Mahasiswa Kkn Undip Melakukan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Arang sebagai Filter Penjernihan Air

0

 


Campusnesia.co.id - SUKOHARJO – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tim II Universitas Diponegoro. Arang berfungsi dapat melakukan penyaringan air untuk menjernihkan air, menghilangkan warna keruh pada air dan dapat menghilangkan bau. Hal ini dikarenakan dalam arang mengandung zat karbon aktif yang dapat bekerja dengan cara penyerapan atau absorpsi. 

Artinya, ketika ada bahan atau benda yang melalui karbon aktif tersebut, maka material yang terkandung di dalamnya akan diserap. Yang mana, saringan arang ini biasanya dikenal dengan sebutan saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan arang tersebut sangat efektif untuk menghilangkan bau dan warna keruh yang ada pada air.

Masyarakat Desa Kamal sering merasakan keluhan saat musim hujan warna air yang keluar dikran air menjadi keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap. Selain itu, masyarakat Desa Kamal juga belum mengetahui tata cara dalam pemanfaatan limbah arang berlebih yang tidak terpakai dari produksi UMKM arang. 

Oleh karena itu, mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan edukasi bagi masyarakat Desa Kamal pada Kamis (10/8/2023) dalam pemanfaatan limbah arang terhadap penyerapan partikel yang halus, penyerapan bau dan warna yang terdapat di air.

Pembuatan filter penjernihan air ini hanya dapat memanfaatkan limbah yang ada seperti limbah arang, botol bekas air minum, spons, kapas dakron, batuan kerikil. Akan tetapi juga bisa mencetak wadah filter penjernihan air agar lebih simple dan praktis saat digunakan. 

Sehingga masyarakat Desa Kamal diharapkan setelah mendapatkan inovasi tersebut tidak lagi merasakan keluhan lagi dalam memanfaatkan limbah arang berlebih yang tidak terpakai dan mengatasi air keruh disertai bau saat musim penghujan. Berawal dari masalah tersebut penulis ingin melakukan edukasi kepada masyarakat Desa Kamal melalui penyuluhan pemanfaatan limbah arang sebagai filter penjernihan air.



Penulis: Nisrina Fauqossalsabila | Teknik Perkapalan | Fakultas Teknik
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo

Mahasiswa KKN Undip Melakukan Pelatihan Sistem Budidaya Akuaponik bagi Kelompok Tani

0



Campusnesia.co.id - SUKOHARJO – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tim II Universitas Diponegoro. Akuaponik merupakan sistem pertanian yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam air bersama-sama, di mana ikan memberi makan tanaman dengan kotoran ikan, dan tanaman membersihkan air untuk ikan. 

Namun, sistem pertanian dengan kondisi lahan yang terbatas membuat masyarakat sulit menemukan metode pertanian yang baik. masyarakat Desa Kamal khususnya para kelompok tani sangat kesulitan menemukan lahan untuk dimanfaatkan dalam budidaya pertanian akibat adanya kera ekor panjang yang mengganggu lahan pertanian di wilayah tersebut.

Sebagai kelompok tani, para kelompok tani diharapkan bisa mampu dan mengembangkan hasil tani untuk wilayahnya untuk berkembang lebih baik. Hasil tani tersebut tidak hanya ditanam dilahan yang luas, akan tetapi dapat ditanam pada lingkungan sekitar rumah dan juga dapat digabungkan dengan lingkup perikanan. 

Oleh karena itu, mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan pelatihan pada Kamis (27/7/2023) terkait sistem budidaya akuaponik di lahan terbatas dengan pengaplikasian 3D Modelling yang dirancang untuk mempermudah dalam waktu pembuatan dan pengembangan produk kepada kelompok tani Desa Kamal.

Dampak selain dapat mengembangkan produk Akuaponik bagi para kelompok tani secara individu, para kelompok tani tersebut bisa dapat memberikan edukasi lanjutan terhadap pelatihan sistem budidaya akuaponik di lahan terbatas bagi masyarakat Desa Kamal. 

Sehingga masyarakat Desa Kamal diharapkan setelah mendapatkan inovasi tersebut tidak lagi merasakan kesulitan dalam membudidayakan sistem pertanian di wilayah setempat. Berawal dari masalah tersebut penulis ingin melakukan edukasi kepada kelompok tani melalui pelatihan sistem budidaya akuaponik di lahan terbatas dengan pengaplikasian 3D Modelling yang dirancang untuk mempermudah dalam waktu pembuatan dan pengembangan produk.


Penulis: Nisrina Fauqossalsabila | Teknik Perkapalan | Fakultas Teknik
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo

Ajak Pelaku UMKM Arang Kayu Mencegah Plagiasi Produk, Mahasiswa KKN Undip Buat Program Pendaftaran HKI

0
 
Pemaparan Pendaftaran HKI oleh Mahasiswa Hukum Undip


Campusnesia.co.id - KAMAL – mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, menginisiasi program pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual sebagai langkah menuju perubahan positif bagi para pelaku UMKM Arang Kayu di Desa Kamal.

Program ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan perlindungan hukum terhadap inovasi produk UMKM arang kayu agar terlindungi dari plagiat serta ancaman yang berpotensi merugikan para pelaku UMKM arang kayu.

Dalam pendopo yang penuh semangat, para pelaku UMKM arang kayu mendengarakan secara seksama pemaparan mahasiswa KKN mengenai pentingnya pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, Kamis (03/08/2023). Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa apabila produk UMKM telah terdaftar hak cipta, hak merek, dan hak patennya dalam dgip dan suatu saat terjadi hal yang merugikan UMKM, maka dapat dijatuhkan sanksi pidana terhadap oknum  pelaku karena telah memiliki konsekuensi hukum yang mengikat.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menyampaikan terkait Undang-Undang terkait dengan Hak Kekayaan Intelektual yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1997, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1997, serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1997 tentang Hak Cipta, Hak Paten, dan Hak Merek.

“Saat kita berbicara tentang inovasi produk UMKM, kita tidak berbicara tentang masalah inovasi itu sendiri tetapi juga tentang perlindungan hukum yang nyata terhadap inovasi tersebut,” kata Endah Nisrina, mahasiswa Fakultas Hukum.

“Melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, kami ingin memastikan bahwa setiap para pelaku UMKM memahami bahwa mereka memiliki hak untuk dilindungi ide, inovasi serta karyanya,” sambungnya. 

Program ini juga menggambarkan bagaimana pentingnya Hak Kekayaan Intelektual dalam perlindungan inovasi UMKM arang kayu di desa kamal serta kerugian yang memungkinkan dapat terjadi apabila tidak didaftarkan hak kekayaan intelektualnya. Dengan penjelasan terkait dampak negatifnya mahasiswa mengajak para pelaku UMKM untuk bersikap preventif terhadap kerugian yang dapat terjadi di masa depan dan mengambil peran dalam mencegah dan melindungi inovasi UMKM Arang Kayu desa kamal.

Program ini adalah contoh nyata bagaimana dapat berperan sebagai agen perubahan dalam peningkatan kesejahteraan desa kamal melalui peningkatan kesadaran hukum mengenai betapa pentingnya produk UMKM didaftarkan hak kekayaan intelektualnya serta berperan dalam mencegah kemungkinan terjadinya plagiasi ataupun hal negatif yang merugikan kedepannya di dalam keberlangsungan produk UMKM.



Penulis: Endah Nsirina | Ilmu Hukum | Fakultas Hukum 
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi, M.Si
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo 

Bijak Dalam Menghadapi Tantangan Informasi Digital: Mahasiswa KKN Universitas KKN Universitas Diponegoro Luncurkan Program Waspada Hoax

0

 Pemaparan Program Waspada Hoax oleh Endah Nisrina

 
Campusnesia.co.id - Kamal– dunia maya telah menjadi bagian keseharian manusia saat ini terutama generasi muda. Dalam dunia maya terdapat kelebihan serta tantangan mengenai informasi digital yang ada dalam media sosial sehingga perlu adanya pencegahan terhadap tantangan informasi digital, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, meluncurkan program waspada hoax. Acara ini dihadiri oleh anggota karang taruna di desa Kamal, Rabu (26/07/2023).

Dalam suasana yang kondusif dan interaktif, mahasiswa KKN memberikan pemaparan mendalam mengenai konekuensi atau akibat hukum yang kemungkinan timbul apabila seseorang tidak bijak dalam menyaring informasi di media sosial. Mahasiswa menguraikan pasal-pasal relevan dalam hukum yang dapat diterapkan dalam kasus-kasus pelanggaran dalam kasus hoax.

Salah satu pasal yang dijelaskan adalah Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2) yang menyebutkan bahwa “Setiap Orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik. Jika melanggar ketentuan di atas pelaku dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.” Serta “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukkan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)”.

Mahasiswa KKN menjelaskan mengenai dua pasal tersebut beserta kisah nyata mengenai kasus-kasus dimana grup whatsapp keluarga adalah salah satu sarang terbesar untuk penyebaran berita hoax yang pada akhirnya penyebar tersebut menerima sanksi hukum akibat perilaku yang tidak bijak dalam menyebarkan berita bohong walaupun niat awal sang pelaku adalah untuk hal yang baik yaitu mewaspadai keluarganya.

“Dalam materi waspada hoax melalui pelatihan softskill & hardskill  ini kami ingin mengingatkan tentang pentingnya menyaring informasi dalam era digital saat ini dengan bijak memilah-milah mengenai berita yang benar dan berita yang bohong,” ujar Endah Nisrina, mahasiswa Fakultas Hukum. “Kami berharap pengetahuan ini dapat membantu kita semua dalam bersama-sama mencegah hoax dalam skala kecil seperti grup WA keluarga hingga skala besar.”

Program waspada hoax bukan hanya memberikan pengetahuan tentang hukum tetapi juga mendorong kesadaran anggota karang taruna untuk mencegah hoax dan sadar tentang pentingnya bijak untuk menyaring informasi dalam media sosial. Dengan program ini, mahasiswa KKN telah berhasil membantu mempersiapkan masyarakat untuk mengatasi tantangan informasi digital dengan cerdas menyaring informasi berita.


Penulis: Endah Nsirina | Ilmu Hukum | Fakultas Hukum 
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi, M.Si
Lokasi  Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo 

Meningkatkan Kesadaran Terhadap Pentingnya K3, Mahasiswa KKN Tim II Undip lakukan Edukasi dan Pengenalan APD Yang Sesuai Standart Bagi Pelaku UMKM Industri Arang Kayu

0



Campusnesia.co.id - Sukoharjo - Mahasiswa Fakultas Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam KKN Tim II Universitas Diponegoro tahun 2022/2023 yang ditugaskan di Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan kegiatan program kerja monodisplin yaitu “Penerapan K3 pada proses Produksi arang kayu di Desa Kamal“. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Kamal pada Kamis (03/08/2023). Acara tersebut juga dihadiri oleh Bapak Widodo selaku Kepala Desa Kamal dan juga dihadiri oleh perwakilan dari pelaku umkm arang kayu.

Industri produksi arang kayu merupakan salah satu sektor penting dalam ekonomi Desa Kamal. Namun, kegiatan produksi arang kayu seringkali berisiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi pekerja dan lingkungan sekitar. 

Dalam rangka meningkatkan kondisi K3 dan mengurangi risiko tersebut, salah satu mahasiswa KKN TIM II Undip yaitu Muhamad Kurniawan melakukan edukasi tentang pentingnya penerapan K3 dan penggunaan APD yang baik dan benar sesuai Standart yang diperlukan.

Dengan adanya edukasi yang dilakukan mahasiswa KKN, diharapkan pelaku umkm arang lebih memperhatikan aspek K3 sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan terhindar dari bahaya kecelakaan kerja akibat kurangnya safety pada saat melakukan produksi arang kayu.



Penulis: Muhamad Kurniawan| Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan | Fakultas Sekolah Vokasi
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo


Meningkatkan Efektivitas dalam Bertani pada Lahan Terbatas, Mahasiswa KKN Tim II Undip Melakukan Inovasi Budidaya Akuaponik Budidamber Yang Mudah Diaplikasikan

0
 


Campusnesia.co.id - Sukoharjo - Mahasiswa Fakultas Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam KKN Tim II Universitas Diponegoro tahun 2022/2023 yang ditugaskan di Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan kegiatan program kerja monodisplin yaitu “ Inovasi Budidaya Akuaponik Budidamber yang Mudah Diaplikasikan “. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Bapak Tukiman selaku ketua kelompok tani 1 yang berlokasi di Dukuh Gebang RT 02 RW 08 pada Kamis (27/07/2023). Acara tersebut juga dihadiri oleh Bapak Widodo selaku Kepala Desa Kamal dan juga dihadiri oleh perwakilan dari kelompok tani yang lainnya.
 
Pertanian adalah tulang punggung perekonomian Desa Kamal. Namun, petani di desa kamal sering kali menghadapi tantangan seperti pasokan air yang tidak konsisten dan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Dalam upaya untuk memperkenalkan metode pertanian yang lebih berkelanjutan dan inovatif. Muhamad Kurniawan, salah satu Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro telah mengambil langkah dengan mengembangkan konsep Akuaponik Budi Damber yang lebih mudah diaplikasikan dalam skala rumah tangga maupun skala besar.

Akuaponik Budi Damber adalah sebuah sistem pertanian terintegrasi yang menggabungkan budidaya ikan dengan budidaya tanaman dalam satu sistem tertutup. Ikan memberikan nutrisi bagi tanaman melalui kotoran yang mengandung amonia, sedangkan tanaman membersihkan air dan menciptakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan ikan. Metode ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan hasil panen dan produktivitas pertanian serta tidak memerlukan lahan yang luas.

Diharapkan dengan adanya inovasi yang dibuat oleh Mahasiswa KKN tersebut dapat menginspirasi Masyarakat khususnya para anggota kelompok tani agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, pemenuhan gizi keluarga, dan sebagai solusi mengatasi kurang optimalnya pasokan air yang ada di desa kamal.


Penulis: Muhamad Kurniawan| Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan | Fakultas Sekolah Vokasi
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023 Membuat Video 3D Animasi Untuk Mempermudah Masyarakat Mempelajari Budidaya Akuaponik

0
 


Campusnesia.co.id - Desa Kamal,Kecamatan Bulu,Kabupaten Sukoharjo (03/08/2023). Mahasiswa dari KKN TIM II Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2023 telah meluncurkan sebuah inovasi yang menarik perhatian. Mahasiswa tersebut berhasil menciptakan sebuah video animasi 3D yang interaktif untuk memudahkan masyarakat dalam mempelajari teknik budidaya akuaponik.

Akuaponik, sebuah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu lingkungan, telah menjadi topik yang semakin populer dalam konteks pertanian modern. Namun, pemahaman mengenai teknik dan prinsip dasar akuaponik sering kali sulit dipahami oleh masyarakat umum. Inilah latar belakang di balik inisiatif Mahasiswa KKN TIM II UNDIP untuk menciptakan solusi yang inovatif.

Tim mahasiswa KKN UNDIP 2023 yang mempunyai latar belakang jurusan Teknik Industri menghasilkan video 3D animasi berkualitas tinggi. Video tersebut dirancang dengan cermat untuk menjelaskan konsep-konsep akuaponik secara visual dan mendalam. 

Fitur interaktif dalam video memungkinkan penonton untuk memilih berbagai bagian dari sistem akuaponik dan melihat bagaimana hubungan antara ikan, tanaman, air, ternak ayam, dan nutrisi terjadi.

Kecukupan gizi sangat penting terutama pada balita yang masih dalam masa pertumbuhan agar mencegah terjadinya stunting. Memenuhi kebutuhan gizi dapat dilakukan dengan memilih makanan yang sehat seperti sayur serta protein hewani. Dalam hal ini, pemanfaatan hasil akuaponik merupakan pilihan terbaik.
 
Video animasi ini telah disebarkan melalui platform media sosial dan kanal YouTube resmi Desa Kamal, di mana telah menerima banyak tanggapan positif dari masyarakat. Diharapkan bahwa video ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam mengedukasi dan membantu masyarakat dalam mengembangkan keterampilan budidaya akuaponik, serta memajukan pendekatan berkelanjutan dalam pertanian.



Penulis: Imron Maulana | Teknik Industri | Fakultas Teknik
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo 

Limbah Arang Berserakan, Mahasiswa KKN UNDIP Memberikan Solusi Produk Briket Beserta Alat Cetaknya

0




Campusnesia.co.id - Desa Kamal,Kecamatan Bulu,Kabupaten Sukoharjo (27/07/2023). Limbah arang, yang seringkali berserakan di berbagai lokasi, menjadi masalah lingkungan yang memerlukan solusi inovatif. Hal tersebut terjadi di Desa Kamal Kec.Bulu Kab.Sukoharjo. Mahasiswa dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (UNDIP) telah mengambil inisiatif untuk mengatasi masalah ini dengan menciptakan solusi berupa briket arang dan alat cetak yang ramah lingkungan.

Limbah arang yang berserakan di sekitar area Desa Kamal kurang dimanfaatkan oleh pelaku usaha dan warga sekitar sehingga menumpuk di sekitar area produksi. Limbah arang tersebut juga berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan bahaya kebakaran. Selain itu, penggunaan arang sebagai bahan bakar konvensional juga berdampak negatif pada deforestasi dan emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam mengelola limbah arang.

Mahasiswa KKN UNDIP telah mengembangkan solusi inovatif dalam bentuk briket arang yang dapat dihasilkan dari limbah arang dan bahan perekat alami. Briket arang ini tidak hanya membantu mengurangi limbah arang, tetapi juga memberikan alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan. Selain itu, Mahasiswa KKN UNDIP juga merancang alat cetak sederhana yang memudahkan pembuatan briket arang secara massal.

Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro 2022/2023, Imron Maulana, dari Program Studi S1 Teknik Industri, mengajak dan memberikan edukasi kepada warga Desa Kamal, Kecamatan Bulu untuk memanfaatkan limbah arang kayu menjadi briket arang. Program ini dilaksanakan di pendopo Balai Desa Kamal, dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang.

Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP dalam menciptakan briket arang dan alat cetaknya memberikan solusi kreatif terhadap masalah limbah arang yang berserakan. Solusi ini tidak hanya membantu mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga mendorong penggunaan bahan bakar alternatif yang lebih berkelanjutan. Keberhasilan inisiatif ini menggarisbawahi peran penting pendidikan tinggi dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk tantangan lingkungan.

Penulis: Imron Maulana | Teknik Industri | Fakultas Teknik
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo 

Mahasiswa Undip Ajak Pemuda Karang Taruna Desa Kamal Berani Berbicara di Depan Umum

0


Campusnesia.co.id - SUKOHARJO – Mahasiswa dari Universitas Diponegoro menggelar kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang inovatif dengan mengajak anggota Pemuda Karang Taruna untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum melalui pelatihan public speaking. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemuda dari Karang Taruna kesempatan untuk mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan public serta meningkatkan rasa percaya diri mereka. 

Dalam upaya mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum, mahasiswa Undip telah merancang program pelatihan yang berfokus pada berbagai aspek public speaking. Pelatihan tersebut diadakan pada saat pertemuan Karang Taruna (26/7/2023) di Pendopo Balai Desa Kamal. Kegiatan diawali dengan sesi pembekalan teori tentang pengertian public speaking dan juga teori tentang teknik-teknik public speaking, seperti cara menyampaikan informasi yang efektif, mengelola rasa gugup, dan menangani atensi dari audiens. 

Selain materi teori, mahasiswa Undip juga menyelenggarakan sesi praktik langsung untuk memberikan kesempatan kepada anggota Pemuda Karang Taruna untuk berlatih berbicara di depan umum. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan topik pilihan mereka dihadapan teman-teman sesama peserta. Mahasiswa Undip yang menjadi fasilitator memberikan umpan balik konstruktif dan tips untuk meningkatkan performa berbicara peserta.

Tujuan utama acara ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi peserta pelatihan untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari dan merasakan pengalaman berbicara di depan publik yang lebih besar. Para mahasiswa Undip akan mendukung para peserta selama acara tersebut, memberikan dorongan dan semangat untuk tampil secara percaya diri.

Menurut Afrilla Amrina, mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi penyelenggara program KKN, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi komunitas. “Saya berharap bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, pata anggota Pemuda Karang Taruna tidak hanya akan memiliki keterampilan berbicara yang lebih baik, tetapi juga rasa percaya diri yang lebih tinggi. Mereka akan menjadi lebih siap dan berani untuk berbicara di depan umum, baik dalam konteks formal maupun informal,” ungkapnya.

Acara pelatihan public speaking ini juga mendorong kolaborasi anatara mahasiswa universitas dengan masyarakat setempat, menciptakan hubungan yang erat dan saling mendukung antara dua kelompok ini. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan akan terjadi pertukaran pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Dengan semangat yang tinggi, kolaborasi KKN ini terbukti menjadi Langkah inovatif dalam membantu Pemuda Karang Taruna mengatasi rasa takut berbicara di depan umum. Dengan keterampilan public speaking yang ditingkatkan, para peserta diharapkan dapat lebih percaya diri dan memiliki pengaruh yang lebih besar dalam komunitas mereka.



Penulis: Afrilla Amrina | Ilmu Komunikasi | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo 

Sadar Akan Potensi Pemasaran Digital, Mahasiswa Undip Kenalkan Pemasaran Melalui Media Sosial ke Pelaku UMKM Arang Kayu Desa Kamal

0
  


Campusnesia.co.id - SUKOHARJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) telah melakukan langkah kreatif dan edukatif dengan mengenalkan konsep pemasaran digital kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kamal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang potensi pemasaran melalui media sosial kepada para pengusahan arang kayu local dan membantu mereka memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Dalam beberapa pekan terakhir, mahasiswa Undip yang terlibat dalam program KKN ini merancang dan melaksanakan serangkaian pelatihan pemasaran digital di Desa Kamal pada Kamis (3/8/2023). Kegiatan dimulai dengan pemaparan mengenai potensi media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif dalam dunia modern. Para pelaku UMKM diajak untuk memahami pentingnya beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, Tiktok, dan WhatsApp untuk mempromosikan produk mereka.

Setelah sesi pemaparan, mahasiswa Undip memberikan panduan praktis mengenai cara membuat dan mengelola akun media sosial bisnis. Para pelaku UMKM diberikan Langkah-langkah praktis, mulai dari mengunggah foto produk yang menarik hingga menarik perhatian pelanggan potensial dengan konten yang relevan. Selain itu, para mahasiswa juga berbagi strategi pemasaran melalui media sosial, seperti penggunaan hastag yang tepat dan cara berinteraksi dengan pelanggan melalui komentar dan pesan pribadi.

Salah seorang mahasiswa KKN, Afrilla Amrina, menjelaskan, “Kami melihat bahwa banyak UMKM di Desa Kamal masih kurang memanfaatkan potensi media sosial dalam pemsaran produk mereka. Dengan pelatihan ini, kamu ingin memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada mereka, sehingga mereka dapat menjadikan media sosial sebagai alat efektif untuk meningkatkan omset bisnis mereka”.

Melalui kolaborasi yang inovatif antara mahasiswa dan masyarakat, program KKN ini berhasil menginspirasi para pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk mengembangkan bisnis mereka. Diharapkan, upaya ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi di Desa Kamal dan memberikan contoh positif bagi komunitas lainnya.


Penulis: Afrilla Amrina | Ilmu Komunikasi | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
DPL: Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo