Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri facebook. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri facebook. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Pekerjaan Sampingan WFH Yang Beneran Dibayar Beserta Buktinya, Shopee Affiliate, Surveyon, Google Adsense, Seedbacklink dan Bazoom

0



Campusnesia.co.id - In this economy era, rasanya memiliki pekerjaan utama saja belumlah cukup untuk mengcover kebutuhan sehari-hari. Mencari pekerjaan formal susah, ketika diterima kerja sering terjadi upahnya hanya sebatas UMR saja.

Jika ada postingan di media sosial yang bertanya tentang pekerjaan sampingan atau loker WFH yang beneran dibayar, bukan karena mereka malas tapi memang demikian realitas di lapangan.

Untuk sobat yang sedang mencari Pekerjaan Sampingan WFH Yang Beneran Dibayar Beserta Buktinya. Sebagai disclaimer untuk besaran hasilnya tergantung seberapa rajin dan kerja keras sobat ya, beberapa contoh di daftar berikut ini mungkin hasilnya kecil, tapi jika rajin dalam melakukannya tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan jumlah yang besar.


1. Shopee Affiliate
Shopee yang kita kenal sebagai platfom e-commerce untuk belanja online, punya program affiliate dimana kita sebagai pengguna juga bisa mempromosikan produk di Shopee dan ketika ada orang yang membeli produk tersebut dari link yang kita bagikan bakal dapat komisi.

Besaran komisi setiap produk berbeda tergantung si pemilik toko, salah satu strategi yang bisa saya bagikan, carilah produk yang laris dengan harga yang kompetitif dari toko lainnya tapi komisinya lebih besar.

Setelah mendaftar program affiliate kita bisa membagikan link tersebut dengan membuat konten video di Shopee Video, share di sosial media seperti Twitter (X), Facebook, Thread, TikTok atau Instagram serta website dan blog jika punya.

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, cara kerjanya jika ada orang mengklik link tersebut dan terjadi transaksi maka kita akan mendapatkan komisi dan komisi tersebut bisa ditarik ke akun ShopeePay atau rekening bank dengan minimal nominal tertentu.

Buat sobat yang mau cobain Shopee Affiliate bisa pake kode referal berikut ini: 5CGLMAV

Bukti penghasilan dari Shopee Affiliate:





2. Surveyon
Surveyon adalah website survey, kita bisa mendapatkan bayaran dengan mengisi survey yang ditanyakan. Selain menjawab surbey ada gamification seperti check-in setiap hari dan menjawab quickpoll. 

Jawaban dari survey-survey tadi akan dikonversi dalam bentuk poin dan setiap 10.000 poin bisa ditukar dalam berbagai bentuk misalnya e-wallet, pulsa, voucher dan dollar melalui PayPal.

Saran dari saya ada baiknya memilih mencairkan lewat PayPal karena kalau dibandingkan nilainya jadi lebih besar. Untuk 10.000 poin setara 1 dollar Amerika atau sekitar Rp16.000 jika diubah ke kurs rupiah.

Buat sobat yang mau ikutan bisa juga masukan kode referal berikut ini: xLpjNxKl

Berikut bukti pembayaran dari Surveyon:



3. Blogging
Lebih butuh effort dari dua pilihan di atas dan bagi sebagian orang mungkin sudah old school, tapi percayalah jika sobat tekun juga bisa jadi penghasilan tambahan di rumah apalagi untuk yang hobi menulis.

Langkah pertama harus membuat blog terlebih dahulu, sobat bisa pilih platform seperti Blogger dari Google atau Wordpress, pastikan untuk membeli top level domain seperti com, id, co.id atau yang lain agar lebih profesional.

Buat tulisan, bagikan di sosial media agar banyak pengunjung dan pembaca blog kita. Setelah dirasa sudah memilki pengunjung harian yang konsisten saatnya untuk mendaftarkan berbagai program monetasi di bawah ini:


a. Google Adsense
Pilihan paling umum dalam memonetasi blog adalah menggunakan Google Adsense sebuah program layanan iklan dari Google. Setelah mendaftar dan disetujui, Google Adsense akan memasang iklan di blog kita, penghasilan dihitung berdsarkan jumlah klik pada iklan tersebut.

Pembayaran diberikan setelah memenuhi minimal saldo yaitu 100 dollar Amerika atau kalau menggunakan standar rupiah sebesar Rp1.300.000 akan dibayarkan setiap tanggal 21 lewat bank lokal Indonesia.

Bukti pembayaran dari Google Adsense:





b. Seedbacklink
Seedbacklink adalah platform jula beli link, kita sebagai pemilik blog atau web disebut publisher bisa mendaftar dan menawarkan blog kepada para advertiser.

Publisher bisa menentukan harga untuk setiap artikel yang akan ditayangkan dan berapa banyak link yang boleh dicantumkan. Jika ada pesanan akan ada pemberitahuan lewat Whatsapp dan email, setelah mengerjakan order tersebut kita harus mengirimkan link artikel yang sudah ditayangkan.

Sebagai catatan, Seedbacklink mengenakan potongan 25% dari harga yang dibayarkan, jadi sebelum menentukan harga saran saya pikirkan matang-matang karena jika suatu hari sebagai publisher kita ingin mengubah harga tersebut bakal dikenakan biaya Rp20.000.

Pembayaran dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan yaitu di tanggal 5 dan 25 dengan waktu proses permintaan 3 hari, jadi sebelum sobat mengajukan penarikan pembayaran jangan lupa cek kelender ya.

Kuncinya adalah sering dapat order, jadi bayaran yang kecil akan jadi banyak juga akhirnya.

Bukti pembayaran dari Sedbacklink:






b. Bazoom
Bazoom adalah platform seperti Seedbacklink tapi dari luar negeri, sistem pendaftarannya kurang lebih sama dengan mengajukan website milik kita. Bedanya tarifnya ditentukan dengan mata uang dollar Amerika.

Saat dapat order akan ada pemberitahuan lewat email, jadi kuncinya paling tidak cek email setiap hari, jaga-jaga kalau ada pesanan.

Setelah kita mengerjakan ordernya uang akan masuk akun dan bisa dicairkan setiap tanggal 1 di awal bulan. Karena mata uangnya dollar, sobat harus punya akun PayPal.

Sebagai informasi jika menarik pembayaran lewat PayPal, Bazoom akan mengenakan potongan 5 dollar.

Bukti pembayaran dari Bazoom:





Oke sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Pekerjaan Sampingan WFH Yang Beneran Dibayar Beserta Buktinya, Shopee Affiliate, Surveyon, Google Adsense, Seedbacklink dan Bazoom, semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar

11 Cara Ngurangin Scrolling Sosmed Biar Gak HP Terus Agar Bisa Konsentrasi Satu Pekerjaan

0
 


Campusnesia.co.id - Kita berada di era, dimana internet dan gadget sudah menjadi bagaian dari hidup sehari-sehari. Merujuk pada data APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dalam Laporan Survei Penetrasi Internet Indonesia yang dirilis setiap tahun. Data terbaru (2024-2025) menunjukkan pengguna di Indonesia mencapai 79,5% hingga 80,6% dari total populasi. Dari data tersebut 98% lebih pengguna internet memiliki akun medsos dan menjadikan media sosial sebagai alasan utama orang Indonesia mengakses internet.

We Are Social and Meltwater melaporkan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan 3 jam 8 menit hingga 3 jam 15 menit per hari (data awal 2024-2025). Hal ini menempatkan Indonesia secara konsisten 10 besar negara dengan durasi penggunaan media sosial tertinggi di dunia.

Gen Z dan Milenial masuk kategori kelompok aktif, dengan rata-rata 4 hingga 6 jam per hari. Data menunjukkan bahwa pengguna Indonesia sangat loyal pada aplikasi berbasis video mulai dari TikTok dengan penggunaan rata-rata 44 jam 54 menit per bulan (hampir 1,5 jam/hari). YouTube rata-rata 29 jam 04 menit per bulan, WhatsApp rata-rata 24 jam 17 menit per bulan dan Instagram dengan ata-rata 14 jam 57 menit per bulan.

Dari sisi popularitas terdapat 5 sosial media dengan jumlah pengguna terbanyak di Indonesia, yaitu:  TikTok ±180 juta pengguna menjadi platform dengan pertumbuhan tercepat dan durasi tonton tertinggi. YouTube  ±151 juta pengguna, WhatsApp Digunakan oleh sekitar 90,8% pengguna internet di Indonesia utama untuk komunikasi, Instagram: ±108 juta pengguna. Facebook ±121 juta pengguna masih sangat kuat di segmen usia dewasa dan paruh baya.

Tingginya angka penggunaan harian sosial media tersebut tidak jarang mengganggu konsentrasi apalagi dengan maraknya konten video pendek yang berdampak pada Attention Span yaitu penurunan kemampuan untuk fokus pada satu hal dalam waktu lama atau Sustained Attention yang bisa berdampak dari Brain Rot yang secara harfiah berarti "pembusukan otak". Istilah ini populer di kalangan Gen Z dan Milenial bahkan menjadi Word of the Year 2024 menurut Oxford, merujuk pada penurunan kualitas kognitif, daya ingat, dan kemampuan berpikir kritis akibat terlalu banyak mengonsumsi konten berkualitas rendah yang sangat cepat.

Belum terlambat untuk mengatasi dampak sosial media ini, salah satu cara yang paling afektif adalah dengan Digital Detox atau puasa media sosial dengan melatih kembali fokus dengan aktivitas lambat dan mengurangi penggunaan sosial media.

Lewat postingan kali ini, berikut kami hadirkan informasi tentang Cara Ngurangin Scrolling Sosmed Biar Gak HP Terus Agar Bisa Konsentrasi Satu Pekerjaan. Apa saja? ini dia daftarnya: 


1. Membersihkan Rumah
Melakukan kegiatan bersih-bersih bisa membuat kita melepas kecanduan scrolling sosmed. Mulailah dari hal sederhana dan ringan misalnya membersihkan kamar tidur atau kamar kos. Jika sudah mulai terbiasa bisa ditambah dengan membersihkan ruang keluarga dan seisi rumah hingga halaman rumah. 

Selain mengurangi kecanduan pada gadget dan sosial media, aktifitas membersihkan rumah ini juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh karena akan mengeluarkan keringat.



2. Menggambar dan Mewarnai
Bagi sobat yang punya bakat bisa mulai menggambar di kertas, melukis di kanvas dan mewarnai. Mungkin terdengar sebagai kegiatan anak-anak, namun hal tersebut cukup efektif melatih konsentrasi, kreatifitas dan fokus sehingga sejenak bisa melupakan sosmed.
 

3. Belajar Memasak - Baking
Belajar memasak dan memanggang roti atau kukis bisa juga jadi alternatif mengalihkan fokus ketergantungan pada sosial media. Bagi sobat yang hobi makan hal ini akan mengajarkan kesabaran bahwa untuk menikmati sebuah hidangan harus melewati proses pembuatan terlebih dahulu.


4. Membaca Buku
Buku apapun, tidak melulu harus tema berat dan serius. Bisa juga buku dengan cerita ringan, novel bahkan dongeng. Jika sudah terbiasa maka membaka buku bakal jadi obat ampuh dalam mengurangi scrolling sosmed. Membaca juga bermanfaat menambah pengetahuan baru, melatih imajinasi serta empati.



5. Memelihara Hewan
Sekali lagi tidak harus hewan yang besar seperti anjing atau kucing, kita bisa mulai dari yang mudah dalam pemeliharaannya seperti ikan, burung bahkan jangkrik. Atau kalau mau yang lucu-lucu bisa juga memilih kelinci atau hamster cocok untuk anak kos.


6. Merajut dan Menyulam
Hobi dengan benang ini bisa melatih kesabaran dan kreatifitas, hasilnya bisa digunakan seperti kaos kaki, topi hingga kardigan atau selimut. Jika sobat ingin lebih serius merajut bisa juga jadi bisnis sampingan.


7. Ikut Komunitas
Mengikuti komunitas bisa bermanfaat dalam menjalin hubungan dengan orang baru, sekedar mengobrol dan bertukar cerita serta perpekstif terhadap berbagai hal bisa memperkaya pemikiran kita sehingga bisa menghargai keragaman pola pikir orang lain.


8. Journaling atau Menulis
Journaling sesederhana menulis apa saja yang hari ini sudah kita jalani, hal yang menarik hingga mengambil hikmah peristiwa yang kita alami. Menulis bisa lewat diary dengan tulisan tangan atau menuangkan dalam blog personal. Menulis melatih kita mengungkapkan isi pikiran yang sering kali jadi persoalan karena berkutat di kepala kita saja. Menulis juga bermanfaat melatih menuangkan ide dengan runut serta mudah dimengerti orang lain.



9. Berkebun
Di era yang mulai tumbuh kesadaran terhadap gaya hidup sehat, berkebung di pekarangan rumah bisa jadi langkah awal yang bagus. Mulai saja dari tanaman sederhana seperti cabe, bawang, selada atau pakcoy yang bisa kita gunakan sebagai sayuran tambahan dalam hidangan harian.

Selain mengalihkan pada ketergantungan gadget dan sosmed, berkebun bisa jadi ketahanan pangan dan menghemat pengeluaran harian.



10. Bermain Board game
Gerasi millenial mungkin masih menikmati serunya bermain board game saat kecil yang setelah dewasa dengan hadirnya sosial media jadi jarang bahkan mungkin tidak pernah lagi.

Board game sederhana seperti ular tangga, uno, jenga dan kartu bisa melatih otak bermain strategi memaksa berfikir berulang kali dan memprediksi permainan lawan sehingga fokus bisa terlatih dan otak kembali terasah mengurangi ketergantungan dengan chat-gpt atau Ai lainnya.



11. Menerapkan Teknik Pomodoro
Teknik Pomodoro adalah metode manajemen waktu yang dikembangkan oleh Francesco Cirillo pada akhir 1980-an. Nama ini diambil dari bahasa Italia, Pomodoro, yang berarti tomat, karena saat itu Cirillo menggunakan timer dapur berbentuk tomat untuk mengukur waktu belajarnya. Teknik ini sangat efektif untuk melawan dampak "TikTok Brain" atau penurunan konsentrasi karena melatih otak untuk fokus secara intens dalam durasi singkat.

Berikut adalah langkah-langkah standar untuk menerapkannya:

a. Pilih Satu Tugas dengan menentukan satu tugas spesifik yang ingin diselesaikan hindari multitasking.

b. Atur Timer 25 Meni dan fokuslah sepenuhnya pada tugas tersebut hingga timer berbunyi. Satu sesi 25 menit ini disebut sebagai satu jendela kerja atau satu Pomodoro.

c. Istirahat Singkat (5 Menit), saat timer berbunyi, segera berhenti dan beristirahat. Gunakan untuk meregangkan tubuh, minum air, atau menjauh dari layar. Jangan buka media sosial pada jeda ini.

d. Ulangi dan lakukan siklus di atas sebanyak 4 kali.

e. Istirahat Panjang (15–30 Menit), setelah menyelesaikan 4 sesi Pomodoro, ambil waktu istirahat yang lebih lama sebelum memulai siklus baru.



Oke demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Cara Ngurangin Scrolling Sosmed Biar Gak HP Terus Agar Bisa Konsentrasi Satu Pekerjaan, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar


===
Baca juga:

Breaking News! Bupati Pati Sudewo Batalkan Kebijakan Kenaikan Pajak PBB-P2 250% Masyarakat Bayar Seperti Tahun 2024

0
 


Campusnesia.co.id - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Pati yang selama beberapa minggu ini dihebohkan dengan kebijakan Bupati Pati Sudewo yang menaikkan pajak PBB-P2 hingga 250%.

Hari ini, Jumat 08 Agustus 2025 mengutip video yang diposting oleh akun facebook Patinews, Bupati Pati Sudewo menyatakan bahwa kebijakan kenaikan pajak PBB-P2 tahun 2025 dibatalkan, masyarakat akan membayar pajak sesuai nominal tahun 2024, bagi yang sudah terlanjur membayar lunas pajak 2025 uangnya akan dikembalikan.



Berikut kutipan lengkap pernyataan dari video tersebut:

"Assalamu'alaikum wrwb, bapak ibu sekalian warga kabupaten Pati yang saya hormati dan saya banggakan. Saya didampingi bapak Kajari, bapak Komandan Kodim 0718, Bapak Kapolresta ingin menyampaikan bahwa: mencermati perkembangan situasi dan kondisi juga mengakomodir aspirasi yang berkembang Saya memutuskan kebijakan kenaikan PBB-P2 saya Batalkan, untuk menciptakan situasi aman dan kondusif dan dalam rangka memperlancar ekonomi dan pembangunan Kabupaten Pati.

Saya sampaikan berarti pembayaran pajaknya, akan kembali seperti semula yaitu seperti pada tahun 2024. Bagi yang sudah terlanjur membayar uang sisanya itu akan dikembalikan oleh pemerintah yang akan diatur teknisnya oleh BPKAD dan oleh kepala desa.

Saya sampaikan pula, bahwa saya tetap akan konsisten membangun Kabupaten Pati secara maksimal, melayani masyakarakat kabupaten Pati secara maksimal setulus-tulusnya. Jadi ini murni dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif dan juga tidak ada perubahan sikap dari saya, saya tetap tulus ikhlas untuk masyarakat Kabupaten Pati semuanya tidak ada yang saya bedakan. Maksimal pembangunan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. 

Demikian yang saya sampaikan bila ada sesuatu yang kurang berkenan selama ini Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kita kompak solid gotong royong membangun kabupaten Pati, demi kabutaten Pati maju, Kabupaten Pati kita cintai bersama.

Wassalamu'alaikum wrwb"


Sebelumnya ramai di media sosial facebook pada Selasa tanggal 5 Agustus terjadi perdebatan antara warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu yang sedang menggalang donasi di depan kantor bupati dengan Satpol PP yang hendak menyita air minum donasi masyarakat untuk demo yang akan digelar pada tanggal 13 Agustus 2025 nanti terkait kebijakan Bupati Pati Sudewo yang menaikkan pajak PBB-P2 hingga 250%.



Sumber video: Akun Facebook Patinews


===
Baca Juga:

Pemuda Harus Melek Digital, Refleksi Akhir Kuliah Alternatif Ke X

0
 



Campusnesia.co.idDunia sudah berkembang sejauh ini, teknologi informasi dan komunikasi semakin canggih, banyak peluang meraih pendidikan gratis, inilah saatnya untuk mencapai tujuan. Sejalan dengan hal tersebut Griya Peradaban hadir dengan menggelar Kuliah Alternatif ke 10 dan mengambil tema “youth empowerment in digital era” pada, sabtu 02/08/2025.

Dalam sambutannya, Pegiat Sri Pujiati menyampaikan rasa syukur karena telah selesainya rangkaian kuliah alternatif ke 10 ini dan mengucapkan terimakasih kepada para pengurus, peserta, pemateri dan semua yang terlibat dalam kegiatan ini  sehingga berjalan dengan lancar. Puji berharap dari awal hingga akhir kegiatan ini dapat memberikan dampak positif di masa depan untuk seluruh peserta dan seluruh keluarga besar Griya Peradaban, bisa bermanfaat bagi individu terutama dalam mengembangkan diri. Kemudian, para peserta di minta untuk membuat resume atau rangkuman materi setelah selesai Kegiatan. Tidak hanya itu, akan ada challenge untuk para peserta dan akan diberikan rewardnya juga.

Alumni Kuliah Alternatif 1 sekaligus pemateri pertama Infijarun Ni’am menyampaikan, Sociopreneur adalah seorang yang mengerti permasalahan sosial dan menggunakan kemampuan entrepreneurshipnya untuk melakukan perubahan sosial atau social change terutama meliputi bidang kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan. Karakteristik orang yang bersociopreneur diantaranya dapat menyelesaikan masalah kemasyarakatan, sebagai pembaharu, mempunyai gagasan yang sangat kuat untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat. Seorang sociopreneur dituntut untuk aktif, kreatif dan inovatif. Hal-hal kecil yang perlu ditanamkan dari sekarang yaitu berbagi kepada orang atau masyarakat, apalagi setelah menjadi pengusaha. Seorang pengusaha yang menghasilkan provide harus ikut berkontribusi kepada masyarakat dan ikut memberikan pengaruh kesejahteraan bagi lingkungan.

“Dulu saya selesai kuliah langsung ke KOPMA (Koperasi Mahasiswa), tapi bukan hidup diorganisasi melainkan menghidupkan organisasi. Kalau kegiatan itu diniatkan bersosial, kalau jiwanya kita diawal itu sudah pamrih atau menerima, kalau kata orang jawa ‘aku mangkat  oleh opo?’ ya nanti dapatnya itu tok, bukan selain yang diniatkan itu. Kalo diniatkan yowislah saya berniat ibadah mencari ilmu mendapatkan teman yang banyak insyaallah dapatnya lebih, tidak hanya materi secara keduniaan kan gitu. Ini yang perlu juga ditanamkan pada anak-anak sekarang. Jangan hanya mencari untungnya saja untuk diri sendiri. Kalau dalam masyarakat, implementasi sociopreneur yang bisa diterapkan contohnya seperti mengadakan kegiatan atau acara yang menghadirkan pemateri untuk membantu pemberdayaan masyarakat dan berkolaborasi dengan pemerintah terutama untuk membantu dalam hal pendanaan” jelasnya.

Ni’am juga menyampaikan dibeberapa lingkungan sekitarnya seperti di Semarang dan Banyuwangi ada sebuah organisasi sosial untuk membantu anak-anak terlantar dan anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya. Nah, kalau kita belum bisa seperti itu minimal bisa berkontribusi untuk membantu atau menyelesaikan masalah secara kreatif dan inovatif dilingkungan sekitar seperti tetangga, RT atau RW. Yang harus dilakukan oleh sociopreneur bagi para pemuda sekarang (agen of change) yaitu melaksanakan cita-cita, mengubah dan memperbaiki nilai-nilai sosial, mengenali berbagai peluang untuk melakukan perbaikan, selalu melibatkan diri dalam proses inovasi, adaptasi pembelajaran terus-menerus, bertindak tanpa menghiraukan berbagai hambatan, keterbatasan yang di hadapi, memiliki akuntabilitas dalam mempertanggungjawabkan hasil yang di capainya kepada masyarakat. Selain memikirkan kesejahteraan masyarakat kita juga harus bisa memikirkan kesejahteraan diri sendiri, salah satunya dengan kewirausahaan ini. Sejahtera bisa diartikan merdeka baik secara ekonomi maupun yang lainnya, dan ini harus diusahakan bukan diwariskan.

“Kalau sudah semester akhir coba sambil dipikirkan, apasih yang sudah kita lakukan, kira-kira seperti apa kondisi saya saat masuk kuliah dan saat saya mau menyelesaikan perkuliahan apakah sudah siap menghadapi dunia, kan gitu. Apakah sudah siap mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari dan apakah semuanya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai nanti malah temen-temen yang penting masuk kuliah, lulus ya lulus, mau ngapain ya terserah saya, nggak mau ngapa-ngapain juga nggak apa-apa, kan gitu. Ini kan berarti dia nggak ada keinginan untuk maju, padahal masa depan kita kan yang menentukan diri sendiri,  jangan sampai menyalahkan keadaan” pungkasnya.

Sementara itu, Khoirul Adib yang merupakan Alumni Kuliah Alternatif 4 sekaligus pemateri kedua menyampaikan, tantangan generasi muda adalah tingginya pengangguran, gaya hidup konsumtif, terbatasnya peluang kerja lokal dan kurangnya pemanfaatan teknologi secara produktif. Seseorang harus mempunyai mimpi yang besar, entah itu mau kerja dimana saja atau menjadi pengusaha sekaligus, membuat sesuatu yang berdampak mulai dari sekarang karena dunia digital tidak kenal batas, para pekerja mulai diganti dengan AI.

“Saya berasal dari UIN walisongo yang notabennya terkenal dari kampus berbacground agama, sekarang banyak pendidikan mulai dari kedokteran maupun dari saintex. Namun awal masuk saya tidak terpaku pada agama saja tapi saya punya keinginan, impian bahwa saya harus bisa lebih. Walaupun saya dari UIN tapi saya tetep bisa bersaing kok dengan jaz karung goni, dll. Karena kita punya peluang yang sama, kita sebagai mahasiswa punya kesempatan yang sama untuk bisa mendapatkan keinginan kita” ujarnya.

Internet mempunyai peluang besar di era digital, sosial media sekarang menjadi marketplace, siapapun bisa bikin konten, jualan dan bikin platform sekalipun. Contohnya aplikasi Tik Tok yang sekarang masih booming diseluruh manca negara. Nah ini menjadi kesempatan bagi Indonesia sebagai negara berkembang yang masih mencari jati diri, yang penting adalah kemauan belajar dan aksi nyata. Pemuda mempunyai modal keuatan super yaitu energi dan kreativitas tinggi, cepat adaptif terhadap teknologi, paham trend dan keberanian mengambil resiko.

“Kemarin saya sempat buka facebook dan di facebook itu banyak Gen Milenial sekarang bikin konten facebook pro, itu saya apresiasi juga. Nah, tapi perlu digarsibawahi kalau bikin konten juga harus ada valuenya, ada edukasinya, karena orang-orang Indonesia bikin konten-konten itu sangat random, kurang isi dari valuenya. Nah maka kita sebagai generasi Z coba bikin konten disitu yang ada valuenya, ada kebermanfaatannya bagi orang lain. Secara tidak langsung, kita disitu sudah bernilai amal, sudah berusaha mengajarkan orang sesuatu yang baik yang disitu akan menjadi shodaqoh jariyah juga bagi kita selain kita mendapatkan uang. Nah inilah mindset yang harus kita tanamkan, oh saya mengedukasi di youtube, mengedukasi di platform-platform media sosial sebagai ajang untuk berdakwah, untuk mengedukasi masyarakat, seperti itu” jelasnya.

Dijelaskan juga, Jenis-jenis bisnis digital sekarang ini diantaranya ada dropship/reseller/affiliate, Freelance, conten creator, digital product dan starup. Kemudian langkah mudah untuk memulainya yaitu temukan passion dan masalah disekitar, pilih model bisnis digital, bangun banding dan digital presence, konsisten dan evaluasi, kembangkan, ulangi. Contoh tool gratis yang dapat digunakan diantaranya ada canva, capcut, nation, shopee, Instagram, tik tok, dll. Ada juga platform freelance yang dapat digunakan seperti fiver, upwork, sribulancer, fastwork dan project.co.id.

“Saya punya ibarat gini, sekarang itu ibaratnya kita punya sabuk pengaman. Sejatuh-jatuhnya kita, segagal-gagalnya kita, sebangkrut-bangkrutnya kita, sehancur-hancurnya kita ketika kita berbisnis, kita belajar, kita masih ada rumah untuk pulang, yaitu orangtua maupun keluarga dirumah. Sekarang itu kita musti punya safety, yaitu pengaman dalam aktivitas kita, maka temen-temen silaka explore apa yang dipingini, jangan takut gagal karena kita masih punya keluarga, habiskan masa kegagalanmu sampai kamu bisa tumbuh. Tetapi jangan mengandalkan privilege yang kita punya, kekayaan orangtua misalnya. Mulai dari hal kecil dan lakukan secara konsisten. Jangan nunggu sempurna, mulai sekarang bangun sesuatu yang kamu cintai, nggak ada yang instan tapi semua bisa tumbuh. Dunia digital sudah buka pintu, tinggal kamu mau masuk atau nonton dari luar?” pungkasnya.



Kontributor : 
Khayatun Nufus

Pendampingan Penguatan Brand Awareness Peternakan Warga Kelurahan Pakintelan melalui Pengintegrasian dan Sosialisasi Pemanfaatan Bisnis Digital

0
 


Campusnesia.co.idSemarang, 9 Juli 2025 - Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 140 Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan penyuluhan bertema Digital Marketing untuk Masyarakat Umum yang berlangsung di Amrih Ngrembaka Farm, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunung Pati, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Undip, dengan bimbingan langsung dari tiga dosen pembimbing lapangan (DPL) yakni Anugrah Robby Pratama, S.Pt., M.Pt., Nur Maulida Wahyuni, S.Pt., M.Pt., dan Hanna Dzawish Shihah, S.Pt., M.Pt.

Penyuluhan digital marketing ini diwakili oleh kelompok 3 dari tim KKNT 140 berjumlah 15 mahasiswa yang ditujukan bagi warga Kelurahan Pakintelan untuk meningkatkan literasi digital serta keterampilan dalam memasarkan produk atau jasa melalui media sosial dan platform daring lainnya.

Kelompok 3 tim KKN-T 140 Memperkenalkan pentingnya bisnis digital dalam memperkuat eksistensi produk usaha warga lokal di dalam pasar, dengan cara peningkatan awareness warga terhadap Digital Marketing. Menggunakan sosial media sebagai alat bantu dalam meningkatkan promosi penjualan produk peternakan warga dengan tujuan agar produk yang dihasilkan dapat dikenal masyarakat luas,  Dimulai dari pemaparan mengenai pengantar bisnis digital kemudian dilanjutkan dengan fokus pada penggunaan platform sosial media seperti: pembuatan caption pada platform Instagram dan Facebook hingga penggunaan fitur-fitur pada WhatsApp Bisnis sebagai alat bantu promosi produk warga. Tak luput juga tim KKN-T Undip memberikan sosialisasi pembuatan linktree dan cara pengambilan gambar produk menggunakan kamera serta penyusunan company profile sebagai bagian dari penguatan produk usaha warga.


Acara berlangsung meriah dan partisipatif. Para peserta diberikan materi seputar pembuatan akun bisnis, pengenalan platform pemasaran digital, tips membuat konten menarik, serta strategi sederhana untuk menjangkau konsumen secara online.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan warga, penyuluhan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk berwirausaha secara digital, baik dari rumah maupun dalam skala lokal.



Editor:
Achmad Munandar

Sinopsis Drama Korea S Line, Tentang Garis Benang Merah Di Kepala Manusia

0
 


Campusnesia.co.id - Beberapa hari ini di sosial media Twitter (X) dan Facebook sedang tren foto orang dan garis benang berwarna merah di atas kepalanya. Hal ini disebut-sebut sebagai tanda berapa kali seseorang pernah berhubungan badan. Jika sobat pernah melihat postingan serupa dan penasaran dari mana referensi tren ini, jawabannya dari sebuah drama korea berjudul S Line yang tayang sejak 11 Juli 2025 yang lalu di channel Wavve.

Drakor ini diangkat dari webcomic berjudul "S Line” yang ditulis oleh Ggomabi dan diterbitkan pada tanggal 2 November 2011 hingga 22 November 2012 si situs Naver.

S Line disutradarai oleh Ahn Ju-Young dan merupakan debut pertamanya sebagai sutradara series setelah sebelumnya pernah menjadi sutradara untuk film layar lebar berjudul A Boy and Sungreen | Boheewa Nokyang (2019) dan pernah berperan dalam film Our Love Story | Yeonaedam (2016) sebagai pelajar wanita.


Sinopsis Drama Korea S Line
Tiba-tiba, garis merah muncul di atas kepala orang-orang. Garis merah ini menghubungkan orang-orang yang pernah berhubungan seks. Akibatnya, sisi memalukan atau rahasia seseorang terungkap. Orang-orang menyebut garis merah ini "Garis S".

Han Ji-Wook (Lee Soo-Hyuk) adalah seorang detektif dengan penampilan menarik dan jiwa bebas. Ia mengejar kebenaran di balik Garis S. Kyu-Jin (Lee Da-Hee) adalah seorang guru SMA dengan pesona yang unik. Shin Hyun-Heup (Arin) adalah seorang siswi SMA. Ia telah mampu melihat garis merah sejak lahir.


Daftar Pemeran Drama Korea S Line
Lee Soo-Hyuk sebagai Han Ji-Wook
Arin sebagai Shin Hyun-Heup
Lee Da-Hee sebagai Lee Kyu-Jin
Kim Dong-Young sebagai Oh Dong-Sik
Lee Eun-Saem sebagai  Kang Sun-A
Nam Kyu-Hee   Kim Hye-Young
Park Sung-Il sebagai  Bang Sung-Jin
Park Ye-Ni  sebagai Hee-Won
Lee Ga-Sub sebagai Oh Jung-Min
Kim Ro-A  sebagai Shin Hyun-Heup  kecil
Jang Sun  sebagai  Ibu Shin Hyun-Heup

Woo Ji-Hyun - Jung-Woo
Lee Han-Joo - Ji-Na
Lee Gwang-Hee sebagai Joon-Sun
Oh Woo-Ri - Lee Kyung-Jin
Hong Suk-Bin sebagai Han Hyo-San
Sung-Ryung - Soo-Min
Oh Seung-Jun - Lee Ji-Won
Byun Joo-Woo - staf panti jompo (ep.1)
Jeong Jae-Kwang - bartender (ep.2)
Yun Ki-Chang - guru olahraga (ep.2)
Jeong Tae-Seok - guru sejarah Korea (ep.2)



Poster Drama Korea S Line



Review Drama Korea S Line
Coming soon...

Apa Itu CDN? Kok Bisa Bikin Website Lebih Cepat dari Luar Negeri?

0
 


Campusnesia.co.id - Pernahkah Anda mengakses website dari luar negeri dan merasa kecepatannya tetap stabil, seolah-olah servernya berada dekat dengan lokasi Anda? Hal tersebut bukan terjadi secara kebetulan, melainkan karena adanya peran teknologi yang disebut Content Delivery Network (CDN) yang umumnya dikombinasikan dengan layanan cloud hosting

Tanpa CDN, akses ke website luar negeri akan terasa lebih lambat karena jarak fisik antara server utama dan pengguna yang terlalu jauh. CDN hadir sebagai solusi yang mengoptimalkan pengiriman data, sehingga pengalaman menjelajah internet pun menjadi lebih cepat dan efisien.


Mengenal Apa Itu CDN 

Bagi Anda yang baru mengenal dunia teknologi jaringan, CDN atau Content Delivery Network adalah sekumpulan server yang tersebar di berbagai lokasi strategis di seluruh dunia. Tujuan utamanya adalah untuk mendistribusikan konten secara merata ke berbagai wilayah geografis, sehingga pengguna dapat mengakses data dari server terdekat. 

Konsep ini juga dikenal sebagai jaringan terdistribusi, karena tidak hanya mengandalkan satu server pusat, melainkan banyak titik kehadiran (Points of Presence atau PoPs) yang tersebar secara global. Dengan demikian, lalu lintas data dapat dibagi dan dikelola lebih baik, memungkinkan permintaan pengguna diproses dengan lebih cepat.

Sebagai contoh, saat Anda membuka platform e-commerce besar seperti Amazon atau sekadar membuka media sosial seperti Facebook, Anda sebenarnya sedang menggunakan layanan CDN. Teknologi ini berfungsi untuk memperpendek jarak antara pengguna dan sumber data, meminimalkan hambatan akibat lokasi geografis. Hasilnya yang didapatkan akan berupa waktu muat halaman menjadi lebih singkat, penggunaan bandwidth lebih efisien, dan beban server utama pun berkurang. 


Manfaat Penggunaan CDN

Penggunaan CDN menjadi strategi penting bagi website modern yang ingin menjaga performa optimal di tengah tingginya permintaan pengguna dari berbagai lokasi. Berikut beberapa manfaat yang didapatkan dari penggunaan CDN:

1. Meningkatkan Performa dan Efisiensi
CDN mempercepat waktu muat halaman dengan meminimalkan latensi, yakni jeda saat data berpindah dari server ke pengguna. Server yang tersebar di berbagai lokasi memungkinkan konten dikirim dari titik terdekat, sehingga kecepatan akses meningkat. Selain itu, CDN membantu mengurangi penggunaan bandwidth melalui mekanisme caching, yang menyimpan salinan konten di lokasi sementara agar lebih mudah diakses kembali.


2. Memperkuat Keamanan Jaringan
CDN juga melindungi website dari potensi ancaman digital, seperti serangan DDoS, dengan cara mendistribusikan permintaan ke banyak titik. Fitur ini membuat website lebih tangguh terhadap lonjakan trafik yang tidak wajar. Selain itu, pembaruan otomatis pada sertifikat TLS/SSL membantu menjaga keamanan transmisi data.


3. Menjamin Ketersediaan Konten
Dengan menyebarkan beban server melalui berbagai node, CDN mampu mengurangi risiko downtime akibat kerusakan hardware atau lonjakan trafik mendadak. Hal ini sangat bermanfaat bagi layanan yang melayani banyak pengguna secara bersamaan, seperti streaming, e-commerce, hingga iklan multimedia.


Cara Kerja CDN

Content Delivery Network mempercepat akses situs web dari berbagai lokasi, termasuk luar negeri, dengan mendistribusikan konten melalui titik kehadiran (Point of Presence/PoP) di sejumlah wilayah geografis. Teknologi ini mengandalkan tiga prinsip utama: caching, akselerasi dinamis, dan komputasi logika edge. 

Caching memungkinkan penyimpanan salinan konten statis di server terdekat, sehingga saat pengguna dari lokasi jauh mengakses situs, data dapat dikirim langsung dari server lokal tanpa harus kembali ke server pusat. Untuk konten dinamis, CDN mempercepat proses dengan mengoptimalkan jalur komunikasi antara server CDN dan server asal melalui koneksi yang stabil dan algoritma perutean cerdas. 

Selain itu, komputasi logika edge memungkinkan pemrosesan awal langsung di server terdekat, seperti validasi permintaan dan optimalisasi konten, yang pada akhirnya mengurangi beban server utama. Dengan pendekatan ini, CDN memastikan situs dapat diakses lebih cepat, stabil, dan efisien dari berbagai lokasi di seluruh dunia.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, CDN merupakan solusi efektif untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan keamanan akses website dari berbagai lokasi, termasuk luar negeri. Dengan memanfaatkan caching, akselerasi dinamis, dan komputasi logika edge, CDN mampu mengurangi latensi, menjaga kestabilan koneksi, serta mempercepat waktu muat halaman secara signifikan. 

Teknologi ini sangat penting bagi situs modern dengan jangkauan global. Untuk mendukung performa maksimal, pastikan Anda menggunakan layanan terpercaya dan berkualitas dari DomaiNesia yang telah terbukti mampu mengintegrasikan teknologi CDN secara optimal ke dalam infrastruktur hosting Anda.

Memahami Pacific Standard Time (PST): Fitur-Fitur Utama

0


Campusnesia.co.id - Ketika Anda bekerja dengan perusahaan internasional dan mengikuti perkembangan teknologi terbaru, pemahaman tentang zona waktu menjadi keharusan. Salah satu zona waktu yang paling penting, terutama dalam konteks berinteraksi dengan perusahaan dari Amerika Serikat, adalah Pacific Standard Time (PST), atau Waktu Standar Pasifik. Dalam artikel ini, saya akan membahas di mana zona waktu ini digunakan, mengapa itu penting, bagaimana mengkonversi waktu antara PST dan zona waktu Indonesia, serta membahas zona waktu penting lainnya.


Zona Geografis PST: Di Mana Digunakan dan Mengapa Itu Penting?

PST mencakup wilayah pantai barat Amerika Serikat dan Kanada. Wilayah utama yang menggunakan zona waktu ini adalah negara bagian California, sebagian besar negara bagian Oregon, negara bagian Washington, serta sebagian British Columbia di Kanada. Penting untuk dicatat bahwa wilayah-wilayah ini merupakan rumah bagi kota-kota besar seperti Los Angeles, San Francisco, Seattle, dan Vancouver.

Silicon Valley, yang terletak di bagian utara California, adalah pusat inovasi dan teknologi tinggi dunia. Di sini, terdapat kantor pusat perusahaan-perusahaan raksasa seperti Google, Apple, Facebook, dan Tesla. Perusahaan-perusahaan ini menentukan laju perkembangan industri teknologi, dan banyak pengumuman penting, pembaruan aplikasi, serta peluncuran produk baru dilakukan sesuai dengan PST. Oleh karena itu, jika Anda bekerja dengan mitra dari wilayah ini atau hanya mengikuti perkembangan terbaru di dunia teknologi, pemahaman tentang PST menjadi sangat penting.

Selain itu, pentingnya PST juga terlihat di industri hiburan. Hollywood, yang berlokasi di Los Angeles, adalah pusat industri film dunia. Premiere film dan serial sering kali dilakukan sesuai dengan PST, dan jika Anda mengikuti perkembangan terbaru di dunia film atau acara televisi, Anda perlu memperhitungkan zona waktu ini. Hal ini juga berlaku untuk siaran langsung acara penting, seperti penghargaan Oscar atau acara olahraga internasional, yang sering kali berlangsung sesuai dengan waktu PST.

Pusat penelitian dan universitas, seperti Universitas Stanford dan Universitas California di Berkeley, juga berlokasi di wilayah yang menggunakan PST. Penelitian dan publikasi yang berasal dari institusi-institusi ini sering kali memiliki dampak global, dan kerangka waktu mereka juga sesuai dengan zona waktu ini. Oleh karena itu, jika Anda bekerja di bidang penelitian atau hanya mengikuti penelitian terbaru, penting untuk memperhitungkan PST.


Zona Waktu Utama: Waktu Universal dan Indonesia

Zona waktu memainkan peran penting dalam koordinasi waktu global. Waktu Universal, atau UTC (Coordinated Universal Time), adalah titik referensi untuk semua zona waktu lainnya. Indonesia, misalnya, mencakup tiga zona waktu yang berbeda: Western Indonesia Time (WIB), Central Indonesia Time (WITA), dan Eastern Indonesia Time (WIT).

● WIB (Waktu Indonesia Barat) berada di UTC+7 dan mencakup kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya.

● WITA (Waktu Indonesia Tengah) berada di UTC+8 dan digunakan di wilayah seperti Bali dan Makassar.

● WIT (Waktu Indonesia Timur) berada di UTC+9 dan mencakup kota-kota seperti Jayapura.


Memahami zona waktu ini menjadi penting jika Anda bekerja dengan mitra internasional atau kolega di berbagai wilayah Indonesia.

Pacific Standard Time berubah menjadi Pacific Daylight Time (PDT) selama periode musim panas, ketika jam dipindahkan satu jam ke depan. Praktik ini, yang dikenal sebagai konversi waktu musim panas, pertama kali diperkenalkan untuk menghemat energi. Idenya adalah untuk memperpanjang siang hari di sore hari, ketika aktivitas manusia dan konsumsi energi sedang tinggi. Konversi waktu musim panas memungkinkan pemanfaatan cahaya matahari alami yang lebih baik, yang pada gilirannya mengurangi kebutuhan pencahayaan buatan dan, dengan demikian, mengurangi konsumsi energi.

Di Indonesia, tidak ada praktik konversi waktu musim panas. Hal ini disebabkan oleh letaknya yang dekat dengan khatulistiwa, di mana panjang siang dan malam tetap hampir sama sepanjang tahun, sehingga tidak ada kebutuhan untuk mengatur ulang waktu untuk memperpanjang siang hari atau menghemat energi.


Prinsip Konversi Waktu: Dari PST ke Indonesia

Ketika bekerja dengan zona waktu yang berbeda, penting untuk mengkonversi waktu dengan benar agar terhindar dari kesalahpahaman dan tidak melewatkan pertemuan atau acara penting. Sebagai contoh: jika di Los Angeles saat ini pukul 10:00 pagi PST, maka di Jakarta (WIB) akan menjadi pukul 01:00 dini hari keesokan harinya. Perbedaan antara PST dan WIB adalah 15 jam, yang berarti Anda harus menambahkan 15 jam ke PST untuk mendapatkan waktu setempat di Jakarta.

Misalnya, jika konferensi telepon dijadwalkan pada pukul 16:00 PST di Los Angeles, maka di Jakarta akan terjadi pada pukul 07:00 pagi keesokan harinya. Demikian juga, jika Anda bekerja dengan kolega di Bali (WITA), Anda perlu menambahkan 16 jam ke PST, dan untuk bekerja dengan kolega dari Jayapura (WIT), tambahkan 17 jam.

Memahami perbedaan ini membantu dalam membangun interaksi yang efektif dengan mitra internasional, mengatur pertemuan online, dan mengikuti perkembangan penting di dunia teknologi.


Kesimpulan
Pacific Standard Time adalah zona waktu yang penting untuk bekerja dengan perusahaan Amerika, terutama di industri seperti teknologi tinggi dan hiburan. Memahami cakupan geografis zona waktu ini, serta konversi waktu yang tepat antara PST dan zona waktu Indonesia, akan membantu Anda lebih baik dalam beradaptasi di dunia bisnis dan teknologi global. Apakah Anda berencana untuk berpartisipasi dalam konferensi atau ingin mengetahui tentang perilisan film terbaru, pemahaman tentang fitur utama PST akan menjadi panduan yang andal.

Pelatihan Digital Marketing ala Mahasiswa KKN Undip, UMKM Semakin Go Digital

0


Campusnesia.co.id -  Sebuah angin segar berhembus bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mereka kini semakin terdorong untuk melek digital, seiring dengan maraknya pelatihan digital marketing. Salah satu program pelatihan yang tengah menjadi sorotan adalah yang mengajarkan cara mengunggah konten di TikTok. Platform berbagi video pendek ini telah menjadi fenomena global, dan para pelaku UMKM pun tak ingin ketinggalan memanfaatkan peluang yang ada.

Para peserta pelatihan tidak hanya diajari cara membuat video yang menarik dan kreatif, tetapi juga bagaimana memanfaatkan fitur-fitur TikTok untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Mulai dari pemilihan musik yang sedang tren hingga penggunaan hashtag yang relevan, semua dibahas secara mendalam. Selain TikTok, pelatihan ini juga mencakup pemanfaatan platform media sosial lainnya seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Para peserta diajak untuk memahami bagaimana membangun merek yang kuat di dunia digital, serta cara berinteraksi dengan pelanggan secara efektif melalui media sosial.


Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar mereka. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital menjadi kunci keberhasilan bisnis di era modern. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Kolaborasi antar pelaku UMKM dapat memperkuat ekosistem bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Melalui pelatihan digital marketing, para pelaku UMKM tidak hanya menjadi pengguna pasif dari teknologi, tetapi juga menjadi kreator konten yang aktif. Mereka dapat memanfaatkan berbagai tools dan platform yang ada untuk menceritakan kisah merek mereka dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta, tetapi juga bagi perekonomian secara keseluruhan.



Penulis :
Andi Anandita Shabrina

Editor :
Achmad Munandar

Pengenalan Dan Pengoperasian Digitalisasi Marketing Di Desa Kedawung

0

Sumber: Dokumentasi Penulis


Campusnesia.co.idKedawung, Sragen (15/08/24) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro telah melakukan langkah konkret dalam mendukung pengembangan ekonomi desa dengan menyelenggarakan pelatihan digital marketing di Desa Kedawung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk-produk lokal melalui platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai salah satu program unggulan KKN TIM II di Desa Kedawung, dengan fokus pada pembuatan dan pengoperasian akun media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif. Mengingat tren digital yang terus berkembang, pemanfaatan media sosial menjadi krusial bagi pengembangan UMKM di desa ini.

Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan yang komprehensif, menggabungkan teori dengan praktik langsung. Peserta diajarkan bagaimana cara membuat akun di platform media sosial, strategi konten yang menarik, hingga teknik pengoptimalan algoritma agar jangkauan pemasaran lebih luas. Tim KKN juga memberikan wawasan mengenai pentingnya branding produk dan cara memaksimalkan penggunaan fitur-fitur yang disediakan oleh setiap platform.

Selain pelatihan terstruktur, tim KKN juga menerapkan metode door to door untuk menjangkau masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Metode ini terbukti efektif dalam memberikan pendampingan personal kepada para pelaku UMKM, memastikan bahwa setiap individu mendapatkan pemahaman yang baik mengenai penggunaan media sosial.

Untuk memperkuat dampak dari pelatihan ini, tim KKN juga mendorong para peserta untuk aktif dalam mengikuti perkumpulan yang diadakan oleh UMKM lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan jaringan yang kuat antar pelaku usaha di Desa Kedawung, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar yang lebih luas.

Penggunaan Instagram, TikTok, dan Facebook dipilih karena popularitas dan kemampuannya dalam menjangkau audiens yang luas. Instagram, dengan fitur visualnya yang kuat, sangat cocok untuk memamerkan produk-produk unggulan desa seperti kerajinan tangan dan makanan tradisional. TikTok, dengan algoritma yang mendukung konten viral, memungkinkan produk desa mendapatkan perhatian dalam waktu singkat. Sementara itu, Facebook, dengan basis penggunanya yang luas dan beragam, menawarkan peluang besar untuk membangun komunitas pelanggan yang loyal.

Melalui upaya ini, Mahasuswa KKN TIM II Universitas Diponegoro tidak hanya berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia di Desa Kedawung, tetapi juga mendukung percepatan transformasi digital yang menjadi kunci keberhasilan dalam era industri 4.0. Dengan semakin kuatnya penguasaan digital marketing oleh para pelaku UMKM lokal, Desa Kedawung diharapkan dapat menjadi salah satu desa unggulan dalam bidang pemasaran produk-produk lokal di Kabupaten Sragen.



Penulis: 
Bilal Althaf Dwi Abimanyu

Lokasi Kegiatan: 
Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Editor:
Achmad Munandar

Bijak Dalam Bermedia Sosial! Mahasiswa KKN UNDIP TIM II Menyelenggarakan Penyuluhan Etika Bermedia Sosial Yang Bijak

0
 


Campusnesia.co.id - Desa Nganjat, Klaten (13/08/2024) – Di zaman sekarang, tidak dapat ditampik lagi bahwa kehidupan manusia saat ini sangat berhubungan dengan media sosial. Media sosial memegang pernana penting dihampir segala lini masyarakat. Mulai dari mengirim pesan kepada teman, berbagi informasi, hingga mencari suatu informasi yang sedang hangat di masyarakat. Sehingga, tidak heran lagi apabila ada yang menyebutkan media sosial telah menjadi salah satu kebutuhan penting hampir setiap orang. 

Penggunaan media sosial ini dapat dilakukan secara bebas tanpa adanya batasan waktu dan tempat. Akan tetapi, dengan adanya kebebasan tersebut masyarakat mulai mengabaikan dan melupakan norma dan etika kesopanan ketika berselancar di platform media sosial misalnya Instagram, Facebook,Twitter, YouTube, TikTok, dan sebagainya. Melalui media sosial terkadang kita dengan mudah menemui konten-konten sensitif seperti konten dengan isu politik, agama, suku, dan ras. Selain itu, masih banyak juga yang menggunakan media sosial untuk melakukan tindakan yang tidak baik, seperti menyebar hoax, pornografi, cyberbullying, dan lain sebagainya. 

Melihat permasalahan di atas, sebuah inisiatif edukatif digagas oleh Kharisma Diva Salsabila, seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP), yang berfokus pada program kerja monodisiplin berjudul “Etika Bermedia Sosial: Menciptakan Ruang Digital yang Positif dan Aman.” Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2024 di Kantor Balai Desa Nganjat. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam bagi remaja-remaja di Desa Nganjat mengenai bagaimana menggunakan media sosial dengan bijak dan jangan sampai menyalahgunakan media soaial.

Kegiatan dilaksanakan dengan mengajak remaja-remaja di Desa Nganjat untuk mengetahui dan memahami apa itu media sosial dan jenis-jenis platform media sosial itu sendiri. Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan kepada remaja-remaja di Desa Nganjat mengenai etika hukum dalam menggunakan media sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dengan edukasi tersebut, diharapkan remaja-remaja di Desa Nganjat tidak mudah untuk termakan berita hoax, menyebarkan ujaran kebencian, pornografi, dan penyalahgunaan data pribadi sehingga para remaja dapat terhindar dari hal-hal negatif dan lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial. 

Guna menjaga kelanjutan program kerja, mahasiswa juga menyerahkan booklet fisik dan booklet digital kepada remaja-remaja di Desa Nganjat sehingga nantinya dapat dipelajari kembali dan diterapkan dalam menggunakan media sosial.   



Editor:
Achmad Munandar