Tentang Ekspedisi Langit Kelabu, Pendakian Tujuh Gunung Angker Pulau Jawa oleh Comika Dzawin Nur

 


Campusnesia.co.id - Dzawin Nur selain memiliki persona sebagai comika anak UIN dan pesantren juga dikenal hobi naik gunung dan tarveling hingga luar negeri. 

Beberapa waktu lalu ia pernah naik gunung Everest dan berkelanan di Turki hingga pedalaman desa, semua disajikan dalam konten video di channel youtubenya Dzawin Nur yang sudah memiliki 1,91 jutat subscriber.

Kecintaannya pada petualangan alam dan naik gunung membawanya ke seluruh Indonesia dan membuka usaha aparel naik gunung bernama Markicabs, se

Di tahun 2022 ini Dzawin kembali membuat program menarik di channel youtubenya yang diberi nama Ekspedisi "Langit Kelabu" Pendakian Tujuh Gunung Angker Pulau Jawa.

Awalnya ekspedisi ini akan dimulai dengan mendaki Gunung Piramid di Bondowoso pada 23 Maret 2022 yang sempat disebut mistis karena pernah kejadian ada pendaki yang hilang. 

Namun karena kondisi akhirnya dibatalkan dan diganti dengan mendatangi Alas Purwo dalam video youtube "Puisi Jum'at Kliwon di Alas Purwo" diupload pada tanggal 8 Mei 2022.

Setelah gagal mendaki Gunung Piramid, pada 1 Juni tahun 2022 Ekspedisi Langit Kelabu Pendakian Tujuh Gunung Angker Pulau Jawa digelar kembali, taglinenya "berangkat bareng, pulang bareng atau hilang bareng!"


1. Pendakian Gunung Kawi
Gunung pertama secara resmi dipilih adalah Gunung Kawi, gunung dengan ketinggian 2551 mdpl yang terkenal dengan suasana mistis, tumbal dan pesugihan pada malam jumat kliwon. 

Banyak orang yang takut ketika berurusan dengan pendakian gunung yang terletak di Malang dan Blitar ini, tapi justru itu yang membuat Dzawin dan dua temannya fitra dan jono datang untuk melihat dan merasakannya secara langsung apa benar seseram itu.

Apakah Dzawin dan dua rekannya akan hilang? atau selamat? silahkan tonton videonya langsung via tautan di bawah ini.

Video 1: Langkah Awal Menuju Hilang - Gunung Kawi (Langit Kelabu #1)
Diupload pada  tanggal 4 Jul 2022 


Video 2: Serangan Para Penghuni Gunung Kawi (Langit Kelabu #2)
Diupload pada  tanggal 11 Jul 2022 


Video 3: Sesajen Untuk Penghuni (Langit Kelabu #3)
Diupload pada  tanggal 18 Jul 2022 


Secara keseluruhan 3 video seri pendakian gunung Kawi sebagai bagian dari Ekspedisi Langit Kelabu sangta seru, penuh inspirasi dan pembelajaran tentang kedewasaan ketika mendaki gunung dan berkegiatan di alam.

Untuk hasil, spoiler nampaknya tim Ekspedisi Langit Kelabu kalah dengan "penghuni" gunung Kawi, kenapa? yang penasaran langsung klik link ke youtube bang Dzawin saja.


2. Gunung Muria Kudus 
Setelah kalah di pertandingan pertama melawan penghuni Gunung Kawi, Dzawin beserta tim kini beranjak ke Gunung Muria yang ada di Kabupaten Kudus Jawa Tengah. 

Gunung Muria memiliki banyak puncak dan petilasan membuat gunung ini dikunjungi banyak pendaki, pertapa dan peziarah.

Gunung Muria punya ketinggian 1602 mdpl ini merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi karena punya pemandangan nan indah dan sejarah di baliknya. 

Dzawin, Wira dan Pitra pada 4 Juni mendaki gunung Muria, apakah kali ini akan menang melawan godaan pengguhuni Muria?

Video 4: Akhir Tawa Sebelum Serangan Nyata Gunung Muria (Langit Kelabu #4)
Diupload pada  tanggal 1 Agustus 2022 
Link youtube: https://www.youtube.com/watch?v=48HIaxwlIS8


3. Gunung Ketiga
coming soon


4. Gunung Keempat
coming soon


5. Gunung Kelima
coming soon


6. Gunung Keenam
coming soon


7. Gunung Ketujuh
coming soon



Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Tentang Ekspedisi Langit Kelabu, Pendakian Tujuh Gunung Angker Pulau Jawa oleh Comika Dzawin Nur.

Akan kami update secara berkala jika sudah tayang videonya di youtube bang Dawin.






Biografi Comika Dzawin Nur
Nama lengkapnya Dzawin Nur Ikram atau dipanggil Dzawin lahir pada 22 Agustus 1991 adalah pelawak tunggal Indonesia. Dzawin adalah seorang lulusan pesantren. 

Ia selalu membawakan materi stand up comedy yang berhubungan dengan pesantren. Dzawin merupakan mahasiswa UIN Jakarta, Ciputat. Juara 3 SUCI 4 yang lahir di Bogor ini mengikuti audisi di Bandung dan lolos 20 besar serta bisa menembus tiga besar. Tiga besar SUCI 4 dijuluki Trio Kasuari atau Rule Of Three yaitu David Nurbiyanto, Abdur Arsyad, dan Dzawin.

Karier Dzawin Nur
"Diliatin orang dari lantai 1 sampai 7 gak ada yang ketawa," kenangnya. Itulah pengalaman buruknya selama stand up. 

Semenjak itu ia sempat vakum dari stand up, hingga ia kembali menemukan kepercayaan diri dan puncaknya berhasil menjadi salah satu finalis Stand Up Comedy Indonesia season 4 (SUCI 4) pada tahun 2014. 

Ciri khas Dzawin saat membawakan materi stand up adalah dengan gaya enerjik plus tempo bicara yang cepat tetapi masih dapat dimengerti penonton. Seperti salam pembuka yang sering ia ucapkan "Assalamualaikum! Ini gimana kabarnya semua Alhamdulillah sehat ya?! Sehat ya?!" sering ia diucapkan dengan cepat. 

Latar belakang dirinya yang merupakan anak pesantren juga hampir selalu jadi bahan materi yang ia bawakan. Ia dikenal sering bertengkar dengan teman satu kompetisinya, Abdur, baik di panggung maupun di Twitter. 

Pertengkaran pertama kali dimulai saat Stand Up Comedy Season 4 Show 11. Saat itu Dzawin menirukan gaya bicara Abdur, "Asek-Asek Joss". Begitu juga dengan Abdur yang berkata, "Assalamualaikum! Ini gimana kabarnya sehat ya! Sehat ya!" Dzawin pun pernah meledek Abdur sebagai Komodo Jablay. 

Ia juga pernah meledek Yudha Keling dengan julukan "Pinggiran Koreng" dan Pras Teguh dengan julukan "Anak CallBack". Dzawin sendiri berhasil meraih juara ketiga di SUCI 4. 

Pada tahun 2017, Dzawin kembali mengikuti kompetisi komedi bertajuk Maharaja Lawak Mega[3] yang merupakan salah satu kompetisi komedi terbesar di negara Malaysia, sama seperti di SUCI 4 ia kembali berhasil meraih juara ketiga.

Penghargaan yang pernah diterima Dzawin Nur
- Juara 3 Stand Up Comedy Indonesia (Kompas TV) season 4 tahun 2014
- Komika Favorit Show 5 (Diumumkan Show 6)
- Juara 3 Maharaja Lawak Mega 2017


Acara Televisi Dzawin Nur
- Stand Up Comedy Indonesia (Kompas TV) ke-4 Sebagai peserta tahun 2014
- SUPER (Kompas TV) sebagai Co-host sejak Agustus 2014
- SUCI Playground (Kompas TV)
- Comic Story (Kompas TV)
- Combreak (Kompas TV)
- Stand Up Everywhere (RCTI)
- Maharaja Lawak Mega (Astro Warna / Astro Mustika HD) Sebagai peserta tahun 2017
- Temasya Sukan Ke Laut (Astro Warna)
- Ceria i-Star 2017 (Astro Ceria) sebagai Co-Host
- Gegar Lawak 2018 (Astro Warna) Sebagai mentor kepada peserta


Film yang pernah dibintangi Dzawin Nur
- Get Up Stand Up (2016)
- 99 Nama Cinta (2019)


Comika yang terkenal dengan tagline "markicabs" ini selain hobi naik gunung dan traveling ke antah barantah juga berbakat menulis lagu.

Setidaknya hingga artikel ini ditulis sudah ada beberapa lagu "Kau Harus Tahu - Sebuah Lagu Komedian Patah Hati" yang kabarnya tercipta karena ia patah hati beneran.


Lagu lain berjudul "Terbang" nuansanya lebih riang daripada singgle pertamanya dan yang ketiga yang masih anget berjudul "Siapa" lagu ini merupakan karya Dzawin Nur Ft. Walag. 


Judul yang lain bisa kalian nikmati lewat kanal youtube Dzawin Nur coba aja cari lagu "Di Balik Tawa" yang liriknya dalam banget saat menjelang stand up shownya tiba-tiba ia dapat telpon dari sang ibu bahwa sang ayah telah tiada, sakit men.

Lagu lain dari Dzawin Nur berjudul "Sabrina" "Pak Seo" dan "Pak Jero" dari sekian banyak lagu dan music video dzawin di atas, yang paling konsisten adalah genre musiknya dan videonya yang sederhana nan aesthertic.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys