Campusnesia.co.id - Pada hari Jum’at bertempat di rumah Ibu ketua RT 02 telah dilaksanakan kegiatan praktik pembuatan Tepung Kulit Bawang Putih yang diikuti oleh ibu PKK RT 02 di RW 05 Kelurahan Gunungpati Kota Semarang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam memanfaatkan limbah rumah tangga dan pertanian. Selain itu, dapat meningkatkan efisiensi usaha peternakan skala rumah tangga serta mendorong sistem peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan penjelasan materi mengenai manfaat limbah kulit bawang putih serta tahapan proses pembuatannya. Selanjutnya, peserta melakukan praktik langsung dengan menggiling lalu menyaring dengan saringan mess 40/60. Pengaplikasian tepung kulit bawang sebanyak 1% dari pakan yang diberikan.
Materi yang disampaikan oleh mahasiswi KKN Tematik Tim 15 Tabina Ara Bastari mengenai kulit bawang putih dipandang sebagai limbah rumah tangga dan pertanian yang menimbulkan bau tidak sedap, serta pencemaran lingkungan. Kulit bawang putih telah dilaporkan dapat sebagai pakan tambahan (feed additive) karena mengandung antioksidan berupa 35,99 mg/g polifenol, 14,60 mg/g flavonoid, dan 0,59 mg/g alisin.
Ayam kampung memiliki karakter kanibal (suka mematuk teman sendiri hingga luka), Kanibalisme biasanya dipicu oleh stres lingkungan, defisiensi nutrisi, dan luka yang terbuka (warna merah darah memancing ayam lain). Kandungan pada kulit bawang putih memliki potensi untuk menanggulangi permasalah tersebut, karena polifenol berperan sebagai antioksidan yang mampu menekan stres oksidatif sehingga ayam menjadi lebih tenang dan tidak mudah agresif.
Flavonoid membantu menstabilkan hormon stres, meningkatkan sistem imun, dan memperbaiki kesehatan kulit dan bulu sehingga mengurangi pemicu ayam saling mematuk. Alisin berfungsi sebagai antibakteri dan imunostimulan yang meningkatkan penyerapan nutrisi dan mempercepat penyembuhan luka sehingga dapat menekan perilaku kanibalisme pada ayam kampung.
Hal ini ditambahkan oleh DPL KKN Tematik Nur Maulida Wahyuni, S.Pt., M.Pt. bahwa Kulit bawang putih merupakan limbah pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pakan ayam karena mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, dan alisin yang bersifat antioksidan dan antimikroba.
Pemanfaatan kulit bawang putih dalam pakan dapat membantu menekan bakteri patogen di saluran pencernaan, meningkatkan kesehatan usus, serta mendukung sistem imun ayam.Dengan pengolahan yang tepat, seperti pengeringan, penghalusan, atau fermentasi, kulit bawang putih dapat diaplikasikan sebagai feed additive alami yang ramah lingkungan. Penggunaan bahan ini juga berkontribusi mengurangi limbah organik sekaligus menekan ketergantungan terhadap antibiotik sintetis dalam usaha peternakan ayam.
Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif bertanya selama proses praktik dan pendampingan. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta dapat menerapkan kulit bawang putih diolah secara mandiri untuk mendukung kelestarian lingkungan dan kemandirian.
Kegiatan yang dilakukan oleh KKN Tematik 1 TIM 15 UNDIP 2026 dilaksanakan untuk mendorong masyarakat yang produktif dan mandiri dalam meningkatkan ketahanan pangan.
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar

