Re-Branding : Pengenalan e-commerce dan pembukuan transaksi UMKM oleh Mahasiswa KKN UNDIP

0
 


Campusnesia.co.idDi Indonesia, UMKM memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa usaha mikro mencakup lebih dari 98% dari pelaku usaha di Indonesia. Dengan tingginya UMKM yang ada di Indonesia, maka dari itu pentingnya mengikuti perkembangan di era digitalisasi. 

Pada saat ini perdagangan elektronik atau e-commerce merupakan model bisnis yang mempermudah penjual dan pembeli dalam bertransaksi melalui internet. Hampir semua produk termasuk jasa, makanan, musik, buku bisa dibeli melalui e-commerce. Dengan kemajuan teknologi perdagangan, sarana e-commerce memiliki pilihan yang beragam mulai dari internet, telepon, dan televisi.

Sehubungan dengan banyaknya UMKM di Desa Kedung Lengkong. Maka Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan penyuluhan pengenalan  e-commerce dan Pencatatan Pembukuan pada salah satu UMKM di Desa Kedung Lengkong. Program kerja yang dilakukan oleh Sofyan Hady pada tanggal 5 Agustus 2024 dengan mendatangi UMKM 'Singkong Keju'.

Program kerja diawali dengan pengenalan apa itu e-commerce dan menjelaskan manfaat melakukan pembukuan transaksi untuk UMKM, memberikan penyuluhan terkait strategi efektiif pengembangan UMKM, tips dan trik foto produk UMKM menggunakan kamera HP, memberikan penjelasan cara membuat pembukuan transaksi UMKM guna menaikkan omset. 

Sosialisasi ini berlangsung dengan baik, feedback yang didapat dari pihak UMKmenandakan memang ada ketertarikan dari pihak UMKM tentang penggunaan e-commerce dan dalam pembuatan pembukuan transaksi. Diharapkan dengan pengenalan terkait e-commerce dan pembukuan transaksi ini membuat para pelaku UMKM tertarik untuk mencoba mengaplikasikannya dalam usaha mereka. 




Penulis : 
Sofyan Hady 
(Mahasiswa KKN)

Lokasi KKN : 
Desa Kedung Lengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali
KKN Tim II Universitas Diponegoro 2024

Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Undip Berikan Solusi Pengelolaan Sampah di Desa Sewurejo

0


Campusnesia.co.id -  Karanganyar - Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) II Universitas Diponegoro (Undip) Telah melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Salah satu program kerja unggulan yang dilakukan oleh tim ini adalah pengelolaan dan pengalokasian sampah di desa tersebut.

Program ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan sampah yang kerap kali menjadi masalah utama di desa-desa. Tim KKN II Undip menggagas sebuah sistem pengelolaan sampah yang komprehensif, dengan fokus utama pada sampah organik.

Dalam program ini, sampah organik yang dihasilkan oleh warga desa nantinya akan diolah menjadi molase. Molase merupakan bahan cair yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik dan dapat digunakan sebagai pupuk organik cair untuk tanaman. Selain itu, tim KKN juga mengedukasi warga mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah dan mengajarkan cara pembuatan molase secara sederhana.

Tak hanya itu, tim KKN juga membuat diagram alir yang menjelaskan alur pengelolaan dan alokasi sampah yang baik. Diagram ini memuat langkah-langkah mulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, proses pengolahan sampah organik menjadi molase, hingga cara pengelolaan sampah anorganik yang ramah lingkungan.

Selain hal tersebut terdapat juga program kerja salah satu mahasiswa Undip yaitu Zidanial dengan melakukan penanaman Biopori yang dimana hal tersebut selaras dengan pengalokasian sampah organik. Biopori merupakan sebuah alat yang terbuat dari pipa bekas yang berfungsi sebagai alat resapan air dan sumber pupuk kompos. Pupuk kompos tersebut berasal dari sampah organik yang ditimbun didalam Biopori.

Pendampingan “Pengelolaan Serta Pengalokasian Sampah” tersebut dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2024 dengan target ibu-ibu PKK tingkat desa yang diadakan di pendopo Desa Sewurejo.

Dengan adanya program ini, diharapkan warga Desa Sewurejo dapat lebih peduli dan terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, mereka juga dapat memanfaatkan sampah organik untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat, seperti molase, yang sekaligus bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat desa.


Ketua tim KKN II Undip Desa Sewurejo  Zidanial mengungkapkan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami berharap, melalui program ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar, sehingga lingkungan desa menjadi lebih bersih dan sehat,” ujarnya.

Program KKN ini berlangsung selama beberapa minggu dengan fokus pada pendampingan dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Respon dari masyarakat pun cukup positif, banyak warga yang antusias mengikuti pelatihan yang diberikan oleh tim KKN.

Diharapkan, setelah program ini selesai, masyarakat Desa Sewurejo dapat terus melanjutkan dan mengembangkan sistem pengelolaan sampah ini secara mandiri demi keberlanjutan lingkungan desa yang lebih baik.




Editor:
Achmad Munandar

Gizi Tepat Masa Depan Hebat : Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan SUJU (Susu Jagung) sebagai Upaya Pencegahan Stunting

0


Campusnesia.co.id -  Karanganyar 18/8/2024, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) bawakan program kerja multidisiplin di Desa Sewurejo Kec. Mojogedang Kab. Karanganyar. Program yang dilaksanakan pada 27 Juli 2024 tersebut berfokus pada edukasi stunting dan upaya pencegahannya melalui olahan hasil desa berupa SUJU (susu jagung). 

Program tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan rutin kader Posyandu Desa Sewurejo yang bertempat di balai desa Sewurejo. Adanya kasus stunting di Desa Sewurejo menjadikan edukasi seputar stunting sangat diperlukan. Hal tersebut yang menjadi latarbelakang pelaksanaan program ini.  ”Kasus stunting di Desa Sewurejo terbilang masih ada, sehingga saya sangat berterimakasih kepada teman-teman KKN Undip jika membawakan program kerja mengenai stunting” ucap Agus Wibowo selaku Lurah Desa Sewurejo.

Selain itu, penurunan angka stunting menjadi salah satu fokus program pemerintah saat ini. Banyak program yang dilakukan pemerintah untuk membantu menurunkan angka tersebut stunting dan gizi buruk, seperti pemberian PMT hingga program pemberian makan. Selain itu, harus diimbangi dengan pengetahuan ibu mengenai caranya memberi makan anak dengan gizi seimbang agar program pemerintah dapat berjalan optimal.

Program kerja dilaksanakan dengan memberikan edukasi kepada ibu-ibu kader posyandu seputar pengertian, penyebab, dan pencegahan stunting. Tidak hanya edukasi, kegiatan yang dihadiri lebih dari 30 kader ini membawakan salah satu produk untuk pencegahan stunting berupa susu jagung. Produk tersebut dapat dibuat dengan cara mempersiapkan 3 bahan utama yaitu jagung manis, susu UHT, dan kental manis. Jagung manis dihaluskan terlebih dahulu untuk disaring dan direbus. Lalu ditambahkan 500 ml susu UHT dan 10 sdm kental manis. Tunggu hingga mendidih dan susu jagung dapat dikonsumsi. 

Tim KKN juga memberikan testimoni produk kepada ibu-ibu kader posyandu. ”Enak mba susu jagungnya, gampang buate, tidak eneg” testimoni dari Ika (kader posyandu). Susu jagung tersebut diharapkan dapat menjadi produk yang dapat diproduksi dan disebarluaskan oleh warga Desa Sewurejo dalam upaya pencegahan stunting. 



Editor:
Achmad Munandar

Dukung Pembelajaran Inklusif, Mahasiswa Undip Terapkan Psikoedukasi CBT Di SDN 01 Jetis

0



Campusnesia.co.id -  Jetis, Kecamatan Baki, 22/06/2024 - Annisa Malia Putri, Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jetis, Kecamatan Sukoharjo, menggelar pelatihan psikoedukasi berbasis Cognitive Behavioural Therapy (CBT) di SDN 01 Jetis. Pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran bagi siswa dengan kesulitan belajar lambat atau slow learner, khususnya yang berada di kelas 3 dan 4. Melalui pelatihan ini, para mahasiswa berusaha membantu siswa untuk mengenali dan mengubah perilaku yang menghambat proses belajar mereka, sehingga mampu meningkatkan refleksi diri dan pemahaman terhadap perilaku yang dilakukan.

Program pelatihan psikoedukasi ini menekankan berbagai aspek CBT, seperti identifikasi perilaku, pemahaman hubungan antara pikiran, perasaan, serta strategi untuk mengubah perilaku yang tidak adaptif. Pendekatan CBT dipilih oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro karena melibatkan partisipasi aktif dari siswa, di mana mereka tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga aktif dalam proses belajar mengubah pola pikir dan perilaku mereka. Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun kemampuan siswa dalam menghadapi tantangan belajar secara mandiri di masa mendatang

Harapannya pemberlakuan program ini dapat membuahkan signifikan perubahan pada beberapa siswa yang mengikuti program ini. Beberapa siswa yang sebelumnya cenderung pasif di kelas harapannya menunjukkan inisiatif untuk bertanya dan lebih terlibat dalam kegiatan belajar mengajar. Perubahan positif yang diharapkan ini penting untuk peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan siswa dalam mengelola perilaku mereka di kelas. Hal ini menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif untuk belajar, di mana siswa mulai menunjukkan kemajuan dalam berbagai aspek akademis maupun sosial.

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yakin bahwa dampak positif dari pelatihan ini juga akan dirasakan oleh orang tua siswa. Harapannya para orang tua anak-anak dapat lebih lebih bersemangat belajar di rumah, dengan kemampuan yang lebih baik dalam mengatasi rasa malas dan membagi waktu belajar. Harapan ini adalah langkah progresif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa slow learner yang ada di SDN 01 Jetis, yang sebelumnya menghadapi tantangan dalam mengikuti ritme pembelajaran.

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro juga berharap program ini,dapat menjadi model yang diterapkan di sekolah-sekolah lain yang memiliki siswa dengan karakteristik serupa. Program CBT ini dirancang untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan bagi siswa slow learner, dengan harapan pihak sekolah dapat melanjutkan pelatihan ini dengan melibatkan guru dan konselor pendidikan. 


Dengan disambutkan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro di SDN 01 Jetis harapannya program ini dapat membantu dalam mengatasi tantangan yang dihadapi siswa di sekolahnya. Dengan adanya dukungan dari mahasiswa Universitas Diponegoro, sekolah berharap dapat terus mengembangkan program-program serupa di masa depan, sehingga siswa dengan kebutuhan khusus ini dapat memperoleh pendidikan yang lebih inklusif dan efektif.

Melalui pendekatan yang tepat, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil dalam pendidikan mereka, dan diharapkan akan ada lebih banyak inisiatif serupa yang melibatkan mahasiswa dan institusi pendidikan dalam mengatasi tantangan pendidikan di tingkat lokal. Mahasiswa Universitas Diponegoro berharap bahwa kolaborasi ini dapat terus berlanjut, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh siswa, termasuk mereka yang memiliki kesulitan belajar lambat



Penulis:
Annisa Malia Putri

Editor:
Achmad Munandar

Gerakan Mahasiswa KKN Undip Dalam Singkap Budaya Tari Gonor Desa Susukan

0


Campusnesia.co.id - Pemalang (1/08)2024 - Tari Gonor merupakan sebuah warisan budaya yang telah lama menjadi bagian dari identitas Desa Susukan, Kecamatan Comal. Seperti yang telah dikatakan Bapak Irfanudin selaku Kepala Desa Susukan “Tari Gonor sendiri merupakan budaya lokal Desa Susukan sejak zaman Belanda, kemudian tari ini menggambarkan bentuk protes warga masyarakat Susukan terhadap penjajahan Belanda pada waktu itu.”

Tari Gonor telah mengalami masa surut hingga hampir terlupakan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, tim KKN Undip Desa Susukan berinisiatif untuk merevitalisasi Tari Gonor dengan pendekatan yang berbeda yaitu membuat Dokumenter Tari Gonor. 

Menyadari pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya, proses revitalisasi dimulai dari menggali kembali sejarah dan makna filosofis melalui wawancara dengan para tetua adat. “Sejak tahun 1930 sudah ada Tari Gonor, jadi ada pejuang beregu yang memprotes kepada pemerintah karena saking laparnya melalui tarian Gonor. Tari Gonor sendiri bermainnya secara beregu, satu regunya minimal lima pasang atau sepuluh orang karena bermainnya secara berpasang-pasangan.” kata Bapak Untung yang merupakan penari Gonor terdahulu. 

“Ketika saya kecil, latihan Tari Gonor itu ada jamnya dan selalu dilaksanakan latihannya pada malam hari. Dulu belum ada listrik jadi menggunakan lampu petromak dan musiknya menggunakan bedug dan rebana. Untuk aksesorisnya menggunakan ikat kepala yang terbuat dari daun nangka dan kalungnya dari kerupuk usek atau opak.” sambungnya ketika diwawancarai oleh salah satu mahasiswa KKN Undip. 

Setelah mendapatkan sejarah dan makna filosofis dari sang pelaku sejarah. Kemudian. tim KKN Undip Desa Susukan mengadakan serangkaian lokakarya dan pelatihan tari Gonor yang melibatkan beberapa mahasiswa KKN Undip. Pembuatan dokumenter bertujuan untuk mengenalkan kembali Tari Gonor kepada generasi muda dan juga menumbuhkan rasa cinta serta kebanggaan terhadap budaya lokal. 

 

Dokumenter tari Gonor telah dipublikasikan di platform youtube dan instagram milik tim KKN Undip Desa Susukan 2023/2024. Harapannya, dengan mempublikasikan Dokumenter Tari Gonor dapat membuka ruang dan sorotan yang layak sehingga tradisi ini tidak hanya menjadi kebanggan masyarakat setempat, tetapi juga menjadi aset budaya nasional yang bernilai tinggi, menarik minat wisatawan, dan mendorong generasi muda untuk lebih aktif melestarikan warisan leluhur. 



Editor:
Achmad Munandar

Optimalisasi BUMDes Susukan Melalui Digital Marketing dan Creative Branding oleh Mahasiswa KKN Undip

0


Campusnesia.co.idPemalang (10/08), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro (Undip) telah menginisiasi program "Optimalisasi BUMDes dengan Pendekatan Digital Marketing Berbasis Creative Branding" di Desa Susukan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui pemasaran digital yang inovatif dan strategi branding yang kreatif. 

Program ini dimulai dengan forum group discussion (FGD) yang melibatkan pimpinan BUMDes di Desa Susukan. FGD tersebut berfokus pada analisis tantangan dan peluang dalam memasarkan produk BUMDes secara digital. Dari diskusi tersebut, dihasilkan beberapa rencana tindak lanjut, termasuk pengembangan konsep branding dan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing BUMDes.

BUMDes Kolam Renang SERUNI menjadi salah satu fokus utama dari program ini. Setelah FGD, tim KKN Undip Desa Susukan bersama pimpinan BUMDes SERUNI menyusun konsep branding yang menonjolkan keunikan fasilitas kolam renang yang dimiliki desa. Mahasiswa mengidentifikasi potensi daya tarik lokal dan merancang kampanye pemasaran yang bertujuan untuk menarik lebih banyak pengunjung, tidak hanya dari desa sekitar, tetapi juga dari wilayah yang lebih luas.

Tim KKN Undip Desa Susukan juga mendampingi segenap perangkat BUMDes Seruni dalam proses pembuatan konten digital yang akan digunakan untuk promosi, termasuk video promosi yang menampilkan fasilitas kolam renang dan photobooth yang dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif bagi pengunjung. Selain itu, mereka memberikan pelatihan penggunaan media sosial dan alat pemasaran digital lainnya kepada pengelola BUMDes, guna meningkatkan keterampilan dalam mengelola kampanye pemasaran secara mandiri di masa depan.

 

Tidak hanya BUMDes Seruni, BUMDes SAMSAT Budiman juga menjadi fokus penting dalam program ini. FGD dengan pimpinan BUMDes SAMSAT Budiman menghasilkan berbagai ide kreatif untuk meningkatkan branding dan pemasaran jasa yang ditawarkan. Tim KKN Undip Desa Susukan bersama pimpinan BUMDes merancang strategi pemasaran yang mengedepankan kemudahan akses dan kecepatan layanan SAMSAT sebagai nilai jual utama.

Untuk memperkuat branding BUMDes SAMSAT Budiman, tim KKN Undip Desa Susukan mengembangkan konten video kreatif yang menggambarkan proses layanan SAMSAT secara visual, menjadikan layanan ini lebih dikenal di kalangan masyarakat desa. Selain itu, mahasiswa juga membantu dalam pengembangan desain logo dan materi pemasaran lainnya, serta memberikan saran mengenai media digital yang dapat digunakan untuk menjangkau pelanggan secara lebih efektif.

Meskipun program ini berhasil diimplementasikan di dua BUMDes, yaitu Kolam Renang SERUNI dan SAMSAT Budiman, terdapat beberapa kendala dalam menjangkau BUMDes lainnya, seperti BUMDes TPS dan BUMDes Pasar Tradisional Desa Susukan, karena keterbatasan waktu. Namun, tim KKN Undip Desa Susukan tetap optimis bahwa materi dan pelatihan yang telah diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pengelola BUMDes yang terlibat.

Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi BUMDes lain dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif dan branding yang kreatif, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Susukan.



Editor:
Achmad Munandar

Optimalisasi Pola Makan Sehat: Mahasiswa KKN UNDIP Beri Edukasi Cerdas untuk Cegah Masalah Kesehatan Remaja

0



Campusnesia.co.id - Desa Pakisan, 20 Juli 2024 - Dalam upaya meningkatkan kesehatan generasi muda, sebuah program edukatif bertajuk "Cegah Penyakit dengan Cerdas: Pilih Makanan Sehat, Hindari Makanan Berbahaya" telah berhasil dilaksanakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro di Desa Pakisan. Kegiatan ini menjadi sorotan karena berhasil memberikan wawasan mendalam kepada remaja mengenai pentingnya menjaga pola makan sebagai salah satu langkah utama dalam mencegah berbagai masalah kesehatan yang semakin meningkat di kalangan mereka.

Program yang diadakan di Aula TPQ Bandungrejo Desa Pakisan ini dihadiri oleh sekitar 25 remaja Karang Taruna Bakti. Program ini dikemas secara interaktif dengan melibatkan para remaja dalam diskusi dan tanya jawab seputar nutrisi, makanan sehat, dan risiko kesehatan akibat pola makan yang buruk.

Dalam program ini, para peserta diberikan informasi penting tentang cara memilih makanan yang sehat dan seimbang. Mereka juga diajarkan bagaimana mengenali makanan yang tinggi kandungan gula, lemak, dan bahan kimia tambahan yang berbahaya bagi kesehatan. Mahasiswa KKN UNDIP juga membahas dampak jangka pendek dan jangka panjang dari pola makan yang tidak sehat, termasuk risiko obesitas, diabetes, hipertensi dan penyakit jantung, yang kini semakin sering ditemukan pada usia muda.

Respons peserta terhadap program ini sangat positif. Para remaja merasa terbantu dengan informasi yang mereka peroleh dan menyatakan niat untuk mulai menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. "Saya baru menyadari betapa pentingnya apa yang kita makan untuk kesehatan kita di masa depan," ujar salah satu remaja.

Pembina Karang Taruna Bakti Desa Pakisan, Bapak Lilik, juga mengungkapkan, “Saya senang dengan diadakannya program kerja ini, para remaja jadi lebih memahami pentingnya mengonsumsi makanan sehat. Harapannya anak-anak dapat terus menjaga kesehatannya dan terhindar dari penyakit berbahaya.”

Keberhasilan program ini menandai langkah penting dalam upaya edukasi kesehatan di kalangan remaja. Dengan meningkatnya pemahaman mereka tentang pola makan sehat, diharapkan para remaja dapat lebih bijak dalam memilih makanan yang mereka konsumsi dan mampu mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan. Mahasiswa KKN UNDIP berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, menjangkau lebih banyak remaja dan memberikan dampak positif yang lebih luas.



Penulis: 
Putri Rizki Febriana

DPL : 
Dr. Sunarno, S.Si., M.Si

Lokasi : 
Desa Pakisan. Kec. Cawas, Kab. Klaten

Editor:
Achmad Munandar

Aksi Nyata! Bantu Tingkatkan Kualitas SDM Pemerintah Desa Siwal Mahasiswa KKN Undip Melaksanakan Pelatihan Pembuatan Surat Dinas Bagi Para Perangkat Desa Siwal

0


Campusnesia.co.idBaki, Sukoharjo (09/08/2024) – Pada pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata pada kali ini mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Undip 2023/2024, Ahmad Miftahussurur dari Program Studi Ilmu Pemerintahan dengan didampingi oleh Dr. dr. Siti Fatimah Pradigdo, M.Kes menyelenggarakan kegiatan pelatihan pembuatan surat dinas bagi para perangkat desa yang ada di Pemerintah Desa Siwal. Dengan menggunakan metode mentoring kepada beberapa perangkat desa secara langsung dengan harapan akan lebih memudahkan transfer learning antara perangkat desa dengan mahasiswa KKN.

Kegiatan pemberian pelatihan pembuatan surat dinas ini bertujuan untuk memberikan peningkatan sumber daya manusia pada Pemerintah Desa Siwal sehingga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal dan efisien. Berkaitan dengan pelayanan kepada publik adalah karena surat dinas menjadi salah satu instrumen yang penting dalam keberjalanan birokrasi.

Melalui mentoring secara satu per satu, bukan menggunakan metode presentasi diharapkan materi yang disampaikan akan lebih mudah dan cepat diingat oleh para perangkat desa. Mengingat para perangkat desa akan sangat sering menggunakan skill ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa perangkat desa menjadi objek daripada kegiatan ini terutama pada Kasi Pelayanan.

Kegiatan pelatihan pembuatan surat dinas ini didukung dan disambut dengan sangat baik oleh Kepala Desa Siwal, Sekretaris Desa Siwal, serta para perangkat desa yang secara langsung menerima manfaat dari adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah, ada inisiatif baik dari mas dan mbak KKN Undip untuk ikut turut serta meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat”, ucap Kepala Desa Siwal pada Kamis (09/08/2024).



Editor:
Achmad Munandar

Kontribusi Mahasiswi KKN Tim II Undip dalam Revitalisasi Papan Bagan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Jatilawang

0



Campusnesia.co.idPapan bagan susunan organisasi dan tata kerja pemerintah desa merupakan sarana prasarana yang sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional dan efektivitas pemerintahan desa. Papan ini berfungsi sebagai panduan visual yang jelas tentang struktur organisasi, menunjukkan hubungan hierarkis antar posisi dan tugas yang diemban oleh setiap anggota pemerintah desa. Dengan adanya papan bagan yang terstruktur dengan baik, maka masyarakat desa dapat lebih mudah memahami siapa yang bertanggung jawab atas setiap bidang dan fungsi pemerintahan, sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Akan tetapi, papan bagan susunan organisasi dan tata kerja pemerintah desa yang tersedia di Balai Desa Jatilawang belum menyuguhkan informasi yang lengkap dan relevan terkait struktur organisasi pemerintah desa terbaru. Terlebih, nama kecamatan yang tercantum dalam papan tersebut masih menggunakan nama kecamatan yang lama. Hal ini dikhawatirkan dapat memicu kebingungan di kalangan masyarakat dan aparatur desa, karena informasi yang disajikan tidak mencerminkan perubahan-perubahan terkini dalam susunan organisasi, seperti penambahan atau penggantian perangkat desa. Kurangnya informasi yang akurat dan up-to-date juga berpotensi menghambat kelancaran koordinasi antar perangkat desa serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Oleh karena itu, revitalisasi papan bagan tersebut menjadi sangat mendesak untuk memastikan bahwa informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi aktual dan dapat diandalkan oleh semua pihak yang berkepentingan.

Menanggapi hal tersebut, maka Aisya Tjahja Rahmadewi dari Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro dan Bilqis Putri Fajarty dari Program Studi Informasi dan Humas Universitas Diponegoro melaksanakan program monodisiplin bertajuk “Revitalisasi Papan Bagan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Jatilawang” yang bertujuan untuk melakukan pembaruan dan peningkatan dalam hal tampilan fisik serta informasi dalam papan bagan susunan organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa Hatilawang supaya lebih sesuai.

Pelaksanaan program kerja ini diawali dengan melakukan permohonan data terkait struktur organisasi Pemerintah Desa Jatilawang yang terbaru, pengambilan pasfoto perangkat desa, serta pembuatan desain dan penyusunan bagan. Setelah melalui berbagai rangkaian proses, akhirnya pada Selasa, 13 Agustus 2024, KKN TIM II UNDIP berhasil menyerahkan papan bagan susunan organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa Jatilawang yang telah dibuat kepada perangkat desa yang diwakili oleh Budi Prayitno selaku Sekretaris Desa Jatilawang. Perangkat desa sangat mengapresiasi pelaksanaan program kerja ini karena mengingat pentingnya papan bagan struktur organisasi dan tata kerja pemerintah desa bagi kelancaraan koordinasi, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya papan baru ini, diharapkan informasi mengenai struktur dan tata kerja pemerintahan desa dapat lebih mudah diakses dan dipahami oleh seluruh warga. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga program ini dapat terlaksana dengan lancar. Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jatilawang.



Penulis :
Aisya Tjahja Rahmadewi
Bilqis Putri Fajarty

DPL :
Dr. Muchammad, ST., MT.

Editor:
Achmad Munandar

Kreatif dan Inspiratif! Mahasiswi KKN UNDIP Tingkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris Siswa SDN 1 Jatilawang melalui Flash Card

0


Campusnesia.co.idBoyolali, 5 Agustus 2024 - Mahasiswi KKN Tim 2 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar program inovatif di SDN 1 Jatilawang, Boyolali, dengan tema "Peningkatan Kosa Kata Bahasa Inggris melalui Media Pembelajaran Flash Card." Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa kelas 2 dengan metode fun-learning yang interaktif dan menyenangkan.

Penguasaan bahasa Inggris menjadi semakin penting di era globalisasi, terutama bagi generasi muda. Namun, di SDN 1 Jatilawang, terdapat beberapa hambatan dalam pembelajaran bahasa Inggris, seperti rendahnya pengetahuan siswa, keterbatasan media pembelajaran, dan kurangnya motivasi belajar. Menanggapi tantangan ini, Tarishah Salwa Sha'vana, mahasiswi Program Studi Bahasa Asing Terapan UNDIP, mengembangkan program yang menggunakan Flash Card sebagai alat bantu untuk memperkaya kosa kata siswa.

Program dimulai dengan memperkenalkan nama-nama buah dalam Bahasa Inggris melalui Flash Card. Tarishah menggunakan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, di mana siswa tidak hanya mendengarkan tetapi juga aktif berpartisipasi. Mereka diajak untuk membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris dengan bantuan Flash Card serta menyanyikan lagu bertema buah-buahan.

 
Pembelajaran menggunakan Media Flash Card

Setelah penyampaian materi, diadakan kuis di mana siswa diminta mencocokkan kalimat dengan gambar pada Flash Card. Untuk meningkatkan keterlibatan, sesi dilanjutkan dengan kuis tambahan yang dikerjakan secara berkelompok. Selama kegiatan ini, para siswa tampak sangat antusias, ikut bernyanyi, dan berpartisipasi aktif dalam semua games yang diselenggarakan.

Penyerahan Flash Card 
kepada Pihak SD Negeri 1 Jatilawang

Program ini mendapat dukungan penuh dari Bu In Heriwati, wali kelas 2, dan Pak Mundakir, kepala sekolah SDN 1 Jatilawang. Mereka menyampaikan terima kasih atas Upaya dalam memberikan pembelajaran Bahasa inggris dengan pendekatan yang kreatif dan penuh semangat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa SDN 1 Jatilawang.



Penulis: 
Tarishah Salwa Sha’vana

DPL: 
Dr. Muchammad, ST., MT.

Editor:
Achmad Munandar