8 Tanaman Bernutrisi sebagai Pakan Ternak


Campusnesia.co.id -- Punya ternak tapi bingung harus diberi pakan apa? Simak beberapa kandungan tanaman berikut yang baik diberikan untuk pakan ternak.


1. Kaliandra (Calliandra calothyrsus)


Kaliandra merupakan bahan pakan sumber bypass-protein, mengandung protein sekitar 20% dan TDN sekitar 66%. Kandungan tannin pada kaliandra sangat tinggi yaitu mencapai 5%. Kaliandra dapat ditanam dalam kondisi tanah buruk dan asam. Umur panen sekitar 8-12 bulan.


2. Gamal (Gliricidia sepium


Belum banyak diketahui, tanaman ini memiliki kandungan protein kasar berkisar 18-24% namun tidak dianjurkan diberikan dalam jumlah banyak karena kandungan serat kasarnya rendah dan bisa menyebabkan kembung. Untuk pakan sapi dapat diberikan hingga maksimal 10% komposisi ransum.


3. Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)


Rumput gajah menjadi salah satu tanaman pakan yang paling digemari karena mudah tumbuh di berbagai kondisi lingkungan dan umur panennya juga cepat, yaitu 60 hst dan 40 hari untuk panen berikutnya. Kandungan serat kasar rumput gajah sekitar 34,2% dan protein 10,2%.


4. Indigofera (Indigofera zollingeriana)



Dengan kandungan protein yang tinggi (26 - 31%) disertai kandungan serat yang relatif rendah dan tingkat kecernaan yang tinggi (77%) tanaman ini sangat baik sebagai sumber hijauan baik sebagai pakan dasar maupun sebagai pakan suplemen sumber protein dan energi, terlebih untuk ternak dalam status produksi tinggi (Iaktasi).


5. Lamtoro (Leucaena leucochepala)


Kandungan protein, mineral, dan asam amino yang seimbang, mempunyai serat kasar yang relatif sedikit dan kandungan tanin yang rendah. Kandungan tanin rendah (CT 6%) memberikan nilai tambah, dibandingkan legume pohon yang lain karena dapat berfungsi melindungi perombakan protein yang berlebihan di dalam rumen (by-pass protein) sehinga jumlah protein yang dapat diserap (retensi N) di usus halus lebih tinggi. 


6. Singkong (Manihot utilissima)



Daun singkong memiliki nilai nutrien yang tinggi untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun, hal yang menjadi pembatas penggunaannya adalah adanya komponen antinutrisi dan substansi toksik bagi ternak yang berupa HCN. Substansi tersebut mengganggu kecernaan dan konsumsi nutrien, dan bersifat racun untuk pemberian yang melebihi jumlah yang ditoleransi. Kandungan nutrisi daun singkong adalah sebagai berikut  memiliki Bahan kering 88,5%, dengan Protein kasar mencapai 20,5%, Kandungan lemak kasar 8,75% dan Serat kasar sebesar 13,50% dan total digestible nutrient 65%.


7. Kulit Umbi Singkong 


Hasil kulit dari umbi singkong dapat mencapai 20%. Kandungan bahan kering sebesar 17,6 %, Protein kasar kulit singkong mencapai 8,3%, kandungan serat kasar sebesar 16,1%, dan kandungan total digestible nutrient mencapai 75,10%. Kulit singkong memiliki tingkat palatabilitas yang baik sebagai pakan ternak. Salah satu yang harus diperhatikan adalah kandungan asam sianida HCN, yang dapat merugikan ternak. Kadar HCN dapat dikurangi dengan pencucian, perendaman, pengukusan atau pemanasan dan fermentasi.


8. Turi (Sesbania grandiflora)


Kandungan protein daun turi sangat tinggi serat sangat palatable bagi ternak. Daun turi sangat cocok diberikan pada ternak kambing. Kandungan protein kadar daun turi mencapai 29% dan TDN 67%. Seperti hanya tanaman legun lain, daun turi mengandung sapinon yang tinggi sehingga penggunannya harus dibatasi hingga 20% dalam ransum.

 

Penulis: Ika Shintya


Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »