sponsor

WUJUDKAN POROS MARITIM DUNIA MELALUI 3 PILAR (ORASI ILMIAH PENGANUGERAHAN GELAR DOKTOR HONORIS CAUSA SUSI PUDJIASTUTI)

3:47:00 PM


Wilayah lautan yang mencapai dua per tiga dari seluruh wilayah Indonesia, yaitu 6,32 juta kilometer persegi (km2), 17.504 pulau, dan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada yaitu 99.093 km2,maka sudah selayaknya Indonesia mengaktualisasikan diri sebagai poros maritim dunia. Untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia, harus segera dijawab dengan upaya membangun kembali sektor kelautan dan perikanan Indonesia berdasarkan pilar kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan pokok pikiran tersebut disampaikan oleh Susi Pudjiastuti saat membacakan Orasi Ilmiah berjudul “PEMBERANTASAN ILLEGAL, UNREPORTED, AND UNREGULATED FISHING: MENEGAKKAN KEDAULATAN DAN MENJAGA KEBERLANJUTAN UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA INDONESIA” Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa dalam Bidang Kelautan dan Perikanan dari Undip Sabtu (3/12) di gedung Prof.Soedarto,SH Undip Tembalang Semarang

Susi menjelaskan bahwa saat ini, Indonesia telah melangkah dari sekedar negara penghasil sumberdaya perikanan menjadi negara yang memulai “best practices” dalam penegakan hukum perikanan dan pengelolaan yang bertanggung jawab. Setelah ikhtiar pemberantasan IUU fishing berhasil menumbuhkan efek jera (deterrent effect) dalam dua tahun terakhir ini, reformasi tata kelola perikanan dilakukan berdasarkan prinsip keberlanjutan (sustainability) daya dukung ekosistem”Ungkapnya

“Dengan menegakkan kedaulatan dan menjaga keberlanjutan, peluang pengelolaan perikanan dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan (prosperity) terbuka lebar. Saat ini, stok ikan semakin banyak, investasi asing di sektor penangkapan ikan juga telah ditutup. Nelayan Indonesia mulai dapat menikmati kekayaan laut Indonesia dan menjadi tuan di negeri sendiri setelah berpuluh-puluh tahun dijarah oleh kapal ikan asing melalui cara yang legal maupun ilegal.

Dewan Penasihat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ini menambahkan untuk menjaga kontinuitas dari langkah-langkah perbaikan tata kelola pembangunan perikanan maka dibutuhkan payung hukum yang lebih kuat antara lain melakukan perbaikan terhadap Undang-Undang Perikanan agar sesuai dengan prinsip-prinsip kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan.

Susi Pujiastuti pun mengaku terharu saat dianugerahi gelar Dr HC tersebut. Dia mengatakan, penganugerahan gelar ini

“Saya mengucapkan terima kasih atas pemberian gelar doktor honoris causa di bidang Kelautan dan Perikanan ini,” ucap Susi dalam orasi ilmiahnya.

“Saya tersanjung, terharu, atas anugerah ini. Saya yakin apa yang diberikan menjadikan saya lebih amanah, kata Ibu 3 orang anak ini

Penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada Susi Pudjiastuti ini antara lain dihadiri oleh Menristekdikti M. Nasir dan Menteri Kesehatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Semarang, sejumlah pimpinan daerah, serta sejumlah tokoh nasional lainnya.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »