Mahasiswa Universitas Diponegoro Mengubah Limbah Menjadi Harta: Program KKN Pengolahan Limbah Minyak Domestik menjadi Sabun

0
 




Campusnesia.co.id - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Diponegoro di Desa Candisari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung tahun ajaran 2023/2024 menciptakan terobosan positif dengan program "Pengolahan Limbah Minyak Domestik/Jelantah menjadi Sabun". Meskipun pelaksanaannya dihadapkan pada kendala pengumpulan bahan baku, mahasiswa berhasil memberikan solusi kreatif dengan menggandeng ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Candisari.

Dalam upaya mengatasi masalah lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat, para mahasiswa Universitas Diponegoro di Desa Candisari menjalankan program KKN yang berfokus pada pengolahan limbah minyak domestik atau jelantah menjadi sabun. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah pencemaran lingkungan serta menciptakan produk bernilai ekonomi dari limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

Pada tanggal 19 Januari 2024, mahasiswa mulai mengumpulkan bahan baku yang terdiri dari limbah minyak domestik atau jelantah dari rumah-rumah ibu-ibu anggota PKK Desa Candisari. Namun, kendala muncul ketika pengumpulan bahan baku terhambat oleh penggunaan minyak oleh ibu-ibu yang banyak, sehingga proses pengumpulan menjadi terlambat. Untuk mengatasi kendala ini, mahasiswa menyediakan minyak goreng cadangan sebagai bahan baku untuk uji coba dan demonstrasi.

Pada tanggal 23 Januari 2024, mahasiswa melakukan pembuatan sabun secara uji coba menggunakan limbah minyak domestik. Hasilnya, sabun yang dihasilkan telah memenuhi standar kualitas dan dapat digunakan dengan baik. Selanjutnya, pada tanggal 26 Januari 2024, prosedur pembuatan sabun dari limbah minyak domestik dipaparkan kepada ibu-ibu anggota PKK Desa Candisari di Balai Desa Candisari. Ibu Dewi, selaku Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Candisari, juga turut serta dalam acara ini. Proses pembuatan sabun dari limbah minyak domestik pun didemonstrasikan secara langsung kepada para peserta.

Melalui inisiatif yang kreatif dan kolaborasi antara mahasiswa Universitas Diponegoro dan ibu-ibu anggota PKK Desa Candisari, program KKN ini berhasil mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat. Keberhasilan program ini menunjukkan potensi besar dalam mengatasi masalah lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah sebagai sumber daya yang berharga.




Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Universitas Diponegoro Berhasil Mendukung Pertanian melalui Program Pembuatan Pestisida Alami KKN di Desa Candisari

0
 



Campusnesia.co.id - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Diponegoro di Desa Candisari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung pada tahun ajaran 2023/2024 telah berhasil mencapai tujuannya dalam mendukung pertanian di Desa Candisari melalui pembuatan pestisida/insektisida berbahan baku limbah cabai. Meskipun menghadapi kendala cuaca yang tidak mendukung, mahasiswa dan masyarakat setempat berhasil mencari solusi yang kreatif untuk menyelesaikan program ini.

Program KKN yang bertajuk "Peningkatan Hasil Tani melalui Pembuatan Pestisida/Insektisida Berbahan Baku Limbah Cabai" berhasil dilaksanakan dengan sukses oleh mahasiswa Universitas Diponegoro di Desa Candisari. Program ini bertujuan untuk membantu Kelompok Tani Desa Candisari meningkatkan hasil pertanian mereka melalui penggunaan pestisida/insektisida yang ramah lingkungan. Desa Candisari yang merupakan desa agraris penghasil cabai telah menghasilkan limbah cabai yang selama ini terbuang begitu saja.

Pada tanggal 23 Januari 2024, para mahasiswa berhasil mengumpulkan bahan baku yang diperlukan meskipun terkendala cuaca yang buruk. Meskipun menghadapi kendala dalam pengumpulan bahan baku akibat cuaca yang tidak mendukung, mahasiswa berhasil mencari solusi dengan berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kelompok Tani Desa Candisari untuk mengumpulkan bahan baku. Keterlibatan aktif Bapak Legowo selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktani) Desa Candisari juga sangat berarti dalam kelancaran program ini.

Para mahasiswa kemudian melanjutkan ke tahap pembuatan pestisida/insektisida pada tanggal 30 Januari 2024 dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Pestisida alami ini dibuat dengan cara yang sangat sederhana: merendam cabai yang dihaluskan  selama semalam, kemudian menambahkan sedikit sabun dan minyak goreng sebagai pengikat zat aktif cabai, yakni capsaicin, yang mampu menghalau dan membunuh serangga hama tanaman. Hasil dari pembuatan pestisida kemudian dipaparkan kepada Kelompok Tani Desa Candisari pada tanggal 2 Februari 2024 di Balai Desa Candisari.

Melalui kerja keras dan kolaborasi antara mahasiswa Universitas Diponegoro dan masyarakat Desa Candisari, program KKN ini telah berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan hasil tani melalui pembuatan pestisida/insektisida berbahan baku limbah cabai. Keberhasilan program ini menjadi contoh nyata betapa kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pertanian di tingkat lokal.



Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa KKN Ajak Ibu-ibu Berikan Gizi Seimbang Untuk Balita

0
 


Campusnesia.co.id - Jatingarang, Kabupaten Sukoharjo (01/02/2024) Masa Balita merupakan masa pertumbuhan tubuh dan otak yang sangat pesat untuk mencapai keoptimalan fungsinya. Di usia 3-5 tahun, anak cenderung memiliki karakteristik sebagai konsumen aktif, yang mana anak sudah mulai memilih makanan yang disukainya. Oleh karena itu penting untuk ibu selalu memonitor asupan makanan anak.

Desa Jatingarang, daerah yang berada di bagian selatan Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah yang cukup padat penduduk. Terhitung pada bulan Januari 2024, tercatat Terdapat 248 balita di Desa Jatingarang. 

“Anak-anak dan balita disini itu lebih suka jajan makanan kayak cilok, sempol, dan gorengan yang dipinggir jalan itu. Begitu itu ibu-ibunya ya mengijinkan saja”, ujar salah satu kepala dusun di Desa Jatingarang. Banyak orang tua yang sudah “senang” melihat anaknya lahap saat makan tanpa benar-benar melihat, “Seberapa bergizikan makanan yang dimakan anakku?”

Oleh karena itu, sebagai bentuk dari program kerja monodisiplin KKN UNDIP tim 1 tahun 2024, Agita Wilujeng mahasiswa dari program studi Ilmu Gizi berinisiatif mengajak ibu-ibu untuk lebih menyadari pentingnya asupan gizi seimbang dan tinggi protein untuk pertumbuhan balita. 

Kegiatan dilakukan pada 13 Januari 2024 dalam bentuk edukasi dan tanya jawab disela-sela kegiatan posyandu.bayi dan balita di wilayah kadus 1. Sebanyak kurang lebih 15 ibu-ibu dengan seksama memperhatikan edukasi dengan materi gizi seimbang bagi balita. Dalam edukasi juga disampaikan betapa pentingnya asupan protein, terutama protein hewani bagi pertumbuhan balita. Selain edukasi, mahasiswa juga membagian mini booklet Kumpulan resep kudapan berbahan dasar lele. Tak hanya sekadar resep, booklet resep juga dilengkapi dengan nilai gizi dari setiap jenis kudapan.

Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mudah ditemukan dan harganya yang cenderung terjangkau. Ikan Lele dapat mudah ditemukan di pasar, bahkan di Desa Jatingarang sendiri banyak warga yang memiliki kolam atau ternak ikan lele di rumahnya. Seperti hal nya ikan lainnya, lele merupakan sumber protein hewani yang baik untuk tubuh. Di dalam 100 gram daging lele Terdapat 18 gr protein dan disertai dengan kadungan asam lemak omega 3 yang baik untuk perkembangan otak anak-anak.



Editor:
Achmad Munandar

Taman Belajar: Inovasi Kreatif KKN untuk Meningkatkan Pendidikan di Pondok Pesantren

0



Campusnesia.co.id - Pada tanggal 05 Februari 2024, Mahasiswa KKN Tim I Undip di Kelurahan Bulakan meluncurkan sebuah inisiatif yang menarik dalam pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. Berfokus pada peningkatan infrastruktur yang berkelanjutan dan arsitektur hijau, mereka menerapkan sebuah model desain taman belajar untuk pondok pesantren Ahmad Dalhar yang menjadi salah satu tempat kegiatan santri-santri pondok pesantren. 

Perencanaan desain taman belajar ini didasari oleh rencana pengembangan kawasan yang dikemukakan oleh Ketua Yayasan pondok pesantren Ahmad Dalhar sekaligus pengurus. Ia mengungkapkan bahwa taman belajar masih direncanakan untuk menyesuaikan kebutuhan pondok pesantren. Di sisi lain, dalam upaya meningkatkan infrastruktur yang ramah lingkungan, perencanaan pengembangan model desain yang diterapkan diharapkan bisa mengintegrasikan sistem penghawaan dan pencahayaan alami sebagai strategi penghematan energi listrik. Ketua Yayasan pondok pesantren pun berharap Gedung pertemuan yang dibangun diharapkan akan menjadi pusat kegiatan bagi santri-santri pondok pesantren memfasilitasi pertemuan komunitas, kegiatan sosial, olahraga, dan berbagai acara lainnya. 

Taman Belajar bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang merangsang kreativitas dan pembelajaran aktif bagi para santri di pondok pesantren. Melalui desainnya yang inovatif, proyek ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan para santri di luar kurikulum pendidikan formal mereka.

Tim KKN telah bekerja sama dengan tokoh masyarakat setempat serta pengelola pondok pesantren untuk merancang Taman Belajar ini. Desain taman mempertimbangkan berbagai faktor seperti keamanan, kenyamanan, dan kepraktisan. Taman Belajar akan dilengkapi dengan area pembacaan terbuka, pendopo, serta kebun Pendidikan.

Taman Belajar adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara mahasiswa KKN, pengelola pondok pesantren, dan masyarakat dapat menciptakan inovasi yang signifikan dalam pendidikan. Dengan upaya bersama, kita dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi generasi masa depan.



Penulis: 
Muhammad Rangga Abhie Saputra
(Arsitektur/FT UNDIP)

Dosen Pembimbing Lapangan:
- Prof. Dr. Eng. Agus Setyawan, S.Si., M.Si
- Muhammad Azhar, SH., LL.M.

Lurah: 
Marlina Dry Hastuti, SE, MM

Camat: 
Havid Danang P.W, Sh. Mh

Editor:
Achmad Munandar

Menyebarkan Kesadaran dan Membangun Kesejahteraan: Program Sosialisasi Rumah Sehat untuk Masyarakat

0
 


Campusnesia.co.id -Pada hari senin, 15 Januari 2024, di Kelurahan Bulakan, sebuah program inovatif yang dikenal sebagai "RUSE KELAT (Rumah Sehat Keluarga Kuat)" diluncurkan oleh tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan dan sanitasi di tingkat rumah tangga.

Kutipan Bu Lurah "Melalui program Rumah Sehat KKN ini, kita tidak hanya mendapatkan perbaikan fisik dalam infrastruktur sanitasi rumah tangga, tetapi juga mendapatkan pengetahuan baru tentang praktik kesehatan yang lebih baik. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN atas dedikasi dan kerja keras mereka selama periode program ini."

Saya berharap bahwa hasil dari program Rumah Sehat ini dapat kita jaga bersama-sama dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Mari kita lanjutkan semangat gotong royong dan menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan kita. Terima kasih atas kerjasama dan partisipasi semua pihak dalam mewujudkan Kelurahan Bulakan yang lebih sehat dan sejahtera. Terima kasih.

Salah satu aspek utama dari program Rumah Sehat KKN adalah pemberian edukasi kepada penduduk desa tentang pentingnya sanitasi, kebersihan, dan cara-cara agar rumah tetap sehat. Melalui lokakarya dan sesi penyuluhan, masyarakat diajari cara menjaga kebersihan rumah, menyimpan makanan dengan benar, serta tata cara mencuci tangan yang efektif untuk mencegah penyebaran penyakit.

Respons masyarakat terhadap program Rumah Sehat KKN sangat positif. Mereka menghargai upaya yang dilakukan oleh mahasiswa untuk membantu meningkatkan kondisi lingkungan dan kesehatan mereka. Banyak warga yang berpartisipasi aktif dalam setiap tahap program, mulai dari perencanaan hingga implementasi.

Kutipan dosen "Saya sangat bangga melihat bagaimana kalian telah mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari selama ini untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program Rumah Sehat KKN bukan hanya sekedar memperbaiki kondisi fisik rumah-rumah, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya sanitasi dan kesehatan. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras kalian dalam menjalankan program ini. Saya yakin bahwa apa yang telah kalian lakukan akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mekarsari. Semoga kalian semua terus menginspirasi dengan perbuatan baik ini dan terus menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Terima kasih."

Dengan berakhirnya program Rumah Sehat KKN, terlihat perubahan yang signifikan dalam kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat Desa Mekarsari. Kini, desa tersebut memiliki lebih banyak rumah yang dilengkapi dengan fasilitas sanitasi yang layak, serta kesadaran akan praktik kesehatan yang lebih tinggi. Program ini tidak hanya meninggalkan jejak positif dalam masyarakat setempat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa KKN dalam menerapkan pengetahuan mereka secara langsung untuk kepentingan masyarakat.




Penulis: 
Muhammad Rangga Abhie Saputra 
(Arsitektur/FT UNDIP)

Dosen Pembimbing Lapangan:
- Prof. Dr. Eng. Agus Setyawan, S.Si., M.Si
- Muhammad Azhar, SH., LL.M.

Lurah: 
Marlina Dry Hastuti, SE, MM

Camat: 
Havid Danang P.W, Sh. Mh

Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa KKN Undip Tim I Tahun 2024 Melakukan Edukasi Pentingnya Berwirausaha Berbasis Syariah di SMA Muhammadiyah 3 Desa Jatingarang

0
 
Proses penyampaian materi oleh Yasmin Noorlaras 
kepada Siswa/i SMA Muhammadiyah 3 Watukelir, Desa Jatingarang


Campusnesia.co.id - Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo (13/2/2024), Wirausaha adalah seseorang yang memiliki Perusahaan sebagai sumber penghasilannya. Dengan kata lain ia tidak menggantungkan dirinya kepada orang lain. Seorang wirausaha juga berperan dalam menyediakan lapangan kerja bagi para pencari kerja. Dengan terserapnya tenaga kerja oleh kesempatan kerja yang disediakan oleh seorang wirausaha, tingkat pengangguran secara nasional menjadi berkurang.

Di dalam Islam berwirausaha adalah pekerjaan yang dicontohkan langsung oleh suri tauladan kita yaitu Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. Sebagai bentuk ketaatan kita seorang muslim maka, kita patut untuk meneladani Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam yaitu berusaha menjadi seorang wirausaha. Tentunya dengan berwirausaha berbasis syariah agar harta yang didapatkan tidak tercampur dengan hal-hal yang diharamkan dalam Islam. Namun, masih banyak para pelaku wirausaha yang belum memastikan usahanya sudah sesuai dengan syariat atau belum. Padahal hal ini sangat beresiko terhadap harta haram dan dapat menghilangkan keberkahan dalam kehidupan seseorang.

Desa Jatingarang merupakan salah satu desa pada Kabupaten Sukoharjo, adalah desa yang memiliki pemukiman yang cukup luas dan memiliki jumlah UMKM yang cukup banyak, tercatat pada tahun 2019 terdapat 261 pelaku UMKM di Desa Jatingarang.

Yasmin Noorlaras, mahasiswi program studi Eknomi Islam (sekaligus pemateri) yang merupakan anggota dari kelompok 9 dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim 1 Tahun 2024 melakukan edukasi sekaligus mengenalkan kepada siswa/i SMA Muhammadiyah 3 Desa Jatingarang tentang wirausaha berbasis syariah. Hal ini merupakan salah satu cara agar para siswa/i mengenal wirausaha berbasis syariah. Para siswa/i SMA Muhammadiyah 3 Watukelir cukup antusias dengan materi yang telah dipaparkan.

Penyerahan output program kerja berupa standing banner berisi materi tentang 
“Pentingnya Berwirausaha Berbasis Syariah” kepada pihak sekolah

Setelah edukasi ini dilaksanakan, diharapkan para remaja sudah memiliki bekal ilmu akan wirausaha sesuai dengan syariat Islam dan meningkatkan kesadaran akan kemandirian dalam diri untuk tidak bergantung kepada orang lain dan menghasilkan keuntungan yang halal dan berkah.




Oleh: 
Yasmin Noorlaras Sawitri

Jurusan: 
Ekonomi Islam

Tim: 
Tim Reguler KKN 1 Undip Tahun Akademik 2023/2024

Lokasi: 
Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo

Dosen Pembimbing: 
dr. Siti Fatimah, M.Kes.

Editor:
Achmad Munandar

Pertukaran Budaya: Mahasiswi UNDIP Menyebarkan Budaya Indonesia dengan Mengajarkan Tari Gambang Semarang di Glasgow

0
 


Campusnesia.co.idMenyebarkan budaya Indonesia di negara asing merupakan salah satu tujuan Melvinka Najla, mahasiswi Universitas Diponegoro (UNDIP) mengikuti program pertukaran pelajar, Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA). Melalui program tersebut, Melvinka berhasil menampilkan dan mengajarkan tari tradisional Gambang Semarang di Glasgow, Skotlandia.

Tentu saja keberhasilan tersebut tidak dapat terjadi tanpa persiapan yang matang. Sebelum berangkat ke Glasgow, Melvinka, bersama dengan 3 awardees IISMA University of Glasgow (UofG) lainnya telah mempersiapkan penampilan Tari Gambang Semarang dengan latihan secara rutin. Selain latihan, Melvinka juga telah mempersiapkan barang-barang yang akan diberikan kepada partisipan pelathian tari Gambang Semarang. Barang-barang tersebut meliputi kain batik, dan selendang.Bersama dengan barang-barang tersebut, Melvinka juga telah mempersiapkan buku saku yang berisi informasi mengenai Indonesia, Semarang, dan pastinya tari Gambang Semarang. 

Pada tanggal 30 Oktober 2023, acara “Heroes Horas”, yang merupakan acara pameran dan penampilan budaya Indonesia, dilaksanakan oleh seluruh awardees IISMA UofG di Glasgow University Union (GUU), Glasgow, Skotlandia. Pada acara tersebut, tari Gambang Semarang berhasil ditampilkan oleh Melvinka bersama dengan 3 kawannya didepan mahasiswa dan staff UofG. Selain dari penampilan tari tersebut, awardees IISMA UofG juga menampilkan nyanyian lagu tradisional Indonesia dan juga memamerkan budaya Indonesia melalui booth yang telah dipersiapkan, seperti booth makanan dan minuman khas Indonesia, booth mewarnai batik, dan booth kerajinan khas Indonesia.

Melalui penamipilan tersbut, beberapa mahasiswa yang tertarik untuk memepelajari lebih lanjut mengenai tari Gambang Semarang diajak untuk mengikuti pelatihan tari. Pada akhirnya, 4 mahasiswa UofG mengikuti pelatihan tari Gambang Semarang tersebut. Dari pelatihan tari ini, partisipan mempelajari tentang gerakan-gerakan tari, sejarah tari, dan juga pakaian yang dikenakan saat menari. Selain itu, partisipan juga diberikan materi mengenai Indonesia dan Semarang untuk melalui presentasi yang telah dipersiapkan.  

Dari pengalaman ini, Melvinka berharap tinggi agar budaya Indonesia dapat terus dilestarikan dan dapat dikenal dalam skala internasional. 


Judul dan Jadwal Tayang Film Di Bioskop Bulan Maret Tahun 2024

0


Campusnesia.co.id - Setelah hiruk-pikuk Pemilu 2024, yuk refreshing dengan nonton film di bioskop bersama keluarga, teman dan sahabat. Berikut kami hadirkan Jadwal Tayang Film Bioskop Bulan Maret Tahun 2024.

Dari hollywood akan ada sekuel dari Dune: Part Two yang sudah sangat dinanti para penikmat versi novelnya, Kung Fu Panda juga hadir kembali dan tentu saja lanjutan pertarungan Godzilla dan Kong dalam sekuel film Godzilla x Kong: The New Empire.

Selain dari hollywood, film-film asal Jepang dan Korea Selatan juga banyak judul-judul baru ditambah aneka judul film produksi Indonesia.



1. Dune: Part Two

2. Spaceman

3. Megamind vs. the Doom Syndicate

4. Problemista

5. Outlaw Posse

6. Ricky Stanicky

7. Kung Fu Panda 4

8. Damsel

9. Imaginary

10. Love Lies Bleeding

11. Cabrini

12. Accidental Texan

13. American Dreamer

14. Night Shift

15. Glitter & Doom

16. Arthur the King

17. Irish Wish

18. The American Society of Magical Negroes

19. Knox Goes Away

20. Road House

21. Ghostbusters: Frozen Empire

22. Shirley

23. Immaculate

24. Sleeping Dogs

25. The Casagrandes Movie

26. Peter Five Eight

27. Late Night with the Devil

28. Riddle of Fire

29. Godzilla x Kong: The New Empire

30. Asphalt City

31. The Listener

32. 52 Hertz no Kujiratachi (Japan)

33. My Home Hero (Japan)

34. Henna Ie (Japan)

35. Lovesick Ellie (Japan)

36. April, Come She Will (Japan)

37. Troll Factory (Korea)

38. Perjalanan Pembuktian Cinta

39. Ronggeng Kematian

40. Pasar Setan

41. Hantu Polong

42. Bonnie

43. Kurban - Budak Iblis

44. Titip Surat untuk Tuhan

45. Mendung Tanpo Udan

46. Pemandi Jenazah

47. Sinden Gaib



Demikian tadi postingan kita kali tentang Jadwal Tayang Film Bioskop Bulan Maret Tahun 2024, sudah tahu mau nonton apa saja? catat tanggal mainnya, selamat menonton.


Baca juga:

Mahasiswa KKN Melakukan Pembuatan Profil Desa untuk Mendukung Keterbukaan Informasi dan Pemahaman Masyarakat mengenai Karakteristik Fisik dan Non Fisik Desa Karangtengah, Kecamatan Weru

0
 
Penyerahan Banner Profil Desa Sebagai Produk Akhir 
Kepada Bapak Pujiono Selaku Kepala Desa Karangtengah


Campusnesia.co.idProfil desa merupakan ringkasan yang menyajikan gambaran umum tentang desa yang mencakup informasi relevan mengenai kondisi ekonomi, sosial budaya, geografis, serta demografi. Program kerja pembuatan profil desa bertujuan untuk menyajikan gambaran umum tentang desa yang terdiri dari profil fisik ekonomi dan kependudukan, kondisi geografis desa, serta profil fisik yang terdiri dari fisik alam, guna lahan, serta persebaran sarana dasar. Profil desa juga bertujuan sebagai basis perencanaan pembangunan serta menjadi dasar bagi pemerintah untuk pembangunan desa yang berkelanjutan. 

Sukoharjo (29/01/2024), Anandharu Risna (21), mahasiswa program studi Perencanaan Wilayah dan Kota mencanangkan program kerja monodisiplin “Pembuatan Profil Desa Karangtengah, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo dalam bentuk Banner”. Data yang digunakan bersumber dari data RPJM Desa Karangtengah Tahun 2023-2028 serta data geografis dari Badan Informasi Geospasial”. Pembuatan profil desa diawali dengan collecting data yang terdiri dari data visi misi desa, demografi, mata pencaharian, jumlah sarana, serta data tingkat pendidikan dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Karangtengah Tahun 2023-2028. 

Pengumpulan data juga dilakukan melalui Badan Informasi Geospasial untuk mengumpulkan data geografis pemetaan. Setelah semua informasi sebagai bahan terkumpul, penulis melakukan pembuatan peta dengan aplikasi berbasis GIS yaitu QGIS. Peta yang dihasilkan antara lain peta persebaran sarana, peta jenis tanah, geologi, penggunaan lahan, serta peta topografi. Langkah selanjutnya, penulis menyusun konten dengan jelas dan informatif serta menambahkan grafis dan efek untuk meningkatkan daya tarik visual. Setelah banner selesai disusun, penulis melakukan diskusi dan asistensi hasil akhir dengan Kepala Dusun yaitu Bp. Sriyono. Setelah itu, penulis melakukan cetak banner dalam ukuran 100 x 50 cm. 

Produk profil desa karangtengah dalam bentuk banner diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap dan jelas kepada masyarakat mengenai karakteristik fisik dan non fisik yang dimiliki oleh desa serta membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi yang dimiliki oleh desa. Produk profil desa yang telah disusun juga dapat menjadi dasar informasi yang penting bagi pemerintah desa dalam merencanakan dan mengimplementasikan program pembangunan yang sesuai dengan prioritas kebutuhan dan potensi yang dimiliki desa. Kondisi tersebut dapat membantu dalam identifikasi prioritas pembangunan dan alokasi sumber daya.




Penulis: 
Anandharu Risna
Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Undip

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Priyo Sidik Sasongko S.Si., M.Kom.

Lokasi: 
Desa Karangtengah, Kecamatan Weru

Editor:
Achmad Munandar

Guna Meningkatkan Akses Informasi Publik, Mahasiswa KKN Undip Melakukan Pendampingan Pembuatan Peta Persebaran Sarana Desa Karangtengah, Kecamatan Weru

0
 

Penyerahan Peta Sebagai Produk Akhir Kepada Bapak Pujiono 
Selaku Kepala Desa Karangtengah


Campusnesia.co.id - Program kerja pembuatan peta sebaran infrastruktur bertujuan untuk memetakan sebaran sarana dasar yang berguna untuk menunjang kebutuhan penduduk. Program kerja KKN Undip Tim 1 yaitu pendampingan pembuatan peta sebaran infrastruktur dilaksanakan di Kantor Desa Karangtengah, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Pendampingan pembuatan peta sarana dilakukan dengan memetakan peta sebaran sarana yang terdiri dari sarana pendidikan, kesehatan, olahraga, pemerintahan, peribadatan, dan sarana perdagangan. Peta sarana di detailkan berdasarkan administrasi RW. Pendampingan dilakukan melalui diskusi dengan para Kepala Dusun untuk delineasi awal batas RW.

Peta merupakan representasi visual dari permukaan bumi atau bagian dari permukaan bumi yang direpresentasikan pada bidang datar. Pada umumnya peta menggambarkan informasi geografis seperti batas wilayah, fisik alam, infrastruktur, dan fenomena lain dengan menggunakan simbol dan warna serta skala tertentu. Pembuatan sarana pada intinya memiliki tujuan untuk membantu dalam navigasi dan orientasi di permukaan bumi dengan menyediakan panduan tentang arah, jarak, dan lokasi di titik-titik tertentu. Pembuatan peta sarana didasari karena pada Kantor Desa Karangtengah belum terdapat Peta Persebaran Sarana yang dapat menjadi visualisasi ketersediaan sarana dasar untuk menunjang kebutuhan penduduk. 

Sukoharjo (29/01/2024) , Anandharu Risna (21) mahasiswa program studi Perencanaan Wilayah dan Kota mencanangkan program kerja monodisiplin “Pendampingan Pembuatan Peta Sarana Dasar di Desa Karangtengah, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo”. Kegiatan diawali dengan mengidentifikasi tujuan dari pembuatan peta, yaitu bertujuan sebagai visualisasi lokasi dari sarana dasar yang tersedia di Desa Karangtengah. Langkah selanjutnya adalah melakukan diskusi dengan para Kepala Dusun untuk validasi batas administrasi desa dan penggambaran batas administrasi RW secara manual menggunakan kertas. Setelah batas RW diketahui, penulis melakukan digitasi batas administrasi RW secara digital dalam bentuk polygon menggunakan aplikasi pemetaan QGIS. 

Setelah pemetaan digitasi polygon selesai, selanjutnya dilakukan dengan pemetaan dalam bentuk point menggunakan aplikasi My Maps. Digitasi point dibuat berdasarkan letak sarana dasar secara eksisting yang tersedia. Hasil positioning lokasi dalam bentuk point dari My Maps selanjutnya diinput ke aplikasi QGIS untuk dilakukan simbologi legenda peta. Apabila seluruh lokasi sarana telah terinput, langkah selanjutnya adalah pembuatan layout peta lengkap dengan legenda, skala, judul peta, inset, serta informasi peta lainnya. Langkah selanjutnya adalah koreksi dan asistensi ke perangkat desa yaitu Bp. Sriyono untuk mengecek representasi data dan memperbaiki kesalahan. Apabila peta sudah selesai, langkah terakhir adalah pencetakan peta dalam format A3 dan penyerahan kepada perangkat desa. 

Produk peta persebaran sarana diharapkan dapat menjadi alat yang berguna bagi pemerintah desa dan masyarakat umum sebagai sumber informasi publik untuk mengetahui distribusi dan lokasi masing-masing sarana di Desa Karangtengah. Peta tersebut dapat menjadi alat yang berguna bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan infrastruktur desa yang lebih efektif dan efisien. Dengan mengetahui persebaran sarana, kita dapat melihat area mana yang membutuhkan perhatian lebih lanjut dalam hal pembangunan dan perbaikan sarana. Peta persebaran sarana juga dapat menjadi basis keputusan bagi lembaga pemerintah dan swadaya masyarakat dalam mengalokasikan sumber daya serta memprioritaskan proyek-proyek pembangunan, serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak di suatu wilayah.



Penulis:
Anandharu Risna 
Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Undip

Dosen Pembimbing Lapangan:
Priyo Sidik Sasongko S.Si., M.Kom.

Lokasi: 
Desa Karangtengah, Kecamatan Weru

Editor:
Achmad Munandar