Capai SDGs Desa! Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Melakukan Pemasangan Plang Nama Dukuh dalam Rangka Pembinaan Kemasyarakatan Desa Melalui Infrastruktur dan Inovasi Desa

0
 

Pemasangan Plang Nama Dukuh Krajan, 
Dukuh Kemloko, dan Dukuh Gembongan


Campusnesia.co.idPekalongan (06/08/2023) - SDGs Desa (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk Desa) adalah upaya terpadu untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan. Ini adalah program yang bertujuan untuk mengubah desa menjadi komunitas yang berkembang dengan menangani berbagai aspek pembangunan, seperti pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, layanan kesehatan, pelestarian lingkungan, pendidikan, kesetaraan gender, jaringan, dan responsif budaya. 

SDGs Desa berfungsi sebagai kerangka kerja dan panduan untuk pembangunan desa. Salah satu cara yang dilakukan untuk mewujudkan SDGs Desa adalah dengan membuat plang nama dukuh.

Plang nama dukuh dibuat untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan pengguna jalan lainnya yang ingin mencari lokasi atau jalan tertentu. Plang nama dukuh juga membantu pengguna jalan dalam mengakses jalan dengan lebih mudah. 

Pembuatan plang nama dukuh bertujuan untuk menciptakan wilayah yang lebih tertata dan dikenali. Mengetahui kondisi jalan di area masuk setiap dukuh Desa Kajongan masih belum memiliki plang identitas dukuh kami selaku TIM KKN Universitas Diponegoro berinisiatif untuk membangun plang tersebut. 

Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, tanggal 6 Agustus 2023. Proses pembuatan dan pemasangan papan nama dukuh diarahkan oleh bapak kepala desa dan salah seorang hansip Desa Kajongan. Plang nama dukuh tersebut dipasang di area gerbang masuk setiap dukuh. 

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro memasang plang nama di 3 dukuh yang ada di Desa Kajongan yaitu Dukuh Kemloko, Dukuh Krajan, dan Dukuh Gembongan. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diterima baik oleh masyarakat setempat. Dengan terlaksananya program ini, diharapkan plang nama dukuh ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat dan pengguna jalan dan masyarakat yang ingin mencari lokasi dukuh. 



Penulis dan Pelaksana : 
Abigail Amadea Candra, Fakultas Kedokteran, Prodi Kedokteran
Andhika Azis Nugroho, Fakultas Hukum, Prodi Hukum
Benhard Simanullang, Fakultas Sains dan Matematika, Prodi Ilmu Komputer / Informatika
Estu Nur Aini, Fakultas Teknik, Prodi Sistem Komputer / Teknik Komputer  
Fachrunisa Irwan, Sekolah Vokasi, Prodi Bahasa Asing Terapan 
Fadilla Maghfira Murhanifah, Fakultas Teknik, Prodi Teknik Lingkungan
Hana Khairunnisa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Administrasi Publik 
Julian Velix Raden Liew, Fakultas Ilmu Budaya, Prodi Antropologi Sosial
Paras Lintang Adiwiratna, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Prodi Teknologi Pangan
Priska E. Lumban Batu, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Prodi Oseanografi 
Salwaa Rachmadian Sulistiyanto, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Prodi Manajemen 

KKN Tim II Universitas Diponegoro 2022/2023 

Dosen Pembimbing lapangan :  
1. Imam Santoso S.T., M.T. 
2.  Arwinda Nugraheni., S.KM., M.Epid
3. Ojo Kurdi S.T., M.T., Ph.D. 


Ubah Limbah Jadi Bisnis! KKN Undip Ubah Pelepah Pisang Jadi Keripik

0
 Foto bersama ibu ibu PKK Desa Penangkan


Campusnesia.co.id Kab. Batang - Dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi lokal dan keterampilan masyarakat, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Diponegoro (Undip) gelar pelatihan pembuatan keripik pelepah pisang yang sukses di Desa Penangkan, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Program ini bertujuan untuk mengajarkan warga desa, terutama ibu-ibu PKK tentang cara mengolah pelepah pisang menjadi produk keripik yang memiliki nilai jual tinggi.

Pelatihan yang diadakan oleh mahasiswa KKN Undip pada hari Sabtu, 29 Juli 2023 guna memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang teknik pembuatan keripik pelepah pisang yang berkualitas. Keripik pelepah pisang dipilih sebagai bahan utama karena melimpah di Desa Penangkan.

Biasanya pelepah pisang oleh masyarakat desas hanya dibuang atau dijadikan pakan jangkrik, padahal apabila diolah pelepah ini dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kurangnya pemanfaatan mengenai pelepah pisang melatarbelakangi kegiatan ini. Pelepah pisang dapat diolah menjadi makanan, yaitu keripik pelepah pisang. 

Keripik pelepah pisang ini mempunyai manfaat, yaitu dapat sebagai detoks sistem pencernaan, mengobati asam lambung, menurunkan berat badan, mengontrol kolesterol dan tekanan darah, menstabilkan kadar gula darah, dan membantu mengobati batu ginjal. Selain itu, menurut Direktorat Gizi (2005) bonggol atau pelepah pisang dalam 100 g bonggol pisang mengandung gizi sebesar 245,0 kalori, 3,4 g protein, 0,0 lemak, 66,20 g karbohidrat dan mineral seperti Ca, P dan Fe, Vitamin B1 dan Vitamin C. Dengan demikian, program pelatihan pembuatan keripik pelepah pisang mampu sebagai sarana inovasi warga dalam pemanfaatan limbah serta dapat membantu menciptakan lapangan kerja tambahan bagi warga setempat.

Mahasiswa KKN Undip bersama dengan masyarakat Desa Penangkan melakukan pelatihan yang komprehensif. Kegiatan meliputi pemilihan bahan baku yang baik, teknik pengupasan, pengirisan, penggorengan, dan pengemasan. Mahasiswa Undip mendemonstrasikan setiap langkah kepada warga, dan warga juga berkesempatan untuk berlatih langsung di bawah bimbingan mahasiswa.

Keripik pelepah pisang hasil pelatihan ini diharapkan dapat menjadi produk unggulan dari Desa Penangkan. Program pelatihan pembuatan keripik pelepah pisang oleh mahasisawa KKN Undip adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat memberikan manfaat positif dalam pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat desa.




Oleh: 
Halimah Nisa Septiani 
(halimahseptiani1@gmail.com)
Mahasiswa Teknologi Pangan Undip

Keren! Menjaga Pola Hidup Sehat Dan Kebersihan Lingkungan Pada Siswa Sekolah Dasar, KKN TIM II UNDIP Memberikan Pendampingan Dan Edukasi

0

Dokumentasi Bersama Beberapa Guru SDN 2 Ampelgading 


Campusnesia.co.id - Pemalang (22/07/2023) - Perilaku merupakan perbuatan yang dapat diamati bahkan bisa dipelajari. Dalam hal ini perilaku kesehatan adalah suatu respon seorang pada suatu rangsangan pada penyakit, system pelayanan kesehatan, makanan, dan lingkungan. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah suatu perilaku yang dilaksanakan oleh manusia dalam memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan memiliki perilaku hidup sehat. Program ini dilaksanakan di berbagai lapisan misalnya seperti rumah tangga, sekolah, pasar, dan lain sebagainya.

Perilaku hidup bersih dan sehat di Indonesia masih digolongkan rendah, dimana masih terdapat beberapa permasalahan kesehatan dan adanya penyebaran penyakit. Perilaku hidup sehat perlu dilaksanakan sejak dini, agar tujuan perilaku hidup dapat tercapai secara maksimal. 

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah adalah upaya siswa dan guru untuk mencegah penyakit, lingkungan yang sehat, serta meningkatkan kualitas kesehatan untuk tubuh yang dilakukan secara sadar. Sekolah menjadi salah satu tempat yang perlu menerapkan adanya perilaku hidup bersih dan sehat, karena sekolah merupakan salah satu tempat pendidikan yang strategis. Sekolah menjadi tempat dalam mengajarkan dan memberikan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat.

Anak usia sekolah dasar yang berumur 10 – 14 tahun adalah usia yang tepat dalam mengajarkan berbagai nilai tentang PHBS dan memiliki potensi dalam menyalurkan dan memperkenalkan kesehatan sehingga akan menciptakan kebiasaan dalam PHBS. Terdapat berbagai penyakit yang disebabkan karena beberapa hal misalnya kuman masuk ke dalam mulut, belum mencuci tangan, tangan kotor, lingkungan yang tidak bersih, dan lain sebagainya.

Desa Ampelgading, Kecamatan Ampelgading merupakan salah satu daerah dengan permasalahan sampah yang tinggi. Pengelolaan sampah yang dilakukan masih belum maksimal, dimana masih banyak sampah yang berserakan karena tidak membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang tidak dikelola dengan baik, maka akan menyebabkan penyebaran penyakit yang lebih cepat, misalnya diare, sakit perut, demam berdarah dan lain sebagainya. 

Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi Dan Edukasi

Berdasarkan permasalahan diatas, maka KKN TIM II UNDIP 2022/2023 yang berasal dari berbagai fakultas dan jurusan memberikan Sosialisasi dan Edukasi Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Dan Kebersihan Lingkungan Pada Siswa Sekolah Dasar. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan. Dengan adanya program kerja ini, diberikan beberapa sabun cuci tangan, hal tersebut bertujuan agar anak anak menjaga kebersihan misalnya mencuci tangan. 

Alasan dilaksanakannya sosialisasi dan edukasi karena dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran anak dalam menjaga kebersihan sejak dini. Dimana sosialisasi dilaksanakan di SDN 2 Ampelgading pada pagi hari, tanggal 22 Juli 2023. 

Kegiatan sosialisasi dan edukasi sasarannya yaitu kelas 1 sampai kelas 6, dengan sasaran kegiatan yang merata maka informasi yang diberikan mudah untuk menyebar. 

Setelah dilaksanakan sosialisasi dan edukasi, KKN TIM II UNDIP 2022/2023 memberikan beberapa sabun terhadap sekolah sebagai bentuk dalam menjaga kebersihan sejak dini yaitu mencuci tangan.

Dalam pemberian sosialisasi dan edukasi, terdiri dari pengertian PHBS di sekolah, manfaat, dan lain sebagainya. PHBS di sekolah adalah kegiatan yang memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah dalam melaksanakan hidup sehat. 

Dalam PHBS di sekolah terdapat beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut:

1. Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat

2. Meningkatkan proses belajar dan mengajar

3. Lingkungan menjadi sehat

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah, yaitu sebagai berikut:

1. Mencuci tangan menggunakan air mengalir dan memakai sabun
2. Mengonsumsi jajan sehat
3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
4. Rajin berolahraga
5. Tidak merokok di sekolah
6. Membuang sampah pada tempatnya
7. Memberantas jentik nyamuk
8. Menimbang berat badan dan tinggi badan

Pemberian edukasi sedari dini pada anak-anak mampu memberikan hasil yang lebih efektif dan melekat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan adanya sosialisasi dan edukasi ini, murid-murid SD N 02 Ampelgading diharapkan mampu untuk dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dimanapun mereka berada dan menjadi agent of change dalam meningkakan kualitas perilaku sehari-hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat.


Nama Penulis: KKN TIM II UNDIP 2022/2023 Desa Ampelgading

DPL: 
Dr. Ir. Martini, M.Kes
Agus Naryoso, S.Sos., M.Si.
An’im Kafabih, S.E., M.E

lokasi : Desa Ampelgading, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Tlogorejo Tentang Stunting Melalui Edukasi Demo Pembuatan Ikan Menjadi Nugget Ikan Lele

0
 


Campusnesia.co.idDesa Tlogorejo (25/07/23) – Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023/2024 membuat salah satu program “Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Lele, sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan bernilai gizi khususnya untuk pencegahan stunting. 

Mengonsumsi ikan dapat menjadi solusi dalam mengatasi stunting pada anak, apabila anak kekurangan protein, maka fisik anak tersebut akan terhambat. Hal tersebut dikarenakan pada usia pertumbuhan anak, terutama pertambahan tinggi badan akan terjadi sangat pesat sehingga anak membutuhkan protein. Anak yang kekurangan protein memiliki daya tahan tubuh yang kurang, karena protein sangat dibutuhkan untuk kekebalan tubuh terhadap penyakit. 

Banyak masyarakat yang belum mengetahui pengolahan ikan bagaimana saja sehingga cukup hanya digoreng atau membeli produk ikan yang ada dipasar. Nugget ikan lele adalah olahan daging ikan yang berasal dari bahan baku ikan lele yang mempunyai gizi dan protein yang cukup tinggi. Manfaat konsumsi ikan dapat dilihat kandungan ikan yang meliputi protein, omega 3, vitamin (A, D, B6, dan B12), mineral (zat besi). 

Nugget ikan lele juga cocok dijadikan sebagai ide usaha yang dapat membantu perekonomian masyarakat desa khususnya, karena dalam pembuatan nugget ikan lele ini sendiri tidak memerlukan biaya yang mahal, alat yang digunakan juga sederhana dan bahan baku ikan lele juga mudah ditemukan disekitar masyarakat. Manfaat dari mengkonsumsi nugget ikan lele yaitu dapat merangsang pertumbuhan dan kecerdasan otak pada anak-anak, dan bagi orang dewasa juga bermanfaat sebagai penurunan tekanan darah, karena didalam ikan lele terdapat kandungan protein, omega 3, vitamin (A, D, B6, dan B12), mineral (zat besi). 

Dalam kasus tersebut, Mahasiswa KKN TIM II dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Prodi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Diponegoro 2023/2024 melaksanakan program  kerja monodisiplin mengenai “Demonstrasi Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Lele” dilaksanakan bersama dengan ibu-ibu PKK Desa Tlogorejo yang bertempat di Balai desa pada hari Sabtu (25/07/23). 

Selanjutnya dilakukan pembuatan nugget ikan lele bersama ibu-ibu PKK Desa Tlogorejo. Langkah pertama fillet atau kukus daging ikan lele selama 20 menit, kemudian haluskan daging ikan yang sudah dikukus dengan menggunakan blender, lalu campurkan daging ikan yang sudah dilumatkan dengan lada, garam secukupnya, 1 sdt gula pasir, penyedap rasa, 6 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, daun seledri, daun bawang, 1 butir telur dan wortel yang sudah dilumatkan. 

Selanjutnya masukkan adonan kedalam wadah, lalu tambahkan 3 sdm tepung tapioka, 4 sdm tepung terigu lalu aduk sampai merata. Selanjutnya olesi minyak kedalam cetakan agar adonan tidak lengket. Kemudian masukkan adonan kedalam cetakan yang telah diolesi minyak dan kukus adonan selama 30 menit dan dipotong susuai dengan selera. Setelah dingin adonan nugget dikeluarkan dari loyang, lalu baluri nugget dengan tepung terigu, telur, dan tepung panir sebagai perekat, kemudian digoreng dengan api sedang dan tiriskan.

Respon dari ibu-ibu PKK Desa Tlogorejo sangat antusias terutama pada saat melakukan demo pembuatan nugget ikan lele. Selain itu juga menanyakan terkait jenis ikan yang dapat digunakan untuk produk nugget ikan dan jenis pengolahan lain dalam artian ikan dapat diolah menjadi produk apa saja. 

Ibu-ibu PKK juga sangat berterimakasih atas ilmu yang telah disampaikan oleh mahasiswa KKN Undip yang telah memberikan informasi kandungan gizi ikan yang baik untuk tubuh terutama bagi ibu hamil dan tumbuh kembang anak, serta memberikan ide inovasi untuk dijadikan sebagai usaha bagi warga Desa Tlogorejo.



Oleh: Rotua Indah Sari Sibarani (Teknologi Hasil Perikanan/2019)
DPL: Dr. Heni Rizqiati, S.Pt., M.Si.
KKN Tim II Universitas Diponegoro 2023/2024

Menjawab Tantangan Fluktuasi Harga Nangka, Mahasiswa KKN Undip Ciptakan Inovasi Produk Kreatif

0
 


Campusnesia.co.idFluktuasi harga buah nangka yang merugikan masyarakat serta petani Desa Lebakwangi pada musim panen memicu mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro untuk melakukan inovasi. Mereka mengambil inisiatif untuk mengolah buah nangka menjadi stik nangka, tidak hanya sebagai alternatif pengolahan, tetapi juga sebagai cara mengatasi tantangan harga musiman. 

Stik nangka merupakan makanan ringan yang praktis dan lezat serta memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan dan menggerakkan roda perekonomian di tingkat lokal Desa Lebakwangi. Selain itu, produk olahan stik nangka juga belum banyak dikembangkan di daerah lain sehingga dapat menjadi salah satu ciri khas olahan dari Desa Lebakwangi.

Program kerja dilaksanakan pada forum pertemuan ibu-ibu PKK Desa Lebakwangi pada Hari Selasa, Tanggal 1 Agustus 2023. Forum dihadiri oleh 45 anggota PKK dan 8 perangkat desa. Kegiatan berjalan selama 45 menit di aula Balai Desa Lebakwangi. Kegiatan dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan pelatihan pembuatan stik nangka yang disambut antusias oleh para peserta. Hal tersebut tercermin dari peserta yang secara sukarela membantu demo masak serta secara aktif mengajukan pertanyaan.
 
Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan product branding. Pada pelatihan ini, ibu-ibu PKK diberi pemahaman mengenai deskripsi umum dan peran penting product branding bagi suatu produk serta pemahaman mengenai langkah-langkah pembuatan tagline produk, identifikasi produk dan strategi promosi. 

Untuk lebih meningkatkan pemahaman peserta mengenai product branding, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro telah menyiapkan contoh product branding untuk produk stik nangka yaitu Terale Jackfruit Chips dengan tagline “your go-to-foodies yang selalu bikin ketagihan”. Filosofi nama Terale diambil dari kata Tegal, Jatinegara, Lebakwangi yang merupakan daerah asal produk stik nangka.
 
Dalam forum juga dilakukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran produk. Sosialisasi berisi tata cara pemasaran produk yang efektif dilakukan di daerah Desa Lebakwangi. Tujuannya agar produk stik nangka yang nantinya diproduksi oleh masyarakat dapat dipasarkan dengan baik dan dapat berkembang menjadi salah satu UMKM desa.

Serangkaian kegiatan pelatihan diakhiri dengan pembagian produk stik nangka kepada semua peserta. Produk yang dibagikan telah dikemas dalam standing pouch berlogo Terale Jackfruit Chips. Ibu-ibu PKK peserta pelatihan menyambut baik inovasi produk stik nangka ini dan beberapa ibu tertarik untuk membuat sendiri. Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Lebakwangi dapat mencapai kemandirian ekonomi dan mampu mengoptimalkan potensi yang ada di desa.

Optimalkan Potensi Desa, Mahasiswa UNDIP Sulap Lele menjadi PMT untuk Dukung Gerakan Rames Saceting

0
 Demo Masak Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Lebakwangi


Campusnesia.co.idDalam upaya mengatasi masalah stunting yang menjadi perhatian serius di masyarakat dan membantu mensukseskan program Rames Saceting (Rame-Rame ASN Sakabehane Cegah Stunting) atau program pencegahan stunting yang sumber dananya dari pemotongan gaji ASN di Kabupaten Tegal, sekelompok mahasiswa dari Universitas Diponegoro turut berperan aktif dengan melaksanakan program pemberian makanan tambahan berupa nugget lele kepada balita di Desa Lebakwangi, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. 

Nugget lele dipilih sebagai makanan tambahan dalam program ini karena adanya kandungan protein cukup tinggi dalam dagingnya serta mudah didapatkan di desa ini. Program ini merupakan bagian dari aksi nyata dalam meminimalisir adanya kasus stunting di wilayah tersebut

Para mahasiswa ini bekerja sama dengan perangkat desa untuk merancang rencana pemberian makanan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak serta mengadakan sesi edukasi kepada para ibu-ibu tentang pentingnya nutrisi dalam mencegah stunting.

Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 1 Agustus 2023 di Balai Desa Lebakwangi dengan melakukan sosialisasi terkait stunting dan demo masak nugget lele kepada para ibu-ibu PKK setempat. Antusiasme dari ibu-ibu sangat terlihat dalam kegiatan ini yang mana mereka juga ikut dalam membantu demo masak yang dilakukan serta acara berjalan dengan lancar. 

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi pembuatan makanan tambahan yang mudah dan murah sebagai upaya untuk mengurangi risiko stunting pada anak-anak melalui pemberian makanan tambahan yang kaya akan nutrisi, terutama protein dan asam lemak omega-3 yang penting untuk pertumbuhan seperti yang terdapat pada lele.

Program ini mendapatkan respon positif dari para ibu PKK dan masyarakat serta diharapkan adanya hasil dari program ini yaitu terdapat peningkatan berat badan dan pertumbuhan yang lebih baik pada anak-anak yang menerima makanan tambahan nugget lele secara rutin. 

Selain itu, produk nugget lele ini dapat menjadi alternatif pilihan frozen food yang dapat dijadikan sebagai usaha yang mempunyai daya jual tinggi karena produknya yg murah dan disukai oleh semua kalangan masyarakat. Inisiatif program ini memberikan contoh nyata bagaimana peran mahasiswa dapat membantu dalam upaya pencegahan stunting melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif.

Cara Unik Mahasiswa KKN Undip Mengedukasi Siswa: Sastra Sadarkan Kita untuk Bereskan Sampah di Desa

0

Dokumentasi bersama siswa kelas 4 SDN 1 Tlogowungu


Campusnesia.co.idPati (21/7/2023) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) laksanakan program kerja “Edukasi Pengolahan Sampah Melalui Sastra” kepada siswa-siswi SDN 1 Tlogowungu di Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. 

Sampah menjadi permasalahan yang cukup darurat di Desa Tlogorejo. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah tanpa memilahnya terlebih dahulu. Padahal pemilahan sampah penting dilakukan karena ada beberapa sampah yang masih bermanfaat seperti dijadikan pupuk kompos maupun dijual ke bank sampah. 

Hal tersebut menjadikan generasi muda Desa Tlogorejo perlu memahami betapa pentingnya mengelola sampah. Pemahaman mengenai pengelolaan sampah dapat ditanamkan sejak dini dengan cara-cara yang menarik, seperti melalui karya sastra Indonesia. 

Kegiatan melibatkan seluruh siswa-siswi SDN 1 Tlogowungu. Dimulai dengan pemaparan materi mengenai definisi, jenis, dan cara pengolahan sampah. Penjelasan berdasarkan pada materi yang disusun dalam power point, buku cerita mengenai pengolahan sampah, serta kerajinan tangan dari botol bekas guna menarik atensi para siswa.

Setelah itu, siswa kelas 1-3 diajak untuk membaca buku cerpen seri Jika Sampah Bisa Bicara sebelum keluar kelas dan praktik membuang sampah sesuai jenisnya. Sementara siswa kelas 4-6 membuat karya sastra berupa puisi.

Kumpulan puisi tersebut kemudian dibukukan menjadi antologi puisi berjudul Perihal Sampah yang diberikan kepada pihak SDN 1 Tlogowungu sebagai tambahan koleksi di perpustakaan sekolah.

“Ternyata tulisan (puisi) anak-anak sudah bagus-bagus, apalagi jika dibukukan seperti ini jadi bisa dikenang. Terima kasih sudah mau mengajari anak-anak di sini, sekarang sampah yang berserakan mulai berkurang. Terima kasih juga sudah membukukan karya mereka. Semoga semua kegiatan KKN-nya lancar,” ucap Tri Harmono selaku kepala sekolah SDN 1 Tlogowungu.

Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Sastra Anak: Mari Budayakan Membaca Buku Sejak Dini!

0

 Pemaparan materi sastra anak



Campusnesia.co.idPati (2/8/2023) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) laksanakan program kerja “Pengenalan Sastra Anak untuk Meningkatkan Perkembangan Otak Anak” kepada ibu dan anak balita di posyandu Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Berkaitan dengan permasalahan stunting yang berdampak pada terhambatnya perkembangan kognitif dan motorik anak, sastra anak dapat membantu mencerdaskan otak selain dengan makanan bergizi. Namun, masih banyak orang yang memandang sebelah mata mengenai sastra, bahkan belum mengenal apa itu sastra anak.

Kegiatan melibatkan ibu-ibu muda dan anak balita. Pengenalan sastra anak dimulai dengan pemaparan definisi, jenis, muatan sastra anak terkait nilai personal dan nilai pendidikan, serta manfaatnya untuk kecerdasan anak. Penjelasan materi menggunakan buku cerita anak tentang buah dan sayur sebagai contoh untuk menarik atensi ibu dan anak.

Buku cerita tersebut kemudian dibagikan kepada peserta agar bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan nama-nama buah dan sayur, kandungan vitamin, serta manfaatnya bagi kesehatan serta perkembangan otak.

Mahasiswa KKN Tim II Undip pun menaruh harapan besar terhadap program kerja ini. “Dengan adanya pengenalan sastra anak kepada ibu dan anak, diharapkan kepekaan literasi dan kecintaan generasi muda terhadap buku cerita bisa dibiasakan sejak dini. Semoga para orang tua lebih memilih memberikan buku bacaan pada anaknya daripada ponsel sehingga perkembangan kognitif dan motorik anak dapat meningkat dan berdampak baik terhadap kecerdasan otak,” ucapnya.


Bantu Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik! Mahasiswa KKN Undip Membuatkan Kotak Aspirasi Publik

0
 


Campusnesia.co.id Desa Kalangan, Pedan, Klaten (02/08/2023) - Untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik (Good Governance), maka perlu adanya hubungan yang baik antara masyarakat dengan para perangkat daerah. 

Oleh karena itu, Retha Pramesti selaku salah satu mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2023 yang berasal dari program studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik membuat program kerja dengan judul “Pembuatan Kotak Aspirasi Publik Untuk Desa Kalangan”.

Program kerja monodisiplin yaitu Pembuatan Kotak Aspirasi Publik Untuk Desa Kalangan dibuat dengan tujuan supaya kotak aspirasi publik dapat menampung seluruh aspirasi baik itu kritik, saran, keluhan, dan pesan terkait fakta-fakta yang disampaikan oleh masyarakat Desa Kalangan, Kecamatan Pedan. 

Program kerja monodisiplin ini sangat dibutuhkan untuk Desa Kalangan karena di Kantor Desa Kalangan memang masih belum difasilitasi dengan kotak aspirasi publik. Sehingga Kepala Desa Kalangan yaitu Bapak Ratno Widodo telah mendukung dan menyetujui program kerja keilmuan (monodisiplin) yang akan dilaksanakan ini. Setelah kotak aspirasi publik selesai dibuat maka selanjutnya kotak ini diserahkan kepada Kepala Desa Kalangan suapaya dapat ditempatkan di Kantor Balai Desa. 

Selain kotak aspirasi, dibuat juga poster mengenai tata cara pelaksanaan dan penyampaian aspirasi publik yang baik dan benar. Maka masyarakat dapat menyampaikan aspirasi mereka sesuai dengan tata cara penyampaian aspirasi. 

Setelah aspirasi sudah dituliskan oleh masyarakat, maka aspirasi ini akan disampaikan kepada pemerintah daerah Desa Kalangan. 
Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dapat dijadikan sebagai bahan representasi pemerintah daerah Desa Kalangan dalam bertindak dan bersikap. 

Sehingga dengan kedatangan mahasiswa KKN Undip, beliau mengharapkan adanya suatu perubahan atau inovasi yang baru bagi Desa Kalangan. Inovasi baru yang dibuat yaitu ‘kotak aspirasi publik’ diharapkan dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan keinginan masyarakat Desa Kalangan.


Penulis : 
Retha Pramesti 
Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing Lapangan :
1. Prof. Dr.rer.nat. Ir. Thomas Triadi Putranto., ST., M.Eng., IPU
2. Dinalestari Purbawati., SE., M.Si., Akt
3. Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Sc.

Lokasi KKN : 
Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten

Cegah Stunting dan Tingkatkan IQ pada Balita! Mahasiswa KKN Ajak Gemar Makan Ikan

0



Campusnesia.co.id - Stunting adalah kondisi dimana anak memiliki tinggi dan ukuran badan dibawah rata-rata anak seusianya. Hal ini dapat disebabkan akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Dampak stunting yaitu menyebabkan gagal tumbuh pada anak serta menghambat pertumbuhan kognitif dan motorik.

Sebagai upaya menekan angka stunting anak di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan membentuk program nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) pada tahun 2024, dengan tujuan untuk mengkampanyekan pentingnya makan ikan terutama untuk pencegahan stunting dan meningkatkan kecerdasan otak.

Ikan merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki kandungan gizi dan protein yang tinggi. Tak hanya itu, ikan sebagai sumber protein tinggi ini mudah diperoleh dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan daging. Seekor ikan banyak sekali mengandung zat gizi seperti vitamin, lemak dan mineral. Oleh karenanya sangat dianjurkan untuk mengonsumsi ikan sejak dini. 

Melalui sosialiasi GEMARIKAN yang dilaksanakan oleh salah satu mahasiswi Tim II KKN Universitas Diponegoro (Dehannisa Yunia Rahmasari, Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan) pada Senin, 31 Juli 2023 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pada Ibu Balita tentang pentingnya pemberian protein ikan untuk anak sekaligus memperkenalkan menu hidangan berbahan dasar ikan yang lebih menarik seperti nugget, kaki naga, lumpia ikan, bakso ikan, dan abon ikan.

 


Sosialisasi dilakukan di Kelas Ibu Balita dengan memberikan poster berisi informasi yang meliputi pentingnya menjaga pola makan pada anak, kandungan gizi pada ikan, manfaat mengonsumsi ikan bagi ibu menyusui, meningkatkan IQ anak dengan mengonsumsi ikan, dan penjelasan piramida gizi seimbang.


Penulis: Dehannisa Yunia Rahmasari
DPL: Muhammad Iqbal Fauzan S.P., M.Si.
Lokasi : Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan