Inovasi Mahasiswa KKN Undip: Kulit Buah Jadi Teh dan Ecoenzyme, Desa Kedawung Dapat Ilmu Baru

0


Pelatihan pengolahan kulit buah menjadi teh. 
Sumber: Dokumentasi Pribadi


Campusnesia.co.idDesa Kedawung, Sragen - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip), Aninda Farhannisa dari program studi Kimia, telah menggelar kegiatan pengolahan limbah kulit buah menjadi produk yang bermanfaat di Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, dengan audiens yang berbeda sesuai fokus produk yang diperkenalkan.

Pada 20 Juli 2024, Aninda menyelenggarakan pelatihan pembuatan teh dari kulit buah yang dihadiri oleh ibu-ibu Desa Kedawung. Dalam kegiatan tersebut, Aninda memperkenalkan cara mengolah kulit buah yang biasanya dibuang menjadi minuman teh yang sehat karena dalam kulit buah masih terkandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi tubuh seperti Flavonoid sebagai antioksidan. Proses pembuatan teh ini sangat sederhana dimana kulit buah yang telah dibersihkan dipotong kecil-kecil kemudian dioven pada suhu 50-60oC atau dijemur dibawah sinar matahari hingga kering. 

Selanjutnya, pada 6 Agustus 2024, Aninda kembali mengadakan pelatihan, kali ini dengan fokus pada pembuatan ecoenzyme. Peserta pelatihan ini adalah kader Adiwiyata dari SMP Negeri 1 Mondokan. Para siswa diajarkan proses fermentasi limbah organik dari kulit buah untuk menghasilkan ecoenzyme, yang dapat digunakan sebagai pembersih alami serta pupuk cair. Ecoenzyme adalah solusi ramah lingkungan yang tidak hanya bermanfaat bagi rumah tangga, tetapi juga untuk pertanian dan pengelolaan lingkungan yang lebih luas.

 
Pelatihan pengolahan kulit buah menjadi ecoenzyme. 
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan peserta pelatihan. Para ibu-ibu merasa senang dengan pengetahuan baru yang mereka dapatkan tentang cara memanfaatkan limbah menjadi produk yang berguna dan sehat. Sementara itu, kader Adiwiyata SMP juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari pembuatan ecoenzyme dan berharap dapat mengaplikasikannya dalam program sekolah mereka.

Dengan inisiatif seperti ini, Aninda berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Kedawung, baik dalam aspek pengelolaan lingkungan maupun pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah.



Penulis: 
Aninda Farhannisa 
(Kimia 2021, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro)

DPL: 
Ir. Ibnu Pratikto, M.Si.

Lokasi KKN: 
Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen

Editor:
Achmad Munandar

Inovasi Mahasiswa KKN Undip: Pembuatan Body Spray Anti Nyamuk Ramah Kulit di Desa Kedawung

0
 

Pelatihan pembuatan bodyspray antinyamuk. 
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Campusnesia.co.idDesa Kedawung, Kecamatan Modokan, Kabupaten Sragen - Masalah lingkungan di Desa Kedawung, yang dikenal dengan tingginya populasi nyamuk, menjadi perhatian utama bagi Aninda Farhannisa, seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Tim II Universitas Diponegoro (Undip). Berdasarkan informasi dari Bidan Puji, salah satu tokoh kesehatan desa, warga sering mengeluhkan banyaknya nyamuk yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Nyamuk berpotensi membawa penyakit berbahaya seperti demam berdarah dan malaria.

Menanggapi permasalahan ini, Aninda menginisiasi kegiatan pembuatan body spray anti nyamuk yang aman untuk kulit tubuh. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 20 Juli 2024 ini diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu Desa Kedawung.

Body spray yang dibuat dalam kegiatan ini menggunakan bahan-bahan alami seperti Witch Hazel, Glycerin, air suling, dan essential oil. Witch Hazel berfungsi sebagai astringen alami yang membantu mengurangi iritasi kulit dan mengurangi rasa gatal, sedangkan Glycerin berperan sebagai pelembap yang menjaga kelembapan kulit. Air suling digunakan sebagai pelarut yang aman, dan essential oil ditambahkan sebagai bahan aktif yang berfungsi mengusir nyamuk serta memberikan aroma segar pada body spray.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembuatan body spray, tetapi juga memberikan edukasi kepada peserta tentang manfaat masing-masing bahan yang digunakan serta cara penggunaannya. Ibu-ibu desa yang hadir sangat antusias dan berharap agar produk ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah nyamuk di lingkungan mereka.

"Kami senang sekali ada kegiatan seperti ini, apalagi produk yang dibuat aman untuk kulit dan menggunakan bahan-bahan alami," kata salah seorang peserta. Aninda berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Kedawung dapat lebih peduli terhadap kesehatan kulit sekaligus mampu melindungi diri dari serangan nyamuk secara efektif dan aman.

Kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan solusi serupa dalam menghadapi masalah kesehatan lingkungan mereka.



Penulis: 
Aninda Farhannisa 
(Kimia 2021, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro)

DPL: 
Ir. Ibnu Pratikto, M.Si.

Lokasi KKN: 
Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen

Editor:
Achmad Munandar

Bersama KKN UNDIP Pasar Kliwon Berbenah : QRIS Jadi Solusi Pembayaran Praktis

0


Gambar 1; Diskusi interaktif dengan para pelaku UMKM


Campusnesia.co.idPasar Kliwon, Surakarta - Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui program Kerja Nyata (KKN) melakukan Peningkatan penjualan UMKM melalui optimasi pembayaran digital dengan Qriss dan pengenalan Digital Payment kepada warga Kelurahan Pasar Kliwon. Kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa UNDIP untuk membantu peningkatan efektivitas sistem pembayaran UMKM.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang keunggulan dan pendaftaran Qris ini diselenggarakan selama beberapa hari dan diikuti oleh para pelaku UMKM dari Pasar Kliwon. Dalam sesi edukasi, mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) memaparkan pengetahuan dan informasi tentang keunggulan menjadi merchant Qris dengan bahasa yang mudah dipahami oleh para peserta. 

Selain itu, mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) juga membawakan beberapa aktivitas interaktif untuk menarik perhatian dan mempermudah peserta memahami materi yang diberikan. Salah satu aktivitas yang sangat populer adalah diskusi interaktif dengan peserta sehingga lebih efisien dalam penyampaian materi.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) berbagi pengetahuan dan informasi tentang Qris dan bagaimana cara pendaftarannya. Salah satu warga yang ikut dalam kegiatan ini, menyatakan bahwa sosialisasi dan edukasi seperti ini sangat penting dilakukan sejak awal agar jika nanti UMKM sudah siap untuk melakukan digitalisasi pembayaran, mereka sudah memiliki bekal dasar mengenai digitalisasi ini. 

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat, terutama dari para pelaku UMKM yang mengapresiasi upaya mahasiswa Universitas Negeri Diponegoro (UNDIP) dalam memberikan edukasi dan membantu UMKM menambah wawasan pengetahuan. 
 


Gambar 2 : Kunjungan langsung ke UMKM Nasi Kebuli 

Ini menunjukkan betapa mahasiswa memainkan peran penting dalam membantu pemerintah dalam meningkatkan sistem perekonomian daerah setempat. Para mahasiswa membuktikan bahwa mereka tidak hanya memperoleh ilmu di universitas, tetapi juga membantu masyarakat dan membangun negeri. 

“Saya suka kegiatan seperti ini karena kapan lagi bisa belajar digitalisasi gratis dan dibimbing dari dasar.” ujar salah satu pelaku UMKM. 

Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan betapa pentingnya UMKM untuk serta merta mengikuti teknologi yang selalu berkembang. Mereka membuktikan bahwa ilmu dan kepedulian yang didapatkan di universitas dapat digunakan untuk membantu membangun negeri dan membentuk generasi muda Indonesia yang lebih baik. 



Penulis: 
Nabela Citra Azzahra  
Manajemen / Fakultas Ekonomika dan Bisnis 

Dosen Pembimbing: 
1. Rissa Anandita, S.E., M.Ak., Ak., CA
2. Agus Naryoso., S.Sos., M.Si

Editor:
Achmad Munandar

Kurangi Sampah Plastik dengan Inovasi Ramah Lingkungan ”Ecobrick”: Mahasiswa KKN TIM II Undip Melakukan Sosialisasi Pembuatan Ecobrick Guna Mendukung Eco-Friendly Life

0
 



Campusnesia.co.idSidorejo, Pekalongan (27/07/2024), Mahasiswa KKN Tim II Undip Rheyhan Adwimadiputra gencarkan gaya hidup Eco-Friendly melalui kegiatan pemilahan sampah plastik dan pembuatan ecobrick di SD Sidorejo dan SD Kolong Morena. Eco friendly adalah konsep gaya hidup yang tidak membahayakan lingkungan dengan cara mengelola sampah. Salah satu cara pengelolaan sampah dan usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah plastik yaitu dengan pembuatan ecobrick. Ecobrick merupakan botol plastik bekas yang diisi hingga padat dengan sampah plastik non-biodegradable (kantong plastik, bungkus makanan, dan limbah plastik lainnya) yang nantinya akan menjadi barang yang memiliki nilai guna. 

Siswa/siswi SD Sidorejo dan SD Kolong Morena memiliki kebiasaan dalam menggunakan plastik sekali pakai yang biasa mereka dapatkan dari bungkus makanan setelah jajan. Kebiasaan tersebut membuat jumlah limbah plastik disekitar sekolah menjadi tidak terkendali. Sampah plastik yang berasal dari wilayah sekolah tersebut akan berakhir di tempat pembuangan akhir wilayah sekitar dan akan menumpuk sekian bertambahnya hari. Bahkan sampah-sampah plastik tersebut sering kali dikumpulkan kemudian dibakar sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan di Desa Sidorejo.

Berdasarkan hal tersebut membuat mahasiswa KKN Tim II Undip memiliki inisiatif untuk membuat kegiatan sosialisasi pemilahan sampah plastik serta pembuatan ecobrick yang dilakukan pada hari sabtu yang dilaksanakan di SD Sidorejo dan Kolong Morena. Kegiatan sosialisasi berupa pemaparan materi mengenai proses pemilahan sampah plastik dan cara pembuatan ecobrick. Ecobrick merupakan inovasi yang menarik dalam pengelolaan sampah plastik. Ecobrick tidak hanya berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan saja melainkan menyediakan alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan dalam industri konstruksi (material konstruksi pembuatan pagar dan dinding) dan furnitur (meja dan kursi).

Diharapkan dengan adanya program ini dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah plastik  serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mengatasi limbah plastik serta merubahnya menjadi barang yang memiliki nilai guna. 



Penulis : 
Rheyhan Adwimadiputra
Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Editor:
Achmad Munandar

Menjaga Kehidupan Laut: Mahasiswa KKN Tim II Undip Melakukan Sosialisasi Mengenai Biota Laut yang Dilindungi

0
 


Campusnesia.co.idSidorejo, Pekalongan (26/07/2024), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tim II Tahun 2023/2024 melakukan kegiatan sosialisasi Pemecahan Masalah Terhadap Ancaman Biota Laut yang Dilindungi kepada siswa/siswi SMPN 2 Kecamatan Tirto, Desa Sidorejo, Pekalongan, Jawa Tengah. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa/siswi SMPN 2 Kecamatan tirto untuk meningkatkan kesadaran akan biota laut yang dilindungi.  

Lautan kita adalah rumah bagi berbagai biota yang sangat penting untuk keseimbangan ekosistem. Banyak spesies laut yang kini terancam punah karena berbagai faktor, seperti pencemaran, penangkapan ikan yang berlebihan, dan perubahan iklim. Upaya perlindungan terhadap biota laut yang terancam punah menjadi krusial untuk memastikan keberlanjutan ekosistem laut dan manfaatnya bagi generasi mendatang. Hal ini yang melatar belakangi mahasiswa KKN Undip untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem dan biota laut.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat. Mahasiswa KKN Undip menyampaikan beberapa materi dengan menggunakan poster infografis biota laut yang dilindungi serta melalui media powerpoint terkait keanekaragaman hayati laut, faktor penyebab biota laut punah, upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga biota laut. Setelah pemaparan materi selesai dilakukan sesi tanya jawab dan bermain games bersama. 

Sosialisasi yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Tim II Undip diharapkan dapat menambah pengetahuan dan membentuk pemahaman serta kesadaran siswa siswi SMPN 2 Kecamatan Tirto untuk melindungi menjaga dan melindungi biota laut yang dilindungi dan terancam punah. 



Penulis : 
Rheyhan Adwimadiputra
Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 

Editor:
Achmad Munandar

Jelajahi Desa dari Lensa: Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Memberikan Pendampingan Pembuatan Video Branding Destinasi Wisata di Desa Juwangi

0



Campusnesia.co.id -   Juwangi, Kabupaten Boyolali (19/07/2024) - Program Multidisiplin Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) dengan bangga mengumumkan pelaksanaan pendampingan pembuatan video branding desa wisata dengan tema "Jelajahi Desa dari Lensa". Program ini bertujuan untuk memperkenalkan keindahan dan potensi destinasi wisata di Desa Juwangi melalui media video yang menarik dan informatif.

Pendampingan ini dilaksanakan dari tanggal 19 Juli 2024 sampai 28 Juli 2024 di setiap destinasi wisata mulai dari Lodji Papak, Stasiun Telawa, Sendang Tirtosumo dan Sumur Jolotundo, Gereja Kristen Jawa Juwangi, Pura Giriwangi, dan Masjid Baitul Munajat. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari dikarenakan terdapat beberapa tempat yang harus divideo. Untuk informasi terkait destinasi wisata yang ada di Desa Juwangi, kami melakukan wawancara kepada narasumber yang paham mengenai destinasi wisata tersebut. Selain itu, kami juga melakukan studi pustaka untuk menambah informasi terkait destinasi wisata.


Kegiatan ini bertujuan untuk dapat meningkatkan potensi di Desa Juwangi sebagai destinasi wisata yang unggul serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata. Dengan adanya video branding yang berkualitas, diharapkan lebih banyak wisatawan akan tertarik untuk mengunjungi dan mengeksplorasi Desa Juwangi ini.



Penulis : 
Tim II KKN UNDIP Desa Juwangi

DPL  : 
Irfan Murtadho Yusuf S.A.P., MPM

Editor:
Achmad Munandar

Dalam Rangka Menurunkan Angka Hipertensi Mahasiswa Undip Berpartisipasi Melakukan Pelatihan Senam Hipertensi

0



Campusnesia.co.idKedawung, Sragen (18/7/2024) - Berdasarkan hasil dari Survei Kesehatan Indonesia  (SKI) menyatakan prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2023 berada pada angka 30,8%. Target yang dibutuhkan hingga tahun 2025 yaitu dapat mencapai angka 25% sehingga untuk membantu tercapainya target tersebut yaitu dengan dilakukannya pelatihan senam hipertensi.

Bersama dengan beberapa mahasiswa rekan dari Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 Desa Kedawung, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang menyelenggarakan pelatihan mengenai senam hipertensi pada kader kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang kader kesehatan desa Kedawung dan berlangsung pada hari Kamis, 18 Juli 2024, di Balai Desa yang terletak di Dukuh Kedawung, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Tujuan acara pelatihan ini adalah memberikan informasi kepada ibu-ibu kader kesehatan mengenai bagaimana cara senam hipertensi.

Pelatihan mengenai senam hipertensi ini berlangsung dengan sukses, dimulai dengan penyampaian materi oleh pegawai puskesmas tentang Penyakit Tidak Menular. Selanjutnya, mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro memberikan penjelasan mengenai pengertian hipertensi, faktor-faktor pemicunya, serta cara-cara pencegahannya, termasuk cara dan tujuan senam hipertensi. 


Setelah menjelaskan materi mengenai hipertensi, kami melakukan senam bersama pada kader kesehatan dengan menayangkan video senam yang sudah kami buat. Selain itu, kami juga membagikan poster mengenai langkah-langkah senam hipertensi. Poster ini di distribusikan kepada para kader kesehatan untuk bisa ditempel di posyandu setiap dukuh di Desa Kedawung. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para kader kesehatan dapat mengadakan senam hipertensi secara rutin di masing-masing posyandu. Langkah ini bertujuan agar jumlah kasus hipertensi di Indonesia tidak semakin meningkat.



Penulis: 
Arindra Dewi Indyastari 
(Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro)

DPL: 
Ir. Ibnu Pratikto, M.Si.

Lokasi KKN: 
Desa Kedawung
Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen

Editor:
Achmad Munandar

Posyandu Remaja: Mahasiswa Undip Turut Ikut Serta Meningkatkan Generasi Emas Remaja Putri Bebas Anemia Untuk Cegah Stunting

0



Campusnesia.co.idKedawung, Sragen (3/8/2024) - Kondisi ketika tubuh tidak memiliki sel darah merah yang cukup disebut dengan anemia yang bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak remaja. Remaja putri cenderung memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan remaja putra, hal ini terjadi karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya. Menurut data Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun. Hal ini berarti bahwa 3-4 dari 10 remaja mengalami anemia. 

Dampak jangka pendek dari anemia dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, penurunan konsentrasi dan prestasi sekolah, dan penurunan kebugaran. Sedangkan dampak jangka panjang dari terjadinya anemia dapat mengakibatkan terjadinya kejadian stunting pada bayi yang lahir dari para remaja putri yang mengalami anemia berkepanjangan. 

Dalam konteks ini, mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro tahun ajaran 2023/2024 di Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, turut serta dalam pendampingan remaja putri dalam mengonsumsi zat besi yang diadakan di Posyandu Mawar yang terletak di Dukuh Depok pada Hari Sabtu, 3 Agustus 2024. 


Kegiatan pendampingan mengenai konsumsi zat besi ini berlangsung dengan lancar, dimulai dengan pengecekan antropometri oleh para kader posyandu. Selanjutnya, mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro memberikan penjelasan mengenai pengertian anemia, apa saja gejalanya, penyebab terjadinya, klasifikasinya, dampaknya, cara pencegahan dan penanggulangannya yaitu dengan cara mengonsumsi makanan sumber zat besi dan meminum tablet tambah darah (TTD).

Harapannya, setelah dilakukannya kegiatan ini para remaja putri akan semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi zat besi dan tablet tambah darah guna mencegah timbulnya anemia yang akan berdampak pada kesejahteraan mereka di masa depan.



Penulis: 
Arindra Dewi Indyastari 
(Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro)

DPL: 
Ir. Ibnu Pratikto, M.Si.

Lokasi KKN: 
Desa Kedawung
Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen

Editor:
Achmad Munandar

Cegah Tekanan Darah Tinggi, Mahasiswa TIM II KKN UNDIP memberikan Penyuluhan dan Pelatihan Senam Hipertensi untuk Kader Posyandu dalam Rangka Skrining Awal Hipertensi

0



Campusnesia.co.idMahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro 2023/2024 yang ditempatkan Desa Morobongo, Kecamatan Jumo, Temanggung, mengadakan program monodisiplin mengenai penyuluhan mengenai penyakit hipertensi dan pelatihan senam hipertensi kepada kader posyandu.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering ditemukan di Desa Morobongo. Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala, sehingga sering disebut sebagai silent killer. Hipertensi disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor yang dapat diubah, dan faktor yang tidak dapat diubah. Faktor yang dapat diubah meliputi, konsumsi makanan tinggi garam, merokok, kurang aktivitas fisik, obesitas, dislipidemia, dan stres. Sementara itu, faktor yang tidak dapat diubah adalah genetik dan usia. Jika tidak segera ditangani, hipertensi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti, stroke, serangan jantung, gagal ginjal, dan kerusakan pembuluh darah. Oleh karena itu, pencegahan dan deteksi dini sangat penting.

Hipertensi dapat dideteksi salah satunya, dengan pemeriksaan tekanan darah. Pemeriksan tekanan darah dapat dilakukan secara teratur di posyandu, sehingga dibutuhkan adanya peningkatan pengetahuan kader yang cukup mengenai hipertensi. Maka dari itu, dilakukan penyuluhan mengenai hipertensi, cara menggunakan dan membaca tensi digital, serta pelatihan senam hipertensi sebagai salah satu cara untuk menanggulangi hipertensi. 
 

Senam hipertensi merupakan olahraga yang ditujukan untuk penderita hipertensi dan lanjut usia untuk mengurangi berat badan dan mengelola stres (faktor yang mempertinggi hipertensi). Senam hipertensi dapat meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke dalam otot-otot dan rangka yang aktif khususnya terdapat otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. 

Penyuluhan telah dilaksanakan pada Jumat, 26 Juli dan Kamis, 5 Agustus 2024. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai hipertensi dan dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan senam kepada kader. Selama pelaksanaan kegiatan pelatihan, hasil yang dicapai cukup memuaskan. Kader kesehatan terlihat antusias serta aktif bertanya pada sesi diskusi. Dengan adanya rangkaian kegiatan mengenai penurunan tingkat hipertensi ini, diharapkan Desa Morobongo dapat terbebas dari hipertensi, dan masyarakat lansianya bisa hidup lebih sehat serta memperoleh kehidupan yang bermakna. Pelatihan senam yang ditujukan bagi para kader juga diharapkan menemui hasil berkelanjutan, yaitu diterapkannya kegiatan senam setiap bulan sebelum kegiatan posyandu oleh para kadernya.



Penulis :
Sadrina Altafh Nurhasna.

Jurusan / Fakultas :
Kedokteran.

Dosen Pembimbing Lapangan :
Sukiswo S.T., M.T

Lokasi:
Desa Morobongo
Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung

Editor:
Achmad Munandar

Tingkatkan Sistem Informasi Desa, Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2024 Melakukan Pendampingan Pengelolaan Situs Web Desa

0

Gambar 1. Pendampingan perangkat desa Morobongo 
mengenai pengelolaan website desa

Campusnesia.co.idTemanggung (13/8/2024) - Di masa sekarang ini, kemajuan teknologi sudah semakin pesat. E-Government adalah kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan oleh pemerintah. Hal tersebut memiliki potensi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi dan meningkatkan efisiensi layanan yang diberikan kepada masyarakat. Hal ini mendukung tujuan ke-9 dari Sustainable Development Goals (SDG’s), yang tercantum dalam target 9.c, yaitu meningkatkan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi. Situs web desa adalah salah satu bentuk E-Government yang dimaksud. Situs web merupakan media digital penting yang meningkatkan transparansi dan kesejahteraan, serta menyediakan informasi akurat tentang desa. Kabupaten Temanggung sendiri sudah memberikan ruang untuk pengembangan situs web desa, salah satunya di Desa Morobongo yang berada di kecamatan Jumo. 

Berdasarkan persoalan di atas, mahasiswa tim II KKN UNDIP 2023/2024, Valentinus Aryo Saputro, melihat potensi untuk meningkatkan efisiensi pada pengelolaan situs web desa dengan menujukan program kerja monodisiplinnya kepada perangkat Desa Morobongo. Kegiatan pendampingan kepada perangkat desa tersebut dilaksanakan di kantor desa pada Senin, 13 Agustus 2024, pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Program kerja ini bertujuan agar perangkat desa mampu mengelola situs web desa dengan melengkapi data-data Desa Morobongo, sehingga informasi desa dapat diakses secara lengkap dan faktual. Selain itu, masyarakat Desa Morobongo dapat menggunakan fitur-fitur yang disediakan, seperti pengaduan dan permohonan melalui situs web desa.

 

Gambar 2. Tampilan dashboard website 
Desa Morobongo

Dalam situs web Desa Morobongo, terdapat 18 menu untuk mengelola website desa sebagai administrator. Dengan menggunakan situs web desa yang dibentuk oleh Dinas Kominfo Temanggung, Mahasiswa KKN UNDIP melakukan pendampingan kepada perangkat desa bagaimana cara mengelola situs web desa dan mengenalkan fitur – fitur yang ada baik dari sisi pengguna dan admin. Program kerja telah terlaksana dengan lancar yang kemudian dipaparkan kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa Morobongo serta memberikan modul pengajaran yang berisi penjelasan menu yang ada pada situs web desa untuk menambah wawasan kepada perangkat desa tentang pentingnya mengelola situs web desa.

Program kerja yang bertajuk “Pendampingan Perangkat Desa Mengenai Pengelolaan Website Desa” ini disambut baik oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa dan harapannya perangkat desa mampu mengelola situs web desa dengan baik serta memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi desa dan dapat mempromosikan desa. 



Penulis : 
Valentinus Aryo Saputro 
( 21120121140100 – Teknik Komputer)

Lokasi : 
Desa Morobongo
Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung

Dosen Pembimbing Lapangan : 
Sukiswo, S.T., M.T.

Editor:
Achmad Munandar