Wow! Mahasiswi Akuntansi Perpajakan KKN Undip Memberikan Edukasi Gerakan Menabung Sejak Usia Dini (GEMSIDI) bagi Anak-anak Sekolah Dasar Negeri di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes

0
 


Campusnesia.co.idDesa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kab. Brebes (02/08/2023) – Survei Konsumen BI: ”Kelas Menengah Kurangi Menabung, Cicilan Bertambah pada tahun 2022”. Lalu ada survey lagi menunjukkan ”Mayoritas Generasi Muda Indonesia Belum Paham Investasi pada tahun 2022”. 

Dalam Bank OCBC NISP melaporkan sebanyak 78 persen generasi muda Indonesia tidak sepenuhnya memahami risiko dan manfaat dari produk investasi. Hal ini berdasarkan hasil survei OCBC NISP Financial Fitness Index 2022 bersama NielsenIQ. Director Consumer Insights di NielsenIQ Indonesia Inggit Primadevi mengatakan, 78 persen generasi muda tersebut mengaku berinvestasi hanya untuk mengikuti tren. 

Dengan adanya menabung bisa menjadi salah satu cara untuk menambah pendapatan. Sebagai mahasiswa sudah tidak diragukan lagi dengan adanya menabung itu manfaatnya seperti apa. Edukasi yang diberikan oleh Alyassa Zahra Herrahayu, seorang Mahasiswi Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi Tim II KKN Universitas Diponegoro TA 2022/ 2023  dalam program monodisplin dengan tema ”Edukasi Gerakan Menabung Sejak Usia Dini (GEMSIDI)” kepada anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakijangan 01, kelas 3 yang dihadiri sekitar 27 anak-anak, di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes pada Rabu, 2 Agustus 2023. 

Menabung merupakan kegiatan yang tidak mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut KBBI  Menabung adalah menyimpan uang (di celengan, pos, bank, dan sebagainya). Penanaman nilai-nilai termasuk kebiasaan rajin menabung sejak usia dini sangat diperlukan karena jika anak sudah ditanamkan mental cinta menabung, maka ketika dewasa nanti akan terbiasa untuk lebih hemat dalam membelanjakan sesuatu. Maka dari itu, sangat perlu bagi anak untuk menanamkan pemikiran bahwa rajin menabung membawa banyak manfaat di masa depan. 

Dengan demikian, praktik hemat dalam memakai uang dapat dimulai sejak usia dini pada anak-anak dan remaja, baik oleh orang tua di rumah, guru maupun teman-teman di lingkungan sekolah. Kita ketahui bahwa sejak usia dini orang tua atau guru sering mengingatkan kita akan pentingnya menabung. 

Namun, masih banyak anak-anak yang meragukannya. Padahal, kebiasaan menabung tidak akan terlalu sulit jika kita bisa membiasakannya sejak dini. Maka muncul konteks bahwa menurut Alyassa sebaiknya edukasi gerakan menabung dapat diberikan kepada anak-anak sejak usia dini.  

Edukasi menabung ini diantaranya yaitu menjelaskan apa arti dari menabung, memberikan video cerita tentang animasi gemar menabung, lalu ada ice breaking, manfaat menabung, hasil dari menabung, dan yang terakhir cara menghias celengan. Selama penjelasan tersebut disampaikan oleh Alyassa Zahra Herrahayu selaku Tim II KKN Undip TA 2022/ 2023. Lalu,  memberikan kesempatan anak-anak kelas 3, SDN Pakijangan 01 untuk aktif menjawab materi yang sudah disediakan.  

 
Teknis pelaksanaannya yaitu dengan memberikan materi dari power point yang berjudul ”Edukasi Gerakan Menabung Sejak Usia Dini (GEMSIDI), lalu dilanjutkan dengan memberikan ice breaking “bernyanyi” supaya dalam pelaksanaan tidak membosankan, menampilkan video animasi gemar menabung, dan penjelesan materi tentang menabung lainnya. Selanjutnya dari anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) tersebut menghias celengan dengan dilapisi kertas hadiah yang sudah diberikan. 

Setelah mendapatkan edukasi dan menghias celengan adalah memberikan snack bagi semua anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakijangan 01, kelas 3 tersebut dan berfoto bersama di depan kelas. Hal terakhir yang dilakukan anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakijangan 01, kelas 3 adalah mempraktekkan cara menabung dalam kehidupan mereka sehari-hari.


Tidak hanya sendiri dalam pelaksanaan, namun tetap dibimbing bersama wali kelas, kelas 3, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakijangan 01 dalam berlatih menabung dengan energi yang sangat semangat. Anak-anak pun memperlihatkan antusiasnya dalam mendengarkan materi tersebut. Harapannya dengan adanya edukasi gerakan menabung ini dapat menambah wawasan pada anak-anak,  melekat pada ingatannya, dan lebih mudah untuk dijadikan terapan berkelanjutan pada kehidupan mereka sehari-hari.

Oleh karena itu, perasaan senang pun muncul bagi Alyassa salah satu anggota TIM II KKN Undip TA 2022/ 2023 dapat memberikan edukasi gerakan menabung dan memberikan antusias yang tinggi dalam melaksanakannya.




Penulis: Alyassa Zahra Herrahayu/ Prodi Akuntansi Perpajakan / Fakultas Sekolah Vokasi
Lokasi: Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes
Dosen Pembimbing Lapangan: dr. Akhmad Ismail, M. Si. Med

Mahasiswa KKN Tim II Undip Luncurkan Sosialisasi Dompet Digital: Memperkenalkan Era Baru Transaksi di Desa Petanjungan

0
 


Campusnesia.co.idDesa Petanjungan, Agustus 2023 – Gairah belajar dan pengetahuan bertemu dengan inovasi teknologi saat mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tim II dari Universitas Diponegoro (Undip), Nadia Rachel Prameshvari, menggelar acara sosialisasi dompet digital di Desa Petanjungan. Acara yang berlangsung di aula balai desa pada tanggal 16 Juli 2023 ini bertujuan untuk membekali para remaja desa dengan pemahaman mendalam tentang dompet digital dalam konteks era digitalisasi yang sedang berlangsung.

Dalam sambutannya, Nadia Rachel Prameshvari menjelaskan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah membantu remaja Desa Petanjungan memahami dan merangkul perubahan yang terjadi di dunia keuangan dan transaksi dengan menerapkan dompet digital. "Kami ingin memastikan bahwa para remaja di Desa Petanjungan siap dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam hal keuangan," ujar Nadia.
 
Acara diawali dengan sesi pencerahan mengenai apa itu dompet digital dan mengapa penggunaannya semakin penting di era digitalisasi. Dengan bantuan visual yang menarik, peserta diajak untuk memahami manfaat dompet digital, seperti kemudahan transaksi tanpa uang tunai, penghematan waktu, dan kesempatan untuk memanfaatkan berbagai promo eksklusif. Materi dipaparkan melalui media power point dan leaflet.

Dalam sesi ini, Nadia memandu peserta untuk memahami langkah-langkah praktis dalam menggunakan dompet digital. Dari mulai mengunduh aplikasi, membuat akun, hingga melakukan transaksi pertama, peserta diajak melalui panduan langkah demi langkah. Nadia juga berbagi tips keamanan dalam mengelola dompet digital dan cara menghindari risiko yang mungkin muncul.
 
Acara ini menjadi lebih hidup dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta dengan antusias mengajukan pertanyaan mengenai keamanan transaksi, kompatibilitas dengan berbagai jenis perangkat, dan kemungkinan risiko cyber. Nadia merespons setiap pertanyaan dengan jelas dan memberikan contoh nyata untuk memberikan pemahaman yang lebih baik.

Nadia menegaskan komitmen tim KKN Undip untuk terus memberikan dukungan kepada warga desa dalam menghadapi perubahan dunia digital. "Kami berharap sosialisasi ini menjadi pijakan untuk melangkah menuju transaksi digital yang lebih cerdas dan aman. Remaja Desa Petanjungan memiliki potensi besar untuk beradaptasi dengan era digitalisasi ini dan kami ingin membantu mereka merealisasikannya," ujar Nadia.

Dengan sosialisasi ini, Desa Petanjungan memiliki peluang besar untuk meraih masa depan yang lebih inklusif dan modern. Generasi muda desa yang teredukasi akan dompet digital akan mampu mengambil peran dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan berkontribusi pada pemanfaatan teknologi untuk kesejahteraan bersama. 

Melalui upaya mahasiswa KKN Undip, seperti yang dilakukan oleh Nadia Rachel Prameshvari, Desa Petanjungan telah meletakkan pondasi yang kokoh untuk menghadapi perubahan dan mengambil manfaat dari era digitalisasi yang semakin mengemuka.



Penulis: Nadia Rachel Prameshvari (Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis)
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi KKN : Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
KKN TIM 2 2022/2023 Universitas Diponegoro

Era Digital, Mahasiswa KKN Tim II Undip Perkenalkan Digital Marketing pada Pelaku Usaha

0
 


Campusnesia.co.idDesa Petanjungan, 14/8/23 – Digital marketing menjadi hal yang sangat penting bagi pengembangan UMKM pada era digital saat ini. Digital marketing adalah suatu bentuk kegiatan yang dijalankan oleh pelaku usaha dalam rangka melakukan pemasaran sebuah produk atau merek, baik itu produk barang maupun produk jasa melalui pemanfaatan teknologi informasi digital, seperti menggunakan media elektronik, maupun menggunakan media berbasis internet. 

Tidak dapat dipungkiri, digital marketing memberikan banyak keuntungan dan kemudahan. Penghematan biaya promosi dan jangkauan target pasar yang lebih luas menjadikan pemasaran digital sangat menjanjikan untuk diterapkan.

Namun, belum semua pelaku usaha di Desa Petanjungan mengerti dan memahami mengenai digital marketing dan bagaimana cara pengoperasian media sosial dan toko elektronik sebagai sarana pemasaran digital. Masih banyak dijumpai UMKM di Desa Petanjungan yang memasarkan produknya secara tradisional dari mulut ke mulut sehingga diperlukan adanya sosialisasi mengenai digital marketing agar produk dapat lebih dikenal masyarakat setempat maupun warga luar Desa Petanjungan. Oleh karena itu, Nadia Rachel Prameshvari mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan sosialisasi untuk mengenalkan digital marketing pada pelaku usaha.

Program edukasi digital marketing dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Juli 2023 kepada salah satu pelaku usaha di Desa Petanjungan yaitu Ibu Proin selaku pemilik usaha rempeyek dan kembang goyang. Ibu Proin menjual produk dagangan nya bila ada yang memesan saja dan hanya melakukan pemasaran dari mulut ke mulut. 

Edukasi dilakukan secara door to door dengan penyampaian materi secara langsung menggunakan poster dan leaflet. Penjelasan tersebut berisikan pemahaman mengenai apa itu digital marketing, manfaat digital marketing, branding produk, bagaimana penggunaan media sosial, internet, dan E-commerce sebagai sarana digital marketing, dan strategi pembuatan konten kreatif.
 
Selain memberikan edukasi, Nadia juga melaksanakan pendampingan pembuatan logo produk. Dengan kegiatan ini diharapkan menambah pemahaman mengenai digital marketing dan dapat melakukan pemasaran secara digital melalui Instagram, Shopee, Google Bisnisku, sehingga dapat memasarkan produknya lebih luas dan dapat bersaing dengan kompetitor lain. Selain itu, dengan meningkatnya penjualan produk diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Petanjungan.



Penulis: Nadia Rachel Prameshvari (Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis)
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi KKN: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
KKN TIM 2 2022/2023 Universitas Diponegoro


Mahasiswa KKN Tim II Undip Melakukan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja di Desa Petanjungan

0
 


Campusnesia.co.id - Pemalang. Pernikahan dini bukanlah suatu fenomena yang baru di tengah masyarakat kita. Fenomena ini sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lalu, bahkan fenomena ini sudah seperti menjadi budaya bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Salah satu faktor utama pernikahan dini adalah adanya istilah banyak anak banyak rejeki, sehingga banyak orang berpikir pernikahan dini akan membawa banyak dampak positif.

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang terjadi antara orang yang belum memenuhi persyaratan usia menikah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Menurut Peraturan Perundangan yang berlaku di Indonesia.

Pernikahan dilakukan ketika kedua mempelai telah berusia 19 tahun atau dengan kata lain pernikahan tersebut dapat dikatakan sebagai pernikahan dini yaitu ketika pernikahan tersebut dilakukan oleh dua orang yang belum berusia 19 tahun, dimana hal tersebut memerlukan adanya dispensasi kawin. Kasus pernikahan dini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor perekonomian, tingkat pendidikan, budaya, keinginan orang tua, pergaulan bebas, dan lain sebagainya.

Pernikahan dini bukanlah suatu hal yang baik karena membawa banyak dampak negatif, seperti kemiskinan, terganggunya kesehatan ibu dan anak, stunting, dan sebagainya. Pernikahan dini ini membawa dampak negatif bagi suami dan istri, tetapi dalam hal ini perempuan adalah pihak yang paling dirugikan akibat adanya pernikahan dini ini. Oleh karena itu mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan edukasi kepada para remaja di Desa Petanjungan. Edukasi yang diberikan adalah berupa kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini yang dilakukan pada tanggal 16 Juli 2023 di Balai Desa Petanjungan dengan jumlah 33 peserta. 

Edukasi pencegahan pernikahan dini oleh mahasiswa KKN Tim II Undip bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para remaja mengenai bahaya dari pernikahan dini. Melalui sosialisasi ini diharapkan para remaja menjadi lebih sadar akan dampak dari pernikahan dini dan agar tidak menjadi korban ataupun pelaku pernikahan dini.



Penulis: Kurnia Kismadewi (Ilmu Hukum/Fakultas Hukum)
Dosen pembimbing: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi KKN: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. 
KKN TIM 2 2022/2023 Universitas Diponegoro




Marak Hoax, Mahasiswa KKN TIM II Undip Ingatkan Bahaya dan Pencegahannya pada Masyarakat Desa Petanjungan

0

 



Campusnesia.co.id - PEMALANG. Pelaksanaan KKN Tim II Universitas Diponegoro periode 2022/2023 secara resmi telah mulai dilaksanakan mulai pada hari Rabu, 5 Juli 2023 oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. Kegiatan KKN yang dimulai dari tanggal 5 Juli 2023 hingga 17 Agustus 2023. Bertempat di salah satu desa yang berada di Kabupaten Pemalang, yaitu Desa Petanjungan yang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Petarukan.

Penggunaan jaringan internet dan media sosial yang dapat dikatakan tinggi pada jaman yang serba online ini, berita bohong atau hoax akan sangat mudah untuk menyebar. Hal ini tidak menutup kemungkinan penyebaran berita bohong atau hoax di desa yang bisa dikatakan ditempat yang jauh dari pusat perkotaan. 

Maka dari itu dalam kesempatan ini mahasiswa yang bertempat KKN di Desa Petanjungan membantu melakukan hal kepada masyarakat agar dapat lebih waspada terhadap berita hoax yang beredar. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan menghindari akan berita hoax yaitu dengan cara sosialisasi atau bisa dikatakan duduk bersama dan sharing akan berita hoax tersebut.

Tujuan utama dari kegiatan yang dilakukan ini adalah untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap adanya berita yang masuk dan bisa lebih berhati-hati terhadap berita yang diberikan atau luar. Kegiatan ini diadakan bersamaan dengan kegiatan PKH di rumah Warga yang bernama Ibu Azizah yang berada di Desa Petanjungan lebih tepatnya dan dihadiri oleh kurang lebih 20 warga setempat.

Kemudian dalam pelaksanaanya dimulai dari pengenalan mengenai hoax, ciri-ciri hoax, tips cerdas bermedia sosial dan berantas hoax, cara bagaimana cek fakta informasi, dasar hukum berdasarkan UU ITE dan KUHP serta ancaman pidana bagi penyebar hoax.



Penulis: Kurnia Kismadewi (Ilmu Hukum, Fakultas Hukum)
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi KKN: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
KKN TIM 2 2022/2023 Universitas Diponegoro


Mengabadikan Jejak Sepeda Onthel Petanjungan: Film Dokumenter Komunitas Sepada Onthel Petanjungan

0
 


Campusnesia.co.idSuatu usaha menginspirasi telah diwujudkan oleh Muhammad Aufar Barimuda dari tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Petanjungan dalam bentuk film dokumenter singkat yang menceritakan jejak dan nilai-nilai bersejarah dari Komunitas Sepada Onthel Petanjungan. 

Proyek film ini melibatkan Bapak Nurohman, pemimpin dari Komunitas Sepada Onthel Petanjungan, sebagai narasumber utama dalam wawancara, serta melibatkan seluruh anggota komunitas yang turut memberikan sumbangsih dalam video dokumenter ini.

Selama dua pekan terakhir, mulai dari 29 Juli hingga 12 Agustus 2023, tim KKN Desa Petanjungan telah menggelar kegiatan yang memadukan usaha, kecermatan, dan seni. Proses tersebut menghasilkan sebuah film dokumenter singkat yang merekam asal-usul dan warisan bersejarah dari Komunitas Sepada Onthel Petanjungan. Wawancara dengan Bapak Nurohman dilakukan di rumah beliau, yang juga menjadi pusat pertemuan komunitas serta tempat wawancara narasumber.
 
Apa alasan di balik produksi film dokumenter ini? Komunitas Sepada Onthel Petanjungan tidak hanya sekadar kelompok pecinta sepeda tua, tetapi juga memiliki kisah berharga yang pantas dibagikan kepada dunia. Nilai-nilai sejarah, semangat kebersamaan, dan cinta terhadap sejarah diangkat dalam film dokumenter ini untuk mempromosikan eksistensi komunitas sekaligus menyuarakan nilai-nilai positif yang bisa diinspirasi oleh masyarakat luas.

Film dokumenter ini yang dimulai dengan wawancara mendalam bersama Bapak Nurohman. Dalam wawancara tersebut, beliau membagikan pandangan tentang Komunitas Sepada Onthel Petanjungan, perjalanan komunitas, serta makna yang terkandung di dalamnya. Pengambilan video dari arsip komunitas menambah kekayaan visual dalam film ini. Setelah proses editing yang hati-hati, karya tersebut diunggah di kanal YouTube Desa Petanjungan.
 
Melalui pengunggahan film dokumenter ini, diharapkan bahwa nilai-nilai sejarah dan semangat kebersamaan yang diusung oleh Komunitas Sepada Onthel Petanjungan dapat diapresiasi oleh khalayak yang lebih luas. Film ini juga merangkul masyarakat untuk lebih memahami dan menghargai budaya serta sejarah yang menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Film dokumenter singkat Komunitas Sepeda Onthel Petanjungan tidak hanya menjadi bukti kreativitas, tetapi juga sebuah usaha nyata dalam melestarikan jejak sejarah yang dapat menginspirasi generasi sekarang dan mendatang. Komunitas Sepada Onthel Petanjungan menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dalam menjaga dan merayakan warisan budaya adalah langkah yang sangat berharga. Film ini, tanpa diragukan lagi, adalah penanda dari upaya komunitas untuk tetap menghidupkan roh sejarah dan melestarikan identitas unik Desa Petanjungan.



Oleh: Muhammad Aufar Barimuda
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah,




Dokumenter Singkat Desa Petanjungan: Mencerahkan Asal-usul dan Kaya Sejarah Desa

0
 


Campusnesia.co.idDalam dua minggu terakhir, mulai dari 29 Juli hingga 12 Agustus 2023, Muhammad Aufar Barimuda dari tim KKN Desa Petanjungan telah menggelar kegiatan intensif untuk merekam, mewawancarai, dan mengabadikan pesona desa yang kaya sejarah ini dalam bentuk film dokumenter singkat. 

Wawancara dilakukan di rumah Ibu Sudiwati, yang menjadi posko KKN Desa Petanjungan dan tempat wawancara dengan narasumber utama, Mbah Sunoto. Selain itu, beberapa tempat penting di Desa Petanjungan seperti Petilasan Amangkurat III dan sawah yang sedang dipanen juga menjadi latar dalam film dokumenter ini.
Proyek film ini melibatkan Mbah Sunoto, seorang sepuh di Desa Petanjungan, sebagai narasumber utama dalam wawancara, serta melibatkan segenap masyarakat desa yang memberikan warna hidup dalam video dokumenter ini.

Mengapa film dokumenter ini diproduksi? Pertanyaan ini memiliki jawaban yang dalam. Desa Petanjungan memiliki sejarah dan cerita yang layak dibagikan ke dunia luar. Nama desa yang unik, jejak Petilasan Amangkurat III, dan berbagai informasi bersejarah lainnya menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan Desa Petanjungan. Dengan tujuan untuk mempromosikan eksistensi desa serta menggugah semangat kecintaan terhadap warisan budaya dan sejarah, diputuskanlah untuk menghadirkan jejak sejarah ini dalam bentuk film dokumenter yang dapat diakses oleh semua orang.

Proses pembuatan dokumenter dimulai dengan wawancara mendalam bersama Mbah Sunoto, seorang sepuh yang telah mengenal desa ini selama bertahun-tahun. Cerita dan kenangan yang dibagikan oleh beliau menjadi jendela melihat masa lalu yang berharga.Di film ini juga merangkum berbagai momen dan pemandangan yang merepresentasikan keindahan desa. Dengan sentuhan editing yang cermat, film dokumenter ini akhirnya melahirkan sebuah karya yang indah dan menginspirasi.
 
Dengan menyajikan film dokumenter ini di channel YouTube Desa Petanjungan, Diharapkan bahwa jejak sejarah dan pesona Desa Petanjungan dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Langkah ini tidak hanya berfungsi untuk mempromosikan pariwisata dan eksistensi desa, tetapi juga untuk mengajak masyarakat menghargai nilai-nilai sejarah dan budaya yang melekat dalam setiap sudut Desa Petanjungan.

Dalam dunia yang semakin modern, usaha untuk mengenang dan meneruskan warisan nenek moyang adalah tindakan berharga yang layak diapresiasi. Dengan langkah ini, Desa Petanjungan telah berhasil menciptakan karya yang tak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memberikan inspirasi untuk menjaga akar budaya yang kuat.



Oleh: Muhammad Aufar Barimuda
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah,



Menuju Generasi Sehat Tanpa Stunting: Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Ibu Hamil di Desa Petanjungan Mengenai Manfaat Ikan

0
 


Campusnesia.co.idDesa Petanjungan, 25 Juli 2023 - Dustin Alejandro Indiarto, seorang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Diponegoro (Undip), memimpin sebuah program kerja monodisiplin yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan bagi ibu hamil dalam upaya mencegah stunting. Program ini dilakukan sebagai bagian dari KKN Tim II Undip, dengan tujuan mengedukasi masyarakat Desa Petanjungan tentang peran ikan dalam mengatasi masalah stunting.

Masalah stunting, yang terjadi akibat kekurangan gizi selama masa pertumbuhan, adalah masalah serius di Indonesia. Sebagai respon atas perhatian yang semakin meningkat terhadap masalah ini, Dustin Alejandro Indiarto memilih untuk fokus pada edukasi tentang pentingnya ikan dalam mencegah stunting, terutama bagi ibu hamil. Ikan adalah sumber protein, omega-3, dan nutrisi penting lainnya yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mendukung perkembangan janin dalam kandungan.

Program ini diadakan pada tanggal 25 Juli 2023 di Balai Desa Petanjungan. Acara dimulai dengan sambutan dari Dustin Alejandro Indiarto, yang menjelaskan tujuan dan pentingnya program sosialisasi ini. Dengan kehadiran 15 ibu hamil dari Desa Petanjungan, suasana acara menjadi akrab dan interaktif.
 
Mahasiswa KKN UNDIP memberikan presentasi mendalam tentang nutrisi yang terkandung dalam ikan dan bagaimana nutrisi tersebut dapat memberikan dampak positif pada perkembangan janin. Ia juga membahas jenis-jenis ikan yang sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil dan bagaimana cara memasaknya dengan benar untuk memaksimalkan manfaat gizi. Para ibu hamil diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai topik ini, menciptakan suasana yang ramah dan penuh partisipasi.

Program ini bertujuan untuk menciptakan pemahaman yang lebih baik di kalangan ibu hamil tentang pentingnya konsumsi ikan dalam mencegah stunting. Dengan memberikan informasi yang akurat dan relevan, diharapkan ibu hamil dapat memperhatikan pola makan mereka dan memberikan asupan nutrisi yang tepat bagi perkembangan janin. Dengan dukungan pemerintah, perguruan tinggi, dan kolaborasi masyarakat, upaya untuk mengurangi angka stunting dapat terus ditingkatkan.

Dengan berakhirnya kegiatan pada tanggal 25 Juli 2023, program sosialisasi tentang pentingnya ikan untuk ibu hamil ini telah berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik kepada ibu hamil di Desa Petanjungan. Diharapkan bahwa program semacam ini dapat terus diadakan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan generasi mendatang.




Penulis: Dustin Alejandro Indiarto (Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi KKN: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
KKN TIM 2 2022/2023 Universitas Diponegoro

Revolusi Pangan Lokal: Mahasiswa KKN UNDIP Ciptakan Gebrakan dengan Nugget Ikan Lele Melawan Stunting di Desa Petanjungan

0
 


Campusnesia.co.idDesa Petanjungan, 21 Juli 2023 - Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (Undip), Dustin Alejandro Indiarto, melaksanakan program kerja monodisiplin yang bertujuan untuk mencegah stunting melalui diversifikasi produk perikanan, khususnya dengan pembuatan nugget ikan lele. Program ini dilakukan sebagai bagian dari KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tim II Undip, sebagai respons terhadap masalah stunting yang juga menjadi perhatian serius pemerintah.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 21 Juli 2023 di Balai Desa Petanjungan. Dengan kehadiran 35 hingga 40 warga Desa Petanjungan, kegiatan dimulai dengan pemaparan dari Dustin Alejandro Indiarto tentang pentingnya pencegahan stunting dan peran ikan lele sebagai sumber gizi yang bernutrisi tinggi.

Pertumbuhan yang kurang optimal pada anak, atau yang dikenal sebagai stunting, menjadi isu serius di Indonesia. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi angka stunting, dan dalam konteks ini, mahasiswa KKN Tim 2 UNDIP mengajukan ide diversifikasi produk perikanan untuk membantu masyarakat mengatasi masalah ini. Nugget ikan lele dipilih sebagai produk yang dihasilkan, karena ikan lele kaya akan protein, omega-3, dan nutrisi penting lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan anak.
 
Dalam pelaksanaannya, program ini berfokus pada pelatihan pembuatan nugget ikan lele. Peserta yang datang ke Balai Desa Petanjungan diberikan kesempatan untuk memahami dan terlibat dalam seluruh proses pembuatan nugget ikan lele. Mahasiswa KKN Tim 2 UNDIP menjelaskan langkah-langkah pembuatan, mulai dari persiapan bahan, pemrosesan ikan, hingga teknik penggorengan yang tepat.

Masyarakat Desa Petanjungan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program ini. Dengan kehadiran yang solid, mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan Dustin Alejandro Indiarto, tetapi juga aktif dalam sesi demo memasak nugget ikan lele. Setelah nugget ikan lele selesai dimasak, semua peserta diberikan kesempatan untuk mencicipi produk yang telah dihasilkan.

Program ini diharapkan memberikan dampak positif dalam mengurangi angka stunting di Desa Petanjungan. Dengan menyediakan alternatif makanan yang kaya gizi dan lezat seperti nugget ikan lele, diharapkan masyarakat akan lebih mampu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi antara perguruan tinggi, seperti Universitas Diponegoro, serta masyarakat lokal, upaya untuk mencegah stunting dapat terus ditingkatkan.

Dengan berakhirnya kegiatan pada tanggal 21 Juli 2023, program pembuatan nugget ikan lele ini menunjukkan kolaborasi yang sukses antara mahasiswa KKN Tim II Undip dan masyarakat Desa Petanjungan dalam menghadapi masalah stunting. Diharapkan bahwa program semacam ini dapat menjadi contoh bagi upaya-upaya serupa di daerah lain dalam upaya mencegah stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.


Penulis: Dustin Alejandro Indiarto(Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi KKN: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
KKN TIM 2 2022/2023 Universitas Diponegoro

Simulasi Pertolongan Pertama dan Kotak P3K: Upaya Mahasiswa KKN UNDIP 2023 dalam Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman

0
 


Campusnesia.co.idSebagai wujud komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan siswa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2023 telah melaksanakan program simulasi pertolongan pertama dan pemberian kotak P3K di SD N 01 Petanjungan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.

Pada Jumat, 11 Agustus 2023, suasana di SD N 01 Petanjungan dipenuhi semangat belajar dalam kegiatan simulasi pertolongan pertama. Siswa-siswi dari berbagai kelas turut serta, bersama dengan staf guru yang mendukung program ini. Mahasiswa KKN UNDIP menjadi fasilitator utama dalam menyajikan materi yang berkaitan dengan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk membekali siswa dengan keterampilan pertolongan pertama yang dapat digunakan dalam situasi darurat. Melalui simulasi yang dilakukan dengan pendekatan praktis, siswa diberikan gambaran nyata tentang tindakan yang harus diambil saat menghadapi kecelakaan atau cedera. Selain itu, pemberian kotak P3K di setiap kelas bertujuan untuk memastikan ketersediaan peralatan dasar pertolongan pertama yang dapat digunakan dengan cepat.
 
Sosialisasi pertolongan pertama memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, mengamankan keselamatan dan kesehatan para siswa adalah prioritas utama. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, siswa dapat memberikan bantuan pertolongan pertama yang tepat sehingga risiko cedera lebih lanjut dapat diminimalkan.

Kedua, program ini meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi keadaan darurat. Siswa-siswi menjadi lebih percaya diri dalam merespons situasi darurat dan memberikan bantuan pertolongan pertama dengan respons yang cepat dan efektif.

Selanjutnya, pengetahuan tentang pertolongan pertama memberikan rasa pemberdayaan kepada siswa. Mereka merasa siap untuk membantu dalam situasi darurat dan dapat mengurangi rasa takut serta kepanikan yang mungkin timbul.

Simulasi pertolongan pertama diarahkan sesuai dengan kebutuhan anak-anak SD. Langkah-langkah yang diperkenalkan melibatkan pendekatan yang lebih sensitif dan perhatian khusus. Ketika siswa menghadapi situasi darurat seperti pingsan, mereka diajarkan untuk tidak panik, memberikan ruang bernafas yang lebih luas, dan memanggil guru atau staf yang terlatih dalam penanganan pertolongan pertama.

Inisiatif mahasiswa KKN UNDIP tahun 2023 ini tidak hanya melatih siswa dalam pertolongan pertama, tetapi juga merangkul budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah. Diharapkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh oleh siswa akan memberikan dampak jangka panjang, menciptakan lingkungan yang aman, dan membentuk generasi yang siap menghadapi berbagai tantangan. Simulasi pertolongan pertama ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat membawa perubahan positif dalam masyarakat yang lebih peduli dan tanggap.



Oleh: Tim KKN II Universitas Diponegoro Desa Petanjungan
DPL: Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Lokasi: Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah,