Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ma dong seok. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ma dong seok. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Biografi Ma Dong Seok dan Daftar Film serta Drama yang Dibintanginya

0
 



Campusnesia.co.id - Jika Hongkong punya Donnie Yen, Indonesia ada Iko Uwais dan Thailand memiliki Tony Jaa, maka Korea Selatan punya Ma Dong-Seok yang juga dikenal dengan nama panggilan Don Lee.

Sebagai aktor dengan spesialisasi genre action, Ma Dong-Seok punya ciri khas yang membuatnya beda dengan aktor lain. Badannya gempal cenderung gemuk mengingatkan kita pada aktor laga kawakan Sammo Hung namun punya skill bertarung yang mengesankan. Alih-alih menggunakan Kungfu, Karate atau Silat Ma Dong-Seok terkenal dengan gaya berantem menggunakan bogem atau tinju yang terbayang kekuatannya sekali pukul lawan langsung ambruk dibuatnya.


Biografi Ma Dong Seok aka Don Lee

Ma Dong-seok memiliki nama lahir Lee Dong-seok lahir pada tanggal 1 Maret tahun 1971, yang juga dikenal sebagai Don Lee adalah seorang aktor Korea Selatan - Amerika. Ia dikenal karena memainkan peran pendukung dalam film The Neighbor, Nameless Gangster: Rules of the Time, dan The Unjust. Ia juga memainkan peran utama dalam Norigae, Murderer dan One on One.

Di bawah nama aslinya yang di-Westernisasi-kan Don Lee dan sebelum ia berakting, ia sempat menjadi pelatih pribadi artis seni bela diri campuran Mark Coleman dan Kevin Randleman Dia menggunakan nama Don Lee karna orang-orang Amerika susah jika memanggilnya dengan sebutan Ma Dong-Seok dan pada saat dia tinggal disana.

Ma Dong Seok punya tinggi 180cm, mengurip laman asianwiki sang istri bernama Ye Jung-Hwa, dalam karirnya Don Lee banyak mendapatkan penghargaan, misalnya Best Supporting Actor dalam film The Neighbors dalam ajang penghargaan BaekSang Arts Awards ke 49 tahun yang digelar pada tanggal 9 Mei tahun 2013.



Daftar series yang pernah dibintangi Ma Dong Seok aka Don Lee

1. Team Bulldog: Off-duty Investigation tayang di OCN tahun 2020) sebagai  Jin Woo-Taek

2. Squad 38 tayang di OCN tahun  2016 sebagai Baek Sung-Il

3. Bad Guys tayang di OCN tahun  2014 sebagai Park Woong-Cheol

4. Shut Up Flower Boy Band tayang di tvN tahun 2012) sebagai Guru

5. Me Too, Flower! tayang di MBC tahun  2011) sebagai detektif

6. Dr. Champ tayang di SBS tahun 2010) sebagai Oh Jung-Dae

7. Swallow the Sun tayang di SBS tahun 2009) sebagai Lee Kang-rae

8. Formidable Rivals tayang di KBS2 tahun 2008 sebagai Pyo Cheol-Ho

9. H.I.T tayang di MBC tahun 2007 sebagai Nam Seong-Sik



Daftar film yang pernah dibintangi Ma Dong Seok aka Don Lee

1. Norigae 2013 (Lee-jang hoo)

2. Marriage Blue 2013 (Geon-Ho)

3. The Cronicles of Evil 2015 (Detektif OH)

4. The Murderer 2014 (Joo-hyeop)

5. Train To Busan 2016 (Sang-Hwa)

6. Deep Trap 2015 (Park Seong-cheol)

7. Drailed 2016 (Hyung-suk)

8. The Bros 2017 (Lee Suk-Bong)

9. The Seol-Mate 2018 (Jang-su)

10. Unstoppable 2018 (Kang Dong-cheol)
     Baca di sini: Review Film Aksi Korea Unstoppable

11. The Villager 2018(Yeok Gi-cheol)
      Baca di sini: Review Film Korea The Villagers 

12. Champion 2018 (Baek Seung-min)

13. The Bad Guy : Reign of Chaos 2019 (Park Woong-cheol)
     Baca di sini: Review Film The Bad Guys

14. Start Up 2019 (Geo-seok)
      Baca di sini: Review Film Korea Start UP

15. The Gangster, The Cop, The Devil 2019 (Jang Dong-soo)

16. The Outlaws 2017 (Ma Suk-Do)
      Baca di sini: Review Film Aksi Korea The Outlaws

18. Ashfall (2020)
     Baca di sini: Review Film Ashfall

17. The Ethernals 2021 (Gilgamesh)
       Baca si sini: Review Film MCU The Eternals

17.The Roundup 2022 (Ma Suk-Do)

18. The Roundup: Punishment (2024) sebagai Ma Suk-Do

19. Badland Hunters (2024)

20. Nonstop (TBA)


Daftar penghargaan yang diraih Ma Dong Seok aka Don Lee

TahunPenghargaanKategoriKarya yang dinominasikanHasilRef.
201233rd Blue Dragon Film AwardsBest Supporting ActorThe NeighborNominasi
201349th Baeksang Arts AwardsMenang
22nd Buil Film AwardsNominasi
17th Puchon International Fantastic Film FestivalIt AwardN/AMenang
20165th APAN Star AwardsBest Supporting ActorSquad 38Nominasi
25th Buil Film AwardsFamilyhoodNominasi
37th Blue Dragon Film AwardsTrain to BusanNominasi
20178th KOFRA Film AwardsMenang
11th Asian Film AwardsNominasi
53rd Baeksang Arts AwardsNominasi
22nd Chunsa Film Art AwardsNominasi
2018Golden Egg AwardsBest ActorThe OutlawsMenang
54th Baeksang Arts AwardsBest Actor (Film)Nominasi
23rd Chunsa Film Art AwardsBest ActorNominasi
2nd Korea China International Film FestivalBest ActorMenang


Demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Biografi Ma Dong Seok dan Daftar Film serta Drama yang Dibintanginya, semoga bermanfaat sampai jumpa.

Sumber:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Ma_Dong-seok
- https://asianwiki.com/Ma_Dong-Seok



Alur Cerita dan Review Film Korea The Roundup No Way Out, Kembalinya Ma Dong Seok dengan Tinju Mautnya 11 Hari Raih 7 Juta

0
 


Campusnesia.co.id - Bioskop korea selatan yang sedang mengalami kelesuan jumlah capaian penonton pada film lokal akhirnya pecah telur. Kehadiran film ke tiga dari franchise The Out Law yang jadi Round Up berhasil meraih 7 juta penonton dalam 11 hari.

The Roundup No Way Out adalah sekuel dari film sebelumnya masih dibintangi oleh Don Lee atau Ma Dong Seok dan rekor film keduanya berhasil meraih 12 juta penonton.

The Roundup: No Way Out (Hangul: 범죄도시3; RR: Beomjoedosi3; lit. Crime City 3) adalah sebuah film kejahatan aksi Korea Selatan tahun 2023 garapan Lee Sang-yong, dibintangi oleh Ma Dong-seok, Lee Joon-hyuk dan Munetaka Aoki. Ini adalah angsuran ketiga dari seri Crime City dan juga merupakan sekuel dari The Outlaws (2017) dan The Roundup (2022).

Pada bulan Mei 2022, Lee Joon-hyuk dilaporkan berperan sebagai antagonis baru dalam angsuran ketiga dari seri Crime City. Dalam sebuah wawancara pada Juni 2022, Lee Sang-yong mengungkapkan bahwa dia sedang mengikuti audisi untuk Crime City 3.

Fotografi utama dimulai pada 20 Juli 2022. Pada 15 November 2022, Ma Dong-seok memposting di Instagram bahwa syuting The Roundup: No Way Out telah berakhir.

Roundup: No Way Out dirilis pada 31 Mei 2023.


Sinopsis Film Korea The Roundup No Way Out
Detektif Ma Seok-do dan timnya dipromosikan ke Unit Investigasi Metropolitian di mana mereka bersiap untuk menghentikan Riki, pembunuh bayaran yakuza dan polisi kotor bernama Joo-seong cheol, yang saling bertarung untuk obat baru yang disebut " Hiper" yang menjadi populer di klub-klub di sekitar Seoul.

Detektif Ma Suk-Do (Ma Dong-Seok) bergabung dengan unit investigasi kejahatan baru yang dipimpin oleh Jang Tae-Soo (Lee Beom-Soo) dan termasuk Detektif Kim Man-Jae (Kim Min-Jae). Mereka melawan Joo Sung-Cheol (Lee Joon-Hyuk), yang merupakan putra dari keluarga chaebol yang kuat. Yakuza Jepang juga terlibat dalam kasus ini.


Pemeran Film Korea The Roundup No Way Out
Ma Dong-seok sebagai Ma Seok-do
Lee Joon-hyuk sebagai Joo Seong-cheol
Munetaka Aoki sebagai Riki
Lee Beom-soo sebagai Jang Tae-soo
Kim Min-jae sebagai Kim Man-jae
Lee Ji-hoon sebagai Yang Jong-soo
Jeon Seok-ho sebagai Kim Yang-ho
Ko Kyu-pil sebagai Cho rong-i
Choi Dong-gu sebagai Hwang Dong-goo
Hong Joon-muda sebagai Maha
Se-ho sebagai Tomokawa Ryo
Bae Noo-ri sebagai Mimi
Lee Jin-han
Bae So-muda
Park Sang Nam
Kang Yoon
Pergi Gun-han
Lee Hye-ji
Yeon Ye-rim
Kim Min


Poster Film Korea The Roundup No Way Out




Trailer Film Korea The Roundup No Way Out




Review Film Korea The Roundup No Way Out
Secara formula masih sama dengan film sebelumnya, karena memang yang ditonjolkan aksi tangan kosong Ma Dong Seok dengan tinjunya yang bisa membuat orang pingsan atau ke ahirat.

Justru itulah daya tariknya, adegan han to hand combat yang realistis, walau dalam film ketiga ini kita bakal melihat adegan laga dengan senjata tajam macam pedang katana.

Kabar menggembirakan karena Film Korea The Roundup No Way Out berhasil meraih 7 juta penonton dalam penayangannya selama 11 hari di bioskop korea yang tengah lesu capaian jumlah penonton terhadap film lokalnya.

Dengan nama besar Don Lee, adegan laga dan capaian jumlah penonton di film sebelumnya bisa estimasikan film ketiga ini bakal meraih jumlah penonton yang lebih banyak.

Pokoknya buat penggemar Ma Dong Seok wajib nonton deh, lihat tinju-tinju maut Don Lee. Selamat nonton.

Review Film Korea The Villagers, Ketika Ma Dong Seok Menjadi Guru BK Mengungkap Kasus Hilangnya Seorang Siswi




Campusnesia.co.id - Tahun 2018 Ma Dong Seok kembali hadir dalam sebuah film bergenre drama thriller dengan bumbu action. Film tersebut berjudul The Villagers tayang 7 November 2018 berdurasi 99 menit berhasil mendapatkan pendapatan kotor sebesar US$2,8 juta.

Film Korea The Villagers disutradari oleh  Im Jin-sun sedang untuk produser Seo Jong-hae dan naskah skenario ditulis Im Jin-sun.

Jajaran aktor dan aktrisnya tidak tanggung-tanggung ada Ma Dong-seok sebagai Yeok Gi-cheol, Kim Sae-ron sebagai Kang Yoo-jin, Lee Sang-yeob sebagai Ji Sung, Jang Gwang sebagai Ki-tae, Oh Hee-joon sebagai Dong-soo, Jin Seon-kyu sebagai Byung-doo, Shin Se-hwi sebagai Han Soo-yeon.

Trailer film The Villagers


Jalan Cerita film The Villagers
Yeok Gi-cheol yang diperankan oleh Ma Dong-seok baru saja keluar dari pekerjaannya sebagai pengajara di sekolah tinju, ia lalu pindah ke sebuah desa yang agak terpencil mendaftar lowongan sebagai guru BK di sebuah SMA khusus wanita.

Pekerjaannya lebih banyak menagih uang SPP siswa yang telat maupun belum bayar, hingga suatu hari ia melihat aktifitas bully pada seorang anak perempuan yang membawa poster orang hilang.

Ternyata siswa tersebut Kang Yoo-jin diperankan oleh Kim Sae-ron juga termasuk dalam daftar yang telat membayar SPP, dan satu nama yang ternyata temannya Han Soo-yeon diperankan oleh Shin Se-hwi yang sudah lama "pergi dari rumah".

sponsor

Di sinilah letak misterinya, apakah benar Han Soo Yeon pergi dari rumah atau ia diculik?

Hal yang perlu saya acungi jempol dari film The Villagers dan banyak film korea pada umumnya adalah banyaknya Twist dalam satu film, kita seakan-akan dibawa alur sudah mengetahui siapa yang baik dan jahat tetapi kemudian dialihkan dengan twist yang lain bahkan hingga last minute, sangat menarik.

Itulah kesan saya pada film yang awalnya sempat underestimate dengan sederhananya plot yang dibangun di awal. Tetapi semakin ke tengah dan menuju akhir plot twistnya sangat banyak.

Kang Yoo-jin pantang menyerah untuk terus mecari ke mana temannya pergi, petunjuk pertama adalah sebuah logo di kemasan korek api yang setelah ditelusuri adalah sebuah klub malam. Ia nekat masuk,m untung dikuti oleh sang guru Yeok Gi-cheol dan diselamatkan dari para genster.

Masalah semakin rumit, ketika salah seorang guru muda yang masih magang di sekolah yang sama ternyata adalah maniak pornografi, ia memasang kamera tersembunyi di toilet wanita dan sempat menculik Kang Yoo Jin dengan dalih ingin membantunya menemukan temannya.

Tensi semakin tegang, ketika diketahui bahwa sang guru muda magang adalah anak kepala sekolah, dan kepala sekolah ini sedang bertarung dalam ajang pemilu bupati lokal.

Banyak lah ya akhirnya, akhirnya di akhir baru kita tahu, bahwa pelaku pembunuhan Han Soo-yeon adalah kepala sekolahnya sendiri. Bagaimana ceritanya? suatu hari saat ia merasa butuh uang, ia ikut menjadi wanita oenghibur di sebuah kafe dan tamunya adalah kepala sekolah.

Ia dapat telpon neneknya sakit, ia bermaksud meminta ijin agar boleh pulang tapi tidak diberikan, ternyata ia mengenali lelaki itu adalah kepala sekolahnya, tak mau aibnya terbongkar ia memerintahkan anak buahnya untuk membereskan dan hilanglah Han Soo Yeon secara misterius.

Baru akhirnya nanti terungkap, saat Kang Yoo Jin juga dianggap berbahaya bagi sang kepala sekolah yang sedang mencalongkan bupati akhirnya ia akan dihabisi juga, parahnya anaknya kembali terlibat. Sang guru Yeok Gi-cheol beraksi dengan latar belakang sebagai pelatih dan atlet tinju ia berhasil menyelamatkan siswanya.

Kedekatanya dengan seorang polisi muda yang masih menjunjung tinggi keadilan akhirnya bisa mengungkap sekandal dan pembunuhan misterius ini. 

Film The Villagers yang tayang tanggal 7 November, merupakan salah satu dari 7 film korea rilisan November 2018 yang menarik untuk disimak, bersama Ode to the Goose (8 November), The Wrath (8 November), Unfinished (14 November), Happy Together (15 November), Beautiful Days (21 November) dan Unstoppable (22 November) yang juga dibintangi oleh Ma Dong Seok.

Secara keseluruhan sangat bagus film ini, rekomended untuk ditonton apalagi buat kalian yang nge-fan dengan Ma Dong Seok. Selamat menonton.

penulis: Nandar

Iklan

Review Film Aksi Korea The Outlaws 2017, Ma Dong Seok jadi Steven Seagle ala Korea



Campusnesia.co.id - Sebagai pecinta film laga, apapun filmnya jika sudah suka pemerannya pasti saya tonton, untuk Indonesia saya penggemar film-film Iko Uwais, untuk Mandarin saya jagoan saya Jackie Chan, Donnie Yen dan ketika mulai menyukai film-film korea saya coba mencari film apa yang tepat untuk mulai memilih aktor laga yang cocok.

Film aksi korea The Outlaws jawabannya, inilah film pertama yang membuat saya suka dengan aktor Ma Dong Seok atau lebih dikenal dengan nama panggung Don Lee. Seperti apa perannya dalam film The Outlaw ini? mari kita bahas.

Trailer Film The Outlaws


Pemeran
Ma Dong-seok sebagai Ma Seok-do Seorang petugas polisi di Unit Kejahatan Seoul yang tidak takut apa pun. Yoon Kye-sang sebagai Jiang Chen seorang penguasa kejahatan terkenal, dari Harbin, Cina, pemimpin Heilungbo (黒 龙 波, salah satu mafia Tiongkok) yang datang ke Garibong untuk menagih hutang. Jo Jae-yoon sebagai President Hwang dan Choi Gwi-hwa as Chief Jeon.

Disutradari oleh Kang Yoon-sung , produser oleh Yoo Yeong-chae, untuk naskah ditulis oleh Kang Yoon-sung, diproduksi Hong Film dan B.A. Entertainment. Rilis tanggal 3 oktober 2017 di korea berdurasi 121 minutes film ini berhasil meraih Box office US$100.10 juta.

Film ini juga meraih beberapa penghargaan misalnya Best Actor dalam 54th Baeksang Arts Awards, 23rd Chunsa Film Art Awards.

Sinopsis Singkat Film Korea The Outlaws (2017)
Sejak tahun 90-an Orang China-Korea membentuk perkampungan Cina di salah satu kota Seoul. Banyak Gangster yang menguasainya tempat hingga meminta jahat para pedagang. Ada beberapa geng di sana, Dikuasai oleh Bos Hwang Choon-Sik yang terbesar, lalu Chang Yi-Soo dan Dok-Sa. Mereka kadang tidak akur tetapi ada Detektif Ma Suk-Do yang selalu menjadi penengah untuk mereka.

Awal cerita dari pertumpahan darah dimulai ketika seorang rentenir Jang Chen dari Cina yang meminjami hutang kepada salah satu anak buah Dok Sa. Sebut saja, “Gasoline”, Dia tak mampu membayar hutang sekaligus bunganya dan akhirnya menjadi korban pertama di film ini hingga di potong tangannya. Pak Jang ternyata seorang gangster pelarian dan buronan di Cina. Dia dikenal dengan senjata tajam dan kapaknya.



Pemimpin Geng Dok-Sa, tak terima anak buahnya dianiaya, Dia akhirnya menemui, namun Dok Sa justru di bunuh. Kaki tangannya Do Seung-Woo menjadi pengkhianat. Sejak itu Jang Chen menjadi Pimpinan Geng yang sebelumnya milik Dok Sa. Mereka mulai mengusai beberapa tempat hingga geng lain. Ma Suk-Do dan tedektif lainnya mencari keberadaan mereka namun bos besar Jang Chen berada aman di tempat persembunyiannya.

Bahkan Jang ingin membunuh gangster besar Boss Hwang Choon-Sik teman dari Ma Suk Do atas suruhan seorang CEO perusahaan yang ingin mendirikan bangunan di tempat Hwang Choon Sik. Ma Suk-Do dengan bantuan warga berhasil melacak keberadaan Jang dalam pelarian ke luar negeri. Namun Ma Suk Do berhasil mengalahkannya.

Review
Secara tema besar film ini mirip dengan film aksi yang lain, seorang penjahat tidak bisa dihukum dengan hukum biasa. Maka diperlukan tindakan di luar hukum agar para penjahat mendapatkan hukuman atas perbuatanya.

Seperti pembuka saya diawal, melalui film The Outlaw saya menjadi suka dengan aktor Ma Dong Seok atau Don Lee, sebagai orang berbadan besar, gaya bertarungnya khas banget, tidak selincah Donne Yen, mungkin bisa disebut Steven Seagel nya korea. Tidak perlu banyak gerakan dalam bertarung tapi tetap mematikan, bayangin saja tamparannya saja membuat orang bisa pingsan.

Setelah film ini, saya menonton film-filmnya yang lain sebut saja Unstoppable, The Gangster, The Cop, The Devil, The Bad Guys: Reign of Chaos 2019, dan Ashfall.

Dari sisi film, hal yang saya suka film laga korea lebih realistis, dari gaya bertarun, luka-luka dan lainnya, bisa dibilang tidak terlalu lebay.

Nah sobat Campusnesia, itu tadi review dari film The Outlaws 2017 yang dibintangi oleh Ma Dong Seok a.k.a Don Lee, film mana favoritmu? tinggalkan di kolom komentar ya. sampai jumpa.

penulis: Nandar

Rekomendasi Film tentang Polisi, Intrik dan Plot Twistnya Membagongkan

0


Campusnesia.co.id - Salah satu tema film yang seru untuk ditonton adalah tema polisi, ada baiknya ada okumnya intrik dan sajian alur cerita dipadukan dengan ending penuh plot twist.

Lewat postingan kali ini, berikut kami hadirkan Rekomendasi Film tentang Polisi, Intrik dan Plot Twistnya Membagongkan.


1. The Departed
The Departed adalah film drama kriminal thriller Amerika Serikat tahun 2006 yang disutradarai oleh Martin Scorsese dan diproduseri oleh Brad Pitt, Brad Grey dan Graham King. Naskah film ini ditulis oleh William Monahan berdasarkan film Hong Kong Infernal Affairs karya Alan Mak dan Felix Chong. 



2. Infernal Affairs 
Infernal Affairs adalah sebuah film kriminal Hong Kong buatan tahun 2002 dan disutradarai oleh Andrew Lau dan Mak Siu Fai dengan naskah tulisan Alan Mak. 

Sammy, pemimpin Triad, mengindoktrinasi kelas rekrutan terbarunya. Anggota baru ini dipilih karena catatan mereka yang bersih tanpa cela dan akan segera menuju ke dunia kekerasan Triad Hong Kong. Lau adalah salah satu yang paling cerdas dari grup ini dan dipilih secara pribadi oleh Sammy untuk menyusup ke departemen Kepolisian Hong Kong.

Ketika Lau bergabung dengan akademi pelatihan untuk rekrutan polisi baru, dia menjalani sesi pelatihan yang penuh semangat. Para pemimpin di akademi kepolisian memilih rekrutan baru lainnya, Yan, sebagai yang terbaik dari kelompok itu dan Yan segera dikirim untuk menyusup ke Triad Hong Kong.

Sepuluh tahun kemudian polisi, yang dipimpin oleh SP Wong, semakin dekat dalam menangkap Sammy dan kelompok Triad-nya. Tahi lalat yang ditanam polisi dalam organisasi triad, Yan, kini telah naik pangkat menjadi salah satu antek Sammy yang paling tepercaya. Sammy dan gengnya akan menyelesaikan kesepakatan malam itu dengan sekelompok pengedar narkoba Thailand. 

Saat transaksi narkoba mulai terjadi, Yan petugas polisi yang menyamar, memasukkan kode morse ke mikrofon tersembunyi untuk didengar SP Wong. Saat SP Wong menerima pesan Yan, SP Wong memerintahkan kelompok polisinya untuk mengambil tindakan yang sesuai. Tidak diketahui semua orang, kecuali Sammy, tahi lalat yang ditempatkan Sammy ke dalam organisasi kepolisian, Lau kini telah bekerja keras di organisasi kepolisian dan sekarang menjadi bagian dari satuan tugas kepolisian SP Wong. 

Sementara, Yan, menyampaikan informasi waktu nyata tentang transaksi narkoba ke SP Wong, Lau menyampaikan informasi waktu nyata kepada Sammy. Permainan kucing dan tikus yang mematikan terjadi ketika kedua belah pihak menemukan bahwa ada seorang informan di masing-masing kelompok mereka.


3. A Hard Day
A Hard Day adalah sebuah film laga seru Korea Selatan tahun 2014 yang ditulis dan disutradarai oleh Kim Seong-hun, dan menampilkan Lee Sun-kyun dan Cho Jin-woong. Film tersebut terpilih untuk berkompetisi dalam sesi Directors' Fortnight dari Festival Film Cannes 2014. 

Detektif Gun-Soo (Lee Sun-Kyun) melewatkan pemakaman ibu mertuanya untuk menghadiri krisis di kantor polisi. Saat mengemudi ke stasiun, seorang pria muncul entah dari mana dan Detektif Gun-Soo menabraknya dengan mobilnya. Pria itu sudah mati dan Detektif Gun-Soo panik. Dia menyeret orang mati ke mobilnya dan melemparkannya ke bagasi mobilnya. Hari berat Detektif Gun-Soo baru saja dimulai.


4. Inside Man
Inside Man adalah sebuah film yang berasal dari negara Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2006 dan disutradarai oleh Spike Lee. Dibintangi oleh Clive Owen, Denzel Washington, Jodie Foster, dan masih banyak lagi. Film ini berlatar tempat di Kota New York.


5. Asura: The City of Madness
Istri Detektif Han Do-Kyung (Jung Woo-Sung) menderita kanker stadium akhir. Untuk istrinya, Han Do-Kyung melakukan sesuatu yang tidak akan dia lakukan, tetapi dia tertangkap. Han Do-Kyung mencoba menangkap Park Sung-Bae (Hwang Jung-Min) saat berada di bawah tekanan penuntutan.



6. The Roundup
Unit Kejahatan Besar Polisi Geumcheon diberi misi untuk memulangkan buronan yang melarikan diri ke Vietnam. Polisi garang Ma Seok-do (Don LEE) dan Kapten Jeon Il-man (CHOI Guy-hwa) secara intuitif menyadari bahwa ada yang salah dengan kesediaan tersangka untuk menyerahkan diri.

4 tahun telah berlalu sejak Detektif Ma Suk-Do (Ma Dong-Seok) memusnahkan Jang Chen dan kelompoknya.

Ma Suk-Do dan anggota timnya menerima misi untuk membawa tersangka, yang melarikan diri ke Vietnam, kembali ke Korea Selatan. Ma Suk-Do mengejar Kang Hae-Sang (Son Suk-Ku) di Vietnam dan kembali ke Korea Selatan.



7. L Storm 
L Storm berkisah tentang anggota Independent Commission Against Corruption (ICAC) Hongkong bernama William Luk (Louis Koo) yang sedang menyelidiki kasus pencucian uang. Namun Luk diketahui menerima suap dan ia pun diberhentikan dari ICAC dan ditangkap. Tidak terima, Luk berusaha mengungkap siapa dalang yang ada dibelakang kejahatan ini dan melakukan segala cara untuk membersihkan namanya.



8. Invisible Target 
Invisible Target adalah sebuah film aksi-kriminal-seni bela diri Hong Kong buatan tahun 2007. Diproduksi, disutradarai dan ditulis oleh Benny Chan Muk-Sing dengan co-penulis Rams Ling dan Melody Lui.



9. The Merciless 
The Merciless adalah sebuah film laga-kejahatan Korea Selatan tahun 2017 yang berdasarkan pada buku komik karakter fiksi dari PLUSMAKER Comics, yang disutradarai oleh Byun Sung-hyun, dan menampilkan Sol Kyung-gu dan Im Si-wan. Film tersebut dirilis di Korea Selatan pada 17 Mei 2017.

Jae-Ho (Sol Kyung-Gu) adalah seorang tahanan. Dia memegang kekuasaan paling banyak di antara narapidana dan membuat aturan untuk narapidana. Jae-Ho juga orang nomor 2 di geng kriminal di luar penjara. Dia cukup ambisius untuk mengejar posisi #1 setelah dia dibebaskan.

Suatu hari, Jae-Ho bertemu tahanan baru Hyun-Soo (Im Si-Wan). Hyun-Soo tidak mengikuti aturan penjara dan dia tidak tunduk pada siapa pun.



10. The Outlaws
The Outlaws adalah film cerita seru laga Korea Selatan tahun 2017 yang disutradarai oleh Kang Yoon-sung. Film ini dibintangi oleh Ma Dong-seok dan Yoon Kye-sang. 

Jang Chen (Yoon Kye-Sang) berasal dari Tiongkok dan sekarang bekerja sebagai rentenir di daerah Pecinan yang kumuh di Seoul. Dia didukung oleh antek haus darahnya Wei Sung-Rak (Jin Sun-Kyu) dan Yang-Tae (Kim Sung-Kyu). 

Jang Chen sangat brutal dalam metodenya untuk mengumpulkan uang. Sementara itu, Ma Suk-Do (Ma Dong-Seok) adalah seorang detektif di kawasan Chinatown Seoul. Dia mencoba untuk menjaga perdamaian, sementara dua geng Cina-Korea memperebutkan wilayah di lingkungan itu. Jang Chen bergerak untuk mengambil alih.



11. Copshop
Penipu cerdik Teddy Murretto (Frank Grillo) menyusun rencana putus asa untuk bersembunyi dari pembunuh bayaran Bob Viddick (Gerard Butler). Murretto meninju seorang polisi baru Valerie Young (Alexis Louder) untuk membuat dirinya ditangkap dan dikurung di kota kecil Pos polisi.



12. The Gangster, The Cop, The Devil
Jang Dong-Soo (Ma Dong-Seok) adalah bos geng di Cheonan. Dia menjadi target pembunuh berantai Kang Kyung-Ho (Kim Sung-Kyu). Jang Dong-Soo selamat dan dia adalah satu-satunya orang yang selamat dari serangan Kang Kyung-Ho. Detektif Jung Tae-Seok (Kim Moo-Yul) membenci anggota kejahatan terorganisir, tetapi dia bekerja dengan Jang Dong-Soo untuk menangkap pembunuh berantai Kang Kyung-Ho.



13. Midnight Runners
Ki-Joon (Park Seo-Joon) dan Hee-Yeol (Kang Ha-Neul) adalah mahasiswa baru di Universitas Kepolisian Nasional Korea. Mereka bukan siswa terbaik, tetapi mereka tulus ketika itu penting. 

Mereka memutuskan untuk pergi keluar suatu malam. Menjelang akhir malam mereka, mereka menyaksikan seorang wanita muda diculik. Ki-Joon dan Hee-Yeol mencoba melibatkan polisi, tetapi mereka menemui sikap apatis dan birokrasi. Kedua kadet polisi memutuskan untuk menyelamatkan nyawa wanita muda itu sebelum terlambat.


14. Hell or High Water
Hell or High Water adalah sebuah film drama kriminal neo-Barat Amerika Serikat tahun 2016 yang disutradarai oleh David Mackenzie dan ditulis oleh Taylor Sheridan. Ini mengikuti dua bersaudara (Chris Pine dan Ben Foster) yang melakukan serangkaian perampokan bank untuk menyelamatkan peternakan keluarga mereka, saat dikejar oleh dua Texas Rangers (Jeff Bridges dan Gil Birmingham). Itu adalah film terakhir yang diproduksi oleh OddLot Entertainment karena pembubarannya pada tahun 2015.

Hell or High Water ditayangkan perdana di bagian Un Certain Regard di Festival Film Cannes pada 16 Mei 2016, dan dirilis secara teatrikal di Amerika Serikat pada 12 Agustus 2016. Film ini mendapat pujian kritis, terutama untuk film Pine, Foster, dan Bridges. pertunjukan, skenario Sheridan, dan pengeditan. Itu meraup $ 37,9 juta dengan anggaran $ 12 juta. 

American Film Institute memilihnya sebagai salah satu dari sepuluh Film Tahun Ini, dan dinominasikan untuk berbagai penghargaan, termasuk empat nominasi Oscar: Film Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik (Bridges), Skenario Asli Terbaik, dan Penyuntingan Terbaik.




Demikian taadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Rekomendasi Film tentang Polisi, Intrik dan Plot Twistnya Membagongkan, sampai jump.

Sinopsis dan Review Film Aksi Korea Unstoppable 2018




Campusnesia.co.id -- Akhir pekan waktunya nonton bersama campusnesia, oke sobat film yang akan kita review kali ini dari negeri ginseng alias korea selatan. Bisa dibilang tidak sengaja, tertarik dengan pemain utamanya yaitu Ma Dong Seok juga dikenal sebagai Don Lee, penulis terkesan dengan akting dan aksinya di film berjudul Outlaw sehingga penasaran dengan film terbarunya ini, dan binggo ada aktris favorit Song Ji Hyo

Judul filmnya Unstoppable atau Seongnan Hwangso (Hangul: 성난황소), Film ini bertema penculikan yang mengangkat cerita don’t mess with the wrong guy, mengingatkan saya [ada film bertema serupa seperti Taken, Man from Nowhere atau Headhot dari Indonesia. Seperti apa filmnya? yuk simak ulasannya.


Trailer film Unstoppable 2018




1. Pemain dan Sutradara
Tayang bulan november 2018 lalu di Korea Selatan dan tanggal 2 Januari 2019 di Indonesia, film ini disutradarai oleh Kim Min-Ho, diproduseri oleh Jae-ho Jang, Kang Won Suk, Jang Won-seok, Park Joon-Sik dan dijajaran pemain utama ada Ma Dong Seok atau kita kenal sebagai Don Lee yang berperan sebagai Dong Chul seorang suami yang baik hati, rajin bekerja sebagai penjualan ikan dan sayang istri, berpasangan dengan Song Ji Hyo yang berperan sebagai istri Don Lee bernama Ji Soo. 

Berdurasi 1 jam 56 menit, Unstoppable berhasil mengumpulkan pendapatan Box office sebesar 11,6 juta USD+.

2. Jalan Cerita
Semua nampak baik-baik saja di awal film, Dong Chul dan partnernya bekerja sebagai penjual ikan di sebuah pasar. Ia nampak lugu dan baik hati hingga banyak customer yang menunggak pembayaran dan tak diapa-apakan. Nampaknya mereka sedang kesulitan finansial, hingga Dong Chul mencoba peruntungan dengan rencana bisnis King Crab (kepiting laut) yang sayangnya tanpa sepengetahuan istrinya. Terjadi riak dalam rumah tangga.

Masalah muncul. ketika ada insiden tabrakan di lampu merah,mobil Dong Chul dan Ji Soo ditabrak mobil di belakangnya yang ternyata di dalamnya adalah penjahat sindikat penjualan wanita.

sponsored content by


Ji Soo jadi target penculikan dan akan dijual, sang penjahat menelpon Dong Chul dan memberi uang penjualan yang tentu saja akan ditolak. Disinilah film menjadi seru.

Film ini akan mengisahkan perjuangan Dong Chul suami baik hati berbadan besar dalam upaya mencari dan menyelamatkan istrinya di sarang penyamun perdagangan wanita. Misi ini jadi penuh rintangan karena ada syarat uangnya penjahat harus dikembalikan yang ternyata sudah jadi barang bukti di kantor polisi, 

Bumbu komedi juga bisa kita nikmati dengan porsi yang tidak berlebihan ketika petualangan mencari petunjuk dan benang merah tentang komplotan penjahat ini.




3. Aksi
Tentu saja, apalagi yang kita tunggu dari dipajangnya bintang utama Don Lee selain aksi, yang membuat aktor bebadan kekar ini menarik bagi penulis ia punya gaya berkelahi yang khas dengan badan besarnya, tinjunya mantab. Sensasi yang sama saat menonton Donny Yen dengan gaya pertarungan bebasnya. Postur tubuh yang cenderung besar mengingatkan pada sosok Sammo Hung dari Hong Kong. Satu lagi, gaya berkelahi dan beladiri korea ini khas banget bagi anda yang jeli.

sponsored content by

Oh ya, bagi yang penasaran bagaiman penjual ikan di pasar yang kalem dan takut dengan istrinya bisa jago berkelahi, disebutkan dalam film bahwa masa lalu Dong Chul adalah orang yang gemar berkelahi, mungkin saja preman namun bertobat dan jadi "suami yang manis" setelah bertemu dengan Ji Soo.

4. Kesimpulan
Untuk hiburan cocok ditonton di akhir pekan, kejutan bagi penulis adalah hadirnya Song Ji Hyo yang sebelumnya tidak penulis ketahui. Endingnya jelas happy jadi jangan khawatir, nikmati saja filmnya. Kabar baik lain buat penggemar Ma Don Seok alias Don Lee ia akan berperan dalam film MCU phase 4 yaitu film marvel The Eternals sebagai Gilgamesh disebut sebagai yang paling kuat di antara The Eternals. Skor kami berikan 8/10. Selamat menonton.

Oh ya, banyak yang mengira film ini adalah drama korea unstoppable, ini film layar lebar ya guys.

Penulis: Nandar

Review Film The Bad Guys: Reign of Chaos, Dead Squad ala Korea



Campusnesia.co.id - Satu lagi film bagus dari Ma Dong Seok di tahun 2019, kali ini ceritanya sesuai judul adalah tim pemburu penjahat yang terdiri dari para penjahat, hah? gimana? iya betul semacam Dead Squad nya DC. 

Rilis di Indonesia 17 Oktober 2019, digarap oleh Sutradara Son Yong-Ho yang juga menyutradarai film The Deal 2019. Jajaran aktor selain Ma Dong Seok yang berperan sebagi Park Woong-Cheol ada juga Kim Sang-Joong berperan sbg Oh Goo-Tak, Kim A-Joong berperan sbg Kwak No-Soon, Chang Ki-Yong berperan sbg Ko Yoo-Sung dan Gang Ye-Won berperan sbg Yoo Mi-Young.

Jalan Cerita
Kepala 'Unit Kejahatan Khusus', Oh Gu-tak (KIM Sang-joong) mencari Park Woong-chul (Don LEE) si mantan gangster yang pernah bekerja sama dengannya, dan merekrut seorang penipu Kwak No -Soon (KIM A-joong), dan seorang polisi yang dihukum Ko Yoo-sung (JANG Ki-yong) menjadi tim baru. Dengan semangat baru 'BAD GUYS' telah menjadi lebih kuat dan lebih tangguh. Ketika mereka menggali lebih dalam kasus ini, mereka merasakan bahwa organisasi kejahatan yang jauh lebih besar berada di balik itu semua dan mereka mulai berburu para penjahat.

Review
Jalan cerita bisa dinikmati, sisi aksi natural dan enak dilihat, ada satu yang mencuri perhatian anak buah Ma Dong Seok yang ahli bela diri dengan kaki atau tendangan. mengingatkan saya pada film Wong Fei Hung. 

Ada pula sentuhan komedi, dan yang lebih menarik lagi penjahat utama di akhir film akan melarikan diri, karena memang film ini adalah spin off untuk serial yang akan tayang di tv nanti. Skor 7,5/10. Bagi yang kelewatan nonton di bioskop bisa nonton di Google Play Movie.


penulis: Nandar 


Review FIlm The Gangster, The Cop, The Devil 2019 Fans Ma Dong Seok Merapat

0

 



Campusnesia.co.id -- Apa jadinya jika seorang Gangster bekerjasama dengan Polisi untuk memecahkan kasus pembunuhan berantai dengan korban penuh luka tusuk? premis yang sederhana dan menarik karena kontradiksi yang dibangun antara hitam-putih baik-buruk peran preman dan polisi.

Film The Gangster, The Cop, The Devil adalah salah satu dari sekian banyak film aksi terbaik Ma Dong Seok rilis di indonesia 23 Mei 2019 dengan Sutradara Won-Tae Lee, dalam film ini Don Lee beradu akting dengan Kim Mu‑yeol dan Kim Sung‑kyu.

Jalan Cerita
Jadi ketua geng paling seram dan ditakuti, ternyata tidak membuat Jang Dong-su (Don Lee) selalu jadi yang pertama. Ia memang punya anak buah yang loyal, namun ia bisa saja kehilangan nyawa ketika diserang sesosok misterius.

Berita kalahnya Jang Dong-su menyebar. Sebagai ketua geng harga dirinya hancur. Ia mulai khawatir jika ini bisa dimanfaatkan oleh para kompetitornya. Satu-satunya cara memulihkan nama baiknya adalah dengan menemukan sang pelaku dan membalaskan dendam untuk mengembalikan harga dirinya.

Sial, bagi Jang Dong-su ia harus bekerjasama dengan Detektif Jung Tae-seok (Kim Moo-yeol). Dua latar belakang yang berbeda. Satu kriminal, dan satunya lagi adalah seorang polisi harus bahu membahu mencari sosok misterius.

Berkat bantuan sang detektif, pelan tapi pasti identitas sosok yang menyerang Jang Dong-su menemukan titik terang. Ternyata ia adalah pembunuh berantai yang selalu meninggalkan repihan-repihan jejak yang sulit untuk ditelusuri.

Berbagai investigasi pun dikerahkan hasilnya nihil. Baik pihak kepolisian dan ketua geng padahal punya misi yang sama. Siapa sebenarnya sosok misterius sang pembunuh berantai ini. 

Walau terkesan tidak fokus karena melibatkan 4 elemen konflik yaitu antar geng, geng dengan polisi dan tambahan pembunuh berantai, film ini tetap asyik di ikuti. Kita tahu Don Lee spesialis film aksi dengan gaya bertarung jalanan yang lebih realistis ditambah alur thriller yang membuat mencekam. Film ini juga lolos seleksi tayang di Festival De Cannes. 

Layak untuk ditonton, berhubung sudah tidak beredar di bioskop, sobat Campusnesia bisa menikmatinya di aplikasi video on demand Viu. Skore 7,5/10 selamat menonton, sampai jumpa.

penulis: Nandar 

Sinopsis dan Review Film Korea Start UP 2019 Persahabatan dan Perjuangan



Campusnesia.co.id -  Start Up merupakan film yang diadaptasi dari webcomic dengan judul yang sama yang telah dipublikasikan pada tahun 2014-2015. Webcomic ini ditulis oleh Jo Geum San, sedangkan naskah film sekaligus sutradara oleh Choi Jeong Yeol. 

Proses syuting dilakukan pada 8 Maret – 27 Juni 2019, dan film dirilis pada 18 Desember 2019. Genre film Start Up 2019 ini adalah Action, Comedy dan Drama.

Rating versi IMDb 6.4/10 dari 876 penggunan., berhasil memenangkan penghargaan Cine21 Movie Award 2019, Chunsa Film Art Awards 2020 dan masuk nominasi dalam Buil Film Awards 2020.


Trailer Film Korea Start Up





Daftar Pemain Film Korea Start Up 
Ma Dong Seok berperan sebagai Geo Seok
Park Jung Min berperan sebagai Go Taek Il
Jung Hae In berperan sebagai Woo Sang Pil
Yum Jung Ah berperan sebagai ibu Taek Il (Yoon Jeong Hye)
Choi Sung Eun berperan sebagai Kyung Joo
Kim Jong Soo berperan sebagai pemilik restauran (Pak Hong)
Kim Kyung Duk berperan sebagai Bae Goo Man
Yoo Kyung Ho berperan sebagai Dong Hwa
Ko Du Shim berperan sebagai nenek Sang Pil


Sinopsis dan Review Film Korea Start Up 
Start up mengisahkan tentang titik balik kehidupan Taek Il yang melarikan diri dari rumahnya karena ia tak ingin hidup seperti keinginan sang ibu. Taek Il bersahabat dengan Sang Pil, mereka  merupakan remaja berumur 18 tahun yang hidup dalam keluarga sederhana. 

Taek Il tinggal bersama ibunya yang dahulu adalah pemain voli dan kini bekerja di sebuah restoran bersama saudaranya, ia berjuang untuk memunuhi kebutuhan hidup anaknya dan berharap Taek Il untuk melanjutkan sekolahnya hingga kuliah. Namun Taek Il menolak, hingga suatu hari ia memutuskan kabur dari rumahnya. Hubungan Taek Il dengan sang ibu memang bagaikan air dan minyak.

Dengan uang pas-pasan ia nekat pergi tanpa tujuan pasti, hingga sampai lah ia di Gunsan provinsi Jeolla Utara. Dalam keadaan yang tidak disengaja ia bertemu dengan Kyung Joo, seorang gadis tomboi yang bisa dibilang memiliki tempramen buruk dan jago bela diri, Taek Il pun berakhir dipukuli. Saat ia berusaha mengejar Kyung Joo, sampailah Tek Il di restauran Cina, dengan sisa uangnya ia memesan Jajangmyeon seharga 3.000 won.

Keesokan harinya Taek Il kembali ke tempat tersebut dan melihat adanya lowongan sebagai petugas pesan antar. Sang pemilik restoran awalnya menolak karena mengetahui kondisi Taek Il yang kabur dari rumah, namun akhirnya ia justru menerima karena khawatir melihat kondisinya. 

Taek Il bekerja bersama Goo Man  dan Geo Seok sebagai sang koki yang masing-masing memiliki karakter unik. Geo Seok memiliki tubuh besar, rambut gondrong, dan terlihat menakutkan, namun selalu menyanyikan lagu Twice

Goo Man terlihat seperti pria pengecut dan ceroboh yang pelupa. Mereka tidur bersama di rumah sang pemilik restauran tersebut, namun Taek Il dan Geo Seok tak pernah akur, namun sebenarnya saling peduli, disinilah lucunya hubungan mereka.

Sementara Sang Pil mendapat tawaran pekerjaan dari kenalannya, Dong Hwa, yang ternyata bekerja pada seorang rentenir, yang mereka sebut Global Finance. Sang Pil merasa tak cocok dengan pekerjaannya, namun temannya terus meyakinkan, dan karena kondisi keuangan Sang Pil berusaha bertahan. 

Sang Pil hanya hidup berdua bersama sang nenek yang mengalami dimensia di usia tuanya. Hingga suatu hari ia harus menagih uang ke seorang pemilik toko yang terlihat seperti pecandu alkohol, Sang Pil terluka karena dipukuli. 

Merasa mendapat perlakuan yang tak adil, dengan penuh amarah keesokan harinya ia kembali ke tempat tersebut untuk balas dendam, disinilah ia mulai merasa pekerjaannya benar-benar tidak cocok dengannya. 

Taek Il mendapat telpon dari Sang Pil yang mengabarkan kalau ibunya terlihat membicarakan hal serius dengan beberapa orang kenalan di pinggir jalan. Meski Taek Il bersikap tak acuh, namun setelah mendapat gaji pertamanya, ia pulang ke rumah. Ia meninggalkan gajinya untuk sang ibu. Ibunya mulai membuka toko roti bakar, bertemu dengan ibunya, perdebatan pun mulai terjadi, Taek Il kembali ke restauran Cina. 

Kyung Joo tinggal bersama dua orang wanita yang sebelumnya ia temui di sauna, mereka menyewa tempat tinggal bersama. Suatu hari dua wanita tersebut berada di tempat tinggal mereka dengan membawa dua teman pria. 

Kyung Joo yang tak menyukainya menyuruh pria tersebut pergi, dengan beraninya ia mulai melawan pria itu, namun ia tak berdaya dan melarikan diri. Hingga sampailah ia di dekat restauran Cina, Taek Il masih kesal pada Kyung Joo mulai mengejarnya saat melihat ia berlari, dalam situasi rumit ini, Taek Il dan Goo Man justru menyelamatkan Kyung Joo. 

Beberapa hari kemudian Kyung Joo kembali ke restauran Cina dan bekerja paruh waktu disana, sang pemilik restauran menyuruhnya tidur di kamar almarhum putrinya. 

Pria tempo hari yang mengejar Kyung Joo kembali ke restautan dengan membawa beberapa teman, terjadilah kekacauan di restauran. Geo Seok yang dari awal hanya diam mencari aman, kali ini turun tangan ikut melawan mereka. 

Polisi datang, orang-orang tersebut akhirnya ditangkap karena kasus perdagangan seks, sedangkan polisi mengenali Geo Seok. Terungkaplah masa lalu Geo Seok. Dulu ia tak sengaja datang ke restauran setelah membunuh orang, Geo Seok menyelamatkan pemilik restauran yang mencoba bunuh diri setelah kematian putrinya. 

Sang Pil dan Dong Hwa mendapat teguran dari bos mereka. Jika masih tidak dapat melakukannya ia diminta untuk belajar lagi.

Sekelompok orang mendatangi Geo Seok ke restauran Cina, mereka adalah orang-orang kenalannya di masa lalu yang meminta Geo Seok untuk kembali ke kelompok mereka. Karena tak ingin terjadi hal buruk dengan restauran, ia akhirnya memutuskan untuk pergi.

Sang Pil melihat tempelan di toko roti milik ibu Taek Il yang mengatakan kalau bangunan ilegal akan segera di robohkan. Toko ini termasuk bangunan ilegal. 

Sang Pil menghubungi Taek Il. Kondisi restauran yang kacau, membuat bos mengatakan untuk libur selama seminggu. Taek Il dan Kyung Joo pun menemui ibu Taek Il. Namun sekali lagi terjadi perdebatan diantara mereka.

Taek Il menelpon Geo Seok untuk meminta bantuan, namun Geo Seok sedang dalam urusannya mengatasi kelompok lain yang mengancam kelompoknya dulu. 

Sang Pil kembali bekerja, kali ini ia pergi bersama sang bos dan temannya. Bos memutuskan untuk pergi ke tempat ibu Taek Il. Sang Pil yang mengetahui hal ini tak bisa melakukan apa-apa. Taek Il juga ada disana, terjadilah perkelahian yang tak dapat dihindari karena uang gaji pertama Taek Il yang diambil paksa. 

Pertemuan Geo Seok berakhir dengan perkelahian namun ia menakuti orang-orang disana meski akhirnya ia tertusuk pisau. Geo Seok dijemput kenalannya, mereka berhenti di sebuah restauran dan Geo Seok memasak Jajangmyeon untuk makan malam mereka. Ia menyadari bahwa pekerjaannya sebagai koki yang paling cocok dengannya.

Toko pun dihancurkan. Taek Il dan ibunya juga harus segera pindah rumah karena rumah tersebut juga bangunan ilegal. Mereka pun sementara pindah ke rumah Sang Pil bersama sang nenek. 

Sembari menunggu pesanan ayam, mereka mengupas kacang bersama. Pesanan ayam datang, ternyata Dong Hwa telah berhenti bekerja dan membuka restauran ayam, dan merasa dirinya kini memiliki pekerjaan yang lebih cocok dengannya.

Geo Seok mengajari Goo Man menjadi koki. Restauran pun kembali buka. Kyung Joo kembali bersekolah dan tinggal disana. Adegan terkahir ditutup dengan Taek Il membawa sang ibu untuk pergi jalan-jalan dengan motornya. Hubungan mereka pun mulai membaik.

Film ini disutradarai oleh Choi Jeong-Yeol, skenario ditulis oleh  Jo Geum-San (webcomic), Choi Jeong-Yeol. Tayang di korea pada 28 Desember 2019 dengan durasi 102 menit. Start Up menghabiskan biaya produksi  ₩9 billion atau sekitar (US$7.3 million) dan berhasil mendulang pemasukan  $22,715,614 box office.


Kesimpulan dan Hikmah yang bisa diambil
Saya berfikir film ini akan bercerita tentang Start Up berupa perusahaan rintisan teknologi, tapi nyatanya bukan. Sepanjang film saya menebak-nebak kemana arah film ini. 

Secara cerita sangat sederhana, love interest yang saya harapkan munculpun tidak kejadian. Kecewa? tidak karena jawaban pertanyaan saya ada di 10 menit terakhir film.

Hikmahnya adalah tentang memulai kehidupan yang baru, itu makna yang saya pahami dari judulnya. Keluarga Taek Il dan Sang Pil memulai hidup yang baru, akur dengan sang ibu, keluar dari perusahaan rentenir dan menekuni usaha neneknya.

Geo Seok yang sempat kembali menjadi preman, akhirnya kembali menjadi koki untuk rumah makan hong kong setelah menyelesaikan tugas terakhirnya sebagai gengster. Choi Sung Eun kembali ke sekolah dan diangkat jadi putri pemilik restoran.dll

film ini bercerita tentang memulai kehidupan baru dan "hijrah" dari hal yang buruk ke hal baik.

Start Up Menghadirkan persahabatan dan perjuangan dari masing-masing tokohnya, secara akting tidak perlu diragukan lagi. Recomeded untuk ditonton.




Penulis: Ika Shintya
Editor: Nandar