Belajar dari Fenomena BTS Meals, The Power of KPopers dari Gerakan Donasi, Demo Hingga Aset Ekonomi




Campusnesia.co.id - Rabu 9 Juni 2021 kemarin mendadak gerai-gerai restoran cepat saji McDonald's ramai-ramai diserbu oleh pembeli dan ojek online.

Disaat yang bersamaan di sosial media twitter trending hastag #BTSMeals. Dua kejadian tersebut berhubungan ternyata McDonald's sedang merilis sebuah menu baru hasil kolaborasi dengan boyband asal korea selatan BTS yang pumya bamyak penggemar di tanah air.

Dalam sekejap, menu ini laris manis hingga timbul kerumunan yang akhirnya berujung disegelnya beberapa gerak McDonald's.

Di Indonesia, menu yang terdiri dari Burger, soda, kentang goreng dan saus pedas manis dan saus Cajun khas Korea Selatan itu di bandrol dengan harga 51.000 per paket, konon lebih murah dibanding menu serupa di malaysia.

Ini bukan kali pertama, fans korean pop yang identik dengan grup girl dan boyband membuat heboh di indonesia, media mencatat setidaknya ini kali ketiga setelah sebelumnya mereka menunjukkan solidaritas dalam donasi sosial dan ikut demo di twitter saat isu dalam negeri tentang kontroversi RUU Omnibus Law dan Cipta Kerja serta isu internasional blacklivematter.

Khusus pada peristiwa trendinhnya menu BTS Meals, fansBTS yang disebut BTS Army patut dicatat sebagai entitas baru yang potensial dalam konteks ekonomi.

Hingga artikel ini diturunkan, penulis belum menemukan data tentang berapa banyak menu BTS meals yang terjual beserta omset dan potensi labanya, tapi ada data menarik dari proyek kolaborasi serupa yang dilakukan McDonald's dengan artis lain.

Kami kutip dari Kompas.com Sebelumnya, McDonald's telah melakukan kolaborasi dengan rapper Travis Scott pada bulan September lalu. Produk hasil kolaborasi yang berisi minuman Sprite ukuran medium, burger quarter-pounder, serta kentang goreng dengan saus barbeque.

Dari penjualan menu hasil kolaborasi tersebut, Scott mendapatkan bayaran endorsement sebesar 5 juta dollar AS atau sekitar Rp 71,25 miliar (kurs Rp 14.250).

Di sisi lain, ia juga mendapatkan bayaran sebesar 15 juta dollar AS dari hasil penjualan merchandise berupa t-shirt hingga bantal berbentuk McNugget.

Menarik jika nanti keluar data berapa jumlah produk, omset dan laba yang dihasilkan McDonald's

BTS sebagai brand dengan jutaan fans yang loyal menjelma sebagai kekuatan baru.

Fenomena lain yang menarik adalah, mereka sebagai fans tidak hanya menikmati karya musikalnya, tapi rela dengan sadar membeli produk baik musikal, merchandise hingga nyaris semua produk yang berkaitan dengan band idola mereka.

Satu sisi, apa yang dilakukan mereka adalah bukti nyata kefandoman sejati, mendukung idola dengan membeli karya.
 
 
penulis: Nandar 


Baca Juga:

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »