Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri film netflix. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri film netflix. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Review Film Netflix The RIP, Drama Polisi Korup Penuh Plot Twist

0

 

Campusnesia.co.idJika sobat suka film-film yang dibintangi Matt Damon seperti Jason Bourne atau Tripple Frontier yang dibintangi oleh Ben Affleck, maka besar kemungkinan bakal suka film yang mempertemukan mereka dalam satu frame yang berjudul The RIP.

Film berlatar dunia kepolisian The RIP baru saja rilis di platform Netflix. Tanpa babibu, scene pertama langsung menunjukkan seorang Polisi bernama Jackie disergap oleh dua sosok misterius dengan penutup kepala dan berakhir dengan kematian.

Pertanyaannya, apa motif kedua pembunuh polisi tersebut dan kasus apa yang diselidiki?

Berikutnya seorang letnan bernama Dane yang diperankan oleh Matt Damon di integorasi oleh direktur kepolisian dan agen FBI karena kuat dugaan pembunuhnya adalah polisi.

Film berjalan semakin seru ketika mucul sebuah informasi anonim yang menyebut ada sebuah tempat berisi uang sitaan yang jumlahnya sangat besar.

Seperti yang saya sampaikan di awal, salah satu yang menarik dari film ini adalah plot twistnya yang akan sangat memuaskan.

Dari sisi aksi juga menarik, jelang pertengahan hingga babak akhir sangat khas ala film action hollywood.

Satu lagi poin positif dari film The RIP adalah ruang lingkup dan timelinenya tidak lama, alias hanya sehari semalam to the point langsung persolaan utamanya.


Daftar pemeran film The RIP
- Matt Damon sebagai Letnan Dane Dumars
- Ben Affleck sebagai Sersan Detektif JD Byrne
- Steven Yeun sebagai Detektif Mike Ro
- Teyana Taylor sebagai Detektif Numa Baptiste
- Sasha Calle sebagai Desiree “Desi” Molina
- Catalina Sandino Moreno sebagai Detektif Lolo Salazar
- Scott Adkins sebagai Agen FBI Del Byrne
- Kyle Chandler sebagai Agen DEA Mateo ‘Matty’ Nix
- Néstor Carbonell sebagai Mayor Thom Vallejo
- Lina Esco sebagai Kapten Jackie Velez
- Jose Pablo Cantillo sebagai Agen DEA Dayo Reyes
- Cliff Chamberlain sebagai Petugas Junger
- Alex Hernandez sebagai Petugas Warwick
- Daisuke Tsuji sebagai Agen FBI Logan Casiano


Buat sobat yang suka film aksi ala Hollywood dan kangen dengan Matt Damon dan Ben Affleck saya sarankan langsung nonton saja di Netflix.

Sangat rekomended, semoga berlanfaat sampai jumpa.

Penulis
Nandar


===
Baca juga:

Pembahasan Stranger Things Season 1 sampai 5, Series Netflix yang Penuh Teori dan Drama Era 80an

0
 


Campusnesia.co.id - Pekan pertama dan kedua di Bulan Januari 2026 ini di kota saya nyaris turun hujan setiap hari. Karena pekerjaan sedang cukup santai saya coba menonton series yang sudah sangat populer sejak tahun 2016 lalu dan tahun 2026 ini masuk season 5 dengan episode final yaitu Stranger Things.

Jujur awalnya saya merasa enggan karena temanya tentang horror, saya pribadi tidak begitu suka dengan genre film atau series horor apalagi dengan tema spesifik seperti monster atau zombie. Bukan benci sebagai karya seni, namun lebih ke alasan personal atau bahasa gamblangnya saya takut.

Namun karena penasaran dan beberapa potongan video pendek sering berseliweran yang menunjukkan setting series ini di era tahun 80-an saya coba menyempatkan nonton satu episode season pertama dan langsung suka.

Stranger Things adalah series origin yang tayang di Netflix, skenarionya ditulis oleh The Duffer Brothers dalam perjalannya banyak sutradara yang terlibat diantaranya ada  Shawn Levy.


Daftar pemeran utama series Netflix Stranger Things
- Winona Ryder sebagai Joyce Byers
- David Harbour sebagai Jim Hopper
- Finn Wolfhard sebagai Mike Wheeler
- Millie Bobby Brown sebagai Eleven
- Gaten Matarazzo sebagai Dustin Henderson
- Caleb McLaughlin sebagai Lucas Sinclair
- Natalia Dyer sebagai Nancy Wheeler
- Charlie Heaton sebagai Jonathan Byers
- Cara Buono sebagai Karen Wheeler
- Matthew Modine sebagai Martin Brenner 
- Noah Schnapp sebagai Will Byers
- Sadie Sink sebagai Maxine "Max" Mayfield / "Madmax"
- Joe Keery sebagai Steve Harrington
- Dacre Montgomery sebagai Billy Hargrove
- Sean Astin sebagai Bob Newby
- Paul Reiser sebagai Sam Owens
- Maya Hawke sebagai Robin Buckley
- Priah Ferguson sebagai Erica Sinclair
- Brett Gelman sebagai Murray Bauman
- Brett Gelman sebagai Murray Bauman
- Linda Hamilton sebagai Dr. Kay
- Jamie Campbell Bower sebagai Henry Creel / One / Vecna
-  Anniston dan Tinsley Price sebagai Holly Wheeler diseason 1-4 
- Nell Fisher sebagai Holly Wheeler di season 5
- Matthew Modine sebagai Dr. Martin Brenner


Ulasan series series Netflix Stranger Things


Ulasan Stranger Thins season 1
Di musim pertama kita akan disajikan persabahan apik antara Mike, Will, Dustin dan Lucas, murid SMP di sekolah kabupaten Hawkins sebuah kabupaten fiktif di Indiana. Mereka disebut kutu buku karena suka bermain game board Dungeon and Dragons (D&D) keramahan kehidupan sosial kota kecil di era tahun 80an ditampilkan sangat manis membuat nostalgian dengan tayangan series atau film serupa di tahun 80 hingga 90an.


Suatu hari sepulang bermain dari rumah Mike, Will hilang dan seluruh kabupaten mencarinya karena nyaris tanpa jejak. Di saat yang sama Mike, Dustin dan Lucas yang mencari Will justru menemukan seorang anak perempuan yang kebingungan dengan pakaian rumah sakit dan ramput plontos bernama Eleven (selanjutnya kita sebut sebagai El).

Series berjalan sisi misteri hilangnya Will mulai terungkap dengan memadukan unsur Supranatural sekaligus Fiksi Ilmiah. Sesosok makhluk monster yang merayap di balik dinding yang oleh Dustin diberi nama Demorgogon. 

Percaya atau tidak ternyata ada dunia terbalik di bawah kota Hawkins yang disebut Upside Down, makhluk yang menculik Will dan Barbara (teman mbak Nancy) adalah makhluk tersebut, sekilas tampangnya seperti manusia namun dengan kulit yang menjijikan serta tidak memiliki wajah, entah apa referensi si penulis skenario, tapi wajah monster terbut semacam bunga bangkai dengan banyak taring.

Setelah misteri terangkai, dengan gagah berani Nancy, Jonathan dan dibantu oleh Steve menjebak kemunculan Demorgogon di rumah Will, sementara Joyce dan Jim Hopper memasuki dunia Upside Down lewat jalur yang ada di lab penelitian pusat energi Hawkins untuk mencari Will dan membawanya pulang.

Jujur untuk sebuah series yang direncanakan akan menjadi banyak season, Stranter Things season pertama sangat fresh dan berhasil menyita perhatian penonton. Tidak hanya secara visual dan jalan cerita, teori mulai berkembang dan jadi bahan perbincangan membuat series ini menjadi bahan para pecinta fiksi ilmiah berspekulasi dengan segala kemungkinan dan jalan cerita kedepannya.

Singkat cerita, Will akhirnya selamat dan berhasil dijemput ke dunia nyata, sayang Eleven yang dikemudian hari diketahui adalah anak berkuatan khusus psikokinetis hasil percobaan pasukan super di lab harus menghilang setelah melakukan perlawanan terkahir pada Demorgogon berlokasi di sekolah Hawkins untuk menyelamatkan nyawa teman-temannya.

Akan kita lanjut di pembahasan seaosn kedua.


Ulasan Stranger Thins season 2
Coming soon


Ulasan Stranger Thins season 3
Coming soon


Ulasan Stranger Thins season 4
Coming soon


Ulasan Stranger Thins season 5
Coming soon



Demikian tadi postingan kita kali ini tentang Pembahasan Stranger Things Season 1 sampai 5, Series Netflix yang Penuh Teori dan Drama Era 80an, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar

Review Film Upstarts, Kisah Tiga Pemuda India Membangun Start Up Yang Inspiratif

0
 


Campusnesia.co.id - Baru-baru ini saya menamatkan sebuah film India besutan Netflix yang bisa dibilang masuk kategori underated. Jarang dibicarakan orang namun secara kualitas premis dan jalan ceritanya sangat menarik. Film tersebut berjudul Upstarts karya sutradara Udai Singh Pawar.

Rilis pada tahun 2019 lalu mengangkat teman dunia start up yang memang lagi rame-ramenya di tahun tersebut dan sedikit banyak membawa sebuah pengingat skeptisme bahwa suatu saat bubble tersebut akan meletus yang dikemudian hari beneran terjadi di tahun 2022-2023 sebagai tech winter.

Awalnya ketemu film Upstarts ini karena lagi nyari film-film yang bertema seputar dunia bisnis. Saya suka sekali dengan film semacam The Founder yang bercerita tentang Mc Donalds, The Aviator, The Social Media atau The Billionare dan The Big Short.

Film Upstarts mengangkat genre drama komedi berbahasa Hindi India diproduseri oleh Janani Ravichandran dan Jawahar Sharma. Film ini dibintangi oleh Priyanshu Painyuli, Chandrachoor Rai dan Shadab Kamal sebagai pemeran utama dan mengikuti kisah tiga lulusan perguruan tinggi yang membuat perusahaan rintisan dan peristiwa-peristiwa yang terjadi setelahnya. Dirilis pada 18 Oktober 2019 di Netflix. 


Daftar pemeran film Upstarts
Priyanshu Painyuli sebagai Kapil

Chandrachoor Rai sebagai Yash

Shadab Kamal sebagai Vinay

Sheetal Thakur sebagai Jaya

Mrinal Dutt sebagai Ajay Bansal

Rajeev Siddhartha sebagai Veer

Ivan Rodrigues sebagai Investor

Ninad Kamat sebagai bos Kapil

Swati Semwal sebagai Richa

Eijaz Khan sebagai Rocky Saxena

Meenakshi Chaudhary sebagai pacar Veer

Rukmini Vasanth sebagai gadis LSM


Review film India Upstarts
Film Upstarts menggambar dengan baik bagaimana para generasi muda fresh graduate yang piunya segunung idealisme dan paparan teknologi ingin memberi solusi permasalahan di masyarakat dengan aplikasi.

Digambarkan idenya cukup valid dan relevan, yaitu membuat aplikasi delivery obat-obatan dari kota ke desa yang kalau kita bercermin pada dunia nyata hari ini startup sejenis disebut sebagai Telemedicine seperti Halodoc.

Dalam perkembangannya demi mendapatkan pendanaan yang lebih besar mereka melebarkan sayap layanan tidak hanya mengantar obat-obatan namun juga sembako, makanan minuman dan pakaian yang kemudian membuat mereka masuk dalam bisnis ekspedisi kayaknya J&T.

Sampai di sini semua tergambarkan penuh semangat dan inspiratif bagi penonton, namun sang sutradara Udai Singh Pawar berhasil menyelipkan drama perbedaan visi antar foundernya yang menyebabkan konflik terjadi dan ketegangan.

Perkembangan karakter para pemerannya menarik, dari yang awalnya lugu penuh idealisme kemudian berubah ketika dihadapkan pada peluang-peluang yang lebih besar.

Skeptisme terhadap dunia startup yang hanya mengandalkan valuasi dan tergantung pada pendanaan investor juga disinggung serta jadi cermin di dunia nyata tidak sedikit yang hanya fokus pada Growth bukan pada Revenue.

Valuasi yang semakin besar diharapkan jadi daya tawar dalam langkah exit melalui IPO. Tidak jarang praktik-praktik curang terjadi seperti manipulasi data dan window dressing pemolesan laporan keuangan demi menyenangkan para investor.

Film ditutup dengan manis, jadi cukup menenangkan bagi sobat yang bertanya bagaimana endingnya. 

Saya penarasan apakah film ini inspired by true event seperti beberapa film tema startup yang lainnya namun ternyata hanya fiktif belaka, namun demikian tetap menarik apalagi bagi sobat yang suka dunia bisnis dan teknologi, rekomended.


Oke demikian tadi ulasan film upstarts kita kali ini, selamat menonton sampai jumpa.



Penuls
Nandar


===
Baca juga:


Review Series Netflix Last Samurai Standing, Sayembara Para Pemegang Katana

0
 



Campusnesia.co.id - Semalam saya baru saja merampungkan 6 episode series Netflix terbaru dari Jepang yang berjudul Last Samurai Standing yang dibintangi oleh Junichi Okada. Jujur ini adalah series yang cukup saya antisipasi di bulan November setelah melihat trailernya yang menjanjikan.

Drama ini berdasarkan novel berjudul Ikusagami Ten dan Ikusagami Ji karya Shogo Imamura yang diterbitkan pada tanggal 15 Februari 2022 dan 16 Mei 2023 oleh Kodansha. Aktor Junichi Okada juga bekerja sebagai produser dan koreografer aksi untuk serial drama ini.

Aktor Junichi Okada sudah tidak diragukan lagi karena sudah banyak film tema samurai yang pernah ia bintangi, diantaranya Baragaki: Unbroken Samurai, A Samurai Chronicle dan Tenchi: The Samurai Astronomer.

Awalnya saya mengira Last Samurai Standing bakal menghadirkan permainan bertahan hidup memperebutkan uang seperti Squid Games tapi ini era Samurai, namun setelah menonton episode pertama ternyata sisi drama dan jalan ceritanya sangat menarik.

Penonton akan diajak mengikuti perjuangan karakter Shujiro Saga, mantan prajurit Samurai yang mengalami kesusahan ekonomi akibat wabah kolera mau tidak mau harus kembali menghunus pedangnya demi mendapat hadiah uang guna mengobati sang istri, anak dan penduduk desanya.

Ada sebuah perlombaan antar samurai bernama Sudoku yang diselenggarakan oleh kepolisian mempertemukan ratusan samurai untuk bisa sampai tujuan akhir di Tokyo. Syaratnya setiap kali melewati pos perbatasan yang telah ditentukan, setiap peserta harus memiliki beberapa poin yang hanya bisa didapat dengan mengambil tanda peserta lain, pilihannya meminta baik-baik atau tentu saja harus lewat adu katana dahulu.

Premisnya sederhana, namun nyatanya cara penyajiannya sangat menarik, back story beberapa karakter utamanya dispill perlahan satu demi satu hingga penonton berempati dan menaruh simpati.

Kini jalan cerita tak hanya tentang saling baku hantam, Shujiro Saga harus menjaga seorang anak perempuan yang juga ikut kompetisi bernama Futaba Katsuki. Sepanjang 6 episode karakter ini jadi beban banget dan kadang bikin berpikir apaan sih, namun di situlah letak dramanya.

Selain bumbu drama dan aksi laga yang ciamik, latar belakang dan sejarah mengapa para peserta saling termotivasi untuk bertarung, bumbu plot twist juga dihadirkan. Ternyata dalam perjalan terungkap ini bukan tentang sayembara mencari siapa yang paling kuat diantara para pemegang katana namun juga aroma politik yang kental tentang bagaimana zaman berubah, jepang yang masuk era modernisasi dalam pengaruh barat sedang berusaha beralih dari era pedang ke senjata api serta tema bagaimana para samurai tak digunakan lagi, terpinggirkan seperti yang beberapa kali diangkat dalam layar kaca misalnya film The Last Samurai atau Kenshin.

Sinopsis drama Jepang The Last Samurai, Pada tahun 1878, larut malam, 292 samurai yang sangat terampil berkumpul di Kuil Tenryuji di Kyoto untuk berpartisipasi dalam sebuah pertarungan berbahaya. Mereka terpikat oleh tawaran hadiah utama sebesar 100 miliar yen. Setiap peserta diberikan sebuah tanda kayu. Peserta yang berhasil mencapai Tokyo akan memenangkan hadiah tersebut. Shujiro Saga (Junichi Okada) ikut serta dalam permainan berbahaya ini untuk menyelamatkan istri dan anaknya yang sakit.

Sangat rekomended jadi tontonan akhir pekan apalagi buat sobat yang suka series tema jejepangan terlebih tentang dunia Samurai. Hanya 6 episode bisa diselesaikan dalam sehari tapi harus sabar untuk lihat endingnya karena ini baru season 1 dan nampaknya bakal ada season 2 untuk melihat hasil akhirnya.

Selamat menonton, sampai jumpa.


Penulis
Nandar

Daftar Drama Korea, Film Korea Selatan dan Jepang Tayang Bulan Agustus 2025

0
 

Campusnesia.co.id - Sampailah kita di bulan Agustus 2025 yang identik dengan peryaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, tahun ini kita memasuki yang ke 80 tahun terhitung sejak 17 Agustus 1945.

Menemani bulan penuh semangat dan kabarnya tanggal 18 Agustus nanti bakal libur nasional, Campusnesia punya informasi tentang Daftar Drama Korea, Drama Jepang dan Film Korea Tayang Bulan Agustus 2025.

Apa saja? berikut daftarnya:

1. Mary Kills People (Drama Korea MBC)
Woo So-jeong (Lee Bo-young) adalah seorang dokter. Meskipun ilegal, ia membantu pasien yang sakit parah dan menderita melalui eutanasia. Ia melakukannya bersama Dr. Choi Dae-hyun (Kang Ki-young). Detektif Jo Hyun-woo (Lee Min-ki) bekerja untuk melacak mereka. Jo Hyun-woo adalah pasien yang sakit parah dengan tumor otak.


2. Beyond the Bar (Drama Korea JTBC)
Yoon Seok-Hoon (Lee Jin-Uk) adalah seorang pengacara mitra dan pemimpin tim litigasi di Firma Hukum Yullim. Ia adalah seorang pengambil risiko berkepala dingin yang menekan lawan-lawannya dengan logika kreatif. Ia dikagumi oleh rekan-rekannya karena keahliannya yang solid sebagai pengacara, tetapi ia sulit didekati karena sikapnya yang dingin dan kurangnya basa-basi. Kang Hyo-Min (Jung Chae-Yeon) adalah seorang pengacara pemula dan bekerja dengan Yoon Seok-Hoon. Ia canggung dalam bersosialisasi, tetapi ia teguh dan percaya diri. Ia berselisih dengan Yoon Seok-Hoon dalam segala hal, tetapi tumbuh menjadi seorang pengacara sejati.



3. My Lovely Journey (Drama Korea Channel A)
Kang Yeo-Reum (Gong Seung-Yeon) adalah mantan anggota grup idola dan sekarang bekerja sebagai reporter perjalanan untuk program informasi gaya hidup. Ia bergabung dengan Ogu Entertainment, yang dipimpin oleh Oh Sang-Shik (Yu Jun-Sang). Kang Yeo-Reum tampak seperti orang yang positif, tetapi sebenarnya ia memiliki kecemasan tentang masa depannya. Ia mengembangkan hubungan khusus dengan Lee Yeon-Seok (Kim Jae-Young) yang menjadi editor program sudut perjalanannya. Setelah lulus dari jurusan teknik di universitas bergengsi, Lee Yeon-Seok bekerja untuk sebuah perusahaan besar, tetapi ia berhenti dari pekerjaannya. Sekarang, Lee Yeon-Seok mengejar mimpinya menjadi sutradara film.

Kang Yeo-Reum sebagai reporter perjalanan, yang tidak pernah menjadi pusat perhatian dalam hidupnya, menyadari kesuksesan sejati dan makna hidup, sambil melakukan perjalanan yang diminta.



4. Love Take Two (Drama Korea TvN)
Lee Ji-An (Yum Jung-Ah) adalah seorang ibu tunggal yang teguh berpegang pada keyakinannya. Ketika menghadapi situasi sulit, ia selalu menghadapinya dengan karakter sederhana dan kegigihannya. Tak ada makan siang gratis baginya. Lee Ji-An bekerja sebagai manajer konstruksi, yang mengendalikan segala sesuatu yang terjadi di sana. Putrinya, Lee Hyo-Ri (Choi Yoon-Ji), adalah seorang mahasiswi kedokteran. Lee Hyo-Ri adalah kebanggaan hidup Lee Ji-An dan berarti segalanya baginya. Segalanya berubah bagi Lee Ji-An ketika putrinya mulai memberontak dan cinta pertama Lee Ji-An kembali memasuki hidupnya.


Cinta pertamanya adalah Ryu Jeong-Seok (Park Hae-Joon). Ia adalah seorang ayah tunggal dan hidup damai bersama putranya, Ryu Bo-Hyeon (Kim Min-Kyu). Kehidupan Ryu Jeong-Seok yang damai berubah karena Lee Ji-An dan putrinya, Lee Hyo-Ri, yang tiba-tiba datang ke dalam hidupnya. Putranya, Ryu Bo-Hyeon, adalah seorang pemuda yang telah tahu apa yang ingin ia lakukan sejak usia dini dan telah mengelola perkebunan bunga selama 6 tahun. Ia adalah seorang veteran di bidang perkebunan bunga, tetapi ia mulai memiliki emosi baru berkat Lee Hyo-Ri. Lee Hyo-ri memarkir mobilnya di depan rumah Ryu Bo-Hyeon dengan sebuah mobil berkemah.


5. Our Golden Days (Drama Korea KBS2)
Lee Ji-Hyeok (Jung Il-Woo) adalah orang yang kompeten, yang diakui baik dalam pekerjaan maupun cinta. Dia proaktif dan berhati dingin, tetapi dia juga memiliki selera humor. Lee Ji-Hyeok terlihat glamor, tetapi, setelah mengalami titik terendah dalam hidupnya, dia menemukan arti hidup yang sebenarnya. Dia memiliki orang-orang di sekitarnya, termasuk Ji Eun-O (Jung In-Sun) dan Park Seong-Jae (Yoon Hyun-Min). Ji Eun-O memiliki kepribadian yang cerah dan ceria. 

Dia bekerja sebagai manajer kafe dan desainer interior. Dia tidak pernah kehilangan gairahnya bahkan selama masa-masa sulit. Suatu ketika, Ji Eun-O menyukai Lee Ji-Hyeok dan dia ditolak olehnya, tetapi, bahkan setelah itu, dia masih tetap di sisinya. Park Seong-Jae adalah teman Lee Ji-Hyeok. Park Seong-Jae, yang tumbuh dalam keluarga kaya, santai dan sopan., tetapi dia menyimpan perasaan kesepian yang mendalam di dalam. Dia merasakan ikatan batin dengan Lee Ji-Hyeok dan keluarganya, tetapi Park Seong-Jae terpecah antara cinta dan persahabatan.



6. My Troublesome Star (Drama Korea ENA)
Im Se-Ra adalah seorang selebritas populer, tetapi ia tiba-tiba menghilang. 25 tahun kemudian, ia muncul sebagai Bong Cheong-Ja (Uhm Jung-Hwa), seorang wanita paruh baya biasa. Ia telah kehilangan ingatannya selama 25 tahun terakhir. Ia mempersiapkan pertunjukan comeback-nya yang penuh air mata untuk mendapatkan kembali ingatannya yang hilang dan tempatnya yang bersinar. 

Sementara itu, Doggo Cheol (Song Seung-Heon) dulunya adalah seorang detektif yang antusias di departemen kejahatan kekerasan. Karena insiden tak terduga, ia diturunkan pangkatnya menjadi polisi lalu lintas. Ia kemudian menyamar sebagai manajer dan melakukan penyamaran, dengan harapan dapat kembali ke departemen kejahatan kekerasan. Bong Cheong-Ja, yang mengaku sebagai bintang top Im Se-Ra, muncul dan Doggo Cheol menghadapi perubahan yang spektakuler.


7. Aema (Drama Korea Netflix)
Di tahun 1980-an, di sepanjang Chungmuro di Seoul, sebuah jalan yang menjadi pusat industri film Korea, Jung Hee-Ran (Lee Ha-Nee) merajai dunia perfilman sebagai aktris papan atas di negara ini. Ia memiliki temperamen yang berapi-api, yang memungkinkannya untuk marah kepada siapa pun dan bersuara setiap kali ia merasa ada yang salah. Ia kemudian terpilih untuk peran utama dalam film "Madame Aema", yang akan diproduksi oleh perusahaan produksi milik Gu Joog-Ho (Jin Sun-Kyu). 

Gu Joog-Ho adalah tipe orang yang akan melakukan apa saja untuk bertahan hidup di industri film. Ia menghadapi situasi di mana ia tidak dapat mengendalikan Jung Hee-Ran dan memutuskan untuk mengeluarkannya dari film. Ia kemudian mengadakan lelang besar-besaran dan memilih Shin Joo-Ae (Bang Hyo-Rin) untuk memainkan peran utama. Shin Joo-Ae ingin menjadi seorang aktris, tetapi saat ini ia bekerja sebagai penari klub malam. Jung Hee-Ran sangat kesal dengan situasi saat ini. Sementara itu, Kwak In-Woo (Cho Hyun-Chul) adalah seorang sutradara pemula yang penuh impian, tetapi temperamennya lemah. Ia akan menyutradarai film pertamanya, "Madame Aema".


8. Beauty Salon in Prison (Drama Korea WOWOW)
Di dalam penjara wanita, terdapat sebuah salon kecantikan tempat narapidana Haru Komatsubara (Nao) memotong rambut orang-orang biasa. Haru Komatsubara, yang telah melakukan kejahatan serius, adalah satu-satunya penata rambut di salon tersebut. Pelanggannya, yang memiliki latar belakang masing-masing, mengunjungi salon untuk merapikan rambut mereka. Dengan lembut dan tenang, Haru Komatsubara dengan cermat memotong rambut mereka dan mendengarkan pikiran mereka seolah-olah ia sedang menekankannya. Haru Komatsubara terus bertanya pada dirinya sendiri, apakah ia dapat menebus dosanya jika ia menyelesaikan masa hukumannya. Suatu hari, kakak perempuannya, Natsu Komatsubara, mengunjungi salon kecantikan di dalam penjara wanita tersebut.



9. Bon Appétite, Your Majesty (Drama Korea TvN)
Yeon Ji-Young (Lim Yoon-A) adalah seorang koki Prancis dengan kepribadian yang ceria dan penuh tekad. Suatu hari, ia memenangkan kompetisi memasak Prancis, tetapi entah bagaimana ia mendapati dirinya terhanyut ke era Joseon. Ia kebetulan menyajikan makanannya untuk Raja Lee Heon (Lee Chae-Min) dari Joseon. 

Ia adalah tiran terburuk yang memegang kekuasaan absolut. Ia memang memiliki indera perasa yang luar biasa. Ia mampu merasakan perbedaan makanan bahkan ketika cuaca berubah. Ia kebetulan mencoba makanan Yeon Ji-Young dan menyukai apa yang ia buat. Ia memutuskan untuk membawanya ke istana kerajaan dan memintanya memasak untuknya. Yeon Ji-Young, yang ditawari pekerjaan di restoran berbintang 3 Michelin di Paris, mendapati dirinya bekerja untuk tiran Raja Lee Heon dan menyajikan masakan kerajaan fusi hanya untuknya.


Sementara itu, Kang Mok-Ju (Kang Han-Na) adalah selir Raja Lee Heon. Ia serakah dan menyembunyikan ambisinya yang tak berujung untuk mendapatkan kekuasaan. Pangeran Jesan (Choi Gwi-Hwa) adalah anggota keluarga kerajaan. Ia adalah musuh politik Raja Lee Heon yang paling kuat.



10. Twelve (Korean Drama KBS2)
Dahulu kala, 12 malaikat zodiak berperang melawan roh jahat untuk melindungi umat manusia. Berkat pengorbanan para malaikat, kekuatan jahat disegel di gerbang Neraka. Kedamaian pun ditemukan. Namun, kejahatan kembali bangkit dan dunia manusia dilanda kekacauan. Melawan sekelompok makhluk jahat, termasuk O-Gwi (Park Hyung-sik), 12 malaikat zodiak, yang dipimpin oleh Tae-San (Ma Dong-Seok), yang melambangkan harimau, memasuki pertempuran epik. 




Daftar Film Korea Selatan dan Jepang tayang bulan Agustus 2025

1. Tokyo MER: Mobile Emergency Room Nankai Mission (Jepang)
Pada tahun 2025, uji coba Nankai MER telah dimulai. Nankai MER (Unit Gawat Darurat Bergerak) berkeliling pulau-pulau di laut selatan dengan feri dan membawa kendaraan khusus NK1 yang dilengkapi ruang operasi. Dokter Kota Kitami (Ryohei Suzuki) dan Perawat Natsume Kuramae (Nanao), keduanya dari Tokyo MER, ditugaskan ke Nankai MER. Suatu hari, letusan besar tiba-tiba terjadi di Pulau Suwanosejima di Kagoshima. Lava panas mengalir ke desa-desa dan bebatuan vulkanik yang beterbangan menghancurkan semua yang dilaluinya. Karena asap dari gunung berapi, penyelamatan dengan helikopter tidak mungkin dilakukan. Dalam situasi genting ini, Nankai MER ditantang untuk menyelamatkan 79 orang yang terdampar di pulau itu.


2. The Ghost Game (Korea Selatan)
Ja-Young (Yeri) dan teman-temannya memutuskan untuk merekam video untuk kontes YouTube berhadiah uang tunai. Mereka berencana merekam video peristiwa supernatural yang dipentaskan yang melibatkan komunikasi dengan arwah, tetapi, saat bersiap merekam di tangki penyimpanan sebuah bangunan terbengkalai, mereka mencoba berbicara langsung dengan arwah atas saran Ja-Young. Keinginan Ja-Young untuk menemukan petunjuk tentang kakak perempuannya yang hilang, yang menghilang sejak kecil, menimbulkan ketakutan yang tak tertahankan.


3. Kinki Chiho no Aru Basho ni Tsuite (Jepang)
Seorang editor majalah okultisme tiba-tiba menghilang. Teman editor yang hilang, penulis okultisme Chihiro Seno (Miho Kanno), mengetahui bahwa tepat sebelum temannya menghilang, ia tampaknya sedang melakukan investigasi dan mengumpulkan informasi tentang kasus-kasus yang belum terpecahkan, artikel tentang fenomena misterius, dan catatan wawancara masa lalu yang belum dipublikasikan. Chihiro Seno mulai mencari keberadaan temannya bersama Yusei Ozawa (Eiji Akaso), rekan kerja editor yang hilang tersebut. Mereka mengetahui bahwa informasi yang dikumpulkannya semuanya berkisar seputar wilayah Kinki.


4. Stella Next to Me (Jepang)
Chiaki Amano (Riko Fukumoto) dan Subaru Hiiragi (Yusei Yagi) adalah sahabat masa kecil dan mereka tinggal bersebelahan. Chiaki Amano adalah siswi SMA biasa. Sejak kecil, ia sudah memiliki perasaan terhadap Subaru Hiiragi. Ia tidak mampu mengungkapkan perasaannya dan menjaga jarak tertentu darinya, karena Subaru adalah model dan aktor populer. Ia berusaha memperlakukannya seperti teman masa kecil, tetapi jantungnya berdebar kencang setiap kali berada di dekatnya.


5. Exit 8 (Jepang)
Seorang pria (Kazunari Ninomiya) tersesat di lorong bawah tanah stasiun kereta bawah tanah. Ia mencari Pintu Keluar 8 untuk keluar, tetapi lorong itu seakan berputar tanpa henti. Papan informasi bertuliskan "Jangan abaikan anomali apa pun. Jika Anda menemukan anomali, segera putar balik. Jika Anda tidak menemukan anomali apa pun, jangan putar balik. Keluarlah dari Pintu Keluar 8."


6. Love Untangled (Korea Selatan)
Berlatar tahun 1998, Park Se-Ri (Shin Eun-Soo) bersekolah di SMA Busan dan berusia 19 tahun. Ia tidak pernah bisa mengungkapkan perasaannya kepada siapa pun, karena rambutnya yang sangat keriting yang tidak dapat diubah sekeras apa pun ia mencoba. Ia jatuh cinta pada Kim Hyun (Cha Woo-Min), yang kebetulan adalah siswa laki-laki paling populer di sekolah tersebut. Suatu hari, seorang siswa pindahan dari Seoul, bernama Han Yoon-Seok (Gong Myung), tiba di SMA tempat Park Se-Ri bersekolah. Ia berusia 20 tahun, yang setahun lebih tua dari siswa lainnya. Latar belakangnya tidak diketahui oleh teman-teman sekelas barunya, tetapi ia pindah ke Busan setelah menyerah mengikuti ujian masuk universitasnya. Dengan sikap acuh tak acuh, Han Yoon-Seok memperhatikan Park Se-Ri mencoba memenuhi cintanya yang tak berbalas. Sementara itu, Park Se-Ri mencoba mendekati Han Yoon-Seok, yang merupakan satu-satunya solusinya untuk berhasil mengungkapkan perasaannya kepada Kim Hyun. Park Se-Ri juga berteman baik dengan Baek Seong-Rae (Yoon Sang-Hyeon), yang mencoba membantunya dengan rencana pengakuannya, dan Ko In-Jeong (Kang Mi-Na), yang merupakan saingannya dan memberitahunya rahasia memiliki rambut lurus.



Demikian tadi postingan kita kali ini tentang Daftar Drama Korea dan Film Korea Selatan Tayang Bulan Agustus 2025, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Review Film Wall to Wall dan Realita Toleransi Tinggal di Apartment Korea Selatan

0
 


Campusnesia.co.id - Pada tanggal 1 Juli 2022 Youtuber Jang Hansol membuat video berjudul "Tolerensi antar tetangga di Korea Selatan" yang membahas realita hidup di apartment Korea Selatan di channel youtubenya Korea Reomit.

Seperti kebanyakan orang, Hansol berharap dengan kepindahannya ke apartment yang baru hidupnya bakal lebih nyaman dibanding tempat tinggal sebelumnya yang lebih sederhana. Namun kenyataan berkata lain.

Hal pertama ia dikomplain karena air ac nya netes di balkon tetangga unit bawahnya, beberapa hari kemudian ia diingatkan tetangga yang lain karena berisik saat hendak buang sampah dan sampahnya terjatuh di lantai.

Pernah juga ia mengalami, tetangga unit bawahnya memukul atapnya (lantai bawah apartment Hansol) karena merasa tertanggu dengan suara komputernya dan esok paginya di pintunya ada tempelan notes tetangga kebisingan yang dibuat.

Karena hal tersebut ia sampai harus beli sandal khusus yang meredam langkah kakinya seharga Rp300.000. Dalam upaya menjaga kerukunan Hansol meminta maaf dengan mengirim buah dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi lewat catatan.

Hal seperti ini ternyata tidak dialami oleh Hansol sendiri, saudaranya yang sudah berkeluarga dan punya anak juga mengalami hal yang sama. Bahkan keponakannya yang masih kecil harus jalan jinjit agar tidak dikomplain oleh penghuni unit apartment di bawahnya.

Menurut Hansol dari sisi toleransi bertetangga di Korea Selatan terutama tinggal di apartment sangat berbeda dengan di Indonesia yang lebih bebas. Menurutnya salah satunya penyebabnya adalah kehidupan di Korea Selatan yang keras dan stress tingga, sehingga hal-hal sepele seperti itu bisa memicu ketergangguan dan kemarahan.

Di sisi lain kalau kita berkaca pada fenomena di Indonesia akhir-akhir ini tentang tetangga yang biasa menyetel sound karaoke keras sekali tak kenal waktu atau bahkan pro-kontra Sound Horeg ada baiknya kita belajar pada orang-orang Korea Selatan yang lebih menghargai ketenangan tetangganya. Jangankan sound horeg, langkah kaki yang berlebihan saja sudah dianggap mengganggu kenyamanan tetangga.



Tentang Film Wall to Wall

Oke kita masuk pada sebuah film korea yang baru-baru ini tayang berjudul Wall to Wall dibintangi oleh Kang Hae Nul berkisah pada generasi millenial Korea yang sulit membeli properti rumah tapak dan harus berjuang setengah mati untuk bisa membeli unit apartment.

Bahkan setelah mampu membeli sebuah unit apartment ia tak langsung bisa menikmatinya. Tagihan pemeliharaan yang mahal, harga properti yang justru turun drastis serta dinamika bertetangga yang saling komplain karena kebisingan yang ditimbulkan antar unit.

Karena ini film drama thriller tentu saja ada bumbunya agar menarik untuk ditonton. Namun fenomena yang coba dipotret cukup valid. Setelah saya nonton film ini langsung menuju ke video Jang Hansol di youtube karena pernah menonton sebelumnya dan apa yang digambarkan di film Wall to Wall banyak yang relate.

Ditambah isu seperti korupsi spesiifikasi pembangunan apartment demi hemat dan korupsi sehingga menghasilkan bangunan yang kurang layak berdampak pada kualitas peredaman suara.

Isu dominasi pemilik modal yang ingin memborong unit apartment juga valid, hal serupa sering kita temukan di Indonesia. Pemilik uang membeli banyak unit perumahan baik yang wasta maupun KPR dengan tujuan investasi mengakibatkan harga properti terus menerus naik nyaris mustahil untuk dibeli oleh kalangan menengah ke bawah. 

Para sepekulan ini membeli banyak rumah bukan untuk ditempati tapi sebagai alat investasi dengan tujuan bertambahnya tahun harganya bakal naik dan dapat untung. That why, Millenial dan Gen Z disebut-sebut mustahil mampu membeli rumah, bukan karena kebanyakan jajan kopi kekinian tapi ulah para spekulan properti yang serakah dan tamak.


Sinopsis film Wall to Wall
Noh Woo-Sung (Kang Ha-Neul) adalah seorang pekerja kantoran biasa berusia 30-an. Ia telah berhasil membeli apartemennya sendiri, impian seumur hidupnya. Untuk membeli apartemen tersebut, ia menghabiskan seluruh tabungannya, mengambil pinjaman, dan bahkan memanfaatkan ladang bawang putih milik ibunya. Ia kini kesulitan membayar utang-utang berbunga tinggi tersebut. Keadaan semakin diperparah dengan suara bising yang terus-menerus terdengar dari lantai-lantai tetangga. Akibat kebisingan tersebut, ia terlibat konfrontasi sengit dengan para tetangga. Noh Woo-Sung kemudian bekerja sama dengan tetangganya di lantai atas, Yeong Jin-Ho (Seo Hyun-Woo), untuk mencari sumber suara tersebut. Sementara itu, Jeon Eun-Hwa (Yum Hye-Ran), seorang perwakilan penghuni kompleks apartemen, berusaha menjaga ketenangan di gedung tersebut.

Film Wall to Wall naskah dan sutradaranya oleh Kim Tae-Joon orang yang sama yang menyutradarai film Unlocked yang juga sangat bagus tentang fenomena pembajakan smartphone. 

Buat sobat yang mau nonton film Wall to Wall bisa langsung ke Netflix.



Pemeran film Wall to Wall
Kang Ha-Neul sebagai Noh Woo-Sung (1401)

Seo Hyun-Woo  sebagai  Yeong Jin-Ho (1501)

Yum Hye-Ran  sebagai  Jeon Eun-Hwa

Kim Hyun-Jung   sebagai Ha Joo-Kyung (1301)

Jeon Jin-Oh sebagai Jeon Gwang-Cheol (1301)
Park Sung-Il sebagai Ga Ju-Ho

Yoon Jung-Il sebagai  Lee Sang-Wook (1601) 

Kim Yoon-Jin sebagai Lee Hyun-Jin (1601)

Lee Jong-Goo sebagai Kim Young-Chul (1701)

Na Ho-Sook  sebagai Na Ok-Soon (1701)

Jo Yu-Ra  sebagai Lee Joo-Yeon (1402)


Poster film Wall to Wall



Penulis
Nandar

Review Series Netflix Mercy For None, John Wick Versi Drama Korea

0
 


Campusnesia.co.id - Saya mengenal sosok So Ji-Sub pertama kali di drama korea Master's Sun, bersama dengan Kong Hyo-Jin. Tahun 2025 ini ia kembali bermain dalam sebuah drama garapan Netflix berjudul Mercy For None yang mengangkat tema genster dan penuh aksi.

Jika sobat suka John Wick, Mercy For None ini menurut saya sejenis film tersebut dengan pertarungan hand to hand yang lebih intens dan sangat minim penggunaan senjata api.

Jumlah episodenya cuma 7 sehingga buat sobat yang mau marathon dalam sehari pasti bisa langsung tamat.


Sinopsis Drama Korea Mercy For None

Di masa lalunya, Nam Gi-Jun (So Ji-Sub) adalah anggota Geng Bongsan yang dipimpin oleh Gu Bong-San (Ahn Kil-Kang). Nam Gi-Jun mengalahkan geng lain melalui pertempuran sengit dan geng tersebut berkembang menjadi perusahaan besar, tetapi Nam Gi-Jun memutuskan untuk meninggalkan geng tersebut. 

Adiknya, Nam Gi-Seok (Lee Jun-Hyuk) bergabung dengan Geng Joowoon yang dipimpin oleh Lee Ju-Woon (Heo Jun-Ho). Kedua geng tersebut merupakan saingan. Demi saudaranya, Nam Gi-Jun keluar dari Geng Bongsan dengan memotong tendon Achilles kirinya.

11 tahun kemudian, Nam Gi-Jun hidup dengan damai dan mencari nafkah dengan memasok minuman ke bisnis yang dijalankan oleh Bongsan. Saudaranya, Nam Gi-Seok sekarang menjadi orang dengan peringkat tertinggi kedua di Joowoon, tetapi ia tiba-tiba meninggal. 

Untuk mengungkap rahasia di balik kematian Nam Gi-Seok dan membalas dendam kepada mereka yang bertanggung jawab, Nam Gi-Jun kembali ke dunia geng yang ditinggalkannya 11 tahun lalu.


Pemeran Drama Korea Mercy For None

So Ji-sub sebagai Nam Gi-jun
Mantan anggota organisasi tersebut, ia mengalami cedera tendon Achilles dan pergi, tetapi kembali setelah 11 tahun karena kematian adiknya Gi-seok.

Huh Joon-ho sebagai Lee Joo-woon
Pimpinan Joowoon.

Ahn Gil-kang sebagai Gu Bong-san
Pimpinan Bongsan, geng saingan Joowoon.

Lee Beom-soo sebagai Sim Sung-won
CEO N.Clean, perusahaan pembersihan trauma.

Gong Myung sebagai Gu Jun-mo
Putra Bong-san yang diharapkan akan mengambil alih kendali Bongsan dari ayahnya.

Choo Young-woo sebagai Lee Geum-son
Putra Joo-woon yang merupakan jaksa.

Jo Han-chul sebagai Choi Sung-cheol
Seorang direktur Joowoon, dan asisten Joo-woon yang cakap.

Cha Seung-won sebagai Cha Yeong-do
Seseorang yang memperjuangkan keberadaan geng Joowoon dan Bongsan. Ia adalah pengawas Badan Kepolisian Metropolitan Seoul.

Lee Joon-hyuk sebagai Nam Gi-seok
Adik laki-laki Gi-jun, dan orang kedua yang bertanggung jawab atas Joowoon. Ia dibunuh secara brutal, yang menyebabkan Gi-jun melakukan balas dendam.


Poster Drama Korea Mercy For None


Review Drama Korea Mercy For None

Walau mengangkat tema gangster, namun pertarungan dalam drakor Mercy For None masih menerapkan kaidah koreagrafi yang indah. Drakor ini diangkat dari komik web  berjudul "Gwangjang" yang ditulis oleh Oh Se-Hyeong dan ilustrasikan oleh Kim Kyun-Tae diterbitkan pada tangga; 11 September 2020 - 19 November 2021 di situs Naver.

Sepanjang 7 episode penonton disajikan adegan pertarungan yang epik sekaligus brutal. Jalan ceritanya penuh misteri mengajak penonton ikut menebak-nebak siapakah pembunuh adik Gi-jun.

Selanjutnya kita bakal diajak menyusuri setiap informasi yang didapat Gi-Jun menunju satu persatu para pelaku pembunuhan itu. Jalan cerita dan drama yang dihadirkan sangat baik, membuat kita ikut bersimpati dengan Gi-Jun, menyayangkan kenapa karakter Gi-Seok yang diperankan Lee Joon Hyuk sangat sedikit screen timenya dan perlahan diajak menggali lebih dalam lewat kilas balik sesekali.

Ada titik dimana penonton yang berada di sisi Gi-Jun agak ragu dengan jalan yang dipilih karakter utama ini, sempat terbersit dalam hati, oh pantesan ini semacam karma sih. Namun percayalah hal ini hanya upaya sutradara Choi Sung-Eun dalam menggoyahkan moral kita. Selanjutnya plot twist demi plot twist bakal dihadirkan dan membuat kita jadi mengalami moment "Oh Pantes...".

Hal yang selalu saya suka dari drama korea adalah penyajian layer cerita yang berlapis, kalau Hollywood punya istilah Plot Twist, percayalah lewat drakor Mercy For None atau secara umum drama dna film korea sobat akan terbiasa dengan jalan cerita yang berlapis menyajikan fakta unik. Treatment seperti ini yang membuat drakor jadi unggul tentu saja aspek teknis produksi dan akting para aktor dan aktrisnya juga sangat berpengaruh.

Oh ya lupa menyebut kenapa di awal tadi saya mention John Wick karena dalam banyak hal series Mercy For None terdapat unsur yang sama, misalnya organisasi pembunuh bayaran dan pembersihan sisa-sisa kerusuhan antar geng.

Sangat rekomended untuk sobat yang suka drakor tema aksi dan nir cerita cinta, jika sobat suka drakor seperti My Name yang dibintangi Han So He maka Mercy For None berkali-kali lipat lebih bagus, selamat menonton.



Penulis
Nandar


=====
Rekomendasi drama dan film korea tema Gangster:



Review Series Thailand Mad Unicorn, Kisah Sukses Jasa Pengiriman Flash Express Yang Penuh Instriks Bisnis

0
 


Campusnesia.co.id - Setelah lama menunggu, akhirnya kesampaian juga nonton series Netflix yang mengangkat tema Startup lagi berjudul Mad Unicorn. Setelah sebelumnya sukses dengan series serupa misalnya Start-Up drama dari Korea Selatan, Riding a Unicorn dari Jepang, The Playlist dari Swedia yang membahas tentang Spotify dan The Billion Dollar Code dari Jerman yang membahas tentang Google Earth kali ini lewat Mad Unicorn dari Thailand Netflix angkat persaingan sengit di dunia startup tentang jasa ekspedisi pengiriman.


Sinopsis Mad Unicorn

Mad Unicorn mengisahkan Santi pemuda dari desa yang bekerja di sebuah tambang pasir ingin membuat startup setelah mendapat inspirasi betapa mahalnya jasa pengiriman di Thailand sedangkan di China sangat terjangkau.

Jasa ekspedisinya diberi nama Thunder Express, membawa embel-embel dari kiisah nyata, Mad Unicorn memang terinspirasi dari suksesnya startup jasa pengiriman instan di Thailand dan jadi Unicorn pertama bernama Flash Express yang hingga kini masih eksis.

Flash Express adalah penyedia layanan logistik e-commerce terpadu dan layanan pengiriman yang berbasis di Thailand. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2017 oleh Komsan Saelee, dengan prinsip "In mind In delivery". Flash Express memiliki fokus utama pada pengiriman e-commerce dan telah menjadi pemain kunci di industri tersebut di Thailand dan juga di wilayah lain seperti Filipina dan Malaysia. 

Memiliki judul Thailand Songkhram Song Duan series ini naskahnya ditulis oleh Tang Pattaranat Phiboonsawat, Cook Tanida Hantaweewatana, Ham Vasudhorn Piyaromna, Ped Thodsapon Thiptinnakorn dan sutradara oleh Kai Nottapon Boonprakob.


Daftar Pemeran Mad Unicorn

Ice Natara Nopparatayapon sebagai Santi

Jane Methika Jiranorraphat sebagai Xiao Yu

Ek Thaneth Warakulnukroh sebagai Kanin

Peach Pachara Chirathivat sebagai Ken

Bie Thassapak Hsu sebagai Liam

Zong Xiao Jun sebagai Zhang

Kiw Anongnart Yusananda sebagai Linux

Ohm Tanapak Jongjaiphar sebagai Thongchai


Review Mad Unicorn

Sebagaimana sebuah drama sepanjang 7 episode menghadirkan bagaimana Santi sang karakter utama jatuh bangun mewujudkan mimpinya.

Scene setiap kali ia mendapatkan ide untuk memulai dan mengembangkan bisnis pengirimannya sangat inspiratif.

Bumbu love interestnya juga bagusm sayang saja dalam hal cinta bagi saya pribadi lebih sad ending, karena cinta Santi bertepuk sebelah tangan. Namun kadang demikianlah realitas bahwa tak selamanya cinta dengan sesama rekan kerja berkahir bahagia.

Isu-isu di dunia pengiriman juga disajikan sangat bagik oleh GDH yang selama ini memang sudah kita kenal sebagai production house yang menghasilkan film-film Thailand yang memorable.

Instriks saling jegal persaingan bisnis, kerasnya dunia Venture Capital serta drama penghianatan juga berhasil ditampilkan dengan apik.

Secara keseluruhan series Netflix Mad Unicorn bagus, inspiratif dan rekomended untuk ditonton sebagaimana The Billionaire yang juga sangat bagus menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan anak muda.


Penulis
Nandar


====
Rekomendasi series Netflix tentang Startup:




Review Drama Korea When Life Gives You Tangerines, Ketika IU Sang Kutu Buku Ingin Jadi Penyair

0
 


Campusnesia.co.id - Kabar gembira buat pecinta drama korea, aktris kesayangan kita semua yang gak pernah ngecewain kalau main drama yaitu IU kembali ke layar kaca dalam sebuah drama korea baru berjudul When Life Gives You Tangerines. Kali ini IU beradu akting dengan aktor papan atas Park Bo-Gum.

Drakor When Life Gives You Tangerines disutradarai oleh Kim Won-Suk orang yang sama yang menyutradarai judul-judul fenomenal diantaranya Misaeng: Incomplete Life, Signal, Arthdal Chronicles dan My Mister yang juga dibintangi oleh IU.

Untuk nashkah ditulis oleh Im Sang-Choon yang juga pernah menulis skenario salah satu drama korea favorit saya yaitu Fight for My Way.

Tayang di platform streaming Netflix total bakal ada 16 episodes, tayang perdana mulai tanggal 7 Maret hingga 28 Maret 2025 konsepnya setiap pekan bakal tayang 4 episode sekaligus.



Sinopsis drama korea When Life Gives You Tangerines

Ae-Sun (IU) dan Gwan-Sik (Park Bo-Gum) lahir di Jeju, berlatar kehidupan di Korea Selatan pada tahun 1950-an. Ae-Sun adalah gadis pemberontak dan pecinta buku, tetapi dia tidak dapat bersekolah karena latar belakang keluarganya yang miskin. 

Namun demikiani, ia tidak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpinya yaitu ingin menjadi seorang penyair. Ae-Sun mengungkapkan perasaannya dengan bebas tanpa menyembunyikan apa pun. 

Gwan-Sik adalah seorang pemuda yang tulus dan tekun. Dia tidak banyak bicara. Gwan-Sik hanya mencintai Ae-Sun dan menghormatinya. (sumber:https://asianwiki.com)



Daftar pemeran drama korea When Life Gives You Tangerines

IU sebagai Oh Ae-Sun

Park Bo-Gum sebagai Yang Gwan-Sik

Moon So-Ri sebagai Oh Ae-Sun

Park Hae-Joon sebagai Yang Gwan-Sik (tua)

IU Yang Geum-Myeong

Kang You-Seok sebagai  Eun-Myeong

Seo Hye-Won sebagai Gyeong-Ok

Kim Tae-Yeon sebagai Oh Ae-Sun (kecil)

Yoon Seo-Yeon sebagai Oh Ae-Sun  (remaja)


Trailer drama korea When Life Gives You Tangerines




Poster drama korea When Life Gives You Tangerines



Review drama korea When Life Gives You Tangerines

Vibenya seperti My Mister sungguh drama slice of life yang bener-bener menyayat hati sekaligus heart warming.

Hidup sesusah itu namun harus tetap dijalani. Banyak air mata selama menonton jadi kalau mau nyari yang happy-happy nampaknya drakor satu ini bukan pilihan yang tepat.




Penulis
Nandar



====
Baca juga: