Kenal Lebih Dekat dengan Biografi Sherina Munaf dan Daftar Film yang Pernah Dibintanginya

 


Campusnesia.co.id - Semarang 13/10/2023. Saat postingan ini dibuat, di bioskop sedang tayang film Petualangan Sherina 2 setelah penantian 23 tahun sejak film Petaualangan Sherina pertama akhirnya sekuelnya dibuat juga.

Sobat mungkin penasaran dengan salah satu pemeran utamanya yaitu Sherina, lewat postingan kali ini yuk kita kenal lebih dekat dengan Sherina dan daftar film yang pernah dibintanginya.


Biografi Sherina Munaf
Sherina Munaf yang memiliki nama asli Sinna Sherina Munaf; lahir pada tanggal 11 Juni 1990 adalah seorang penyanyi-penulis lagu, komposer, pemeran, dan model Indonesia. Ia merupakan putri dari musikus dan politikus Indonesia, Triawan Munaf sekaligus keponakan dari penyanyi dan musikus legendaris Indonesia, Fariz Rustam Munaf.

Sherina muncul pertama kali pada tahun 1999 dengan album Andai Aku Besar Nanti. Ia membawakan lagu-lagu gubahan Elfa Secioria. Sherina pertama kali muncul di layar lebar pada 2000 melalui Petualangan Sherina bersama Derby Romero, Alyssa Soebandono dan Butet Kertaradjasa. 

Kesuksesan film ini disebut-sebut sebagai awal mula kebangkitan film nasional. Film ini juga menjadi film anak-anak Indonesia tersukses sepanjang sejarah. Selain itu, Sherina bersama beberapa rekannya, seperti Maisy, Saskia, Geofanny, Joshua, dan Kenny bermain dalam Operet Bobo berjudul Misteri Naga Ungu.

Sherina pernah tampil di panggung bersama Westlife, grup vokal asal Irlandia, menyanyikan lagu "I Have a Dream". Pada tahun 2002 Sherina merilis Album berjudul My Life. Pada awal tahun 2003 Sherina memutuskan untuk vakum dari Dunia Hiburan dan melanjutkan Pendidikannya di British School Jakarta.

Di awal tahun 2007, Sherina di usia 16 tahunnya merilis album barunya yang bertajuk Primadona. Keponakan dari penyanyi senior Indonesia, Fariz Rustam Munaf, ini muncul dengan jenis lagu yang sangat berbeda dari sewaktu ia masih kecil. Pada tahun ini juga, Sherina ditunjuk sebagai ikon Panasonic menggantikan Dian Sastrowardoyo.

Pada tahun 2008, selain membuat lagu untuk film Laskar Pelangi dan Ayat-ayat Cinta, Sherina ditunjuk sebagai ikon Grand Indonesia Shopping Town.

Tahun 2009, Sherina meluncurkan album dewasanya yang kedua berjudul Gemini. Album ini berisikan lagu-lagu yang diciptakan sendiri. Di Album Gemini Sherina menjagokan lagu "Cinta Pertama dan Terakhir". Singel kedua yang dibuat berjudul "Geregetan" yang merupakan lagu ciptaan ayahnya.

Tahun 2010, karier Sherina semakin melambung berkat Album Gemini. Beberapa singelnya yang melejitkan seperti "Cinta Pertama dan Terakhir", "Geregetan", "Simfoni Hitam" dan "Pergilah Kau", membawanya Laris menjadi model iklan. Tiga di antaranya merek internasional, tiga merek tersebut adalah produk kosmetik Maybelline, lensa kontak FreshKon, serta jam tangan Casio.

Selain itu, Sherina dijadikan sebagai brand ambassador Baby G dan Sheen. Sherina juga menjadi bintang iklan Kakaotalk bersama grup K-pop BigBang. Beberapa iklan lokal yang pernah bintangi saat itu adalah Natur E, Telkomsel, Clear, Elips serta Indomie dimana ia juga menyanyi untuk jingle ikonik produk tersebut.

Akhirnya setelah 3 tahun menunggu, album baru Sherina resmi rilis pada Juli 2013 bertajuk Tuna. Lagu ini terdiri dari 8 lagu dengan lagu andalan "Sebelum Selamanya" dan "Akan Ku Tunggu" yang terinspirasi dari karakter Hinata, tokoh animasi dalam serial Naruto.

Setelah vakum selama 17 tahun dari dunia akting, Sherina Munaf juga bermain di film Wiro Sableng 212 produksi Lifelike Pictures dan Fox International Pictures sebagai Anggini. Film ini juga diperankan oleh Vino G. Bastian dan Marsha Timothy.

Pada tahun 2020, Sherina akan kembali memerankan peran Sherina dalam film ikonik Petualangan Sherina yang rilis tahun 2001. Miles Film secara resmi mengumumkan akan memproduksi sekuel film tersebut dan direncanakan tayang pada tahun 2021. Petualangan Sherina 2 akan kembali diperankan oleh Sherina dan Derby Romero sebagai Sadam.

Di tahun 2020 Sherina juga terlibat dalam film animasi produksi Studio Ghibli yaitu Earwig and the Witch. Dalam film animasi tersebut, Sherina menyumbang suaranya untuk menyanyikan original soundtrack sekaligus mengisi suara pada salah satu karakter. Beberapa lagu yang dinyanyikannya adalah karya Satoshi Takebe, yaitu Don't Disturb Me dan The World is In My Hands

Sherina juga pernah menyanyikan sebuah lagu untuk TVC yang dikerjakan oleh Studio Ghibli dan disiarkan di Jepang. Judul lagu ini adalah: 「庭の千草」(Niwa No Chigusa). Lagu ini sebelumnya berasal dari Irlandia yang berjudul The Last Rose of Summer.

Sherina merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani. Sherina merupakan lulusan dari British International School. Hobinya adalah menyanyi dan melukis.

Sherina pernah diundang oleh Jackie Chan untuk mengisi acara amal. Acara amal yang digelar di Victoria Park itu bertujuan menggalang dana untuk korban gempa dan tsunami di Jepang. Selain Sherina, acara bertajuk Artistes 311 Love Beyond Borders Organizing Committee itu dimeriahkan oleh ratusan artis dari Jepang, Korea, Hong Kong, Taiwan, dan China.

Selain itu Sherina juga menjadi Duta Satu Hati Cerdaskan Bangsa (SHCB) Pocari Sweat. Acara yang diselenggarakan oleh Pocari (PT. Amerta Indah Otsuka) ini merupakan bentuk kepedulian untuk pendidikan anak Indonesia melalui pengembangan minat baca lewat penyediaan fasilitas perpustakaan di sekolah-sekolah yang tersebar di daerah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Papua, yang sejak tahun 2007–2011 program CSR dari produsen minuman ini dengan menyanyikan lagu "Satu Hati".

Sherina menikah dengan Baskara Mahendra pada 3 November 2020.


Diskografi Sherina
Andai Aku Besar Nanti (1999)
My Life (2002)
Primadona (2007)
Gemini (2009)
Tuna (2013)


Daftar Film yang Pernah Dibintangi Sherina

1. Petualangan Sherina tahun 2000
Sherina (Sherina Munaf) adalah gadis kecil yang cerdas, energik, dan suka menyanyi. Dia tinggal di Jakarta bersama orang tuanya, Bapak dan Ibu Darmawan (Mathias Muchus dan Uci Nurul). Namun, Sherina harus meninggalkan teman-temannya ketika sang ayah menerima pekerjaan sebagai ahli agronomi, perkebunan di Lembang milik Ardiwilaga (Didi Petet). Di lingkungan barunya, dia dengan cepat menyesuaikan diri dan mendapatkan beberapa teman baru. Namun, dia adalah target pengganggu kelas, yang terdiri dari seorang anak laki-laki bernama Sadam (Derby Romero) dan dua temannya. Mereka sering mengganggu anak-anak yang lemah. Sherina tidak dapat menerima perlakuan tersebut dan dia mengumpulkan rekan-rekannya dalam perang melawan Sadam. Ketika dia menemani ayahnya mengunjungi perkebunan, dia menemukan bahwa Sadam adalah putra Ardiwilaga.

Di sinilah Sherina mengetahui bahwa Sadam yang jagoan di kelasnya ternyata adalah anak manja. Sherina dan Sadam saling menantang untuk mendaki bukit terdekat hingga ke observatorium. Saat tiba, Sadam mencoba meninggalkan Sherina. Dia mencoba menemukannya dalam perjalanan kembali ke pertanian dan menemukan seorang pria dewasa. Bersama-sama mereka pergi ke mobil di mana pria lain sedang menunggu. Saat mereka memberi isyarat agar Sherina masuk ke mobil mereka, Sherina mendengar suara sedih Sadam dari dalam bagasi menyuruhnya untuk melarikan diri. Sherina melarikan diri dan, ketika empat penculik pergi, dia mengikuti mereka. Dia mengetahui bahwa mereka telah ditugaskan untuk penculikan Sadam oleh seorang pengusaha licik bernama Kertarajasa (Djaduk Ferianto), yang berniat untuk membeli perkebunan milik ardiwilaga untuk menyelesaikan proyek pembangunan mereka.

Ketika para penculik mencoba menelepon Ardiwilaga, mereka mengulurkan tangan kepada istrinya (Ratna Riantiarno) dan memintanya untuk memberikan uang tebusan sebesar 3 miliar rupiah. Dia setuju dengan situasi ini dan meyakinkan suaminya untuk menjual tanah itu kepada Natasya (Henidar Amroe), yang telah menawarkan mereka 2 miliar sehari sebelumnya. Kemudian, di tempat persembunyian para penculik, Sherina melepaskan Sadam saat para penjaga tertidur. Mereka mengambil dokumentasi yang menghubungkan para preman dengan Kertarajasa dan melarikan diri ke observatorium terdekat, tempat mereka bermalam. Di Jakarta, Kertarajasa menari bersama istrinya, terungkap sebagai Natasya, dan menyatakan bahwa dia akan meluncurkan proyeknya keesokan harinya setelah perkebunannya legal.

Di pagi hari Sadam sangat sakit. Sherina mencoba meninggalkan observatorium melalui pintu depan hanya untuk menemukan bahwa itu telah dikunci dan para penculik di luar. Dengan bantuan Sadam dia rappels dinding observatorium dan berlari lebih cepat dari dua penculik, melakukan perjalanan ke desa terdekat dan mengejar rumah Ardiwilaga; Sadam, bagaimanapun, ditangkap. Sherina datang hanya karena dia bersiap untuk menandatangani akta pemberian negara kepada Natasya dan mengungkapkan rencana Kertarajasa. Polisi dengan cepat menangkap Natasya dan Kertarajasa, dan ketika para penculik mencoba mengumpulkan uang tebusan, mereka juga ditangkap. Ketika Sherina dan Sadam kembali ke sekolah setelah liburan mereka berteman, dan Saddam setuju untuk berhenti menggannggu teman-temannya. Mereka pun menjadi sahabat.


2. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 tahun 2018
Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 adalah sebuah film laga komedi Indonesia diangkat dari serial novel Wiro Sableng karya Bastian Tito. Film ini adalah film Indonesia pertama yang bekerjasama dengan Fox International Productions anak perusahaan dari 20th Century Studios.

Film ini direncanakan akan tayang pada September 2018, tetapi karena tingginya animo masyarakat yang begitu antusias, maka penayangannya dimajukan sebulan lebih awal, yaitu 30 Agustus 2018.

Sinopsis, Nusantara, abad ke-16, Wiro Sableng (Vino G Bastian), seorang pemuda, murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini), mendapat titah dari gurunya untuk meringkus Mahesa Birawa (Yayan Ruhian), mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat. Dalam perjalanannya mencari Mahesa Birawa, Wiro terlibat dalam suatu petualangan seru bersama dua sahabat barunya Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi). Pada akhirnya Wiro bukan hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi juga menemukan esensi sejati seorang pendekar.


3. Petualangan Sherina 2 tahun 2003
Petualangan Sherina 2 bercerita tentang Sherina dewasa yang sebagai seorang jurnalis dari NEX TV. Ia sudah menyusun rencana peliputan bersama kameramennya, Aryo untuk berangkat ke World Economic Forum yang digelar di Swiss. Namun dipindahtugaskan dari Swiss ke Kalimantan untuk melakukan peliputan eksklusif mengenai lingkungan hidup. Setelah sampai di lokasi peliputannya, tak disangka Sherina bertemu dengan Sadam yang bekerja menjadi program manager di sebuah LSM konservasi di hutan Kalimantan. Kedua sahabat itu sudah bertahun-tahun tidak bertemu dan berkomunikasi. Ia pun menyambut baik Sherina yang ingin meliput soal pelepasliaran orang utan di sana.

Kegiatan melepas kembali orang utan ke alam liar itu menemui hambatan ketika anak orang utan yang bernama Sayu itu dicuri oleh komplotan penjahat yang dipimpin oleh Dedi. Dedi menjalani misi itu berdasarkan suruhan pasangan suami istri bernama Syailendra dan Ratih yang dijaga oleh bodyguard-nya, Pingkan. Syailendra dan Ratih memiliki ambisi untuk mengoleksi satwa-satwa liar yang hanya dijadikan pajangan di rumah dan menjadi bahan pamer kepada teman-temannya. Sherina pun menyeret Sadam untuk mengejar Dedi dan komplotannya dan menyelamatkan Sayu agar bisa kembali ke pelukan ibunya.

Di tengah petualangannya, Sherina dan Sadam mengenang kembali masa-masa persahabatan mereka saat masih kecil hingga remaja. Mereka pun mencari tahu alasan di balik keduanya sempat terpisah selama bertahun-tahun. Keduanya pun harus menghadapi konflik tidak hanya dari medan yang sulit serta musuh yang tangguh tapi juga perbedaan pendapat di antara mereka.


Penghargaan dan nominasi Sherina

1. Anugerah Musik Indonesia tahun 1999-2000
Pendatang Baru Terbaik-Terbaik
Artis Solo Laki-Laki/Perempuan Anak-Anak Terbaik
Album Anak-Anak Terbaik
Artis Solo Laki-Laki/Perempuan Anak-Anak Terbaik
Album Anak-Anak Terbaik

2. Asia-Pacific Film Festival tahun 2000
Most Talented Child Actress

3. MTV Indonesia Awards tahun 2009
Best Video of the Year

4. Anugerah Musik Indonesia 2010-2014
Artis Solo Wanita Pop Terbaik
Artis Solo Pria/Wanita Pop Urban Terbaik
Kolaborasi Pop Terbaik
Karya Produksi Kolaborasi Terbaik



Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sherina_Munaf

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon