Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa KKN UNDIP Terapkan Penggunaan Reusable Bag

 


Campusnesia.co.idTegal (22/01/2023) Penggunaan plastic oleh masyarakat di Indonesia dapat dikatakan sangat banyak. Penggunaan plastic yang berlebih dapat menyebabkan sampah plastic yang berimbas kepada lingkungan hidup, terlebih Sebagian besar bahan sisa dari sampah plastic masih belum bisa didaur ulang untuk produk terbaru. 

Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal, komposisi sampah plastic yang berada di Kabupaten Tegal pada tahun 2021 mencapai 33,68% yang merupakan komposisi sampah tertinggi dibandingkan komposisi sampah lainnya, seperti kertas yang mencapai 30,24%, gelas/kaca 15,75%, organic 15,10%, metal/logam 3,50% dan lain-lain 1,76%. Sampah plastic merupakan salah satu permasalahan utama di Harjosari Kidul, Kabupaten Tegal. Ketergantungan masyarakat Desa Harjosari Kidul dengan plastik sebenarnya bisa dihentikan dengan banyak cara, salah satunya dengan mulai beralih kepada penggunaan kantong yang tidak hanya sekali pakai. 

Dalam mengatasi permasalahan ini, mahasiswa KKN Undip Tim 1 Universitas Diponegoro Fakultas Sekolah Vokasi Jurusan Manajemen dan Administrasi Logistik, Alifyandi Nur Bustami, melakukan edukasi dan praktik terhadap warga Desa Harjosari Kidul terutama terhadap UMKM retail dan remaja terkait penggunaan Tas Reusable yang berbahan baku dari kain, Selain itu alternatif lain yaitu dengan memanfaatkan sampah daur ulang seperti dari bungkus kemasan menjadi Tas Reusable. Hal ini karena penggunaan Tas Reusable dinilai sebagai salah satu cara untuk memberantas penggunaan sampah plastic yang berada di Desa Harjosari Kidul.


Dalam usaha mengurangi penggunaan kantong plastik khususnya pada saat belanja, maka dirancanglah sebuah totebag mudah disimpan, ringan, dan berukuran variatif sesuai kebutuhan belanja. Desain yang diterapkan pada totebag bervariatif serta bisa digunakan untuk semua usia. Totebag ini dirancang dan digunakan untuk semua kalangan masyarakat yang peduli dengan pentingnya pengurangan kantong plastik untuk berbelanja.

Syaiful selaku ketua karang taruna Desa Harjosari Kidul mendapat ilmu dengan adanya edukasi dan praktik reusable bag untuk kepedulian sampah plastik. “Sekarang saya kalua mau belanja di toko-toko bisa gunain tote bag ini dan bisa digunakan berulang kali. Ditambah sampah plastik juga jadi permasalahan di Desa Harjosari Kidul ini. “Saya berharap masyarakat akan sadar untuk penggunaan plastik yang sulit terurai dapat menggunakan tote bag sebagai kantung belanjanya.” Ujar Syaiful selaku ketua karang taruna.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon