Ngomongin Eksistensi UFO, Catatan Sejarah dan Referensi dalam Film Fiksi Ilmiah

 


Campusnesia.co.id - Semarang 17/09/2023. Di postingan yang lalu kita sudah membahas tentang Eksistensi Alien dan Kemungkinan Kehidupan di Luar Bumi kali ini yuk kita Ngomongin Eksistensi UFO, Catatan Sejarah dan Referensi dalam Film Fiksi Ilmiah.

Hubungan Alien dan UFO sangat dekat, UFO disebut-sebut sebagai kendaraan misterius yang ditumpangi oleh Alien, sejauh referensi yang ada UFO identik dengan pesawat terbang canggih berbentuk tidak umum, misalnya pipih seperti piring, bulat dan lain sebagainya.

Kami kutip dari laman https://id.wikipedia.org, UFO (bahasa Inggris: unidentified flying object) atau juga dikenal sebagai benda terbang aneh (disingkat BETA) adalah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentifikasi oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki.


Istilah UFO
Pada awal ketenarannya, istilah yang digunakan adalah "piring terbang" (bahasa Inggris: flying saucer). Istilah ini digunakan oleh media berita di seluruh Amerika Serikat yang memberitakan penampakan UFO oleh Kenneth Arnold. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 24 Juni 1947, ketika Arnold mengklaim melihat 9 benda aneh dengan formasi bulan sabit saat melintasi Gunung Rainier di Washington. Ia membandingkan gerakan benda tersebut dengan "sebuah piringan jika melewati air". Deskripsi ini disalahartikan oleh media lokal di sana bahwa Kenneth Arnold telah melihat objek piringan yang terbang.

Setelah cukup populer untuk sementara, istilah ini tidak mencerminkan penampakan yang berbeda-beda yang dikumpulkan oleh Proyek Buku Biru. Karena itu, Edward James Ruppelt, Kepala Proyek Buku Biru, mengatakan bahwa istilah "piring terbang" cukup menyesatkan jika digunakan pada setiap berbagai bentuk dan penampilan yang dilaporkan. Mulai tahun 1953, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) secara resmi menggunakan istilah baru, yaitu "Unidentified Flying Object" (disingkat sebagai "UFOB"). Ruppelt sendiri menyingkatnya sebagai "UFO" (dibaca yoo-foe).

"UFOB"-nya USAF didefinisikan sebagai "berkaitan dengan objek di udara yang menurut kinerja, karakteristik aerodinamika, atau fitur yang tidak biasa, tidak sesuai dengan jenis pesawat atau rudal yang diketahui saat ini, atau yang tidak dapat diidentifikasi secara positif sebagai objek yang dikenal." Definisi ini disusun demikian karena USAF lebih tertarik pada aspek kemungkinan bahwa UFO mengancam keamanan nasional dan aspek penjelasan teknisnya (lihat Air Force Regulation 200-2 di Wikisource untuk selengkapnya).


UFO di Indonesia
Ketenaran UFO di Indonesia bermula dari diperkenalkannya istilah "BETA" (Benda Terbang Aneh) oleh Jacob Salatun, Kepala LAPAN ketiga, yang sempat menyelidiki fenomena ini di tahun 1960-an. Meskipun demikian, Kamus Besar Bahasa Indonesia lebih memilih istilah "UFO".


UFO dalam catatan dari masa lalu

1. Pada tahun 218 SM, Titus Livius, dalam bukunya Ab Urbe Condita Libri, pernah mencatat sejumlah pertanda yang terjadi di Roma dan sekitarnya di musim dingin. Salah satu pertandanya adalah "bahwa kapal hantu itu terlihat berkilauan di langit" (navium speciem de caelo adfulsisse).


2. Menurut Plutarkhos, pada tahun 74 SM, pasukan Republik Romawi yang dipimpin oleh Lucius Lucullus akan memulai pertempuran dengan Mithridates VI dari Pontos ketika "tiba-tiba, langit hancur berantakan, dan badan besar seperti api terlihat jatuh di antara kedua pasukan tersebut. Bentuknya hampir seperti kendi anggur, dan warnanya seperti perak cair. Keduanya takjub dengan kejadian itu, dan berpisah (tidak jadi perang)."


3. Pada tanggal 14 April 1561, langit di atas Nürnberg dilaporkan bahwa dipenuhi oleh banyak objek yang tampaknya sedang melakukan pertempuran di udara. Menurut cerita, bola-bola kecil dan cakram-cakram muncul dari tabung besar.


4. Pada tahun 1566, banyak penduduk Basel melihat langit yang dipenuhi fenomena "perang" antara bola berwarna merah dan hitam saat menjelang senja. Salah satu pencatat peristiwa tersebut, Samuel Coccius, melaporkannya sebagai peristiwa keagamaan.


5. Pada tanggal 22 Februari (atau 24 Maret) 1803, dilaporkan bahwa nelayan lokal dari Provinsi Hitachi (kini Prefektur Ibaraki) melihat sebuah “kapal” yang aneh hanyut di perairan (Utsuro-bune). Merasa penasaran, mereka menarik kapal itu ke pinggiran pantai, dan menemukan bahwa Kapal ini memiliki tinggi 3.3 meter dan lebar 5.4 meter.



Catatan tentang Penampakan pada zaman modern

Sebelum istilah "Piring Terbang" dan "UFO" dipilih, terdapat banyak laporan tentang penampakan fenomena aneh di udara. Laporan-laporan di bawah ini terjadi pada pertengahan abad ke-19 hingga ke-20.

1. Pada bulan Juli 1868 , penyelidik UFO mendokumentasikan penampakan piring terbang yang terjadi di kota Copiapo, Chili.


2. Pada tanggal 25 Januari 1878, Denison Daily News menulis bahwa petani lokal yang bernama John Martin melaporkan penampakan objek terbang yang besar, gelap, dan bulat menyerupai balon terbang "dengan kecepatan yang menakjubkan". Ia membandingkan ukuran objek tersebut saat berada di atas kepalanya sebagai "piring yang besar".


3. Insiden Fátima atau "Keajaiban dari Matahari", disaksikan oleh puluhan orang di antara ribuan orang di Fátima, Portugal pada tanggal 13 Oktober 1917, dipercaya oleh beberapa peneliti bahwa kejadian itu benar-benar merupakan peristiwa penampakan piring terbang.


4. Pada tanggal 28 Februari 1904, Letnan Frank Schofield melaporkan bahwa tiga awak USS Supply, yang berjarak 483 km di barat San Francisco, melihat penampakan UFO. Schofield mendeskripsikan tiga meteor merah terang (satu berbentuk telur dan dua lagi bulat) yang mendekati di bawah lapisan awan, lalu "membubung" di atas awan dan pergi setelah dua hingga tiga menit. Yang terbesar memiliki ukuran sekitar enam Matahari.


5. Dalam pihak Eropa maupun pihak Jepang selama Perang Dunia II, penampakan "Pejuang musuh" (bola bercahaya dan terdapat bentuk lainnya yang mengikuti pesawat) dilaporkan oleh kedua pihak dan pilot negara yang berseteru.


6. Pada tangal 25 Februari 1942, tentara Amerika Serikat mendeteksi adanya pesawat terbang tak dikenal yang diamati lewat pandangan mata dan pada radar di atas Los Angeles, wilayah Kalifornia. Asal usul pesawat tersebut tidak pernah diketahui. Insiden tersebut kemudian dikenal sebagai "Pertempuran Los Angeles", atau "Peyerangan udara di pesisir barat".


Kisah Kesaksian Kenneth Arnold tentang UFO

Pada masa akhir Perang Dunia II, kemahsyuran UFO dimulai dengan laporan penampakan benda terbang aneh oleh seorang pengusaha Amerika, Kenneth Arnold, pada tanggal 24 Juni 1947 ketika mengendarai pesawat pribadinya di dekat Gunung Rainier, Washington. Ia melaporkan penampakan sembilan objek terbang bersinar melintasi Gunung Rainier menuju Gunung Adams dengan "kecepatan yang luar biasa"

Dia bercerita kepada seorang wartawan surat kabar bahwa benda itu bergerak dengan kecepatan 1600 km/jam. Arnold kemudian mengatakan bahwa mereka "terbang seperti piringan jika dilemparkan melintasi air" dan ia juga mengatakan bahwa mereka "gepeng seperti kue pai", "berbentuk seperti piring", dan "berbentuk seperti bulan sabit, lonjong di depan dan cembung di belakang, ... mereka kelihatan seperti cakram pipih yang besar" (namun kemudian penampakannya digambarkan berbentuk seperti sabit).

Laporan Arnold tersebut membuat masyarakat dan media masa tertarik sehingga muncullah istilah "Piring Terbang" dan "Cakram Terbang". Setelah laporan Arnold menjadi terkenal, beberapa minggu kemudian ratusan laporan penampakan yang berbeda bermunculan, banyak yang berasal dari Amerika Serikat, tetapi dari negara lain juga cukup banyak.

Mungkin yang paling terkenal di antara laporan tersebut adalah laporan dari awak pesawat United Airlines, yang melihat penampakan sembilan objek seperti cakram di atas Idaho pada petang hari tanggal 4 Juli. Pada masa itu, penampakan tersebut lebih banyak diperbincangkan daripada laporan Arnold dan membuat seolah-olah mempercayai apa yang pernah dilaporkan oleh Arnold. Beberapa hari kemudian banyak surat kabar di Amerika yang dipenuhi oleh berita terbaru tentang "piring terbang" atau "cakram terbang" pada halaman depannya.


Insiden di Roswell dan Kaitannya dengan UFO

Pada tanggal 4 Juli 1947, fenomena piring terbang yang terkemuka terjadi di kota Roswell, New Mexico, dan terkenal sebagai "Insiden Roswell". Sebuah serpihan yang dianggap sebagai serpihan kapal ruang angkasa ditemukan di sebuah daerah peternakan setelah badai menerjang.

Serpihan-serpihan tersebut dikumpulkan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat tanpa meninggalkan bekas. Grady Barnett dan tim arkeologinya menemukan UFO berbentuk cakram yang jatuh beserta empat alien berupa manusia berkepala besar dan berwarna abu-abu. Komandan di pangkalan Angkatan Udara Roswell mengatakan pada wartawan bahwa ada cakram terbang yang ditemukan di tempat itu.

Dua konferensi pers diadakan pada tanggal 8 Juli dan menyatakan bahwa serpihan yang menjadi penyebab masalah bukan berasal dari UFO, melainkan dari balon cuaca. Namun menurut Roswell Daily Record, serpihan di Roswell berasal dari UFO yang jatuh, asal dari empat alien yang tertangkap.

Dari kejadian ini digunakanlah istilah "UFO" pertama kalinya menggantikan penggunaan istilah "Piring Terbang" pada tahun 1952 oleh Kapten Edward J. Ruppelt. Ruppelt menceritakan pengalamannya dengan Proyek Buku Biru dalam catatannya, "The Report on Unidentified Flying Objects" (laporan mengenai objek terbang tak dikenal) (1956), juga merupakan buku pertama yang menggunakan istilah UFO.


Daftar Penampilan UFO dalam budaya populer Film, Series Televisi dan Dokumenter

UFO dan makhluk hidup yang menyertainya, yang biasa disebut makhluk asing (“alien”), atau makhluk planet lain ("Extra Terrestrial" atau E.T.), banyak diadaptasi ke dalam film maupun layar televisi. E.T. adalah singkatan dari "Extra Terrestrial", yang artinya berasal dari luar bumi. Karena ada teori yang mengatakan bahwa makhluk yang datang dengan UFO bisa saja berasal dari bumi (dari dalam bumi atau dasar laut), maka penggunaan istilah makhluk aneh (alien) lebih sering digunakan daripada makhluk asing (E.T.).

1. Daftar Film bertema UFO:

The Man from Planet X - 1951
The Day the Earth Stood Still - 1951
The Thing from Another World - 1951
The War of the Worlds - 1953
Forbidden Planet -1956
Earth vs. the Flying Saucers - 1956
Invasion of the Body Snatchers - 1956
Plan 9 from Outer Space - 1959
Robot Monster-unknown
Close Encounters of the Third Kind - 1977
Invasion of the Body Snatchers - 1978
Hangar 18 - 1980
The Thing - 1982
E.T. the Extra-Terrestrial - 1982
Cocoon - 1985
Flight of the Navigator - 1986
Predator - 1987
*batteries not included - 1987
Cocoon: The Return - 1988
Mac and Me - 1988
My Stepmother Is an Alien - 1988
Communion - 1989
Predator 2 - 1990
Fire in the Sky - 1993
Body Snatchers - 1993
U.F.O. - 1993
Roswell - 1994
Independence Day - 1996
Mars Attacks! - 1996
The Arrival - 1996
Area 51: The Alien Interview - 1997
Contact - 1997
Men in Black - 1997
The X-Files: Fight the Future - 1998
Sphere - 1998
The Second Arrival - 1998
The Astronaut's Wife - 1999
Signs - 2002
Visitors - 2003
The Forgotten - 2004
War of the Worlds - 2005
Alien Autopsy - 2006
The Invasion - 2007
Arrival - 2016
Nope - 2022


2. Series Televisi tentang UFO:

Encounters (TV series)
Sightings
The Disappearance of Flight 412 - 1974
The Invaders
War of the Worlds
Taken
The 4400
Roswell
The X-Files
seaQuest DSV
Invasion
Threshold
V
Project UFO
Dark Skies
UFO
Doctor Who
Torchwood
ALF


Jenis-jenis penampakan UFO
Beberapa peneliti UFO mengklasifikasikan piring terbang berdasarkan penampakan bentuk dari objek yang dilaporkan maupun yang terekam. Kategori berdasarkan ciri-cirinya meliputi:

1. Piring, topi, atau "pesawat" berbentuk cakram tanpa dorongan yang terlihat atau terdengar (siang dan malam)

2. Cahaya yang bergerak cepat atau cahaya yang mampu berpindah tempat dengan cepat

3. "Pesawat" segitiga raksasa atau pola cahaya berbentuk segitiga

4. "Pesawat" berbentuk cerutu dengan jendela bercahaya (bola meteor kadang kala dilaporkan dengan ciri-ciri ini, tetapi sebenarnya merupakan fenomena yang sangat berbeda)

5. Lainnya: segitiga sama sisi, bulatan (biasanya dilaporkan bercahaya, menyala-nyala di saat malam), kubah, intan, benda-benda hitam tak berbentuk, telur, dan tabung.

6. Pulung terbang (jawa)


Penelitian dan teori tentang UFO
Banyak teori beredar mengenai asal usul UFO, salah satunya yang paling populer berpendapat bahwa mereka ini sebenarnya adalah pesawat luar angkasa dari planet lain yang mengunjungi bumi. Namun, teori ini sendiri belum didukung dengan bukti yang kuat sehingga kedudukannya masih lemah.

Salah satu sebabnya karena ilmu yang menyelidiki mengenai UFO, Ufologi, masih cenderung dianggap sebagai pseudo science (ilmu palsu) akibat sulitnya mendapatkan bukti-bukti atau data-data ilmiah yang bisa dikembangkan menjadi teori ilmiah.

Dari hasil penelitian para ilmuwan dan kalangan militer, diketahui sekitar 90% hingga 95% laporan penampakan UFO adalah kesalahan identifikasi, fenomena alam, atau tipuan yang sengaja dibuat, sedangkan 5% sisanya tetap menjadi misteri yang tidak bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan modern walaupun data yang dikumpulkan cukup lengkap.

Banyak UFO yang dilaporkan sebenarnya merupakan sebuah planet, bintang, atau meteor yang cemerlang. Orang-orang juga telah melaporkan pesawat terbang, peluru kendali, satelit, burung, segerombolan serangga, dan balon cuaca sebagai UFO. Kondisi cuaca yang tidak biasa dapat juga menciptakan ilusi optik yang diyakini sebagai UFO.

Para penyelidik UFO dapat menjelaskan sebagian besar fenomena UFO, tetapi hanya sebagian kecil yang tidak diketahui.

Banyak peneliti yang mencoba menanggapi fenomena UFO dan memberi penjelasan yang masuk akal. Ilmuwan Kanada menemukan hubungan antara fenomena UFO dengan gempa bumi. Menurutnya, tekanan pada batuan sebelum gempa bumi dapat menghasilkan medan listrik kuat dan cahaya aneh.

Hasil penelitian Angkatan Udara AS menyatakan bahwa fenomena penampakan UFO sebagian besar merupakan fenomena alam, termasuk penampakan meteor, gejala autokinesis, gangguan emosional, dan sebagainya.

Meskipun jawaban yang masuk akal terhadap fenomena misterius telah dilontarkan, tetapi peristiwa seperti jatuhnya UFO di Roswell masih merupakan misteri. Fakta dari kejadian itu ditutup-tutupi oleh pemerintah Amerika Serikat sehingga munculah "Teori Konspirasi" dan masyarakat menganggap bahwa pemerintah AS menyimpan dan mempelajari UFO yang mengalami kecelakaan di Roswell, di sebuah tempat rahasia di Nevada yang disebut Area 51.


1. Makhluk gaib dan Jin
Menurut Thomas E. Bullard yang menulis UFO Abduction Reports: The Supernatural Kidnap Narrative Returns in Technological Guise, kepercayaan bahwa UFO berasal dari dimensi lain sama halnya dengan kepercayaan bahwa terdapat jin dan makhluk halus di dimensi yang berbeda.


2. Gejala psikologi
Penyelidikan tentang UFO telah memberikan penemuan berharga tentang fenomena di atmosfer dan psikologi. Dalam ilmu psikologi, penyelidikan terhadap penampakan UFO telah menyatakan informasi tentang salah penafsiran, ilusi penglihatan, halusinasi, dan kepribadian yang cenderung suka mengkhayal, yang mungkin menjadi penjelasan mengapa beberapa orang mau mempercayai pembual seperti misalnya George Adamski. Banyak yang mempertanyakan kebenaran tentang hipnosis dalam kasus penculikan oleh UFO.

Psikolog yang terkenal, Carl Gustav Jung, menyatakan bahwa UFO hanyalah isapan jempol belaka. Menurutnya, UFO adalah proyeksi dari alam bawah sadar manusia. Bentuk lingkaran UFO yang tetap adalah gambaran bawah sadar yang kuat.

Carl G. Jung menyimpulkan bahwa ketertarikan terhadap UFO adalah hal yang alamiah dan merupakan fungsi psikologis manusia yang tidak dapat dielakkan.


3. Teori konspirasi
UFO merupakan salah satu unsur teori konspirasi pemerintah AS yang dianggap oleh masyarakat bahwa mereka menutupi keberadaan alien dan UFO, atau bahkan dikatakan bahwa pemerintah bekerja sama dengan mereka. Terdapat pula pemusnahan atau penyitaan barang bukti yang menampilkan UFO ke khalayak ramai.

Beberapa saksi mata yang melihat UFO mengatakan bahwa dirinya pernah didatangi oleh agen pemerintah, yang menyamar dan mengaku sebagai anggota FBI, atau berpakaian serba hitam, sehingga sering disebut Men in Black. Mereka datang hanya untuk meyakinkan seorang saksi UFO agar tidak mempublikasikan hasil bukti penampakan UFO yang mereka dapatkan. Tindakan tersebut terkesan seolah-olah menutupi segala barang bukti yang berkaitan dengan UFO.


Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Ngomongin Eksistensi UFO, Catatan Sejarah dan Referensi dalam Film Fiksi Ilmiah, sampai jumpa.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »