Mahasiswa KKN Undip Adakan Sosialisasi Penanganan Stunting Desa Selokarto melalui PMT dari Hasil Pertanian

 


Campusnesia.co.idSelokarto, 30 Juli 2023. Stunting merupakan permasalahan yang banyak dihadapi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Selokarto, ada 53 kasus balita mengalami stunting (kondisi kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan anak bertubuh pendek dan tidak sesuai tinggi badan untuk usianya). 

Penanganan kasus stunting membutuhkan berbagai kalangan baik stakeholder maupun masyarakat dan berbagai aspek penting seperti kesehatan dan makanan, salah satu penanganannya dengan PMT (Pemberian Makanan Tambahan). 

PMT secara rutin menjadi bagian dari kegiatan posyandu di Desa Selokarto. Namun masih terdapat beberapa makanan yang kurang disenangi oleh balita seperti lemper dan nagasari. 

Di satu sisi, komoditas utama pertanian Desa Selokarto yaitu jagung dengan kandungan gizi yang baik pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, BKKBN dan mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro dengan arahan Dosen Pembimbing Lapangan Ibu Nissa Kusariana, SKM, M.Si. mengadakan program sosialisasi dengan tema “Penanganan Stunting Desa Selokarto melalui PMT dari Hasil Pertanian Desa” dan kegiatan demonstrasi pembuatan produk untuk PMT. 

Program ini bertujuan untuk menangani masalah stunting dengan memanfaatkan salah satu hasil pertanian desa yaitu jagung untuk PMT. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 20 orang dari perwakilan perangkat Desa dan Kader Posyandu dan pengurus PKK.

Kegiatan ini diawali dengan penjelasan materi stunting dan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan PMT berupa sup krim jagung. Sup krim jagung dipilih karena memiliki cara pembuatan dan penggunaan bahan-bahan yang sederhana. PMT ini dapat dikonsumsi oleh balita. Kemudian dibagikan booklet yang berisikan beberapa resep makanan untuk kegiatan PMT kepada para peserta.dan kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. 

Para peserta diharapkan dapat mencoba berbagai resep yang telah diberikan melalui booklet serta membantu dalam kegiatan pencegahan dan penanganan setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon