Loading...

Alur Cerita dan Review Film Korea The Admiral Roaring Currents, Pertarungan di Laut Melawan Jepang Era Kerajaan Joseon




Campusnesia.co.id - Untuk sobat Campusnesia yang suka film korea tema era kerajaan kali ini kami punya rekomendasi film tema era kerajaan Joseon.

Sebelumnya kami pernah membuat review tentang tema peperangan dengan panah dalam film War of The Arrows kali ini tema pertarungan di lautan, film yang kami maksud berjudul The Admiral Roaring Currents rilis tahun 2014.

The Admiral: Roaring Currents (Hangul: 명량; Hanja: 鳴梁; RR: Myeongryang) adalah film Korea Selatan tahun 2014 yang disutradarai dan juga ikut ditulis oleh Kim Han-min dan dibintangi oleh Choi Min-sik. 

Film ini menjadi film terbesar sepanjang masa pada penjualan tiket film di Korea Selatan, dengan lebih dari 17 juta tiket terjual dan film lokal pertama yang memiliki pendapatan kotor lebih dari US$100 juta.

Tanggal rilis 30 Juli 2014 dengan durasi 127 menit rilis dalam dua bahasa yaitu Bahasa Korea dan Jepang.


Pemeran Film Korea The Admiral Roaring Currents
Choi Min-sik sebagai Yi Sun-sin
Ryu Seung-ryong sebagai Kurushima Michifusa
Cho Jin-woong sebagai Wakisaka Yasuharu
Kim Myung-gon sebagai Tōdō Takatora
Jin Goo
Lee Jung-hyun
Kwon Yul
No Min-woo
Kim Tae-hoon
Lee Seung-joon
Ryohei Otani
Park Bo-gum
Kim Won-hae
Kim Kang-il
Lee Hae-yeong
Jang Jun-nyeong
Moon Yeong-dong
Yoo Soon-woong
Kim Gil-dong
Choi Deok-moon
Park No-sik
Kim Hyeon-tae
Kang Tae-young
Kim Gu-taek
Joo Seok-tae
Jo Bok-rae
Go Kyung-pyo
Nam Kyung-eup

Poster Film Korea The Admiral Roaring Currents


Trailer Film Korea The Admiral Roaring Currents




Review Film Korea The Admiral Roaring Currents
Film ini diangkat dari kisah pertempuran Myeongryang yang terjadi pada 26 Oktober 1597. Dalam perang itu, Yi Sun Shin hanya memiliki 12 kapal perang. Sementara itu, lawannya dari Jepang memiliki lebih dari seratus kapal.

Bahkan banyak pengikut Yi Sun Shin yang tak percaya pertempuran ini akan terjadi. Tak heran ada di antara mereka yang memilih kabur.

Namun Yi Sun Shin tak tinggal diam. Ia menindak tegas tentaranya yang berusaha kabur.

Hal itu dilakukan agar yang lain tidak mencoba untuk kabur dari pertempuran yang sudah di depan mata.

Ketika pertempuran terjadi, pasukan Yi Sun Shin memiliki keuntungan karena sudah menguasai medan pertempuran. Dalam film ini dikisahkan betapa kuatnya tekad patriotisme Yi Sun Shin.

Sejak awal vibe film ini berisi pesifisme, bagaimana laksamana Yi Sun Shin dengan 12 armada kapalnya yang tersisa harus mempertahankan pantai kerajaan Joseon melawan armada jepang dengan 200 kapal dan seorang laksamana baru yang terkenal ganas dengan latar belakang bajak laut.

Misi yang nyaris mustahil dan nampak seperti bunuh diri, tak heran internal pasukan jadi depresi dan hendak melarikan diri bahkan saat pertempuran terakhir dari 12 kapal tersisa 1 armada utama yang dipimpin oleh sang admiral Yu Sun Shin.

Bagaimana strategi perang dan pertarungan ditampilkan dengan epik, alur cerita tidak berbelit dan penuh plot twist seperti kebanyakan film korea lainnya.

Bahkan tak terasa tiba-tiba sudah menjelang akhir film, pertarungannya tak perlu berjilid-jilid satu pertempuran hidup mati hingga menutup durasi.


Film Korea The Admiral Roaring Currents meraih banyak Penghargaan diantaranya pada tahun  2014 dalam ajang 23rd Buil Film Awards berhasil meraih Best Film, Best Cinematography, Best Art Direction.

Pada 34th Korean Association of Film Critics Awards meraih Best Actor, Best Art Direction dan Critics' Top 10

Selang setahun di tahun 2015 dalam ajang 10th Max Movie Awards meraih Best Film dan Best Actor.

Untuk sobat Campusnesia yang mau nonton Film Korea The Admiral Roaring Currents, Pertarungan di Laut Melawan Jepang Era Kerajaan Joseon streaming online gratis subs indo bisa via iQiyi klik di sini.



Penulis:
Nandar

===
Baca Juga:

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys