Hand Sanitizer Otomatis Sederhana Berbasis Sensor Tanpa Arduino untuk Hadapi New Normal

Campusnesia.co.id -- Semarang, kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa Universitas Diponegoro tahun 2021 kali ini dilaksanakan di desa masing-masing karena adanya  ampong  COVID-19.  Tema KKN yaitu Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Meski dalam kondisi wabah Covid-19 namun tidak mengurangi semangat mahasiswa untuk tetap melaksanakan kegiatan KKN di kampung. Desa Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang merupakan desa domisili mahasiswa bernama Agung Imam Riyadi, mahasiswa  Universitas Diponegoro program studi Teknologi Rekayasa Otomasi ini telah  berinovasi menciptakan produk hand sanitizer otomatis dengan teknologi touchless sebagai pelaksanaan program KKN untuk menanggurangi penyebaran covid-19, dengan sensor yang dilengkapi mode charger. Program ini dilaksanakan dengan bantuan dosen pembimbing lapangan, Muhannad Zulfa Alfaruqy, S.Psi., M.A..

Penyemprot hand sanitizer otomatis terbuat dari bahan papan triplek yang dilengkapi sensor infra red, transistor TIP 42C,  resistor 1k ohm, pompa 5 volt, modul charger 5volt, dan batrei tipe 18650. Cara kerja hand sanitizer otomatis ini sangat sederhana yaitu dengan cara mendekatkan tangan pada mulut hand sanitizer maka sensor akan mendeteksi tangan kita kemudian memberikan sinyal kepada transistor yang berfungsi sebagai saklar dan akan mengaktifkan kerja pompa 5 volt, maka cairan hand sanitizer akan keluar dengan sendirinya.


Diharapkan dengan adanya alat ini dapat menjadi suatu media untuk warga sekitar dapat mengingat bahwa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, dan memberikan semangat pada warga untuk bersama-sama mencegah penularan Covid-19.


Penulis: 

Agung Imam Riyadi 

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »