Halal Bi Halal Alumni Beastudi Etos Semarang Menghasilkan Komitmen Pendirian BMT


Campusnesia.co.id -- Semarang, puluhan alumni penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa Wilayah Semarang mengadakan Halal bi Halal dan Reuni. Bertempat di cafe Deqiko Banyumanik dari pagi hingga selepas dhuhur. 

Hadir dalam acara ini alumni dari angkatan 2004 hingga 2013 sebagian masih dalam tahap menyelesaikan studi dan mayoritas sudah berkiprah dalam berbagai bidang dan pekerjaan. Meski demikian acara halal bi halal ini menjadi bukti antusiasme dan ikatan yang kuat antar alumni. Tampak juga sejumlah penerima beastudi etos yang masih mahasiswa atau etoser dan perwakilan manajemen wilayah semarang.


Dalam sambutannya pak Faris Fanani selaku koordinator beastudi etos wilayah semarang berpesan agar semangat kekeluargaan alumni dan penerima aktif beastudi etos terus dijaga agar dapat menghasilkan kolaborasi yang positif dan bermanfaat untuk masyarakat.


Menjelang siang acara di isi dengan pemaparan tentang program sekaligus laporan tahunan kegiatan corps alumni beastudi etos semarang yang disampaikan langsung oleh koordinatrnya yaitu M Bahruddin. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan koordinator yang baru untuk masa bhakti 2017-2019. Dalam Musyawarah diputuskan koordinator yang baru adalah M Ridho Santoso angkatan 2010 dengan wakil Puji Norbawa 2009 dan Salman Fathoni 2012.


Hal menarik lain dari agenda ini adalah kesepatakan komitmen dukungan alumni pada program yang digagas oleh etoser dan manajemen yaitu pendirian BMT (Baitul Maal wa Tamwil). Salman Fathoni selaku direktur BMT yang diberi nama BMT BISA (Baitul Maal Bina Insan Sejahtera dan Amanah) menjelaskan bahwa program ini sudah berjalan setahun dari yang awalnya berbentuk Koperasi Serba Usaha untuk tahun kedua dengan dukungan alumni akan berganti mennjadi Koperasi Simpan Pinjam Pembiyaan Syariah.

Untuk bergabung menjadi anggota, Salman menjelaskan Etoser dan alumni dipungut Iuran Pokok 100.000 diawal dan Iuran Wajib 5.000 setiap bulan. Anggota juga dipersilahkan untuk iuran sukarela yang jumlahnya tidak dibatasi layaknya tabungan atau istilah syariahnya wadi'ah yang bisa diambil sewaktu-sewaktu.

BMT bisa akan dikelola secara syariah, tidak mengenal bunga tetapi bagi hasil atau mudhorobah. Untuk penggunaan dana yang terhimpun dibagi dua, yang pertama adalah Baitul Maal yang saat ini digawangi Bagus Valley angkatan 2012 dana yang terkumpul akan disalurkan untuk pinjaman lunak (Qordul Hasan) berorientasi sosial. Misalnya, etoser butuh bantuan untuk kesehatan, biaya pendidikan boleh meminjam dengan akad pengembalian sesuai kemampuan dan tanpa bunga. Bahkan apabila memang keadaan tidak memungkinkan bantuan tidak perlu dikembalikan.

Yang kedua yaitu Tamwil atau koperasi berorientasi ekonomi atau bisnis. Dana yang terhimpun akan disalurkan unuk pembiyaan produktif dengan akad pengembalian sesuai kesepakatan istilahnya murabahah. Salman memberikan contoh misalnya seorang etoser membutuhkan sebuah laptop untuk emnunjang aktifitas belajarnya boleh mengajukan pembiyaan untuk membeli laptop, koperasi akan membelikan kebutuhan yang dimaksud dan akan menjual kembali ke etoser dengan harga yang disepakati setelah ditambah margin untuk koperasi. Besar dan lamanya angsuran disesuaikan dengan kemampuan dan kesepatan antara koperasi dan etoser.

Selain pembiyaan BMT juga akan bergerak dalam usaha dengan sistem Mudhorobah atau bagi hasil, saat ini yang sudah berjalan adalah produksi dan pemasaran aneka olahan pisang dari desa binaan Rowosari Tembalang dan Usaha Snack catering yang diberi nama Robanna serta penjualan kebutuhan harian yang tokonya berada di Asrama Beastudi etos putri semarang. 

Acara diakhiri dengan makan siang dan foto bersama. Secara keseluruhan berjalan lancar penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.



Penulis: Nandar 




Artikel Terkait

Previous
Next Post »