Membongkar Misteri Warna Melalui Kegiatan Fun Experiment Fisika Bersama Tim KKN Undip

0
 


Campusnesia.co.idPenujah, 22 Juli 2023 - Tawa ceria dan wajah berbinar anak-anak SD Negeri di Desa Penujah semakin menghiasi suasana dengan diadakannya kegiatan "Fun Experiment Fisika". Kegiatan ini merupakan program kerja monodisiplin Muhammad Iqbal Nugroho jurusan Fisika yang merupakan Mahasiswa dari Tim II KKN Universitas Diponegoro yang diselenggarakan di desa Penujah pada tanggal 22 Juli 2023. Hadirnya tim KKN Undip dengan antusias menyelenggarakan rangkaian eksperimen interaktif yang membantu anak-anak memahami konsep-konsep ilmu Fisika dengan cara yang menarik.

Tujuan dari program ini adalah untuk melakukan Eksperimen fisika yang menyenangkan dapat memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menginspirasi anak-anak SD untuk memahami prinsip-prinsip dasar fisika. Metode yang digunakan dengan melakukan eksperimen dan edukasi terkait dengan fenomena-fenomena fisika yang terjadi di sehari-hari. 

Salah satu eksperimen yang dilakukan mahasiswa KKN adalah dengan melakukan eksperimen Spektrum Warna yang bertujuan untuk mengamati perubahan warna yang terjadi.  Dengan tujuan untuk menginspirasi minat belajar sejak dini dan mengajak anak-anak untuk lebih tertarik pada ilmu pengetahuan, para mahasiswa KKN membawa konsep perubahan warna ke dalam dunia anak-anak. Mahasiswa menyiapkan gelas yang diisi air dengan masing-masing warna dasar RGB yaitu merah, hijau, biru.


Mahasiswa secara interaktif mengajak anak-anak untuk mengamati perubahan warna saat berbagai larutan dengan warna RGB saling dicampur satu sama lain. Hasilnya adalah penampilan perubahan warna di dalam wadah, mengilustrasikan konsep perubahan ketika beberapa warna digabungkan. Lalu mahasiswa KKN juga menjelaskan peran cahaya pada warna. Anak-anak dengan antusias mengamati proses ini dan mendiskusikannya dengan penuh semangat. Para siswa menjadi lebih termotivasi dan antusias untuk berani mencoba hal-hal yang berkaitan dengan fisika. 

Kegiatan "Fun Experiment Fisika” ini telah membawa ilmu fisika ke dalam kehidupan anak-anak dengan cara yang berkesan. Sebagai tindak lanjut, tim KKN memasang poster dan memberikan alat bahan eksperimen agar siswa dapat mempelajari lebih lanjut mengenai spektrum warna. Diharapkan, semangat belajar dan rasa ingin tahu yang ditanamkan oleh kegiatan ini akan terus berkembang, mendorong generasi muda untuk menjelajahi dunia ilmu pengetahuan dengan kegembiraan dan antusiasme yang sama.

Solusi Kreatif Ramah Lingkungan: Pembuatan Eco-Enzyme untuk Mengatasi Permasalahan Sampah di Desa Kendalsari Oleh Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (09/08/2023) – Sampah merupakan salah satu permasalahan utama di Desa Kendalsari yang terjadi akibat kurangnya pemahaman mayarakat dalam mengolah atau mengelola sampah. Kondisi tersebut dapat dilihat dari sampah yang berserakan dan menumpuk, serta banyaknya masyarakat yang membakarnya di sembarang tempat. 

Sampah tersebut dapat menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan. Dalam rangka mengatasi permasalahan sampah yang dihadapi Desa Kendalsari, mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023 berinisiatif untuk mengadakan program penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Eco-enzyme dari sampah organik rumah tangga dengan tema “Ecozyme: Enzyme Conversion for a Sustainable Environtment“.

Program penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Eco-enzyme dilaksanakan pada hari Minggu, 6 Agustus 2023 di salah satu rumah warga di RT. 03 RW. 04 Dusun 4, Desa Kendalsari. Pelaksanaan program “Ecozyme” diadakan guna memberikan pemahaman lebih baik mengenai jenis-jenis sampah, metode pengelolaan sampah yang beragam salah satunya dengan Eco-enzyme, serta manfaat dari Eco-enzyme. 

Demonstrasi pembuatan Eco-enzyme menjadi fokus utama dalam program ini. Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diajarkan mengenai pengertian, manfaat, serta cara penggunaan Eco-enzyme dari sampah organik dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini diberikan secara rinci dan praktis dengan powerpoint disertai dengan langkah-langkah pembuatan Eco-enzyme secara langsung. 

Demonstrasi pembuatan Eco-enzyme dimulai dengan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, antara lain air, gula merah, dan bahan organik berupa kulit buah maupun sisa sayuran. Para peserta yang hadir menunjukkan tingkat perhatian yang tinggi terhadap penjelasan yang diberikan. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, dan nampak bersemangat untuk mencoba membuat Eco-enzyme sendiri di rumah.

Tujuan dari dari program ini juga melampaui aspek pengelolaan sampah. Diharapkan melalui adanya Eco-enzyme yang dihasilkan dapat menjadi sumber potensial penghasilan bagi rumah tangga di Desa Kendalsari karena produk hasil pembuatan Eco-enzyme ini berpeluang untuk dijual, sehingga dapat membantu ekonomi rumah tangga secara signifikan. Melalui adanya program “Ecozyme” diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah di Desa Kendalsari, terutama oleh sampah organik rumah tangga.



Penulis: Sabrina Naura Saraswati (Ilmu Kelautan)
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.
Lokasi: Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang

Berantas Stunting dengan Lautan Kaya Nutrisi Melalui Program "ProGIS" di Desa Kendalsari oleh Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (22/07/2023) - Stunting atau gagal tumbuh merupakan masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini terjadi ketika pertumbuhan anak-anak terhambat yang disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkelanjutan. Stunting berdampak berbahaya pada anak-anak karena dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang seperti penurunan kognitif, motorik, dan penurunan performa anak. 

Rendahnya kesadaran masyarakat Desa Kendalsari dalam pemenuhan gizi anak menjadi salah satu penyebab stunting yang dialami anak-anak di desa ini. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 13 anak yang mengalami stunting yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, penulis sebagai mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023 menyelenggarakan program “ProGIS: Program Penyuluhan Gizi Ikan Laut untuk Pencegahan Stunting” di Desa Kendalsari.

Program “ProGIS: Program Penyuluhan Gizi Ikan Laut untuk Pencegahan Stunting” dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 Juli 2023 di Kelas Balita yang rutin dilakukan setiap bulannya. Pelaksanaan program ini bertempat di Balai Desa Kendalsari yang dihadiri 23 ibu beserta balita. Pelaksanaan program “ProGIS” dimulai dengan mengumpulkan data terkait anak-anak yang mengalami stunting di Desa Kendalsari. 

Langkah selanjutnya adalah melakukan kunjungan ke Pasar Sikuang guna mencari informasi terkait jenis-jenis ikan laut yang dapat dengan mudah ditemukan di sekitar desa. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai jenis ikan yang memiliki kandungan gizi tinggi, meskipun desa mereka berada di jauh dari pesisir. 

Pelaksanaan program dilakukan dengan pemaparan materi menggunakan powerpoint mengenai kandungan gizi ikan laut yang berperan dalam mencegah stunting dan metode pengolahan ikan laut sebagai menu MPASI. Selain itu, dilakukan pula pemberian 2 buah poster yang berisi manfaat mengonsumsi ikan laut bagi kesehatan dan daftar ikan laut beserta kandungannya. Setelah kegiatan penyuluhan selesai, poster diberikan kepada kader posyandu untuk dibagikan di 6 (enam) dusun. 

Ibu beserta balita, kader posyandu, dan tenaga kesehatan dari puskesmas merespons program ini dengan antusias. Antusiasme yang tinggi terlihat dari para ibu yang responsif dengan mengajukan beberapa pertanyaan dan sharing mengenai asupan makan anak. Melalui adanya program “ProGIS” diharapkan dapat mencegah stunting, terutama pada balita yang ada di Desa Kendalsari sehingga angka stunting di Desa Kendalsari dapat menurun, anak-anak dapat memperoleh gizi yang cukup, serta dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak.



Penulis: Sabrina Naura Saraswati / FPIK-Ilmu Kelautan
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.
Lokasi: Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, KabupateN Pemalang.

Fun Learning Matematika Sekolah Dasar Bersama Mahasiswa KKN UNDIP

0
 


Campusnesia.co.id Pemalang (24/07/2023) - Ilmu matematika merupakan ilmu yang sangat digemari oleh anak-anak SD terutama pada materi penjumlahan, perkurangan, perkalian, dan pembagian. Namun, anak-anak SD sering merasa kesulitan dalam menghafal perkalian dan pelajaran matematika cenderung membosankan untuk dipelajari bagi mereka. Maka dibutuhkan cara pembelajaran yang unik dan menarik, sehingga penulis membuat program berupa pembuatan media kartu operasi hitung untuk mempermudah hafalan perkalian bagi anak-anak SD. 

Program Monodisiplin oleh penulis telah dipaparkan di SD Negeri 5 Kendalsari yang berlokasi di Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa kelas 3 dan kelas 4 SD yang berjumlah 40 anak pada hari Senin, 24 Juli 2023. Media kartu operasi hitung yang penulis berikan meliputi perkalian 1 sampai perkalian 10.

Tujuan dari program ini sendiri adalah untuk mempermudah anak-anak dalam menghafal perkalian 1 sampai perkalian 10 dan sebagai media fun learning matematika yang unik dan menarik. Selanjutnya dijelaskan kepada anak-anak bagaimana cara menghafal perkalian meggunakan kartu operasi hitung yang penulis berikan.

Sesi berikutnya adalah sesi lomba cepat perkalian, dimana pada sesi ini banyak anak-anak yang berlomba dalam menjawab pertanyaan perkalian yang penulis berikan. Sesi lomba ini ditutup dengan pemberian enam hadiah pada tiga anak kelas 3 SD dan tiga anak kelas 4 SD.

Diharapkan dengan adanya program ini, guru dan anak-anak SD di Desa Kendalsari dapat memanfaatkan media kartu operasi hitung dengan efisien, sehingga dapat meningkatkan hafalan perkalian dan produktivitas dalam mempelajari matematika.


Penulis: 
Naila Ilya Nurlin / Fakultas Sains dan Matematika / S1 Matematika

Tutorial Pembuatan Piramida Penduduk Desa Kendalsari oleh Mahasiswa KKN UNDIP

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (28/07/2023) - Baru-baru ini Program Monodisiplin KKN Universitas Diponegoro Tim II oleh penulis telah dipaparkan di Balai Desa Kendalsari. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Siswantoro selaku Kepala Desa Kendalsari pada hari Jumat, 28 Juli 2023.

Program Monodisiplin yang dilaksanakan yaitu pembuatan poster piramida penduduk dan modul tutorial pembuatan piramida penduduk Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Piramida penduduk merupakan sebuah grafik yang menyajikan data penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin, dan daerah suatu penduduk.

Melihat dari website Desa Kendalsari yang belum memperbarui data piramida penduduknya, penulis ingin membantu membuatkan piramida penduduk begitu juga modul tutorial pembuatan piramida penduduk untuk Perangkat Desa agar piramida penduduk Desa Kendalsari selalu ter-update pada tahun-tahun berikutnya.

Tujuan dari program ini sendiri adalah terdapat banyaknya informasi yang didapat dari struktur kependudukan sebuah wilayah, misalnya yaitu memudahkan suatu pemerintah daerah untuk menentukan kebijakan dan dapat dijadikan sebagai pedoman penentuan sasaran kegiatan kemasyarakatan di desa.

Manfaat dari piramida penduduk yaitu, dapat mengetahui data dan fakta yang sebenarnya dari komposisi jumlah penduduk di suatu wilayah tertentu, dapat menentukan arah kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah di dalam kehidupan bermasyarakat, dapat memberikan gambaran secara singkat tentang kondisi kependudukan di suatu wilayah tertentu, dan dapat menjelaskan tentang betapa pentingnya data kependudukan dalam pembangunan ekonomi dan tahap perencanaannya.

Selain itu, dijelaskan pula tentang cara pembuatan piramida penduduk menggunakan Microsoft Excel yang dapat dilihat melalui modul yang penulis berikan kepada Perangkat Desa Kendalsari. Kemudian dilanjutkan penjelasan data piramida penduduk Desa Kendalsari pada tahun 2023 berdasarkan usia, terdapat penduduk berusia 0 – 4 tahun sampai yang berusia 75+ tahun.

Output yang penulis berikan kepada perangkat desa berupa poster berisi data kependudukan dan piramida penduduk Desa Kendalsari pada tahun 2023, data rasio anak perempuan berdasarkan jumlah anak laki-laki dan perempuan usia 0 – 4 tahun dan wanita usia subur (15 – 49 tahun), data rasio jenis kelamin berdasarkan jumlah penduduk laki-laki dan penduduk perempuan, dan rasio beban tanggungan berdasarkan jumlah penduduk usia 0 – 14 tahun, usia produktif (15 – 64 tahun), dan usia 65+ tahun.



Penulis: 
Naila Ilya Nurlin / Fakultas Sains dan Matematika / S1 Matematika

Peduli Kesehatan pada Remaja di Masa Depan: Mahasiswa KKN UNDIP Beri Edukasi Anemia, Bahaya Merokok, Bahaya Narkoba dan Pencegahan Kanker Payudara

0
 


Campusnesia.co.idKendalsari, Pemalang (6/8/2023) – Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2022/2023 menggelar pendampingan pada remaja di Desa Kendalsari dengan memberikan edukasi terhadap kesehatan mengenai Anemia, Bahaya Merokok, Bahaya Narkoba dan Pencegahan Kanker Payudara. 

Pendampingan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan Posyandu Remaja. Kegiatan ini berlokasi di rumah Kepala Dusun II Desa Kendalsari dan dihadiri oleh 22 remaja serta melibatkan bidan desa, petugas puskesmas Karangasem, kader - kader posyandu dan ibu kepala desa. 

Program ini dilatar belakangi oleh beberapa masalah kesehatan yang dihadapi remaja di Desa Kendalsari. Remaja di Desa Kendalsari cukup banyak, tetapi pelayanan kesehatan khusus untuk remaja seperti posyandu remaja baru saja didirikan di bulan Juli. Oleh karena itu, hal ini masih baru dan belum begitu dikenal oleh remaja di wilayah tersebut.

Permasalahan kesehatan yang terjadi pada remaja di Desa Kendalsari cukup beragam, seperti merokok ketika sudah memasuki jenjang SMA (Sekolah Menengah Atas), konsumsi TTD yang tidak teratur pada remaja putri, kurangnya pengetahuan mengenai narkoba dan kanker payudara. 

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menyatakan bahwa terdapat peningkatan prevalensi merokok penduduk umur 10 Tahun dari 28,8% pada tahun 2013 menjadi 29,3% pada tahun 2018. Pada saat sekarang ini, kebiasaan merokok tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa, namun juga semakin marak pada kalangan anak dan remaja. 

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prevalensi merokok pada populasi usia 10 - 18 Tahun yaitu sebesar 1,9% dari tahun 2013 (7,2%) ke tahun 2018 (9,1%). Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) didapatkan pula 12% remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan mengalami anemia. Penyebab utama nya yaitu kekurangan zat besi sehingga cukup menjadi perhatian khusus. 

Kanker payudara umumnya dianggap sebagai penyakit yang menyerang wanita dewasa, namun kini semakin mengkhawatirkan pada kelompok usia remaja. Penyakit ini menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama. Pencegahan kanker payudara pada remaja adalah langkah kritis dalam memastikan generasi muda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup sehat dan menghindari risiko kesehatan di masa depan. 

Di Indonesia juga, masalah terkait narkoba masih sering terjadi, seperti pengedar maupun pemakai. Mayoritas pengguna narkoba umumnya berusia antara 11 hingga 24 tahun, yang merupakan usia produktif atau usia pelajar. Rentan terjeratnya kasus maupun penggunaan narkoba pada usia tersebut dikarenakan penyalahgunaan narkoba pada remaja. 

Pendampingan ini dilakukan dengan sosialisasi kepada remaja dengan kolaborasi KKN TIM II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2022/2023, bidan desa dan petugas Puskesmas Karangasem. Alya Nabila, mahasiswa Kedokteran UNDIP, menjadi pemateri inti dan memberikan informasi mengenai anemia, bahaya merokok dan narkoba, dan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI. 

Selain itu, pihak KKN TIM II UNDIP 2022/2023 juga melakukan simulasi praktik dari bahaya merokok dan membantu ibu-ibu posyandu RW 2 dalam mendata antropometri remaja seperti menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, lingkar lengan atas, mengukur tekanan darah dan memberikan tablet tambah darah pada remaja putri. Kegiatan terakhir adalah pemberian poster mengenai bahaya merokok dan narkoba yang dipajang di sudut tempat posyandu remaja dilaksanakan. 

Melalui kolaborasi yang baik, kegiatan posyandu remaja Desa Kendalsari berjalan dengan sukses dan mendapatkan sambutan yang baik dari bidan desa, ibu kepala desa, kader posyandu, petugas puskesmas Karangasem dan para remaja di Desa Kendalsari. 

Hal ini terlihat dari antusiasme para remaja yang interaktif ketika sesi tanya jawab, Dengan adanya posyandu remaja, diharapkan akan terjadi peningkatan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan di kalangan remaja Desa Kendalsari. Selain itu juga, dapat membantu mencegah serta mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi oleh remaja.  



Penulis: Alya Nabila (Kedokteran - Universitas Diponegoro)
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M. Hum. 

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP melakukan Sosialisasi Berani Tegakkan Keadilan sebagai Upaya Pencegahan Bullying!

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (21/07/2023)-Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Tindakan bullying tentunya berdampak bagi korban terutama dalam semangat untuk belajar, maka dari itu Program ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah.

Program Berani Tegakkan Keadilan melalui Sosialisasi Penanganan Bullying dari Perspektif Hukum yang dilakukan oleh Mahasiswa TIM II KKN Undip yang bernama Afrida Shinta Dewi dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Juli 2023 di SMP N 3 Petarukan. Pelaksanaan program ini dihadiri oleh 900 siswa SMPN 3 Petarukan yang bertepat di lapangan basket SMPN 3 Petarukan. 

Program ini diawali dengan penjelasan materi bullying yang dilakukan dengan penyampaian secara langsung meliputi apa itu bullying, mengapa bullying termasuk tindak kekerasan dan jerat hukum bagi pelaku bullying serta bentuk perlindungan anak dari tindakan kekerasan di sekolah. 

Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan diselingi oleh ilustrasi contoh bullying dan cara pelaporan secara langsung dan diakhiri dengan kuis berhadiah. Selain itu, terdapat pula hasil dari sosialisasi yaitu berupa x-banner tentang stop bullying dan juga poster stop bullying berjumlah 5  berisikan penjelasan bullying, penjelasan kekerasan dan jeratan hukum bagi pelaku bullying.

Para siswa serta pihak sekolah merespon program ini dengan antusias. Antusiasme yang tinggi terlihat dari para siswa yang responsif dengan mengajukan beberapa pertanyaan serta menjawab pertanyaan yang diberikan. Melalui Program Berani Tegakkan Keadilan diharapkan dapat mencegah tindakan bullying terutama di lingkungan sekolah sehinga setiap anak memiliki semangat yang tinggi dalam kegiatan belajar. 



Penulis: Afrida Shinta Dewi / S-1 Hukum Undiversitas Diponegoro
DPL: Fajrul Falah , S.Hum.,M.Hum
Lokasi: Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang

Kreatif! Mahasiswa KKN UNDIP Sulap Limbah Plastik Jadi Pot Lucu sebagai Media Berkebun Siswa Sekolah Dasar

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (01/08/2023) – Mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP 2023 Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang melaksanakan program monodisiplin Daur Ulang Sampah Sebagai Pot Lucu dan Edukasi Berkebun pada Siswa Sekolah Dasar.

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang cukup serius di Desa Kendalsari. Pembakaran sampah menjadi langkah yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah. Namun dapat menyebabkan permasalahan lain seperti polusi udara yang dapat merusak ozon dan mengganggu kesehatan. Salah satu cara ramah lingkungan untuk mengatasi sampah yaitu dengan melakukan daur ulang sampah menjadi barang yang lebih berguna. Penambahan kreativitas merupakan kunci utama terciptanya sebuah karya yang bermanfaat dan bernilai harganya. 

Salah satu mahasiswa tim KKN, Aryana Ayu Yashinta dari Program Studi Agroekoteknologi memberikan inovasi terkait upaya penanggulangan  sampah degan gerakan daur ulang. Aryana menyatakan bahwa kegiatan daur ulang yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisir sampah anorganik dan sebagai media pengenalan berkebun kepada siswa sekolah dasar untuk melatih motorik anak.  

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa Sekolah Dasar Negeri 05 Desa Kendalsari dapat mengetahui manfaat menanam tanaman di area pekarangan dan sebagai sarana untuk melatih kemampuan motorik anak ” ucapnya. Selain itu, metode ini sangat cocok diterapkan oleh masyarakat desa karena tidak membutuhkan banyak biaya karena berbahan dasar limbah serta perawatannya pun relatif mudah.

Harapan tim KKN UNDIP kedepan adalah siswa SD 05 Kendalsari dapat menerapkan berkebun sejak usia dini dan kegiatan daur ulang pada kehidupan sehari-hari guna meminimalisir permasalahan sampah yang ada di Desa Kendalsari serta berkembang dan terciptanya lingkungan yang bebas sampah agar kesehatan tetap terjaga.



Penulis: Aryana Ayu Yashinta / S1 Agroekoteknologi
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.
Lokasi: Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupatem Pemalang.

Kreatif! Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Workshop “KOKEDAMA” Seni Menanam dari Jepang Cegah Polusi Udara

0
 


Campusnesia.co.idPemalang (28/07/2023) – Mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP 2023 Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang melaksanakan program monodisiplin dengan judul “Workshop “KOKEDAMA” Seni Menanam dari Jepang Cegah Polusi Udara”.

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang cukup serius di Desa Kendalsari. Pembakaran sampah menjadi langkah yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah. Namun dapat menyebabkan permasalahan lain seperti polusi udara yang dapat merusak ozon dan mengganggu kesehatan. 

Upaya untuk mengatasi polusi udara dapat dilakukan dengan menanam tanaman hias yang dapat menyerap polusi udara. Tanaman hias tak hanya elok dipandang tetapi memliki kemampuan sebagai penyerap polutan. Keterbatasan lahan menyebabkan masyarakat Desa Kendalsari enggan menanam tanaman. Salah satu alternatif keterbatasan lahan ini dapat diatasi dengan kerajinan tanaman hias dari Jepang yang sangat unik. Yap, KOKEDAMA.

Kokedama merupakan seni menanam tanaman hias dari jepang dengan memanfaatkan media tanam yang tahan menyimpan air seperti sabut kelapa dan tanaman hias sebagai objeknya. Selain praktis dan elok dipandang, ternyata kokedama ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi bahkan sampai menembus pasar ekspor. 

Salah satu mahasiswa tim KKN, Aryana Ayu Yashinta dari Program Studi Agroekoteknologi memberikan terobosan baru terkait upaya penanggulangan polusi udara dengan menanam tanaman hias di Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Aryana menyatakan bahwa workshop yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisir polusi udara dan sebagai ide bisnis yang menjanjikan.  

Polusi udara yang disebabkan oleh pembakaran sampah Desa Kendalsari, menjadi dasar dari program penyuluhan ini. Ia meyakini bahwa kokedama ini dapat menjadi metode penanaman yang efektif, efisien dan memiliki nilai jual yang bermanfaat bagi masyarakat Kendalsari.

“Dengan adanya workshop ini, diharapkan warga Desa Kendalsari dapat mengetahui manfaat tanaman hias sebagai penyerap polutan melalui kokedama serta meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk memanfaatkan tanaman hias supaya memiliki nilai ekonomis ” ucapnya. Selain itu, metode ini sangat cocok diterapkan oleh masyarakat desa karena tidak membutuhkan banyak biaya serta perawatannya pun relatif mudah bagi warga yang tidak memiliki dasar kemampuan untuk bertani dan cukup disiram 2 minggu sekali. 

Harapan tim KKN UNDIP kedepan adalah agar warga Desa Kendalsari dapat menerapkan kokedama untuk meminimalisir polusi udara serta sebagai peluang bisnis. Setelah penerapan metode ini, diharapkan pula sektor pertanian terutama subsektor hotikultura dan perekonomian di Desa Kendalsari dapat semakin berkembang dan terciptanya lingkungan yang bebas polusi udara agar kesehatan tetap terjaga.



Penulis: Aryana Ayu Yashinta / S1 Agroekoteknologi
DPL: Fajrul Falah, S. Hum., M. Hum.
Lokasi: Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupatem Pemalang.

Tanggap Kebakaran! Mahasiswa KKN Undip dan Masyarakat Desa Lengking, Kec. Bulu, Kab Sukoharjo Terlibat Dalam Sosialisasi Evakuasi Tanggap Bencana

0
 


Campusnesia.co.idPada tanggal 24 Juli 2023, seorang mahasiswa dari Universitas Diponegoro (Undip) bernama Hilman Nasher yang sedang menjalani program kuliah kerja nyata (KKN) berhasil melakukan program kerja di lingkungan produksi pabrik pakan ternak CV Lembu Mulya yang berlokasi di Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. 

Alasan diadakan program ini karena dirasa lingkungan produksi CV Lembu Mulya merupakan pabrik industri ceci yang menggunakan beberapa mesin dan generator sehingga memungkinkan terjadi bencana kebakaran atau bencana alam lainnya yang berpotensi merugikan keselamatan dari pekerjanya 

Evakuasi tanggap bencana kebakaran ini merupakan langkah yang dapat diterapkan ketika terjadi hal hal yang tidak diinginkan. dalam prosedurnya, evakuasi tersebut ada beberapa langkah yaitu:

1. Tetap tenang dan jangan panik

2. Apabila sumber api dapat dipadamkan, maka dapat langsung dilakukan pemadaman sumber api dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

3. Segeralah menuju titik kumpul yang ada di tempat tersebut untuk menunggu instruksi berikutnya

4. Segera hubungi petugas tanggap darurat pemadam kebakaran (DAMKAR) Sukoharjo dan petugas pelayanan kesehatan wilayah terdekat

Dalam proyek KKN ini, Hilman Nasher memberikan bimbingan kepada para pekerja di pabrik pakan ternak CV Lembu Mulya untuk sosialisasi evakuasi bencana kebakaran dalam lingkungan kerja mereka. Dengan bekerja sama dengan manajemen pabrik untuk mengkoordinasikan pekerja agar data melakukan prosedur evakuasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Hasil dari kegiatan ini sangat positif. Setelah sosialisasi evakuasi bencana ini, Para pekerja di pabrik CV. Lembu Mulyo lebih waspada dengan aktifitas yang dapat menyebabkan bencana kebakaran. Pekerjaan menjadi lebih terstruktur dan lingkungan kerja lebih rapi, mengurangi risiko kecelakaan dan memudahkan pekerja dalam menemukan dan mengambil alat-alat kerja yang diperlukan. 

Selain itu, dibuat juga sebuah poster evakuasi bencana kebakaran berukuran A1, marka jalur evakuasi dan marka titik kumpul yang ditempelkan di dinding pabik agar selalu mengingatkan pekerja bagaimana prosedur evakuasi jika terjadi hal hal yang tijdvak diinginkan.

Melalui dedikasinya dalam sosialisasi evakuasi tanggap bencana di lingkungan produksi pabrik pakan ternak CV Lembu Mulya, Hilman Nasher telah membuktikan bahwa evakuasi tanggap bencana dapat memberikan dampak yang nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam bekerja dan cara evakuasi ketika terjadi bencana pada suatu perusahaan industri pabrik kecil.