Reportase: Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Meningkatkan Literasi Orang Tua di Desa Cangak

0


Campusnesia.co.id - Desa Cangak, 7 Agustus 2023 - Menyadari pentingnya peran orang tua dalam membentuk tumbuh kembang dan pendidikan anak-anak, mahasiswa dari kelompok KKN Tim II Universitas Diponegoro 2022/2023 telah melaksanakan sebuah inisiatif bernilai. Dalam kurun waktu 5 Juli hingga 17 Agustus 2023, kegiatan sosialisasi peningkatan literasi orang tua di Desa Cangak telah dijalankan sebagai bagian integral dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka.

Sosialisasi ini diarahkan untuk memberikan pandangan yang lebih luas kepada orang tua mengenai peran penting literasi dalam mendukung tumbuh kembang dan pendidikan anak-anak. Para mahasiswa dengan tekad yang kuat menjalankan kegiatan ini, menyampaikan informasi yang mencakup berbagai aspek penting dalam parenting yang efektif, termasuk pemahaman tentang pengasuhan, pembelajaran, dan memberikan dukungan optimal terhadap perkembangan anak.

Para mahasiswa mengambil inisiatif ini sebagai respons atas potensi permasalahan terkait anak tidak sekolah yang dapat berasal dari kurangnya literasi orang tua dan permasalahan parenting yang kurang efektif. 

Dalam proses observasi dan penelitian mereka, terungkap bahwa banyak masalah dalam perkembangan anak dapat berawal dari kurangnya pemahaman tentang metode parenting yang efektif. Oleh karena itu, mahasiswa ini merasa bahwa pemberian literasi yang tepat kepada orang tua memiliki peran krusial dalam memberikan pondasi yang kuat bagi pertumbuhan anak-anak.

Dengan melibatkan orang tua secara langsung, para mahasiswa menyusun materi yang relevan dengan tema dan permasalahan yang diangkat. Kegiatan sosialisasi ini dirancang dengan cermat dan fokus pada kelompok sasaran, terutama para ibu hamil. Pemilihan ibu hamil sebagai kelompok sasaran utama tidak terlepas dari peran sentral mereka dalam membentuk masa depan anak-anak melalui pendidikan dan pengasuhan yang baik.
 

Dalam upaya ini, mahasiswa tidak hanya berupaya meningkatkan literasi orang tua, tetapi juga memberikan alat dan panduan praktis bagi mereka. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah membantu orang tua menjadi pendamping yang lebih siap, paham, dan kompeten dalam memandu tumbuh kembang anak-anak mereka.

“Materi yang diberikan mahasiswa sangat jelas dan baik, semoga dapat bermanfaat bagi para orang tua yang hadir pada kesempatan kali ini”, ucap Ibu Muktiasih selaku bidan Desa Cangak di penghujung acara. “Terima kasih kepada Mas Syauqi atas materi yang diberikan semoga dapat menjadi bekal orang tua di Desa Cangak ini dalam mendampingi tumbuh kembang dan pendidikan anak”.

Melalui upaya sungguh-sungguh ini, mahasiswa berharap bahwa orang tua di Desa Cangak akan mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya literasi dalam pendampingan anak-anak. 

Dengan adanya literasi yang ditingkatkan, diharapkan potensi permasalahan mengenai anak tidak sekolah dapat diatasi secara bertahap. Melalui pendekatan ini, generasi muda di Desa Cangak akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk tumbuh dengan potensi optimal, menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berdampak positif pada masyarakat secara keseluruhan.

 

Penulis: 
Mohammad Syauqi Fitra Mahmud

DPL: 
Ir. Bambang Sulistiyanto M. Agr.Sc., Ph.D., IPU
Yanuar Yoga Prasetyawan S.Hum., M.Hum.
Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc.

Lokasi:
Desa Cangak, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang

Hindari Kredit Berpindah! Pinjaman Bank Keliling Dari Kacamata Hukum

0
 


Campusnesia.co.id - Eksistensi bank keliling atau yang sering disebut dengan bank titil atau bank plecit masih banyak dijumpai di berbagai desa, salah satunya Desa Cangak, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Sulitnya kondisi perekonomian masyarakat desa menjadi faktor pendorong untuk melakukan peminjaman pada bank keliling ditambah lagi proses peminjamannya yang mudah tidak seperti peminjaman pada lembaga finansial formal. 

Padahal, peminjaman dana melalui bank keliling menerapkan suku bunga pinjaman yang lebih tinggi dan menerapkan bunga harian apabila peminjam gagal mengembalikan pinjaman tepat waktu. Ditambah lagi, dalam prakteknya banyak bank keliling yang melanggar perjanjian. Maka dari itu, perlu dilakukan penyuluhan untuk memberikan edukasi kepada warga desa Cangak tentang akibat hukum pinjaman bank keliling.

Agar warga desa Cangak mengetahui berbagai konsekuensi praktik bank keliling, akibat hukum, bentuk perlindungan terhadap nasabah beserta kiat-kiat penyelesaian apabila telah terjebak pinjaman bank keliling, salah satu mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2022/2023, Mutiara Putri Karenanti, mengadakan penyuluhan tentang akibat hukum pinjaman bank keliling kepada warga desa Cangak. Penyuluhan ini diadakan pada hari Minggu, 6 Agustus 2023 di rumah salah satu warga saat ada kegiatan ibu-ibu mengaji.

Kegiatan penyuluhan ini menempatkan sasaran kepada ibu-ibu warga desa Cangak dikarenakan yang paling banyak melakukan pinjaman dana kepada bank keliling. Kegiatan penyuluhan dimulai dengan membagikan leaflet yang berisi materi tentang apa itu bank keliling, batasan bank keliling, konsekuensi praktik bank keliling, sistem perjanjian bank keliling. 

Kemudian diberikan materi pula tentang kapan bank keliling melakukan wanprestasi, bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada nasabah sebagai debitur, dan diberikan kiat-kiat untuk dapat menyelesaikan permasalahan apabila terjebak hutang kepada bank keliling agar masyarakat dapat lebih waspada dan berhati-hati.



Pada kegiatan penyuluhan ini dijelaskan bahwasannya bank keliling termasuk bank gelap atau ilegal karena tidak diawasai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan penerapan suku bunga yang tinggi dan sistem penagihan setiap hari dengan mendatangi rumah nasabah serta dalam praktiknya bank keliling memberikan uang terlebih dahulu baru dibuat perjanjian dengan nasabah yang membuat nasabah terjebak. 

Maka dari itu, dalam kegiatan penyuluhan ini terdapat kiat-kiat penyelesaian bagi masyarakat yang telah terlanjur meminjam kepada bank keliling dengan tujuan agar masyarakat mengetahui bagaimana cara menghadapinya dengan baik agar lebih waspada dan berhati-hati. Dibuka juga sesi tanya jawab di akhir penyuluhan untuk memberikan kesempatan bagi ibu-ibu untuk bertanya maupun berbagi cerita apabila terdapat hal-hal yang belum disampaikan dengan jelas.

Dengan diadakannya kegiatan penyuluhan ini, diharapkan dapat memberikan dampak tambahan yaitu mencegah dan mengurangi muncul dan berkembangnya kembali bank keliling ilegal di Indonesia, sehingga tidak menambah jumlah masyarakat yang terjerat kerugian secara materi, salah satunya dengan memberikan motivasi dan solusi yang dapat meningkatkan kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat sehingga tidak lagi tergiur oleh bank keliling. 

Diharapkan pula agar masyarakat desa Cangak dapat lebih berhati-hati dalam melakukan peminjaman dana pada bank yang tidak diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Apabila sangat membutuhkan dana lebih baik memilih menggunakan bank resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) karena keamanan nasabah lebih terjamin dari segi legalitas sehingga lebih tenang dalam meminjam dana, tidak berujung terlilit banyaknya hutang.


Dari Sampah Plastik ke Karya Seni: Mahasiswa KKN Melakukan Pelatihan 3R Sebagai Wujud Ekonomi Sirkular

0
Pencerdasan 3R ke Siswa MI 02 Kluwih


Campusnesia.co.id - Kluwih (21/07/2023), semangat kepedulian terhadap lingkungan menggelora di MI 02 Kluwih. Sebuah inisiatif cerdas dan berwawasan lingkungan datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro yang melaksanakan program kerja di sekolah tersebut. Mahasiswa ini berkolaborasi dengan siswa kelas 4 SD untuk mengenalkan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) sebagai wujud nyata dari ekonomi sirkular. 

Dalam sebuah kelas yang penuh semangat, mahasiswa KKN memberikan pencerdasan kepada siswa-siswa MI 02 Kluwih tentang pentingnya pengurangan, penggunaaan ulang, dan daur ulang sampah. Mahasiswa menjelaskan bagaimana tindakan sederhana seperti memilah sampah, mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna, dan mengurangi limbah plastik dapat memberikan dampak positif pada lingkungan dan masyarakat.

Salah satu highlight dari kegiatan ini adalah saat siswa-siswa diajak untuk merasakan langsung proses kreatif dari ekonomi sirkular. Setiap siswa diberikan gelas plastik bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Dengan penuh semangat, mereka mengambil kuas dan cat, lalu melukis gelas plastik tersebut dengan berbagai motif dan gambar sesuai imajinasi masing-masing. Hasilnya, gelas plastik yang sebelumnya terlihat biasa-biasa saja, kini berubah menjadi pot bunga cantik yang dapat digunakan sebagai media tanam sehingga tercipta penggunaan secara berkelanjutan.

Siswa MI 02 Kluwih Menghias Gelas Bekas Menjadi Pot Baru


Kepala MI 02 Kluwih, Pak Sofyan, menyambut baik inisiatif ini. "Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi ini. Anak-anak kami belajar dengan cara yang menyenangkan dan berkesan. Kami berharap mereka dapat mengaplikasikan konsep 3R ini dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan."

Kegiatan ini merupakan contoh nyata bagaimana pendidikan lingkungan yang kreatif dapat mengubah pola pikir dan perilaku siswa sejak usia dini. Melalui program KKN yang inspiratif ini, mahasiswa telah berhasil memberikan wawasan baru tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik melalui tindakan sederhana namun berdampak besar.




Penulis:
Harum Sintawati

Lokasi: 
Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang



Mewujudkan Sanitasi Ideal: Program BERSIH Tim II KKN Undip Menginspirasi Perubahan di Masyarakat Kluwih

0
 


Campusnesia.co.idDalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan higienis bagi masyarakat Desa Kluwih, Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program BERSIH (Buang Air Besar yang Efisien, Rapi, Sehat, dan Higienis). 

Program inovatif ini dilaksanakan pada Jumat, 4 Agustus 2023 yang bertujuan untuk menciptakan perubahan positif dalam praktik sanitasi, meningkatkan kesadaran tentang kesehatan lingkungan, dan memberdayakan masyarakat dalam menjaga kebersihan desa.

Desa Kluwih, yang berada di pinggiran kota, memiliki tantangan dalam bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan. Dalam menghadapi tantangan ini, Tim II KKN Undip berkomitmen untuk memberikan solusi dan dukungan kepada masyarakat melalui program BERSIH. Dengan sinergi antara mahasiswa dan warga desa, program ini diharapkan akan menciptakan transformasi positif dalam gaya hidup sanitasi yang lebih baik.

 
Sebelum mengimplementasikan program BERSIH, Tim II KKN Undip melakukan evaluasi awal terhadap kondisi sanitasi di desa. Hasilnya menunjukkan bahwa masih banyak rumah yang menggunakan tempat buang air besar tradisional tanpa sistem pembuangan yang memadai. 

Selain itu, tingkat kesadaran tentang pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan juga perlu ditingkatkan. Tim KKN mengadakan sesi penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya praktik BERSIH untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga lingkungan tetap bersih. Para mahasiswa bekerja sama dengan Taff Septic Tank dan Perangkat Desa yang bertanggung jawab terkait program sanitasi Desa Kluwih untuk memastikan pesan ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

Program BERSIH mendapatkan respon positif dari masyarakat Desa Kluwih. Warga setempat menyambut baik upaya mahasiswa untuk meningkatkan kualitas sanitasi di desa mereka. Bapak Kubro, seorang warga Desa Kluwih sebagai penerima manfaat septic tank, menyampaikan, “Kami senang memiliki bantuan dari mahasiswa Undip. Acara ini membawa manfaat besar bagi kesehatan dan kenyamanan hidup kami.”

 
Tim II KKN Undip berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program ini dengan melibatkan masyarakat secara aktif dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam menciptakan perubahan berkelanjutan serta memberikan output berupa banner. 

Program BERSIH oleh Tim II KKN Undip menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan dalam menghadapi tantangan sanitasi dan kesehatan lingkungan di Desa Kluwih. 

Melalui inovasi, kolaborasi dengan masyarakat dan pemberdayaan, harapannya program ini mewujudkan transformasi sanitasi yang bermanfaat dan berkelanjutan. Semoga program BERSIH ini dapat menginspirasi desa-desa lain untuk meningkatkan sanitasi dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi seluruh masyarakat. 




Penulis: 
Tim Reportase Desa Kluwih

Lokasi: 
Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang

Dukung Akselerasi Transformasi Digital: Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan QRIS Kepada UMKM Desa Kutosari

0
Potret Mahasiswa Tim II KKN Undip 2022/2023 
bersama ibu-ibu pemilik UMKM di Desa Kutosari, 
Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. 29/07/2023.


Campusnesia.co.id - Campusnesia.co.id - Kutosari, Pekalongan (29/07/2023) – Era digital yang terus bertransformasi menjadikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berpeluang luas untuk tumbuh dan memiliki daya saing yang tinggi di tengah-tengah pasar global. Digitalisasi menjadi batu loncatan untuk membantu UMKM dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengoptimalkan pemasaran. 

Salah satu alat yang muncul sebagai solusi untuk mendukung transformasi digital UMKM adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang menggabungkan sistem pembayaran dengan teknologi kode QR. Permasalahan yang kemudian muncul ialah pengaplikasiannya terhadap UMKM yang masih kurang familiar dengan teknologi yang ada. 

Mahasiswa KKN Tim II Undip Desa Kutosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan QRIS kepada ibu-ibu pemilik UMKM di Desa Kutosari. Tujuan dari kegiatan ini tentu untuk membantu UMKM di Desa Kutosari dalam mengadopsi QRIS sebagai sarana untuk mendorong pertumbuhan dan ekspansi bisnis mereka melalui digitalisasi. 

Kegiatan ini berlangsung dengan tahapan sebelumnya dimana mahasiswa telah melakukan survei untuk mengidentifikasi potensi UMKM yang berada di Desa Kutosari, yakni usaha konveksi. Pada saat sosialisasi, mahasiswa memberikan pengenalan mengenai QRIS untuk para pemilik UMKM dengan menjelaskan manfaat QRIS, cara menggunakannya, dan potensi dampak positif pada keberjalanan bisnis mereka. 

Poster Pengenalan QRIS kepada ibu-ibu pemilik UMKM 
di Desa Kutosari. 29/07/2023.


Sosialisasi oleh perwakilan tim KKN di Desa Kutosari yang disampaikan Fara Aulia dan Ilma Dzakiah sebagai pemateri bertujuan untuk meningkatkan kemauan ibu-ibu pemilik UMKM akan pentingnya pembuatan QRIS bagi keberlangsungan kemajuan usaha mereka. 

Materi yang disampaikan juga merujuk pada keberhasilan dan dampak dari penggunaan QRIS yang akan membantu UMKM mengurangi risiko kesalahan dalam transaksi tunai dan pemberian akses UMKM untuk memahami pola pembelian pelanggan. 

Tidak hanya memberikan pengetahuan terhadap kelebihan dari QRIS, namun mahasiswa juga memberikan pengetahuan terhadap berita yang sedang marak beredar, yakni pengenaan tarif QRIS kepada pedagang sebesar 0,3%. Hal ini kemudian diketahui Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa transaksi di bawah Rp100 ribu menggunakan QRIS akan bebas tarif alias gratis.

Hasil Pembuatan QRIS Toko Queen Parcel 

Setelah pelaksanaan sosialiasi, para mahasiswa juga membantu pelaku UMKM untuk membuat QRIS sebagai luaran dari kegiatan ini. Salah satu UMKM yang dibantu untuk membuat QRIS ialah Silma Dharoini pemilik toko Queen Parcel. 

Dengan sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan UMKM di Desa Kutosari dapat mendapatkan manfaat dalam mengakselerasi pertumbuhan mereka melalui digitalisasi. Dengan dukungan yang tepat, memperluas potensi bisnis mereka dalam pasar yang semakin terhubung secara digital.




Oleh: 
Raihanah Gustiputri 
Mahasiswa Tim II KKN Undip TA 2022/2023 Desa Kutosari

DPL: 
Syachril Warasambi Mispaki., S.T., M.Eng.

Ingin budidaya ikan dan akuaponik dalam satu wadah? BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan di Dalam Ember) solusi yang tepat untuk masayarakat di Desa Sendang, Kec. Karanggede, Kab. Boyolali

0
 

Campusnesia.co.id - KARANGGEDE, BOYOLALI (3/8) – Salah satu Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2023 (Ajeng Amanda Putri, Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan) melakukan kegiatan BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan di Dalam Ember) dengan sistem akuaponik (polikultur ikan dan sayuran) bersama ibu-ibu PKK di Kebun Gizi Dahlia, Desa Sendang, Kec. Karanggede, Kab. Boyolali.

Dalam pelaksanaannya, Ibu PKK di Desa Sendang diperkenalkan dengan BUDIKDAMBER yang merupakan metode gabungan antara budidaya ikan dan  penanaman dengan metode akuaponik di dalam satu wadah. 

Berkembangnya pembangunan dan infrastruktur membuat lahan untuk berkebun atau budidaya menjadi sempit dan BUDIKDAMBER hadir menjadi solusi yang tepat karena dapat menggunakan lahan yang sempit, hemat air, mudah untuk dilakukan masyarakat dan modal yang kecil. 

Berdasarkan hal tersebut menjadi peluang bagi perikanan dan pertanian bergabung untuk memenuhi kebutuhan gizi di Desa Sendang. Salah satunya yaitu Budidaya Ikan lele dan tanaman kangkung.



Ikan lele merupakan ikan yang mudah ditemukan diberbagai daerah dan cenderung tahan terhadap perubahan cuaca, perawatan yang mudah dan hasil panen yang cepat. Dari hasil panen masyarakat bisa memanfaatkannya dengan menjualnya ataupun mengolahnya menjadi sebuah produk. 

Tanaman yang cenderung cepat hasil panennya yaitu tanaman kangkung. Kangkung dapat dimanfaatkan oleh ibu-ibu menjadi olahan masakan yang lezat ataupun menjualnya setelah waktu panen tiba.

“BUDIKDAMBER ini menjadi solusi yang tepat untuk di Desa Sendang di saat musim kemarau panjang tiba. Selain itu, bagai “sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui” karena dapat berkebun dan budidaya di satu wadah” ucap salah satu ibu-ibu PKK di Desa Sendang






Penulis:
Ajeng Amanda Putri 
(Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - Manajemen Sumber Daya Perairan)

Dosen Pembimbing: 
Zaki Ainul Fadli, M.Hum., S.S.

Lokasi KKN: 
Desa Sendang, Kec. Karanggede, Kab. Boyolali



Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Ajarkan Pencegahan Bullying Pada Masyarakat

0
 
Penyuluhan Upaya Pencegahan Bullying 
kepada Karang Taruna Batara


Campusnesia.co.idSukoharjo (05/08/2023) - Pergaulan adalah salah satu faktor penting dalam proses menunjang perkembangan kehidupan remaja. Namun, dinamika pergaulan pada masa remaja sangat beragam dan berpengaruh besar dalam membentuk pola pikir, perilaku, dan pandangan hidup mereka. 

Mengingat edukasi terkait pergaulan pada remaja sangat bertolak belakang antara wilayah perkotaan dan pedesaan, Desa Tiyaran yang merupakan bagian dari Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo memerlukan edukasi terkait pergaulan pada remaja agar dalam pergaulan remaja tidak terjadi bullying pada sesama. 

Oleh sebab itu, mahasiswa KKN TIM 2 UNDIP 2022/2023 Fakultas Sekolah Vokasi Jurusan Informasi dan Humas, Wanda Kartika Putri, berinisiatif melakukan kegiatan edukasi dalam rangka pencegahan bullying di lingkungan masyarakat, khususnya Karang Taruna Batara, Dukuh Tambakrejo, sebagai sasaran penting dalam keberhasilan sosialisasi pencegahan bullying, yang dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023. 

Edukasi tersebut berisi tentang penjelasan terkait bullying, contoh perilaku bullying, dampak dari bullying, alasan mengapa bullying harus dihindari, dan bagaimana upaya pencegahan bullying yang dapat dilakukan. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Karang Taruna melalui power point presentasi dan leaflet yang dibagikan kepada remaja Karang Taruna Batara. Remaja Karang Taruna menyambut dengan antusias pemaparan mahasiswa terkait program edukasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Remaja ini, karena edukasi tersebut sangat dibutuhkan bagi remaja Desa Tiyaran untuk mengatasi permasalahan dalam pergaulan. 


Leaflet yang Berisikan Materi Tips Pencegahan Bullying

Antusiasme dari remaja Karang Taruna terhadap program edukasi yang dibawakan oleh Wanda Kartika Putri membuktikan bahwa edukasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Remaja ini tepat sasaran dan dapat membantu serta mengedukasi remaja di Desa Tiyaran.  

Remaja Karang Taruna Batara sangat mendukung dengan diadakannya kegiatan edukasi ini “Sosialisasi yang diberikan oleh Tim II KKN Universitas Diponegoro, menurut saya sangat edukatif sekaligus interaktif. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi langkah pencegahan khusus pada ranah kenakalan remaja” ucap Nida. 

Harapan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah para remaja dapat lebih memahami esensi dari pergaulan yang baik supaya hal-hal yang mengganggu pergaulan seperti bullying dapat dihindari dan lingkungan Desa Tiyaran dapat terbebas dari bullying kedepannya.

Lembarawa Sadar Uang: Edukasi Manajemen Keuangan Kepada Generasi Muda di Desa Lembarawa

0
 

Campusnesia.co.idBrebes (15/07/23) Literasi keuangan adalah pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait finansial agar mampu mengelola dan memanfaatkan keuangan secara maksimal. 

Dengan adanya literasi keuangan, masyarakat diharapkan memiliki bekal edukasi mumpuni terkait finansial sehingga mampu mengambil sikap dan memilih keputusan keuangan secara bijak. Literasi keuangan adalah aspek yang terus digencarkan pemerintah yang bertujuan masyarakat Indonesia memiliki pengetahuan finansial sesuai kebutuhan sehari-hari mereka. 

Berdasarkan hasil riset OCBC NISP Financial Fitness Index menunjukkan, generasi muda Indonesia menjadi salah satu yang memiliki literasi keuangan yang rendah. Rata-rata kesehatan finansial generasi muda Indonesia hanya mencapai 37,72 dari 100 atau jauh dibandingkan Singapura yang mencapai 61. Hal ini menjadi indikator bahwa literasi keuangan generasi muda Indonesia masih rendah. 

Menanggapi fenomena masih rendahnya literasi keuangan pada generasi muda, salah satu mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2022/2023 dengan pogram studi S-1 Ekonomi, Siti Nur Khasanah, melakukan edukasi pada masyarakat khususnya pada generasi muda dengan program “Lembarawa Sadar Uang:  Edukasi Manajemen Keuangan Kepada Generasi Muda di Desa Lembarawa”. 

Edukasi mengenai manajemen keuangan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan serta menumbuhkan kemampuan masyarakat khususnya generasi muda untuk mengelola keuangan dengan baik agar mampu terwujudnya kesehatan finansial di masa depan. 

Edukasi ini dilaksanakan di Musholla Baitul Muqorobin pada saat kajian rutin IPNU-IPPNU ranting Lembarawa dengan berbekal poster yang memuat informasi mengenai tips dan trik manajemen keuangan yang baik. Melalui program ini, remaja diberikan pengetahuan tentang bagaimana membuat anggaran, menyimpan uang, dan menghindari pengeluaran impulsif. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. 

 
Antusiasme generasi muda terhadap program yang diusung oleh mahasiswa KKN Undip membuktikan bahwa program “Lembarawa Sadar Uang:  Edukasi Manajemen Keuangan Kepada Generasi Muda di Desa Lembarawa” ini tepat guna dan dapat menambah pengetahuan serta meningkatkan kemampuan mengelola keuangan pada generasi muda. Harapan dari dilakukannya kegiatan ini adalah menjadi bekal dan media  terciptanya kesehatan finasial pada generasi muda di masa depan.  


Langkah Berani: Program Inovatif Hadirkan Solusi Penanganan Kekambuhan Pasien ODGJ

0
 


Campusnesia.co.idDesa Sendangrejo kembali menjadi pusat perhatian saat mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Diponegoro meluncurkan program ambisius yang bertujuan untuk mengatasi kekambuhan pasien ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa). 

Pada Rabu (26/07), mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Diponegoro meluncurkan program yang bertujuan untuk menjadi penanganan pertama dalam mengatasi kekambuhan pasien ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa).

Dengan menggelar sosialisasi di kediaman seorang relawan yang menjadi penjaga terdepan dalam perjuangan melawan gangguan jiwa, mereka membawa kabar baik bagi masyarakat yang memerlukan perhatian dan solusi.

Acara sosialisasi ini tidak hanya menjadi sebuah pertemuan belaka, tetapi juga sebuah langkah penting dalam membawa cahaya baru dalam mengatasi masalah gangguan jiwa di masyarakat. 

Melalui pemaparan mendalam oleh mahasiswa KKN, para peserta hadir memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa), gejala-gejalanya yang seringkali tak terdeteksi, dan bahkan faktor-faktor pemicunya yang kompleks.

Dokumentasi Sosialisasi Penanganan Pertama 
untuk Mengatasi Kekambuhan bagi Pasien ODGJ.

Acara tersebut menjadi momen penting yang membawa cahaya baru dalam upaya memahami dan mengatasi masalah gangguan jiwa di masyarakat. Para mahasiswa KKN membagikan pengetahuan yang mendalam tentang ODGJ, termasuk definisinya, gejala-gejala yang umumnya muncul, serta faktor-faktor yang mungkin menyebabkan seseorang mengalami gangguan jiwa yang serius. 

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi juga memfokuskan pada strategi pencegahan kekambuhan bagi pasien ODGJ. Dalam era di mana informasi dapat menyelamatkan nyawa, pendekatan yang diberikan oleh para mahasiswa KKN diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat dalam menghadapi tantangan kesehatan mental.

Materi yang disampaikan dalam acara tersebut tak hanya sebatas informasi, tetapi juga memberikan arahan konkret dalam pencegahan kekambuhan bagi para ODGJ. Di era di mana informasi memiliki peran sentral dalam menyelamatkan nyawa, pendekatan yang diusulkan oleh para mahasiswa KKN memiliki potensi untuk merombak pandangan masyarakat terhadap tantangan kesehatan mental ini. 

Walau relawan yang menangani ODGJ di Desa Sendangrejo hanya satu orang, tetapi inisiatif dari para mahasiswa ini membuka jalan baru dalam memberikan dukungan bagi para pasien. Program ini menjadi bukti bahwa semangat kolektif dapat mengatasi keterbatasan sumber daya. 

Dalam catatan lain, pemberian obat dari Puskesmas Klego menambah dimensi kesehatan yang lebih luas dalam penanganan ODGJ. Keterlibatan puskesmas setempat menunjukkan dukungan penuh dalam memberikan perawatan komprehensif bagi pasien aktif.

Dengan semangat baru ini, Desa Sendangrejo mewakili bagaimana upaya bersama antara mahasiswa KKN, relawan, dan pihak kesehatan setempat dapat mengubah arah penanganan ODGJ. Namun, tantangan tidak bisa diabaikan. 

Bagaimana langkah berikutnya untuk memperluas program ini dan menghadapi permasalahan kesehatan mental yang lebih besar? Pertanyaan ini akan menjadi pijakan bagi langkah-langkah berikutnya dalam menjalankan program penanganan pertama ini di masa mendatang. 

Kami berkomitmen untuk terus memberikan perkembangan terbaru dari program inovatif ini. Terus ikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perjuangan melawan kekambuhan pasien ODGJ di Desa Sendangrejo.




Penulis: 
Syafira Saqdiah Hasiani Harahap

Mahasiswa KKN UNDIP Mengadakan Pengenalan dan Pelatihan Menulis Kreatif Mengenai Puisi Pada Murid Sekolah Dasar

0
 


Campusnesia.co.id - Desa Sendang, Kecamatan Karanggede, Boyolali (05/08) - Pendidikan merupakan kunci untuk membentuk generasi yang kreatif, berbicara dengan bahasa yang indah, dan mengembangkan ekspresi diri. 

Mengenalkan seni puisi kepada anak-anak sejak usia dini merupakan upaya penting untuk mengasah keterampilan berbahasa, meningkatkan daya imajinasi, dan mengajarkan nilai-nilai keindahan dalam kata-kata. Pada era sekarang, anak-anak lebih senang membaca dan menonton dibandingkan menulis. 

Selain itu, terdapat kurangnya minat dan wawasan mengenai dunia sastra terutama puisi pada anak-anak. Hal ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan puisi kepada anak-anak dan melatih mereka untuk menciptakan karya mereka sendiri.

Dalam upaya membawa salah satu jenis karya sastra ini lebih dekat pada anak-anak Sekolah Dasar, mahasiswa Tim II KKN Undip melaksanakan program “Pena kata: Memperkenalkan dan Menemukan Imajinasi Para Penulis Kecil” sebagai salah satu program monodisiplin. 

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak pada keindahan bahasa melalui puisi dan mendorong mereka untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas melalui tulisan-tulisan mereka. Para murid Sekolah Dasar diberikan pemahaman serta pelatihan mengenai penulisan puisi.

Sasaran program kerja ini yaitu murid kelas V SDN Klimas, salah satu Sekolah Dasar di Desa Sendang, Karanggede. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (27/07/23) di SDN Klimas. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemaparan materi mengenai pengertian puisi, ciri-ciri puisi, macam puisi, unsur-unsur puisi, menjelaskan bagaimana langkah-langkah menulis puisi, menampilkan contoh-contoh puisi, dan menayangkan video pembacaan puisi. 


Desain buku kumpulan puisi

Video yang ditayangkan adalah pembacaan puisi berjudul “Diponegoro” karya Chairil Anwar. Para murid juga diajak untuk mencoba membacakan salah satu contoh puisi yang diberikan di depan kelas. Kegiatan terakhir yang dilakukan adalah para murid ditugaskan untuk membuat puisi karangan mereka sendiri. 

Puisi-puisi karangan murid kelas V tersebut kemudian dikumpulkan lalu disusun menjadi sebuah buku antologi puisi. Buku yang berisi kumpulan puisi karya para murid tersebut nantinya akan diserahkan kepada pihak sekolah dalam bentuk cetak.

Kegiatan program kerja mengenai pengenalan dan penulisan puisi tersebut mendapat respon positif dari para murid, guru, dan kepala sekolah SD N Klimas. Harapan dari diadakannya program kerja ini pada murid Sekolah Dasar adalah dapat membantu mereka mengembangkan bakat dan minatnya dalam bidang sastra, serta mendukung perkembangan pribadi dan akademis mereka. 

Puisi juga dapat membantu meningkatkan keterampilan berbahasa, mengembangkan daya imajinasi, dan mengajarkan nilai-nilai keindahan dalam susunan kata. Sehingga, dengan diperkenalkannya puisi di usia dini ini anak-anak akan terinspirasi untuk terus mengeksplorasi kreativitas mereka dalam menulis.




Penulis: 
Ayu Latifah Nur Azizah 
(Sastra Indonesia/Universitas Diponegoro)