Revolusi Ekologi Desa Troketon: Mahasiswa KKN Undip Kembangkan Edukasi Budidaya Maggot untuk Solusi Pakan Hewan Budidaya dan Reduksi Sampah Organik

 


Campusnesia.co.idKlaten, (13/08/2023) - Program kerja bidang keilmuan perikanan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) telah menghasilkan dampak positif melalui kegiatan edukasi budidaya maggot sebagai pakan alami hewan budidaya serta pengurangan sampah organik di Desa Troketon. 

Muhammad Razik Aditya Pratama, mahasiswa peserta KKN, memimpin kegiatan ini dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat desa tentang pengelolaan limbah organik dan memperkenalkan alternatif pakan alami yang berkelanjutan untuk hewan budidaya.

Muhammad Razik Aditya Pratama dari tim KKN Tim II UNDIP merancang dan melaksanakan program edukasi tentang budidaya maggot. Maggot, larva lalat hitam (Hermetia illucens), memiliki potensi besar sebagai sumber pakan alami yang kaya protein dan nutrisi lainnya untuk ikan dan ternak. Kegiatan ini melibatkan sesi pelatihan, diskusi, dan demonstrasi praktis untuk mengajarkan masyarakat cara mengembangkan maggot dengan menggunakan sisa-sisa limbah organik dari rumah tangga dan pekarangan.

Melalui program ini, masyarakat Desa Troketon mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang cara mengelola sampah organik menjadi sumber daya yang bernilai. Mereka belajar bagaimana mendirikan tempat pembuatan maggot (larva lalat hitam) dengan bahan baku limbah organik dari dapur, kebun, dan pekarangan mereka sendiri. Selain itu, mereka juga diajarkan tentang teknik pemeliharaan maggot yang benar, seperti pemberian makanan, lingkungan yang optimal, dan waktu panen yang tepat.

Program ini berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan. Pertama, masyarakat desa memiliki sumber pakan alami yang murah, mudah didapatkan, dan berkualitas untuk ikan dan ternak budidaya mereka. Ini mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang kadang-kadang mahal dan sulit didapat. 

Kedua, upaya ini berkontribusi pada pengurangan jumlah sampah organik yang dihasilkan oleh rumah tangga. Limbah organik yang sebelumnya dianggap sebagai masalah lingkungan kini diubah menjadi aset bernilai.

Program edukasi budidaya maggot yang dipimpin oleh Muhammad Razik Aditya Pratama melalui KKN Tim II UNDIP telah berhasil membawa perubahan positif dalam pengelolaan sampah organik dan pemanfaatan limbah menjadi sumber pakan alami. Masyarakat Desa Troketon tidak hanya mendapatkan manfaat dari aspek ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. 

Dengan dukungan yang terus menerus, model ini memiliki potensi untuk diterapkan di daerah lain, memberikan solusi yang inovatif dalam menghadapi tantangan perikanan dan lingkungan di masa depan.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon