Kegiatan Pendampingan UMKM Sepatu Lurik oleh Mahasiswa KKN TIM I 2023-2024 di Desa Bendo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah




Campusnesia.co.idPada tanggal 17 hingga 23 Januari 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM I 2023-2024 dari Universitas Diponegoro, Safira Qotrunada Zahara, menjalankan program kerja monodisiplin di Desa Bendo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Program kerjanya difokuskan pada pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang sepatu lurik dengan strategi pemasaran digital melalui E-Commerce.

Program ini melibatkan sepasang suami istri produsen sepatu lurik sebagai mitra. Pada awalnya, mahasiswa KKN melihat potensi besar dari produk sepatu lurik ini, namun saat melakukan wawancara dengan produsen, mereka menyadari bahwa produsen kurang efektif dalam melakukan  pemasaran.

Program ini berlangsung selama satu minggu penuh, di mana produsen mendapatkan pendampingan intensif terkait penggunaan akun Instagram dan Shopee sebagai media pemasaran utama. Langkah pertama yang dilakukan adalah menjelaskan cara membuat konten produk yang menarik dan relevan dengan tren pasar saat ini.

Selain Instagram dan Shopee, produsen juga diperkenalkan pada TikTok sebagai platform tambahan untuk mencapai pasar yang lebih luas, terutama di kalangan generasi muda yang aktif di media sosial.


Selama program berjalan, produsen sepatu lurik mendapatkan bimbingan dalam proses mengunggah konten ke media sosial, mencakup cara membuat deskripsi produk yang menarik dan pemilihan hashtag yang tepat untuk meningkatkan visibilitas online.

Pendekatan yang diambil tidak hanya terfokus pada penggunaan platform E-Commerce, tetapi juga mencakup strategi pemasaran menyeluruh, termasuk panduan dalam menentukan harga yang bersaing, menanggapi pertanyaan pelanggan, dan mengelola stok dengan efisien.

Latar belakang program ini muncul dari keinginan mahasiswa untuk mendukung UMKM lokal dalam meningkatkan kehadiran dan penjualan mereka di era digital yang terus berkembang. Melalui program ini, diharapkan produsen sepatu lurik dapat mengembangkan keterampilan pemasaran mereka dan meningkatkan daya saing produk secara keseluruhan.

Dengan kolaborasi antara mahasiswa KKN dan UMKM lokal, program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana pendidikan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi lokal, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi.

  

Editor:
Achmad Munandar

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon