Mahasiswa KKN Tim 2 Undip Lakukan Aksi Sosialisasi “Pentingnya Beretika dalam Media Sosial” di SMA N 1 Pangkah

0
 
Foto bersama mahasiswa KKN Undip dengan siswa SMA N 1 Pangkah


Campusnesia.co.id - Pangkah, Tegal (28/7/2023). Mengusung semangat pencerahan dunia maya, tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan aksi sosialisasi yang bertemakan "Pentingnya Beretika dalam Media Sosial" di SMA N 1 Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja, khususnya di Desa Kalikangkung. Para peserta sosialisasi adalah para siswa kelas 12 SMA N 1 Pangkah. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari konten negatif, melindungi privasi, serta mencegah dan menghadapi risiko cyberbullying dan penyebaran berita palsu.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip memberikan penjelasan tentang etika bermedia sosial. Mereka menyoroti beberapa poin penting, seperti pentingnya menjaga privasi dalam bermedia sosial, penggunaan emoji untuk menyampaikan pesan dengan bijaksana, serta hak cipta terhadap konten yang dibagikan di platform media sosial.

Selain itu, peserta sosialisasi juga diberikan pemahaman tentang bahaya cyberbullying dan dampaknya pada kesejahteraan mental korban. Para mahasiswa KKN juga mengajarkan cara mengidentifikasi dan menghadapi berita hoax serta bagaimana menghindari penyebaran berita palsu di media sosial.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya beretika dalam bermedia sosial, mahasiswa KKN Undip juga menempelkan poster bertuliskan "Pentingnya Beretika dalam Media Sosial" di lingkungan SMA N 1 Pangkah. Hal ini diharapkan dapat mengingatkan siswa setiap kali berinteraksi di dunia maya.

Pemberian poster kepada salah satu siswa SMA N 1 Pangkah


Dengan diselenggarakannya sosialisasi bertajuk "Pentingnya Beretika dalam Media Sosial" di SMA N 1 Pangkah, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) Tim 2 berharap dapat membekali para siswa kelas 12 dengan keterampilan digital yang bertanggung jawab. 

Melalui pemahaman tentang pentingnya menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari konten negatif, melindungi privasi, serta mencegah dan menghadapi risiko cyberbullying dan penyebaran berita palsu, diharapkan para siswa dapat menjadikan media sosial sebagai alat yang positif dalam kehidupan mereka.

Poster “Etika Bermedia Sosial”

Kepala SMA N 1 Pangkah, Dra. Mimik Supriyatin M.M dengan tangan terbuka menyambut kedatangan mahasiswa KKN Undip. Ia menyampaikan harapannya bahwa program sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam dan menginspirasi para siswa untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Dalam era digital yang semakin kompleks dan berkembang pesat, beliau berharap para siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya untuk memajukan diri dan lingkungan sekitar.

Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dan semangat dari mahasiswa KKN, acara sosialisasi diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi para siswa SMA N 1 Pangkah dalam menghadapi dunia digital yang semakin kompleks dan menantang. Diharapkan pesan tentang pentingnya beretika dalam bermedia sosial ini dapat tertanam kuat dalam diri mereka, sehingga mampu menjadi generasi muda yang cerdas, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif dalam dunia maya.



Penulis: 
Yudha Hernawan - KKN Tim II Undip Desa Kalikangkung

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Dr. Priyotomo, S.Sos, MM
Dr. Nailul Fauziah, S. Psi., M. Psi
Maharani Patria Ratna, M. Hum

Lokasi: 
Desa Kalikangkung, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal

Mengenal Lebih Dekat Nomor Induk Berusaha: Peningkatan Legalitas Usaha melalui Pengurusan Nomor Induk Berusaha

0
 


Campusnesia.co.idDesa Pakisan, Klaten – Nomor Induk Berusaha (NIB) memiliki peran sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sebagai kunci akses bagi pelaku usaha, NIB memainkan peran penting dalam mengurangi birokrasi, meningkatkan efisiensi berbisnis, dan mendorong investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam konteks globalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat, NIB menjadi pondasi yang mendasari kemudahan berusaha dan membantu menciptakan lingkungan bisnis yang lebih menarik dan kompetitif. Arya Seto Sutopo, Tim II KKN Undip 2023, Fakultas Hukum mengadakan kegiatan “Peningkatan Legalitas Usaha melalui Pengurusan Nomor Induk Usaha (NIB) kepada Komunitas Wanita Tani (KWT) Mulya Makmur”. 

Komunitas Wanita Tani (KWT) Mulya Makmur, sebuah kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Pakisan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua KWT Mulya Makmur yang menyampaikan pesan mengenai signifikansi legalitas usaha bagi pertumbuhan UMKM. "Dengan memiliki NIB, kami akan lebih mudah mengakses perizinan dan dukungan dari pemerintah serta lembaga keuangan. Hal ini akan membantu UMKM kami tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian di wilayah ini," ujarnya.


Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota anggota KWT Mulya Makmur dan tokoh masyarakat setempat. Mereka semua berkumpul dengan semangat tinggi untuk membahas pentingnya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM. 

Acara ini berakhir dengan semangat tinggi dan antusiasme dari para anggota KWT Mulya Makmur. Mereka merasa lebih percaya diri dan optimis dalam menghadapi tantangan usaha di masa depan setelah memahami pentingnya legalitas usaha dan proses pengurusan NIB. 

Melalui kegiatan tersebut diharapkan, langkah-langkah positif yang diambil oleh KWT Mulya Makmur ini akan menjadi contoh bagi UMKM lainnya di wilayah ini untuk juga meningkatkan legalitas usaha mereka. Dengan begitu, UMKM di Desa Pakisan dan sekitarnya dapat tumbuh lebih kuat, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.



Penulis: 
Arya Seto Sutopo

Lokasi: 
Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Klaten 

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Ir. Hermin Werdiningsih, M.T. 
NIP. 196010211990032002
Dr. Sunarno, S.Si., M.Si.
NIP. 197309221998021001
Imam Setyawan, S.Psi., M.A.
NIP. 197803032002121001

Cegah Stunting di Desa Pecalungan, Mahasiswa Tim II KKN Undip Perkenalkan Olahan Daun Kelor sebagai Sumber Nutrisi

0
 
Sosialisasi Pencegah Stunting 
oleh Mahasiswa KKN Undip di Desa Pecalungan


Campusnesia.co.idSalah satu isu prioritas nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia adalah permasalahan mengenai stunting. Stunting merupakan suatu gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan yang buruk. Penyebab utama yang sering disoroti adalah gizi buruk pada ibu hamil, bayi, dan balita. Umumnya stunting ditandai dengan anak gagal tumbuh ke tinggi badan yang sesuai untuk usianya. 

Problematika ini terbilang mendesak karena stunting menyebabkan kerusakan fisik dan mental yang tidak dapat diperbaiki pada anak-anak. Tidak sekadar urusan tinggi badan, stunting terbukti nantinya berdampak pada rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, dan munculnya penyakit-penyakit kronis saat anak sudah bertumbuh dewasa. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat menghambat momentum generasi emas Indonesia 2045.

Bekerja sama dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Diponegoro turut serta berkontribusi dalam usaha pencegahan stunting melalui program MAHASISWA PENTING (Mahasiswa Peduli Stunting). 

Sebagai salah satu wilayah yang angka stuntingnya terbilang tinggi, mahasiswa-mahasiswa KKN di Desa Pecalungan, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pun tidak terkecuali. Memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di Desa Pecalungan, para mahasiswa ini melakukan penyuluhan pemberantasan stunting dengan topik utama pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita.

Pada hari Sabtu, 15 Juli 2023 di Balai Desa Pecalungan, dengan dihadiri ibu-ibu PKK Desa Pecalungan, mahasiswa KKN Tim II Undip mengadakan sosialisasi mengenai upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah dan menurunkan angka stunting. Kedatangan mahasiswa di Balai Desa Pecalungan disambut dengan antusias oleh ibu-ibu PKK. 

Dalam sosialisasi ini, para mahasiswa memaparkan mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai salah satu sumber nutrisi yang murah dan mudah didapatkan untuk pemenuhan kebutuhan gizi. Kelor, yang sering dianggap sebagai sayuran pahit dan kerap dikaitkan dengan hal mistis, nyatanya dapat diubah menjadi produk yang lebih ramah dan berguna untuk dikonsumsi ibu hamil serta balita. 

Produk yang digagas oleh mahasiswa-mahasiswi KKN Undip sendiri dalam bentuk teh daun kelor dan suplemen. Daun kelor dikeringkan menjadi bubuk-bubuk yang selain dapat diseduh menjadi teh, juga dapat dicampur ke dalam makanan yang dikonsumsi ibu hamil serta balita. Tidak hanya menjelaskan cara pembuatan produk berbahan daun kelor, mahasiswa KKN melanjutkan dengan penjelasan mengenai cara budidaya tumbuhan kelor itu sendiri agar nantinya warga desa dapat memproduksi olahan kelor secara mandiri.

Tidak sedikit pertanyaan mengenai efektivitas tanaman kelor dalam pemenuhan gizi yang muncul dari ibu-ibu peserta sosialisasi. Disini, mahasiswa KKN Undip menjelaskan mengenai nutrisi dari kelor itu sendiri yakni dari daunnya yang kecil terdapat kandungan protein dan kandungan zat besi. 

Mahasiswa KKN juga memberikan cara yang tepat untuk meningkatkan nafsu makan balita yang seringnya enggan untuk mengkonsumsi sayur seperti kelor. Selain dicampurkan ke dalam makanan sehari-hari, penambahan madu ke dalam teh kelor juga menjadi solusi yang tepat untuk menyamarkan rasa pahit dari daun kelor.

Teh Kelor

Dengan diadakannya sosialisasi ini, para mahasiswa KKN Undip berharap agar pengetahuan para ibu-ibu PKK mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang sangat penting untuk pencegahan stunting meningkat. Gizi yang buruk seringkali dikaitkan oleh ketidakmampuan orang tua dalam menyediakan makanan yang layak bagi anak-anaknya dikarenakan berbagai faktor seperti kemiskinan. 

Dalam sosialisasi pemanfaatan tanaman kelor sebagai upaya stunting, mahasiswa KKN Undip menunjukkan bahwa makanan bergizi tidak selalu makanan yang mahal, dibuktikan dengan olahan kelor yang dapat dengan mudah didapatkan dan dibudidayakan, serta telah terbukti menjadi salah satu makanan yang dapat mencegah stunting pada anak.

Menarik! Berawal Dari Lahan Jagung Berakhir Jadi Ladang Ekonomi: Banjir Laba Hasil Panen Jagung Oleh Tim II KKN UNDIP 2023

0
 


Campusnesia.co.idPecalungan, Batang, Jawa Tengah (09/08/2023)- Desa Pecalungan adalah sebuah desa di Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini merupakan sebuah pemekaran daerah, dengan 10 desa di dalamnya, salah satunya yaitu desa Pecalungan. Desa ini memiliki 6 dukuh, dengan potensi dari sektor pertaniannya yang cukup besar. 

Salah satu komoditas utamanya adalah tanaman jagung. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Batang tahun 2018, Kecamatan Pecalungan memiliki daerah luas panen jagung sejumlah 1.338,40 ha. Dengan jumlah lahan jagung yang besar ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan komoditas ini sebaik mungkin dengan pengolahan yang tepat. Sehingga dapat menjadi stimulator pertumbuhan ekonomi masyarakat.  

Kenyataan di lapangan, petani dalam melakukan budidaya jagung kurang memperhatikan proses pasca panennya. Petani cenderung memilih melakukan proses pasca panen secara sederhana yaitu dengan menjual langsung kepada tengkulak dalam bentuk pipil mentah. Hal ini membuat petani tidak memiliki kekuatan pasar yang baik dan sangat berpengaruh terhadap pendapatan petani. 

Salah satu contoh nyata dari tidak optimalnya proses pasca panen di tingkat petani selain penjualan secara mentah adalah tidak diolahnya limbah tongkol jagung. Limbah tongkol jagung merupakan sisa utama dari proses pemipilan jagung sebelum dijual oleh petani. 

Petani beranggapan bahwa tongkol jagung tidak memiliki manfaat sehingga limbah tongkol jagung biasanya hanya dibuang, dimana jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan peningkatan kapasitas produksi. Peningkatan produksi pertanian jagung juga harus diseimbangkan dengan upaya lebih lanjut dalam mengolah biji dan limbah jagung itu sendiri. Metode termudah dalam situasi ini yaitu dengan pengolahan baik biji maupun limbah jagung menjadi produk dengan tujuan meningkatkan nilai jualnya. 

Salah satu produk yang dapat dihasilkan oleh TIM II KKN UNDIP 2023 dari pertanian jagung adalah susu jagung. Susu jagung memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena mengandung nutrisi tinggi antara lain vitamin, serat, mineral, antioksidan, dan asam folat. Banyaknya kandungan nutrisi pada susu jagung membuat susu jagung memiliki kemampuan untuk membantu masalah kesehatan pada tubuh seperti membantu mengatur kadar kolesterol, mendukung pengelolaan berat badan, serta memelihara kesehatan jantung. 

Selain memberikan manfaat gizi bagi konsumen, produksi susu jagung juga membuka peluang bagi petani dan masyarakat desa untuk meningkatkan pendapatan. Produk jagung yang diolah menjadi susu memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding dengan jagung mentah. Proses produksi susu jagung juga menciptakan lapangan kerja lokal sehingga dapat memperluas lapangan pekerjaan di Desa Pecalungan.


Selain adanya susu jagung, hasil panen jagung juga bisa berupa Briket. Briket jagung merupakan bahan bakar padat yang dibuat dari limbah pertanian, khususnya tongkol jagung yang tidak terpakai. Briket jagung menjadi contoh konkret bagaimana limbah pertanian dapat diubah menjadi solusi inovatif untuk masalah energi dan lingkungan. 

Terdapat banyak keunggulan dari briket jagung, salah satu nya yaitu daya tahan nyala pembakaran briket jagung jauh lebih lama (kurang lebih 25 menit) dibanding arang pada umumnya. Dengan terus mengembangkan teknologi dan kesadaran publik, briket jagung memiliki potensi besar untuk mengurangi jejak karbon, memberdayakan masyarakat pedesaan, dan memainkan peran penting dalam transisi menuju masyarakat yang lebih berkelanjutan secara energi. Penggunaan briket jagung dapat memberikan peluang ekonomi tambahan bagi petani dengan mengubah limbah pertanian menjadi sumber pendapatan. 

Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam menanamkan pola pikir untuk terus berinovasi pada pengolahan hasil sumber daya alam serta meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam perbaikan kondisi ekonomi. Sehingga, masyarakat dapat menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi wilayah setempat. 

Mahasiswa KKN Memberikan Edukasi Terkait Produktivitas Bersama Dengan Pembentukan UMKM Kepada Ibu-Ibu di RW 03

0
 


Campusnesia.co.idKlaten(05/07/2023)– UMKM merupakan salah satu sektor terpenting dalam perekonomian Indonesia. Masing-masing daerah memiliki potensi tersendiri dalam memanfaatkan sumber dayanya, namun kesadaran dalam memanfaatkan potensi tersebut masih minim. 

Dibutuhkan motivasi kepada masyarakat dengan memberikan edukasi terkait pembentukan UMKM dalam memanfaatkan potensi yang ada, nantinya akan membantu pendapatan masyarakat di Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. 

Pemberian edukasi ini diberikan untuk ibu-ibu yang bisa memulai usaha kecil dari rumah yang nantinya dapat membantu keuangan rumah tangga. Ibu Rumah Tangga merupakan target utama dari adanya edukasi produktivitas dengan pembentukan UMKM. 

Hal ini, dilakukan agar dapat membantu meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing usaha mereka. Hal ini dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. 

Edukasi ini dilakukan oleh Tasya Noeralivia (21) yang merupakan mahasiswi jurusan Ekonomi angkatan 2020 yang melaksanakan kegiatan KKN di Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. 

Program ini dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua teknik yaitu teknik presentasi dan tanya jawab dengan audience. Materi edukasi dapat mencakup pengelolaan bisnis, pemasaran, manajemen produksi, keuangan, dan teknologi.

Ibu-ibu di RW 03 sangat antusias mendengarkan edukasi terkait pembentukan UMKM ini yang pada dasarnya sebagian besar dari mereka suaminya bekerja sebagai petani. Dimana, hasil panennya bisa diperjual belikan dengan melalui adanya UMKM dengan brand sendiri. Selain itu, pelaku UMKM juga harus mengetahui dan memahami bagaimana cara mengembangkan bisnis mereka dengan efektif dan efisien.   

Hebat! Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Melakukan Inovasi Fashion Dari Kain Lurik

0
 


Campusnesia.co.idKlaten - Mahasiswa KKN TIM II UNDIP dalam rangka program monodisiplin memberikan inovasi fashion dengan kain lurik sebagai bahan dasarnya untuk membuat “obi belt” yang bertujuan menciptakan peningkatkan pendapatan masyarakat dan membuat kain lurik ini menjadi sesuatu yang menarik dalam dunia fashion. 

Inovasi kain lurik obi belt ini dapat dilakukan oleh pengrajin kain lurik yang ingin mengembangkan produk fashionnya.  Kegiatan ini dilakukan oleh Tasya Noeralivia (21) yang merupakan mahasiswi jurusan Ekonomi angkatan 2020 yang melaksanakan kegiatan KKN di  Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. 

Program ini dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2023, dengan melakukan penyuluhan terkait obi belt kepada pengrajin lurik di Dk. Titang, Desa Tlingsing. Inovasi kain lurik ini dilakukan dengan memberikan  desain obi belt kepada pengrajin lurik yang nantinya dapat dijual dan dipasar kan oleh para pengrajin lurik. 


Sebelum melakukan inovasi kain lurik pada obi belt, perlu dilakukan riset pasar dan pengembangan desain yang menarik agar produk dapat diterima oleh pasar. Melakukan riset pasar sangatlah penting dalam memahami tren dan prefrensi dari konsumen. 

Contohnya seperti preferensi warna, desain, dan gaya yang sedang diminati oleh para konsumen di pasar. Hal ini, dapat membantu dalam mengembangkan desain yang sesuai di pasar. 

Obi belt ini dapat dipadukan dengan pakaian yang simpel, seperti dress atau kemeja, untuk menambahkan aksen yang menarik. Selain itu, peminat obi belt ini cukup banyak dikalangan anak muda untuk menambahkan kesan etnik pada oufit mereka. Dengan car aini juga, kita sebagai generasi muda dapat melestarikan budaya Indonesia dengan gaya yang lebih modern. 

UMKM Berdaya: Mahasiswa KKN Manfaatkan Analisis Bauran Pemasaran (4P) untuk Sukseskan Bisnis Lokal

0

 

Campusnesia.co.id - Ngadirojo, Wonogiri (05/08) - Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengalami peningkatan yang signifikan. Faktor-faktor seperti perkembangan teknologi, aksesibilitas informasi, serta dukungan pemerintah dan lembaga finansial telah mendorong pertumbuhan ekosistem UMKM di berbagai sektor. 

Namun, dengan pertumbuhan yang pesat, persaingan di antara UMKM juga semakin ketat. Oleh karena itu, pemilihan strategi pemasaran yang tepat menjadi krusial untuk membedakan usaha tersebut dari yang lain dan meningkatkan penjualan. Persaingan UMKM secara ketat juga terjadi di Desa Ngadirojo Kidul terutama Dusun Rejosari yang sebagian besar memproduksi produk serupa seperti mete, rengginang, jamur, dan masih banyak yang lainnya. 

Penentuan strategi pemasaran yang tepat harus didukung dengan pengetahuan pemilik usaha atas segmentasi pasar seperti apa yang dituju. Sedangkan dalam praktiknya kebanyakan pelaku UMKM Ngadirojo Kidul masih sangat kesulitan dalam menentukan luasan segmentasi pasar produk mereka. Mereka masih terbatas dengan penggunaan teknologi dan mereka minim informasi mengenai strategi pemasaran yang seharusnya dilakukan. 

Berangkat dari permasalahan tersebut, Zahwa Auditha Putri yang merupakan salah satu mahasiswa KKN Tim II Univeristas Diponegoro dari program studi Agribisnis melaksanakan program kerja mengenai “Pengenalan Analisis Bauran Pemasaran (marketing mix) Untuk Menciptakan Strategi Pemasaran yang Tepat Guna”. 

Kegiatan ini telah dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan yaitu pertama pada 19 Juli 2023, sedangkan pertemuan selanjutnya pada 28 Juli dan 5 Agustus 2023 ke 2 UMKM di Dusun Rejosari, Ngadirojo Kidul dengan metode door to door. Rangkaian kegiatan dilakukan pertama-tama dengan memberikan materi serta pencerdasan mengenai apa itu bauran pemasaran dan dilanjutkan dengan melakukan wawancara mengenai keberjalanan usaha ditinjau dari 4 aspek bauran pemasaran. 

Baru setelah itu, mahasiswa melakukan analisis dari hasil wawancara dan menghasilkan luaran modul berisi cara analisis bauran pemasaran dan saran strategi yang dapat dilakukan dari hasil analisi bauran pemasaran. 
 
Bauran pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam pemasaran terutama untuk mengetahui posisi produk serta kebutuhan konsumen. Bauran pemasaran adalah konsep yang sangat penting dalam dunia pemasaran. 


Ini merujuk pada empat elemen utama yang membentuk strategi pemasaran sebuah produk atau jasa. Setiap elemen memiliki peran khusus dalam membentuk citra merek, menjangkau target pasar, dan mempengaruhi keputusan konsumen. 

Keempat elemen itu berupa Product (produk) yang mencakup rancangan hingga penyediaan produk yang sesuai dengan keinginan pasar (kualitas, fitur, design, dll), Price (harga) yang berhubungan dengan seberapa banyak nilai tukar bila ingin membayar untuk mendapatkan suatu produk. 

Aspek selanjutanya adalah Place (distribusi) yang mencakup saluran distribusi dan merode yang digunakan untuk menjual produk pada konsumen dan Promotion (promosi) yang membahas mengenai upaya untuk mengenalkan produk ke khalayak ramai sehingga dapat menciptakan minat beli.  

Proses pemberian materi dan pelatihan pembuatan terlaksana dengan lancar dan urut. Dengan adanya kegiatan ini, pelaku UMKM dapat lebih mengetahui serta menerapkan analisis bauran pemasaran pada produknya sehingga dapat tercipta pula strategi pemasaran yang tepat guna supaya tidak mengeluarkan biaya promosi atau pemasaran yang sia-sia.


 
Penulis: 
Zahwa Auditha Putri

Program Studi: 
Agribisnis

Lokasi: 
Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri

Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.
2. Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H.
3. Yuni Dwi Hastuti S.Kep., M.Kep.

KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023

Memasarkan Produk dengan Mudah Melalui Pemanfaatan Media Sosial: Edukasi Penting untuk Mengembangkan UMKM di Desa Lengking

0
   



Campusnesia.co.id - Sukoharjo, 02/08 - Salah satu cara untuk memasarkan produk adalah dengan menggunakan media sosial seperti whatsapp business dan instagram. Dari penggunaan media sosial tersebut dapat membantu pelaku usaha melakukan publikasi kegiatan jual beli usaha. 

Setelah diadakannya survei terhadap UMKM yang ada di setiap dukuh Desa Lengking, mendapatkan informasi terkait salah satu pelaku usaha yang bernama “Moshi” belum memiliki media sosial untuk memasarkan produknya.

Maka dari itu, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro menyelenggarkan program kerja “Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Guna Meningkatkan Minat Beli Konsumen” yang berlangsung pada hari Jumat, 28 Juli 2023. Metode yang digunakan adalah observasi dan pendampingan secara langsung kepada pelaku usaha “Moshi” yang menjual mochi dan bakpao dengan membantu proses pembuatan akun media sosial whatsapp business dan instagram serta melakukan pendampingan terkait bagaimana menggunakan media sosial tersebut.

Kegiatan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dimana pelaku usaha dapat mengikuti pendampingan dalam pembuatan akun media sosial serta dapat memahami bagaimana pengelolaan media sosial yang baik dan benar untuk memasarkan produk agar dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

Program ini dilakukan harapannya dapat membantu UMKM dalam mengembangkan usahanya. Selain itu juga ada pemberian spanduk yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat setempat mengenal tempat usaha “Moshi” serta jika ingin membeli mochi atau bakpao bisa langsung menghubungi nomor whatsapp yang sudah tersedia di spanduk tersebut.





Penulis: 
Amalia Rasyidah
Administrasi Bisnis


Dosen Pembimbing Lapangan: 
dr. Farmaditya Eka Putra M.Si.Med. Ph.D

Tubuhku Milikku! Aksi Bersama Melawan Kekerasan Seksual pada Anak Bersama Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro

0
  


Campusnesia.co.id - Ngadirojo Kidul, Wonogiri (17/06/2023)-Anak merupakan harapan dan generasi masa depan bagi Negara Indonesia. Oleh karena itu, anak perlu mendapatkan kesempatan yang luas agar mereka dapat bertumbuh dan berkembang secara maksimal. 

Namun disatu sisi peristiwa pelecehan seksual terhadap waktu demi waktu kian meningkat di seluruh dunia dan juga mempengaruhi jutaan anak setiap tahunnya untuk tumbuh kembang secara maksimal. 

Permasalahan mengenai anak cukup sulit dan umumnya kekerasan seksual terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, pergaulan, tempat tinggal, dan lain sebagainya. Kekerasan seksual pada anak adalah masalah serius yang harus mendapatkan perhatian dan tindakan kolektif dari seluruh masyarakat. Akibat yang ditimbulkan tidak hanya menimpa korbannya, tetapi juga mengakibatkan ketakutan pada masyarakat karena para orang tua was-was untuk meninggalkan anaknya mereka tanpa pengawasan termasuk di lingkungan sekolah.

 
Dalam upaya meningkatkan kesadaran anak mengenai kekerasan seksual pada anak, Fiolla Tiadianie, anggota Tim II KKN UNDIP telah berhasil menyelenggarakan program sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi yang penting terkait isu sensitif ini. Edukasi hukum mengenai kekerasan seksual pada anak diberikan kepada siswa-siswi SD Negeri 2 Ngadirojo dan SD Negeri IV Ngadirojo. 

Acara ini diawali dengan penjelasan definisi dan bentuk-bentuk pelecehan seksual, pengenalan undang-undang terkait kekerasan seksual pada anak, bagian tubuh yang hanya boleh disentuh oleh diri sendiri, dan bagaimana cara melindungi diri dan mencegah terjadinya kekerasan seksual. Antusiasme yang diberikan oleh peserta terwujud dengan interaksi diskusi antara mahasiswa dengan siswa-siswi SD yang mengajukan beberapa pertanyaan. 

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu langkah awal dan seterusnya dalam memerangi kekerasan seksual pada anak yang berpotensi merusak kemajuan generasi. Selain itu juga, kesadaran masyarakat mengenai kekerasan seksual pada anak semakin meningkat dan dapat berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari kekerasan dan membangun lingkungan yang lebih aman bagi mereka. 



Penulis: 
Fiolla Tiadianie Putrigusti Rajagukguk

Program Studi: 
Hukum

Lokasi: 
Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri

Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.
2. Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H.
3. Yuni Dwi Hastuti S.Kep., M.Kep.

KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023

Membangun Kesadaran Pengelolaan Keuangan Keluarga, Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Sosialisasi untuk Anggota PKH

0
   


Campusnesia.co.id - Desa Kluwut, 10 Agustus 2023. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selalu menghadirkan cerita inspiratif tentang bagaimana mahasiswa universitas dapat berkontribusi langsung dalam membantu masyarakat. 

Di Desa Kluwut, kelompok mahasiswa dari Universitas Diponegoro (UNDIP) telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan keluarga kepada anggota PKH (Program Keluarga Harapan). Dalam semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan ini mengilhami perubahan positif dalam cara keluarga mengelola sumber daya mereka.


Latar Belakang
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemberian bantuan tunai bersyarat. 

Namun, bantuan ini hanya akan memiliki dampak maksimal jika anggota keluarga mampu mengelola keuangan dengan bijak dan produktif. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan kepada para penerima manfaat PKH.


Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Keluarga
Kelompok mahasiswa KKN UNDIP telah merancang dan melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan keluarga kepada anggota PKH. Kegiatan ini diawali dengan identifikasi kebutuhan dan level pemahaman terhadap konsep pengelolaan keuangan di kalangan masyarakat penerima manfaat.

Dalam sesi-sesi interaktif, mahasiswa memberikan informasi tentang pengelolaan pendapatan, pembagian anggaran, tabungan, dan perencanaan keuangan jangka panjang. Mereka menggunakan pendekatan yang ramah dan mudah dipahami, menggambarkan situasi keuangan keluarga dengan contoh-contoh yang relevan. Ini membantu para peserta untuk merasa terhubung dengan materi yang disampaikan.


Praktik Nyata dalam Keluarga
Tidak hanya berbicara tentang teori, mahasiswa KKN UNDIP juga turut memfasilitasi sesi diskusi kelompok kecil di mana anggota PKH dapat berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola keuangan sehari-hari. 

Dari sini, terungkap berbagai solusi kreatif dan inspiratif yang telah diterapkan oleh anggota keluarga untuk mengatasi keterbatasan.

Selanjutnya, mahasiswa memberikan panduan praktis tentang cara mengatur anggaran harian, mencatat pengeluaran, serta memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal. Ini diikuti dengan diskusi mengenai potensi usaha kecil atau tabungan bersama yang dapat membantu keluarga meningkatkan pendapatan dan menghadapi situasi tak terduga.


Dampak Positif dan Harapan Masa Depan
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para anggota PKH di Desa Kluwut telah mengalami perubahan paradigma dalam pengelolaan keuangan. Mereka kini lebih terampil dalam merencanakan dan mengalokasikan dana, serta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya tabungan dan investasi masa depan.

Diharapkan, semangat pemberdayaan ini dapat terus berlanjut. Pemerintah dan institusi pendidikan diharapkan dapat menjalin kerjasama lebih lanjut dalam mengembangkan program edukasi keuangan yang berkelanjutan untuk masyarakat penerima manfaat. 

Dengan pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan, anggota PKH memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan kesejahteraan ekonomi mereka dan mewujudkan impian-impian keluarga.




Oleh: 
Irkham Karunia Aji