Referensi 8 Film Bertema Geng, Mafia dan Yakuza Penuh Intriks, Drama dan Adegan Laga

 


Campusnesia.co.id - Untuk sobat pecinta film bergenre Drama, sesekali saya sarankan menonton film dengan tema Geng, Mafia dan Yakuza. Di dalamnya tidak hanya menyajikan jalan cerita perebutan kuasa tapi juga adegan laga nan penuh drama.

Film bertema Mafia, Yakuza dan Geng biasanya berasal dari Jepang dan karena memang istilah tersebut berasal dari sana, tetapi adapula yang berasal dari Hong Kong dengan tema Triad dan Amerika yang bertema mafia.

Lewat postingan kali ini, saya akan berbagi referensi film Bertema Geng, Mafia dan Yakuza yang Penuh Intrik, Drama dan Adegan Laga, apa saja? ini daftarnya.

1. A Family 2021

A Family adalah film Jepang yang mengangkat kehidupan yakuza sebagai alur utama ceritanya. 

Tayang di Netflix sejak 18 Juni 2021, film ini disutradarai oleh Michihito Fujii, berdurasi 136 menit.

Film ini mengisahkan keluarga yakuza dengan latar era 1999 hingga 2019. Kenji Yamamoto (Gou Ayano) merasa kehilangan saat sang ayah tewas akibat overdosis obat-obatan.

Pemeran film A Family diantaranya Hayato Isomura, Gô Ayano, Yukiya Kitamura, Machiko Ono, Taro Suruga, Hayato Ichihara, Kosuke Toyohara, Hiroshi Tachi, Ryutaro Ninomuya, dan  Shinobu Terajima

Merasa depresi, Kenji akhirnya tertarik untuk bergabung ke dunia kriminal dan bertemu dengan ketua geng, Hiroshi Shibasaki (Hiroshi Tachi). Lambat laun, hubungan keduanya menjadi sangat dekat layaknya ayah dan anak.

Maka dari itu, Kenji mulai merasa bahwa kelompok yakuza tersebut telah menjadi keluarga baru yang ia dambakan. Namun, Kenji mulai goyah dengan pilihan hidupnya saat ia bertemu dengan Ono Machiko (Kudo Yuka).



2. Last of the Wolves 2021


Film Last of the Wolves adalah film jepang 2021 yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Yuzuki Yuko serta disutradara Kazuya Shiraishi dan dibintangi oleh Tori Matsuzaka.

Film ini merupakan sekuel dari karya sebelumnya “The Blood of Wolves “, berlatar tiga tahun kemudian dan setelah kematian detektif legendaris Shogo Ogami, yang memerintah kota fiksi Kure di Prefektur Hiroshima.

Latar waktunya tiga tahun setelah akhir dari “The Blood of Wolves.” Setelah kematian Shogo Ogami di Hiroshima, Detektif Shuichi Hioka (Tori Matsuzaka) berhasil mengimplementasikan rencana Shogo Ogami, yaitu mengendalikan yakuza untuk mencegah perang geng lebih lanjut dan menyelamatkan orang yang tidak bersalah agar tidak terluka. Shuichi Hioka mengelola organisasi kriminal, tetapi, karena satu orang jahat yang dibebaskan dari penjara, situasinya berubah secara drastis.

Pemain Utamanya adalah Tori Matsuzaka sebagai Shuichi Hioka seorang polisi yang menangani kasus-kasus Yakuza demi kedamaian.

Pemain Pendukung ada Ryohei Suzuki sebagai Shigehiro Uebayashi, Nijiro Murakami sebagai Kota Chikada, Nanase Nishino sebagai Mao Chikada, Taichi Saotome sebagai Masaru Hanada, Takumi Saito sebagai Yuma Tachibana, Baijaku Nakamura sebagai Takayuki Seshima, Kotaro Yoshida sebagai Yozo Watafune dan Takuma Otoo sebagai Shigeru Yoshida.



3. Crows Zero 2007
Crows Zero (クローズZERO Kurōzu Zero), juga dikenal sebagai Crows: Episode 0, adalah sebuah film aksi Jepang yang didasarkan pada manga Crows karya Hiroshi Takahashi. 

Film ini disutradarai oleh Takahi Miike dengan screenplay oleh Shogo Muto dan dibintangi Shun Oguri, Kyosuke Yabe, Meisa Kuroki dan Takayuki Yamada. 

Alurnya menyajikan sebuah prekuel manganya dan memfokuskan pada pertarungan kekuatan antara geng siswa-siswa di Sekolah Khusus Pria Suzuran. 

Dirilis di Jepang pada 27 Oktober 2007. Ia berhasil menghasilkan dua sekuel, Crows Zero 2 dan Crows Explode, juga sebuah adaptasi manga yang dirilis pada 13 November 2008.

Pemeran film Crows Zero Shun Oguri sebagai Takiya Genji, Takayuki Yamada sebagai Serizawa Tamao, Sansei Shiomi sebagai Yoshinobu Kuroiwa, Kenichi Endō sebagai Joji Yazaki, Meisa Kuroki sebagai Aizawa Ruka, Kyōsuke Yabe sebagai Katagiri Ken, Kenta Kiritani sebagai Tatsukawa Tokio, Suzunosuke Tanaka sebagai Tamura Chūta, Sousuke Takaoka sebagai Izaki Shun, Goro Kishitani sebagai Takiya Hideo, Motoki Fukami sebagai Rindaman / Hayashida Megumi dan Yusuke Izaki sebagai Mikami Takeshi.

Murid pindahan baru yang masuk kelas tiga, Genji Takiya (Shun Oguri) tiba di Sekolah (SMA) Suzuran, sebuah institusi yang terkenal karena populasinya yang berandalan nakal. (1)

Selama pertemuan orientasi mahasiswa baru, yakuza tiba di sekolah untuk membalas dendam pada Serizawa Tamao tahun ketiga (Takayuki Yamada) karena menyerang beberapa anggota geng mereka.

Para penjahat itu menyalahkan Genji karena target mereka dan perkelahian pun terjadi di lapangan sekolah.

Sementara itu, Serizawa mengunjungi sahabatnya Tatsukawa Tokio (Kenta Kiritani), yang baru saja keluar dari rumah sakit.

Setelah kembali ke sekolah, Serizawa menyaksikan Genji mengalahkan yakuza terakhir.

Malam itu, Genji pergi ke klub malam yang sering dia kunjungi dan bertemu penyanyi R&B Aizawa Ruka (Meisa Kuroki).

Dia kemudian pergi menemui ayahnya, bos yakuza Takiya Hideo (Goro Kishitani), kepada siapa dia menyatakan ambisinya untuk menaklukkan Suzuran, suatu prestasi yang dicoba sendiri oleh Hideo di masa mudanya, tetapi gagal.



4. Night in Paradise 2021

Night in Paradise merupakan film laga kriminal garapan sutradara Park Hoon Jung yang sebelumnya telah menggarap The Witch Part 1 dan V.I.P. Film ini batal tayang di bioskop karena pandemi dan akan mulai tayang di Netflik pada 9 April 2021. Film berdurasi 131 menit ini sebelumnya telah ikut berpartisipasi dalam Festival Film  Internasional Venesia ke-77 pada 3 Sepetember 2020. Dilansir dari media South China Morning Post, film ini dinilai menjadi 1 dari 10 film terbaik yang tayang pada festival tersebut.

Night in Paradise mengisahkan tentang Tae-Gu (Um Tae-Goo), seorang jagoan dari suatu  geng kriminal. Dia memiliki seorang adik perempuan dan seorang keponakan. Adik perempuannya sakit. Tae-Gu memutuskan untuk meninggalkan geng kriminal demi adik perempuan dan keponakannya, tetapi geng kriminal lain menargetkan Tae-Gu. 

Adik perempuan dan keponakannya tewas dalam ledakan mobil yang disebabkan oleh geng kriminal lainnya. Tae-Gu ingin membalas dendam pada orang yang dia yakini bertanggung jawab. Tae-Gu kemudian melarikan diri ke Pulau Jeju. Di sana, dia bertemu Jae-Yeon (Jeon Yeo-Bin), yang tidak punya banyak waktu tersisa untuk hidup karena mengidap suatu penyakit. Keadaan menjadi semakin kacau dan mereka berdua pun merasakan simpati satu sama lain.

Pemain Film Korea Night in Paradise
Um Tae Goo sebagai Tae Gu
Jeon Yeo Bin sebagai Jae Yeon
- Cha Seung Won sebagai Eksekutif Ma
Park Ho San sebagai Geng Bos Yang
- Lee Ki Young sebagai Kim Nong Mil
- Cha Dong In sebagai Jin Sung

Secara keseluruhan sebagai film dengan tema aksi dan mafia ala korea, Night in Paradise sangat bagus bahkan menurut saya pribadi lebih bagus dari Seobok yang baru juga tayang di tahun 2021 ini.


Buat kamu yang ingin download dan streaming nonton film Night in Paradise sub indo bisa klik di sini. Legal!


5. American Gangster 2007

American Gangster adalah film biografi drama kriminal Amerika Serikat tahun 2007 yang disutradarai oleh Ridley Scott dan diproduseri oleh Brian Grazer dan Ridley Scott. Naskah film ini ditulis oleh Steven Zaillian berdasarkan buku The Return of Superfly karya Mark Jacobson. Film ini dibintangi oleh Denzel Washington dan Russell Crowe.

Film American Gangster ditayangkan secara perdana di Apollo Theater pada tanggal 19 Oktober 2007 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 2 November 2007. Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus.

Pada tahun 1968, Frank Lucas (Denzel Washington) merupakan tangan kanan penjahat Harlem Ellsworth "Bumpy" Johnson (Clarence Williams III). Ketika Bumpy meninggal karena serangan jantung, Frank mengendalikan kasus kriminal Harlem.

Setelah menyerahkan hampir $1 juta yang ditemukan di mobil mafia, detektif Newark Richie Roberts (Russell Crowe) dikucilkan di daerahnya. Setelah rekan Richie overdosis karena merek heroin yang dikenal dengan "Blue Magic", Kapten Lou Toback (Ted Levine) menempatkan Richie yang bertanggung jawab atas serangkaian kasus yang merencanakan pemasok lokal. 

Frank membeli Blue Magic langsung dari produsen di Thailand dan menyelundupkannya ke Amerika Serikat melalui prajurit Perang Vietnam yang kembali. Biaya rendahnya memungkinkan Frank untuk akhirnya menjual Blue Magic secara grosir ke sebagian besar pedagang di wilayah New York. 

Dengan monopoli ini, Frank memperluas jaringannya ke klub malam, kasino dan pelacuran. Frank membeli rumah untuk ibunya (Ruby Dee) dan merekrut lima saudaranya, termasuk Huey (Chiwetel Ejiofor) dan Turner (Common), sebagai letnan untuk memperluas kekuasaannya. Dalam proses perkembangannya menjadi bos kriminal Harlem, Frank jatuh cinta kepada Eva (Lymari Nadal), seorang ratu kecantikan Puerto Rico.

Seiring bisnis Frank berkembang, ia membuat titik operasi secara diam-diam dan berpakaian sederhana, baik sebagai tanda kekuatan maupun untuk menghindari perhatian polisi. Selain itu, ia menjauh dari obat-obatan terlarang untuk menghindari keputusan sulit di bawah pengaruhnya. 

Namun, Frank melanggar prinsip-prinsip ini ketika ia menghadiri pertandingan Fight of the Century dengan Eva, memakai pakaian mencolok sebagai hadiah dari Eva. Richie juga menghadiri pertandingan tersebut, memperhatikan Frank yang sebelumnya tidak dikenal dengan tempat duduk yang lebih baik dari mafia Italia, lalu menginterogasinya. 

Sementara itu, Frank berurusan dengan bos mafia Lucchese Dominic Cattano (Armand Assante), yang mengancam untuk menghancurkan keluarga Frank kecuali jika Frank terlibat dalam sebuah kesepakatan dan menyuap detektif Departemen Kepolisian New York yang dipimpin oleh Nick Trupo (Josh Brolin), yang mencoba memerasnya untuk memberi mereka bagiannya. 

Frank juga harus bersaing dengan penjahat lokal Nicky Barnes (Cuba Gooding Jr.), seorang pemuda yang mencoba mengambil alih Harlem yang telah menipiskan Blue Magic milik Frank dan menjualnya dengan nama merek yang sama. Setelah Kejatuhan Saigon memotong pasokan Frank, ia terpaksa bergantung pada komplotan kejahatan lainnya.

Detektif Richie melihat sepupu dan sopir Frank Lucas menembak seorang wanita dan kemudian menggunakan ancaman hukuman yang panjang agar ia bisa memakai kabel. 

Informasi yang dikumpulkan memungkinkan Richie dan satuan tugasnya untuk mengidentifikasi dan mencari salah satu pesawat terakhir yang membawa stok obat-obatan Frank, menemukan Blue Magic di peti mati prajurit yang kembali dengan cepat. Dengan bukti ini, mereka mendapatkan surat perintah untuk mengikuti obat-obatan tersebut ke dalam proyek Newark dan fasilitas pemrosesan heroin Frank. 

Dalam baku tembak selanjutnya, Steve Lucas (Tip Harris), keponakan muda Frank Lucas yang memberikan karier yang menjanjikan bagi New York Yankees untuk bergabung dengan keluarga kriminal Frank, terbunuh. Sementara itu, Nick Trupo, dengan mobil Shelby Mustang milik Frank yang telah hancur, beserta anak buahnya masuk ke rumah Frank untuk mencuri persediaan uang darurat yang tersembunyi di bawah rumah anjing Frank serta membunuh anjing itu. 

Ketika Frank bersiap untuk mengejar Nick Trupo, ibunya mencegah Frank untuk membunuh seorang polisi dan memperingatkannya bahwa ibunya dan Eva akan meninggalkannya jika Frank melakukannya. Frank ditangkap setelah tim Richie melakukan serangan di toko yang dikelola oleh saudaranya.

Di kantor polisi, Frank menawarkan untuk menyuap Richie, namun ia menolaknya. Sebagai gantinya, Richie menawarkan Frank kesempatan untuk mendapatkan hukuman penjara lebih pendek jika Frank membantu penyelidikan polisi korup di Departemen Kepolisian New York dan Frank memberikan daftar polisi korup kepada Richie. 

Pada akhirnya, tiga perempat anggota DEA di New York ditangkap dan dihukum, lalu Nick Trupo yang putus asa bunuh diri. Richie, yang baru saja lulus ujian pengacara, membela Frank sebagai klien pertamanya. Frank dijatuhi hukuman 70 tahun penjara, di mana ia melakukan pelayanan sosial selama 15 tahun dan dibebaskan pada tahun 1991.



6. Protégé 2007

FIlm Protégé merupakan film kolaborasi Hong Kong dan Singapura yang mendapat kritik dan respon positif. Dirilis pada 2007, film ini mendapat rating memuaskan di IMDb dan RottenTomatoes. 

IMDb memberi rating 7.2/10, sedangkan RottenTomatoes memberi skor 83% dari penonton. Selain itu, film ini juga berhasil memboyong penghargaan kategori Best Screenplay pada gelaran Hong Kong Screenwriters' Guild ke-17.

Tidak ketinggalan dua penghargaan lain untuk kategori Most Recommended Film dan Most Outstanding Director pada ajang Hong Kong Film Directors' Guild ke-20. Protégé digarap sutradara Derek Yee dan dibintangi Andy Lau, Daniel Wu, Louis Koo, Zhang Jing Chu, and Anita Yuen.

Kisah dalam film ini bermula ketika seorang detektif kepolisian bernama Nick (Daniel Wu) ditugaskan untuk menyelidiki sindikat perdagangan narkoba. Ia diminta menyamar menjadi pedagang heroin agar bisa menyusup dalam kelompok sindikat narkoba dan menangkap pemimpinnya, Kwan (Andy Lau).

Nick sudah tujuh tahun menyelidiki keberadaan Kwan. Ia kemudian berhasil mengumpulkan bukti-bukti untuk menjerat Kwan secara hukum dan tugasnya pun hampir selesai. Namun, atasannya menahan Nick dan memintanya meneruskan penyamarannya. Atasan Nick ingin melakukan penyelidikan lebih jauh demi menangkap dalang sindikat yang bekerja di belakang Kwan.

Penyamaran ini akhirnya menyeret Nick terlibat bisnis narkoba lebih dalam, apalagi kini Kwan menjadikan Nick sebagai orang kepercayaannya. Bahkan Kwan sudah menganggap Nick sebagai adiknya. 

Semakin dalam Nick terlibat, maka akan semakin sulit ia terlepas dari penyamaran ini. Di sisi lain, Nick juga bertemu seorang wanita bernama Jane (Zhang Jing Chu), seorang ibu tunggal yang memiliki anak perempuan kecil.

ane terjerumus dalam jeratan narkoba. Dari kisah hidup Jane, Nick baru memahami narkoba yang dijual Kwan ternyata bisa menghancurkan kehidupan banyak orang. 

Nick kemudian membantu Jane melepaskan diri dari ketergantungan narkoba. Jane pun melihat harapan baru setelah bertemu dengan Nick. Sayangnya, suami Jane kembali datang dan memengaruhi Jane untuk memakai narkoba lagi.


7.  Asura: The City of Madness 2016


Film Asura: The City of Madness mengisahkan seorang polisi yang terjebak di tengah kemelut lingkaran kejahatan dan melibatkan orang-orang penting. Asura: The City of Madness merupakan film aksi-kriminal yang berhasil menyabet sejumlah penghargaan bergengsi di Korea Selatan. 

Disutradarai Kim Sung Su, film ini mengisahkan kehidupan Han Do Kyung (Jung Woo Sung), seorang polisi yang terlibat di tengah lingkaran kejahatan Walikota Park Sung Bae (Hwang Jung Min).

Kisah berawal dengan investigasi Do Kyung terhadap sang walikota korup. Park Sung Bae diduga melakukan tindakan kriminal, mulai dari pelanggaran pemilu, penculikan, hingga pembunuhan. Di tengah penyelidikan ini, Do Kyung tanpa sengaja melakukan kesalahan besar.

Jaksa Kim Cha In (Kwak Do Won) mengetahui kejadian ini dan mulai meneror Do Kyung. Demi menyelamatkan nyawanya, Do Kyung menuruti apa yang diminta oleh Kim Cha In. Sang polisi kemudian menyusup ke dalam lingkaran sosial Park Sung Bae, guna menyeret walikota itu ke penjara.

Sayangnya, Do Kyung tidak menyadari bahwa Kim Cha In juga memiliki rencana terselubung. Kini, ia terjebak antara dua kekuatan jahat yang besar serta kekhawatiran akan keadaan istrinya yang mengidap kanker.

Film Asura: The City of Madness diperankan oleh aktor kenamaan diantaranya Jung Woo-sung sebagai Han Do-kyung, Hwang Jung-min sebagai Park Sung-bae, Ju Ji-hoon sebagai Moon Seon-mo, Kwak Do-won sebagai Kim Cha-in, Jung Man-sik sebagai Do Chang-hak, Yoon Ji-hye sebagai Cha Seung-mi, Kim Hae-gon sebagai Tae Byung-jo, Oh Yeon-ah sebagai Jung Yoon-hee, Kim Won-hae dan Kim Jong-soo.


8. Serigala Terakhir 2009


Serigala Terakhir adalah film drama kriminal Indonesia yang dirilis pada tahun 2009. Film yang disutradarai oleh Upi Avianto ini dibintangi oleh Vino G. Bastian, Al Fathir Muchtar, Reza Pahlevi, Abimana Aryasatya, Dion Wiyoko, Dallas Pratama, Ali Syakieb, Fanny Fabriana, Zaneta Georgina, George Rudy, August Melasz dan Ully Artha.

Di sebuah pinggiran kota Jakarta, terdapat sekelompok remaja laki-laki yang tumbuh dan menjalin persahabatan yang sangat kuat. Mereka adalah Ale (Al Fathir Muchtar), Jarot (Vino G. Bastian), Lukman (Dion Wiyoko), Sadat (Ali Syakieb) dan Jago (Dallas Pratama). Ale adalah sosok yang paling menonjol di antara mereka berlima. Jiwa kepemimpinannya sangat kentara sekali. Sementara Jarot adalah sosok yang paling tidak banyak berbicara dan tertutup.

Suatu hari, ada pertandingan sepak bola antara kelompok Ale dan kelompok saingan. Setelah pertandingan, muncul insiden perkelahian. 

Salah satu anggota saingan berencana menusuk Ale, tetapi Jarot berhasil menggagalkan rencana itu dengan memukul kepala si penyerang dengan batu, membuat sang penyerang itu mati hingga Jarot ditangkap. 

Kelompok Ale, orang tua Jarot serta adiknya, Yani (Zaneta Georgina), sangat terkejut, tetapi kelompok Ale masih melakukan rutinitas mereka. Fatir (Reza Pahlevi), pemuda berkebutuhan khusus yang kesepian, ingin menjadi anggota kelompok Ale, tetapi ia ditolak dan dihina oleh mereka. 

Pulang ke rumah, Fatir melihat neneknya sudah mati, sehingga dirinya yang sudah sebatang kara akhirnya beranjak pergi meninggalkan perkampungan kumuh itu.

Sementara itu, di penjara, Jarot kerap mendapatkan penindasan dan penyiksaan oleh narapidana lain. Selama jam berkunjung, ia cemburu kepada narapidana lain yang dikunjungi oleh keluarga mereka. Jarot merindukan teman-temannya. Setelah itu, ia bertarung kembali melawan narapidana lain yang mengganggunya.

Ketika keluar dari penjara, Jarot bertemu Fatir. Fatir membawa Jarot ke markas besar geng narkoba, Naga Hitam (Black Dragon). Jarot ditawarkan untuk menjadi anggota geng oleh pemimpin mereka (George Rudy), di mana Jarot menerimanya. 

Jarot dan Fatir ditugaskan untuk melindungi distribusi obat di daerah rumahnya yang kumuh. Mereka harus berurusan dengan kelompok Ale. Jarot kemudian datang kembali ke rumah untuk melihat keluarganya dan Aisyah (Fanny Fabriana). Ia mengungkapkan cintanya. Setelah itu, adik Lukman meninggal karena overdosis. 

Untuk membalas dendam, Lukman berencana untuk membunuh Jarot, tetapi ia ditembak oleh Fatir. Sadat dan Jago sangat marah, lalu mereka berencana memperkosa Yani. Jarot yang marah membalas dendam mereka berdua dengan menyiksanya sampai mati.

Ale mengetahui bahwa Aisyah jatuh cinta dengan Jarot sehingga ia mengunci Aisyah di kamarnya, tetapi Aisyah berhasil melarikan diri dan bertemu dengan Jarot di atap, memintanya untuk tinggal bersamanya, tetapi Jarot menolak. Setelah pertemuan tersebut, Aisyah didorong dari atap oleh Fatir dan tewas seketika. Jarot menganggapnya bunuh diri, sementara Ale mencurigai Jarot.

Jarot menghubungi Ale untuk menemuinya. Mereka berdua bertarung dan Ale mengeluarkan pistolnya. Di tengah kemelut pertarungan antara Jarot dan Ale, terdengar bunyi pistol. Ternyata Ale tertembak dan mati karena lukanya. Saat Jarot berjalan meninggalkan Ale yang tewas, ia ditembak dua kali oleh Fatir. 

Film ini ditutup dengan adegan yang menunjukkan bahwa Fatir sebagai sang serigala terakhir karena Fatir adalah pembunuh yang terakhir dan meninggalkan daerah kumuh dengan tujuan untuk membalas dendam kepada kelompok Ale yang telah mencampakkannya. Adegan ditutup dengan adik Ale, Bara (Agung Surya Putra), yang mengambil pistol milik Ale yang menandakan bahwa ia telah mengambil kekuasaan Ale.


Fakta tentang Yakuza dan Undang-undang Anti Yakuza di Jepang


Yakuza dari bahasa Jepang: (やくざ atau ヤクザ) atau gokudō (極道) adalah nama dari sindikat terorganisir di Jepang. Organisasi ini sering juga disebut mafia Jepang, karena ada kesamaan dengan bentuk organisasi yang asalnya dari Italia tersebut.

Sejarah Yakuza
Sejarah panjang Yakuza dimulai kira-kira pada tahun 1612, saat Shogun Tokugawa berkuasa dan menyingkirkan shogun Kasai sebelumnya. Pergantian ini mengakibatkan kira-kira 500.000 orang samurai yang sebelumnya disebut hatomo-yakko (pelayan shogun) menjadi kehilangan tuan, atau disebut sebagai kaum ronin.

Shogun Kasai adalah salah satu Marga terbesar di Jepang dan sangat berpengaruh Hingga Saat Ini

Seperti kata pepatah: orang yang hanya punya martil cenderung melihat segala sesuatu bisa beres dengan dimartil, demikian juga dengan kaum ronin ini. 

Banyak dari mereka menjadi penjahat dan centeng. Mereka disebut sebagai kabuki-mono atau samurai nyentrik urakan yang ke mana-mana membawa pedang. Mereka berbicara satu sama lain dalam bahasa slang dan kode rahasia. Terdapat kesetiaan tinggi di antara sesama ronin sehingga kelompok ini sulit dibasmi.

Untuk melindungi kota dari para kabuki-mono, banyak kota-kota kecil di Jepang membentuk machi-yokko (satuan tugas (satgas) desa). Satgas ini terdiri dari para pedagang, pegawai, dan orang biasa yang mau menyumbangkan tenaganya untuk menghadapi kaum kabuki-mono. 

Walaupun mereka kurang terlatih dan jumlahnya sedikit, tetapi ternyata para anggota machi-yokko ini sanggup menjaga daerah mereka dari serangan para kabuki-mono. Di kalangan rakyat Jepang abad ke-17, kaum machi-yokko ini dianggap seperti pahlawan.

Masalah jadi rumit, karena setelah berhasil menggulingkan para ronin, para anggota machi-yokko ini malah meninggalkan profesi awal mereka dan memilih jadi preman. Hal ini diperparah lagi dengan turut campurnya Shogun dalam memelihara para machi-yokko ini. 

Ada dua kelas profesi para machi-yokko, yaitu kaum Bakuto (penjudi) dan Tekiya (pedagang). Namanya saja kaum pedagang tetapi pada kenyataannya, kaum Tekiya ini suka menipu dan memeras sesama pedagang. Walau begitu, kaum ini punya sistem kekerabatan yang kuat. Ada hubungan kuat antara Oyabun (Bos (bapak)) dan Kobun (bawahan (anak)), serta Senpai-Kohai (Senior-Junior) yang kemudian menjadi kental di organisasi Yakuza.

Penjudi
Kaum Bakuto (penjudi), punya sejarah yang unik. Awalnya mereka disewa oleh Shogun untuk berjudi melawan para pegawai konstruksi dan irigasi. Tindakan ini dilakukan agar gaji para pegawai konstruksi dan irigasi habis di meja judi dan tenaga mereka bisa disewa dengan harga murah.

Jenis judi yang biasa dilakukan adalah menggunakan kartu Hanafuda dengan sistem permainan mirip Black Jack. Tiga kartu dibagikan dan bila angka kartu dijumlahkan, maka angka terakhir menunjukkan siapa pemenang, di antara sekian banyak kartu sial kartu berjumlah 20 adalah yang paling sering disumpahi orang, karena berakhiran nol. Salah satu konfigurasi kartu ini adalah kartu dengan nilai (8-9-3) yang dalam bahasa Jepang menjadi Ya-Ku-Za yang kemudian menjadi nama asal Yakuza.

Dari kaum Bakuto ini juga muncul tradisi menandai diri dengan tato disekujur badan (disebut irezumi) dan yubitsume (potong jari) sebagai bentuk penyesalan ataupun sebagai hukuman. 

Awalnya hukuman ini bersifat simbolik, karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat pemilik tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan mantap. Hal ini menjadi simbol ketaatan terhadap pimpinan.

Yakuza modern
Waktu pun berlalu, kaum Bakuto dan Tekiya menjadi satu identitas sebagai Yakuza. Kaum yang asalnya bertugas melindungi masyarakat – menjadi ditakuti masyarakat. Para pimpinan Jepang memanfaatkan hal ini untuk mengendalikan masyarakat dan menggerakkan nasionalisme. 

Yakuza ikut direkrut oleh pemerintah Jepang dalam aksi pendudukan di Manchuria dan Tiongkok oleh Jepang tahun 1930-an. Para Yakuza dikirim ke daerah tersebut untuk merebut tanah, dan memperoleh hak monopoli sebagai imbalan.

Peruntungan kaum Yakuza berubah setelah Jepang menyerang Pearl Harbor. Militer mengambil alih kendali dari tangan Yakuza. Para anggota Yakuza akhirnya harus memilih apakah bergabung dalam birokrasi pemerintah, jadi tentara atau masuk penjara. Dapat dikatakan pamor Yakuza menjadi tenggelam.

Setelah Jepang menyerah, para anggota Yakuza kembali ke masyarakat. Muncul satu orang yang berhasil mempersatukan seluruh organisasi Yakuza. Orang itu adalah Yoshio Kodame, seorang eks militer dengan pangkat terakhir Admiral Muda (yang dicapainya di usia 34 tahun). 

Yoshio Kodame berhasil mempersatukan dua fraksi besar Yakuza, yaitu Yamaguchi-gumi yang dipimpin Kazuo Taoka, dan Tosei-kai yang dipimpin Hisayuki Machii. Yakuza pun bertambah besar keanggotaannya terutama di periode 1958-1963 saat organisasi Yakuza diperkirakan memiliki anggota 184.000 orang atau lebih banyak daripada anggota tentara angkatan darat Jepang saat itu. Yoshio Kodame dinobatkan sebagai godfather-nya Yakuza.

Ekstasi, pachinko dan perdagangan senjata
Pada masa kini, keanggotaan Yakuza diperkirakan telah menurun tajam, tetapi bukan berarti tidak berbahaya. Tulang punggung bisnis ilegal mereka adalah pachinko, perdagangan amfetamin (termasuk ice dan ekstasi), prostitusi, pornografi, pemerasan, hingga penyelundupan senjata.

Di era 1980-an, Yakuza mengembangkan sayap mereka hingga ke Amerika Serikat, dan ikut masuk dalam bisnis legal untuk mencuci uang mereka. Dalam operasinya, Yakuza membeli aset di Amerika dan salah satu yang pernah mencuat ke permukaan adalah keterlibatan Prescott Bush, saudara dari presiden George H.W. Bush dan paman dari Presiden George W. Bush, dalam transaksi penjualan perusahaan Aset Management International Financing & Settlements di awal 1990an.

Berdasarkan perkiraan kasar dari sumber majalah Far Eastern Economic Review edisi 17 Januari 2002, Yakuza diperkirakan telah menanamkan uang hingga 50 miliar dolar dalam investasi saham dan perusahaan di Amerika Serikat.

Di dalam negeri, Yakuza juga ditengarai turut berperan dalam anjloknya ekonomi Jepang selama 10 tahun terakhir. Sebagai akibat amblasnya bisnis properti dan macetnya kredit bank di Jepang pasca 1990, banyak debitor yang menyewa anggota Yakuza agar agunan mereka tidak disita oleh bank. 

Selain itu, banyak perusahaan yang memperoleh pinjaman bank pada dasarnya adalah sebuah kigyo shatei, perusahaan boneka miliki Yakuza. Perusahaan milik Yakuza ini diperkirakan memperoleh kredit antara 300-400 miliar dolar, dan sebagian dari jumlah itu dialirkan ke induk organisasi Yakuza. Menghadapi hal seperti ini, bank Jepang jelas tidak bisa berkutik.

Di sisi lain, anggota Yakuza juga kerap membeli aset properti dengan harga miring dari perusahaan yang butuh uang tunai untuk dijual kembali dengan harga tinggi apapun itu mulai dari apartemen, perkantoran hingga rumah sakit. Bila sebuah bangunan telah dibeli oleh Yakuza, tidak ada yang berani jadi tetangga mereka dan alhasil harga properti langsung jatuh, dan segera naik segera setelah Yakuza menjualnya.

Selain beroperasi secara di level bawah, Yakuza juga menggurita di kalangan politisi Jepang. Beberapa praktik suap telah terbongkar termasuk dalam program tender proyek umum senilai trilyunan yen. 

Program rekapitalisasi perbankan Jepang yang berlarut-larut tidak kunjung selesai diperparah oleh keterlibatan Yakuza yang sangat berkepentingan dalam bisnis properti dan kredit perbankan. Saat ini perbankan Jepang masih menanggung beban kredit macet sebesar kira-kira 1,2 triliun dolar dan membuat ekonomi tidak bertumbuh selama 10 tahun terakhir.


Penerapan Undang-undang Anti Yakuza di Jepang

Sejak Ordonansi Penghapusan Boryokudan dari RUU Yakuza yang direvisi dan diterapkan sejak 18 Mei 2012, UU Anti Yakuza terbaru, keadaan ekonomi Yakuza (mafia Jepang) mulai semakin kesulitan.

"Mulai banyak ribuan, lebih dari 3000 orang keluar dari dunia yakuza, berusaha mencuci kaki membersihkan diri.

UU Jepang mengharuskan masa percobaan 5 tahun kalau mau membersihkan diri ke luar dari yakuza barulah bisa diterima pihak kepolisian yang akan mencoba membantu ex-yakuza terjun ke masyarakat dengan program bimbingannya.

Namun kalau eks-yakuza tersebut memang banyak membantu polisi sebelumnya, biasanya saat meninggalkan dunia yakuza juga dapat dibantu dan dibimbing pihak kepolisian dengan program sosialnya diperkenalkan ke perusahaan Jepang yang bersedia menerima mantan yakuza, sehingga ada penghasilan dan dapat hidup dengan baik.

"Kini dunia kejahatan di Jepang jauh berubah dan posisi yakuza semakin sulit sehingga penghasilan jauh semakin menurun, anggota banyak yang mengeluarkan diri dari kelompok yakuza," papar seorang mantan  bos Yakuza kepada Tribunnews.com Sabtu ini (30/1/2021).

Ashi Arai atau mencuci kaki membersihkan diri ke luar dari yakuza tidak mudah, terutama dalam mencari pekerjaan di Jepang.

Kesulitan tersebut bahkan sering membuat eks yakuza bahkan kembali lagi aktif ke dunia yakuza. Mengapa?

"Karena yakuza adalah kelompok keluarga besar yang saling melindungi, saling mengayomi, menjaga satu sama lain. Itu sebabnya masuk jadi anggota yakuza dimulai dengan sakazuki, ritual shinto di dalam yakuza saat menerima anggota baru, menandakan dirinya satu darah, satu keluarga, akan membela semua anggota keluarga sampai mati sekali pun."

Jadi kalau ada anggota yang telah ke luar, kesusahan, masuk kembali, tentu saja diterima dengan baik karena memang sebenarnya atau keluarga besar yang secara moral dan kejiwaan sampai kapan pun masih satu keluarga (yakuza), meskipun telah mengeluarkan surat pengunduran diri atau hamonjo.

Kesulitan yakuza saat ini membuat mereka mulai menyentuh tiga hal yang sangat tabu selama ini oleh sebagian besar anggota yakuza.

Apa itu yang di tabukan yakuza di masa lalu? Narkoba, Senjata api dan Pemalsuan uang kertas.

"Narkoba khususnya mulai dilakukan semakin banyak anggota yakuza karena kesulitan keuangan yang terjadi saat ini. Dengan narkoba cepat dapat uang, namun hukumannya sangat berat. Itulah sebabnya dilakukan dengan sangat hati-hati, kalau perlu tidak langsung melakukan, tetapi menggunakan tangan anak nakal atau kalangan Hangure, baik kalangan anak muda Jepang nakal, kelompok anak muda keturunan Korea dan China serta termasuk geng Tokyo Brothers kebanyakan warga Nepal yang jahat berdomisili di Jepang.

Geng Hangure itulah yang banyak dipakai sebagai kepanjangan yakuza untuk berjualan narkoba. Mengapa?

"Karena Hangure itu bukan yakuza, tidak terikat UU Anti Yakuza yang sangat berat. Jadi hukuman yang dikenakan adalah hukuman umum hanya kepada yang bersangkutan. Kalau yakuza yang melakukan, bosnya yang mungkin tidak tahu menahu, akan terkena hukuman juga. Berat sekali sanksi hukumnya bagi yakuza."

Data kepolisian Jepang pun memperlihatkan, meskipun jumlah orang anggota yakuza yang berdagang narkoba berkurang sejak 7 tahun lalu, tetapi dari jumlah narkoba yang diperjualkan yakuza ternyata jauh lebih banyak.

Pada tahun 2015 tertangkap yakuza yang berjualan narkoba sebanyak 5,712 orang. Lalu tahun 2016 ditangkap sebanyak 5,067orang, , 4,751 orang (2017),  4,645 orang  (2018) dan  3,738 orang  (2019) telah ditangkap.

Namun jumlah narkoba yang disita polisi malah jauh meningkat dari 429.7 kilogram tahun 2015, meningkat menjadi 2 ton 293,1 kilogram narkoba disita polisi tahun 2019.

"Artinya sebenarnya pusat penjualan narkoba tetap semakin besar sekali dilakukan yakuza, tetapi orangnya berkurang ditangkap karena memakai tangan Hangure, sehingga tidak tercatat sebagai anggota yakuza yang ditangkap," tambah sumber itu lagi.

Pada tahun 2011 dari 2.634 orang yang meninggalkan geng Yakuza , sebanyak  681  orang ditangkap dalam dua tahun ke depan. Jumlah orang yang dibebaskan adalah 129,3 orang dan dari mereka yang meninggalkan dunia yakuza itu.

"Meskipun jumlah anggota gangster menurun, masih ada kecenderungan tinggi untuk mengkriminalisasi mereka yang telah meninggalkan gangster, jadi tindakan pengamanan yang komprehensif seperti promosi lebih lanjut dari tindakan rehabilitasi sosial seperti dukungan pekerjaan diperlukan supaya mereka tidak berbuat jahat lagi."

Terlihat bahwa di antara para gangster yang meninggalkan grup dari tahun 2011 hingga 2015, jumlah orang yang ditangkap per 1.000 orang yang ditangkap dalam dua tahun berikutnya adalah sekitar 60 kali lipat lebih tinggi daripada jumlah orang yang dibebaskan untuk menjadi residivis hukum pidana umum.

Selain narkoba, hal tabu senjata api dan uang kertas palsu memang menarik. Namun senjata api kurang menguntungkan karena keadaan aman saja, tidak ada perang antar geng dan masyarakat pun sangat takut memiliki senjata api, "Jadi masih belum dilakukan banyak oleh geng yakuza, tidak bisa cepat jadi uang."

Demikian pula penjualan uang palsu masih tidak disentuh karena tingkat resiko dan hukuman sangat besar di Jepang apabila tertangkap. kaitan uang palsu jarang dengan sesama warga Jepang tetapi dengan para keturunan China dan Korea di Jepang yang banyak memperolehnya dari Korea Utara sebagai tempat pabrik pembuat uang palsu paling canggih di dunia saat ini.


Zaman Berubah, Profesi Yakuza tidak lagi Menarik bagi Generasi Muda Jepang

Saat ini, lebih dari separuh yakuza berusia di atas 50 tahun. Bahkan ada 10% yang lebih dari 70 tahun. Penyebabnya, anggota kelompok tersebut berlahan menua, sedangkan proses regenerasi diganjal aturan pemerintah dan tindakan keras aparat.

Selain itu, Jepang juga menghadapi masalah kekurangan jumlah penduduk usia muda. Akibatnya, pembesar yakuza masih harus menjalankan organisasi di tengah usia yang tak muda lagi. Mereka memang berusaha untuk menarik para muda untuk masuk. 

Sayangnya, upaya itu terbentur tembok besar yang dibangun pemerintah Jepang. Undang-undang (UU) anti-yakuza Jepang tampaknya berdampak pada kelompok gangster yang menua tanpa penerimaan anggota muda. UU memberlakukan pengetatan pada bisnis yakuza yang dulunya hampir punya impunitas. 

Akhirnya kehidupan kriminal semakin tidak menarik, anggota yakuza dilarang membuka rekening bank, kartu kredit, polis asuransi, bahkan menandatangani kontrak untuk layanan seluler. 

Berdasarkan laporan badan kepolisian nasional, untuk pertama kalinya sejak pencatatan tahun 2006, sekira 51,2% dari anggota yakuza berusia 50 tahun atau lebih. Ada peningkatan signifikan pada anggota berusia lanjut. Padahal pada 2006, tercatat 30,6% anggota kelompok berusia 30-an, tetapi sekarang hanya tinggal 14% dari jumlah total. Anggota yang berusia 20-an kurang dari 5%, sementara yang berusia lanjut mencapai lebih dari 10%.

Selain tindakan keras polisi yang berlangsung lebih dari satu dekade, ketidakpastian kondisi ekonomi juga mempersulit yakuza untuk menarik anggota baru kendati menjanjikan penghasilan besar. 

Sebaliknya, pada masa itu, yakuza juga menghadapi risiko dan ancaman penjara. Plus tanpa jaminan pensiun. “Populasi Jepang yang menua adalah salah satu faktornya, tentu saja. Tetapi yakuza tidak lagi menjadi proposisi yang menarik bagi pria muda,” ujar ahli yakuza Tomohiko Suzuki sebagaimana dilansir The Guardian. "Mereka harus berkorban banyak untuk menjalani kehidupan gangster, tapi untuk hasil yang semakin berkurang," tambahnya. 

Zaman telah berubah, mantan gangster yang pensiun di usia 70-an menceritakan kini sejumlah besar anggota mula nan muda tidak bertahan lama. Mereka pergi dalam waktu setahun usai perekrutan. 

“Generasi saya bermimpi menjadi anggota geng berpangkat tinggi yang populer di kalangan wanita, punya uang, dan mengendarai mobil mewah,” katanya. “Tapi waktu telah berubah. Kaum muda saat ini tidak suka gagasan terikat dengan geng," lanjutnya. 

Komunitas kriminal itu pernah berjaya 1960-an. Yakuza memiliki lebih dari 180.000 anggota. Saat itu, masyarakat berpegang teguh pada pandangan romantis akan yakuza yang dianggap sebagai penjahat terhormat. Usai masa itu, jumlahnya terus menurun. 

Keanggotaan Yakuza terjun bebas sejak pertengahan 2000-an. Hal itu disebabkan tekanan publik pada pemerintah untuk mengusir geng kriminal yang kerap rusuh. Hingga pada 2006, hanya tinggal 87 ribu gangster. Bahkan, saat ini, kelompok terbesar Yamaguchi-gumi hanya berisi tinggal 8,9 ribu mafia. Pemimpin kelompok itu ialah Shinobu Tsukasa yang berusia 78 tahun. (The Guardian/M-2) 



===
sumber:
id.wikipedia.org
tribunnews.com
kompas.com
mediaindonesia.com

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »