Mahasiswa KKN TIM II UNDIP: Inovasikan Lele Menjadi Produk Dimsum Tinggi Protein

0


Campusnesia.co.id - Pekalongan (28/07/2024), Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang mudah didapatkan. Protein dalam ikan berperan penting dalam meningkatkan daya ingat, membantu mencegah penyakit mata, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Salah satu jenis ikan yang mengandung protein cukup tinggi ialah ikan lele. Kandungan proteinnya yang tinggi membuatnya menjadi pilihan populer, terutama bagi mereka yang ingin meningkatkan asupan protein dalam diet. 

Ikan lele ini biasanya diolah dengan cara digoreng, akan tetapi proses menggoreng tersebut menyebabkan penambahan kalori dan lemak jenuh yang signifikan pada ikan lele. Agar nutrisi tetap terjaga, metode pengolahan ikan lele yang tepat merupakan hal yang sangat penting. Salah satunya yaitu dengan metode kukus. Bentuk inovasi olahan ikan lele dengan cara dikukus ialah dimsum. Inovasi olahan ikan lele menjadi dimsum dapat meningkatkan nilai jual serta dapat menarik minat anak untuk mengkonsumsi ikan.

 
Desa Tegalontar merupakan salah satu desa di Kecamatan Sragi yang memiliki potensi dalam bidang perikanan yakni budidaya ikan lele. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN TIM II UNDIP mengupayakan peningkatan pengetahuan dan minat ibu-ibu PKK dalam membuat produk olahan dari ikan lele dengan pelatihan dan pembagian leaflet. 

Kegiatan pelatihan dilakukan pada hari Minggu, 28 Agustus 2024 yang di awali dengan pembagian leaflet cara pembuatan dimsum ikan lele dan edukasi terkait manfaat mengonsumsi ikan lele. Brosur yang dibagikan berisikan informasi tentang bahan, cara memasak, dan manfaat mengkonsumsi ikan lele. Kegiatan yang diikuti oleh 25 orang ini dilaksanakan di Balai Desa Tegalontar dengan mendemonstrasikan pembuatan dimsum ikan lele secara singkat.  Selama acara berlangsung, antusiasme dari ibu-ibu PKK cukup tinggi terhadap pembuatan produk dimsum ikan lele. Adanya kegiatan ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat di Desa Tegalontar melalui potensi unggulan yang dimiliki desa.




Editor:
Achmad Munandar

Edukasi Konsumsi Obat Untuk Hipertensi Dan Diabetes KKN di Desa Tegalontar

0



Campusnesia.co.idHipertensi dan diabetes,atau yang biasanya awam dikenal sebagai darah tinggi dan kencing manis, banyak dialami oleh orang yang berumur di atas 35 tahun. Pengobatan hipertensi dan diabetes kini sudah cukup mudah untuk dicari. Tetapi, masih banyak orang yang memiliki hipertensi dan diabetes yang tidak mengonsumsi obat. Hal ini disebabkan karena masih banyak orang yang merasa tidak perlu meminum obatnya karena belum terasa gejalanya. Padahal, justru karena tidak terasa gejalanya tetapi sudah memiliki tekanan darah serta gula darah yang tinggi itu berbahaya. Kejadian ini juga terjadi pada Desa Tegalontar, Pekalongan yang pada tahun 2024 ini didatangi oleh Tim II KKN Undip 2024.
 
Hipertensi kerap dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap. Ini disebabkan karena hipertensi sering muncul tanpa gejala apapun. Apabila hipertensi yang sudah tidak terkontrol dibiarkan, organ tubuh lain seperti jantung, ginjal, dan pembuluh darah dapat terkena imbasnya. Kebanyakan dari penyakit ini tidak bisa disembuhkan bahkan bisa menyebabkan kematian. Sama halnya dengan diabetes. Apabila pengidap diabetes tidak memerhatikan dan meminum obatnya, dapat terjadi komplikasi berupa penyakit jantung, gangguan saraf, kaki diabetes, kerusakan ginjal, hingga kematian. Maka dari itu, diadakanlah edukasi mengenai permasalahan ini dilakukan oleh salah satu anggota TIM II KKN Undip 2024 Desa Tegalontar dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yaitu Alivia Azka Fadhilah
 

Acara ini dilaksanakan pada posyandu yang dilaksanakan di desa Tegalontar selama 3 hari yang berbeda yaitu dari tanggal 5-7 Agustus 2024. Selain pemberian edukasi, peserta dari acara ini juga diberikan poster mengenai pentingnya mengonsumsi obat hipertensi dan diabetes untuk pengidapnya. Peserta acara ini kebanyakan berumur di atas 35 tahun. Setelah ditanyakan, memang masih ada yang merasa bahwa mereka tidak perlu konsumsi obat karena belum terasa gejala apapun. Tetapi setelah diberikan edukasi, peserta langsung menanyakan dimana mereka bisa mendapatkan obatnya dan mau mulai mengonsumsi obatnya.




Penulis : 
Alivia Azka Fadhilah

Editor:
Achmad Munandar

Reportase Program Kerja Monodisiplin: Penyuluhan K3 untuk Remaja di Baluwarti "Tingkatkan Keamanan dan Kesehatan di Tempat Kerja"

0



Campusnesia.co.id - Pada tanggal 1 Agustus 2024, Thariq melaksanakan program kerja monodisiplin bertajuk "Tingkatkan Keamanan dan Kesehatan di Tempat Kerja: Modul K3 Terlengkap" di RW 1, Kelurahan Baluwarti. Kegiatan ini ditujukan untuk remaja setempat dan bertujuan meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lingkungan kerja masa depan.

Program penyuluhan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta, yang aktif mengikuti materi dan diskusi yang disampaikan. Thariq menjelaskan berbagai topik penting dalam K3, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD), langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja, dan cara menjaga kesehatan selama bekerja. Selain itu, metode interaktif seperti simulasi praktis membuat peserta lebih mudah memahami konsep-konsep K3.

Di akhir kegiatan, Thariq juga membagikan modul K3 yang dirancang khusus sebagai panduan bagi para remaja. Modul ini diharapkan dapat menjadi referensi berkelanjutan yang dapat mereka simpan dan gunakan untuk meningkatkan kesadaran mereka terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja. 

Selain itu, Thariq membuka sesi diskusi di mana peserta dengan antusias berbagi pandangan mereka mengenai pentingnya K3, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan yang mungkin dihadapi di dunia kerja. Diskusi ini membantu memperkuat pemahaman para remaja dan mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap aspek keselamatan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari serta saat mereka mulai bekerja.



Editor:
Achmad Munandar

Peduli Lansia, Mahasiswa KKN Berikan Penyuluhan Deteksi Dini Gangguan Kognitif pada Lansia

0



Campusnesia.co.idSumberlawang, 8 Agustus 2024 - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia, mahasiswa Program Studi Kedokteran dari KKN Tim II Universitas Diponegoro tahun 2024, Fathan Dhiyaul Khalifa Anshori, telah melaksanakan penyuluhan mengenai pemantauan dan deteksi dini gangguan kognitif di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini menyasar kader kesehatan Dusun Barong.

Penyuluhan ini bertujuan untuk membekali kader kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi tanda-tanda awal penurunan fungsi kognitif pada lansia. Dengan demikian, deteksi dini dapat dilakukan sehingga langkah-langkah intervensi yang tepat dapat segera diambil. Materi yang disampaikan meliputi definisi fungsi kognitif, berbagai penyakit yang berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif, serta metode stimulasi kognitif yang dapat dilakukan secara teratur.

Sebagai bagian dari pelatihan, para kader juga diperkenalkan dengan dua instrumen yang sering digunakan dalam deteksi dini gangguan kognitif, yaitu Mini Mental State Examination (MMSE) dan Clock Drawing Test (CDT). Kedua instrumen ini dinilai cukup sederhana dan mudah digunakan sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan posbindu.

Fathan menyampaikan bahwa antusiasme para kader sangat tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan kader Kesehatan selama sesi diskusi. "Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, para kader dapat menjadi agen perubahan di masyarakat. Mereka dapat memberikan edukasi kepada lansia dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan kognitif," ujar Fathan.

Sebagai bentuk dukungan, para kader diberikan booklet panduan yang berisi materi lengkap mengenai kesehatan kognitif lansia. Booklet ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kader dalam mengidentifikasi adanya penurunan kognitif, mendeteksi dini gangguan kognitif, dan memberikan stimulasi kognitif yang tepat bagi lansia.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia di Desa Pendem. Dengan adanya deteksi dini, diharapkan dapat mencegah terjadinya penurunan fungsi kognitif yang lebih serius, seperti demensia. Selain itu, kegiatan stimulasi kognitif yang dilakukan secara teratur juga dapat membantu menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kualitas hidup lansia.



Editor:
Achmad Munandar

Kenalkan Instrumen Deteksi Dini, Mahasiswa KKN Tingkatkan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak

0



Campusnesia.co.idSumberlawang, 10 Agustus 2024 – Dalam upaya mewujudkan generasi penerus yang berkualitas, mahasiswa KKN Tim II 2024 program studi Kedokteran Universitas Diponegoro, Fathan Dhiyaul Khalifa Anshori, telah menginisiasi sebuah program edukasi bagi kader kesehatan di Desa Pendem. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024 ini berfokus pada pentingnya pemantauan dan stimulasi tumbuh kembang anak.

Penyuluhan yang ditujukan kepada kader kesehatan Dusun Ngabean ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan anak yang normal serta cara mengidentifikasi tanda-tanda awal jika terjadi penyimpangan. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan para kader dapat memberikan bimbingan yang tepat kepada orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka.

Materi yang disampaikan meliputi penjelasan mengenai tahapan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif, motorik, Bahasa, sosial, dan emosional anak. Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan alat bantu yang dapat digunakan untuk memantau tumbuh kembang anak, seperti Buku KIA dan Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP).
Fathan menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membekali kader kesehatan dengan keterampilan yang diperlukan untuk mendeteksi dini jika ada anak yang mengalami hambatan dalam tumbuh kembangnya. “Dengan deteksi dini, kita dapat memberikan intervensi yang tepat sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Antusiasme peserta sangat terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Sebagai bentuk dukungan, para peserta diberikan booklet panduan yang berisi ringkasan materi serta saran kegiatan praktis yang dapat membantu stimulasi tumbuh kembang anak.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan langkah nyata dalam upaya membangun masa depan yang cerah bagi anak-anak di Desa Pendem. Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para kader kesehatan, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal anak-anak.




Editor:
Achmad Munandar

Reportase Program Kerja Monodisiplin: "Panduan Cerdas: Booklet Mitigasi Bencana untuk Keselamatan Anda”

0


Campusnesia.co.id - Pada tanggal 31 Agustus 2024, Thariq melaksanakan program kerja monodisiplin bertajuk "Panduan Cerdas: Booklet Mitigasi Bencana untuk Keselamatan Anda" di RW 6, Kelurahan Baluwarti. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap potensi bencana melalui pembagian booklet mitigasi bencana kepada seluruh ketua RT dan RW di wilayah tersebut.

Kegiatan ini berlangsung dengan baik, di mana Thariq membagikan booklet kepada para ketua RT dan RW sebagai panduan praktis dalam menghadapi berbagai jenis bencana, seperti banjir, kebakaran, dan gempa bumi. Booklet tersebut disusun secara ringkas dan mudah dipahami, dengan informasi penting tentang langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana.

Selain pembagian booklet, Thariq juga memberikan penjelasan singkat mengenai isi dan pentingnya informasi yang tercantum di dalamnya. Para ketua RT dan RW di RW 6 menyambut baik program ini dan mengapresiasi upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat.

Dengan distribusi booklet mitigasi bencana ini, diharapkan setiap RT dan RW di RW 6 dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.



Editor:
Achmad Munandar

Pajak Sebagai Modal Pembangunan Daerah Dari Perspektif Hukum

0


Campusnesia.co.idPentingnya pemahaman mengenai perpajakan dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah menjadi topik yang sering diabaikan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melihat hal ini, Hans Ezekiel Sihite merasa perlu untuk menyelenggarakan program kerja monodisiplin yang bertujuan memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya membayar pajak. Program ini diadakan pada hari Kamis, tanggal 1 Agustus 2024, di Kelurahan Baluwarti, dengan dihadiri oleh dua pelaku UMKM, yakni pengusaha kue kering dan pengrajin perca. Dengan tema "Pajak Sebagai Modal Pembangunan Daerah Dari Perspektif Hukum", program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana pajak dapat menjadi modal pembangunan daerah serta memberikan wawasan tentang hukum yang mengatur kewajiban perpajakan.

Proses
Pada pukul 09.00 WIB, Hans Ezekiel Sihite membuka program dengan sambutan hangat dan memperkenalkan tujuan utama dari kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa kesadaran akan kewajiban membayar pajak adalah langkah awal yang penting untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Selama sesi paparan materi, Hans dengan rinci menjelaskan dasar-dasar hukum yang mengatur kewajiban pajak bagi pelaku UMKM. Ia menyebutkan berbagai peraturan perundang-undangan yang relevan serta manfaat yang bisa diperoleh dari kepatuhan membayar pajak. Pelaku UMKM yang hadir diajak untuk memahami bahwa pajak yang mereka bayar akan digunakan sebagai modal pembangunan daerah, khususnya Kelurahan Baluwarti dan Kecamatan Pasar Kliwon. Pajak ini akan membantu meningkatkan infrastruktur dan fasilitas umum yang akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Hans juga menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi pelaku UMKM yang taat pajak. Ia menjelaskan bahwa dengan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, para pelaku usaha akan mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum dari pihak berwenang. Ini memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa usaha mereka diawasi dan diakui oleh pemerintah.

Acara ini semakin interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM yang hadir aktif bertanya mengenai berbagai hal terkait perpajakan, seperti cara perhitungan pajak dan sanksi yang mungkin diterima jika tidak mematuhi kewajiban pajak. Hans dengan sabar menjawab setiap pertanyaan, memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami, serta memberikan contoh-contoh konkret yang relevan dengan kondisi para pelaku UMKM tersebut.


Penutup
Program kerja monodisiplin ini ditutup dengan penekanan ulang oleh Hans Ezekiel Sihite mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia berharap dengan adanya pemahaman yang lebih baik tentang perpajakan, para pelaku UMKM di Kelurahan Baluwarti dapat menjadi teladan bagi UMKM lainnya dalam hal kepatuhan terhadap hukum dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Melalui program ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan terhadap perpajakan dapat meningkat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan dengan lebih baik dan merata. Program ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para pelaku UMKM tetapi juga memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan bersama yaitu pembangunan yang berkelanjutan.



Editor:
Achmad Munandar

Sosialisasi Literasi Keuangan : Karang Taruna Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupten Boyolali Waspadai Bahaya Pinjol Ilegal

0
 


Campusnesia.co.idBoyolali, Jawa Tengah - Literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan pemuda, khususnya di era digital ini. Dalam rangka meningkatkan kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2023/2024, Monica Audina Br Ginting dari Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (2021), mengadakan sosialisasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal kepada Karang Taruna Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, pada 26 Juli 2024.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para anggota Karang Taruna mengenai pentingnya kewaspadaan dan kecerdasan dalam mengelola keuangan. Dalam sosialisasinya, Monica menyoroti maraknya pinjaman online ilegal yang sering kali menargetkan kaum muda dengan tawaran yang terlihat menarik namun menyimpan risiko besar.

Monica menjelaskan bahwa banyak pinjaman online ilegal yang menawarkan bunga tinggi, serta syarat dan ketentuan yang tidak jelas, sehingga menjerat peminjam dalam hutang yang sulit dilunasi. "Sebagai generasi muda, kita harus cerdas dalam mengelola keuangan dan waspada terhadap tawaran pinjaman yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan," tegas Monica kepada para peserta sosialisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Monica juga memberikan beberapa tips praktis untuk mengenali pinjaman online yang legal dan terpercaya. Salah satunya adalah dengan memastikan aplikasi atau layanan pinjaman tersebut terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, Monica juga mengingatkan pentingnya berhati-hati terhadap layanan yang meminta informasi pribadi yang sensitif, seperti nomor KTP atau rekening bank, tanpa alasan yang jelas.

Melalui sosialisasi ini, Monica berharap anggota Karang Taruna Desa Sidomulyo dapat lebih bijak dan kritis dalam mengambil keputusan keuangan, serta mampu menghindari jeratan pinjaman online ilegal yang bisa merugikan mereka di masa depan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Monica dan tim KKN Undip untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan yang relevan guna menghadapi tantangan ekonomi di era digital.



Editor:
Achmad Munandar

Belajar Menabung Sejak Dini : Program Celengan Target Di SD Negeri 3 Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali

0


Campusnesia.co.id -Boyolali, 23 Juli 2024 - Mengajarkan kebiasaan menabung kepada anak-anak sejak usia dini menjadi fokus utama dalam program "Celengan Target" yang diselenggarakan di SD Negeri 3 Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Program ini diprakarsai oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2023/2024, Monica Audina Br Ginting dari Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (2021), sebagai bagian dari pengabdian masyarakatnya.

Monica menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk menanamkan kesadaran finansial pada anak-anak. "Dengan belajar menabung sejak dini, anak-anak dapat memahami nilai uang dan pentingnya perencanaan keuangan untuk masa depan mereka," ujarnya saat pembukaan program.

Selama pelaksanaan program, setiap siswa diberikan celengan khusus dengan target tabungan yang harus dicapai. Selain itu, Monica juga memberikan materi edukasi tentang pentingnya menabung, cara mengelola uang saku, dan simulasi sederhana tentang investasi melalui permainan interaktif.

Kepala Sekolah SD Negeri 3 Sidomulyo, menyambut baik inisiatif ini. "Program seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter anak-anak agar lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka. Kami berharap kebiasaan menabung ini dapat terus mereka lakukan hingga dewasa," tuturnya. Tidak hanya siswa, Peran orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan baik ini. Dengan dukungan dan contoh yang baik, anak-anak akan lebih termotivasi.

Program "Celengan Target" ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mengintegrasikan edukasi finansial sejak dini. Dengan menanamkan kebiasaan menabung, generasi muda Indonesia diharapkan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.



Editor:
Achmad Munandar

Pelatihan Pembuatan Mineral Blok: Langkah Nyata Mahasiswa KKN untuk Mendukung Pemenuhan Mineral Ternak

0


Campusnesia.co.idBoyolali (18/8) - Pertumbuhan dan perkembangan ternak adalah tujuan utama bagi peternak dengan memperhatikan pemberian pakan maka ternak akan mengalami perkembangan yang baik. Pakan yang biasa diberikan berupa hijauan segar dan konsentrat komersial. Namun, kebutuhan nutrisi ternak lainnya berupa mineral kurang diperhatikan oleh peternak sehingga perlu adanya pakan tambahan untuk memenuhi kebutuhan mineralnya. Ternak yang kekurangan mineral dapat terkena penyakit defisiensi mineral yang mampu menyebabkan gangguan pada proses metabolisme tubuh seperti memperlambat pertumbuhan, produksi, serta reproduksi ternak. 

Alfenina Glory Mahardiani, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro TIM II Tahun 2024, aktif berperan dalam pemenuhan kebutuhan mineral ternak melalui pelatihan pembuatan mineral blok di Desa Ngaglik. Tujuan pelaksanaan program ini adalah membuka pemikiran peternak terkait pentingnya pemenuhan kebutuhan mineral pada ternak. Pelatihan ini membantu peternak untuk memahami manfaat hingga cara pembuatan mineral blok sehingga dapat dilakukan secara mandiri oleh peternak dan mengurangi tingkat ternak yang terjangkit penyakit defisiensi mineral di Indonesia. 

Program kerja ini diawali dengan wawancara kepada perangkat desa dan beberapa masyarakat terkait kondisi peternakan di Desa Ngaglik. Berdasarkan hasil observasi diketahui jika di Desa Ngaglik, para peternak masih kurang memperhatikan kebutuhan mineral pada ternaknya karena pakan yang diberikan hanya berupa hijauan segar dan sedikit konsentrat komersial.

Program ini dilaksanakan pada minggu ke 5 di rumah Ketua RT 07 Desa Ngaglik dengan melakukan pencarian materi terkait mineral blok dan pembelian bahan-bahan untuk membuat mineral blok. Kemudian, diadakan sosialisasi pada peternak mengenai pengenalan umum, manfaat hingga fungsi bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan mineral blok pada hari Minggu (18/8/2024). Setelah sosialisasi dilanjutkan pelatihan pembuatan mineral blok dan diakhiri dengan penyerahan poster pembuatan mineral blok kepada peternak Desa Ngaglik. 

 

Program kerja ini mendapatkan respon baik dari peternak di Desa Ngaglik. Pelatihan tersebut sangat membantu peternak dalam membuat mineral blok sehingga kebutuhan ternak mereka terpenuhi dan pertumbuhan ternak dapat tidak terhambat. Ternak yang mencapai target pertumbuhan menandakan pakan yang dikonsumsi dapat dimanfaatkan oleh tubuh dengan baik. 



Penulis : 
Alfenina Glory Mahardiani
S-1 Peternakan (2024), Fakultas Peternakan dan Pertanian
Universitas Diponegoro.

Dosen Pembimbing : 
Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum

Lokasi : 
Desa Ngaglik, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali

Editor :
Achmad Munandar