pemahaman pentingnya branding kemasan, dan memberikan pendampingan dalam pembuatan label yang menarik bagi pengembangan pemasaran UMKM keripik gadung. Dalam melibatkan langsung pelaku UMKM, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif bagi pemilik UMKM tersebut.


Penyuluhan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UNDIP di Desa Gendowang  memberikan wawasan tentang peran penting branding kemasan dalam meningkatkan daya tarik produk. Pendampingan langsung dalam pembuatan label menarik turut menjadi fokus utama mahasiswa KKN UNDIP. Dengan mendekati proses ini secara kolaboratif, berhasil menciptakan label yang tidak hanya estetis namun juga diharakan mampu menarik daya beli konsumen.

Dalam menyambut program ini, pemilik UMKM memberikan dukungan penuh dan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa Keberhasilan KKN UNDIP Tim I dalam memberikan kontribusi positif bagi pengembangan UMKM di Desa Gendowang. Harapannya, program ini akan menjadi inspirasi untuk lebih banyak UMKM di daerah-daerah sekitar, sehingga dapat menciptakan ekosistem perekonomian lokal yang lebih berkelanjutan dan berkembang.




Penulis: 
Samudra Hulam Kamarulloh

DPL: 
Faradhina Azzahra, S.T. M.Sc.

Lokasi: 
UMKM Desa Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang

Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Dorong Peningkatan Efeisiensi Manajemen Aset Logistik BUMDes di Desa Gendoang

0
 

Campusnesia.co.idGendoang, Moga, Pemalang (7/2) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) turut berkontribusi dalam mengoptimalkan manajemen aset logistik di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Gendoang, Kecamatan Moga. Melalui program kerja yang bertajuk "Peningkatan Efisiensi Manajemen Aset Logistik Bumdes," para mahasiswa berhasil membantu dalam pembuatan buku pencatatan inventaris aset logistik dalam bentuk modul pelatihan.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan aset logistik, mahasiswa KKN UNDIP, mengidentifikasi kebutuhan Bumdes Desa Gendoang. Hasil penelitian awal menunjukkan bahwa penyusunan buku pencatatan inventaris aset logistik merupakan langkah krusial untuk memperbaiki manajemen aset yang belum optimal.

Dengan memanfaatkan pendekatan partisipatif, mahasiswa KKN UNDIP bekerja sama dengan pihak Bumdes. Mereka mengadakan pertemuan dan diskusi untuk merumuskan format buku pencatatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Bumdes Desa Gendowang.

Modul pelatihan yang dihasilkan mencakup aspek cara mencatat inventaris. Modul tersebut juga dilengkapi dengan panduan praktis yang mudah dipahami, sehingga dapat digunakan sebagai pedoman oleh petugas Bumdes yang bertanggung jawab dalam manajemen aset logistik.

Mahasiswa KKN, mengungkapkan, "Kami berharap bahwa modul pelatihan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas manajemen aset logistik Bumdes. Dengan pencatatan yang lebih baik, Bumdes dapat lebih mudah melakukan perencanaan, pengadaan, dan pengelolaan stok, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik."

Program KKN UNDIP ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat, yang melihatnya sebagai langkah positif dalam mendukung pengembangan ekonomi desa. Diharapkan, upaya ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam meningkatkan efisiensi manajemen aset logistik untuk kemajuan bersama.




Penulis: 
Samudra Hulam Kamarulloh

DPL: 
Faradhina Azzahra, S.T. M.Sc.

Lokasi: 
BUMDes, Desa Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang

Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Pelatihan Terkait Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Perencanaan Partisipatif Berbasis Masyarakat di Desa Ngasinan: Langkah Awal Kesiapan Desa Ngasinan untuk Pengembangan Ekonomi Lokal

0
 
Proses Diskusi Masyarakat


Campusnesia.co.idDesa Ngasinan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang (21/01/2024) – Pengembangan ekonomi lokal merupakan suatu proses pembangunan ekonomi yang melibatkan pemerintah, pihak swasta, masyarakat lokal, dan organisasi masyarakat untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dengan tujuan menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan produksi dan daya saing produk. Potensi sumber daya lokal seperti potensi pertanian, peternakan, kerajinan dan kekayaan alam lain yang dimiliki oleh Desa Ngasinan dapat dikembangkan menjadi dasar pengembangan ekonomi lokal melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Ngasinan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan dinamika dan dan kebutuhan masyarakat lokal.

Adanya UMKM juga dapat menjadi solusi untuk mengurangi tingkat pengangguran karena masyarakat dapat menciptakan peluang pekerjaan sendiri. Selain aspek ekonomi, keberadaan UMKM juga dapat merangsang perkembangan kreativitas dan inovasi. Pengembangan produk lokal dan pemasaran yang khas bisa membantu mendukung identitas budaya desa dan membuka peluang untuk memasarkan produk secara lebih luas. Oleh karena itu, pelatihan terkait pengembangan ekonomi lokal melalui perencanaan partisipatif berbasis masyarakat dilakukan sebagai langkah awal mempersiapkan masyarakat Desa Ngasinan untuk bersama-sama memajukan ekonomi lokal sebagai penggerak utama di Desa Ngasinan.

Kesadaran akan pentingnya pelatihan tersebut, Ira Adzaeni selaku mahasiswa KKM Tim I Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2023/2024 berinisiatif untuk membuat pelatihan dengan masyarakat Desa Ngasinan sebagai kelompok sasaran untuk berdiskusi dan memberikan materi pelatihan terkait Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Perencanaan Partisipatif Berbasis Masyarakat. Dengan adanya pelatihan, ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui langkah yang harus diambil untuk melakukan pengembangan ekonomi lokal melalui Usaha Kecil Mikro dan Menengah. Selain itu, diharapkan masyarakat juga dapat menyuarakan dan dapat mengidentifikasi permasalahan dan mencari solusi atas apa yang usaha mereka hadapi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2024 di Balai Dusun Bleder dengan jumlah peserta sebanyak 37 orang yang terdiri dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan masyarakat non UMKM yang ada di Desa Ngasinan. Pelaksanaan pelatihan ini terbagi menjadi tiga sesi yakni sesi pemaparan, diskusi tanya jawab, dan latihan perumusan potensi dan masalah. Forum ini merupakan ajang untuk masyarakat mengenal masing-masing potensi dan masalah yang dihadapi oleh usahanya sehingga mengetahui langkah strategis yang dapat diambil untuk pengembangan masing-masing UMKM. Hal ini tertuang dalam upaya diskusi dan pelatihan terkait dengan perumusan potensi masalah serta solusi oleh pembicara dengan masyarakat sebagai aktor utama.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan pelatihan ini cukup bagus. Masyarakat jadi lebih mengetahui pendekatan partisipatif dalam pengembangan ekonomi lokal dan mengetahui pentingnya peran masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal. Selain itu, masyarakat merasa terbantu dengan adanya praktik secara langsung terkait dengan perumusan potensi dan masalah serta solusi terbaik untuk pengembangan usaha masyarakat masing-masing.

Pemerintah Desa Ngasinan menanggapi kegiatan pelatihan ini dengan sangat positif dimana keterlibatan masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal dapat secara nyata terjadi. Aspirasi masyarakat terkait potensi dan permasalahan serta masukan pengembangan ekonomi lokal di Desa Ngasinan. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan masyarakat dapat memahami peran dan keterlibatan masing-masing dalam pengembangan ekonomi lokal melalui perencanaan partisipatif.




Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa KKN UNDIP Beri Pelatihan Pengembangan Sistem Sanitasi Lingkungan Desa Berbasis Masyarakat Sebagai Langkah Awal Peningkatan Kesadaran Masyarakat akan Kesehatan Lingkungan

0
 
Pemaparan Materi Sanitasi

Campusnesia.co.idDesa Ngasinan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang (21/01/2024) – Permasalahan terkait Sanitasi Lingkungan merupakan hal yang perlu diperhatikan di seluruh wilayah termasuk Desa Ngasinan. Sanitasi Lingkungan merupakan pengendalian semua faktor dalam lingkungan fisik manusia yang dapat memberikan efek merusak pada perkembangan fisik, kesehatan, dan kelangsungan hidupnya. Sanitasi lingkungan bisa diwujudkan di perumahan, penyediaan air bersih, pembuangan kotoran manusia, dan lain sebagainya. 

Sanitasi lingkungan penting untuk diperhatikan karena berpengaruh terhadap Kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, dapat berpengaruh terhadap lingkungan, serta meningkatkan kualitas permukiman penduduk. Sanitasi yang buruk dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kolera dan diare, stunting, hepatitis A, dan infeksi saluran pernapasan. Permasalahan terkait kebersihan lingkungan di Desa Ngasinan masih menjadi momok yang belum terselesaikan. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yang rendah membuat belum adanya pengelolaan sampah yang terintegrasi di Desa Ngasinan. Oleh sebab itu, perlu adanya pelatihan pengembangan sistem sanitasi lingkungan desa yang melibatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sanitasi.

Mengingat pentingnya kesadaran masyarakat akan pengelolaan sanitasi lingkungan yang baik, Ira Adzaeni selaku mahasiswa KKM Tim I Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2023/2024 berinisiatif untuk membuat pelatihan dengan masyarakat Desa Ngasinan sebagai kelompok sasaran untuk berdiskusi dan memberikan materi pelatihan terkait pengembangan sistem sanitasi lingkungan desa berbasis masyarakat. Sanitasi Lingkungan desa Berbasis Masyarakat merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mengurangi gangguan penyakit yang ditimbulkan dari sanitasi yang buruk. Dengan adanya pelatihan, ini diharapkan masyarakat dapat mengubah kebiasaan masyarakat dan membuat masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kebersihan rumah. Selain itu, diharapkan masyarakat juga berperan aktif membantu pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan terkait dengan sampah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2024 di Balai Dusun Bleder dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari Masyarakat Desa Ngasinan. Pelaksanaan pelatihan ini terbagi menjadi dua sesi yakni sesi pemaparan dan diskusi tanya jawab. Acara ini merupakan kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyadari pentingnya sanitasi lingkungan yang baik karena dampak yang ditimbulkan dari sanitasi yang kurang baik. Penumpukan sampah di lingkungan Desa Ngasinan berdampak buruk ketika terbawa air hujan ke sawah yang berakibat pada rusaknya tanaman dan gagal panen. Melalui pelatihan ini, masyarakat juga secara langsung diajak untuk terlibat dalam perencanaan dan pengambilan Keputusan terkait dengan pengelolaan sanitasi lingkungan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat merespon positif akan adanya pengembangan sistem sanitasi yang baik di Desa Ngasinan khususnya pelatihan ini diterapkan pada pelaksanaan Bank Sampah. Masyarakat lebih memahami dan menyadari bahwa dengan lingkungan yang bersih menciptakan kenyamanan di lingkungan rumah. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat jadi lebih memahami bahwa sanitasi lingkungan merupakan tanggungjawab bersama bukan hanya pemerintah Desa Ngasinan.




Editor:
Achmad Munandar

Menerangi Desa Jatingarang: Mahasiswa KKN Undip Tim 1 Lakukan Pemasangan Fitting Lampu Otomatis di Desa Jatingarang, Sukoharjo

0
 
Pemasangan Fitting Lampu Otomatis di Balai Desa Jatingarang


Campusnesia.co.id - Di balai desa Jatingarang, Weru, Sukoharjo, ada sebuah inovasi menarik yang dibawa oleh Kevin Marcianno, seorang mahasiswa KKN Tim 1 dari Universitas Diponegoro. Dengan latar belakang dari Jurusan Teknik Elektro, Kevin telah menghadirkan program yang cukup unik: pemasangan fitting lampu otomatis.

Melalui program ini, tidak hanya memberikan kenyamanan tambahan bagi warga desa saat malam hari, tetapi juga meningkatkan keamanan dengan pencahayaan yang lebih baik di sekitar balai desa. Inisiatif untuk memasang lampu otomatis ini membuat warga tidak lagi kesulitan untuk menemukan saklar lampu di tengah kegelapan malam.

Alasan di balik program ini cukup sederhana. Kevin bertujuan untuk membantu masyarakat desa dengan memberikan solusi yang praktis dan efisien. Dengan teknologi lampu otomatis, Kevin juga ingin membuka wawasan masyarakat desa terhadap perkembangan teknologi yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan keberhasilan program ini, Kevin Marcianno menunjukkan bahwa inovasi sederhana pun bisa membawa dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semangatnya yang kuat dalam memberikan kontribusi positif melalui program KKN menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk turut berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui inovasi teknologi yang bermanfaat.




Oleh: 
Kevin Marcianno Suci Agung

Jurusan: 
Teknik Elektro

Tim: 
KKN Reguler Tim 1 Undip Tahun Akademik 2023/2024

Lokasi: 
Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kapubaten Sukoharjo

Dosen Pembimbing: 
dr. Siti Fatimah , M. Kes.

Editor:
Achmad Munandar

Menyongsong Masa Depan yang Lebih Hemat Energi: Mahasiswa KKN Undip Tim 1 Lakukan Sosialisasi Hemat Energi dan Praktik Rangkaian Sederhana di SDN 01 Jatingarang

0
 



Campusnesia.co.idMahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro, Kevin Marcianno, menghadirkan semangat baru dengan program monodisiplin yang dijalankannya pada tanggal 24 Januari 2024. Dari Jurusan Teknik Elektro, Kevin membawa misi penting untuk mengedukasi masyarakat tentang hemat energi listrik.

Dengan berbekal pengetahuan dan semangatnya, Kevin menjalankan program sosialisasi yang tak hanya informatif, tetapi juga interaktif. Dia tak hanya berbicara tentang pentingnya hemat energi listrik, tetapi juga melibatkan siswa-siswa SDN 01 Jatingarang dalam praktik membuat rangkaian bel dan kipas sederhana.

Tujuan Kevin sangat jelas: meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghematan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Dia percaya bahwa dengan memahami dasar-dasar teknologi listrik, masyarakat akan lebih mampu menggunakan energi listrik secara efisien dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan yang dijalankannya, Kevin berharap dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar. Dia ingin mendorong perubahan menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Setiap langkah kecil dalam menghemat energi listrik merupakan kontribusi nyata untuk menyongsong masa depan yang lebih baik bagi bumi kita.

Dengan semangatnya, Kevin Marcianno telah membawa perubahan positif yang dapat dirasakan langsung oleh SDN 01 Jatingarang. Dia adalah contoh nyata bahwa satu individu pun dapat memiliki dampak yang besar dalam membangun kesadaran akan pentingnya penghematan energi listrik. Mari kita bersama-sama menyambut masa depan yang lebih cerah dan hemat energi!.




Oleh:
Kevin Marcianno Suci Agung

Jurusan: 
Teknik Elektro

Tim:
KKN Reguler Tim 1 Undip Tahun Akademik 2023/2024

Lokasi: 
Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kapubaten Sukoharjo

Dosen Pembimbing: 
dr. Siti Fatimah , M. Kes.

Editor:
Achmad Munandar