Campusnesia.co.id - Bahsa jawa mengenal tingkatan dalam sebuah istilah, dan sebuah kata menjadi semakin banyak ragamnya karena digunakan untuk menyebut tindakan yang tidak hanya dilakukan oleh manusia namun juga hewan misalnya.
Keragaman istilah ini juga dipengaruhi oleh pengaruh budaya bertutur yang beragam antar daerah di Pulau Jawa membuatkan semakin menarik untuk dipelajari.
Terinspirasi dari postingan di situs Mojok.co berikut kami hadirkan informasi tentang 19 Istilah Makan dalam Bahasa Jawa dari Kasar Hingga Halus Lengkap dengan Maknanya.
1. Nguntal
Nguntal adalah istilah lain untuk makan yang umumnya digunakan untuk menyebut tindakan yang dilakukan oleh hewan, misal "Ono ulo nguntal kodhok" yang artinya "ada ular memakan katak" kata nguntal juga bisa digunakan untuk bahasa sesama tapi dengan hubungan yang lebih ringan misal sesama teman dan dalam kontek bercanda.
2. Mbadok
Mbadok juga biasa digunakan untuk berbicara dengan teman dekat non formal karena masuk kategori kasar.
3. Gayemi
Gayemi umumnya digunakan untuk menyebut cara hewan seperti kambing dan sapi yang memakan rumput sambil duduk. Istilah gayemi bisa juga digunakan untuk menyebut manusia yang terus-terusan ngemil tanpa henti dalam kontek bercanda.
4. Ngemplok
Ngempol bisa digunakan dalam bahasa pergaulan, secara sederhana berarti makan dalam satu suapan.
5. Lenggarak
Mirip dengan nguntal, lenggarak adalah istilah makan dalam bahasa Jawa untuk menyebut mereka yang makan tanpa proses mengunyah atau langsung masuk ke dalam perut. Bedanya, dalam proses menelan, lenggarak lebih cepat dan trengginas. (Mojok.co)
Mirip dengan nguntal, lenggarak adalah istilah makan dalam bahasa Jawa untuk menyebut mereka yang makan tanpa proses mengunyah atau langsung masuk ke dalam perut. Bedanya, dalam proses menelan, lenggarak lebih cepat dan trengginas. (Mojok.co)
6. Nglethis
Nglethis umumnya digunakan untuk istilah makan sesuatu yang merujuk pada biji-bijian seperti "Nglethis kacang".
7. Ngemrus
Kegiatan makan yang dilakukan secara tergesa-gesa, kasar, dan brutal dalam bahasa Jawa disebut ngemrus. Biasanya, istilah ini digunakan untuk menyebut orang yang makan dalam sekali santap atau tidak dilakukan secara step by step. Sederhananya, ngemrus adalah metode makan yang sangat frontal dan membabi buta. (Mojok.co)
8. Nyaplok
Istilah makan dalam bahasa Jawa lainnya, yaitu nyaplok. Istilah ini dipakai untuk menyebut mereka yang mengonsumsi makanan tanpa tangan. Pola makan ini bisa dilihat saat lomba makan kerupuk, di mana makanan tersebut digantung dan tidak boleh disentuh dengan tangan. (Mojok.co)
9. Gaglak
Hampir sama dengan nguntal atau lenggarak, gaglak adalah proses makan yang dilakukan tanpa proses mengunyah. Bedanya, selain cenderung lebih kasar, gaglak juga identik untuk menyebut mereka yang sangat rakus dan ingin makan sendiri tanpa mau berbagi. (Mojok.co)
10. Ganyang
Istilah makan dalam bahasa Jawa yang cukup populer di Indonesia adalah ganyang. Orang yang sedang mengonsumsi makanan secara mentah atau tidak melalui proses pengolahan disebut ngganyang. Adapun sinonim dari kata ganyang, yaitu nggaduh. (Mojok.co)
11. Ndilathi
Ndilathi secara harfiah berarti menjilati, memakan sesuati dengan lidah.
12. Nitili
Nitili memakan sesuatu sedikit demi sedikit, misal ada roti utuh namun dimakan secuil-secuil.
13. Ngicipi
Ngicipi secara harfiah sama dengan mencicipi, aktifitas memakan sesuatu untuk mengatui rasanya terlebih dahulu sebelum memutuskan memakan secara keseluruhan atau dalam porsi yang lebih besar.
14. Ngelek
Ngelek bisa diartikan menelan, biasanya digunakan untuk sesuatu yang ditelan seperti obat atau pil.
15. Mangan
Mangan secara langsung berarti makan dalam bahasa ngoko atau lugas.
16. Mindho
Mindho adalah istilah makan setelah makan siang, makan untuk kedua kali, jika makan siang saat tengah hari, maka mindho bisa dilakukan pada jam 2 atau 3 siang.
17. Maem
Maem kata ganti makan yang lebih halus, biasanya digunakan untuk anak kecil.
18. Madhang
Madhang berarti makan untuk bahasa yang lebih halus.
19. Nedho
Nedho berarti makan untuk bahasa yang lebih halus atau kromo madyo.
20. Dhahar
Dhahar berarti makan untuk bahasa yang lebih halus atau kromo alus.
Demikian tadi postingan kita kali ini tentang 19 Istilah Makan dalam Bahasa Jawa dari Kasar Hingga Halus Lengkap dengan Maknanya, semoga bermanfaat sampai jumpa.
