Mentransformasi Wajah Taman Simpang Lima Jaya Sakti Jetiswetan: Mahasiswa KKN Tim 2 Undip Berperan Aktif dalam Meningkatkan Potensi Lokal

0
 

 

Campusnesia.co.id - Jetiswetan, Klaten, [30 Juli 2023] - Sebuah perubahan yang menginspirasi telah terjadi di Taman Simpang Lima Jaya Sakti Desa Jetiswetan, berkat peran serta mahasiswa dari Universitas Diponegoro (Undip) dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 2. Dengan upaya berkelanjutan, taman ini telah bertransformasi menjadi pusat perekonomian yang menarik serta meriah dengan sentuhan alam dan kreativitas.

Hijaukan Taman: Penanaman Pohon dan Perawatan Berkesinambungan
  
Dalam upaya untuk memperkaya kehidupan alam dan menghadirkan lingkungan yang lebih segar, mahasiswa KKN Tim 2 Undip telah mengambil langkah signifikan dengan penanaman pohon yang cermat. Setiap pohon yang ditanam bukan hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Melalui perawatan yang tekun, pohon-pohon ini diberi perhatian khusus dengan menyiram air secara berkala. Hasilnya adalah suasana taman yang menyejukkan dan harmonis.

Menghidupkan Cahaya: Lampu Lampion sebagai Simbol Kreativitas


  
Menggabungkan sentuhan artistik dengan alami, tim mahasiswa KKN telah melibatkan komunitas setempat dan juga perangkat desa yang bertanggung jawab atas pembangunan taman dalam upaya menghias taman. lampu-lampu lampion yang terampil diatur untuk menciptakan cahaya yang lembut dan warna-warni saat senja tiba. Tidak hanya memberikan tampilan yang memesona saat malam hari, tetapi juga menciptakan suasana akrab yang mengundang untuk bersantai dan menikmati waktu bersama.


Dorong Pertumbuhan Ekonomi: Menghidupkan Kembali Daya Tarik Lokal
Peningkatan daya tarik taman telah berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan yang semakin banyak telah membuka peluang baru bagi komunitas sekitar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 

Dari pedagang makanan khas hingga perajin lokal, banyak yang merasakan lonjakan permintaan akan produk dan jasa mereka. Mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.


Mendorong Inspirasi dan Inovasi
Dengan transformasi yang berhasil dicapai oleh mahasiswa KKN Tim 2 Undip, taman ini kini tidak hanya sekadar tempat umum, tetapi juga sumber inspirasi dan inovasi. Pengalaman ini menunjukkan betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam merancang dan memelihara lingkungan mereka. Harapannya, hasil karya ini akan menjadi model bagi pengembangan wilayah lain yang juga menginginkan perubahan positif yang berkelanjutan.

Dengan sentuhan alam dan sentuhan manusia yang harmonis, Taman Simpang Lima Jaya Sakti telah mengubah wajahnya. Penanaman pohon dan perawatan yang berkelanjutan, dipadukan dengan kreativitas lampu lampion, telah menghadirkan taman yang memukau dan memikat. Melalui keterlibatan aktif komunitas dan dedikasi mahasiswa, taman ini telah membuktikan bahwa perubahan yang berarti dapat diwujudkan dengan kerja sama dan semangat kolektif.



Penulis:
Tim KKN II UNDIP 2023 Desa Jetiswetan, Klaten


DPL:
1. Pror. Dr. rer. nat. Ir. Thomas Triadi Putranto., S.T., M.Eng., IPU
2. Dinalestari Purbawati, S.E., M.Si.,Akt
3. Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Si

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Lakukan Penyuluhan Pentingnya Pengelolaan Sampah kepada Masyarakat Desa Kalirejo

0

 Mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan
 penyuluhan pengelolaan sampah (4/8/2023).


Campusnesia.co.idKalirejo, Pekalongan (4/8/2023) - Kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat di Balai Desa Kalirejo. Pada tanggal 4 Agustus 2023 telah diadakan penyuluhan tentang pengelolaan sampah yang dihadiri oleh perangkat desa dan warga desa Kalirejo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan guna menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. 

Acara penyuluhan dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Kalirejo, Bapak H. Tarono, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dengan benar. Beliau juga mengingatkan bahwa sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi masalah lingkungan yang serius. 

Sesi utama acara dilakukan oleh tim penyuluhan yang terdiri dari mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro. Para mahasiswa dengan penuh semangat menyampaikan informasi tentang berbagai aspek pengelolaan sampah, termasuk pemilahan sampah, daur ulang, dan manajemen sampah yang baik. Materi disajikan dengan menggunakan media presentasi berbentuk power point agar lebih mudah dipahami oleh partisipan.

Selama penyuluhan berlangsung, suasana menjadi interaktif dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh warga desa. Tim penyuluhan dengan menjawab setiap pertanyaan dan memberikan solusi yang praktis terkait dengan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga maupun lingkungan desa. 

Sebagai puncak acara, tim KKN Tim II Universitas Diponegoro menampilkan hasil karya berupa poster tentang pengelolaan sampah yang dibuat oleh para mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro. Poster tersebut diberikan sebagai bentuk edukasi yang dapat dipajang di balai desa dan menjadi pengingat bagi warga tentang pentingnya pengelolaan sampah. KKN Tim II Universitas Diponegoro juga memberikan tong sampah kepada masyarakat desa Kalirejo agar masyarakat desa memiliki tempat pembuangan sampah yang baik.

Kepala Desa Kalirejo mengapresiasi upaya mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro dalam menyelenggarakan penyuluhan pengelolaan sampah. Beliau berharap agar masyarakat dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Penyerahan poster Pengelolaan Sampah kepada 
Kepala Desa Kalirejo (4/8/2023).


Dengan demikian, diharapkan desa Kalirejo dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang baik dan menjadi lingkungan yang bersih dan sehat. Acara penyuluhan tentang pengelolaan sampah ini berlangsung dengan antusiasme dan interaktif antara tim KKN Tim II Universitas Diponegoro, perangkat desa, dan warga desa. Diharapkan upaya ini dapat menjadi langkah awal yang positif untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di desa Kalirejo.

 


Penulis: KKN Tim II Universitas Diponegoro
DPL: Nenik Woyanti, S.E., M.Si.
Lokasi KKN: Desa Kalirejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Ajarkan Cara Efektif Mengerjakan Operasi Perkalian, Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan Alat Peraga Batang Napier

0
 


Campusnesia.co.idBoyolali (10/08/2023) - Matematika menjadi pelajaran yang kurang diminati karena bersifat abstrak dengan konsep berhitung yang sulit. Matematika seringkali dianggap sebagai ilmu yang rumit dan sulit, terutama di tingkat Sekolah Dasar. Padahal matematika penting untuk dikuasai karena dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama operasi dasar seperti perkalian. 

Hal ini yang melatarbelakangi dilaksanakannya program monodisiplin oleh Ermin Diah Mumpuni, mahasiswa Tim II KKN UNDIP untuk memperkenalkan Batang Napier sebagai alat bantu operasi perkalian. Program kerja tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Juli 2023 di SD Negeri 1 Karanggatak.

Batang Napier merupakan metode perkalian yang menggunakan objek sebagai alat bantu, yaitu batang untuk memodelkan operasi perkalian menjadi operasi penjumlahan. Batang Napier pertama kali ditemukan oleh seorang bangsawan dari Skotlandia yang bernama John Napier. Alat hitung ini sengaja dirancang untuk menyederhanakan tugas berat dalam perkalian dengan mengubah perkalian menjadi penjumlahan.

Kegiatan pengenalan dimulai dengan edukasi mengenai cara kerja alat peraga Batang Napier. Selanjutnya, siswa diberi contoh soal pengerjaan operasi perkalian dengan alat peraga. Terakhir, siswa diberikan soal untuk dikerjakan dengan bantuan Batang Napier. 
 
“Perkalian dengan Batang Napier lebih mudah dipahami. Cara ini lebih cepat juga untuk menghitung perkalian dua digit atau lebih,” ungkap salah satu siswa kelas 4 SD Negeri 1 Karanggatak.

Dengan dilaksanakannya program pengenalan metode perkalian dengan menggunakan alat peraga Batang Napier, diharapkan siswa dapat memahami dan mengerjakan operasi perkalian dengan mudah dan efektif. Program ini dapat menjadi solusi bagi siswa yang belum mahir dalam materi perkalian dengan cara bersusun ke bawah.


Penulis: Ermin Diah Mumpuni 

Dosen Pembimbing Lapangan: Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.

Lokasi: Boyolali

Mahasiswa KKN Undip Menerapkan Parenting Berbasis Sastra sebagai Pendidikan Karakter serta Peningkatan Kecerdasan Emosional Pada Anak

0
 


Campusnesia.co.id(Desa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah 11/07/2023) –Pendidikan karakter sangat berperan penting bagi setiap anak. Sebagai penerus bangsa, anak-anak tentu diharapkan dapat membuat negara ini semakin maju di masa mendatang. Akan tetapi, di tengah era teknologi yang semakin canggih ini anak-anak justru lebih tertarik untuk menikmati fasilitas bermain seperti gadget daripada belajar.

Seorang mahasiswa KKN Undip Tim 2 2022/2023, Namira (21), mengatakan bahwa anak-anak di Desa Karanggatak, tempatnya mengabdi, lebih tertarik dengan gadget daripada belajar. Bahkan anak-anak tersebut selalu membawa ponsel pada saat bermain yang tak lain dan tak bukan hanya untuk mengakses berbagai sosial media seperti TikTok dan Instagram. Tak hanya itu, mereka juga kerap kali meminta izin untuk meminjam mahasiswa untuk mengakses sosial media yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan.

Mahasiswa Sastra Indonesia itu mengatakan bahwa penerapan sastra sangat dibutuhkan untuk mengembangkan minat baca serta kecerdasan emosional anak, sehingga anak-anak tidak terus terpaku pada gadget mereka. 

Dengan program kerjanya yang berjudul "Penerapan Sastra Terhadap Anak Usia 0-12 Tahun Sebagai Upaya Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak" tersebut, Namira berharap dapat membantu para ibu dan calon ibu untuk segera menerapkan sastra pada anak-anak mereka atau dengan kata lain parenting berbasis sastra. Namira (21) memberikan pendampingan kepada ibu dan bidan tentang bagaimana cara penerapan sastra dengan menyesuaikan usia anak, baik anak dalam kandungan, batita, balita, dan anak yang mendekati usia remaja.

Penerapan sastra sendiri memiliki banyak manfaat bagi masing-masing anak yang di antaranya sebagai stimulasi bayi dalam kandungan, pendidikan karakter anak, meningkatkan kecerdasan emosional anak, mengembangkan daya imajinasi anak, dan lain sebagainya.
Diharapkan dengan program ini, para orang tua dapat lebih mengenalkan berbagai karya sastra seperti lagu-lagu, dongeng, cerita bergambar, dan film-film bertema pendidikan kepada anak mereka. 



Penulis: Namira Pratama Putri Mulya

DPL: Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.

Lokasi: Desa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali

Mahasiswa KKN TIM II Undip 2023 Melakukan Pelatihan dan Pendampingan Pembukuan Sederhana untuk UMKM dengan Sarana Perangkat Lunak Excel Dan Buku Kas

0
 



Campusnesia.co.idDesa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (07/08/2023). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata TIM II Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP)  turut berpartisipasi dalam pendampingan dan juga pelatihan pembukuan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Rumah Tas Zora, bertempat di dukuh Gadelan, desa Karanggatak, Klego, Boyolali. Kegiatan tersebut berlangsung secara berkala selama 2 minggu.

Rumah Tas Zora merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang fashion. Tentunya mereka masih belum mengetahui tentang pembukuan. Dimana pembukuan yang kita ajarkan tidak sekompleks pembukuan pada usaha konvensional lainnya, namun mahasiswa KKN  Undip mendampingi dan melatih pelaku UMKM pada pembukuan yang sifatnya sederhana.

Pertama-tama sebelum diajarkan bagaimana cara melakukan pencatatan keuangan, pelaku UMKM diajarkan bagaimana melakukan pembukuan untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan barang atau biasa disebut stock opname dengan menggunakan buku persediaan barang. Selain itu, kita juga mengajarkan bagaimana cara melakukan penataan barang dagang sesuai dengan tipe, yang kemudian semua catatan hasil stock opname dimasukkan kedalam buku persediaan barang dagang.

Pembukuan tersebut dimulai dari penjualan barang dagang, membuat price list barang dagang, dan laporan sederhana untuk mengetahui seberapa besar laba usaha, serta yang paling utama mengajarkan bagaimana cara melakukan pencatatan kas dengan baik karena pelaku UMKM sebelumnya tidak pernah melakukan mencatat pemasukan dan pengeluaran terkait usaha mereka secara terpisah. Hal tersebut yang menjadi fokus utama Mahasiswa KKN Undip yakni untuk mengajarkan bahwa keuangan pribadi dan keuangan usaha harus dicatat dan disimpan secara terpisah.

Pencatatan pemasukan dan pengeluaran kas dilakukan melalui sarana Buku Kas yang kemudian dioptimalisasikan dengan dilakukannya digitalisasi menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Pencatatan kas dibuat sesederhana mungkin agar dapat dengan mudah dipahami oleh para pelaku UMKM, yakni dengan membaginya dengan tiga bagian yaitu, Debit, Kredit, dan diakumulasikan pada bagian Saldo.

Mahasiswa KKN TIM II Undip melakukan pendampingan dan pelatihan pembukuan dengan tujuan agar bisa membantu dan menambah wawasan para UMKM dalam menjalankan usaha. Pelaku UMKM perlu membutuhkan hard skill dan soft skill. Fulan selaku pemilik toko sangat antusias mendukung program kerja ini. “Semoga Rumah Tas Zora kedepannya akan mengalami peningkatan. Saya sangat berterimakasih karena ada mashasiswa KKN Undip Semarang yang telah melakukan pelatiha dan pendampingan pembukuan kepada para pelaku UMKM”, pungkasnya.



Penulis : Ilman Alauddin
Editor : Renny Wiyatasari
Lokasi : Desa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali


Bantu Siswa Belajar Matematika Secara Mandiri, Mahasiswa KKN UNDIP Buat Modul Pembelajaran Matematika

0
 


Campusnesia.co.id - Boyolali (10/08/2023) - Matematika adalah salah satu ilmu dasar yang mempunyai peranan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam kehidupan sehari-haripun kita pasti tidak terlepas dari matematika. Akan tetapi, matematika seringkali dianggap sulit karena berhubungan dengan perhitungan angka. Hal tersebut yang membuat rendahnya minat belajar siswa terhadap pelajaran matematika.  

Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, Ermin Diah Mumpuni, salah satu mahasiswa KKN Tim II UNDIP memutuskan membuat modul pembelajaran matematika khususnya untuk kelas 6 SD Negeri 1 Karanggatak. 

Modul matematika yang dibuat berisi materi tentang Bilangan Bulat, Operasi Hitung Campuran, Lingkaran, Bangun Ruang dan Statistika. Modul juga dilengkapi dengan contoh soal, latihan soal, dan penyelesaiannya. Modul tersebut dibagikan kepada guru dan siswa di SD Negeri 1 Karanggatak dalam bentuk softfile dan hardfile. Yang membedakan modul ini dengan modul pembelajaran biasa adalah adalah terdapat catatan-catatan penting mengenai konsep matematika yang dapat memudahkan siswa memahami materi yang dibahas.


Program kerja ini dilaksanakan sebagai upaya untuk membantu siswa belajar dan memahami matematika secara mandiri. Hal ini juga perlu dilakukan untuk memaksimalkan persiapan siswa mengingat sebentar lagi mereka harus mengikuti ujian untuk masuk ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Dengan adanya modul pembelajaran diharapkan dapat mengurangi persepsi siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan. 
 


Penulis: Ermin Diah Mumpuni 

Dosen Pembimbing Lapangan: Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.

Lokasi: Boyolali


Pengajuan Administrasi Kependudukan secepat kilat dengan SAKURA

0
 
Penyerahan poster kepada salah satu ibu PKK

 
Campusnesia.co.id - Desa Jetiswetan, Klaten, 22 Juli 2023 - Dalam rangka terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat, pemerintah meluncurkan pengajuan dokumen administrasi melalui SAKURA (Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan). SAKURA dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efisien kepada masyarakat karena menjadi lebih mudah, cepat, dan dapat diakses dari mana saja. 

Inovasi SAKURA baru diluncurkan sejak tahun lalu, dapat diakses melalui https://sakura.dukcapil.klaten.go.id/ dan aplikasi. Kurangnya penyebaran informasi mengenai SAKURA membuat sebagian masyarakat masih asing dengan SAKURA. Pelatihan dan sosialisasi SAKURA bertujuan untuk mengenalkan aplikasi SAKURA dan memberikan pelatihan cara registrasi serta penggunaan SAKURA. 

Program pelatihan Pengajuan Administrasi Kependudukan secara online dilaksanakan oleh Indah Nurayuni, salah satu TIM II KKN UNDIP di rumah bapak RT 03, Dukuh Taraman, Desa Jetiswetan pada 22 Juli 2023 pukul 14.00 – 16.00. Peserta acara tersebut merupakan ibu ibu PKK RW 03 yang diberikan panduan lengkap tentang bagaimana menggunakan SAKURA secara efektif, mulai dari pendaftaran hingga pengajuan berbagai dokumen administrasi kependudukan seperti kartu identitas penduduk, akta kelahiran, akta kematian, dan lain sebagainya. Para peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya data yang akurat dan terintegrasi dalam sistem ini untuk memastikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Ibu Karlina, salah satu anggota PKK menyampaikan, "anak saya juga kemaren menggunakan aplikasi untuk mengurus kepindahannya. Tapi saya belum tahu caranya bagaimana, sekarang saya jadi mengerti karena sudah diajarkan”. SAKURA merupakan salah satu langkah nyata dalam rangka transformasi digital pemerintah dalam pelayanan publik. Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengajukan permohonan dokumen administrasi kependudukan secara online, mengurangi kerumitan dan waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan dokumen tersebut Melalui SAKURA, pemerintah terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan modern. 

Penyerahan banner kepada perangkat desa Jetiswetan

Seorang petugas administrasi Desa Jetiswetan menyatakan, "Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena masih sedikit yang menggunakan SAKURA untuk mengurus administrasi kependudukan”. Seain pemberian pelatihan kepada masyarakat, Indah Nurayuni juga mencetak banner cara registrasi SAKURA yang kemudian diletakan di kantor Desa Jetiswetan. 

Dengan semakin terintegrasinya teknologi dalam berbagai aspek pelayanan publik, pelatihan seperti ini menjadi penting untuk memastikan setiap masyarakat menetahui inovasi terbaru pemerintah yang memeberikan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Diharapkan bahwa penggunaan SAKURA akan semakin meluas dan menjadi model dalam memperbaiki sistem administrasi publik di Indonesia yang mendorong kemajuan menuju pemerintahan digital yang efisien dan berorientasi pada masyarakat.


Penulis: Indah Nurayuni

Lokasi: Desa Jetiswetan, Kec. Pedan, Kabupaten Klaten

DPL: 
1. Pror. Dr. rer. nat. Ir. Thomas Triadi Putranto., S.T., M.Eng., IPU
2. Dinalestari Purbawati, S.E., M.Si.,Akt
3. Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Si

Menuju Desa Pantirejo Bebas Stunting: Tim Mahasiswa KKN Undip Berikan Inovasi Pembuatan Bubur Sumsum Menggunakan FiberCreme Sebagai Makanan Tambahan Stunting

0
 


Campusnesia.co.idDesa Pantirejo, Sukodono (10/08/2023) - Prevelensi stunting di Indonesia yang masih tinggi merupakan masalah kesehatan nasional yang masih terjadi sampai saat ini. Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi untuk angka stunting di Asia Tenggara. Desa Pantirejo merupakan salah satu lokasi yang masih memiliki angka stunting. Stunting merupakan suatu kelainan gizi kronis yang disebabkan karena kurangnya asupan gizi, baik gizi micro maupun gizi macro. 

Stunting ditandai dengan tinggi badan dan berat badan yang tidak berkembang secara signifikan. Stunting pada anak dapat berakibat buruk pada perkembangan otak anak dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan menta, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. 

Stunting dapat dicegah dengan pemberian nutrisi tambahan. Desa Pantirejo sudah melakukan Pemberian Makanan Tambahan di setiap kegiatan posyandu yang sudah dilakukan, namun menu yang diberikan kurang variatif yang terdiri susu, pisang, telur, dan biscuit. Berdasarkan hal tersebut, Tim Mahasiswa KKN Undip berupaya memberikan penyuluhan edukatif mengenai “Inovasi Penggunaan FiberCreme dalam Pembuatan Bubur Sumsum Sebagai Pengganti Santan”. Tim Mahasiswa KKN Undip memilih produk krimmer multifungsi “FiberCreme” dikarenakan produk tersebut memiliki kandungan gizi yang lebih sehat jika dibandingkan dengan santan. Produk tersebut memiliki komponen utama oligosakarida yang diperoleh daring singkong. 

Kegiatan ini diawali dengan pembuatan bubur sumsum di posko KKN untuk dibagikan kepada balita yang hadir. Kegiatan penyuluhan dimulai dengan memaparkan materimengenai stunting dan pembuatan bubur sumsum menggunakan FiberCreme. Kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video mengenai pembuatan bubur sumsum yang sudah dilakukan di posko KKN dan diakhiri dengan pembagian bubur sumsum FiberCreme. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan bubur sumsum tidak memerlukan bahan yang rumit, yaitu tepung beras, FiberCreme (pengganti santan), gula aren, air, sedikit garam, dan daun pandan. Bahan-bahan yang diperlukan mudah diperoleh di supermarket terdekat. 

Cara pembuatan bubur sumsum juga mudah. Pertama, larutkan FiberCreme menggunakan air hangat, kemudian masukkan tepung beras ke dalam wadah yang berbeda dan larutan dengan air. Kedua, berikan garam secukupnya pada larutan tepung beras tadi. Ketiga, masak campuran tepung beras dan air menggunakan api kecil, setelah setengah matang masukkan larutan FiberCreme dan aduk secara perlahan,kemudian masukkan beberap lembar daun pandan. Keempat, aduk semua campuran tadi hingga tepung beras menggumpal dan membentuk bubur, seteah matang pindahkan ke dalam wadah. Kelima, larutan gula aren dibuat dengan melarutkan gula aren dan air dan masak hingga mendidih. Keenam, tuang larutan gula aren di atas bubur sumsum yang sudah dibuat dan hidangkan. 

  
Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu posyandu sejumlah 45 ibu-ibu dan balita. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Pantirejo pukul 09.00 WIB. Penyuuhan berjalan dengan lancer dan interaktif. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya beberapa pertanyaan dari ibu-ibu posynadu yang hadir. Luaran dari kegiatan ini adalah produk bubur sumsum dan leaflet yang berisikan pengertian FiberCreme, cara pembuatan bubur sumsum FiberCreme, dan informasi gizi FiberCreme. 

Tanggapan dari ibu-ibu posyandu yang hadir dalam kegiatan penyuluhan ini cukup baik. “Terima kasih mba untuk sosialisasinya, besok mungkin kami akan mencoba membuat bubur sumsum dengan FiberCreme untuk makanan tambahan di posyandu yang akan datang”, jelas Ibu Endang selaku kader posyandu. Harapan dari kegiatan ini adalah dapat memberikan inovasi baru kepada Masyarakat mengenai nutrisi tambahan pada anak stunting dan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. 



Penulis: Tim II Mahasiswa KKN Undip TA 2022/2023
DPL : Tari Purwanti S.Ant., M. A
Lokasi KKN: Desa Pantirejo, Kec. Sukodono, Kab. Sragen, Jawa Tengah

Optimalisasi Fungsi Bank Sampah: Tim Mahasiswa KKN Undip Fasilitasi Reorganisasi Kepengurusan Bank Sampah Desa Pantirejo

0
 


Campusnesia.co.id - Desa Pantirejo, Sukodono (14/08/2023) – Bank sampah menjadi alternatif konsep mendukung kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia. Bank sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering yang telah dipilah oleh masyarakat, serta masyarakat memiliki buku rekening layaknya perbankan. 

Namun, pada bank sampah yang ditabung bukan uang, melainkan sampah yang memiliki nilai ekonomis (seperti: besi dan plastik). Masyarakat yang menabung sampah akan disebut sebagai nasabah dan memiliki buku tabungan. Sampah yang ditabung selanjutnya akan ditimbang dan dicatat yang kemudian akan dihargai sejumlah uang. Program bank sampah menjadi program pendukung pemerintah dalam mengurangi volume sampah dari sumbernya. 

Bank sampah perlu memiliki kelembagaan yang kuat agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan optimal. Desa Pantirejo sudah memiliki 2 bank sampah yang berada pada setiap kebayanan. Namun, dalam pelaksanaanya masih belum optimal dalam hal pengurus dan minat masyarakat. 

Ketua pengurus bank sampah kebayanan barat telah kosong sejak akhir tahun 2022 dan belum ada penggantinya Selain itu kepengurusan bank sampah Desa Pantirejo selama ini masih belum berjalan sesuai tugas dan fungsinya, hal tersebut menyebabkan keberjalanan bank sampah Desa Pantirejo belum berjalan optimal. 

Berdasarkan hal tersebut, Tim Mahasiswa KKN Undip memfasilitasi Desa Pantirejo untuk melakukan reorganisasi kepengurusan Bank Sampah Desa Pantirejo dan membantu membuatkan Surat Keputusan Kepala Desa tentang Kepengurusan Bank Sampah Desa Pantirejo. 

Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan Focus Group Discussion dengan masyarakat Desa Pantirejo yang diwakilkan oleh Perangkat Desa Pantirejo, 17 Ketua RT Desa Pantirejo, dan Pengurus Bank Sampah setiap kebayanan saat ini. Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan pada Selasa, 01 Agustus 2023 di Balai Desa Pantirejo. Focus Group Discussion (FGD) dimulai dengan pemaparan materi dari Tim Mahasiswa KKN Undip tentang penguatan kelembagaan bank sampah, usulan struktur kepengurusan Bank Sampah Desa Pantirejo, serta penjelasan tugas, pokok, dan fungsi setiap jabatan bank sampah kedepannya. Dilanjutkan dengan diskusi bersama warga desa tentang struktur pengurus bank sampah setiap kebayanan yang disepakati beserta pemilihan ketua dan struktur bawahnya secara musyawarah mufakat.

Setelah struktur organisasi beserta nama pengurus disepakati, Tim Mahasiswa KKN Undip membantu Bank Sampah Desa Pantirejo meresmikan kepengurusan baru dengan membuatkan Surat Keputusan Kepala Desa Pantirejo tentang Pembentukan Pengurus Forum Bank Sampah Desa Pantirejo. Surat Keputusan tersebut berisi tugas dari forum bank sampah beserta susunan pengurus yang terdiri dari nama bank sampah setiap kebayanan dan susunan pengurus beserta namanya. Draf  SK Kepala Desa tersebut kemudian diserahkan kepada Desa Pantirejo dengan diwakilkan oleh Sekretaris Desa Pantirejo. Penyerahan draf SK Kepala Desa dilakukan pada Senin, 14 Agustus 2023 di Balai Desa Pantirejo.


Kegiatan fasilitasi penguatan kelembagaan bank sampah oleh Tim Mahasiswa KKN Undip ini mendapatkan respon positif dari Perangkat desa Pantirejo. Sekretaris Desa Pantirejo sebagai perwakilan masyarakat mengucapkan terimakasih atas kegiatan dan upaya optimalisasi Bank Sampah Desa Pantirejo oleh Tim Mahasiswa KKN Undip, “sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN Undip di Desa Pantirejo yang telah peduli dengan keadaan Bank Sampah di Desa Pantirejo dan membantu melakukan reorganisasi kepengurusan serta pembuatan SK baru, semoga dengan adanya kepengurusan bank sampah baru ini kegiatan bank sampah kedepannya dalam lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat”. Tim Mahasiswa KKN Undip berharap dengan adanya struktur organisasi baru dari Bank Sampah Desa Pantirejo, kedepannya pelaksanaan bank sampah dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Desa Pantirejo. 



Penulis: Tim II Mahasiswa KKN Undip TA 2022/2023
DPL : Tari Purwanti S.Ant., M. A
Lokasi KKN: Desa Pantirejo, Kec. Sukodono, Kab. Sragen, Jawa Tengah
 

Mahasiswa KKN TIM II Undip 2023 Melakukan Pelatihan dan Pendampingan terkait Optimalisasi Perangkat Lunak Microsoft Excel kepada Perangkat Desa Karanggatak Kecamatan Klego

0
 


Campusnesia.co.idDesa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (08/08/2023). Saat ini teknologi merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam dunia kerja. Teknologi telah berkembang menjadi berbagai macam jenis dan model, salah satunya adalah Microsoft Office. 

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan Microsoft Office ini, dimana Microsoft Office ini memiliki berbagai macam jenis aplikasi yang membantu pekerjaan kita. Salah satu contohnya adalah Microsoft Office Excel yang merupakan aplikasi yang dapat kita gunakan untuk melakukan suatu perhitungan.

Di desa Karanggatak sendiri, menurut informasi yang telah didapatkan dari hasil survey wawancara kepada sekretaris desa, perangkat desa khususnya di bidang administrasi dan keuangan masih asing dalam menggunakan Microsoft Office Excel ini. 

Perangkat desa lebih sering menggunakan aplikasi Microsoft Office Word untuk membuat laporan dan melakukan perhitungan dengan manual. Sehingga hal ini membuat mahasiswa KKN Undip Semarang mempunyai ide dan gagasan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan Microsoft Office Excel kepada perangkat desa Karanggatak.
  

Pelatihan dan pendampingan software Microsoft Excel ini digagas oleh mahasiswa KKN Undip, Ilman Alauddin yang berasal dari program studi Akuntansi Perpajakan. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan selama seminggu, ditahap awal terdapat sesi survey tentang sejauh mana para perangkat desa mengerti tentang penggunaan software Microsoft Excel, dan dilanjut dengan diadakannya sesi penyampaian materi mengenai Microsoft Office Excel oleh Mahasiswa KKN. Materi yang disampaikan seputar menu-menu yang ada di Microsoft Office Excel serta beberapa rumus-rumus yang dapat digunakan dalam perhitungan.

Pelatihan ini diikuti dengan sangat antusias oleh perangkat desa yang terlihat dari sesi tanya jawab, perangkat desa antusias bertanya mengenai fitur dan ruus-rumus yang terdapat pada Microsoft Office Excel yang dianggap mampu memudahkan pekerjaan mereka sebagai pelayan masyarakat.

Harapannya setelah diadakan pelatihan ini, para perangkat desa bisa lebih mengetahui bagaimana cara menggunakan Microsoft Office Excel serta dapat melakukan perhitungan secara otomatis menggunakan rumus-rumus yang ada tanpa menggunakan perhitungan manual.



Penulis: Ilman Alauddin
Editor: Renny Wiyatasari
Lokasi: Desa Karanggatak, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali