Masalah oleh Bpk. Erie Sudewo

2:40:00 AM


Pagi indah di hari Rabu. Sambut mentari dengan semangat menggebu. Kita bahas sesuatu yang khas manusia hidup :#Masalah | #CharacterBuilding

1. Selesaikan #Masalah ternyata tak selalu mudah. Makin coba diselesaikan malah semakin tidak selesai. Mengapa?#CharacterBuilding

2. Karena golongan yang mengatakan#Masalah, mendatangkan lagi #Masalah. Satu golongan katakan #Masalah, yang lain punya #Masalah meradang

3. Tujuan buat golongan sesungguhnya untuk selesaikan #Masalah. Tapi#Masalah yang hendak diselesaikan golongan ternyata makin bermasalah

4. Sebab golongan itu sendiri sudah#Masalah. #Masalah diselesaikan pihak yang bermasalah, hasilnya bukankah jadi masalah-masalah?

5. Golongan didirikan pasti berangkat dari#Masalah. Ada yang berangkat dari#Masalah bangsa. Ada juga yang masalahnya karena tak puas

6. Buat golongan karena #Masalah tak puas pada rekan sejawat, lahirkan#Masalah baru. Jadi jelas. Bukankah masalahnya ada sejak awal?

7. Andai ada 13 pendiri, maka sudah ada 13 #Masalah. Andai pendiri punya pengikut, maka #Masalah pengikut menambah masalah golongan

8. Antar pengikut berpapasan jadi#Masalah. Menegur, khawatir timbulkan#Masalah. Tak menegur juga #Masalah.#Masalah partai memang runyam

9. Maka saat buat visi juga jadi #Masalah. Masing-masing pendiri punya pandangan, itu sudah #Masalah. Tak punya pandangan juga #Masalah

10. Utarakan pandangan jadi #Masalah. Tak utarakan juga #Masalah. Yg diterima pandangannya, #Masalah lagi. Yg tak diterima, #Masalah lain

11. Beda pandangan di golongan sudah#Masalah. Bagaimana mungkin saat partai bermasalah hendak selesaikan#Masalah Indonesia

12. Memahami #Masalah dan selesaikan#Masalah musti punya kaedah. Tanpa kaedah asal buat solusi. #Masalah baru muncul lagi

13. Telusuri sumber #Masalah, itu sudah#Masalah. Tak telusuri jadi #Masalah. Tak tahu sumber #Masalah, itu juga #Masalah

14. Jika tak tahu sumber #Masalah, bagaimana hendak selesaikan #Masalah. Tahu sumber #Masalah tapi #Masalahada di pelaku, #Masalah lagi.

15. Pelaku tak bermasalah tapi tak temukan sumber #Masalah, bisa jadi sumber #Masalah baru |#CharacterBuilding

16. Ada yang tak tahu masalahnya apa. Yang #Masalah dikatakan bukan#Masalah. Yang bukan #Masalahdikatakan #Masalah | #CharacterBuilding

17. Karena punya pengikut, #Masalahbertambah lagi di pengikut. Karena berdiskusi, yang terlibat jadi tambah#masalah semua

18. Ini macam orang tak kenal padi dan ilalang. Tanam padi pasti tumbuh ilalang. Tanam ilalang mustahil tumbuh padi |#Masalah

19. #Masalah kecil dianggap besar.#Masalah besar diabaikan. Bukan#Masalah malah dipersoalkan. Yang#Masalah malah disepelekan

20. Saling silang pandangan jadilah#Masalah baru. Menilai #Masalah itu#Masalah. #Masalah dalam #Masalah.#Masalah bertambah-tambah

21. Satu puak hendak cegah #Masalah. Tapi ada puak yang biarkan #Masalah. Puak lain malah buat #Masalah |#CharacterBuilding

22. Golongan lain ada #Masalah atau tak ada #Masalah, mereka peduli apa. Itu bukan #Masalah mereka. Ini juga#Masalah | #CharacterBuilding

23. Sebab kita hidup bermasyarakat. Mana boleh kita tak memikirkan masyarakat yang bermasalah. Tak bisa saling abai #Masalah

24. Yang #Masalah diabaikan, padahal dampaknya negatif. Yang bukan#Masalah malah dihentikan, padahal punya manfaat bagi masyarakat

25. Ada ygan paham bahwa itu #Masalah. Tapi karena hendak jaga guncangan, dibiarkan saja #Masalah itu. Seolah bukan#Masalah

26. #Masalah itu akhirnya bertambah-tambah masalahnya karena dipertahankan oleh penguasa |#CharacterBuilding

27. Bicara penguasa, jangan-jangan ini#Masalah besar bagi negeri ini. Harusnya khidmat pada bangsa ternyata pada golongan semata

28. Karena dapat untung pribadi, penguasa pun diamkan #Masalah. Karena hendak amankan jabatan, #Masalahdisingkirkan |#CharacterBuilding

29. Jika yang berkuasa buat #Masalah, jadilah itu #Masalah besar. Maka siapa lagi yang bisa cegah #Masalah yg berkuasa | #CharacterBuilding

30. Mengapa semua itu jadi #Masalah? Karena tiap orang, tiap golongan, tiap partai merujuk pada akal dan nafsu mereka | #CharacterBuilding

31. Maka #Masalah sesungguhnya adalah#Masalah diri kita sendiri. Sudahkah engkau kenali masalahnya?#CharacterBuilding




oleh Bapak Erie Sudewo
Pendiri Character Building Indonesia
Pendiri dan Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Social Entrepreneur, 
Penulis buku Best Practice Character Building Menuju Indonesia Lebih Baik, 
Innovators for the Public versi Ashoka



Artikel Terkait

Previous
Next Post »