Banjir Lahar Dingin dan Longsor di Lumajang, SOLOPEDULI-BPKH Salurkan Bantuan untuk Para Korban

 


Campusnesia.co.idLUMAJANG - SOLOPEDULI-BPKH terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan. Banjir lahar dingin dan longsor yang menimpa Lumajang pada Jumat (07/07/2023) lalu, meninggalkan banyak kerusakan seperti rumah, gedung, jembatan bahkan juga memakan 3 korban jiwa. 

Penyaluran pertama di Pos Pengungsian Balai Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang pada Senin (10/07/2023), SOLOPEDULI-BPKH bekerja sama dengan Tim SIGAB SOLOPEDULI menyalurkan bantuan logistik berupa 210 pcs abon, sembako, selimut, dan diapers anak yang diterima langsung oleh Novita Supristiwanti selaku Kepala Desa Jarit. 

Ucapan terima kasih disampaikan langsung oleh Beliau, Kepala Desa Jarit, untuk Solo Peduli dan BPKH. “Di sini kami mengucapkan terima kasih kepada BPKH juga dari SOLOPEDULI beserta pihak yang lainnya yang sangat tanggap dan peduli kepada situasi yang betul-betul memang darurat sekali. Saya mengucapkan terima kasih semoga bantuan pajenengan beserta donatur bermanfaat untuk warga kami,” tutur Novita Supristiwanti.


 Dok. Posko pengungsian Desa Jarit, Candipuro, Lumajang


Bantuan yang diberikan akan dimanfaatkan kepada 173 pengungsi yang terdiri dari 13 balita, 26 anak-anak, 21 remaja, 85 dewasa, 28 lansia. Kondisi masyarakat di pos pengungsian berangsur membaik setelah sebelumnya satu anak ditemui sakit dan sudah tertangani oleh tim kesehatan.

 
Dok. Tim Sigab Solopeduli berbincang dengan warga Desa Jarit yang terkena dampak banjir
Ditemui di Pos Pengungsian Desa Jarit, Tim SIGAB Solo Peduli mewawancarai dua warga yang mengungsi, Jumali (70) dan Juwariyah (60) yang berasal dari Dusun Karangrejo, RT.6 RW.2, Jarit, Candipuro. 

Mereka menceritakan tentang kondisi sebelum terjadi banjir bandang lahar dingin. Penyebabnya dikarenakan hujan terus menerus dan air sungai yang sudah mulai naik hingga akhirnya warga harus dievakuasi. Setelah warga berhasil mengungsi, tidak lama kemudian jembatan Sungai Regoyo putus karena derasnya air sungai. 

Kondisi memprihatinkan ini membuat kita ikut merasakan susah dan sedihnya para korban bencana Lumajang. Mari, bersama-sama berdoa dan mengulurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang berada di sana. Untuk membantu mereka pulih dan dapat menjalani kehidupan seperti semula lagi. Kebaikan sekecil apapun akan berarti jika dilakukan dengan keikhlasan hati. 



Foto: Dok. Penyerahan bantuan SOLOPEDULI-BPKH langsung kepada Kepala Desa Jarit, Candipuro, Lumajang pada Senin (10/07/2023)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon