KKN TIM II UNDIP Melakukan Edukasi GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) Untuk Mencegah Stunting!

0
 
Edukasi GEMARIKAN 


Campusnesia.co.idLarikan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan (24/07/2023) – Stunting merupakan masalah gizi kronis yang kompleks. Dampak stunting pada anak pun tidak terbatas pada fisiknya yang menjadi jauh lebih pendek dari teman-teman seusia, namun juga masalah lainnya seperti perkembangan otak anak, misalnya menjadi tidak maksimal sehingga kecerdasannya terganggu. 

Saat dewasa nanti, anak juga lebih rentan terserang penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya. Faktor penyebab stunting pada anak bisa bermacam-macam, mulai dari asupan nutrisi yang tidak terpenuhi pada masa 1.000 hari pertama kehidupan. Untuk mengatasi masalah ini, mahasiswi KKN Tim II 2022/2023 dari Universitas Diponegoro menginisiasi program “Edukasi GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) untuk Mencegah Stunting!” dengan target anak SDN Larikan kelas 5.

Program ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 24 Juli 2023 pada pukul 09.30 – 10.00 WIB. Kegiatan ini akan berlangsung di SDN Larikan , Desa Larikan, Kecamatan  Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Edukasi Stunting!

Tujuan dari program “Edukasi GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) untuk Mencegah Stunting!” adalah :

1. Meningkatkan kesadaran pemahaman siswa – siswi untuk aktif berpatisipasi dalam kegiatan konsumsi ikan sebagai sumber gizi yang kaya.

2 . Mengajak siswa – siswi untuk lebih kreatif dalam memasak ikan dan menciptakan berbagai hidangan sehat yang lezat.

3. Menumbuhkan kesadaran orang tua dan masyarakat sekitar pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting.

Peserta utama dalam program ini adalah siswa-siswi SDN Larikan kelas 5, selain itu, juga akan melibatkan para guru, orang tua, dan masyarakat setempat. 

Audiens Siswa-Siswi SDN Larikan

Metode yang digunakan dalam program kerja ini adalah edukasi dan sosialisasi, dengan memberikan informasi tentang pentingnya mengonsumsi ikan dan makanan bergizi secara teratur untuk mencegah stunting. Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa-siswi serta dilakukan beberapa aktivitas menarik dengan beberapa kuis interaktif seputar manfaat ikan.

Tim II KKN Undip bersama Guru dan Para Staf

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh Tim II KKN Universitas Diponegoro pada Senin, 24 Juli 2023 di SDN Larikan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan dengan sasaran siswa-siswi kelas 5 SD. 

Edukasi stunting dan GEMARIKAN dilakukan dengan menggunakan power point yang berisi informasi mengenai apa itu stunting, cara pencegahan stunting, manfaat gemar makan ikan, serta mengapa dianjurkan makan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa-siswi terhadap bahaya terkena stunting dengan memberikan makanan bergizi tinggi yaitu ikan.



Penulis:
Intannia Pratiwi 
(KKN TIM II UNDIP Tahun 2022/2023, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)

Dosen Pembimbing: 
Asep Setiaji S.Pt., M.Si., Ph.D.

Lokasi KKN: 
Desa Larikan, Kec. Doro, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah

Tingkatkan Kesadaran Taat Bayar Pajak, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui Aplikasi SIGNAL

0
 


Campusnesia.co.idPajak merupakan salah satu sumber penerimaan yang sangat besar bagi Negara. Penerimaan sektor perpajakan selalu menempati posisi teratas dalam menyumbang pendapatan Negara. Terdapat dua jenis pajak yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Sesuai penulisan pada judul, penulis focus terhadap pajak daerah tingkat provinsi khususnya pajak kendaraan bermotor. 

Dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor masih diharuskan untuk datang ke kantor SAMSAT. Hal ini tentu meningkatkan kekhawatiran masyarakat akan terjadinya keramaian yang akan berdampak pada ketidakmauan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor secara offline. Apabila kondisi ini terjadi kian terus menerus, maka hal ini akan berdampak pada beban keuangan Negara yang sangat besar. 

Di daerah Provinsi Jawa Tengah sendiri terdapat adanya penurunan yang sangat signifikan terhadap realisasi pajak kendaraan bermotor dari target yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebelumnya, sementara pajak kendaraan bermotor sendiri merupakan sumber pendapatan yang sangat potensial di Provinsi Jawa Tengah.

Pada era saat ini, pemerintah sangat gencar melakukan berbagai macam inovasi agar lebih memudahkan dan menguntungkan masyarakat termasuk dalam pelayanan. Pelayanan pada pemerintahan dipermudah dengan adanya layanan public secara online atau daring. Aplikasi Signal Samsat adalah salah satu solusi dalam rangka memberikan digitalisasi pelayanan public yang prima bagi masyarakat, misalnya melalui inovasi dari sebuah aplikasi. 

Bagi warga Jawa Tengah, sudah ada aplikasi khusus yang bernama “SIGNAL” yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran pajak seperti perpanjangan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) tahunan. Namun tak sedikit masyarakat yang belum mengetahui inovasi aplikasi SIGNAL E-Samsat Jawa Tengah tersebut.

Dalam mengatasi hal tersebut, Alif Budi Utomo, mahasiswa D4 Akuntansi Perpajakan Universitas Diponegoro melalui KKN Reguler di Desa Kendayakan melaksanakan sosialisasi terkait penting dan manfaat membayar pajak kendaraan bermotor serta pengenalan aplikasi SIGNAL kepada sekitar warga desa RT 5 Dusun Kebandingan, Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal pada Hari Kamis, 13 Juli 2023. Dalam pelaksanaan program kerjanya, Alif menjelaskan pengertian pajak kendaraan bermotor, subjek pajak, objek pajak, pengenalan SIGNAL, fasilitas dan mekanisme pembayaran untuk memudahkan masyarakat dalam berantusias membayar pajak secara online.

Dari pelaksaan kegiatan program kerja ini, diharapkan masyarakat dapat teredukasi akan adanya aplikasi pembayaran pajak online E-Samsat Jawa Tengah berbasis digital SIGNAL guna untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan pendapatannya dan memudahkan masyarakat dalam kewajibannya untuk taat membayar pajak, serta memanfaatkan teknologi yang telah berkembang di era saat ini.

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah sosialisasi dengan membagikan poster yang diberikan kepada masyarakat yang datang ke posko TIM II KKN Undip. Sosialisasi ini diharapkan memberikan edukasi mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor, apa itu subjek pajak dan objek pajak serta pengenalan aplikasi SIGNAL, fasilitas dan mekanisme pembayaran untuk memudahkan masyarakat dalam berantusias membayar pajak secara online.



Penulis: 
Alif Budi Utomo
Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi
Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Naintina Lisnawati, S.KM., M.Gizi

Lokasi KKN:
Desa Kendayakan, Kec. Warureja, Kab. Tegal

Efisiensi Keuangan, Mahasiswa Undip Lakukan Pelatihan Pembukuan Keuangan Sederhana dan Digital Melalui Aplikasi BukuWarung

0
 


Campusnesia.co.idPada era saat ini, tentu penggunaan smartphone telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari kita. Hampir semua aktivitas masyarakat baik aktivitas sosial dan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari perangkat yang serba digital. Digitalisasi ini membuat segalanya lebih praktis, efektif, dan efisien. 

Kita dituntut untuk mampu  memahami serta mengoperasikannya, terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah yang dituntut untuk bisa membuat pembukuan secara digital menggunakan smartphone mereka agar bisa memudahkan dalam pencatatan keuangan, menghitung harga pokok penjualannya dan berapa laba yang diharapkan.

Permasalahan yang dapat diangkat dari pelaku UMKM Desa Kendayakan, Dukuh Bandung adalah peningkatan manajemen dan teknologi dalam melakukan catatan keuangan pada UMKM Dukuh Bandung. Bentuk digitalisasi yang krusial bagi UMKM adalah digitalisasi pembukuan. 

Digitalisasi pembukuan merupakan peralihan pencatatan manual menggunakan kertas menjadi pembukuan menggunakan aplikasi. Pembukuan keuangan yang dilakukan secara manual memiliki banyak kelemahan yang dapat terjadi. Sebagai contoh ialah ketidaktelitian, kurang sistematis, serta berpotensi untuk terkendala dalam kalkulasi keuntungan maupun kerugian yang terjadi pada usaha. 

Dengan adanya digitalisasi pembukuan akan memudahkan UMKM dalam mencatat transaksi, membuat laporan keuangan, dan mencatat serta menagih hutang piutang. Hal ini membuat UMKM dapat mengetahui kondisi keuangan secara akurat dan perkembangan usaha dapat dimonitor secara berkala.

Sosialisasi penyuluhan pembukuan kas melalui aplikasi digital BukuWarung pada Hari Kamis 20 Juli 2023 merupakan salah satu program dari TIM II KKN Undip 2022/2023, Alif Budi Utomo dari program studi Akuntansi Perpajakan 2020. Program ini terbentuk dari usulan Pak Sony, selaku Sekretaris Desa Kendayakan, dimana para UMKM Desa Kendayakan yang perlu untuk diberikan sosialisasi dan pelatihan.

Program kerja ini dimulai dengan memberikan pengertian tentang aplikasi BukuWarung. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh UMKM Desa Kendayakan serta para ibu-ibu Jamiyah Muslimat dan Fatayat yang berjumlah 25 orang. Tujuan dilakukan sosialisasi ini adalah untuk memberikan gambaran tentang apa itu aplikasi BukuWarung, fitur-fitur yang ditawarkan, bagaimana cara mencatat pemasukan, bagaimana mencatat pengeluaran, dan bagaimana mencatat utang dan piutang serta fitur stok barang.

Selain itu, dilakukan juga pemberian poster sosialisasi digitalisasi BukuWarung kepada audience untuk menindaklanjuti ketika terjadi ketidakpahaman pada saat menggunakan aplikasi BukuWarung serta agar program ini bisa berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan ini, Pelaku UMKM di Desa Kendayakan dapat melakukan pembukuan keuangan usaha mereka dengan praktis dan gratis.



Penulis: 
Alif Budi Utomo
Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi
Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Naintina Lisnawati, S.KM., M.Gizi

Lokasi KKN:
Desa Kendayakan, Kec. Warureja, Kab. Tegal

Masih Maraknya Perilaku Perundungan di Lingkungan Sekolah, Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Pengenalan Strategi Penanganan Bullying

0
 


Campusnesia.co.idBoyolali - Perilaku bullying atau perundungan antar siswa di lingkungan sekolah yang masih sering terjadi memerlukan perhatian lebih untuk strategi bagaimana menangani perundungan tersebut. Karena perilaku perundungan ini akan menyebabkan kerugian atau dampak negatif pada korbannya yang bisa mempengaruhi aspek fisik dan psikologis mereka jika tidak ada tindak lanjut penanganannya. 

Pihak di lingkungan sekolah yang bertanggung jawab dalam penanganan perilaku perundungan antar siswa salah satunya adalah bimbingan konseling sekolah. Maka dari itu, guru bimbingan konseling harus bisa menciptakan layanan yang efektif menangani kasus perundungan di lingkungan sekolah.             

                                                                                                                                                          
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa TIM II KKN UNDIP yang ditempatkan di Desa Banyuurip melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada guru bimbingan konseling di SMPN 1 Klego. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan pada tanggal 25, 27 Juli, dan 3 Agustus 2023 dengan target sasaran selain guru juga kepada siswa dari SMPN 1 Klego. 

Kegiatan ini diawali dengan proses asesmen untuk melakukan pengumpulan data terkait bagaimana penanganan perundungan yang telah terjadi selama ini. Kemudian pada pertemuan selanjutnya, mulai masuk kepada materi pengenalan yang diberikan kepada siswa kelas IX A SMPN 1 Klego. 

Materi yang diberikan dalam pertemuan kedua yaitu mengenai perilaku perundungan dan bagaimana cara untuk menanganinya dalam lingkup siswa. Selanjutnya, dalam pertemuan ketiga, guru bimbingan konseling diberikan materi dalam bentuk modul mengenai salah satu strategi penanganan perundugan di sekolah yang bisa diterapkan. Strategi ini adalah dengan membentuk kelompok peer supporters atau kelompok pendukung teman sebaya dalam lingkup siswa. 
 

Peran dari peer supporters ini dalam penanganan perundungan di sekolah adalah memberikan dukungan dan mendorong siswa untuk menjadi lebih pro-aktif ketika melihat dan mendapatkan tindakan perundungan dari sekitarnya. Peer supporters ini juga mendapatkan peran dalam mengawasi situasi interaksi sosial jika terjadi perilaku perundungan. 

Selain itu, peran dari peer supporters juga dengan membantu membagikan pengalaman mereka selama melihat ataupun mendapatkan tindakan perundungan, memberikan dukungan yang tidak menghakimi kepada saksi dan korban perundungan, serta memberikan dorongan dan harapan yang positif.

Harapannya, dengan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa TIM II KKN UNDIP ini, bisa membantu optimalisasi guru bimbingan konseling SMPN 1 Klego dalam memberikan pelayanan kepada siswa terkait permasalahan perundungan yang terjadi. 



Penulis:  
Eka Putri Ardianingrum
(Fakultas Psikologi – Psikologi)

Dosen Pembimbing: 
Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.

Lokasi KKN: 
Desa Banyuurip, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah

Menarik! Mahasiswa Undip Membuat Booklet Berisi Visualisasi Data Marketplace dan Panduan Pembuatan Akun Marketplace Untuk Para UMKM di Desa Larikan

0

Menjelaskan Booklet Kepada Pemilik UMKM


Campusnesia.co.idPekalongan, Doro (03/08/2023). Pada era digital yang terus berkembang, marketplace telah menjadi sarana penting bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Melihat manfaat besar yang dapat diberikan oleh platform marketplace, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) merancang sebuah program yaitu membuat booklet yang membahas visualisasi data marketplace dan panduan pembuatan akun marketplace untuk para UMKM di Desa Larikan. 

Program yang dilaksanakan pada Bulan Juli 2023 oleh Athifah Radhiyah ini bertujuan memberikan panduan praktis dan pemanfaatan marketplace bagi para pelaku UMKM, guna mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis mereka dalam era digital ini.

Pada booklet tersebut menghadirkan visualisasi data yang menarik tentang perkembangan marketplace Indonesia dan potensi penggunaan marketplace di Desa Larikan. Data-data ini dikumpulkan, lalu dibuat visualisasinya sehingga mudah dipahami oleh para pelaku UMKM. Tak hanya itu, booklet ini juga berfungsi sebagai panduan praktis bagi para pelaku UMKM dalam memahami langkah-langkah pembuatan akun di platform marketplace

Dengan bahasa yang sederhana dan langkah-langkah yang jelas, panduan ini memudahkan para pelaku UMKM untuk membuka akun di marketplace dan memanfaatkannya sebagai wadah untuk mengembangkan usaha mereka.
 
Penyerahan Booklet ke Pemilik UMKM

Para pelaku UMKM di Desa Larikan merespons positif kehadiran booklet ini. Dukungan dan apresiasi pun mengalir dari para pemilik UMKM seperti Pak Slamet, seorang pemilik konveksi di desa tersebut. "Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari mahasiswa Undip ini. Booklet ini membantu saya memahami potensi pasar online dan cara mengaksesnya dengan langkah-langkah yang mudah. Semoga kolaborasi positif ini dapat berlanjut untuk membantu UMKM di Desa Larikan"

Dengan semangat kreativitas dan kolaborasi yang kuat, program booklet ini merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi secara nyata untuk membantu masyarakat lokal mengoptimalkan potensi bisnis dan menghadapi tantangan era digital. Diharapkan program ini akan menjadi contoh inspiratif bagi pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.



Penulis: 
‘Athifah Radhiyah Habibilah

Praktis! Mahasiswa Undip Rancang Database Kepegawaian Puskesmas Doro II Berbasis Google Ecosystem

0
 
Menjelaskan Dashboard ke Perangkat Puskesmas


Campusnesia.co.idPekalongan, Doro (02/08/2023). Pada era digital saat ini, pengelolaan data yang efektif dan efisien menjadi sangat penting, termasuk dalam hal data kepegawaian. Dalam upaya untuk memaksimalkan pengelolaan data kepegawaian, penggunaan teknologi menjadi solusi yang efektif. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan Google Ecosystem, yaitu kumpulan layanan dan alat yang disediakan oleh Google. 

Hal ini memungkinkan penggunaan teknologi yang sudah terintegrasi dan saling berhubungan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dalam pengelolaan data kepegawaian. Selain itu, penggunaan Google Ecosystem ini lebih relevan untuk diaplikasikan di Desa Larikan karena lebih mudah dimengerti sehingga program ini dapat dilanjutkan oleh pihak Puskesmas Doro II. 

Pelaksanaan program ini dilakukan pada bulan Juli 2023 oleh ‘Athifah Radhiyah Habibilah. Ia memulainya dengan mengajukan data Kepegawaian Puskesmas Doro II. Data tersebut meliputi NIP, Nama, Jabatan, Status Pegawai, Pendidikan Terakhir, dll. 

Data yang diberikan kemudian diimpor ke dalam Google Spreadsheet, yang memungkinkan pengolahan dan penyimpanan data dalam format yang terstruktur. Dengan menggunakan Google Spreadsheet, mahasiswa dapat dengan mudah mengelola dan mengakses data kependudukan yang telah terkumpul.

Setelah itu, ia juga menggunakan Google Data Studio untuk membuat visualisasi data yang interaktif dan mudah dipahami. Dengan menggunakan fitur-fitur yang disediakan oleh Google Data Studio, seperti grafik, tabel, dan filter, informasi mengenai kepegawaian dapat disajikan secara jelas, komprehensif, dan visualisasi data dapat ter-update secara otomatis jika terdapat data baru. Hal ini memungkinkan pihak puskesmas untuk dengan mudah menganalisis dan memahami data kepegawaian dengan lebih baik.

Penerapan database kepegawaian berbasis Google Ecosystem ini memberikan banyak manfaat, yaitu penyimpanan data dalam Google Spreadsheet memudahkan akses dan pengelolaan data kepegawaian sehingga pihak puskesmas dapat dengan mudah mencari, mengedit, dan memperbarui data yang diperlukan. Lalu, dengan adanya dashboard data kepegawaian akan mempermudah pihak puskesmas untuk menganalisis dan memonitor data-data yang ada serta dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan cepat.
 
Penyerahan Dashboard ke Perangkat Puskesmas


Dengan adanya database kepegawaian berbasis Google Ecosystem ini, diharapkan pengelolaan data kepegawaian Puskesmas Doro II di Desa Larikan, Pekalongan menjadi lebih efisien dan praktis. Harapannya program ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam menerapkan teknologi informasi modern sehingga pihak puskesmas dapat lebih mudah mengakses data dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.



Penulis: 
‘Athifah Radhiyah Habibilah

Filtrasi Air dengan Penjernihan Air Sederhana

0



Campusnesia.co.id Ngadirojo Kidul, Ngadirojo Wonogiri (08/08/2023) – Masyarakat Desa Ngadirojo Kidul mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari dari aliran PDAM. Aliran PDAM tidak 100% dalam keadaan bersih, terdapat beberapa butiran hitam ikut mengalir hingga air berbau kaporit. 

Ada beberapa masyarakat yang memilih menggunakan air sumur mandiri. Dari penjelasan beberapa warga mengatakan bahwa air sumur mudah mengering dan muncul kotoran yang jatuh dari atas lubang. Hal ini harus segera di atasi dengan membuat alat penjernihan air sederhana. 

Penjernihan air merupakan kegiatan untuk menyaring air guna memisahkan polutan besar dan polutan kecil agar tersisih dan menjadikan air lebih bersih. Penjernihan air sederhana dapat dilakukan di bak mandi yang disambungkan lewat kran penghubung. Kriteria air yang baik digunakan yaitu jernih, tidak keruh, tidak berbau, bertemperatur normal dari suhu kamar, pH 7, tidak mengandung belerang, tidak mengandung besi.


Pelaksanaan program kerja sosialisasi penjernihan air sederhana dilakukan oleh mahasiswi KKN TIM II Universitas Diponegoro program studi Biologi, Monik Aulia Nur Hidayah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 Juli 2023 di rumah Ibu Marinah Dusun Sambirejo. Sasaran program kerja tersebut adalah ibu-ibu PKK Dusun Sambirejo. 

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri sebanyak 16 orang. Sosialisasi dilakukan dengan menjelaskan beberapa rangkaian materi, tanya jawab hingga dokumentasi. Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan alat penjernihan air sederhana yaitu botol bekas, kerikil, serabut kelapa, arang, ijuk, spons. Cara pembuatannya yaitu botol bekas dicuci bersih. Masukan spons, ijuk, arang, serabut kelapa, kerikil yang disusun keatas dasar botol. Air kotor akan tersaring bersih dan menghasilkan air jenih di bak penampungan.

Tujuan penggunaan kerikil untuk menyaring kotoran berukuran besar, serabut kelapa untuk menyaring kotoran berukuran kecil, arang untuk menjernihan air dan menghilangkan bau, ijuk untuk menyaring partikel yang lolos dari lapisan atas, spons untuk menyerap endapan air yang tersisa. Semua ibu-ibu yang hadir terlihat antusias dan memahami materi. Luaran program kerja tersebut adalah 3 poster yang diberikan ke masing-masing RT 1, RT 2, RT 3 Dusun Sambirejo. 


Nama: 
Monik Aulia Nur Hidayah

Prodi : 
Biologi

Lokasi: 
Dusun Sambirejo, Desa Ngadirojo Kidul, Ngadirojo Wonogiri

Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.
2. Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H.
3. Yuni Dwi Hastuti S.Kep., M.Kep.

KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Berhasil Lakukan Pemetaan Dan Pendataan Open Defecation Free (ODF) Di Desa Gemuh

0


Dokumentasi mahasiswa KKN Tim II Undip 
bersama salah satu perangkat desa penanggung jawab ODF di Desa Gemuh



Campusnesia.co.id Gemuh - Dalam rangka meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro (Undip) telah melaksanakan kegiatan pemetaan dan pendataan Open Defecation Free (ODF) di Desa Gemuh. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan latar belakang belum meratanya masyarakat yang sudah memiliki jamban dan septictank di dalam rumahnya, sehingga masih ditemukan masyarakat yang masih buang air besar sembarangan di sungai.

Open Defecation Free (ODF) merupakan status suatu wilayah yang sudah bebas dari praktek buang air besar sembarangan. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang layak terhadap fasilitas sanitasi dan menciptakan lingkungan yang bersih serta sehat. Di Indonesia, upaya untuk mencapai status ODF telah menjadi prioritas dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat pedesaan.
 
Dokumentasi Mahasiswa KKN Tim II Undip 
bersama Ketua RT. 07 Dukuh Tempel, Desa Gemuh.


Tim mahasiswa KKN II Undip yang terdiri dari beberapa mahasiswa lintas disiplin ilmu  telah bekerja sama dengan pemerintah desa setempat selama satu minggu terhitung sejak tanggal 31 Juli sampai dengan 5 Agutus 2023 dalam mewujudkan tujuan kegiatan ini. Pemetaan dilakukan dengan menggunakan teknologi pemetaan digital dan teknik survei lapangan. 

Pemetaan dan pendataan ini dilakukan di seluruh dukuh yang ada di Desa Gemuh, dengan total 21 RT dalam desa tersebut. Mahasiswa KKN Tim II berhasil mengidentifikasi area-area yang masih terdampak praktik buang air besar sembarangan di Desa Gemuh, dan mencatat data terkait fasilitas sanitasi yang ada di setiap rumah.
 
Hasil pemetaan dan pendataan dari salah satu RT yang ada di Desa Gemuh, 
yakni RT. 21 Dukuh Ampel Gading, Desa Gemuh.


Langkah berikutnya adalah mengolah data yang telah terkumpul dari pendataan untuk pemetaan Open Defecation Free (ODF). Mahasiswa KKN Tim II Undip berkomitmen untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam upaya Desa Gemuh menjadi desa Open Defecation Free (ODF).

Salah satu anggota KKN Tim II Undip, Devi Okataviani, menyatakan, "Kami sangat bersemangat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami berharap melalui upaya dari teman-teman KKN Tim II Undip, Desa Gemuh dapat segera mencapai status ODF dan memberikan lingkungan yang lebih sehat bagi warganya."

Kepala Desa Gemuh, Panji Nugroho, menyambut baik partisipasi dari KKN Tim Undip dan mengapresiasi upaya mereka dalam membantu mewujudkan status ODF. Ia mengungkapkan, "Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Gemuh. Kami sangat menghargai kontribusi dari mahasiswa Undip dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut untuk pembangunan lebih lanjut di Desa Gemuh."

Diharapkan melalui upaya KKN Tim II Undip yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, Desa Gemuh dapat segera menjadi Desa Open Defecation Free (ODF) yang dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga Desa Gemuh.

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023 Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Stunting Dan Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pada Balita Dengan Bahan Lokal

0

Dokumentasi mahasiswa KKN Tim II Undip 
bersama ibu- ibu PKK Desa Gemuh di Balai Desa Gemuh


Campusnesia.co.id GEMUH – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menunjukkan komitmen yang tinggi dalam upaya melawan masalah stunting dan meningkatkan kesejahteraan balita di Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. 

Dengan semangat membara, mereka melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menggunakan hasil bumi berbasis bahan lokal, dalam rangka untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran gizi serta memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan hasil bumi lokal untuk kesejahteraan balita.

Pada tanggal 13 Juli – 14 Juli 2023, Tim II KKN Undip memulai kegiatan sosialisi pencegahan stunting  yang bertempatkan di Posyandu Dukuh Gemuh dan Dukuh Endrokilo. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu – ibu yang memiliki anak balita, kader posyandu dukuh beserta tim kesehatan setempat. 

Mahasiswa KKN Tim II Undip memaparkan informasi penting tentang penyebab stunting, dampak buruknya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh masyarakat. Mereka juga menjelaskan pentingnya pola makan yang seimbang dan gizi yang mencukupi dalam pertumbuhan balita.

Live Cooking Pembuatan Makanan Tambahan (PMT) 
di Balai Desa Gemuh kepada ibu-ibu PKK Desa Gemuh


Selain itu, KKN Tim II Undip juga memberikan pelatihan praktis mengenai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2023 yang bertempatkan di Balai Desa Gemuh. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gemuh. Pembuatan PMT ini memanfaatkan hasil bumi dari bahan lokal yang mudah didapatkan dan tersedia di Desa Gemuh. 

Mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan leaflet yang berisikan resep makanan tambahan untuk balita yang berbahan dasar dari bahan-bahan lokal, seperti pisang dan bahan sari nabati yakni santan kelapa dengan melakukan Live Cooking pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bergagaskan “Pisang Anting” atau Pisang Anti Stunting. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu para ibu dalam menyajikan makanan yang sehat dan bergizi untuk pertumbuhan balita mereka.

Dalam menyukseskan program mahasiswa peduli stunting yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mahasiswa KKN Tim II Undip juga berkolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat untuk memberikan informasi kesehatan yang akurat tentang stunting dan gizi anak. Hal ini tentunya melibatkan bidan, ahli gizi, dokter anak, dan petugas kesehatan lainnya untuk memberikan edukasi dan panduan kepada ibu-ibu Desa Gemuh. 

Masyarakat sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara. Mereka menunjukkan minat besar dalam memahami dampak stunting dan upaya pencegahannya, serta tekun dalam mengikuti pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita. Ibu-ibu juga berkesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada mahasiswa KKN Tim II Undip dan tenaga kesehatan.

Pak Panji Nugroho selaku Kepala Desa Gemuh, memberikan apresiasi mendalam kepada mahasiswa KKN Tim II Undip atas usaha mereka dalam memberikan edukasi dan pelatihan yang sangat berharga bagi masyarakat Desa Gemuh. Beliau berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan memiliki dampak positif dalam jangka panjang.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswa KKN Tim II Undip berperan aktif dalam membantu masyarakat, khususnya dalam hal pencegahan stunting dan peningkatan gizi pada balita. Melalui pendekatan edukatif dan keterlibatan langsung dengan masyarakat, tim mahasiswa KKN Undip berhasil memberikan manfaat nyata dan mendorong perubahan positif dalam pola makan dan kesehatan masyarakat desa.

Berantas Hoaks Bersama PKK Dusun Kepyar: Aksi Literasi Digital Melalui Teriakan Anti Hoaks di Dunia Maya

0

Foto Bersama Ibu-ibu PKK Dusun Kepyar Guna 
Serukan Kampanye Media Sosial Anti Hoaks


Campusnesia.co.idNgadirojo, Wonogiri (06/08) – Pada tanggal 17 Juli dan 24 Juli, Dusun Kepyar, yang terletak di Kecamatan Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri, menjadi saksi dari sebuah inisiatif dalam memerangi penyebaran hoaks di era digital. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara anggota KKN Dea Damarisa Chrisanti dan ibu-ibu PKK Dusun Kepyar untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan bahaya hoaks melalui kampanye media sosial yang berfokus pada pemberantasan berita palsu.

Dengan perkembangan teknologi dan media sosial, masyarakat saat ini sering kali terpapar informasi yang tidak terverifikasi kebenarannya. Hal ini berpotensi mengancam stabilitas sosial dan memperparah perpecahan dalam masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, Dea Damarisa Chrisanti dan ibu-ibu PKK Dusun Kepyar bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya literasi digital serta membekali peserta dengan kemampuan untuk mengenali, memverifikasi, dan menanggapi informasi yang mereka temui di dunia maya.

Pada tanggal 17 Juli, kegiatan dimulai dengan workshop literasi digital yang melibatkan 25 ibu-ibu PKK Dusun Kepyar. Dalam sesi ini, Dea memaparkan pentingnya pemahaman tentang media sosial, bagaimana berita dan informasi tersebar, serta bagaimana cara mengenali ciri-ciri hoaks. Ia juga membagikan tips dan trik tentang cara memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya lebih lanjut.

Tanggal 24 Juli menjadi kelanjutan dari kegiatan tersebut, di mana para peserta diberikan pelatihan praktis mengenai penggunaan alat-alat digital untuk melawan penyebaran hoaks. Peserta diajak untuk melakukan simulasi pencegahan anti hoaks di media sosial. Dengan bimbingan Dea Damarisa Chrisanti, ibu-ibu PKK Dusun Kepyar belajar mengenai pencegahan hoaks yang marak terjadi di lingkungan masyarakat, lalu mengimplementasikan manfaat digital literasi dalam kehidupan bermedia sosial. 

Setelah mengikuti pelatihan literasi digital dan kampanye media sosial, para ibu-ibu PKK Dusun Kepyar mampu dengan lebih percaya diri membedakan antara informasi yang benar dan hoaks. Inisiatif kolaboratif antara Dea Damarisa Chrisanti dan ibu-ibu PKK Dusun Kepyar dalam melaksanakan kegiatan digital literasi kampanye media sosial anti hoaks telah membawa dampak positif dalam upaya melawan penyebaran hoaks di tengah masyarakat. Melalui edukasi yang tepat sasaran, mereka berhasil memberdayakan para peserta untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan informasi palsu di era digital. 



Penulis: 
Dea Damarisa Chrisanti 

Program Studi: 
Sastra Inggris 

Lokasi: 
Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri

Dosen Pembimbing Lapangan:
1. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D.
2. Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H.
3. Yuni Dwi Hastuti S.Kep., M.Kep.

KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023