Masih Maraknya Perilaku Perundungan di Lingkungan Sekolah, Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Pengenalan Strategi Penanganan Bullying

0
 


Campusnesia.co.idBoyolali - Perilaku bullying atau perundungan antar siswa di lingkungan sekolah yang masih sering terjadi memerlukan perhatian lebih untuk strategi bagaimana menangani perundungan tersebut. Karena perilaku perundungan ini akan menyebabkan kerugian atau dampak negatif pada korbannya yang bisa mempengaruhi aspek fisik dan psikologis mereka jika tidak ada tindak lanjut penanganannya. 

Pihak di lingkungan sekolah yang bertanggung jawab dalam penanganan perilaku perundungan antar siswa salah satunya adalah bimbingan konseling sekolah. Maka dari itu, guru bimbingan konseling harus bisa menciptakan layanan yang efektif menangani kasus perundungan di lingkungan sekolah.             

                                                                                                                                                          
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa TIM II KKN UNDIP yang ditempatkan di Desa Banyuurip melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada guru bimbingan konseling di SMPN 1 Klego. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan pada tanggal 25, 27 Juli, dan 3 Agustus 2023 dengan target sasaran selain guru juga kepada siswa dari SMPN 1 Klego. 

Kegiatan ini diawali dengan proses asesmen untuk melakukan pengumpulan data terkait bagaimana penanganan perundungan yang telah terjadi selama ini. Kemudian pada pertemuan selanjutnya, mulai masuk kepada materi pengenalan yang diberikan kepada siswa kelas IX A SMPN 1 Klego. 

Materi yang diberikan dalam pertemuan kedua yaitu mengenai perilaku perundungan dan bagaimana cara untuk menanganinya dalam lingkup siswa. Selanjutnya, dalam pertemuan ketiga, guru bimbingan konseling diberikan materi dalam bentuk modul mengenai salah satu strategi penanganan perundugan di sekolah yang bisa diterapkan. Strategi ini adalah dengan membentuk kelompok peer supporters atau kelompok pendukung teman sebaya dalam lingkup siswa. 
 

Peran dari peer supporters ini dalam penanganan perundungan di sekolah adalah memberikan dukungan dan mendorong siswa untuk menjadi lebih pro-aktif ketika melihat dan mendapatkan tindakan perundungan dari sekitarnya. Peer supporters ini juga mendapatkan peran dalam mengawasi situasi interaksi sosial jika terjadi perilaku perundungan. 

Selain itu, peran dari peer supporters juga dengan membantu membagikan pengalaman mereka selama melihat ataupun mendapatkan tindakan perundungan, memberikan dukungan yang tidak menghakimi kepada saksi dan korban perundungan, serta memberikan dorongan dan harapan yang positif.

Harapannya, dengan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa TIM II KKN UNDIP ini, bisa membantu optimalisasi guru bimbingan konseling SMPN 1 Klego dalam memberikan pelayanan kepada siswa terkait permasalahan perundungan yang terjadi. 



Penulis:  
Eka Putri Ardianingrum
(Fakultas Psikologi – Psikologi)

Dosen Pembimbing: 
Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.

Lokasi KKN: 
Desa Banyuurip, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah

Menarik! Mahasiswa Undip Membuat Booklet Berisi Visualisasi Data Marketplace dan Panduan Pembuatan Akun Marketplace Untuk Para UMKM di Desa Larikan

0

Menjelaskan Booklet Kepada Pemilik UMKM


Campusnesia.co.idPekalongan, Doro (03/08/2023). Pada era digital yang terus berkembang, marketplace telah menjadi sarana penting bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Melihat manfaat besar yang dapat diberikan oleh platform marketplace, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) merancang sebuah program yaitu membuat booklet yang membahas visualisasi data marketplace dan panduan pembuatan akun marketplace untuk para UMKM di Desa Larikan. 

Program yang dilaksanakan pada Bulan Juli 2023 oleh Athifah Radhiyah ini bertujuan memberikan panduan praktis dan pemanfaatan marketplace bagi para pelaku UMKM, guna mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis mereka dalam era digital ini.

Pada booklet tersebut menghadirkan visualisasi data yang menarik tentang perkembangan marketplace Indonesia dan potensi penggunaan marketplace di Desa Larikan. Data-data ini dikumpulkan, lalu dibuat visualisasinya sehingga mudah dipahami oleh para pelaku UMKM. Tak hanya itu, booklet ini juga berfungsi sebagai panduan praktis bagi para pelaku UMKM dalam memahami langkah-langkah pembuatan akun di platform marketplace

Dengan bahasa yang sederhana dan langkah-langkah yang jelas, panduan ini memudahkan para pelaku UMKM untuk membuka akun di marketplace dan memanfaatkannya sebagai wadah untuk mengembangkan usaha mereka.
 
Penyerahan Booklet ke Pemilik UMKM

Para pelaku UMKM di Desa Larikan merespons positif kehadiran booklet ini. Dukungan dan apresiasi pun mengalir dari para pemilik UMKM seperti Pak Slamet, seorang pemilik konveksi di desa tersebut. "Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari mahasiswa Undip ini. Booklet ini membantu saya memahami potensi pasar online dan cara mengaksesnya dengan langkah-langkah yang mudah. Semoga kolaborasi positif ini dapat berlanjut untuk membantu UMKM di Desa Larikan"

Dengan semangat kreativitas dan kolaborasi yang kuat, program booklet ini merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi secara nyata untuk membantu masyarakat lokal mengoptimalkan potensi bisnis dan menghadapi tantangan era digital. Diharapkan program ini akan menjadi contoh inspiratif bagi pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.



Penulis: 
‘Athifah Radhiyah Habibilah

Praktis! Mahasiswa Undip Rancang Database Kepegawaian Puskesmas Doro II Berbasis Google Ecosystem

0
 
Menjelaskan Dashboard ke Perangkat Puskesmas


Campusnesia.co.idPekalongan, Doro (02/08/2023). Pada era digital saat ini, pengelolaan data yang efektif dan efisien menjadi sangat penting, termasuk dalam hal data kepegawaian. Dalam upaya untuk memaksimalkan pengelolaan data kepegawaian, penggunaan teknologi menjadi solusi yang efektif. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan Google Ecosystem, yaitu kumpulan layanan dan alat yang disediakan oleh Google. 

Hal ini memungkinkan penggunaan teknologi yang sudah terintegrasi dan saling berhubungan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dalam pengelolaan data kepegawaian. Selain itu, penggunaan Google Ecosystem ini lebih relevan untuk diaplikasikan di Desa Larikan karena lebih mudah dimengerti sehingga program ini dapat dilanjutkan oleh pihak Puskesmas Doro II. 

Pelaksanaan program ini dilakukan pada bulan Juli 2023 oleh ‘Athifah Radhiyah Habibilah. Ia memulainya dengan mengajukan data Kepegawaian Puskesmas Doro II. Data tersebut meliputi NIP, Nama, Jabatan, Status Pegawai, Pendidikan Terakhir, dll. 

Data yang diberikan kemudian diimpor ke dalam Google Spreadsheet, yang memungkinkan pengolahan dan penyimpanan data dalam format yang terstruktur. Dengan menggunakan Google Spreadsheet, mahasiswa dapat dengan mudah mengelola dan mengakses data kependudukan yang telah terkumpul.

Setelah itu, ia juga menggunakan Google Data Studio untuk membuat visualisasi data yang interaktif dan mudah dipahami. Dengan menggunakan fitur-fitur yang disediakan oleh Google Data Studio, seperti grafik, tabel, dan filter, informasi mengenai kepegawaian dapat disajikan secara jelas, komprehensif, dan visualisasi data dapat ter-update secara otomatis jika terdapat data baru. Hal ini memungkinkan pihak puskesmas untuk dengan mudah menganalisis dan memahami data kepegawaian dengan lebih baik.

Penerapan database kepegawaian berbasis Google Ecosystem ini memberikan banyak manfaat, yaitu penyimpanan data dalam Google Spreadsheet memudahkan akses dan pengelolaan data kepegawaian sehingga pihak puskesmas dapat dengan mudah mencari, mengedit, dan memperbarui data yang diperlukan. Lalu, dengan adanya dashboard data kepegawaian akan mempermudah pihak puskesmas untuk menganalisis dan memonitor data-data yang ada serta dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan cepat.
 
Penyerahan Dashboard ke Perangkat Puskesmas


Dengan adanya database kepegawaian berbasis Google Ecosystem ini, diharapkan pengelolaan data kepegawaian Puskesmas Doro II di Desa Larikan, Pekalongan menjadi lebih efisien dan praktis. Harapannya program ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam menerapkan teknologi informasi modern sehingga pihak puskesmas dapat lebih mudah mengakses data dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.



Penulis: 
‘Athifah Radhiyah Habibilah

Filtrasi Air dengan Penjernihan Air Sederhana

0



Campusnesia.co.id Ngadirojo Kidul, Ngadirojo Wonogiri (08/08/2023) – Masyarakat Desa Ngadirojo Kidul mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari dari aliran PDAM. Aliran PDAM tidak 100% dalam keadaan bersih, terdapat beberapa butiran hitam ikut mengalir hingga air berbau kaporit. 

Ada beberapa masyarakat yang memilih menggunakan air sumur mandiri. Dari penjelasan beberapa warga mengatakan bahwa air sumur mudah mengering dan muncul kotoran yang jatuh dari atas lubang. Hal ini harus segera di atasi dengan membuat alat penjernihan air sederhana. 

Penjernihan air merupakan kegiatan untuk menyaring air guna memisahkan polutan besar dan polutan kecil agar tersisih dan menjadikan air lebih bersih. Penjernihan air sederhana dapat dilakukan di bak mandi yang disambungkan lewat kran penghubung. Kriteria air yang baik digunakan yaitu jernih, tidak keruh, tidak berbau, bertemperatur normal dari suhu kamar, pH 7, tidak mengandung belerang, tidak mengandung besi.


Pelaksanaan program kerja sosialisasi penjernihan air sederhana dilakukan oleh mahasiswi KKN TIM II Universitas Diponegoro program studi Biologi, Monik Aulia Nur Hidayah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 Juli 2023 di rumah Ibu Marinah Dusun Sambirejo. Sasaran program kerja tersebut adalah ibu-ibu PKK Dusun Sambirejo. 

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri sebanyak 16 orang. Sosialisasi dilakukan dengan menjelaskan beberapa rangkaian materi, tanya jawab hingga dokumentasi. Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan alat penjernihan air sederhana yaitu botol bekas, kerikil, serabut kelapa, arang, ijuk, spons. Cara pembuatannya yaitu botol bekas dicuci bersih. Masukan spons, ijuk, arang, serabut kelapa, kerikil yang disusun keatas dasar botol. Air kotor akan tersaring bersih dan menghasilkan air jenih di bak penampungan.

Tujuan penggunaan kerikil untuk menyaring kotoran berukuran besar, serabut kelapa untuk menyaring kotoran berukuran kecil, arang untuk menjernihan air dan menghilangkan bau, ijuk untuk menyaring partikel yang lolos dari lapisan atas, spons untuk menyerap endapan air yang tersisa. Semua ibu-ibu yang hadir terlihat antusias dan memahami materi. Luaran program kerja tersebut adalah 3 poster yang diberikan ke masing-masing RT 1, RT 2, RT 3 Dusun Sambirejo. 


Nama: 
Monik Aulia Nur Hidayah

Prodi : 
Biologi

Lokasi: 
Dusun Sambirejo, Desa Ngadirojo Kidul, Ngadirojo Wonogiri

Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.
2. Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H.
3. Yuni Dwi Hastuti S.Kep., M.Kep.

KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Berhasil Lakukan Pemetaan Dan Pendataan Open Defecation Free (ODF) Di Desa Gemuh

0


Dokumentasi mahasiswa KKN Tim II Undip 
bersama salah satu perangkat desa penanggung jawab ODF di Desa Gemuh



Campusnesia.co.id Gemuh - Dalam rangka meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro (Undip) telah melaksanakan kegiatan pemetaan dan pendataan Open Defecation Free (ODF) di Desa Gemuh. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan latar belakang belum meratanya masyarakat yang sudah memiliki jamban dan septictank di dalam rumahnya, sehingga masih ditemukan masyarakat yang masih buang air besar sembarangan di sungai.

Open Defecation Free (ODF) merupakan status suatu wilayah yang sudah bebas dari praktek buang air besar sembarangan. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang layak terhadap fasilitas sanitasi dan menciptakan lingkungan yang bersih serta sehat. Di Indonesia, upaya untuk mencapai status ODF telah menjadi prioritas dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat pedesaan.
 
Dokumentasi Mahasiswa KKN Tim II Undip 
bersama Ketua RT. 07 Dukuh Tempel, Desa Gemuh.


Tim mahasiswa KKN II Undip yang terdiri dari beberapa mahasiswa lintas disiplin ilmu  telah bekerja sama dengan pemerintah desa setempat selama satu minggu terhitung sejak tanggal 31 Juli sampai dengan 5 Agutus 2023 dalam mewujudkan tujuan kegiatan ini. Pemetaan dilakukan dengan menggunakan teknologi pemetaan digital dan teknik survei lapangan. 

Pemetaan dan pendataan ini dilakukan di seluruh dukuh yang ada di Desa Gemuh, dengan total 21 RT dalam desa tersebut. Mahasiswa KKN Tim II berhasil mengidentifikasi area-area yang masih terdampak praktik buang air besar sembarangan di Desa Gemuh, dan mencatat data terkait fasilitas sanitasi yang ada di setiap rumah.
 
Hasil pemetaan dan pendataan dari salah satu RT yang ada di Desa Gemuh, 
yakni RT. 21 Dukuh Ampel Gading, Desa Gemuh.


Langkah berikutnya adalah mengolah data yang telah terkumpul dari pendataan untuk pemetaan Open Defecation Free (ODF). Mahasiswa KKN Tim II Undip berkomitmen untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam upaya Desa Gemuh menjadi desa Open Defecation Free (ODF).

Salah satu anggota KKN Tim II Undip, Devi Okataviani, menyatakan, "Kami sangat bersemangat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami berharap melalui upaya dari teman-teman KKN Tim II Undip, Desa Gemuh dapat segera mencapai status ODF dan memberikan lingkungan yang lebih sehat bagi warganya."

Kepala Desa Gemuh, Panji Nugroho, menyambut baik partisipasi dari KKN Tim Undip dan mengapresiasi upaya mereka dalam membantu mewujudkan status ODF. Ia mengungkapkan, "Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Gemuh. Kami sangat menghargai kontribusi dari mahasiswa Undip dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut untuk pembangunan lebih lanjut di Desa Gemuh."

Diharapkan melalui upaya KKN Tim II Undip yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, Desa Gemuh dapat segera menjadi Desa Open Defecation Free (ODF) yang dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga Desa Gemuh.

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023 Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Stunting Dan Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pada Balita Dengan Bahan Lokal

0

Dokumentasi mahasiswa KKN Tim II Undip 
bersama ibu- ibu PKK Desa Gemuh di Balai Desa Gemuh


Campusnesia.co.id GEMUH – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menunjukkan komitmen yang tinggi dalam upaya melawan masalah stunting dan meningkatkan kesejahteraan balita di Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. 

Dengan semangat membara, mereka melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menggunakan hasil bumi berbasis bahan lokal, dalam rangka untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran gizi serta memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan hasil bumi lokal untuk kesejahteraan balita.

Pada tanggal 13 Juli – 14 Juli 2023, Tim II KKN Undip memulai kegiatan sosialisi pencegahan stunting  yang bertempatkan di Posyandu Dukuh Gemuh dan Dukuh Endrokilo. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu – ibu yang memiliki anak balita, kader posyandu dukuh beserta tim kesehatan setempat. 

Mahasiswa KKN Tim II Undip memaparkan informasi penting tentang penyebab stunting, dampak buruknya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh masyarakat. Mereka juga menjelaskan pentingnya pola makan yang seimbang dan gizi yang mencukupi dalam pertumbuhan balita.

Live Cooking Pembuatan Makanan Tambahan (PMT) 
di Balai Desa Gemuh kepada ibu-ibu PKK Desa Gemuh


Selain itu, KKN Tim II Undip juga memberikan pelatihan praktis mengenai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2023 yang bertempatkan di Balai Desa Gemuh. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gemuh. Pembuatan PMT ini memanfaatkan hasil bumi dari bahan lokal yang mudah didapatkan dan tersedia di Desa Gemuh. 

Mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan leaflet yang berisikan resep makanan tambahan untuk balita yang berbahan dasar dari bahan-bahan lokal, seperti pisang dan bahan sari nabati yakni santan kelapa dengan melakukan Live Cooking pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bergagaskan “Pisang Anting” atau Pisang Anti Stunting. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu para ibu dalam menyajikan makanan yang sehat dan bergizi untuk pertumbuhan balita mereka.

Dalam menyukseskan program mahasiswa peduli stunting yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mahasiswa KKN Tim II Undip juga berkolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat untuk memberikan informasi kesehatan yang akurat tentang stunting dan gizi anak. Hal ini tentunya melibatkan bidan, ahli gizi, dokter anak, dan petugas kesehatan lainnya untuk memberikan edukasi dan panduan kepada ibu-ibu Desa Gemuh. 

Masyarakat sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara. Mereka menunjukkan minat besar dalam memahami dampak stunting dan upaya pencegahannya, serta tekun dalam mengikuti pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita. Ibu-ibu juga berkesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada mahasiswa KKN Tim II Undip dan tenaga kesehatan.

Pak Panji Nugroho selaku Kepala Desa Gemuh, memberikan apresiasi mendalam kepada mahasiswa KKN Tim II Undip atas usaha mereka dalam memberikan edukasi dan pelatihan yang sangat berharga bagi masyarakat Desa Gemuh. Beliau berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan memiliki dampak positif dalam jangka panjang.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswa KKN Tim II Undip berperan aktif dalam membantu masyarakat, khususnya dalam hal pencegahan stunting dan peningkatan gizi pada balita. Melalui pendekatan edukatif dan keterlibatan langsung dengan masyarakat, tim mahasiswa KKN Undip berhasil memberikan manfaat nyata dan mendorong perubahan positif dalam pola makan dan kesehatan masyarakat desa.

Berantas Hoaks Bersama PKK Dusun Kepyar: Aksi Literasi Digital Melalui Teriakan Anti Hoaks di Dunia Maya

0

Foto Bersama Ibu-ibu PKK Dusun Kepyar Guna 
Serukan Kampanye Media Sosial Anti Hoaks


Campusnesia.co.idNgadirojo, Wonogiri (06/08) – Pada tanggal 17 Juli dan 24 Juli, Dusun Kepyar, yang terletak di Kecamatan Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri, menjadi saksi dari sebuah inisiatif dalam memerangi penyebaran hoaks di era digital. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara anggota KKN Dea Damarisa Chrisanti dan ibu-ibu PKK Dusun Kepyar untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan bahaya hoaks melalui kampanye media sosial yang berfokus pada pemberantasan berita palsu.

Dengan perkembangan teknologi dan media sosial, masyarakat saat ini sering kali terpapar informasi yang tidak terverifikasi kebenarannya. Hal ini berpotensi mengancam stabilitas sosial dan memperparah perpecahan dalam masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, Dea Damarisa Chrisanti dan ibu-ibu PKK Dusun Kepyar bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya literasi digital serta membekali peserta dengan kemampuan untuk mengenali, memverifikasi, dan menanggapi informasi yang mereka temui di dunia maya.

Pada tanggal 17 Juli, kegiatan dimulai dengan workshop literasi digital yang melibatkan 25 ibu-ibu PKK Dusun Kepyar. Dalam sesi ini, Dea memaparkan pentingnya pemahaman tentang media sosial, bagaimana berita dan informasi tersebar, serta bagaimana cara mengenali ciri-ciri hoaks. Ia juga membagikan tips dan trik tentang cara memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya lebih lanjut.

Tanggal 24 Juli menjadi kelanjutan dari kegiatan tersebut, di mana para peserta diberikan pelatihan praktis mengenai penggunaan alat-alat digital untuk melawan penyebaran hoaks. Peserta diajak untuk melakukan simulasi pencegahan anti hoaks di media sosial. Dengan bimbingan Dea Damarisa Chrisanti, ibu-ibu PKK Dusun Kepyar belajar mengenai pencegahan hoaks yang marak terjadi di lingkungan masyarakat, lalu mengimplementasikan manfaat digital literasi dalam kehidupan bermedia sosial. 

Setelah mengikuti pelatihan literasi digital dan kampanye media sosial, para ibu-ibu PKK Dusun Kepyar mampu dengan lebih percaya diri membedakan antara informasi yang benar dan hoaks. Inisiatif kolaboratif antara Dea Damarisa Chrisanti dan ibu-ibu PKK Dusun Kepyar dalam melaksanakan kegiatan digital literasi kampanye media sosial anti hoaks telah membawa dampak positif dalam upaya melawan penyebaran hoaks di tengah masyarakat. Melalui edukasi yang tepat sasaran, mereka berhasil memberdayakan para peserta untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan informasi palsu di era digital. 



Penulis: 
Dea Damarisa Chrisanti 

Program Studi: 
Sastra Inggris 

Lokasi: 
Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri

Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.
2. Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H.
3. Yuni Dwi Hastuti S.Kep., M.Kep.

KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023


Mahasiswa KKN Undip Berhasil Melakukan Optimalisasi Pelayanan publik Melalui Penyusunan Poster Persyaratan dan Alur Pelayanan Administrasi Desa

0
  


Campusnesia.co.id - Pati  (07/08/2023) ) Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membuat tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang prima meningkat. Optimalisasi pengelolaan administrasi desa merupakan aspek penting dalam pembangunan desa. 

Pelayanan administrasi adalah pelayanan yang menghasilkan bentuk dokumen resmi yang dibutuhkan oleh publik, seperti status kewarganegaraan dan kepemilikan atau penguasaan pada suatu barang. Mahasiswa Tim II KKN undip, Anindita Ghina Pramudita telah melaksanakan program kerja optimalisasi tata kelola administrasi desa Sendangrejo dalam mewujudkan good governance.

Upaya perbaikan secara menyeluruh menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) salah satunya dapat dilihat melalui kualitas pelayanan pada masyarakat. Program tersebut turut mendukung salah satu poin Sustainable Development Goals yaitu Partnerships for The Goals atau kemitraan untuk mencapai tujuan, sebab program ini mendorong terbentuknya tata kelola pemerintahan yang baik, terutama bagi pelayanan publik melalui kemitraan diantara pihak pemerintah desa, masyarakat, dan akademisi. 

Program dilaksanakan dengan beberapa tahapan, pertama mahasiswa melakukan observasi keadaan administrasi Desa Sendangrejo. Tata kelola administrasi Desa Sendangrejo masih ditemukan permasalahan yaitu belum adanya persyaratan dan alur pelayanan administrasi kependudukan secara tertulis. 

Masyarakat Desa Sendangrejo tidak mengetahui dengan jelas syarat dan alur pelayanan pengurusan dokumen kependudukan sehingga terjadi kekurangan persyaratan dokumen untuk pengurusan administrasi dan kebingungan masyarakat pada tata cara dalam pelayanan administrasi. Kondisi tersebut membuat terhambatnya pelayanan administrasi dan ketidakefektifan pelayanan administrasi.

Dokumentasi pemberian materi optimalisasi pelayanan publik


Program ini diselenggarakan di Kantor Balai Desa Sendangrejo pada Rabu, 26 Juli 2023 dihadiri oleh perangkat desa terdiri dari Sekretaris Desa, Kasi Pelayanan, Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, Kasi Pemerintahan, dan Kepala dusun yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kemampuan dan kinerja perangkat desa dalam pengelolaan administrasi desa. 

Program dilaksanakan dengan memberikan materi melalui power point kepada perangkat desa terkait pemberian layanan pada masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik, komponen standar pelayanan publik, serta prinsip tata tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance yang perlu terdapat dalam pelayanan administrasi desa. 


Dokumentasi Poster Prosedur Pelayanan Administrasi di Balaidesa Sendangrejo


Program kerja juga dilakukan dengan penyusunan syarat dan alur pelayanan administrasi secara tertulis berbentuk poster. Tahapan penyusunan diawali dengan koordinasi dengan perangkat Desa Sendangrejo mengenai syarat dan alur pelayanan dokumen kependudukan, serta pembuatan desain poster. 

Penyusunan poster syarat dan pelayanan administrasi kependudukan telah dilaksanakan, serta mendapatkan apresiasi dari perangkat desa dalam mengoptimalkan pelayanan administrasi desa. 

Poster syarat dan alur pelayanan administrasi ditempelkan pada bagian informasi Balai Desa Sendangrejo yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat sehingga masyarakat memiliki pemahaman dalam pengurusan pelayanan administrasi kependudukan dan meningkatkan tertib administrasi di masyarakat. 

Masyarakat yang mengetahui adanya poster mempunyai antusias tinggi karena membantu memberikan kejelasan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pelayanan administrasi kependudukan.



Penulis:
Anindita Ghina Pramudita
Administrasi Publik
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Dr. Drs. Suroto, M.PD.

Kreatif!! Mahasiswa KKN Tim II Undip 2023 Membuat “SEKATUL” Guna Mencegah Pikun Lansia

0
 


Campusnesia.co.idWonogiri (27/07/2023) – Pikun atau demensia merupakan gangguan kognitif yang terjadi pada saat memasuki usia lanjut, sehingga menyebabkan berbagai masalah seperti penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir, dan gangguan perilaku. 

Salah satu upaya mencegah risiko pikun pada lansia yaitu dengan mengoptimalkan pola makan dengan mengonsumsi kacang-kacangan yang mengandung sumber asam lemak omega 3, anti oksidan, vitamin dan mineral, kolin, protein, serta serat yang baik untuk otak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi guna mencegah penyakit pikun atau demensia tersebut. 

 
Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2023 melakukan penyuluhan  dan demonstrasi inovasi pembuatan “SEKATUL: Selai Kacang Tanah Untuk Lansia”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 23 Juli 2023 yang dihadiri oleh Ibu - ibu PKK dan bertempat di Balai Desa Gebangharjo. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan demonstrasi cara pembuatan selai kacang tanah.

Inovasi pembuatan selai kacang tanah tidak semata-mata hanya untuk mencegah pikun atau demensia pada lansia, melainkan juga untuk memanfaatkan sumber daya yang ada di Desa Gebangharjo yaitu kacang tanah. 

Oleh karena itu, selai kacang dapat menjadi alternatif makanan yang mudah dikonsumsi oleh lansia yang mungkin mengalami kesulitan dalam mengunyah atau mencerna makanan.



Penulis: 
Mahasiswa Tim II KKN UNDIP 2022/2023 
Desa Gebangharjo 

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Muhammad Azhar, S.H.LLM.
Drs. Eko Ariyanto, M.T.
Muhammad Subhan S.IP., M.InternatRel.

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Berikan Edukasi Mengenai Perawatan dan Pemeliharan Mesin Traktor

0
 
Pemaparan materi perawatan dan pemeliharan mesin traktor 
kepada anggota Kelompok Tani Desa Kalangan


Campusnesia.co.id BOYOLALI - Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian di Desa Kalangan, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, telah diadakan pelatihan perawatan dan pemeliharaan mesin traktor oleh mahasiswa KKN Tim II Undip dari Jurusan S1-Teknik Mesin. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petani mengenai teknik-teknik perawatan yang tepat guna untuk mesin traktor, sehingga dapat memaksimalkan kinerja mesin dan memperpanjang umur pakainya.

Pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian Desa Kalangan, namun penggunaan mesin pertanian seperti traktor sering kali belum dioptimalkan. Banyak petani yang masih kurang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang perawatan dan pemeliharaan mesin traktor, yang berakibat pada biaya perbaikan yang tinggi dan hilangnya waktu produksi akibat kerusakan mesin. Permasalahan tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk menjalankan program kerja pelatihan perawatan dan pemeliharaan mesin traktor khususnya Krisna.

Program kerja ini dimulai dengan adanya kegiatan pemaparan materi melalui bentuk powerpoint (5/8/2023). Adapun isi materi yang disampaikan saat pemaparan antara lain: langkah-langkah perawatan dasar mesin traktor dan penyebab serta cara mengatasi mesin traktor yang tidak bertenaga. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan perawatan dasar mesin traktor oleh mahasiswa KKN kepada pemilik traktor. Pelatihan perawatan dasar mesin traktor yang diberikan meliputi: pengecekan filter udara, pengecekan filter solar, pengecekan oli, dan sebagainya. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan modul perawatan dan pemeliharaan mesin traktor kepada Pak Tarto selaku pemilik traktor.

Penyerahan modul perawatan dan pemeliharaan mesin traktor
 
Pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para petani tentang pentingnya perawatan dan pemeliharaan mesin traktor. “Saya berterima kasih kepada mas Krisna karena sudah menyempatkan waktunya untuk berbagi ilmu perawatan mesin traktor kepada kami, dengan ilmu ini semoga nantinya kami bisa menyampaikan ke teman kelompok tani yang lain” ujar salah satu peserta pelatihan.

Pelatihan perawatan dan pemeliharaan mesin traktor diharapkan membawa dampak positif dalam sektor pertanian lokal. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang teknik-teknik perawatan, petani dapat mengoptimalkan penggunaan mesin traktor mereka dan mengurangi kerugian akibat kerusakan. Langkah ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, tetapi juga membantu dalam mencapai ketahanan pangan yang lebih baik.



Oleh: 
Krisna Bagus Setiawan