Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri film aksi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri film aksi. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Jalan Cerita Film Inggris Fuze, Ketika Penjahat Menang dan Polisi Kalah

0
 


Campusnesia.co.id - Jika sobat mencari film dimana sang penjahat menang dan polisi kalah, Fuze bisa jadi pilihan menarik. Fuze adalah film thriller kriminal perampokan Inggris tahun 2025 yang disutradarai oleh David Mackenzie dan ditulis oleh Ben Hopkins. Film ini dibintangi oleh Aaron Taylor-Johnson, Theo James, Gugu Mbatha-Raw, dan Sam Worthington. Diproduksi oleh Sigma Films dan Anton, film ini dirilis secara teatrikal oleh Sky Cinema melalui StudioCanal pada 3 April 2026.


Daftar pemeran film Fuze
Film Fuze dibintangi oleh Aaron Taylor-Johnson sebagai Mayor Will Tranter, Theo James sebagai Karalis, perampok bank, Gugu Mbatha-Raw sebagai Kepala Inspektur Zuzana, Sam Worthington sebagai X, tangan kanan Karalis, Saffron Hocking sebagai Sersan Militer Dootsie Keane, Elham Ehsas sebagai Rahim dan Honor Swinton Byrne sebagai Clareese.


Jalan cerita film Fuze
Sebuah bom yang belum meledak, tampaknya dari Perang Dunia II, ditemukan di lokasi konstruksi yang ramai di Paddington. Saat militer dan polisi, di bawah komando Kepala Inspektur Zuzana Greenfield, menutup area tersebut dan mengevakuasi warga sipil, termasuk Rahim dan orang tuanya, ke Hyde Park, Mayor Will Tranter dan timnya dikirim untuk mencoba menjinakkan bom tersebut. Operasi menjadi rumit ketika Tranter menemukan pemicu berjangka waktu. Salah satu tentara menggunakan alat magnetik untuk menonaktifkan sementara pengatur waktu, sementara yang lain mencoba membangun dinding untuk menahan dan mengurangi dampak ledakan.

Di tengah kekacauan, Karalis, X, Hardeep, dan Z membobol bank di Edgware Road dengan mengebor di bawahnya, dan mencuri uang dan perhiasan. Jejak panas mereka terdeteksi dari apartemen Rahim oleh drone polisi, menghentikan operasi penjinakan bom sementara polisi mencari di area yang telah ditutup. Karalis terlihat, dan polisi terlibat dalam pengejaran dengan para perampok. Perangkat tersebut mengalami kerusakan, mengaktifkan kembali pengatur waktu dan akhirnya menyebabkan bom meledak sebelum tembok selesai dibangun, tetapi tidak ada korban jiwa.

Para perampok berhasil menghindari polisi dan melarikan diri dengan sebuah van ke rumah persembunyian di pedesaan. Di sana, Karalis mengungkapkan berlian mentah di antara barang curian, kemudian mengkhianati mereka dengan memanggil tim gangster bersenjata tempat dia bekerja, yang mengikat para perampok dan mengunci mereka di sebuah gudang. Ketika Karalis mengetahui bahwa berlian itu palsu, para gangster mematahkan tangannya, menguncinya di bagasi mobil mereka dan pergi bersamanya, tetapi dia berhasil menggunakan teleponnya untuk menyiarkan lokasinya. X, Hardeep, dan Z melarikan diri dari gudang dan, karena sudah melacaknya, mereka mengejar, membunuh para penembak, dan mencoba mencekik Karalis, tetapi Tranter tiba dan menembak mati mereka, memungkinkan Karalis untuk melarikan diri.

Pada saat polisi dapat mengetahui keterlibatan Tranter, Karalis, dan Rahim dalam perampokan tersebut, ketiganya telah melarikan diri dari Inggris dengan penerbangan terpisah. Setelah bertemu kembali di Istanbul, terungkap bahwa Tranter bekerja sama dengan Karalis untuk mencuri berlian; ketika Karalis ketahuan, Tranter menyabotase alat tersebut, memicu ledakan untuk memberi mereka waktu melarikan diri dari polisi. Setelah mengatur agar berlian dipotong dan dijual, dan membagi uangnya secara merata di antara mereka, ketiganya berpisah.

Di ending film kita akan diberikan flashback yang mengungkapkan bahwa Tranter, Karalis, dan Rahim pertama kali bertemu sepuluh tahun sebelumnya di Afghanistan, ketika Karalis dikhianati oleh majikannya, yang menculiknya, hanya untuk kemudian konvoi mereka terjebak dalam ledakan IED; dengan Tranter dan Rahim memberikan tembakan perlindungan, Karalis mampu melucuti sebagian besar ranjau darat yang tersisa.



Review F1, Film Tentang Balapan Formula 1 yang Dramatis dan Menegangkan

0
 



Campusnesia.co.id - Saya baru saja menyelesaikan nonton sebuah film tentang balapan berjudul F1. Jujur saya tidak mengikuti balapan mobil F1 seperti balapan Moto GP, sempat ikut hype jamannya ada perwakilan Indonesia Rio Haryanto setelah itu tidak lagi mengikuti.

Tapi dari trailer, ulasan positif serta aktor utamanya yang diperankan oleh Brad Pitt akhirnya saya putuskan untuk menonton juga.

Terakhir film bertema balapan yang saya tonton adalah Ford v Ferrari yang diperankan oleh Matt Damon dan Christian Bale dan pengalaman menontonnya sangat luar biasa.

Pengalaman ini bisa saya dapatkan kembali ketika menonton F1, awalnya agak skeptis bagaimana nanti jalan ceritanya dan kenapa untuk sebuah film harus menggunakan logo official lomba balapannya, jangan-jangan bakal boring seperti film dokumenter.

Nyatanya tidak, film F1 berkisah tentang sosok Sony Hayes pembalap kawakan yang diminta oleh sahabatnya masuk tim APXGP yang diambang kebangkrutan dan menempati posisi buncit di klasemen balapan yang tinggal 9 race lagi.

Sony Hayes yang diperankan oleh Brad Pitt akhirnya menerima permintaan tersebut dan dengan pengalamannya perlahan mampu membawa timnya pada kesempatan untuk meraih finis sebagai juara.

Untuk mencapai puncak tersebut, drama yang dihadirkan sangat menarik, kekhawatiran film ini bakal jadi layaknya film dokumenter terpatahkan.

Sepanjang film, ketika momen balapan, saya yang awam dan biasanya kurang menikmati aksi F1 surprisingly sangat enjoy dan ikut merasakan ketegangan yang dihadirkan.

Secara keseluruhan film balapan F1 ini sangat menarik, sangat rekomended ditonton sebagai hiburan terlebih bagi sobat yang suka film bertema olahraga.


Daftar Pemeran film F1
- Brad Pitt sebagai Sonny Hayes, seorang pembalap keliling yang pernah membela tim Lotus di ajang Formula 1 era 1990-an, kini direkrut kembali ke dunia F1 oleh tim APXGP.

- Damson Idris sebagai Joshua Pearce, seorang pembalap rookie berbakat yang baru bergabung dengan tim APXGP, sekaligus menjadi rival utama bagi Sonny.

- Kerry Condon sebagai Kate McKenna, direktur teknis APXGP dan kekasih Sonny.

- Javier Bardem sebagai Ruben Cervantes, pemilik tim APXGP, teman Sonny, dan mantan rekan setimnya di Lotus.

- Tobias Menzies sebagai Peter Banning, anggota dewan direksi APXGP.

- Kim Bodnia sebagai Kaspar Smolinski, kepala tim APXGP.

- Sarah Niles sebagai Bernadette Pearce, Ibu Joshua.

- Will Merrick sebagai Hugh Nickleby, insinyur balap Sonny di APXGP.

- Joseph Balderrama sebagai Rico Fazio, insinyur balap Joshua di APXGP.

- Abdul Salis sebagai Dodge Dowda, kepala mekanik APXGP.

- Callie Cooke sebagai Jodie, pemasang baut di tim pit stop APXGP.

- Samson Kayo sebagai Cashman, sepupu sekaligus manajer Joshua.

- Simon Kunz sebagai Don Cavendish, penyiar dalam balapan F1 yang diikuti Sonny.

- Liz Kingsman sebagai Lisbeth Bampton, tim Humas APXGP.

- Luciano Bacheta sebagai Luca Cortez, pembalap cadangan APXGP.

- Shea Whigham sebagai Chip Hart, pemilik tim Chip Hart Racing, tempat Sonny membalap dalam ajang 24 Hours of Daytona.

- Kyle Rankin sebagai Cale Kelso, salah satu rekan tim Sonny di Chip Hart Racing.



F1 disutradarai oleh Joseph Kosinski berdasarkan skenario yang ditulis oleh Ehren Kruger, dari cerita yang ditulis bersama oleh keduanya. Pengembangan film ini dimulai pada bulan Desember 2021 dengan Pitt, Kosinski, dan Jerry Bruckheimer terlibat dalam proyek ini. Ketiganya sebelumnya pernah bekerja sama di film Top Gun Maverick (2022).

Sebagai penutup, ada sesuatu yang awalnya mengelitik bagi saya, ada salah satu logo sponsor yang nampang selama pemutaran film. Brand bernama Expensify, awalnya saya mengira ini sponsor fiktif yang dibuat oleh Apple untuk mengejek saingannya Spotifiy, karena punya bisnis streaming musik. Tapi ternyata memang ada brand bernama Expensify dan yang bikin menarik fakta bahwa brand Expensify membayar mahal untuk tampil di film F1 sebagai sponsor tim fiksi APXGP.

Expensify adalah aplikasi dan platform manajemen pengeluaran berbasis cloud yang dirancang untuk mengotomatiskan pelacakan pengeluaran, pemindaian tanda terima (receipts), laporan pengeluaran, dan penggantian biaya (reimbursement). Aplikasi ini populer di kalangan bisnis kecil hingga besar, wiraswasta, dan pekerja lepas untuk menyederhanakan proses akuntansi.


====
Baca juga:

Review HUMINT, Film Spionase Korea Selatan dengan Cerita dan Aksi yang Menawan

0
 


Campusnesia.co.id - Saya baru saja menyelesaikan nonton sebuah film asal Korea Selatan yang tayang di Netflix berjudul HUMINT. Tadinya penasaran ya, Humint ini bahasa korea atau bahasa negara mana dan apa artinya, ternyata Humint merupakan akronim dari Human Inteligen. 

Seperti makna judulnya, film ini berkisah tentang perjalanan tugas seorang agen inteligen bernama Manager Zo yang diperankan oleh aktor Zo In-sung. Ngomongin Zo In-sung sangat suka dengan penampilannya yang cool saat jadi bapak-bapak yang bisa terbang di drama korea Moving, kali ini ia berperan kembali jadi agen intelijen dan sekali lagi harus berurusan dengan Korea Utara.


Sinopsis film Humint
Di Vladivostok, Rusia, Manajer Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan, Zo, ditugaskan untuk melacak sindikat kejahatan internasional yang beroperasi di dekat perbatasan. Investigasinya bersinggungan dengan Park Geon, seorang pejabat Keamanan Negara Korea Utara yang dikirim untuk menyelidiki pelanggaran keamanan baru-baru ini. Situasi semakin rumit karena Hwang Chi-seong, konsul jenderal Korea Utara, yang kepentingan pribadinya bertentangan dengan misi resmi. Di pusat pengumpulan intelijen terdapat Chae Seon-hwa, seorang pekerja di restoran Korea Utara. Saat agen dari kedua belah pihak berusaha mengamankannya sebagai sumber intelijen manusia, ia terpaksa berada dalam posisi berisiko tinggi. 


Pemeran film Humint
Zo In-sung sebagai Manager Zo
Park Jeong-min sebagai Park Geon
Park Hae-joon sebagai Hwang Chi-seong
Shin Se-kyung sebagai Chae Seon-hwa
Jung Yoo-jin sebagai Assistant Manager Lim
Lee Shin-ki sebagai Geum-tae
Robert Maaser sebagai Aleksei
Kang Ha-kyung sebagai Eun-pyo
Lee Jun-young sebagai Dong-cheol


Review film Humint
Sejak pembuka film, Humint sudah menghadirkan aksi yang memukau, kalau istilah dunia film ala Netflix penonton harus dibuat takjub sejak pertama sehingga punya ketertarikan selama menonton film, formula yang pernah diungkapkan oleh Matt Damon saat diwawancara terkait film The RIP yang juga tayang di Netflix.

Humint bercerita tentang Manager Zo yang sedang menyelidiki tentang asal dan peredaran barang terlarang narkoboy bernama Jingdu lewat wanita penghibur dari Korea Utara. Dalam pencarian fakta tersebut salah seroang informannya meninggal akibat over dosis dan terungkapnya fakta bahwa selain obat-obatan terlarang juga terjadi perdagangan manusia.

Fakta baru ini membawanya ke sebuah daerah bernama Vladivostok di Rusia dan harus berurusan dengan inteligen Korea Utara dan Mafia Rusia.

Visual film ini bagus, memperlihatkan pemandangan kota khas Rusia yang tenang, bangunan jaman dulu namun dengan balutan kehadiran teknologi modern dan masalah kekinian.

Jalan ceritanya khas agen inteligen yang dibumbui permainan tikus dan kucing, saling menyelidiki, adegan-adegan interogasi hingga bumbu romance tipis-tipis tapi mampu menjadi alasan masalah dalam film ini jadi serius.

Dari sisi tema yang diangkat juga patut disimak, bagaimana sindikat perdagangan manusia berkelindan dengan bisnis haram lain dan faktanya masih terjadi hingga sekarang.

Aksi yang ditampilkan juga menarik, adegan hand combat dan tembak-tembakannya menengangkan apalagi nanti di babak akhir menuju akhir film cukup berdarah-darah dengan peluru pamungkas yang sinematik sekali.

Film yang menghibur, cerita yang unik namun tidak cukup rumit untuk dipahami sehingga mudah diikuti alurnya. Sangat rekomended buat sobat yang mau nonton film aksi dengan tema spionase diakhir pekan.

Selamat menonton.



Penulis
Nandar  


====
Baca juga review film Korea Selatan bertema intelijen:

Review Film Netflix The RIP, Drama Polisi Korup Penuh Plot Twist

0

 

Campusnesia.co.idJika sobat suka film-film yang dibintangi Matt Damon seperti Jason Bourne atau Tripple Frontier yang dibintangi oleh Ben Affleck, maka besar kemungkinan bakal suka film yang mempertemukan mereka dalam satu frame yang berjudul The RIP.

Film berlatar dunia kepolisian The RIP baru saja rilis di platform Netflix. Tanpa babibu, scene pertama langsung menunjukkan seorang Polisi bernama Jackie disergap oleh dua sosok misterius dengan penutup kepala dan berakhir dengan kematian.

Pertanyaannya, apa motif kedua pembunuh polisi tersebut dan kasus apa yang diselidiki?

Berikutnya seorang letnan bernama Dane yang diperankan oleh Matt Damon di integorasi oleh direktur kepolisian dan agen FBI karena kuat dugaan pembunuhnya adalah polisi.

Film berjalan semakin seru ketika mucul sebuah informasi anonim yang menyebut ada sebuah tempat berisi uang sitaan yang jumlahnya sangat besar.

Seperti yang saya sampaikan di awal, salah satu yang menarik dari film ini adalah plot twistnya yang akan sangat memuaskan.

Dari sisi aksi juga menarik, jelang pertengahan hingga babak akhir sangat khas ala film action hollywood.

Satu lagi poin positif dari film The RIP adalah ruang lingkup dan timelinenya tidak lama, alias hanya sehari semalam to the point langsung persolaan utamanya.


Daftar pemeran film The RIP
- Matt Damon sebagai Letnan Dane Dumars
- Ben Affleck sebagai Sersan Detektif JD Byrne
- Steven Yeun sebagai Detektif Mike Ro
- Teyana Taylor sebagai Detektif Numa Baptiste
- Sasha Calle sebagai Desiree “Desi” Molina
- Catalina Sandino Moreno sebagai Detektif Lolo Salazar
- Scott Adkins sebagai Agen FBI Del Byrne
- Kyle Chandler sebagai Agen DEA Mateo ‘Matty’ Nix
- Néstor Carbonell sebagai Mayor Thom Vallejo
- Lina Esco sebagai Kapten Jackie Velez
- Jose Pablo Cantillo sebagai Agen DEA Dayo Reyes
- Cliff Chamberlain sebagai Petugas Junger
- Alex Hernandez sebagai Petugas Warwick
- Daisuke Tsuji sebagai Agen FBI Logan Casiano


Buat sobat yang suka film aksi ala Hollywood dan kangen dengan Matt Damon dan Ben Affleck saya sarankan langsung nonton saja di Netflix.

Sangat rekomended, semoga berlanfaat sampai jumpa.

Penulis
Nandar


===
Baca juga:

Daftar Film Korea Selatan dan Film Jepang Tayang Bulan Januari-Februari 2026, Catat Tanggal Mainnya

0
 


Campusnesia.co.id - Halo sobat pembaca, menemani tahun baru di 2026, berikut kami hadirkan informasi tentang Daftar Film Korea dan Film Jepang Tayang Bulan Januari 2026, Catat Tanggal Mainnya.


Daftar film Korea Selatan tayang bulan Januari 2026


1. Number One (Korean Movie)
Ha-Min (Choi Woo-Sik) mulai melihat angka yang berkurang satu setiap kali dia makan masakan ibunya (Jang Hye-Jin). Dia mengetahui bahwa jika angka tersebut mencapai 0, ibunya, Eun-Sil, akan meninggal.


2. The King's Warden
Seorang raja muda (Park Ji-Hoon) dilengserkan dan diasingkan ke sebuah desa kecil di lembah pegunungan bersama dayangnya (Jeon Mi-Do). Di sana ia bertemu dengan penduduk desa, termasuk kepala desa Heung-Do (Yu Hae-Jin). Kepala desa dan penduduk desa merawat raja muda yang telah dilengserkan itu.


3. Hodonaku, Owakare Desu
Misora ​​Shimizu (Minami Hamabe) telah berulang kali gagal mencari pekerjaan. Secara kebetulan, ia bertemu dengan perencana pemakaman Reiji Urushibara (Ren Meguro), yang bekerja untuk perusahaan pemakaman Bando Kaikan. Hal ini membawanya untuk mulai bekerja sebagai magang di Bando Kaikan. 

Ia dibimbing oleh Reiji Urushibara, tetapi Reiji sangat ketat dalam melatihnya dan ini menyebabkan Misora ​​Shimizu merasa putus asa. Tak lama kemudian, rasa putus asa Misora ​​Shimizu berubah menjadi kekaguman terhadap Reiji Urushibara. Sikap dan tindakan simpatiknya terhadap orang yang meninggal dan keluarga yang berduka membuatnya terkesan. Misora ​​Shimizu memutuskan untuk menjadi perencana pemakaman.


4. Humint
Saat menyelidiki kejahatan yang terjadi di perbatasan Vladivostok, Rusia, agen rahasia dari Korea Selatan dan Korea Utara berkonflik. Baca reviewnya: Review HUMINT, Film Spionase Korea Selatan dengan Cerita dan Aksi yang Menawan



Daftar film Jepang tayang bulan Januari 2026


1. Kyojo: Reunion
Para siswa kelas 205 di akademi kepolisian dibimbing oleh instruktur berhati dingin Kimichika Kazama (Takuya Kimura). Sisi gelap dan rahasia para siswa secara bertahap terungkap. 

Sementara itu, para alumni akademi kepolisian, yang telah melewati disiplin keras Kimichika Kazama, kini sukses di bidang mereka masing-masing. Para alumni ini berkumpul di bawah pimpinan Kimichika Kazama untuk melacak keberadaan Haru Tozaki.


2. Kobikicho no Adauchi
Berlatar zaman Edo, Kikunosuke adalah seorang pemuda tampan. Ia datang ke Tokyo untuk mencari seseorang yang membunuh ayahnya. Pada suatu malam bersalju, ia akhirnya berhadapan dengan musuhnya tepat di sebelah teater dan berhasil membalas dendam dengan membunuh orang tersebut. Orang-orang memuji Kikunosuke atas hal itu.

Satu setengah tahun kemudian, Samurai Soichiro Kase (Tasuku Emoto), yang mengaku sebagai kerabat Kikunosuke, mengunjungi teater untuk mengetahui kisah lengkap tentang balas dendam Kikunosuke. Saat Soichiro Kase mendengarkan orang-orang yang terlibat dengan Kikunosuke, kebenaran secara bertahap terungkap.






Demikian tadi postingan kita kali ini tentang Daftar Film Korea dan Film Jepang Tayang Bulan Januari 2026, Catat Tanggal Mainnya, semoga bermanfaat sampai jumpa.

Review Series Netflix Last Samurai Standing, Sayembara Para Pemegang Katana

0
 



Campusnesia.co.id - Semalam saya baru saja merampungkan 6 episode series Netflix terbaru dari Jepang yang berjudul Last Samurai Standing yang dibintangi oleh Junichi Okada. Jujur ini adalah series yang cukup saya antisipasi di bulan November setelah melihat trailernya yang menjanjikan.

Drama ini berdasarkan novel berjudul Ikusagami Ten dan Ikusagami Ji karya Shogo Imamura yang diterbitkan pada tanggal 15 Februari 2022 dan 16 Mei 2023 oleh Kodansha. Aktor Junichi Okada juga bekerja sebagai produser dan koreografer aksi untuk serial drama ini.

Aktor Junichi Okada sudah tidak diragukan lagi karena sudah banyak film tema samurai yang pernah ia bintangi, diantaranya Baragaki: Unbroken Samurai, A Samurai Chronicle dan Tenchi: The Samurai Astronomer.

Awalnya saya mengira Last Samurai Standing bakal menghadirkan permainan bertahan hidup memperebutkan uang seperti Squid Games tapi ini era Samurai, namun setelah menonton episode pertama ternyata sisi drama dan jalan ceritanya sangat menarik.

Penonton akan diajak mengikuti perjuangan karakter Shujiro Saga, mantan prajurit Samurai yang mengalami kesusahan ekonomi akibat wabah kolera mau tidak mau harus kembali menghunus pedangnya demi mendapat hadiah uang guna mengobati sang istri, anak dan penduduk desanya.

Ada sebuah perlombaan antar samurai bernama Sudoku yang diselenggarakan oleh kepolisian mempertemukan ratusan samurai untuk bisa sampai tujuan akhir di Tokyo. Syaratnya setiap kali melewati pos perbatasan yang telah ditentukan, setiap peserta harus memiliki beberapa poin yang hanya bisa didapat dengan mengambil tanda peserta lain, pilihannya meminta baik-baik atau tentu saja harus lewat adu katana dahulu.

Premisnya sederhana, namun nyatanya cara penyajiannya sangat menarik, back story beberapa karakter utamanya dispill perlahan satu demi satu hingga penonton berempati dan menaruh simpati.

Kini jalan cerita tak hanya tentang saling baku hantam, Shujiro Saga harus menjaga seorang anak perempuan yang juga ikut kompetisi bernama Futaba Katsuki. Sepanjang 6 episode karakter ini jadi beban banget dan kadang bikin berpikir apaan sih, namun di situlah letak dramanya.

Selain bumbu drama dan aksi laga yang ciamik, latar belakang dan sejarah mengapa para peserta saling termotivasi untuk bertarung, bumbu plot twist juga dihadirkan. Ternyata dalam perjalan terungkap ini bukan tentang sayembara mencari siapa yang paling kuat diantara para pemegang katana namun juga aroma politik yang kental tentang bagaimana zaman berubah, jepang yang masuk era modernisasi dalam pengaruh barat sedang berusaha beralih dari era pedang ke senjata api serta tema bagaimana para samurai tak digunakan lagi, terpinggirkan seperti yang beberapa kali diangkat dalam layar kaca misalnya film The Last Samurai atau Kenshin.

Sinopsis drama Jepang The Last Samurai, Pada tahun 1878, larut malam, 292 samurai yang sangat terampil berkumpul di Kuil Tenryuji di Kyoto untuk berpartisipasi dalam sebuah pertarungan berbahaya. Mereka terpikat oleh tawaran hadiah utama sebesar 100 miliar yen. Setiap peserta diberikan sebuah tanda kayu. Peserta yang berhasil mencapai Tokyo akan memenangkan hadiah tersebut. Shujiro Saga (Junichi Okada) ikut serta dalam permainan berbahaya ini untuk menyelamatkan istri dan anaknya yang sakit.

Sangat rekomended jadi tontonan akhir pekan apalagi buat sobat yang suka series tema jejepangan terlebih tentang dunia Samurai. Hanya 6 episode bisa diselesaikan dalam sehari tapi harus sabar untuk lihat endingnya karena ini baru season 1 dan nampaknya bakal ada season 2 untuk melihat hasil akhirnya.

Selamat menonton, sampai jumpa.


Penulis
Nandar

Review Film Relay 2025, Drama Sederhana Penuh Intrik dan Aksi Menegangkan

0
 



Campusnesia.co.id - Baru-baru ini saya habis nonton film seru berjudul Relay yang mengisahkan tentang karakter Ash yang berprofesi sebagai perantara memandu orang-orang bernegoisasi dengan perusahaan atau aparat berwenang terkait barang bukti yang sensitif.

Dalam banyak film maupun series kita sering dipertontonkan ketika seseorang memiliki hal-hal sensitif misalkan berkas rahasia milik perusahaan maka akan berakhir dengan tidak bahagia dan mengancam nyawa. Nah peran karakter Ash ada di sini, menjadi perantara melakukan negosiasi dengan menjamin keselamatan kliennya yang memegang data sensitif namun juga memastikan klien perusahaan tetap mendapatkan data yang bocor.

Uniknya hal ini dilakukan tanpa kontak langsung bahkan sekalipun dengan suara. Ash menggunakan layanan telepon untuk pengguna tuna rungu yaitu menggunakan semacam mesin ketik berupa teks yang akan dibacakan oleh perusahaan perantara menjadi suara.

Hal ini menjamin anonimitasnya karena dilindungi dengan ketat oleh undang-undang kerahasiaan informasi di Amerika sana, beda cerita kali ya kalau latar kejadiannya di negara kita.

Setelah sekian lama berhasil membantu klien-kliennya, Ash harus berhadapan dengan sebuah perusahaan yang menggunakan jasa keamanan swasta yang punya cara yang tidak kalah cerdiknya.

Kejar-kejaran penuh kejutan ini yang membuat Relay jadi film yang bisa dibilang sederhana namun tetap menyajikan ketegangan dan drama yang menarik.

Sebagai antisipasi, endingnya penuh plot twist menambah daya tariknya sekaligus mungkin cukup membuat patah hati sebagain penonton yang sudah terbawa suasana sejak awal.

Relay sudah tayang di Amerika Serikat pada tahun 2024 yang disutradarai oleh David Mackenzie dan ditulis oleh Justin Piasecki. Film ini dibintangi oleh Riz Ahmed, Lily James, dan Sam Worthington yang kita kenal sebagai pemeran Jake Sully di film Avatar.

Film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto pada 8 September 2024 dan dirilis di bioskop pada 22 Agustus 2025. Film ini menerima ulasan positif dan telah meraup $4 juta.

Rekomended jadi tontonan akhir pekan dan buat sobat pecinta film tema spionase atau agen khusus, Relay cocok banget. Cukup jadi oase di tengah film action yang gitu-gitu saja.


Oke demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Review Film Relay 2025, Drama Sederhana Penuh Intrik dan Aksi Menegangkan, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar

Review Film Yim Si-Wan Mantis, Drama Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Berbalut Aksi

0
 



Campusnesia.co.id - Setelah tampil apik dalam film thriller Unlocked, tahun 2025 ini aktor Yim Si-Wan yang tampangnya mirip urang sunda kembali ke layar lebar lewat sebuah film berjudul Mantis yang tayang di platform streaming Netlifx.

Berkisah tentang karakter bernama Lee Han-Ul  yang memiliki julukan Mantis karena pekerjaannya sebagai pembunuh bayaran dengan senjata sabit mirip kaki-kaki belalakang sembah a.k.a Mantis.

Perusahaan tempatnya bernaung yaitu M.K jatuh bangkrut setelah pimpinannya dibunuh oleh karakter Gil Bok-Soon yang diperankan oleh aktris Jeon Do-Yeon.

Yup sobat Campusnesia tidak salah baca, semesta dalam film Mantis ini sama dengan film pendahulunya berjudul Kill Boksoon.

Untuk sebuah film sekuel secara tidak langsung, Mantis menurut saya menyajikan hal yang menarik. Dunia bisnis agen pembunuh bayaran berhasil disajikan apik dengan bumbu komedi dan romansa.

Karakter Lee Han-Ul diceritakan merupakan salah satu aset berharga perusahaan M.K di masa kejayaannya, diawal karirnya sebagai debutan ia berkompetisi dengan seorang trainee juga bernama Shin Jae-Yi yang diperankan aktris Park Gyu-Young.

Seperti pepatah Jawa kuno mengatakan, Witing Tresno Jalaran Soko Kulino, mas Mantis ternyata diam-diam suka dengan Shin Jae-Yi membuat ia selalu ingin bersama dan melindungi yang pujaan hati.


Sayangnya cinta ini bertepuk sebelah tangan, makin didekatin makin nyakitin hingga akhirnya jalan kekerasan harus ditempuh.

Dari sisi aksi masih bisa dinikmati, komedia dan romansa yang dihadirkannya jadi bumbu yang pas saja. Yim Si-Wan berhasil menjadi karakter yang naif sudah tahu diacuhkan namun tetap teguh selalu ingin jadi pahlawan.

Buat sobat yang suka dengan aktor Yim Si-Wan, wajib banget nonton film ini. Temanya gak berat jadi cukup mudah dicerna dan menghibur. Rekomended jadi tontonan film ini.

Selain Yim Si-Wan dan Park Gyu-Young ada juga aktor-aktor papan atas lainnya misalnya penampilan Jo Woo-Jin, Jeon Do-Yeon dan masih banyak lagi yang lainnya.




Penulis
Nandar


====
Baca juga:

Review The Shadow's Edge, Kembalinya Jackie Chan Dalam Film Aksi Spionase

0
 



Campusnesia.co.id - Kabar gembira bagi sobat penggemar mbah Jackie Chan, bulan Agustus 2025 ini beliau kembali ke layar lebar lewat sebuah film berjudul The Shadow's Edge.

Film ini merupakan remake dari film mandarin berjudul Eye in the Sky yang rilis pada tahun 2007 silam mengangkat kisah sekelompok polisi yang bertugas mencari sosok penjahat misterius lewat aksi penyamaran.

Versi 2025 menambahkan berbagai unsur kemajuan teknologi mata-mata dari surveillance via kamera hingga bantuan teknologi artificial intelligence atau Ai. Namun di tengah kecanggihan aneka teknologi tersebut penjahat jadi lebih susah ditemukan karena mereka tak kalah canggih dengan polisi, di sinilah cara-cara lama dibutuhkan kembali.

Sebagai penggemar Jackie Chan yang berprinsip apapun filmnya asal ada beliau pasti nonton, kali ini bener-bener puas walau durasinya bisa dibilang cukup panjang.

Berbeda dengan film-film Jackie Chan selama beberapa tahun terakhir yang lebih banyak genre drama komedia dan minim adegan aksi, dalam The Shadow's Edge sobat akan dimanjakan dengan aneka pertarungan jarak dekat serta akting yang energik dari idola kita yang tak lagi muda dalam segi usia.

Tentu saja adegannya bakal banyak cut dimana-mana, manun tetap saja bisa jadi obat rindu yang kangen era Jackie Chan muda dulu.


Daftar pemain film The Shadow's Edge

Jackie Chan sebagai Wong Tak-chung

Zifeng Zhang sebagai He Qiuguo

Tony Ka Fai Leung sebagai Fu Longsheng

CiSha sebagai Chen Xiwang

Zhenwei Wang

Wen Junhui

Rongguang Yu

Xing Yu

Luna Fujimoto

Qiunan Lin
 
Kenya Sawada

Yueting Lang
 
Brono Bajtala sebagai Thor

Ziyi Wang

Zhengjie Zhou



Trailer film The Shadow's Edge




Poster film The Shadow's Edge




Penulis:
Nandar

Review Series Netflix Mercy For None, John Wick Versi Drama Korea

0
 


Campusnesia.co.id - Saya mengenal sosok So Ji-Sub pertama kali di drama korea Master's Sun, bersama dengan Kong Hyo-Jin. Tahun 2025 ini ia kembali bermain dalam sebuah drama garapan Netflix berjudul Mercy For None yang mengangkat tema genster dan penuh aksi.

Jika sobat suka John Wick, Mercy For None ini menurut saya sejenis film tersebut dengan pertarungan hand to hand yang lebih intens dan sangat minim penggunaan senjata api.

Jumlah episodenya cuma 7 sehingga buat sobat yang mau marathon dalam sehari pasti bisa langsung tamat.


Sinopsis Drama Korea Mercy For None

Di masa lalunya, Nam Gi-Jun (So Ji-Sub) adalah anggota Geng Bongsan yang dipimpin oleh Gu Bong-San (Ahn Kil-Kang). Nam Gi-Jun mengalahkan geng lain melalui pertempuran sengit dan geng tersebut berkembang menjadi perusahaan besar, tetapi Nam Gi-Jun memutuskan untuk meninggalkan geng tersebut. 

Adiknya, Nam Gi-Seok (Lee Jun-Hyuk) bergabung dengan Geng Joowoon yang dipimpin oleh Lee Ju-Woon (Heo Jun-Ho). Kedua geng tersebut merupakan saingan. Demi saudaranya, Nam Gi-Jun keluar dari Geng Bongsan dengan memotong tendon Achilles kirinya.

11 tahun kemudian, Nam Gi-Jun hidup dengan damai dan mencari nafkah dengan memasok minuman ke bisnis yang dijalankan oleh Bongsan. Saudaranya, Nam Gi-Seok sekarang menjadi orang dengan peringkat tertinggi kedua di Joowoon, tetapi ia tiba-tiba meninggal. 

Untuk mengungkap rahasia di balik kematian Nam Gi-Seok dan membalas dendam kepada mereka yang bertanggung jawab, Nam Gi-Jun kembali ke dunia geng yang ditinggalkannya 11 tahun lalu.


Pemeran Drama Korea Mercy For None

So Ji-sub sebagai Nam Gi-jun
Mantan anggota organisasi tersebut, ia mengalami cedera tendon Achilles dan pergi, tetapi kembali setelah 11 tahun karena kematian adiknya Gi-seok.

Huh Joon-ho sebagai Lee Joo-woon
Pimpinan Joowoon.

Ahn Gil-kang sebagai Gu Bong-san
Pimpinan Bongsan, geng saingan Joowoon.

Lee Beom-soo sebagai Sim Sung-won
CEO N.Clean, perusahaan pembersihan trauma.

Gong Myung sebagai Gu Jun-mo
Putra Bong-san yang diharapkan akan mengambil alih kendali Bongsan dari ayahnya.

Choo Young-woo sebagai Lee Geum-son
Putra Joo-woon yang merupakan jaksa.

Jo Han-chul sebagai Choi Sung-cheol
Seorang direktur Joowoon, dan asisten Joo-woon yang cakap.

Cha Seung-won sebagai Cha Yeong-do
Seseorang yang memperjuangkan keberadaan geng Joowoon dan Bongsan. Ia adalah pengawas Badan Kepolisian Metropolitan Seoul.

Lee Joon-hyuk sebagai Nam Gi-seok
Adik laki-laki Gi-jun, dan orang kedua yang bertanggung jawab atas Joowoon. Ia dibunuh secara brutal, yang menyebabkan Gi-jun melakukan balas dendam.


Poster Drama Korea Mercy For None


Review Drama Korea Mercy For None

Walau mengangkat tema gangster, namun pertarungan dalam drakor Mercy For None masih menerapkan kaidah koreagrafi yang indah. Drakor ini diangkat dari komik web  berjudul "Gwangjang" yang ditulis oleh Oh Se-Hyeong dan ilustrasikan oleh Kim Kyun-Tae diterbitkan pada tangga; 11 September 2020 - 19 November 2021 di situs Naver.

Sepanjang 7 episode penonton disajikan adegan pertarungan yang epik sekaligus brutal. Jalan ceritanya penuh misteri mengajak penonton ikut menebak-nebak siapakah pembunuh adik Gi-jun.

Selanjutnya kita bakal diajak menyusuri setiap informasi yang didapat Gi-Jun menunju satu persatu para pelaku pembunuhan itu. Jalan cerita dan drama yang dihadirkan sangat baik, membuat kita ikut bersimpati dengan Gi-Jun, menyayangkan kenapa karakter Gi-Seok yang diperankan Lee Joon Hyuk sangat sedikit screen timenya dan perlahan diajak menggali lebih dalam lewat kilas balik sesekali.

Ada titik dimana penonton yang berada di sisi Gi-Jun agak ragu dengan jalan yang dipilih karakter utama ini, sempat terbersit dalam hati, oh pantesan ini semacam karma sih. Namun percayalah hal ini hanya upaya sutradara Choi Sung-Eun dalam menggoyahkan moral kita. Selanjutnya plot twist demi plot twist bakal dihadirkan dan membuat kita jadi mengalami moment "Oh Pantes...".

Hal yang selalu saya suka dari drama korea adalah penyajian layer cerita yang berlapis, kalau Hollywood punya istilah Plot Twist, percayalah lewat drakor Mercy For None atau secara umum drama dna film korea sobat akan terbiasa dengan jalan cerita yang berlapis menyajikan fakta unik. Treatment seperti ini yang membuat drakor jadi unggul tentu saja aspek teknis produksi dan akting para aktor dan aktrisnya juga sangat berpengaruh.

Oh ya lupa menyebut kenapa di awal tadi saya mention John Wick karena dalam banyak hal series Mercy For None terdapat unsur yang sama, misalnya organisasi pembunuh bayaran dan pembersihan sisa-sisa kerusuhan antar geng.

Sangat rekomended untuk sobat yang suka drakor tema aksi dan nir cerita cinta, jika sobat suka drakor seperti My Name yang dibintangi Han So He maka Mercy For None berkali-kali lipat lebih bagus, selamat menonton.



Penulis
Nandar


=====
Rekomendasi drama dan film korea tema Gangster:



Review dan Alur Cerita Film Captain America Brave New World, MCU Masih Seru

0
 


Campusnesia.co.id - Saya baru saja selesai menonton film terbaru dari MCU yaitu Captain America Brave New World, yang secara timeline melanjutkan apa yang terjadi pasca event di series The Falcon and the Winter Soldier.

Sam Wilson yang diperankan Anthony Mackie telah resmi menjadi Captain America yang baru dan menanggung beban yang berat baik dari sisi fisik maupun mental karena selalu diremehkan dan dianggap tak layak jadi penerus Captain America Steve Rogers.

Film Captain America Brave New World mengisahkan Jendral Thaddeus Ross diperankan oleh Harrison Ford yang menjadi Presiden Amerika dan mengajak Sam Wilson kembali membentuk Avengers.

Namun rencana tersebut gagal totoal lantaran muncul musuh baru yaitu the Serpent dan Dr. Samuel Sterns yang mengacaukan pertemuan di White House guna membahas rencana pengelolaan Celestial Island yang mengandung banyak Adamantium, logam yang sangat kuat dan diprediksi bakal jadi senjata baru yang mematikan melebihi Vibranium dari Wakanda.

Alih-alih surprise karena kemunculan Dr. Samuel Sterns yang comeback dari film Hulk versi Edward Norton, menurut saya kemunculan Red Hulk seharusnya lebih jaid gong, entah kenapa Mervel agaknya tidak percaya diri dan justru mengungkap kejutan itu di trailer hingga poster.

Secara keseluruhan saya suka film Captain America ke 4 ini, aksi kejar-kejaran di langit dengan menggunakan sayap serta pertarungan hand to hand Sam Wilson yang notabene adalah manusia biasa tanpa kekuatan serum super soldier sangat bisa dinikmati. Namun jujur dibanding film-film yang membawa embel-embel judul Captain America 1,2 dan 3 memang Brave New World ini kurang greget.

Kalau boleh menyimpulkan justru seakan-akan film Captain America Brave New World dibuat hanya untuk menyiapkan kedatangan X-Men dengan menyebut-nyebut Adamantium yang merupakan logam yang sama di cakar Wolverin, selebihnya ya gitu saja.

Buat sobat yang ingin nonton bisa langsung datang ke bioskop terdekat jangan sampai ketinggalan aksi Sam Wilson dan The Falcon yang baru melayang-layang di udara.



Tentang Film Captain America Brave New World

Captain America: Brave New World adalah film superhero Amerika tahun 2025 berdasarkan Marvel Comics yang menampilkan karakter Sam Wilson / Captain America. Diproduksi oleh Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures, film ini merupakan seri keempat dalam serial film Captain America, kelanjutan dari miniseri televisi The Falcon and the Winter Soldier (2021), dan film ke-35 dalam Marvel Cinematic Universe (MCU). Film ini disutradarai oleh Julius Onah dari skenario oleh Rob Edwards dan tim penulis Malcolm Spellman & Dalan Musson dan Onah & Peter Glanz. Dibintangi oleh Anthony Mackie sebagai Sam Wilson / Captain America bersama Danny Ramirez, Shira Haas, Carl Lumbly, Xosha Roquemore, Giancarlo Esposito, Liv Tyler, Tim Blake Nelson, dan Harrison Ford. Dalam film tersebut, Wilson menyelidiki konspirasi yang melibatkan Presiden Thaddeus Ross (Ford).

Captain America: Civil War (2016) mengakhiri trilogi Captain America yang dibintangi Chris Evans sebagai Steve Rogers, dan Wilson menjadi Captain America baru di The Falcon and the Winter Soldier. Penulis serial Spellman dan Musson sedang menulis film Captain America baru pada bulan April 2021. Mackie menandatangani kontrak pada bulan Agustus, Onah bergabung pada bulan Juli 2022, dan judul Captain America: New World Order diumumkan pada akhir bulan itu. Anggota pemeran tambahan bergabung kemudian pada tahun 2022. Nelson dan Tyler kembali dari film MCU kedua, The Incredible Hulk (2008), sementara Ford menggantikan William Hurt sebagai Ross setelah kematian Hurt pada Maret 2022; Ross menjadi Red Hulk yang memiliki kekuatan super dalam film tersebut. Syuting berlangsung dari Maret hingga Juni 2023 di Trilith Studios di Atlanta, Georgia, dengan syuting tambahan di Washington, D.C. Subtitle diubah menjadi Brave New World selama pembuatan film. Matthew Orton bergabung pada bulan Desember 2023 untuk menulis untuk syuting ulang, yang berlangsung antara Mei dan November 2024. Keterlibatan Edwards dan Glanz terungkap pada bulan Desember.

Captain America: Brave New World ditayangkan perdana pada 11 Februari 2025, di TCL Chinese Theatre di Hollywood, Los Angeles, dan dirilis di Amerika Serikat pada 14 Februari sebagai bagian dari Fase Lima MCU. Film ini telah meraup $204,6 juta di seluruh dunia. Film ini mendapat tinjauan beragam dari para kritikus, yang mengambil sikap berbeda-beda mengenai komentar politik, cerita, penokohan, dan efek visual, tetapi memuji kinerja Ford.



Alur Cerita Film Captain America Brave New World

Lima bulan setelah Thaddeus Ross terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, dia mengirim Sam Wilson dan Joaquin Torres-masing-masing Captain America dan Falcon yang baru-ke Oaxaca, Meksiko, untuk menghentikan penjualan ilegal barang-barang rahasia yang dicuri oleh Serpent Society, sebuah tim operasi khusus jahat yang dipimpin oleh Sidewinder. Mereka memulihkan itemnya, tapi Sidewinder lolos. Torres bersemangat untuk mengambil alih peran Wilson, tetapi Wilson ragu untuk melibatkan Torres dalam misi berbahaya karena pasangan tersebut tidak memiliki kekuatan super seperti mantan Kapten Amerika Steve Rogers. Setelah misi, Wilson dan Torres berlatih bersama Isaiah Bradley, seorang prajurit super yang dipenjara dan dijadikan eksperimen oleh pemerintah AS.

Ross mengundang Wilson dan Torres ke pertemuan puncak dengan para pemimpin dunia di Gedung Putih, dan Wilson menerimanya dengan syarat Bradley juga diundang. Ross meminta Wilson membantunya mereformasi Avengers. Selama pertemuan puncak, Ross menjelaskan bahwa logam baru, adamantium, telah ditemukan di "Pulau Surgawi", yang terbentuk ketika Celestial Tiamut muncul di Samudera Hindia. Item yang ditemukan adalah sampel logam pertama yang dimurnikan dan dicuri dari operasi penambangan Jepang. Untuk menghindari perlombaan senjata, Ross mengusulkan perjanjian untuk mengatur penambangan dan distribusi adamantium. Saat dia berbicara, lagu "Mr. Blue" diputar dan menyebabkan beberapa pria, termasuk Bradley, mulai menembaki Ross dan pejabat lainnya. Ditangkap oleh kepala keamanan Ross, mantan Janda Hitam Ruth Bat-Seraph, orang-orang itu sadar kembali dan menyangkal mengetahui serangan itu.

Saat menyelidiki, Wilson disergap oleh Sidewinder dan menangkapnya. Torres melacak panggilan di ponsel Sidewinder ke situs hitam tersembunyi di West Virginia bernama Camp Echo One. Ross mencoba menyelamatkan perjanjian itu, namun pemerintah Jepang menyalahkan dia atas pencurian adamantium mereka dan serangan Gedung Putih berikutnya. Ross menyadari bahwa dalang di balik peristiwa ini adalah Dr. Samuel Sterns, yang memperoleh kecerdasan tingkat lanjut setelah terkena darah Bruce Banner selama abominasi mengamuk di Harlem. Ross memenjarakan Sterns di Kamp Echo One, secara terbuka menyalahkannya atas tindakan Kekejian, dan berjanji akan membebaskannya jika Sterns membantu memajukannya ke kursi kepresidenan. Wilson dan Torres menemukan Sterns dan mempelajari bagaimana dia menggunakan teknologi dan lagu "Mr. Blue" untuk mengendalikan pikiran. Dia melarikan diri saat mereka melawan tentara yang dikendalikan pikiran

Bat-Seraph menyelidiki Camp Echo One sendiri dan membantu Wilson dan Torres. Mereka bertemu dengan teman militer Wilson, Dennis Dunphy, yang menahan Sidewinder. Wilson belajar cukup banyak dari Sidewinder untuk menyimpulkan rencana Sterns untuk menghancurkan reputasi Ross. Wilson, Torres, dan Bat-Seraph pergi ke Celestial Island tempat Ross dan Perdana Menteri Jepang berlomba untuk mengklaim kepemilikan adamantium. Stern mengendalikan pikiran dua pilot Amerika yang menyerang armada Jepang. Wilson dan Torres mencegat pesawat tersebut dan meyakinkan Jepang untuk mundur. Torres terluka parah dalam pertarungan tersebut. Ross memberi tahu Wilson bahwa dia sekarat karena gagal jantung dan Sterns mengembangkan pil yang dapat memperpanjang hidupnya; Ross menolak melepaskan Sterns karena takut dia tidak lagi membuat pil, yang menyebabkan kemarahan Sterns dan rencana balas dendam.

Wilson dihibur oleh temannya Bucky Barnes. Sterns membunuh Dunphy, yang menemukan bahwa pil tersebut telah menambahkan radiasi gamma ke tubuh Ross, dan menyerahkan dirinya kepada Wilson. Penangkapan Sterns dan hubungannya dengan Ross diungkapkan kepada publik saat Ross berada pada konferensi pers. Ross kehilangan kendali atas emosinya dan berubah menjadi Hulk merah, menghancurkan sebagian Gedung Putih. Wilson mencoba menenangkannya dengan mengingatkannya tentang kunjungan ke pohon sakura di Washington, D.C. bersama putrinya yang terasing, Betty. Keduanya bertarung sampai kelelahan, dan Ross kembali normal. Belakangan, Bradley dibebaskan, Wilson mengundang Torres yang sedang memulihkan diri untuk bergabung dengan Avengers, dan perjanjian itu diratifikasi. Ross mengundurkan diri dan dirinya dipenjara di Rakit, tempat Wilson dan Betty mengunjunginya. Dalam adegan pasca-kredit, Sterns yang dipenjara memperingatkan Wilson akan serangan yang akan datang dari dunia lain.



Baca juga:
=======