Saya Bertanya ke ChatGPT tentang Eksistensi Alien dan Kemungkinan Kehidupan di Luar Bumi Ini Jawabannya

Dokumentasi UFO Hearing Kongres Meksiko



Campusnesia.co.id - Semarang 17/09/2023. Dalam setahun belakangan perbincangan tentang Alien dan UFO semakin santer, baru-baru ini bahkan Kongres Meksiko menggelar UFO Hearing pada tanggal 12 September 2023.

Mengutip laman http://kabarufo.blogspot.com, pada 21 Agustus 2023, wartawan ternama Meksiko, Jaime Maussan, mengumumkan bahwa Kongres Meksiko juga akan menggelar hearing (dengar pendapat) topik UFO pada 12 September 2023.

Beberapa tokoh penting di dunia ufologi saat ini yang diundang adalah:
- Letnan Ryan Graves, pilot US Navy
- Purnawirawan Kapten Robert Salas (US Air Force)
- Profesor Avi Loeb (Universitas Harvard)
- dll.

Acara hearing topik UFO oleh Kongres Meksiko pun berlangsung pada 12 September 2023 pukul empat sore waktu setempat.

Highlight di UFO hearing Kongres Meksiko tersebut tentu saja diungkapnya dua (diduga) mayat alien. Di video, momen pengungkapannya mulai di jam ke 2:27:45

Data mayat-mayat alien tersebut dipresentasikan oleh Ahli Bedah Angkatan Laut Meksiko, José de Jesús Zalce Benítez, yang juga menjabat sebagai Head of the Mexico Navy Department of Legal and Forensic Medicine.

Sementara data genomika dipresentasikan oleh Ricardo Rangel Martinez, spesialis di bidang imunogenetika dan histokompatibilitas.

Mayat-mayat alien ini ditemukan di dalam sebuah tambang, di kota Palpa dan Nazca, di Peru pada tahun 2015. Penanggalan radiokarbon mayat alien diperkirakan berusia 1000 tahun.

Lalu, mayat-mayat ini ketika pertama kali ditemukan masih dalam kondisi utuh, bukan yang sudah melalui proses mumifikasi.
Mayat-mayat ini ketika pertama kali ditemukan juga bebas dari bekas luka, atau tanda-tanda manipulasi lainnya, yang bisa mengindikasikan praktik penipuan di era modern.

Mayat-mayat alien ini sudah melewati beberapa analisis ilmiah, termasuk:
- Tes DNA
- Tes Karbon-14 (radiokarbon)
- Tes Sinar-X
- Tes Computed Tomography (CT) Scan
 
Kemudian, mayat-mayat alien ini juga sudah diteliti oleh berbagai ilmuwan yang tergabung di LSM penelitian arkeologi di Peru, Instituto Inkarri-Cusco, sepanjang tahun 2017-2018.

Salah satu mayat alien ini disebut sebagai "Humanoid Reptile", karena setelah dironsen, di dalam perutnya terlihat tiga buah telur.

Sebelumnya di Amerika juga digelar kegiatan serupa, pada tanggal 26 Juli 2023 kemarin digelar acara hearing topik UFO dan alien di Kongres AS. Banyak yang bilang kalau acara tersebut adalah awal dari discosure. 

Masih dari laman http://kabarufo.blogspot.com, cara dengar pendapat (hearing) tentang UFO tersebut digelar oleh House Oversight Committee (komite investigasi utama DPR Amerika Serikat) pada 26 Juli 2023 jam 10 pagi waktu AS.

Tiga orang saksi yang maju adalah:
1. Letnan Ryan Graves, seorang pilot pesawat jet F/A-18 Super Hornet di US Navy selama 10 tahun.
2. Komandan David Fravor, pensiunan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), yang telah berkarir di dunia militer selama 24 tahun.
3. David Grusch, veteran Angkatan Udara AS yang pernah dinas di Afghanistan pada tahun 2013. Grusch juga pernah bekerja di National Geospatial-Intelligence Agency (NGA) [2021 - 2022], National Reconnaissance Office (NRO) & Unidentified Aerial Phenomena Task Force (UAPTF) [2019 - 2021].

Berikut adalah beberapa momen penting di acara hearing tersebut:

Nancy Mace [anggota Kongres dari Partai Republik perwakilan negara bagian South Carolina]:
"Apakah pemerintah AS menyimpan mayat dari pilot UFO?"
Whistleblower David Grusch: "Iya"
Mace: "Apakah mereka manusia atau bukan manusia?"
Grusch: "Bukan manusia"

Robert Garcia [anggota Kongres dari Partai Demokrat perwakilan California]:
"Apakah pemerintah AS menyimpan beberapa UFO?"
Grusch: "Iya"
Garcia: "Di mana?
Grusch: "Saya tahu lokasi tepatnya, & sudah saya berikan informasinya ke pihak Office of Inspector General (OIG)"

Nancy Mace [anggota Kongres dari Partai Republik perwakilan negara bagian South Carolina]:
"Badan negara / perusahaan swasta apa saja yang terlibat (menyimpan UFO / alien, & merekayasa teknologinya), yang harus kami panggil untuk hearing selanjutnya?"
Grusch: "Saya akan berikan daftar lengkap nama-namanya sehabis hearing ini"

Tim Burchett (anggota Kongres AS dari Partai Republik perwakilan negara bagian Tennessee):
"Sejak kapan pemerintah AS tahu eksistensi dari alien?"
Grusch: "Sejak tahun 30-an"
Grusch juga katakan ia telah berikan nama-nama program rahasia pengumpulan UFO yang jatuh, ke pihak IGIC & SSCI.

Beberapa keterangan yang diberikan whistleblower David Grusch ke Jared Moskowitz (anggota Kongres dari Partai Demokrat perwakilan Florida):
- Program-program rahasia yang libatkan teknologi alien.
- Program-program rahasia yang dapat pendanaan ilegal.
- Keterlibatan perusahaan-perusahaan dirgantara swasta.

Andy Ogles (anggota Kongres dari Partai Republik perwakilan Tennessee),
akan siapkan "Holman Rule" jika pihak Pentagon terus memblokir akses Kongres AS untuk cari lokasi penyimpanan UFO & alien.
Holman Rule adalah ketentuan yang memungkinkan DPR AS membuat amandemen UU, untuk mengurangi gaji atau menonaktifkan jabatan, dari para pejabat sipil / militer yang bermasalah.

Letnan Ryan Graves (pilot pesawat jet F/A-18 Super Hornet di US Navy selama 10 tahun) bercerita ke Anna Paulina Luna (anggota Kongres AS dari Partai Republik perwakilan negara bagian Florida) tentang kasus: penampakan UFO bentuk kubus raksasa warna merah seukuran lapangan sepak bola di pangkalan udara militer Vandenberg, Santa Barbara, California, AS, pada tahun 2003.


Lalu saya bertanya ke ChatGPT tentang  Eksistensi Alien dan Kemungkinan Kehidupan di Luar Bumi Ini Jawabannya:

Alien, kata yang merujuk kepada makhluk atau entitas dari luar Bumi, telah menjadi subjek ketertarikan, spekulasi, dan fiksi ilmiah selama berabad-abad. Dalam imajinasi manusia, alien sering digambarkan sebagai makhluk dengan wajah-wajah yang aneh, teknologi canggih, dan misteri yang mendalam. Namun, apakah ada bukti nyata tentang keberadaan alien, atau semuanya hanya fiksi?


Pencarian Kehidupan di Luar Bumi

Pertanyaan tentang kehidupan di luar Bumi telah menjadi fokus penelitian ilmiah selama beberapa dekade terakhir. Para ilmuwan telah mengamati bintang-bintang di galaksi lain, mencari planet-planet yang berada dalam "zona laik huni," yaitu jarak yang tepat dari bintang induknya yang dapat mendukung kehidupan seperti yang kita kenal.

Penemuan ribuan eksoplanet (planet di luar Tata Surya kita) telah membuka kemungkinan bahwa planet-planet tersebut mungkin memiliki kondisi yang mendukung kehidupan. Meskipun demikian, bukti konkret tentang keberadaan kehidupan di luar Bumi masih belum ditemukan.


Teori Fermi dan Paradoks Alien

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan dalam konteks pencarian alien adalah "Di mana mereka semua?" Ini menciptakan apa yang disebut sebagai Paradoks Alien Fermi. Physicist Enrico Fermi, pada tahun 1950, bertanya mengapa, dengan jumlah bintang dan planet yang sangat banyak di galaksi kita, kita belum pernah berhubungan dengan kehidupan asing.

Ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan paradoks ini. Salah satunya adalah bahwa mungkin teknologi canggih alien telah menghindari deteksi kita, atau mereka sengaja tidak berinteraksi dengan peradaban manusia yang lebih primitif.


Laporan Kejadian yang Tak Terjelaskan

Selama beberapa dekade terakhir, telah ada berbagai laporan mengenai penampakan UFO (Objek Terbang Tak Dikenal) dan pengalaman kontak dengan alien. Meskipun banyak dari laporan ini dapat dijelaskan sebagai fenomena alam atau penjelasan ilmiah lainnya, beberapa masih tetap menjadi misteri.

Namun, perlu dicatat bahwa kebanyakan laporan UFO belum bisa dihubungkan dengan bukti konkret tentang keberadaan alien. Mereka tetap menjadi objek spekulasi dan penyelidikan.

Sebagai penutup, Alien tetap menjadi subjek yang menarik bagi banyak orang. Pencarian ilmiah terus berlanjut untuk menemukan bukti kehidupan di luar Bumi, sementara berbagai teori dan cerita tentang alien terus menjadi bagian dari budaya populer. Meskipun belum ada bukti yang meyakinkan tentang keberadaan alien, rasa ingin tahu manusia terhadap kemungkinan kehidupan di luar planet kita terus membara. Hingga saat ini, pertanyaan apakah kita sendirian di alam semesta atau tidak tetap menjadi salah satu misteri terbesar yang belum terpecahkan.



Penggambaran Alien dalam Fiksi Ilmiah

Alien juga telah menjadi elemen penting dalam fiksi ilmiah, sastra, dan budaya populer. Dalam banyak cerita, alien digambarkan dengan beragam karakteristik dan tujuan. Beberapa alien digambarkan sebagai sahabat yang membantu manusia, sementara yang lain sebagai ancaman atau entitas misterius dengan tujuan yang tidak diketahui.

Salah satu contoh paling ikonik adalah serial film "Star Trek," yang menggambarkan federasi antariksa manusia yang menjelajahi galaksi dan berinteraksi dengan berbagai spesies alien. Ini mencerminkan aspirasi manusia untuk eksplorasi dan berhubungan dengan kehidupan di luar Bumi.

Di sisi lain, film-film seperti "Alien" dan "Predator" menggambarkan alien sebagai makhluk yang mematikan, menciptakan ketegangan dan konflik dalam cerita.


Alien dalam Mitologi dan Sejarah

Tidak hanya dalam fiksi modern, konsep alien atau kehidupan di luar Bumi juga dapat ditemukan dalam mitologi dan sejarah kuno. Misalnya, beberapa orang berpendapat bahwa cerita tentang dewa-dewa dan makhluk dari langit dalam mitologi kuno adalah cara manusia kuno menggambarkan pertemuan mereka dengan peradaban asing atau teknologi canggih.

Namun, perdebatan tentang apakah cerita-cerita ini adalah deskripsi sejarah yang sebenarnya atau hanya mitos tetap berlanjut.

Alien tetap menjadi salah satu misteri yang paling menarik dan kontroversial dalam penelitian ilmiah dan budaya populer. Sementara kita terus mencari bukti keberadaan kehidupan di luar Bumi dengan teleskop dan pesawat luar angkasa, pertanyaan tentang apakah kita sendirian di alam semesta atau tidak tetap menjadi subjek diskusi yang mendalam dan merangsang imajinasi manusia.

Apakah kita suatu hari akan menemukan bukti kehidupan di luar Bumi atau berinteraksi dengan peradaban asing, atau apakah alien akan tetap menjadi misteri yang belum terpecahkan, hanya waktu yang akan memberikan jawabannya. Yang pasti, rasa ingin tahu manusia tentang alam semesta dan kemungkinan kehidupan di dalamnya akan terus mendorong penelitian dan eksplorasi di masa depan.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon