Sinopsis dan Review Film ke 25 James Bond No Time to Die Perpisahan dengan Daniel Craig

 



Campusnesia.co.id - Setelah ditunda berulang kali akibat pandemi, film ke 25 dari franchise film intel nyentrik James Bond No Time to Die akhrinya rilis juga hari ini 30 September 2021 di bioskop tanah air.

Masih diperankan oleh Daniel Craig sebagai agen 007 tepatnya ini adalah film ke lima bagi aktor kelahiran 2 Maret 1968 dari Casino Royale, Quantum of Solace, Skyfall, Spectre hingga  No Time to Die yang juga disebut dengan judul Bond 25.

Diproduksi oleh EON Productions. Film ini awalnya direncanakan rilis pada 8 April 2020, tetapi ditunda dua kali karena pandemi COVID-19, dan sekarang sedang dijadwalkan untuk 28 September 2021 untuk Internasional.

Kabarnya, film in akan menjadi penampilan terakhir Daniel Craig sebagai agen fiksi James Bond. Cary Joji Fukunaga menjadi sutradara untuk film ini, untuk penulis naskah dikerjakan oleh Scott Z. Burns, Cary Joji Fukunaga dan Phoebe Waller-Bridge.

Pemeran Film James Bond No Time to Die
1. Daniel Craig sebagai James Bond agen 007

2. Ralph Fiennes sebagai M kepala dari MI6 sekaligus atasan Bond.

3. Naomie Harris sebagai Eve Moneypenny 
    mantan agen lapangan yang kemudian menjadi sekretaris M.

4. Rory Kinnear sebagai Bill Tanner kepala staf MI6.

5. Léa Seydoux sebagai Dr. Madeleine Swann 
    seorang psikiater yang menemani Bond pada sebuah misi sebelumnya.

6. Ben Whishaw sebagai Q
   ahli perlengkapan lapangan dari Q Branch.

7. Jeffrey Wright sebagai Felix Leiter
    teman Bond yang juga merupakan petugas dari CIA.

8. Ana de Armas sebagai Paloma.

9. David Dencik sebagai Waldo, karakter penjahat.

10. Lashana Lynch sebagai Nomi

11. Rami Malek sebagai Safin penjahat utama dalam film ini.


Poster Film James Bond No Time to Die

Trailer Film James Bond No Time to Die



Sinopsis Film James Bond No Time to Die
James Bond telah pensiun dan tengah menjalani kehidupan tenteram di Jamaika. Namun, semua itu terinterupsi ketika kawan lamanya, Felix Leiter dari CIA muncul dan meminta bantuannya. 

Misi menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik ternyata lebih berisiko dari dugaan, menghantarkan Bond pada jejak seorang penjahat misterius bersenjatakan teknologi baru nan mematikan.

Dari imdb, film ini berdurasi 2 jam 43 menit, Dikutip dari kompas.com, film ini menceritakan tentang sang tokoh utama, Daniel Craig (as James Bond), seorang agen rahasia 007 yang telah memutuskan pensiun dari dunia spionase.

Ketika awal masa pensiun, Daniel ternyata harus kembali beraksi bersama petugas CIA, Felix Leiter (Jeffrey Wright), untuk menyelamatkan seorang ilmuwan yang hilang selama lima tahun bernama Ernst Stavro Blofeld.

Ia harus menelusuri jejak seorang penjahat misterius yang telah dipersenjatai dengan teknologi baru yang sangat berbahaya.

Berbagai aksi menegangkan, perkelahian, dan adu peluru pun turut mewarnai perjalanan James Bond dalam mencari sang penjahat berbahaya tersebut.

Di tengah misinya, Bond rupanya harus bertemu dengan musuh lamanya, Safin (Rami Malek). Nyawa Bond pun semakin terancam sejak pertemuannya dengan sang musuh bebuyutan.

Film No Time to Die dikabarkan menjadi tanda berakhirnya film mata-mata James Bond setelah menghiasi layar lebar selama 13 tahun lamanya.

Bond juga harus menghadapi penjahat yang memiliki skema dapat melihat kematian jutaan orang. Seorang mantan agen MI6 yang dikenal sebagai 007 selama pelayanannya dan telah pensiun selama lima tahun pada awal film.

Sutradara Cary Joji Fukunaga membandingkan Bond dengan "binatang yang terluka". Ia menggambar pikiran James Bond sebagai seseorang yang "berjuang untuk menghadapi perannya sebagai agen dalam aturan spionase lebih gelap di era perang asimetris ini".

Craig menyatakan bahwa film tersebut adalah tentang hubungan dan keluarga. Musuh Bond dan Swann sekaligus pemimpin teroris dalam misi balas dendam.

Produser film ini, Barbara Broccoli, menggambarkan karakter tersebut sebagai orang yang benar-benar berada di bawah kulit Bond. Dia pekerjaan yang buruk.

Malek menggambarkan karakter tersebut sebagai seseorang yang menganggap dirinya sebagai pahlawan hampir sama dengan Bond.

Fukunaga menggambarkan Safin sebagai musuh yang "lebih berbahaya daripada siapa pun yang pernah (Bond) ditemui" dan "musuh yang sangat cerdas dan layak".

Léa Seydoux sebagai Dr. Madeleine Swann, Seorang psikiater dan kekasih Bond yang membantunya dalam misi di film Spectre.

Fukunaga menggarisbawahi pentingnya Swann untuk film tersebut, karena kehadirannya memungkinkannya untuk mengeksplorasi trauma Bond yang belum terselesaikan akibat kematian Vesper Lynd di Casino Royale.

"Ada banyak emosi dalam Bond ini. Ini sangat mengharukan. Saya yakin Anda akan menangis. Ketika saya menontonnya, saya menangis, yang aneh karena saya ada di dalamnya," kata Lea.

Lashana Lynch sebagai Nomi, Agen "00" baru yang memasuki layanan aktif beberapa saat setelah Bond pensiun dan diberi nomor 007.

Lynch mengatakan bahwa dia berharap karakternya membawa lapisan baru ke dunia spionase.

"Ketika Anda berurusan dengan waralaba yang telah apik selama bertahun-tahun, saya ingin melemparkan seseorang untuk menangani kecemasan di sana," kata Lynch.

6 Alasan Kenapa Wajib Nonton Film James Bond: No Time To Die

1. Aksi terakhir James Bond 
Film No Time To Die menjadi aksi terakhir James Bond yang sebenarnya telah dinyatakan pensiun. 

Dirinya yang ingin menikmati masa pensiun di Jamaika malah digagalkan karena suatu misi yang harus diselesaikan. Alhasil, James Bond harus kembali menjadi mata-mata dan melakukan aksi terakhirnya dalam sebuah misi penyelamatan.

2. Karakter Rami Malek sebagai penjahat utama 
Selain dibintangi Daniel Craig, film ini juga turut dimeriahkan dengan kehadiran Rami Malek. Rami Malek dikenal dengan akting yang memukau lewat film Bohemian Rhapsody hingga memenangkan penghargaan aktor terbaik pada Oscar 2019. 

Dalam film No Time To Die, Rami Malek tampil sebagai Lyutsifer Safin yang digambarkan oleh sang sutradara sebagai karakter paling berbahaya.  

3. Mobil-mobil keren yang memikat perhatian 
Film James Bond juga dikenal dengan kehadiran mobil-mobil mewah yang selalu berhasil menarik perhatian.  

Kali ini, mobil Aston Martin DB5 yang menjadi ciri khas dalam film-film James Bond akan kembali hadir.  Tidak hanya DB5, mobil-mobil keren lainnya seperti Land Rover Defender, Range Rover Sport, dan Jaguar XF juga siap memikat perhatian penonton.

4. Misi penyelamatan yang intens 
Dalam film ini, James Bond memiliki misi untuk menyelamatkan teman lamanya yang bernama Felix Leiter.  Ia harus menghadapi sosok penjahat misterius dan dipersenjatai dengan teknologi berbahaya.  Hal tersebut membawa James Bond ke dalam sebuah misi penyelamatan yang penuh aksi perkelahian menegangkan dan intens.

5. Ditonton keluarga kerajaan
Pemutaran perdana film No Time To Die dihadiri oleh anggota keluarga kerajaan Inggris, yaitu Pangeran Charles, Camilla Parker, Pangeran William, dan Kate Middleton.  

Selain anggota keluarga kerajaan, para petugas kesehatan juga diundang sebagai tamu kehormatan.  Para aktor pemeran pun turut menghadiri pemutaran perdana film No Time To Die. (kompas.com)

6. Waktunya kembali ke Bioskop
Pemutaran film No Time To Die menandai juga dibukanya kembali bioskop-bioskop tanah air setelah sekian lama ditutup akibat pandemi.

Dengan protokol kesehatan yang ketat, yuk kembali ke bioskop menikmati james bond dengan score yang iconik dan menggeliatkan ekonomi hiburan.


Review Film James Bond No Time to Die
Coming soon


Sejarah James Bond
James Bond 007 (lebih terkenal dengan sebutan James Bond, Agen 007 atau JB) merupakan karakter fiksi yang diciptakan tahun 1953 oleh penulis Inggris bernama Ian Fleming, yang kemudian muncul dalam dua belas novel dan dua koleksi cerita pendek versi original. 

Karakter ini kemudian digunakan dalam waralaba media film terlaris dan tersukses di seluruh dunia sampai saat ini, dimulai tahun 1962 dalam Dr. No.

Setelah Fleming wafat pada tahun 1964, penulisan novel James Bond dilanjutkan oleh Kingsley Amis (sebagai Robert Markham), John Pearson, John Gardner, Raymond Benson, Sebastian Faulks, Jeffery Deaver, William Boyd dan Anthony Horowitz. 

Selain itu, Christopher Wood menovelisasi dua film menjadi novel, Charlie Higson menulis cerita tentang Young James Bond, dan beberapa penulis lain mendapat kepercayaan untuk mengembangkan cerita James Bond non-resmi.

Ada 24 film yang dirilis dan termasuk dalam seri produksi "resmi" EON Productions, yang terakhir dan terbaru sampai saat ini adalah Spectre yang dirilis tanggal 26 Oktober 2015 (untuk kawasan Inggris). 

Selain versi EON, pihak produser lain juga mencoba mengembangkan cerita James Bond dalam beberapa variasi, yaitu dalam sandiwara radio, komik, dan permainan video.

Film-film produksi EON Productions disebut juga sebagai film resmi (official), setelah hak produksinya dibeli oleh produser Harry Saltzman pada akhir 1950-an. (wikipedia.org)

Daftar adaptasi film James Bond:
1. Dr. No (1962)
2. From Russia with Love (1963)
3. Goldfinger (1964)
4. Thunderball (1965)
5. You Only Live Twice (1967)
6. On Her Majesty's Secret Service (1969)
7. Diamonds Are Forever (1971)
8. Live and Let Die (1973)
9. The Man with the Golden Gun (1974)
10. The Spy Who Loved Me (1977)
11. Moonraker (1979)
12. For Your Eyes Only (1981)
13. Octopussy (1983)
14. A View to a Kill (1985)
15. The Living Daylights (1987)
16. Licence to Kill (1989)
17. GoldenEye (1995)
18. Tomorrow Never Dies (1997)
19. The World Is Not Enough (1999)
20. Die Another Day (2002)
21. Casino Royale (2006)
22. Quantum of Solace (2008)
23. Skyfall (2012)
24. Spectre (2015)
25. No Time to Die (2021)


penulis: Nandar

===
Baca Juga:

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »